p-Index From 2021 - 2026
8.374
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni Jurnal Pendidikan Seni Rupa Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Gorga : Jurnal Seni Rupa Ars: Jurnal Seni Rupa dan Desain PROMUSIKA: Jurnal Pengkajian, Penyajian, dan Penciptaan Musik Harmonia: Journal of Research and Education Jurnal Kajian Bali SINEKTIKA: Jurnal Arsitektur ANDHARUPA MUDRA Jurnal Seni Budaya Lekesan: Interdisciplinary Journal of Asia Pacific Arts PRABANGKARA Segara Widya: Jurnal Penelitian Seni International Research Journal of Management, IT & Social Sciences Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Gondang: Jurnal Seni dan Budaya PRODUCTUM : Jurnal Desain Produk (Pengetahuan dan Perancangan Produk) JURNAL TATA KELOLA SENI Visualita : Jurnal Online Desain Komunikasi Visual Dewa Ruci : Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Seni Demandia : Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain, dan Periklanan Jurnal Desain Jurnal Abdimas PHB : Jurnal Pengabdian Masyarakat Progresif Humanis Brainstorming Pantun: Jurnal Ilmiah Seni Budaya VCD (Journal of Visual Communication Design) Journal of Music Science, Technology, and Industry (JOMSTI) Journal of Social Science Jurnal Cahaya Mandalika International Journal of Educational Review, Law And Social Sciences (IJERLAS) Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat calaccitra: jurnal film dan televisi Jurnal Desain Komunikasi Visual Nirmana Journal of Aesthetics, Creativity and Art Management Jurnal Dimensi Seni Rupa dan Desain Jurnal Dimensi DKV Seni Rupa dan Desain Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa (JURRIBAH) Bhumidevi : Journal Of Fashion Design Pariwisata Budaya: Jurnal Ilmiah Pariwisata Agama dan Budaya Journal of Social Science Bali-Dwipantara Waskita: Seminar Nasional Republik Seni Nusantara Retina Jurnal Fotografi Hastagina: Jurnal Kriya dan Indsutri Kreatif Proceeding of International Conference on Humanity Education and Society Prosiding Seminar Nasional Sastra, Bahasa, dan Seni (Sesanti) Global Art Creativity Conference
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : ANDHARUPA

Kajian Semiotika C.S. Pierce pada Salib Altar Interior Gereja Katolik Roh Kudus Katedral Denpasar Bali Prasetya, Ignasius Gede Aldo Dani; Mudra, I Wayan
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 8 No. 02 (2022): June 2022
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v8i02.4394

