Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN SAINTIFIK DALAM MENGEMBANGKAN ASPEK BAHASA ANAK USIA DINI DI KELOMPOK BERMAIN MUTIARA BUNDA Afnita Handayani; Susanti Nirmalasari; Hasnah Siahaan
HIBRUL ULAMA Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Hibrul’ulama
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Al Washliyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47662/hibrululama.v7i1.1356

Abstract

Language development is one of the fundamental abilities that must be nurtured in early childhood because it underlies communication and social interaction. This study aims to describe the application of a scientific learning strategy in developing the language aspect of early childhood at Kelompok Bermain Mutiara Bunda, Makmur Village, Teluk Mengkudu Subdistrict, Serdang Bedagai Regency. A qualitative descriptive method with a field research design was used, involving six children aged 4-5 years selected purposively from a population of eighteen children as the source of secondary data, supported by observation, interviews, and documentation with teachers and parents. Data were analyzed descriptively based on the stages of the scientific approach, namely observing, questioning, gathering information, associating, and communicating. The results show that the strategy, implemented through lining up and observing the surroundings, storytelling, conversing about daily topics, and recognizing letters and numbers, was able to enrich children's vocabulary and encourage them to speak and ask questions more actively. Overall, children's language development reached the developing as expected (BSH) category, although the indicators of understanding simultaneous commands and distinguishing letters and numbers were still at the starting to develop (MB) stage, and family and peer environment were found to strongly influence the results. This study concludes that the scientific learning strategy is effective in developing early childhood language and recommends closer collaboration between teachers and parents to optimize children's language stimulation.
Optimalisasi Peran Ibu sebagai Madrasah al-Ula melalui Pendekatan Partisipatif pada Kelompok Perwiritan Nur Hidayah Marindal Deli Serdang Nur Asyiah Siregar; Hotni Sari Harahap; Susanti Nirmalasari; Khairul Anwar; Hanifa Azmi
Jurnal Bakti Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Jurnal Bakti Nusantara
Publisher : Pustaka Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63763/jutira.v3i3.233

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak, dan ibu menempati posisi sentral sebagai pendidik utama atau madrasah al-ula. Namun, tuntutan era digital serta anggapan bahwa pendidikan sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah membuat fungsi ini belum berjalan optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan ibu anggota Perwiritan Nur Hidayah, Perumahan Jagung, Marindal, dalam mengoptimalkan perannya sebagai pendidik utama keluarga menurut perspektif ilmu pendidikan Islam. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Desember 2025–15 Maret 2026 menggunakan pendekatan partisipatif melalui empat tahap: persiapan dan analisis situasi; penyampaian materi dan pelatihan; pendampingan dan implementasi; serta monitoring dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi kelompok, tanya jawab, simulasi, dan pendampingan. Hasil evaluasi menunjukkan rata-rata capaian indikator sebesar 84,62% dengan kategori sangat baik, mencakup keaktifan (88,46%), partisipasi diskusi (84,62%), pemahaman materi (84,62%), dan kesiapan implementasi (80,77%). Kegiatan ini membuktikan bahwa kelompok perwiritan berpotensi menjadi media pemberdayaan yang efektif, sekaligus menegaskan perlunya pendampingan berkelanjutan agar pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan keluarga.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI PRESENTASI DALAM MENINGKATKAN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP MUSDA PERBAUNGAN muharima Hijra Utami; Susanti Nirmalasari; Irwansyah Irwansyah
Tazkiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol 13, No 2 (2024): Tazkiya
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/taz.v14i1.4738

