Claim Missing Document
Check
Articles

Problematika Penegakan Hukum Terhadap Pencurian Sepeda Motor di Kabupaten Pamekasan Ismail, Mahsun; Hidayat, Nur; Subroto, Gatot; Sulastri, Sri; Hardiansyah, Harnilik; Farisi, Salman Al
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol. 6 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jhes.v0i0.16138

Abstract

Lembaga kepolisian merupakan gerbang pertama dalam sistem peradilan pidana yang berwenang melakukan proses penyelidikan dan penyidikan apabila terjadi satu tindak pidana. Tindak pidana pencurian sepeda motor merupakan kejahatan yang sering ditangani oleh Polsek Larangan pada tahun 2021 dan tahun 2022. Akan tetapi kasus tersebut masih dalam tahap penyidikan sehingga ini berimplikasi terhadap kepercayaan masyarakat terhadap lembaga kepolisian. penelitian yang digunakan penulis adalah empiris yaitu penelitian yang dilakukan dengan mengadakan penelitian lapangan, yaitu dengan melihat fakta-fakta dalam praktek dan pelaksanaannya yang kemudian dikuatkan dengan jenis pendekatan sosiologis. Adapun hasil dari penelitian ini adalah upaya yang dilakukan oleh Polsek Larangan untuk mencegah terjadinya pencurian sepeda motor dengan upaya preventif dan represif. tunggakan perkara Polsek Larangan dibebakan karena adanya tantangan yang dialami oleh Penyidik Polsek Larangan dalam proses penegakan hukum terhadap kejahatan sepeda motor di Kecamatan Larangan dipengaruhi oleh faktor internal yang diantaranya adalah kualitas dan kuantitas dari personel masih belum ideal dalam mengcover setiap wilayah  Desa yang ada di Kecamatan Larangan, anggaran yang belum memadai, maupun sarana dan prasarana, keengganan masyarakat untuk melaporkan ataupun memberikan informasi tentang kejadian pencurian sepeda motor.
SPATIAL ANALYSIS OF MALARIA RISK AND SOCIOECONOMIC DETERMINANTS IN PAPUA PROVINCE, INDONESIA USING A BAYESIAN MODELING APPROACH Adi, Janardana Wiguna; Pamungkas, Fajrin Yudha; Farisi, Salman Al; Wicaksono, Muhammad Ikhsan Adil; Baariq, Hisyam Nabil Najmudin Al
Indonesian Journal of Health Science Vol 10 No 1 (2026): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijhs.v10i1.12173

Abstract

Malaria remains a major public health problem in tropical regions, including Indonesia’s Papua Province, which bears one of the highest national burdens. This study analyzes the spatial distribution of malaria and identifies key socioeconomic, geographic, and demographic predictors in Papua in 2022 using Bayesian spatial modeling. Secondary data from 28 districts/cities were analyzed with a Bayesian spatial model using the BYM2 formulation and Integrated Nested Laplace Approximation (INLA). Significant spatial disparities were identified, with high-risk clusters in the northeast and central regions. The number of polyclinics showed a significant negative association with malaria incidence, indicating a protective effect. Conversely, regional income and average years of schooling were positively associated with malaria, possibly reflecting increased mobility, detection bias, and development-related ecological change. These findings highlight strong spatial heterogeneity and multifactorial drivers of malaria transmission. Bayesian spatial modeling provides important insights for policy planning and supports the need for geographically targeted, multisectoral interventions, strengthening primary healthcare infrastructure, and context-sensitive development strategies to reduce malaria burden.