Abstract

Abstrak Gereja Katolik Roh Kudus Katedral Denpasar memiliki simbol yang digunakan sebagai dekorasi interior. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dekorasi salib Gereja Katolik Roh Kudus Katedral Denpasar Bali dengan teori C.S. Peirce. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan metode pengumpulan data observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data utama penelitian ini adalah Salib Altar pada salib Gereja Katolik Roh Kudus Katedral Denpasar. Hasil penelitian menunjukan bahwa salib altar gereja tersebut menyerupai bentuk Kayon Bali. Salib altar ini ditempatkan di belakang altar menghadap ke umat, berwarna keemasan dengan ornamen tanaman anggur, dan enam bentuk manusia malaikat. Interpretantnya salib altar menyerupai kayon Bali, memiliki tiga fungsi sesuai isi Alkitab, bagian awal kayon Bali adalah pembuka dan penutup pementasan wayang sedangkan di Alkitab melambangkan Yesus pada Awal dan Akhir. Kedua, kayon Bali berfungsi sebagai tanda pergantian babak sedangkan di Alkitab sebagai pengganti kurban persembahan pada perjanjian lama. Ketiga, kayon Bali sebagai lambang gunung, angin, hutan, dan lainnya, pada Alkitab melambangkan tempat Yesus disalibkan di Bukit Golgota. Representamentnya salib altar mengabungkan kebudayaan Bali dan simbol kekristenan, terjadi akulturasi dengan budaya lokal Bali. Simpulannya salib altar menyerupai bentuk kayon Bali yang memiliki makna sesuai dengan isi Alkitab, dan merupakan akulturasi budaya lokal Bali dengan kekristenan. Kata Kunci: Gereja Katedral, Kayon Bali, Semiotika Peirce, Salib Altar AbstractIn the Denpasar Cathedral Holy Spirit Catholic Church there are symbols used as interior decorations. This study aims to explain the decoration of the cross of the Holy Spirit Catholic Church, Denpasar Bali Cathedral, with the theory of C.S. Peirce. This study uses a qualitative descriptive approach, with data collection methods of observation, interviews, and documentation. The main data source of this research is the Altar Cross on the cross of the Holy Spirit Catholic Church, Denpasar Cathedral. The results showed that the church altar cross resembled the shape of a Balinese Kayon. This altar cross is placed behind the altar facing the congregation, golden in color with vine ornaments, and six human angelic shapes. The interpretation of the altar cross resembles a Balinese kayon, has three functions according to the Bible, the beginning of the Balinese kayon is the opening and closing of the wayang performance, while in the Bible it symbolizes Jesus at the Beginning and the End. Second, the Balinese kayon serves as a sign of changing stages, while in the Bible it is a substitute for sacrifices in the Old Testament.  Third, the Balinese kayon as a symbol of mountains, wind, forests, and others, in the Bible symbolizes the place where Jesus was crucified on Golgotha Hill. The representation of the altar cross combines Balinese culture and symbols of Christianity, acculturating local Balinese culture. In conclusion, the altar cross resembles the shape of a Balinese kayon which has a meaning according to the Bible, and is an acculturation of local Balinese culture with Christianity. Keywords: Altar Cross, Cathedral Church, Kayon Bali, Peirce Semiotics
Media Pembelajaran Interaktif Smart Finger Tenses Berbasis Website untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama di Badung Rosaline, Nelly; Julianto, I Nyoman Larry; Mudra, I Wayan
ANDHARUPA: Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia Vol. 9 No. 04 (2023): December 2023
Publisher : Dian Nuswantoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/andharupa.v9i4.9172

