Claim Missing Document
Check
Articles

Entrepreneurship Education and Students Entrepreneurial Intention: Does Teacher Creativity Really Matter? Karuniana Dianta Arfiando Sebayang; Agus Wibowo; Muhammad Hakimi Mohd Shafiai; Kardoyo Kardoyo
JPBM (Jurnal Pendidikan Bisnis dan Manajemen) Vol 9, No 1: JULY 2023
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um003v9i12023p061

Abstract

Escalating entrepreneurs is expected to provide more job opportunities that contributes in diminishing social and economic issues. This study aims to analyze the interconnectedness between teacher creativity and entrepreneurial intention as well as investigate the role of entrepreneurship education. This research adopted a descriptive correlational study that aims to analyze the nexus between variables using a quantitative approach study. This current study engaged primary data from an online questionnaire that was performed online to vocational students with five Likert scale choices. Furthermore, the statistical analysis was conducted using partial least squares-structural equation modeling (PLS-SEM) with the use of SmartPLS 3.0 software. The outcomes of this study indicate that teacher creativity takes a crucial role in determining students’ intention of being entrepreneurs. These results imply that teachers’ creativity in classroom learning to inspire, motivate, and encourage students can support entrepreneurship education as well as students’ entrepreneurial intention. The basic rationale is that entrepreneurship education is subjected to several aspects including cognitive, affective and psychomotor. Keywords: Entrepreneurship education, Entrepreneurial intention, Students’ intention, Teacher’s creativity
Kolaborasi Role Playing Berbantu Media Zoom sebagai Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Edy Suryanto; Kardoyo Kardoyo; Jarot Tri Bowo Santoso; Hertaty Tiawan Anita
Jurnal PTK dan Pendidikan Vol 9, No 1 (2023): Januari - Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Antasari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/ptk.v9i1.8655

Abstract

Abstract: Technological developments have encouraged active and creative learning involving technology. Learning in vocational schools such as SMK is highly recommended, in line with the high adoption of technology in the world of work. This research was structured to improve student learning outcomes in Office Automation and Governance (OAG) competency skills, especially in subjects, especially Public Relations Automation and Management. Low student learning outcomes indicate the need for improvement in learning. This research is a Classroom Action Research (PTK) with two cycles with data collection through post-test and pre-test and involving 36 students of SMK 1 Pelaihari. This study aims to describe the increased learning outcomes with the role-playing method assisted by media zoom. The results of the study found that there was an increase in the completeness of student learning outcomes in cycle I by 72%, and in cycle II, the completeness of student learning outcomes reached 92%, so there was an intervention in learning in the form of applying the role-playing method assisted by zoom media to improve learning outcomes better students. These findings indicate that collaborative learning methods assisted by certain media can improve student performance as measured by learning outcomes.Keywords:Learning Outcomes, Role Playing Method, Media Zoom, Innovative Learning, Class Action Research Abstrak: Perkembangan teknologi telah mendorong pembelajaran yang aktif dan kreatif dengan melibatkan teknologi. Pembelajaran di sekolah vokasi seperti SMK sangat dianjurkan, seiring dengan tingginya adopsi teknologi di dunia kerja. Penelitian ini disusun untuk meningkatkan hasil belajar siswa kompetensi keahlian Otomasi Perkantoran dan Tata Kelola (OTKP) khususnya pada mata pelajaran khususnya Otomasi dan Tata Kelola Humas. Rendahnya hasil belajar siswa mengindikasikan perlunya perbaikan pembelajaran. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus dengan pengumpulan data melalui post-test dan pre-test dan melibatkan 36 siswa SMK 1 Pelaihari. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar dengan metode bermain peran berbantuan media zoom. Hasil penelitian menemukan bahwa terjadi peningkatan ketuntasan hasil belajar siswa pada siklus I sebesar 72% dan pada siklus II ketuntasan hasil belajar siswa mencapai 92% sehingga dengan demikian adanya intervensi dalam pemeblajaran berupa penerapan metode bermain peran (role playing) berbantuan media zoom dapat meningkatkan hasil belajar siswa yang lebih baik. Temuan ini mengindikasikan bahwa kolaborasi metode pembelajaran dengan berbantu media tertentu dapat meningkatkan kinerja siswa yang diukur melalui hasil belajar.Kata Kunci:Hasil Belajar, Metode Role Playing, Media Zoom, Pembelajaran Inovatif, Penelitian Tindakan Kelas
Blended Problem Based Learning Through SIMPEL-12: Strategies to Improve Economic Critical Thinking Ability Rizqi Amalia Dwi Asih; Kardoyo Kardoyo; Nina Oktarina
Journal of Economic Education Vol 12 No 1 (2023): June 2023
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jeec.v12i1.71486

