Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PENAPISAN PENYAKIT HIPERTENSI, DIABETES MELITUS, DAN DEMENSIA PADA LANJUT USIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA PUSPAKARMA MATARAM Novrita Padauleng; Ardiana Ekawanti; Herpan Syafii Harahap; Ida Ayu Eka Widiastuti; Deasy Irawati
Jurnal Abdi Insani Vol 7 No 3 (2020): Jurnal Abdi Insani Universitas Mataram
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v7i3.332

Abstract

Peningkatan usia harapan hidup tidak hanya membawa konsekuensi bertambahnya penduduk lanjut usia (lansia), tetapi mempunyai implikasi terhadap masalah kesehatan yang ditimbulkan. Hipertensi, diabetes melitus, dan demensia adalah beberapa penyakit dengan prevalensi yang tinggi pada kelompok populasi ini. Adanya proses penuaan, turut berpengaruh terhadap komplikasi yang timbul serta tatalaksana yang tentunya berbeda dengan penderita pada kelompok usia lainnya. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan penapisan (screening) penyakit hipertensi, diabetes melitus dan demensia pada lansia. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi penapisan hipertensi, diabetes melitus, dan demensia pada peserta lanjut usia di Panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma Mataram. Penapisan hipertensi, diabetes melitus, dan demensia dilakukan dengan pemeriksaan tekanan darah, glukosa darah puasa, serta fungsi kognitif menggunakan instrumen MoCA-INA. Hasil penapisan menunjukkan bahwa 35% lansia mengalami prehipertensi, 36,3% lansia mengalami hipertensi derajat 1 dan 12,5% lansia terdeteksi hipertensi derajat 2. Sebanyak 23,8% lansia memiliki gula darah puasa ≥ 126 mg/dl, dan gangguan fungsi kognitif terdeteksi pada 83% lansia. Berdasarkan hasil tersebut, maka populasi lanjut usia yang menjadi peserta kegiatan pengabdian ini, sebagian besar mengalami hipertensi dan terutama penurunan fungsi kognitif, sementara penapisan diabetes dengan GDP perlu dilengkapi anamnesis terkait gejala klinis yang menyertai. Upaya ini merupakan salah satu solusi strategi yang tepat, agar dapat direncanakan tatalaksana yang tepat sesuai dengan usia peserta.
Penyuluhan Pencegahan Intoksikasi Logam Berat Pada Siswa SD Di Daerah Pesisir Yang Terdampak Pertambangan Emas Skala Kecil Ardiana Ekawanti; Deasy Irawati; Yunita Sabrina; Mulyanto Mulyanto; Rifana Cholidah
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.843 KB)

Abstract

NTB adalah salah satu propinsi yang menjadi hot spot pertambangan emas skala kecil dan menjadi sumber emisi merkuri yang besar di dunia. Merkuri adalah bahan kimia yang digunakan dalam proses pengolahan emas. Merkuri memberikan dampak pada kesehatan masyarakat di daerah pertambangan. Siswa SD di daerah Sekotong mempunyai aktivitas membantu pekerjaan orang tua setelah sekolah untuk mengolah emas, dan tidak jarang proses yang dijalaninya harus berinteraksi dengan merkuri tanpa menggunakan alat perlindungan diri. Pengabdian ini bermaksud membekali siswa tentang dampak intoksikasi merkuri terhadap tubuh dan cara pencegahan terhadap paparan merkuri dari lingkungan. Pengabdian ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan pemeriksaan kesehatan. Kegiatan penyuluhan didahului dengan menonton bersama film yang berisi akibat paparan merkuri dilanjutkan dengan penyuluhan tentang cara pencegahannya dengan praktek mencuci tangan yang benar. Hasil pemeriksaan status gizi menunjukkan sebagian besar siswa status gizinya baik, sebagian gizi kurang dan sedikit dengan gizi lebih. Kegiatan ini terlaksana dengan baik diikuti oleh tiga kelas yaitu kelas tiga, empat dan lima SDN 4 Sekotong Tengah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan bertahap dan perlu tindak lanjut dengan kegiatan yang kontinyu dan dimasukkan dalam kegiatan kurikuler.
Skrining Risiko Penyakit Degeneratif Dan Upaya Pencegahannya Melalui Penyuluhan Asupan Gizi Seimbang Pada Lansia Di Panti Sosial Tresna Werdha Puspakarma Mataram Ardiana Ekawanti; Deasy Irawati; Seto Priyambodo; Rifana Cholidah; Lina Nurbaiti; Anom Yosafat
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 1 (2018): Prosiding PKM-CSR Konferensi Nasional Pengabdian kepada Masyarakat dan Corporate Socia
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (288.548 KB)