Abstract

Abstrak Pada era teknologi 4.0 saat ini, materi pembelajaran Bahasa Inggris masih kurang dipahami oleh siswa khususnya mengenai tenses yang dianggap rumit, dan proses penyampaiannya masih menggunakan media konvensional. Dari hal tersebut, dibutuhkan adanya inovasi metode dan media pembelajaran baru yang praktis dalam bentuk digital. Maka tujuan dari penelitian ini adalah merancang sebuah media pembelajaran interaktif menggunakan teknik smart finger tenses berbasis website dengan pendekatan gamifikasi. Metode pengumpulan data dilakukan di empat Sekolah Menengah Pertama (SMP) perintis melalui observasi, kuesioner, dan studi literatur. Pada penelitian sebelumnya, ditemukan teknik menghafal tenses dengan mudah menggunakan jari tangan yang disebut dengan smart finger, dengan menggunakan pendekatan teori dari Aristoteles. Kekurangan dari teknik ini adalah tidak memiliki media dan teknik ini masih dapat disederhanakan. Hasil dari penelitian ini berupa video animasi 2D menggunakan warna yang variative dan diimplementasikan teknik gamifikasi untuk memberikan kesan hiburan dan memotivasi pengguna agar tidak monoton dan membosankan. Teknik smart finger dipadukan dengan fitur permainan untuk memberikan cara yang praktis dan menyenangkan dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap tenses. Media ini juga dapat diakses secara fleksibel sehingga dapat mendukung proses pembelajaran di kelas maupun secara mandiri. Kata Kunci: gamifikasi, jari-jari pintar, media pembelajaran, situs web, tenses AbstractIn the current era of technology 4.0, English learning materials are still poorly understood by students, especially regarding tenses which are considered complicated, and the delivery process still uses conventional media. From this, there is a need for innovative methods and practical new learning media in digital form. So, the purpose of this research is to design an interactive learning media using website-based smart finger tenses technique with a gamification approach. The data collection method was conducted in four pioneering junior high schools (SMP), through observation, questionnaires, and literature studies. In the previous research, a technique to memorize tenses easily using fingers called smart finger was found, using the theoretical approach from Aristotle. The disadvantage of this technique is that it has no media and this technique can still be simplified. The result of this research is a 2D animated video, using varied colors, and implemented gamification techniques to give the impression of entertainment and motivate users so as not to be monotonous and boring. The smart finger technique is combined with game features to provide a practical and fun way to improve students' understanding of tenses. This media can also be accessed flexibly so that it can support the learning process in class or independently. Keywords: gamification, learning media, smart fingers, tenses, website
Co-Authors A. A. Gde Bagus Udayana Adesastrawiguna, Iputu Adiartha, I Komang Adiputra, Komang Anak Agung Ayu Oka, Saraswati Andreani, Ni Putu Elvian Artawan, Cokorda Alit Asra, Rezky Gustian Ayu Krisna Gayatri Sari Dewi Bhumi, I Made Bayu Puser Deviyani, Ni Kadek Siska Dewa Gede Ardawa Putra Wicaksana Dewa Made Dermawan Dewi, Ayu Krisna Gayatri Sari Dewi, Gusti Ayu Ketut Rencana Sari Dewi, Gusti Ayu Nyoman Santhi Kumari Pusya Elsye Andriani Delfi Faisal, Yusuf Febrian Putra Gusti Ngurah Sastra Agustika Hasbullah Hasbullah I Gede Adi Sudi Anggara I Gede Mugi Raharja I Gede Mugi Raharja I Gede Yudarta, I Gede I Gusti Agung Ayu Wulandari I Gusti Ngurah Ardana I Gusti Ngurah Diva Ismayana I Ketut Muka I Ketut Sariada, I Ketut I Komang Arba Wirawan I Komang Sudirga I Made Dwiarya Swandi I Made Radiawan I Made Saryana I Made Suparta I Made Suparta I Nyoman Larry Julianto I Nyoman Widhi Adnyana I Nyoman Wiwana I Nyoman, suardina I Putu Adi Sanjaya I Putu Bagus Restu Pratama Wiwaha I Putu Putra Suryadana I Putu Putra Suryadana I Putu Suparthana I Wayan Adnyana I Wayan Sukarya I Wayan Sukarya I Wayan Sukarya I Wayan Swandi Ilma, Arina Zaida Julianto, I Nyoman Larry Kadek Dwiyani Kadek Meishya Paraswari Putri Kaiway, Yudhi Aji Ristanto Karuni, Ni Kadek Kuswandari, Ni Kadek Diah Nanta Larry Julianto, I Nyoman Made Gana Hartadi Marina Wardaya Mercu Mahadi Muliawati, Ni Putu Muliawati, Ni Putu Ngidep Wiyasa, I Nyoman Ni Gusti Ayu Paramita Ni Luh Desi In Diana Sari, Ni Luh Desi In Ni Luh Sustiawati Ni Made Arshiniwati Ni Made Rai Sunarini, Ni Made Rai Ni Putu Desy Sonnya Suandhari Nina Eka Putriani Nurlaeli Dwi Safitri Ongkowidjojo, Maria Christina Paramartha, I Putu Adi Surya Permadi, Giovanni Brewijaya Putra Prasetya, Ignasius Gede Aldo Dani Prastiti, Ni Putu Suci Pratama, Putu Angga Putriani, Nina Eka Rai, Sunarini Ratna Cora Sudharsana, Tjok Istri Ratnamaya, A. A. Ista Remawa, Anak Agung Gede Rai Ricky Fernando Rosaline, Nelly Rosaline, Nelly Sabath, Brill Obed Samuel Samuel Sarjani, Ni Ketut Pande Satrio Hutomo, Adam Shienny Megawati Sutanto Simanjuntak, Yessica Yosia Virginia Soelistyowati Soelistyowati Sri Marwati Sri Marwati Sudibya, I Gusti Ngurah Suharto, I Sukajaya, I Komang Supandi, Fajar Persada Sutrisnayanti, Ni Nyoman Syahrian, Alfin Teresia Hanna Sanjaya Wasista, I Putu Udiyana Wayan Karja Wicaksana, Dewa Gede Ardawa Putra Wirawan, I Gusti Ngurah Yanti Heriyawati Yogantara, Wayan Arfian