Abstract

21st Century Learning encourages students to have critical thinking skills, one of which is economics. The problem is, the study of data in the field shows that students lack critical thinking skills in analyzing economic problems. Teachers need to innovate in the application of learning models and media. This study aims to analyze the effectiveness of blended problem-based learning through SIMPEL-12 to improve critical thinking skills. This study uses a quantitative approach with a quasi-experimental design. The results of the hypothesis test showed a significance value of 0.000 <0.05, t hitung (7.268) > t table (1.99444), and the experimental class n-gain test was 0.5258 which was higher than the control class was 0.2732. The conclusion of this research is the blended problem-based learning model through effective SIMPEL-12 to improve the ability to think critically in economics class XI IPS in SMA Negeri 12 Semarang
PLANNING FOR THE SMART MOSQUE AS ISLAMIC LEARNING RESOURCES CENTER - Muhlis; - Sugiyo; Totok Sumaryanto; - Kardoyo
Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Vol. 1 No. 2 (2016): June 2016
Publisher : IAIN Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/islimus.v1i2.471

Abstract

The purpose of this research to describe, to analyze, and to develop, the so-called “smart mosque” as a development model for the planning of an integrated Islamic education classroom. The approach of this research is quantitative with survey techniques. Respondents of this survey to all teachers PAI in 31 of senior Islamic high school in Grobogan, Jawa Tengah Indonesia. The taking of data with the questioner.  The Data are analyzed with descriptive analysis. The finding this research of Islamic learning planning at 31 Islamic senior high schools shows 83.9% of them need mosque as laboratory and learning sources. The planning design effectiveness is carried out with practitioner and expert validation with focus group discussion (FGD) pattern and products test on design subject. There are three models for the planning of Islamic education classroom which developed in this study are (1) center model (center of learning resource and center of religious affection)., (2) area model; the area of Qur’an Hadith, Fiqh, Aqidah Akhlaq, and Islamic history), (3) corner model; restroom, locker rooms, stairs, purity/ berwudlu, worship (separate sons and daughters)
Smart Campus di Era 4.0 Melalui Blended Learning Mencetak Polri Promoter Menuju Indonesia Maju Elisa Ika Yuniawati; Fakhrudin Fakhrudin; Rusdarti Rusdarti; Kardoyo Kardoyo
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era revolusi industri 4.0 terjadi banyak perubahan di berbagai bidang utamanya pada bidang pendidikan.Dengan munculnya perubahan disrupsi informasi ini menjadi tantangan besar bagi lembaga Pendidikan AkademiKepolisian untuk menjalankan perannya sebagai Lembaga Pendidikan yang membentuk calon perwira Polri yangprofessional, modern, dan terpercaya menuju Indonesia maju. Akpol menerapkan teknologi smart campus sebagaiupaya dalam mengahdapi perubahan era ini. Perubahan zona waktu generasi milenial yang mana taruna lahir di eradigital memiliki budaya yang berbeda dengan generasi sebelumnya menuntut Lembaga Pendidikan Akpol untukmenerapkan sarana digital pada komponen pendidikan seperti pembelajaran yang disesuaikan dengan eranya tanpamengenyampingkan pendidikan karakter untuk menghasilkan Polri yang professional, cerdas, bermoral, modernyang berwawasan global dan berstandar internasional guna menuju Indonesia maju. Konsep pembelajaran blendedlearning diterapkan untuk menjawab tantangan tersebut dengan memanfaatkan perangkat elektronik dan internetyang terpadu dalam satu aplikasi sehingga dapat diakses kapanpun dan dimanapun. Penggunaan konsep ini akanmenjadikan taruna belajar melalui pendekatan pembelajaran seumur hidup guna mengembangkan kompetensinya.
