p-Index From 2021 - 2026
7.069
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KERAPATAN MANGROVE DENGAN KEPADATAN GASTROPODA DI KAWASAN MANGROVE DESA TUNGKAL SATU KECAMATAN TUNGKAL ILIR KABUPATEN TANJUNG JABUNG BARAT Adi Prahesti, Hasnaa Hemalia; Alwi, Yun; Hariski, M; Lisna, Lisna; Endang, Ester Restiana; Heltria, Septy
SEMAH Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan Vol 9, No 2 (2025): SEMAH: Jurnal Pengelolaan Sumberdaya Perairan
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/semahjpsp.v9i2.1841

Abstract

Ekosistem mangrove tumbuh di muara sungai, daerah pasang surut atau tepi laut, berfungsi sebagai daerah asuhan, daerah mencari makan dan daerah pemijahan bagi bermacam-macam jenis hewan akuatik seperti ikan, crustacea, moluska, bivalvia, gastropoda dan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kerapatan mangrove dengan kepadatan gastropoda di Kawasan Mangrove Pantai Kelapa, Desa Tungkal Satu, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dilaksanakan pada tanggal 1 Februari – 1 Maret 2025. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya 4 spesies mangrove dengan nilai kerapatan berkisar dari 733,333 ind/ha – 1.266,666 ind/ha, dengan komposisi mangrove tertinggi ditempati oleh spesies Rhizopora mucronata dengan nilai 52 %. Gastropoda yang ditemukan teridentifikasi 10 spesies dengan kepadatan tertinggi terdapat pada stasiun 3 dengan nilai 11.233,33 ind/ha. Indeks keanekaragamaan (H’) spesies 1,72-1,88 yang masuk kedalam kategori sedang. Indeks Keseragaman (E) dengan nilai 0,78 – 0,85. Indeks dominasi (C) dengan nilai 0,17 – 0,21. Analisis regresi linear sederhana meenunjukkan nilai R2 = 0,1459 termasuk kedalam korelasi sangat lemah artinya kerapatan mangrove tidak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepadatan gastropoda.
Peningkatan Estetika dan Fungsionalitas Kemasan Produk Perikanan pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Kampung Laut Wulanda, Yoppie; Yunita, Lauura Hermala; wulandari, wulandari; Hariski, M; Gelis, Ester Restiana Endang; Magwa, Rizky Janatul; Heltria, Septy; Ramdhani, Farhan
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026): Februari
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kawasan wisata Kampung Laut merupakan daerah pesisir yang memiliki potensi perikanan yang tinggi, salah satunya adalah makanan diversifikasi perikanan. Namun saat ini produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kampung Laut masih terkendala pada aspek pemasaran. Hal ini dikarenakan masih terbatasnya keterampilan pelaku UMKM dalam menyajikan kemasan yang modern. Tujuan pengabdian ini adalah mengintegrasikan ilmu dan teknologi bidang pengolahan hasil perikanan, khususnya pada aspek teknik pengemasan dan branding pada produk olahan perikanan lokal menggunakan aplikasi design. Kegiatan pengabdian dilakukan pada tannggal 06 September 2025 di Balai Pertemuan Kelurahan Kampung Laut Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi. metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah ceramah dan pelatihan. Hasil pengabdian menunjukan kegiatan ini dinilai sangat membantu pengembangan usaha, dengan skor rata-rata 4,6 (skala 5) dan sebanyak 95% peserta optimis bahwa penggunaan apliaksi design dapat meningkatkan daya tarik produk mereka di pasaran. Setelah melakukan rangkaian kegiatan dan evaluasi dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini membantu pelaku UMKM kampung laut dalam memperkaya pengetahuan mengenai teknik pengemasan dan branding pada produk olahan perikanan lokal.
Pentingnya Ekosistem Mangrove dan Inovasi Perangkap Sampah Laut dalam Pengelolaan Sampah Kawasan Pesisir Gelis, Ester Restiana Endang; Septy Heltria; Farhan Ramdhani; Rizky Janatul Magwa; Yoppie Wulanda; Lauura Hermala Yunita
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.637

