Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Role of Parents in the Use of Gadgets in Early Childhood Novi Hidayati; Heny Djoehaeni; Badru Zaman
Early Childhood Education & Parenting Vol 1, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ecepa.v1i1.80519

Abstract

This research is motivated by the importance of the role of parents, especially the role of the father which cannot be ignored. This study aims to see parental mediation given by fathers and mothers to children when using gadgets. The research method uses a qualitative approach with a case study research design. Data collection uses in-depth interviews and field notes involving three parents who have children aged 2-5 years in Harjamukti, Cirebon City which were analysed using grounded theory. The results of this study indicate that parents discuss, search, choose, and explain content that can be accessed in active mediation. Then, in the restriction mediation, parents provide restrictions on time, content, application, and distance. Co-viewing mediation is a way to increase closeness with the children and avoid excessive use of gadgets. Thus, parents collaborate on active mediation, restriction mediation, and co-viewing mediation to regulate and manage their children's use of gadgets.
Pelatihan pengembangan konten edukasi viral bagi pendidik anak usia dini berbasis techno-pedagogy approach untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Provinsi Jawa Barat Setiasih, Ocih; Setiawardani, Wawan; Rusman, Rusman; Djoehaeni, Heny; Apriyanto, Ade
Abdimas Siliwangi Vol. 8 No. 1 (2025): Februari 2025
Publisher : IKIP SILIWANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sustainable Development Goals (SDGs) mendorong tercapainya Pendidikan yang berkualitas dan merata. Pemerataan Pendidikan sebagai wahana membangun kecakapan hidup bagi masyarakat Indonesia masih menjadi tantangan. Disisi lain, penduduk Indonesia menjadi pengguna sosial media terbanyak dengan presentase lebih dari 80% dari total jumlah populasi penduduk di Indonesia. Hal ini mejadi peluang nyata dalam pemerataan Pendidikan melalui konten-konten edukasi yang dapat diakses melalui sosial media. Tujuan dari PKM ini adalah untuk menghasilkan para pendidik yang dapat menghasilkan konten-konten edukatif. Melalui konten edukatif yang dipost melalui media sosial akan memberi dampak positif dalam peningkatan kecakapan hidup masyarakat. PKM ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, kegiatan dilaksanakan berbasis Platform Digital Pedagogi.id yang merupakan hasil riset. Khalayak sasaran dari pelatihan ini adalah pendidik dan calon pendidik anak usia dini di Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan hasil presentase ketuntasan belajarnya dari total 184 peserta. Hanya 159 peserta yang mengakses kursus hingga final test. Dari 159 peserta tersebut rata rata ketuntasan belajarnya diatas 80%. Dengan presentase peserta yang lulus program kursus sekitar 85%. Selain itu, melalui kegiatan PKM ini kemampuan pendidik dalam mebuat konten edukatif meningkat signifikan dan dapat berdampak pada upaya mencapai tujuan berkelanjutan (SDGs) di Provinsi Jawa Barat.
Pengembangan Karakter Peduli Lingkungan Anak Usia Dini melalui Implementasi Project Based Learning Siti Aisyah, Euis; Djoehaeni , Heny; Listiana , Aan
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 6 No. 2 (2023): May-August 2023
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v6i2.501

Abstract

Pengembangan karakter peduli lingkungan terhadap anak usia dini dilakukan guna memberikan pengetahuan dan keterampilan serta pendidikan kepada anak agar anak usia dini mempunyai rasa tanggung jawab serta kepekaan terhadap lingkungan sehingga mampu menjaga dan merawat kelestarian lingkungan. Riset berikut tujuannya guna mengembangkan karakter peduli lingkungan anak usia dini lewat implementasi project based learning. Metode yang dipakai pada riset berikut ialah deskriptif kualitatif, melalui penggunaan pendekatan PTK (penelitian tindakan kelas). Partisipan pada riset berikut ialah anak kelompok B di TK Negeri Pembina Subang. Hasil riset dan pembahasan memaparkan bahwasanya anak kelompok B di TK Negeri Pembina Subang melalui implementasi Project based learning semakin tumbuh kepedulian anak terhadap lingkungan, terutama dalam menjaga dan merawat lingkungan sekitar
Exploring Teacher Expectations and Experiences in the Preschool-Primary School Transition Process Robayanti, Dinda; Djoehaeni, Heny
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 1 (2024): Janaury-April 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i1.576

