Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Perencanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Penggerak Jenjang PAUD Hidayat, Risma Wahyuni; Djoehaeni, Heny; Rudiyanto, Rudiyanto
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8404

Abstract

Implementasi pembelajaran yang baik dimulai dari perencanaan yang matang. Sayangnya, meskipun telah mendapatkan pembekalan belum semua elemen sekolah penggerak dapat dengan percaya diri menyusun perencanaan proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Pemikiran yang belum terbuka terhadap pembaruan menjadi salah satu kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana alur proses perencanaan P5 yang dilakukan di sekolah serta siapa saja yang terlibat dalam penyusunan rencana kegiatan P5. Tipe deskriptif-kualitatif digunakan sebagai metode penelitian dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles & Huberman terdiri dari kegiatan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan metode triangulasi. Hasil penelitian ini mendeskripsikan tahapan-tahapan yang dilakukan untuk membuat perencanaan project di sekolah penggerak. Mulai dari melakukan identifikasi kebutuhan sekolah, menentukan dimensi dan tema project, merancang alokasi project, Menyusun modul project, menentukan tujuan pembelajaran, mengembangkan topik, alur aktivitas, dan Asessmen Project. Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan rencana P5 yaitu seluruh pendidik dan tenaga kependidikan sekolah, fasilitator sekolah penggerak, pengawas sekolah, penyuluh Dinas Pertanian Kota Bandung, dan kelurahan. Dari pemaparan tersebut disimpulkan bahwa perencanaan yang matang dihasilkan dari tim yang kompak yang telah menyamakan presepsi terhadap visi misinya
Environmental Literacy Through Tales of the Archipelago for Early Childhood Ramdhania, Ammy; Djoehaeni, Heny
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 8 No. 2 (2022)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2022.82-02

Abstract

Purpose – This study aims to determine the extent to which Indonesian fairy tales help early childhood in environmental literacy. The environmental literacy movement is increasingly being socialized to raise awareness of the importance of maintaining environmental sustainability and natural balance. Through the fairy tales of the archipelago, environmental literacy is introduced to early childhood in a fun way, helping their social-emotional development, skills, and attitudes to care for the environment as early as possible. The richness and diversity of the archipelago provide many benefits for present and future life. Archipelago fairy tales are part of ethnoparenting to perpetuate the richness of the archipelago’s culture and local wisdom.Design/methods/approach – The method used was a qualitative methods, the research describes a descriptive narrative and is strengthened by data in the field obtained through interviews, filling out questionnaires, and direct observation.Findings – The study results show that students who listen to Indonesian fairy tales in class have broad environmental insight and are quickly reminded to behave in environmental care. The children received adequate knowledge, but their skills, attitudes, and understanding were lacking. So they tend to ignore the environment. The following finding is that a group of children who are not interested in the fairy tales of the archipelago does not know the environmental conditions, so it is not easy to behave in environmental care. Meanwhile, children who are enthusiastic about the archipelago’s fairy tales at school and repeat them at home produce children who really appreciate the environment and apply their insights more creatively in their environment.Research implications/limitations – The study took place in an educational institution with 30 students, four educators, and 30 parents. Practical implications – This study hoped that further research will increase environmental awareness with a different approach, involving students’ parents as role models.Originality/value – The study fundamental to help teachers instill environmental literacy in students their students as early as possible through the fairy tales of the archipelago. Paper type Case study
Development of Early Childhood Student Agency in Efforts to Realize Free Play (Case Study of the Aksi Pasukan HEPI Program at TK Negeri Pembina Subang) Fitria, Risa; Djoehaeni, Heny
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 14, No 2 (2023): NOVEMBER 2023
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (425.022 KB) | DOI: 10.17509/cd.v14i2.59810

Abstract

The essence of independent Playing in the context of early childhood education is to provide meaningful play experiences so that they get the opportunity to explore their environment, solve problems, and become leaders in the learning process. One of the efforts to realize the freedom of play is to develop student agency in the child. Student agency is a child's competence to determine his learning process through expressing ideas and opinions, making choices, and making decisions to create a sense of ownership for what he does. This study aims to analyze the development of student agency which is packaged in a school program, namely the Aksi Pasukan HEPI at the TK Negeri Pembina, Subang Regency. The research method used is qualitative with a case study approach, with data collection being observation, interviews, and documentation. The result of the research is that the Aksi Pasukan HEPI program can develop early childhood student agency, by empowering all assets owned by the school and its environment.
Implementation of Long-Project Storytelling in Developing Children’s Creativity Through the Reggio Emilia Approach Rachmawati, Yeni; Asyari, Sherin Maudri; Djoehaeni, Heny; Setiasih, Ocih; Listiana, Aan
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 15, No 1 (2024): MAY 2024
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/cd.v15i1.57988