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan vegetasi pesisir yang memiliki banyak peran dan fungsi dalam ekologi, kondisi ini mendorong pada kesadaran masyarakat akan peran dan fungsi ekosistem mangrove itu sendiri pada kawasan pesisir. Selain itu juga mangrove menjadi pemerangkap sampah laut yang umumnya menjadi salah satu masalah utama pada kawasan pesisir. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah bapak dan ibu rumah tangga nelayan Kampung Nelayan, Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi serta pengenalan inovasi alat perangkap sampah laut sederhana dari alat tangkap bekas. Selama kegiatan berlangsung peserta antusias mengikuti dan berdiskusi terkait upaya pelestarian eksosistem mangrove dan penanggulangan sampah pada kawasan ekosistem mangrove. Kegiatan pengabdian ini menjelaskan beberapa point penting yaitu fungsi ekosistem secara ekologi dan ekonomi, dampak yang akibat penurunan tutupan ekosistem mangrove dan juga titik berat dalam pengelolaan sampah laut. Serta pengenalan alat perangkap dan pemasangan serta pencatatan data sampah laut yang akan membantu masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan maupun penanggulangan sampah kawasan pesisir.
Exploitation rates and oceanographic characteristics of anchovy fishing grounds in FMA-572 West Sumatra Farhan Ramdhani; Septy Heltria; Ester Restiana Endang Gelis; Rizky Janatul Magwa; Noferdiman Noferdiman; Muhamad Gilang Arindra Putra; Muhammad Halim
Depik Vol 13, No 2 (2024): AUGUST 2024
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.13.2.36105

Abstract

Anchovy is one of potential commodities widely found and caught by fishermen in FMA-572 West Sumatra. Examining its exploitation rate is a part of taking control and monitor toward the fishing activities to avoid overfishing possibility. This recent study aims to calculate exploitation rate and oceanographic characteristics of anchovy fishing grounds. The data was collected from Bungus Oceanic Fishing Port, West Sumatra in 2018-2022. Meanwhile, sea surface temperature and chlorophyll data were obtained from https://marine.copernicus.eu/ and https://oceancolor.gsfc.nasa.gov 2018-2022, respectively. The results showed that the exploitation rate of anchovies in 2020 and 2022 has exceeded maximum sustainable yield categorized as overexploitation with a percentage of 130.44% and 112.84%. Anchovy catches are significantly influenced by oceanographic factors with F value 0.00000115 ( 0.05). An increase in CPUE value is align with chlorophyll increase and in contrary to sea surface temperature. The findings are expected to give an overview related to anchovy fishing activities implementation and become an input for fisheries governance that lead to sustainable fisheries management.Keywords:FMA-572MSYOverfishingSustainable fisheriesStolephorus sp
Trophic Structure and Vulnerability of Fish Species Exploited by Bottom Gillnet in the Coastal Waters of Lambur Luar Village, Jambi, Indonesia Magwa, Rizky Janatul; Khairunisa, Ade; Mairizal; Gelis, Ester Restiana Endang; Wulanda, Yoppie; Yunita, Lauura Hermala; Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu; Leni, Yusyam; Rolin, Febrina
Journal of Fish Health Vol. 6 No. 2 (2026): Journal of Fish Health
Publisher : Study Program of Aquaculture, Department of Fisheries and Marine Science, Faculty of Agriculture, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jfh.v6i2.9852