Model Manajemen Kompetensi Guru Berbasis Teori Big Fave Personality dalam Penguatan Mutu Sekolah di Era Digital Anas Rohman; Rusdarti Rusdarti; Kardoyo Kardoyo; Sungkowo Edy Mulyono
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menkaji tentang model manejemen kompetensi guru berbasis teori big five personality dalam penguatan mutu sekolah di era digital. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif kepustakaan, sehingga sumber data dalam penelitian ini adalah buku, artikel dan naskah lainnya yang mendukung penelitian dan analisis dilakukan dengan pengurangan data, analisis data, proses perhitungan, analisis hasil dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadirnya era revolusi industri 4.0 telah menjadikan pendidikan terdigitalisasikan. Oleh karenanya peningkatan kompetensi guru harus dilakukan, yaitu dengan mengetahui kepribadian seorang guru dengan teori big five personality untuk melakukan tindakan pengembangan kompetensi guru. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan team teaching dalam pembelajaran, memperkuat kerjasama lembaga, dan pelatihan dalam meningkatkan kompetensi guru era digital.
Menuju Era Globalisasi Pendidikan: Tantangan dan Harapan Terhadap Mutu Pendidikan di Indonesia Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti; Fakhruddin Fakhruddin; Kardoyo Kardoyo; Mintarsih Arbarini
Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana Vol. 6 No. 1 (2023)
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

wawasan global adalah cara pandang yang timbul dari kesadaran bahwa dalam hidup ini semuanya selalu berhubungan dengan dunia yang lebih luas, dunia global. Setiap dunia Pendidikan di tanah air tidak mungkin mengisolasi diri dari pengaruh blobal. Lembaga Pendidikan sudah memperhatikan setiap perubahan yang muncul dalam dunia global, oleh karena itu setiap Lembaga Pendidikan perlu memperhatikan kepentingan Bersama. Setiap Lembaga Pendidikan perlu mengindari pemikiran sempit, terkotak-kota secara subjektif, konvensional dan berpikir dengan cara pragmatis. Ada dua landasan pijakan berpikir dalam pembangunan pendidikan. Yang pertama visi pendidikan Indonesia, yaitu mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya profil pelajar Pancasila. Yang kedua, ditinjau dari berbagai macam tantangan pendidikan. Antara lain guru sebagai sumber pengetahuan satu-satunya. Namun arahan di masa depan, guru menjadi fasilitator berbagai sumber pengetahuan. Selain itu, kondisi pembelajaran saat ini fokus kepada kegiatan tatap muka. Sementara di masa depan, pembelajaran sudah harus memanfaatkan teknologi. Konsep pendidikan global menekankan pada cara berfikir inklusif , bila tak sekedar ingin memperluas informasi tentang keterkaitan global. Dengan pendidikan global diharapkan kualitas sumber daya manusia akan lebih meningkat. Pendidikan tidak lagi berpusat pada guru akan tetapi berpusat pada siswa. Sehingga output dari pendidikan akan dapat ditingkatkan mutunya dan mampu bersaing di tengah era globalisasi.
Learning Models Through Cybergogy in the Digital Era Anas Rohman; Rusdarti Rusdarti; Kardoyo Kardoyo; Sungkowo Edy Mulyono
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