Abstract

The development of creativity is an educational demand in the 21st century. This writing aims to discuss briefly the implementation of long-project storytelling in early childhood education and its implications for developing children’s creativity. The method used is Early Child Research and Practice (ECRP) with data collection techniques through observation, documentation and field notes on teachers and children. The research was conducted at the Bunda Balita Playgroup, Bandung City. The long-project storytelling was conducted in three meetings. The researchers explored the theme of learning about houses and the sub-theme of learning about various forms of houses (fairy houses). The learning innovation conducted in the long-project storytelling method is by implementing the Reggio Emilia learning approach.  It shows learning activity by utilizing existing resources in the school environment. Through the long-project storytelling learning method, children experience an increased profile of language development. This can be seen when they can listen attentively to stories and answer the teacher’s questions enthusiastically. Researchers came up with creative ideas that emerged within children, including aspects of fluency, flexibility, originality, aspects of detail or elaboration, and aspects of working together in creativity (teamwork and creativity).
Meningkatkan Keterampilan Sosial Anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) dengan metode DIR Floortime: Systematic Literature Review Fajriyati, Riza; Djoehaeni, Heny; Romadona, Nur Faizah
PG-PAUD Trunojoyo Vol 11, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/pgpaudtrunojoyo.v11i1.25103

Abstract

Keterampilan sosial adalah aspek penting dalam kehidupan sehari-hari. Anak-anak dengan Autism Spectrum Disorder sering mengalami kesulitan dalam berketerampilan Sosial. Oleh karena itu, diperlukan intervensi yang efektif untuk membantu mereka mengatasi kesulitan ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan DIR/Floortime® terhadap kemampuan Keterampilan Sosial anak ASD dan pengaruh pendekatan DIR/Floortime® terhadap kemampuan Keterampilan Sosial anak ASD. Peneliti menggunakan metode systematic literature review terhadap studi literatur 20 artikel mengenai penerapan DIR/ Floortime pada anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) untuk meningkatkan keterampilan sosial. Artikel-artikel yang dipilih kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi temuan-temuan utama terkait dengan penerapan DIR/Floortime® pada anak-anak dengan ASD untuk meningkatkan keterampilan sosial. Hasil kajian diperoleh bahwa pendekatan floortime efektif diterapkan untuk mengembangkan kemampuan Keterampilan Sosial anak ASD. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya dapat digali lagi lebih dalam tentang faktor-faktor apa saja yang dapat memoderasi atau memediasi hubungan antara penerapan DIR/Floortime® dan peningkatan keterampilan sosial pada anak-anak dengan ASD.
PENDAMPINGAN KURIKULUM PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU PENDIDIKAN ANAK USIA DINI UNIVERSITAS MULAWARMAN Maghfirah, Febry; Djoehaeni, Heny; Kartika, Wilda Isna; Putri, Ayu Aprilia Pangestu; Satriana, Malpaleni; Pertiwi, Adharina Dian; Sjamsir, Hasbi; Wahyuningsih, Tri; Palenewen, Evie; Rozie, Fachrul
GERVASI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 8 No. 2 (2024): GERVASI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM IKIP PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/gervasi.v8i2.7709

Abstract

Kurikulum adalah salah satu komponen penting dari program studi perguruan tinggi. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini adalah untuk mendampingi pengembangan dan pemutakhiran kurikulum program studi pendidikan guru pendidikan anak usia dini universitas mulawarman. Program PkM dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mulawarman, dengan metode daring dan luring. Peserta PkM merupakan dosen program studi. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang terdiri dari beberapa tahap yaitu tahap to know, tahap to understand, tahap to plan, tahap to act, tahap to change. Hasil PkM diantaranya pemutakhiran profil lulusan, pemutakhiran capaian pembelajaran lulusan, pemutakhiran bahan kajian, dan pemutakhiran struktur kurikulum, serta menambah pemahaman peserta pengabdian terkait konsep kurikulum berbasis outcome-based education.
Analisis Perencanaan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Penggerak Jenjang PAUD Hidayat, Risma Wahyuni; Djoehaeni, Heny; Rudiyanto, Rudiyanto
Jurnal Basicedu Vol. 8 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v8i4.8404