Abstract

Jumlah penduduk lansia mengalami kecenderungan peningkatan di seluruh dunia dalam satu dekade ini. Peningkatan usia harapan hidup di Indonesia akan meningkatkan jumlah penduduk lansia. Pertambahan umur menyebabkan penurunan berbagai fungsi fisiologis sebagai konsekuensi proses penuaan mengakibatkan penyakit tidak menular (penyakit degenerative) muncul pada masa ini. Beberapa penyakit penyakit tidak menular yang sering dialami oleh lansia diantaranya hipertensi, artritis, stroke, penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), dan diabetes mellitus.. Kontribusi pola makan yang salah akan mengakibatkan gangguan gizi pada lansia dan gangguan gizi ini merupakan factor risiko terjadinya sindroma metabolik. Sindroma metabolic yang terdiri atas obesitas sentral, hipertensi, hiperglikemia dan dyslipidemia meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskuler . Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk skrining gangguan kesehatan pada lansia dan memperbaiki kualitas kesehatan melalui penyuluhan. Hasil kegiatan ini adalah dilakukannya kegiatan pemeriksaan fisik dan laboratorium pada lansia yang terdapat di panti sosial tresna wredha dengan hasil sebagai berikut: lansia yang mengalaami kelebihan berat badan didapatkan 40 %, lansia yang mengalami obesitas sentral adalah 80 %, anemia 39 %, hiperglikemia 59%, hipertrigliseridemia 49%. Dari hasil tersebut dilakukan kegiatan intervensi berupa penyuluhan tentang pola makan yang sehat pada lansia yang dihadiri oleh 60 orang peserta. Kesimpulan kegiatan ini adalah sebagian besar lansia di panti sosial tresna wredha puspakarma Mataram memiliki risiko terjadinya penyakit degeneratif dan sudah dilakukan kegiatan intervensi berupa penyuluhan.
Nutritional profile in Indonesian elderly subpopulation Deasy Irawati; Ardiana Ekawanti; Anom Josafat
JKKI : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia JKKI, Vol 11, No 2, (2020)
Publisher : Faculty of Medicine, Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/JKKI.Vol11.Iss2.art4

Abstract

Background: Data on malnutrition in the developing countries showed that 1–3 elderly in every 5 elderly were malnourished. However, the data in Indonesia were limited. Malnutrition in elderly is often underdiagnosed and thus it usually goes undetected at earlier stage.Objective: The aim of this study was to examine nutritional profile of elderly by using several indicators: anthropometry, Mini Nutritional Assessment (MNA) Questionnaire, and dietary intake.Methods: A cross-sectional study was conducted among community dwelling elderly (aged =60 years) and elderly in the institutional care. The outcome variables were prevalency of malnutrition (undernutrition and overnutrition) and macro and micronutrient intake. Nutrition profiles were assessed using anthropometry, MNA and 24-hour food recalls. Comparative analysis between continuous variables was conducted using Mann-Whitney or ANOVA. Differences between categorical variables were assessed using Chi-square tests or Fisher’s exact test.Results: Based on BMI, in total, 1 in 2 elderly was either undernutrition or overnutrition. Based on MNA, 1 in 2 elderly were malnourished or at risk of malnutrition. Place of residency and gender were associated with the distribution of malnutrition in elderly (p<0.001). Approximately 1 in 2 elderly from the community dwelling group were overweight and obese whereas 1 in 3 elderly from the institutional care group were severely thin and thin. The intakes of 4 in 5 elderly were deficient in vitamin D, calcium, vitamin E and folate.Conclusion: Elderly in our population group were experiencing the double burden of malnutrition and this coexisted with micronutrient deficiency.
Edukasi Pemilihan dan Pengolahan Ikan yang Aman Sebagai Sumber Iodium Masyarakat Pesisir di Lingkar Tambang Desa Buwun Mas Ardiana Ekawanti; Deasy Irawati; Rifana Cholidah; Lina Nurbaiti; Rahmah Dara Ayunda; Lazuardi Arsy; Sherly Agustina; Aisya Nur Abida; Budhiarko Pramana Putra
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (586.208 KB) | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2226

