Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengembangan E-Modul Matematika Berbasis Growth mindset untuk Mendukung Pembelajaran Adaptif Siswa SD Fitri Ayu Ningtiyas; Nurul Afni Sinaga; Rifaatul Mahmuzah; Yulia Zahara
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 8 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jm.v8i2.12257

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul matematika berorientasi growth mindset sebagai sarana pendukung pembelajaran adaptif pada jenjang sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan mengacu pada model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian mencakup siswa kelas V sekolah dasar, guru matematika, serta validator yang terdiri atas ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa. Data penelitian diperoleh melalui kegiatan observasi, wawancara, penyebaran angket, dan tes hasil belajar. Pengujian validitas dilakukan menggunakan koefisien Aiken’s V, sedangkan tingkat kepraktisan dan efektivitas dianalisis secara deskriptif serta didukung oleh perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat baik pada aspek materi, media, dan bahasa. Temuan uji kepraktisan memperlihatkan bahwa guru dan siswa memberikan tanggapan yang sangat positif sehingga e-modul layak digunakan dalam proses pembelajaran. Selain itu, pengujian efektivitas menunjukkan peningkatan capaian belajar siswa yang signifikan, ditunjukkan oleh kenaikan rata-rata skor dari 52,14 pada pretest menjadi 89,37 pada posttest dengan nilai N-Gain sebesar 0,78 yang termasuk kategori tinggi. Berdasarkan temuan tersebut, e-modul matematika berbasis growth mindset dapat dinyatakan valid, praktis, dan efektif untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran adaptif di sekolah dasar.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU MGMP MATEMATIKA DALAM MENGEMBANGKAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF MELALUI PELATIHAN GEOGEBRA 3D Yulia Zahara; Zalfie Ardian; Rifaatul Mahmuzah; Fitri Ayu Ningtiyas; Nurul Afni Sinaga; Arlin Maya Sari
PabMa: Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. 3 No. 1 (2026)
Publisher : Elfarazy Media Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64068/03w8k570

Abstract

Kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi digital menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pembelajaran matematika yang interaktif di era Society 5.0. Namun, sebagian besar guru MGMP Matematika SMA Kota Lhokseumawe masih menghadapi keterbatasan dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi, khususnya menggunakan aplikasi GeoGebra 3D. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif melalui pelatihan GeoGebra 3D. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Training and Mentoring yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, persiapan pelatihan, pelaksanaan pelatihan, praktik pengembangan media, pendampingan, implementasi, serta evaluasi. Pelatihan diikuti oleh 24 guru MGMP Matematika SMA Kota Lhokseumawe dan dilaksanakan melalui kombinasi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung (hands-on practice), dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengembangkan media pembelajaran interaktif menggunakan GeoGebra 3D sesuai dengan materi yang diampu, serta mengalami peningkatan kompetensi dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung pembelajaran matematika. Media yang dihasilkan memiliki potensi untuk meningkatkan visualisasi konsep-konsep matematika yang abstrak sehingga pembelajaran menjadi lebih interaktif dan berpusat pada peserta didik. Dengan demikian, pelatihan GeoGebra 3D terbukti menjadi salah satu strategi yang efektif dalam memperkuat kompetensi digital guru serta mendukung implementasi pembelajaran matematika yang inovatif dan berkelanjutan.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa SMP Negeri 4 Dewantara Pada Implementasi Kurikulum Merdeka Risnadia; Hayatun Nufus; Yulia Zahara; Mutia Fonna; Fitri Ayuningtiyas
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v6i2.26638

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki peserta didik dalam pembelajaran matematika, terutama pada implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran bermakna dan pengembangan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP Negeri 4 Dewantara pada implementasi Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah siswa SMP Negeri 4 Dewantara dengan fokus pada materi aljabar. Instrumen tes disusun berdasarkan indikator pemecahan masalah menurut Polya, yaitu memahami masalah, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan pemecahan masalah matematis, observasi, dan wawancara Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berada pada kategori tinggi, sedang, dan rendah. Siswa dengan kemampuan tinggi mampu memenuhi keempat indikator pemecahan masalah secara lengkap. Siswa dengan kemampuan sedang mampu memahami masalah dan melaksanakan penyelesaian, akan tetapi belum konsisten dalam melakukan pemeriksaan kembali. Sementara itu, siswa dengan kemampuan rendah hanya mampu memenuhi indikator memahami masalah dan merencanakan penyelesaian secara terbatas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun Kurikulum Merdeka memberikan ruang bagi pengembangan kemampuan pemecahan masalah, masih diperlukan pembiasaan dan pendampingan agar siswa mampu menjalankan seluruh tahapan pemecahan masalah secara optimal.
PEMANFAATAN MINYAK JELANTAH MENJADI SABUN CUCI SEBAGAI UPAYA PREVENTIF PENCEMARAN LINGKUNGAN DI DESA REULEUT TIMU Yulia Zahara; Rani Ardesi Pratiwi; Wulanda Wulanda
MALLOMO: Journal of Community Service Vol 5 No 1 (2024): Desember-Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55678/mallomo.v5i1.1640

Abstract

Every household and culinary business in Reuleut Timu Village produces waste cooking oil every day when cooking for daily needs. This waste cooking oil is generally thrown into waterways or the ground. This habit has the potential to cause environmental pollution and can damage the lives of several living communities in rivers and disrupt soil quality. The Malikussaleh University Community Service Team, consisting of three lecturers and two students, has designed a community development program through the use of waste cooking oil into washing soap in Reuleut Timu Village, Muara Batu District, North Aceh Regency. This activity aims to improve community skills by processing waste cooking oil into products of economic value. It is hoped that this will help create a knowledgeable Reuleut Timu Village community, as well as improve community skills, especially for housewives. The main aim is to provide education and training to the community, especially mothers who interact directly with the use of waste cooking oil, regarding the risks and how to manage it. After training, washing soap is produced from waste cooking oil which can be used for daily needs. Setiap rumah tangga dan usaha kuliner di Desa Reuleut Timu, menghasilkan minyak jelantah setiap harinya saat memasak untuk keperluan sehari-hari. Minyak jelantah ini umumnya dibuang ke dalam saluran air atau tanah. Kebiasaan ini berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan dan dapat merusak kehidupan beberapa komunitas makhluk hidup di sungai serta mengganggu kualitas tanah. Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Malikussaleh, yang terdiri dari tiga dosen dan dua mahasiswa telah merancang program pembinaan masyarakat melalui pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun cuci di Desa Reuleut Timu, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara. Kegiatan ini bertujuan untuk dan meningkatkan keterampilan masyarakat melalui pengolahan minyak jelantah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Hal ini diharapkan dapat membantu mewujudkan masyarakat Desa Reuleut Timu yang berpengetahuan, serta meningkatkan keterampilan masyarakat, terutama bagi ibu-ibu rumah tangga. Tujuan utamanya adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat, terutama ibu-ibu yang berinteraksi langsung dengan penggunaan minyak jelantah, mengenai risiko dan cara pengelolaannya. Setelah dilakukan pelatihan, maka dihasilkan sabun cuci dari minyak jelantah yang dapat digunakan dalam kebutuhan sehari-hari.