Abstract

This research explored the expectations, experiences, and challenges felt by Preschool and Primary school teachers. The expectations, experiences, and challenges teachers face can be considered for policy direction, implementation guidelines, and developing transitional preschool learning methods more contextual to real-world conditions and needs. The participants in this study include three lower primary school teachers and two Grade B kindergarten teachers. The research approach used is qualitative-descriptive. The research findings indicate that teachers have expectations that the preschool-primary school transition process is not solely the responsibility of preschool or primary school teachers. Still, there should be continuity and a shared perception between preschool and primary school teachers to ensure a seamless transition process. The experiences and challenges teachers face in teaching children during the transition period include dealing with students with different characteristics, which requires teachers to analyse each student's specific needs, especially when they encounter difficulties during this transition
Media Digital pada Pembelajaran Multikultural di Sekolah Multi-Etnis Mahardika, Karla; Syaodih, Ernawulan; Djoehaeni, Heny
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 8 No. 2 (2025): May-Agustus 2025
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1202

Abstract

Pembelajaran multikultural pada anak usia dini penting untuk dibahas karena keberagaman etnis dan budaya yang semakin nyata dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran multikultural dengan memadukan media digital di TK yang berada di lingkungan multietnis. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa dengan usia 5-6 Tahun di TK-Y di Kota Tasikmalaya. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital (animated drawing), dapat meningkatkan keterlibatan siswa & mempermudah pemahaman mereka terhadap nilai-nilai keberagaman budaya. Kegiatan seperti menyanyikan lagu tradisional, mengenakan pakaian adat, serta menari tarian daerah yang dipadukan dengan media visual memberikan pengalaman belajar yang multisensori dan kontekstual. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru perlu mengembangkan media digital yang adaptif, inklusif, dan sesuai dengan konteks budaya anak untuk mendukung pembelajaran multikultural.
Peran Komunikasi Efektif dalam Menstimulasi Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini Dewi Tresnawati, Siti; Rachmawati, Yeni; Djoehaeni, Heny
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i2.1574

Abstract

Perkembangan bahasa anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kualitas komunikasi yang diterima anak dari lingkungan sekitarnya, baik di rumah maupun di Lembaga pendidikan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi efektif dalam menstrimulasi perkembangan bahasa anak usia dini. Metode yang digunakan adalah metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah sebanyak 20 artikel ilmiah ditelusuri dari berbagai basis data terkemuka, dan setelah proses seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi, dipilih 10 artikel yang paling relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi efektif berperan penting sebagai fondasi dalam membangun keterampilan berbahasa anak. Bentuk dan strategi komunikasi yang tepat, seperti komunikasi responsif, empatik, dan interaktif terbukti mampu memperkaya kosa kata dan kelancaran berbicara anak. Selain itu, dukungan sosial, kolaborasi antara orang tua dan guru, serta pemanfaatan teknologi menjadi faktor pendukung penting. Di sisi lain, ditemukan pula berbagai tantangan dan hambatan, seperti keterbatasan waktu orang tua, lingkungan yang kurang stimulatif, serta keterbatasan kompetensi guru dalam berkomunikasi. Simpulan dari kajian ini adalah bahwa komunikasi efektif merupakan instrumen utama dalam pengembangan bahasa anak usia dini dan perlu diintegrasikan secara konsisten dalam praktik pendidikan dan pengasuhan.
Trends and Challenges in Environmental Education for Young Children: A Systematic Literature Review Mutiarasari, Airin; Syaodih, Ernawulan; Djoehaeni, Heny
Jurnal Pendidikan Progresif Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Progresif
Publisher : FKIP Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpp.v15i4.pp2206-2233

Abstract

Trends and Challenges in Environmental Education for Young Children: A Systematic Literature Review. Objectives: This study aims to systematically review and synthesize research on environmental education for young children with a focus on identifying global trends, pedagogical approaches, implementation challenges, and future directions. The objective is to provide a comprehensive overview that informs future research and practice promoting sustainability education for young children. Methods: A systematic literature review was conducted using international databases (Scopus) to collect and analyze peer-reviewed articles published over the past decade. Inclusion criteria covered studies focusing on environmental education in early childhood, addressing both pedagogical practices and conceptual frameworks. The selected articles were analyzed thematically to identify prevailing trends, strategies, barriers, and recommendations. Findings: The analysis reveals a growing interest in early childhood environmental education, marked by a significant increase in publications after 2020. The study is dominated by the participation of developed countries rather than developing countries.  Four main pedagogical approaches have been set: experiential-based learning, garden-based learning, storytelling with an ecological project theme, as well as project-based learning. Regardless of the profit, several challenges persist, including limited access to the green room, inadequate educator training, and an inconsistent framework for measuring ecoliteracy. This finding also highlights the scarcity of longitudinal studies, which limits our understanding of short-term effects. Conclusion: Early childhood environmental education plays a crucial role in promoting ecoliteracy, social-emotional development, and pro-environmental attitudes. However, this sector still confronts a conceptual gap, methodological, as well as significant geographic.  Tightening the educator training, integrating sustainability in the curriculum, and carrying out more fundamental, inclusive, long-term studies to work on environmental education in early childhood effectiveness. Keywords: environmental education, sustainability, young children.
Analysis Skills of Early Childhood in The Implementation of Creative Dance Wedcforting Ardiyanti, Dhea; Kurniawati, Leli; Djoehaeni, Heny
Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies Vol. 13 No. 1 (2024): June 2024
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijeces.v13i1.13729