Abstract

Small-scale fisheries in coastal areas utilize various fishing gears, including bottom gillnet, which can catch fish species with different trophic levels. Fishing activities may influence the trophic structure of fish communities and the vulnerability of species to exploitation. This study aimed to analyze the trophic structure, vulnerability level, conservation status based on the IUCN Red List, and Mean Trophic Level (MTL) of fish species caught using bottom gillnet in the coastal waters of Lambur Luar Village, Tanjung Jabung Timur Regency. The study used a survey method with data collected through direct observation of fishermen's catches. Data analysis included catch species composition, trophic level values ​​obtained from the FishBase database, vulnerability analysis of each species, identification of IUCN conservation status, and calculation of Mean Trophic Level (MTL) based on the proportion of catch composition. The results showed that the catches consisted of 20 species, with trophic groups dominated by mesopredators (50%) and top predators (25%), while omnivores and herbivores were found in smaller proportions. Vulnerability analysis indicated that most species were categorized as having low to moderate vulnerability, although several species showed high vulnerability to fishing pressure. Based on the IUCN Red List, most species were classified as Least Concern (LC). The calculated Mean Trophic Level (MTL) was 3.2, indicating that the catches were dominated by mid-level carnivorous fish species.
BIOLOGICAL ASPECTS OF FOURFINGER THREADFIN (Eleutheronema tetradactylum) IN MENDAHARA ILIR EAST TANJUNG JABUNG REGENCY JAMBI Gelis, Ester Restiana Endang; Magwa, Rizky Janatul; Wulanda, Yoppie; Yunita, Lauura Hermala; Heltria, Septy; Ramdhani, Farhan
JURNAL PERIKANAN TROPIS Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jpt.v13i1.15144

Abstract

The fourfinger threadfin (Eleutheronema tetradactylum) is an economically important but increasingly threatened species classified as Endangered on the IUCN Red List. This study examined biological aspects of E. tetradactylum in the waters of Mendahara Ilir, East Tanjung Jabung Regency, Jambi. The research focused on the length-weight relationship (LWR), condition factor (K), relative weight (Wr), and size-based fishing eligibility. A total of 340 specimens, consisting 161 males and 179 females, were collected using gill nets. The LWR equations revealed  W = 0.002444L3.3306 (R² = 0.9571) for males and W = 0.005523L3.1116 (R² = 0.9623) for females, indicating positive allometric growth in males and near-isometric growth in females. The t-test confirmed that both b values differed significantly from 3 (p < 0.001). The mean condition factor (K) was 2.83 ± 0.14 for males and 2.91 ± 0.07 for females, while the mean relative weight (Wr) was 101.46 for males and 100.98 for females, indicating good physiological condition and favourable habitat quality. However, analysis of fishing eligibility revealed that only 48.60% of female fish had reached the minimum catchable size (Lc = 40.0 cm), compared to 72.05% of males that exceeded their threshold (Lc = 29.0 cm). The high proportion of undersized female fish raises serious concerns about potential recruitment overfishing. These findings underscore the urgent need to implement for size-selective fishing regulations in Mendahara Ilir waters.
KEANEKARAGAMAN HASIL TANGKAPAN BUBU KAWAT (Trap Fish) DI DESA TARIKAN KABUPATEN MUARO JAMBI Wirandani, Atri Krismon; Nelwida, Nelwida; Gelis, Ester Restiana Endang; Lisna, Lisna; Ramadhan, Fauzan; Arfiana, Bs Monica
Mantis Journal of Fisheries Vol. 3 No. 01 (2026): April 2026
Publisher : Department of Fisheries, Animal Science Faculty, Universitas Jambi.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/mjf.v3i01.46356