Abstract

Pertambangan emas skala kecil di daerah lingkar tambang di propinsi NTB memberikan dampak bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat. Merkuri sebagai polutan dari pertambangan emas akan diubah menjadi bentuk organic yaitu metil merkuri yang dapat terakumulasi pada sumber makanan penduduk di sekitar tambang terutama bahan makanan yang berasal dari laut. Makanan yang tercemar merkuri jika dikonsumsi oleh masyarakat terutama oleh ibu hamil akan memberikan dampak bagi kesehatan. Ibu hamil adalah golongan yang rentan mengalami defisiensi iodium. Pengabdian ini bermaksud untuk memberikan pengetahuan bagi kader posyandu sebagai tokoh yang dekat dan dijadikan rujukan oleh ibu hamil tentang pemenuhan asupan gizi iodium dari bahan makanan yang berasal dari laut dan aman dari kontaminasi merkuri . Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan demonstrasi pengolahan hasil laut. Pelaksanaan kegiatan diikutioleh 10 orang kader posyandu dari desa Buwun Mas. Hasil yang didapatkan dari kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan kader posyandu dengan meningkatnya rerata nilai pre tes dari 31,25 menjadi 83,75 pada saat post test. Kegiatan juga diikuti dengan antusias oleh peserta ditandaidengan banyaknya pertanyaan di akhir acara dan diakhiri dengan contoh pengolahan makanan yang aman dan menjadi sumber iodium bagi masyarakat pesisir yang terdampak polusi tambang emas
Penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Eyat Mayang Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat Annisay Amalia; Putu Ayu Puji Laksmi Dewi; Luqyandini Rifqih Salsabilla; I Gusti Agung Ngurah Rai Kusuma Wardan; Hasbuandi Firman Sakti; Yunus T. Yanseda; Nilam Puspitasari; Aena Haviana; Nisa Suriani; Andini Putri; Siti Laelatul Azizah; Baik Mardiati; Deasy Irawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 4 (2022): Oktober-Desember 2022
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i4.2524

Abstract

Pola Hidup Bersih dan Sehat merupakan salah satu aspek yang dapat mempengaruhi masalah kesehatan seperti stunting yang terjadi pada anak. Kondisi lingkungan yang tidak bersih, keterbatasan sarana mencuci tangan, dan kurangnya kesadaran akan pentingnya penggunaan masker serta kurangnya pengetahuan akan penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan beberapa faktor yang menyebabkan adanya permasalahan stunting di Desa Eyat Mayang, Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat. Metode penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dilakukan dengan penempatan area mencuci tangan dan sosialisasi dengan tujuan untuk mengimplementasikan indikator PHBS sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Eyat Mayang. Kegiatan pengabdian ini juga diupayakan agar dapat membantu penurunan angka stunting yang terjadi di Desa Eyat Mayang dan menekanankan partisipasi dari masyarakat dan siswa sekolah dasar di Desa Eyat Mayang. Kegiatan pengabdian diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan menerapkan PHBS sebagai pecncegahan stunting.
Pemeriksaan Kadar Hemoglobin Ibu Hamil di Daerah Lingkar Tambang Emas Kecamatan Sekotong Jurnal Pepadu; Ardiana Ekawanti; Deasy Irawati; Ima Arum Lestarini; Nyoman Adnyana Putra
Jurnal Pepadu Vol 2 No 1 (2021): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v2i1.2153

Abstract

kecil (PESK) di Indonesia adalah propinsi Nusa Tenggara Barat.PESK di Indonesia menjadi salah satu penyumbang emisi merkuri terbesar di dunia. Merkuri adalah bahankimia yang digunakan dalam proses pengolahan emas di PESK. Merkuri memberikan dampak pada kesehatanmasyarakat di daerah pertambangan, salah satunya adalah gangguan fungsi ginjal. Ginjal adalah organ yangpenting dalam produksi sel darah merah dengan mensekresikan eritropoietin. Penelitian terdahulu yangdilakukan oleh Ekawanti, didapatkan angka kejadian anemia pada penambang emas sebesar 56 %. Ibu hamiladalah secara fisiologis sangat berisiko mengalami anemia dan merupakan kelompok yang sangat rentanmengalami intoksikasi merkuri. Tujuan pengabdian ini adalah mengidentifikasi kadar hemoglobin ibu hamildi daerah PESK. Metode yang digunakan adalah pemeriksaan kadar hemoglobin dengan menggunakan sampeldarah kapiler dan menggunakan alat pemeriksaan Hbmeter “easy touch”. Hasil yang didapatkan daripengabdian ini adalah diperiksanya 52 ibu hamil yang ada di dua wilayah polindes puskesmas Sekotong, yaitudesa Sekotong Tengah dan Cendi Manik. Dari seluruh peserta didapatkan rerata kadar Hb sebesar 12,5 g/dL,rerata umur ibu hamil adalah 28 tahun, rerata umur kehamilan adalah 15 minggu dan Sebagian besar ibu hamiladalah ibu rumah tangga. Kesimpulan kegiatan ini adalah hasil pemeriksaan kadar hemoglobin ibu hamil didaerah PESK Sekotong masih dalam batas normal.
Sosialisasi Stunting Sebagai Upaya Pencegahan Stunting di Desa Sikur Barat, Kabupaten Lombok Timur Ida Ayu Ngurah Trisna Noviani Ananda Putri; Muhammad Fadhil; Fifi Rilasti; Pebi Alisiyah Pebrianti; Syandria Mayangsari; Qonytha Maulyda; Widya Ningrum; Addien Hidayat; Syahril Ramdhan; Efrianto; Deasy Irawati
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 6 No 1 (2023): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v6i1.3246