Abstract

Implementasi pembelajaran yang baik dimulai dari perencanaan yang matang. Sayangnya, meskipun telah mendapatkan pembekalan belum semua elemen sekolah penggerak dapat dengan percaya diri menyusun perencanaan proyek penguatan profil pelajar pancasila (P5). Pemikiran yang belum terbuka terhadap pembaruan menjadi salah satu kendala. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana alur proses perencanaan P5 yang dilakukan di sekolah serta siapa saja yang terlibat dalam penyusunan rencana kegiatan P5. Tipe deskriptif-kualitatif digunakan sebagai metode penelitian dengan pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles & Huberman terdiri dari kegiatan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan metode triangulasi. Hasil penelitian ini mendeskripsikan tahapan-tahapan yang dilakukan untuk membuat perencanaan project di sekolah penggerak. Mulai dari melakukan identifikasi kebutuhan sekolah, menentukan dimensi dan tema project, merancang alokasi project, Menyusun modul project, menentukan tujuan pembelajaran, mengembangkan topik, alur aktivitas, dan Asessmen Project. Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunan rencana P5 yaitu seluruh pendidik dan tenaga kependidikan sekolah, fasilitator sekolah penggerak, pengawas sekolah, penyuluh Dinas Pertanian Kota Bandung, dan kelurahan. Dari pemaparan tersebut disimpulkan bahwa perencanaan yang matang dihasilkan dari tim yang kompak yang telah menyamakan presepsi terhadap visi misinya
Analisis Peran Orang Tua dalam Mendampingi Anak Usia Dini Dengan Gejala ADHD Nurputeri, Recka Andhara; Djoehaeni, Heny; Romadona, Nur Faizah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.772

Abstract

Peran orang tua sangat signifikan dalam membantu anak-anak dengan ADHD untuk mengelola gejalanya dan beradaptasi dalam lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam mendampingi anak usia dini dengan gejala ADHD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data yang terkumpul dianalisis secara tematik untuk mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pengalaman dan strategi yang diterapkan oleh orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak dengan ADHD cenderung memiliki kesulitan dalam bersosialisasi, sering kali lebih suka bermain sendiri, serta mengalami tantangan dalam bermain kelompok. Upaya terapi yang diterapkan berupa modifikasi perilaku melalui penguatan positif, seperti pemberian hadiah atas perilaku yang sesuai dan hukuman yang edukatif, terbukti efektif dalam mengurangi gejala hiperaktif. Selain itu, aktivitas fisik seperti bermain di luar rumah menjadi salah satu cara yang efektif untuk membantu anak dalam mengatasi emosinya. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya dukungan lingkungan dan edukasi kepada masyarakat terkait ADHD, serta perlunya peran aktif orang tua dalam memberikan terapi dan dukungan emosional yang konsisten kepada anak.
Pegaruh Project Based Learning terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Anak Usia Dini Nurhayati, Laela; Djoehaeni, Heny; Mariyana, Rita; Rahaju, Ine
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 2 (2024): May-Agustus 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.645

Abstract

Kemampuan anak usia dini bukan hanya calistung yang bisa baca dan berhitung saja, tetapi bagaimana anak dapat memaknai simbol huruf dan angka sebagai bagian dari literasi numerasi yang menjadi kemampuan anak akan simbol huruf dan angka dapat ia pergunakan dalam kehidupan sehari-harinya terus terkuatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran project based learning terhadap kemampuan literasi numerasi anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan Pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Postest Design. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa project based learning memiliki pengaruh terhadap kemampuan Literasi numerasi anak usia dini. Karena setelah diterapkan model pembelajaran project based learning dapat menunjukan kemampuan dasar untuk memecahkan masalah matematis dalam konteks nyata, meningkatkan daya pikir kritis, dan membangun pemahaman yang lebih mendalam terhadap konsep numerasi, kreatif dan kolaboratif. Anak dapat mengenali dan melihat hubungan antar pola, simbol dan data.
Upaya Orang Tua dalam Menangani Anak Usia Dini dengan Speech Delay Jannah, Raudhatul; Djoehaeni, Heny; Romadona , Nur Faizah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 7 No. 3 (2024): September-December 2024
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v7i3.770

Abstract

Speech delay pada anak usia dini dapat mempengaruhi perkembangan komunikasi dan sosial mereka, sehingga diperlukan peran aktif orang tua dalam penanganannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya yang dilakukan oleh orang tua terhadap anak yang mengalami speech delay. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan tiga orang ibu yang memiliki anak berusia 2-6 tahun yang terindikasi speech delay, serta studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman (1998). Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menerapkan berbagai strategi, seperti penggunaan kartu bergambar (flash card), terapi wicara, dan permainan interaktif. Orang tua juga konsisten dalam memberikan rutinitas stimulasi berbasis visual, serta menciptakan lingkungan sosial yang mendukung anak untuk berbicara. Dukungan emosional dan keterlibatan aktif orang tua berperan penting dalam memperbaiki keterlambatan bicara. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya edukasi dan dukungan sosial bagi orang tua dalam menangani anak dengan speech delay secara efektif.