this article aim study neighbour development of online learning models in the digital era. In study This discussed neighbour cybergogy as a learning model online research _ about the influencing factors child educate in online learning , namely cognitive , emotional and social factors . So that these three factors can made as attention main a educator in do online learning in order three factor can controlled , which thing This impact to achievements cognitive , emotional and social child educate in learn . Therefore , the cybergogy model education requires a problem - based strategy social , because of this strategy can integrated with harmonious with three factors cybergogy , so can form cognitive , emotional and sensitivity social child educate .
Nasional Character-Based Education Quality Improvement Managemen in Early Childhood Education Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti; Fakhruddin Fakhruddin; Kardoyo Kardoyo; Mintarsih Arbarini
International Conference on Science, Education, and Technology Vol. 9 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the management of improving the quality of learning based on national character in early childhood education. So that these goals can be achieved properly, a qualitative approach is used with a literature study design in several PAUD institutions. Data was collected from school principals, teachers, educational staff and relevant references. The collected data were analyzed qualitatively descriptively. The results of the study show that: (1) planning for improving the quality of character-based learning is based on the national curriculum, school curriculum, school flagship programs and extracurricular activities with an integrated curriculum system; (2) the implementation of improving the quality of character-based learning is carried out based on a commitment to achieve the vision, mission and goals of the school with an active learning system, integrating character values ​​in the learning process, and intervention and habituation in instilling character values ​​in students; and (3) evaluation and quality control of character-based learning is carried out using an authentic assessment system.
Membuka Pintu Pasar Digital: Pelatihan Pemasaran Digital untuk Mendorong Pertumbuhan UMKM Olahan Pangan di Salatiga Lola Kurnia Pitaloka; Kardoyo Kardoyo
Madaniya Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.559