Abstract

                                                    ABSTRAK  Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi: 1. Pemanfaatan Teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan. 2. Respons siswa terhadap penggunaan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan. 3. Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pemanfaatan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan.. Jenis penelitian ini adalah kulitatif. Data penelitian diperoleh dari observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: 1. Pemanfaatan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan.memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi. Guru memanfaatkan teknologi presentasi seperti PowerPoint untuk menyajikan materi dengan cara yang lebih menarik dan interaktif, terutama dalam menyampaikan materi yang membutuhkan visualisasi seperti kisah-kisah dalam sejarah Islam dan konsep-konsep ibadah. 2. Respons siswa terhadap penggunaan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan menunjukkan bahwa teknologi ini memiliki dampak positif terhadap keterlibatan dan pemahaman siswa. Teknologi presentasi berhasil membuat materi ajar lebih menarik dan mudah dipahami oleh siswa. 3. Faktor-faktor yang mendukung dan menghambat pemanfaatan teknologi presentasi dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Musda Perbaungan yaitu dukungan infrastruktur, kesiapan guru, dan motivasi siswa adalah faktor kunci yang mendukung implementasi teknologi. Sedangkan faktor yang menghambat misalnya masalah teknis, keterampilan guru, distraksi siswa, dan integrasi dengan kurikulum 
PENGGUNAAN METODE PEMBELAJARAN MUSYAWARAH PADA KITAB SAFINATUN NAJA UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SANTRI MDTA HIDAYATUSSHIBYAAN DESA MANUNGGA Ahmad Assyatibi, Mesran, Susanti Nirmalasari
JURNAL PENDIDIKAN IPS Vol. 7 No. 1 (2026): JP-IPS
Publisher : FKIP UMN ALWASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/jpips.v7i1.6303

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the musyawarah (deliberation) learning method in improving students‟ understanding of the Safinatun Naja book at MDTA Hidayatusshibyaan, Desa Manunggal. Safinatun Naja is a Shafi'i school of thought fiqh book that is widely used in madrasahs as a foundation for worship learning. However, the complexity of its language and structure presents a challenge for students in comprehending the material. To address this, a learning method that encourages active student participation and provides space for critical thinking and collaborative discussion is needed. This research employed a descriptive qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through observation, interviews, and documentation from the Head of the Madrasah and teachers directly involved in the learning process. The results showed that the application of the musyawarah method improved students‟ understanding of the book‟s content, fostered active learning, and cultivated democratic attitudes and shared responsibility. Students not only learned from the teacher but also from peer interaction through discussions and idea exchanges. Supporting factors for the success of this method include the teacher‟s role as a facilitator, a conducive classroom atmosphere, and the preparation of materials relevant to students‟ lives. Inhibiting factors include limited learning time, differences in students‟ comprehension levels, and a lack of confidence among some students in expressing their opinions. Thus, the musyawarah learning method proves to be an effective strategy for improving understanding of the Safinatun Naja book when applied in a structured manner and adapted to learners‟ needs.
PENYULUHAN KEMATANGAN EMOSI DAN KECERDASAN FINANSIAL SYARIAH MELALUI PEMBIASAAN IBADAH PADA ANAK TK IT HARVYSAH Reny Khaerany Nisfiary; Seila Rizkina; Armanila Armanila; Susanti Nirmalasari; Dewi Sundari
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.61056

Abstract

Anak usia dini merupakan periode emas (golden age) yang sangat menentukan pembentukan karakter, termasuk kematangan emosi dan pola pikir terhadap harta dan pengelolaan keuangan di kemudian hari. Pada rentang usia ini, otak anak berkembang sangat pesat sehingga pengalaman dan pembiasaan yang diterima akan membekas kuat dan menjadi fondasi kepribadian hingga dewasa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan mengenai pentingnya kematangan emosi dan kecerdasan finansial syariah kepada anak-anak TK IT Harvysah melalui pembiasaan ibadah sehari-hari, seperti shalat, doa, infaq, sedekah, dan bersyukur. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif partisipatif berupa ceramah interaktif, permainan edukatif, praktik langsung ibadah, serta simulasi menabung dan berbagi (sedekah) dengan celengan. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap, yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi, dengan melibatkan guru pendamping serta orang tua siswa sebagai mitra keberlanjutan program. Instrumen evaluasi yang digunakan berupa lembar observasi perilaku dan tanya jawab lisan sederhana yang disesuaikan dengan tahap perkembangan anak usia dini.Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan antusiasme anak dalam mempraktikkan ibadah harian, kemampuan mengenali dan mengelola emosi sederhana seperti sabar dan ikhlas, serta pemahaman awal tentang konsep berbagi, menabung, dan menghindari sifat boros sebagai dasar literasi keuangan syariah. Guru dan orang tua juga menyampaikan respons yang sangat positif terhadap pendekatan yang digunakan karena dianggap kontekstual, konkret, dan sesuai dengan dunia bermain anak. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan karakter anak usia dini yang berbasis nilai-nilai keislaman dan berkelanjutan melalui kerja sama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.