Abstract

Sungai Kumpeh sebagai anak Sungai Batanghari merupakan sumber daya perikanan penting yang dimanfaatkan nelayan dengan bubu kawat karena selektif, ramah lingkungan, dan efektif di perairan rawa; penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keanekaragaman ikan di Perairan Desa Tarikan dan dilaksanakan pada 20–24 Juli 2023 melalui survei dan observasi terhadap 50 unit bubu, dengan analisis indeks keanekaragaman, keseragaman, dominasi, serta pengukuran suhu, pH, dan kedalaman; hasil menunjukkan 11 spesies dengan 710 individu, didominasi ikan Bentulu (162 ekor) dan Tawes (113 ekor), nilai H’ 2,690 (sedang), E 1,1 (stabil), dan C 0,13659 (rendah), serta kondisi perairan optimal (29,8°C; pH 7,58; kedalaman 6 m); sehingga bubu kawat efektif menangkap beragam ikan tanpa dominasi spesies tertentu dan mendukung keberlanjutan perikanan berbasis kearifan lokal.
Length–Weight Relationship of Lambak Fish (Labiobarbus ocellatus) from Fishermen's Catches in the Batanghari River Lauura Hermala Yunita; Yoppie Wulanda; Septy Heltria; Rizky Janatul Magwa; Ester Restiana Endang Gelis; M. Hariski
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 31 No. 2 (2026): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.31.2.197-201

Abstract

Lambak fish (Labiobarbus ocellatus) is a freshwater species of ecological and economic importance in the Batanghari River. Basic biological information, particularly the length–weight relationship, is needed to understand growth characteristics and support sustainable fisheries management. This study aimed to analyze the size distribution and length–weight relationship of lambak fish based on fishermen's catches. Sampling was conducted in August 2025 through direct surveys of daily catches using traditional fishing gears. The length–weight relationship was analyzed using the equation W = aLᵇ. The results showed that the samples consisted of 22 females and 33 males. The total length of females ranged from 117–160 mm and males from 100–157 mm, with weight ranges of 15–36 g and 13–40 g, respectively. The regression coefficient (b) values of 2.1483 for females and 2.2459 for males indicated a negative allometric growth pattern. The coefficients of determination (R²) of 0.6904 for females and 0.501 for males suggested relatively strong to moderate length–weight relationships. This growth pattern reflects the species' biological response to environmental conditions
SOSIALISASI PENTINGNYA MENJAGA KAWASAN PESISIR EKOSISTEM MANGROVE DI KAMPUNG NELAYAN TANJUNG JABUNG BARAT Ester Restiana Endang; Septy Heltria; Farhan Ramdhani; Yoppie Wulanda; Rizky Janatul Magwa; Lauura Hermala Yunita
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v6i1.9699

Abstract

Ekosistem mangrove merupakan vegetasi pesisir yang memiliki banyak peran dan fungsi dalam ekologi serta memberikan manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat pesisir. Namun, kurangnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove menyebabkan degradasi kawasan yang berdampak pada penurunan produktivitas perikanan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat nelayan Kampung Nelayan, Tanjung Jabung Barat mengenai fungsi ekosistem mangrove secara ekologi dan ekonomi, dampak kerusakan mangrove, serta upaya pelestarian. Metode pelaksanaan berupa sosialisasi dengan pendekatan ceramah, diskusi, dan pembagian handout kepada kelompok nelayan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang konsep ekosistem mangrove, perannya dalam siklus karbon, fungsi sebagai habitat biota, dan dampaknya terhadap hasil tangkapan nelayan. Peserta menunjukkan antusiasme tinggi yang terlihat dari diskusi aktif mengenai upaya pelestarian mangrove melalui penanaman dan pengelolaan sampah laut. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam membangun kesadaran lingkungan masyarakat pesisir untuk menjaga kelestarian ekosistem mangrove sebagai penunjang keberlanjutan mata pencaharian nelayan.
Kualitas Lingkungan Kepiting Bakau Di Perairan Pantai Desa Sungai Sayang Kecamatan Sadu Kabupaten Tanjung Jabung Timur Gustina Gustina; Septy Heltria; Mairizal Mairizal; Nelwida Nelwida; Fauzan Ramadan; Ester Restiana Endang Gelis
Jurnal Laot Ilmu Kelautan Vol 8, No 1 (2026): Jurnal Laot Ilmu Kelautan
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jlik.v8i1.12542