Abstract

Pengabdian ini berfokus kepada Komunitas Karya Mapan dalam menerapkan strategi pemasaran digital dalam sektor olahan pangan. Fokusnya adalah memberdayakan anggota komunitas untuk beradaptasi dengan dinamika era pemasaran digital yang terus berkembang. Pengabdian ini melibatkan serangkaian pelatihan yang mencakup konsep dasar pemasaran digital, penggunaan media sosial, dan strategi pemasaran online yang efektif. Hasil pengabdian menunjukkan dampak positif yang signifikan, terutama dalam hal peningkatan penjualan selama tiga bulan pasca pelatihan. Anggota komunitas mencapai tingkat visibilitas online sebesar 17%, mencerminkan efek positif dari pendekatan pemasaran digital. Interaksi dengan calon pengguna juga meningkat sebanyak 28%, menggambarkan animo yang lebih besar dari audiens. Meskipun keberhasilan ini menegaskan keefektifan startegi, tantangan terkait perubahan algoritma menunjukkan perlunya adaptasi berkelanjutan. Pengabdian ini menggarisbawahi pentingnya visualisasi produk melalui foto dan video produk untuk membentuk identitas merek yang kuat dan mendapatkan kepercayaan konsumen. Meskipun kendala yang dihadapi dalam mengikuti perubahan algoritma, prestasi positif yang diraih membuktikan bahwa implementasi pemasaran digital memberikan dampak positif yang substantial bagi anggota komunitas.
Co-Authors - FACHRURROZIE - Muhlis - Sugiyo A T Soegito Achmad Afif Fikri Achmad Rifai RC, Achmad Rifai Achmad Slamet Agus Wahyudin Agus Wibowo Agus Wibowo Agustin, Nur Aini Ahmad Farid Mubarrok, Ahmad Farid Ahmad Nurkhin Amaliah, Afifah Nur Amanaturrakhmah, Isna Amir Mahmud Anas Rohman Anas Rohman Anis Susanti Anita, Hertati Tiawan Ardyanti, Novica Ardyanti, Novica Arief Yulianto Atik Mufridatul Khasanah Budiyono, Bambang Candra, Elfira Dwi Cipta Pramana Damas Gianlugi Alrizqi Djoko Widodo Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti Dwi Prasetiyawati Diyah Hariyanti Edy Suryanto Edy Suryanto Eko Handoyo Elisa Ika Yuniawati Ervie Sabrina Nuari Esti Mumpuni Wahyuningtyas Fakhruddin Fakhruddin Fakhruddin Fakhruddin Fakhruddin Fakhruddin Fakhrudin Fakhrudin Fathur Rokhman Fugiyar Suherman Ghozali, Ilham Guntur Cahyono, Guntur Handiko, Qowi Hardianto, Rio Noverdhi Hardo Sujatmiko, Hardo Haris, Amnan Hartomo, Hartomo Hartomo, Hartomo Haryono Haryono Hasan Mukhibad Hayatiningrum, Dien Cahyani Herawati Herawati Heri yanto Herry Sanoto Hertaty Tiawan Anita Hesti Mujiatun, Hesti Indah Tri Lestari, Indah Tri Indriawan, Rois Indriawan, Rois Irala, Yuan Fence Isticharoh, Isticharoh Jannah, Arum Roudlotul Jarot Tri Bowo Santoso Jarot Tri Bowo Santoso Jayawarsa, A.A. Ketut Joko Sutarto Junipah, Junipah Karuniana Dianta Arfiando Sebayang Ketut Sudarma Khoiriyah, Ummamatul Kurnia Sari, Rut Ervianna Kurnia Sari, Rut Ervianna Kurniawan, Agus Nur Ikhsan Kusumantoro Kusumantoro, Kusumantoro Lestari, Friska Aviyati Liyun Sari, Liyun Mahendra, Raynaldy Abdillah Mardi Mardi Martono, S. Masrukhi Masrukhi Maulidina, Rista Mintarsih Arbarini Mohehu, Fazri Mokhamat Mukhlisin, Mokhamat Mudrikah, Saringatun Muhammad Feriady, Muhammad Muhammad Hakimi Mohd Shafiai Muhammad Khafidc, Muhammad Muhlis, - Muhsin Muhsin Muhsin, Muhsin Narsim Narsim, Narsim Nina Farliana Nina Oktarina Novita Larasati, Novita P. Eko Prasetyo Partono Thomas Permana, Intan Pitaloka, Lola Kurnia Pitaloka, Lola Kurnia Pitaloka Porniadi, Fiki Porniadi, Fiki PUJI LESTARI Pujianti Pujianti Qudsi Falkhi Taqqiya, Istianah Rahmawati, Erlina Rakhima An Naafi Solekha, Rakhima An Naafi Ramadhani, Nurrina Sekar Riyanti, Ika Rizqi Amalia Dwi Asih ROHMAWATI, ELI Rosiani, Dewi Rusdarti - Rusdarti Rusdarti S Martono S.A. Sifa Imtihan, S.A. Sifa Sari, Ais Widya Rosiana Septi Novianingsih, Veronika Setiawan, Muh Afrizal Setiawan, Muh Afrizal Shodiqin Shodiqin, Shodiqin Siti Zubaidah Soesanto Soesanto Soesanto Soesanto Sri Lestari Binedikta, Sri Lestari Sucihatiningsih Dian Wisika Prajanti Sugiyo, - Sungkowo Edy Mulyono Susi Indriani Sarka Suyanto Suyanto Syamsu Hadi Titi Prihatin Totok Sumaryanto Totok Sumaryanto, Totok Tutik Tutik Wahyu Hardyanto Wahyudhiana, Wahyudhiana Wahyudhiana, Wahyudhiana Wahyuningtyas, Esti Mumpuni Wati, Alfi Setyo Widiyanto Widiyanto Wijang Sakitri Yasnanto Yasnanto, Yasnanto Yuli Rifiani, Yuli Yuli Utanto Yuliani Yuliani Yuniani, Kurnia