Abstract

This study aims to reveal analytical skills of early childhood as an indicator of critical thinking skills in the implementation of WEDCFORTING creative dance learning. This research is based on optimizing critical thinking skills in children from an early age through fun learning activities. The method used in this research is descriptive qualitative method so that everything that happens in the field can be described in detail. The research activity was carried out by involving 13 young children at one of the kindergarten institutions in Purwakarta Regency. The results of the research show that children get the opportunity to explore ideas and ideas into a series of dance movements. This shows that analytical skills as an indicator of children's critical thinking abilities are well optimized in the implementation of WEDCFORTING creative dance learning. Thus, WEDCFORTING creative dance learning can be used as a reference in implementing dance learning in early childhood as an effort to optimize critical thinking abilities.
Pelatihan Pemberdayaan Sumber Daya Alam Hutan Kalimantan dalam Pembuatan APE Bagi Pendidik PAUD di Kota Samarinda Wilda Isna Kartika; Heny Djoehaeni; Febry Maghfirah; Adharina Dian Pertiwi; Ayu Aprilia Pangestu Putri; Malpaleni Satriana; Hasbi Sjamsir; Evie Palenewen; Tri Wahyuningsih; Fachrul Rozie
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 4 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i4.969

Abstract

Pemberdayaan sumber daya alam dapat menghasilkan beragam alat permainan edukatif. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini untuk melatih pendidik PAUD di kota Samarinda dalam pemberdayaan sumber daya alam hutan kalimantan menjadi APE. Kegiatan PkM ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tahap to know, to understand, to plan, to act, dan to change. Pelaksana kegiatan adalah Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman berkolaborasi dengan Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pendidikan Indonesia dan Dinas Pendidikan Kota Samarinda. Peserta kegiatan adalah 116 pendidik PAUD di kota Samarinda. Kegiatan PkM ini menghasilkan sembilan APE berbahan dasar sumber daya alam Kalimantan yang dapat menstimulasi berbagai kemampuan anak, diantaranya kemampuan matematika, literasi, motorik, dan pemecahan masalah. Kegiatan PkM selanjutnya diharapkan dapat menggunakan sumber daya alam Kalimantan lainnya utuk menstimulasi perkembangan anak.
Development of Mobile Application-Based Early Childhood Education and Elementary School Transition Guidelines for Parents Dinda Robayanti; Heny Djoehaeni; Mubiar Agustin
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 16, No 4 (2024): AL-ISHLAH: JURNAL PENDIDIKAN
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v16i4.5780

Abstract

This study addresses the critical transition from Early Childhood Education (PAUD) to Elementary School (SD), focusing on the development of a mobile application to support parents during this phase. The transition significantly impacts children’s social, emotional, and cognitive readiness. Conducted in Babakan Ciparay, Bandung, the study employs the Research and Development (RD) method using the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) framework. The sample consists of 150 parents of children in group B kindergarten/RA/equivalent and grades 1–2 SD/MI/equivalent, representing the transition phase. In-depth interviews were conducted with six parents to gather qualitative insights. Over 50% of parents demonstrated awareness of the PAUD-SD transition, but their understanding highlighted a need for accessible digital guidance, often sourced from the internet. These insights informed the creation of the PAUD.int application. Evaluation using the Technology Acceptance Model (TAM) and System Usability Scale (SUS) indicated high usability and acceptance of the app, confirming its effectiveness in supporting parents during this transition. The PAUD.int application has the potential to improve children's readiness and enhance parental engagement during the transition. However, challenges such as device compatibility and registration processes suggest opportunities for technical and functional enhancements. The development of the PAUD.int application demonstrates the value of digital tools in facilitating smoother PAUD-SD transitions. Future studies should explore further technical improvements and interactive features to expand its impact on parental support and child readiness.