Abstract

Stunting adalah suatu kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan karena masalah gizi kronis yang ditandai dengan panjang atau tinggi anak tidak sesuai dengan usia. Berdasarkan hasil angka stunting di Desa Sikur Barat cukup tinggi oleh karena itu dilakukan audiensi bersama unsur-unsur terkait yang berada di Desa Sikur Barat untuk menjalankan program kerja yaitu Sosialisasi Stunting di Polindes Sikur Barat sebagai upaya pencegahan stunting di Desa Sikur Barat. Sosialisasi ini dilakukan menggunakan pendekatan melalui penyuluhan yang melalui beberapa tahapan, meliputi: 1). Perencanaan dan penentuan target sasaran, 2). Pembuatan surat undangan dan pengantaran surat permohonan pemateri, 3). Persiapan perlengkapan yang akan digunakan, 4). Pelaksanaan sosialisasi stunting. Berdasarkan observasi yang diperoleh pada saat sosialisasi masih ditemukan banyak ibu yang belum melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) pada bayi dan balitanya selama 1 jam setelah lahir. Detailnya dijelaskan mengenai definisi stunting, penyebab stunting, dan cara mengatasinya lalu menjelaskan pula bagaimana pola hidup bersih dan sehat dalam pencegahan stunting, dan bagaimana cara menggunakan KB untuk menunda kehamilan. Pemberian edukasi diketahui dapat meningkatkan pengetahuan baru bagi ibu yang memiliki anak balita di Desa Sikur Barat Kecamatan Sikur. Pemberian edukasi yang dilakukan secara rutin di masyarakat dapat menjadi salah satu solusi yang tepat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dan mengurangi angka kejadian stunting pada anak di Indonesia.
Relationship between Neutrophil to Lymphocyte Ratio (NLR) and Gensini Score in Patients with Coronary Artery Disease (CAD) at Mataram City General Hospital: A Cross Sectional Study Ni Putu Emi Januantari; Deasy Irawati; Basuki Rahmat
Cardiovascular and Cardiometabolic Journal (CCJ) Vol. 4 No. 1 (2023): Cardiovascular and Cardiometabolic Journal
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/ccj.v4i1.2023.11-23

Abstract

Highlights: It discusses the relationship between NLR and the severity of coronary atherosclerosis. There is significant difference from the previous NLR research Abstract: Background. Neutrophil to Lymphocyte Ratio (NLR) is a marker of systemic inflammation correlated with the incidence of Coronary Artery Disease (CAD). Neutrophils infiltrate the coronary artery plaque causing acceleration of atherosclerosis. T lymphocyte recruitment is required at the early stages of plaque formation. Previous studies have shown that heightened NLR was correlated with the percentage of stenosis at the site of the multivessel lesion. Aims. This study aimed to determine the relationship between NLR with Gensini score of coronary arteries in CAD patients at Mataram City General Hospital. Material and method. This was a cross sectional study conducted in Mataram City General Hospital. Fifty-nine patients diagnosed with CAD participated in the study. Blood collection and coronary angiography were performed to assess NLR and Gensini Score. The main variables were NLR and Gensini Score. Gensini score of 1-29 was considered as mild atherosclerosis and Gensini score of 30 or more was considered as severe atherosclerosis. NLR was considered high if the value of NLR were > 2.385 based on previous studies. Spearman test was performed to assess correlation between variables. Results. Approximately 53% subjects were categorized as severe atherosclerosis and 48% as mild atherosclerosis. The median values of Gensini score in the low NLR group were 25.0 and in the high NLR group were 40.0 (p=0,19). The median values of NLR in the mild group of atherosclerosis were 1.78 and in the severe atherosclerotic group were 2.15 (p=0,59). There was no significant difference in NLR between severe atherosclerosis and mild atherosclerosis groups. NLR was not associated with Gensini score (p=0,32). Conclusions. There was no significant relationship between Neutrophil to Lymphocyte Ratio with Gensini score of coronary arteries in CAD patients at Mataram City General Hospital.
Terapi Kognitif Perilaku Religius untuk Menurunkan Kecemasan terhadap Kematian pada Penderita Hiv/Aids Deasy Irawati; Subandi Subandi; Retno Kumolohadi
JIP (Jurnal Intervensi Psikologi) Vol. 3 No. 2 (2011)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/intervensipsikologi.vol3.iss2.art2