Abstract

Kualitas lingkungan hidup kepiting bakau (Scylla spp.) merupakan aspek penting yang perlu dikaji melalui pendekatan data parameter oseanografi guna mendukung keberlanjutan populasi dan pemanfaatannya secara lestari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas habitat kepiting bakau di Desa Sungai Sayang, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, yang dilaksanakan pada 15–30 Juli 2024. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling dengan 3 stasiun dan 3 transek pada setiap stasiun. Penilaian kualitas habitat menggunakan pendekatan Indeks Kualitas Habitat (IKH) berbasis pembobotan dengan parameter suhu, salinitas, pH, genangan air pasang surut, jenis vegetasi, dan kerapatan vegetasi. Hasil analisis menunjukkan ekosistem mangrove di lokasi penelitian tergolong kategori baik, dengan nilai IKH 57 pada Stasiun 1 dan nilai 51 pada Stasiun 2 dan 3. Analisis korelasi antara kualitas habitat dengan lebar karapas menunjukkan korelasi positif lemah (r = 0,38), sedangkan korelasi antara kualitas habitat dengan bobot tubuh menunjukkan korelasi positif sedang (r = 0,52). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa kondisi habitat di perairan Desa Sungai Sayang berada dalam kondisi baik dan mampu mendukung kelangsungan hidup kepiting bakau.
Co-Authors AA Sudharmawan, AA Adi Prahesti, Hasnaa Hemalia Afriana, Bs Monica Afriani Harahap Ainun Rohmawati Bareta Amir Yarkhasy Yuliardi Andhini, Jessyca Anggreini, Ratu Putri Annisa Rianti Arfiana, BS Monica Arfiana, BSM Armarenti, Armarenti Bagus Pramusintho Berutu, Sumarjani Brigita Novianti Butar-butar Bs Monica Arfiana Depison Depison Dyah Muji Rahayu ESTY KURNIAWATI Farhan Ramdhani Farizal Farizal Fatchiyyah, Sayyiddah Fauzan Ramadan Fauzan Ramadhan Febrina Rolin Fiki Harjuni Gustina Gustina Hadi, Sutanto Harahap, Afriani Hariski, M Haryani, Nova Hasanah Hasanah Hasanah Hasanah Hawis H Madduppa Heltri, Septy Hutwan Syarifuddin Irfan Zidni Jinlin Liu Kejun Li Khairunisa, Ade Khaldun, Muhammad Hafidz Ibnu Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Lauura Hermala Yunita Leni, Yusyam Lisna Lisna Lisna, Lisna Lisna, Lisna M Hariski M. Hariski Mairizal Mairizal Mairizal Maulida, Syafira Muhamad Gilang Arindra Putra Muhamad Gilang Arindra Putra Muhammad Farhan Al Iqromi Muhammad Hafidz Ibnu Khaldun Muhammad Halim Muhammad Halim, Muhammad Mulkan Nuzapril Nelwida Nelwida Noferdiman Noferdiman Noferdiman Nofrizal Nofrizal Nurhasana, Qori Nurhayati Nurhayati Nurhayati Pakpahan, Roberyo Peimin He Permana, Rizki Dimas Ramadhan, Fauzan Riris Roiska Rizky Janatul Magwa Robin Robin Saputra Rohmawati Bareta, Ainun Romie Jhonnerie RR. Ella Evrita Hestiandari Sarwo Edy Wibowo Sayyidah Fatchiyyah Sayyiddah Fatchiyyah Septy Heltria Septy Heltria Septy Heltria Sihotang, Yosi Sulastri Br Simaibang, Karina Theresia Sri Novianti Suci, An Nisa Nurul Sukmawati, Mifta Suryono Suryono Sutanto Hadi Syamsul Arifin Tri Suryono tussadiah, Arifa Wirandani, Atri Krismon Wiwaha Anas Sumadja WULANDARI Wulandari Wulandari Wulandari Wulandari Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yoppie Wulanda Yosi Sulastri Br Sihotang Yun Alwi Yusyam Leni