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi kognitif perilaku religius dalam menurunkan kecemasan terhadap kematian pada penderita HIV/AIDS. Subjek Penelitian berjumlah 8 orang penderita HIV/AIDS berjenis kelamin perempuan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kecemasan terhadap kematian, wawancara dan observasi. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Analisis penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dan kualitatif. Analisis kuantitatif dengan uji hipotesis menggunakan analisis uji Mann-Whitney untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh terapi kognitif perilaku religius dalam menurunkan kecemasan terhadap kematian pada penderita HIV/AIDS pada kelompok penelitian sebelum diberikan pelatihan dan setelah diberikan pelatihan. Analisis kualitatif dilakukan berdasarkan hasil observasi, wawancara, lembar kerja. Hasil penelitian yaitu pada prates dan pascatest kecemasan terhadap kematian menunjukkan bahwa ada perbedaan kecemasan terhadap kematian setelah diberikan pelatihan dengan nilai Z = -2,309, p=0,021, p < 0,05. Pada pascates dan follow-up kelompok penelitian terdapat perbedaan kecemasan terhadap kematian dengan nilai Z = -2,323, p = 0,020, p < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada perbedaan tingkat kecemasan terhadap kematian pada subjek penelitian setelah dilakukan follow-up.
Co-Authors Abdyah Fayza Lainunnabila Addien Hidayat Aena Haviana Aisya Nur Abida Ajeng Sulistianing Utami Ali Madinah Anak Agung Ayu Niti Wedayani Andini Putri Anis Nurlaili Anisak, Siti Annisay Amalia Anom Josafat Anom Josafat Anom Yosafat Anthony, Lalu Muhammad Anugra, Lalu Rifal Hadi Ardiana Ekawanti Ario Danianto, Ario As’ad, Suryani Ayunda, Rahmah Dara Baik Mardiati Basuki Rahmat Budhiarko Pramana Putra Catarina Budyono, Catarina Dewi Suryani Dian Puspita Sari Efrianto Ekawati, Ardiana Elma Shari Pagehgiri Esyuananik, Esyuananik Fifi Rilasti Gede Palgunadi Gede Wirabuana Yuda Hasbuandi Firman Sakti Herlina, Lenny Herpan Syafii Harahap Herpan Syafii Harahap I Gede Yasa Asmara I Gusti Agung Ngurah Rai Kusuma Wardan Ida Ayu Eka Widiastuti Ida Ayu Ngurah Trisna Noviani Ananda Putri Ida Ayu Putu Sri Widnyani Ima Arum Lestarini Indrayana, Yanna Irawati, Ali Madinah Jaya Putra, Rian Akka Jurnal Pepadu Kadriyan, Hamsu Lalu Ahmad Gamal Arigi Lazuardi Arsy Lina Nurbaiti Lina Nurbaiti Lina Nurbaiti Lina Nurbaiti, Lina Luqyandini Rifqih Salsabilla Madinah, Ali Muhammad Abdurrosyid Muhammad Fadhil Mulyanto Mulyanto Natsir, Rosdiana Ni Putu Emi Januantari Nilam Puspitasari Nintyastuti, Isna Kusuma Nisa Suriani Novrita Padauleng Nyoman Adnyana Putra Octavia Putri Salsabilla Pebi Alisiyah Pebrianti Purwaningsih, Ni Wayan Desi Putra, Hendra Susana Putu Ayu Puji Laksmi Dewi Qonytha Maulyda Qurniadi, Margian Tri Qurrotu Aini Cesari Rahmah Dara Ayunda Rifana Cholidah Rifana Cholidah Rifana Cholidah Rifana Cholidah Rodiyatun Sari, Baiq Merna Merta Seto Priyambodo Shentya Fitriana Sherly Agustina Siti Laelatul Azizah Sri Wayanti Sri Wayanti, Sri Sriwayanti Subandi suryaningsih Syahril Ramdhan Syandria Mayangsari Titi Pambudi Karuniawaty Umar, Husaini Utami, Herdiana Nurul Wahyu Sulistya Affarah Wayanti, Sri Widya Ningrum Willa Follona Yanna Indrayana Yunita Sabrina Yunus T. Yanseda Zubaidi, Fitriannisa Faradina