Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

How to Construct Super Edge-Magic Total Labeling of Theta Graph θ(2,b,c) Mujtahid, Zainul; AN, M Salman; Hidayat, Amam Taufiq; Qausar, Haves; Zahara, Yulia
Indonesian Journal of Mathematics Education Vol. 7 No. 1 (2024): Indonesian Journal of Mathematics Education
Publisher : Universitas Tidar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31002/ijome.v7i1.990

Abstract

This research study and provide the property of super edge-magic total labelings of theta graph. Edge magic labeling on a graph  is an injective function   from  to a subset of integers { } with the property that there is a positive integer  such as  for each . An edge-magic labeling  is called super edge-magic total labeling if it satisfies . A graph is called (super) edge-magic total if it admits some (super) edge-magic total labeling. A theta graph  is constructed by embedding the endpoints of three paths of length consecutive  such that there are two vertices of degree three and the other of degree two. This study gave some conditions for such a super edge-magic total of theta graph. Based on this condition, this paper introduce some algorithms to apply and develop super edge-magic total labeling from some previous theta graphs.
Edutainment "Aritmo": Development and Impact of Video Games on Students' Critical Thinking Skills Ningtiyas, Fitri Ayu; Mahmuzah, Rifaatul; Zahara, Yulia; Sinaga, Nurul Afni
JDIME: Journal of Development and Innovation in Mathematics Education Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Development and Innovation in Mathematics Education
Publisher : Insitut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/jdime.v2i2.4281

Abstract

This study aims to develop and evaluate the effectiveness of a video game-based learning media in enhancing students' critical thinking skills in social arithmetic. The research and development (R&D) method, utilizing the Borg and Gall model, was employed to produce valid, practical, and effective learning media. The research instruments included validation sheets, practicality questionnaires, and effectiveness tests. The sample was selected using purposive sampling, involving 120 respondents from two different junior high schools. The respondents consisted of five experts as validators, 60 students who used the "Aritmo" video game-based learning media, and 60 students as the control group. The validation results by the experts indicated that the "Aritmo" video game has a very high quality, with an average score of 4.6 for alignment with learning objectives and user engagement, 4.4 for content appropriateness and functionality, and 4.0 and 4.2 for graphics and ease of use, respectively. The material validation also showed satisfactory results, with an average score of 4.4 for curriculum alignment, 4.6 for content accuracy, and 4.2 for relevance to learning objectives. The effectiveness test results, using an independent sample t-test, revealed that the use of the "Aritmo" video game had a significant impact on improving students' critical thinking skills, with a Sig. value of 0.031, which is lower than the significance level of 0.05. Thus, this study concludes that the "Aritmo" video game is an effective learning medium that can be used to enhance students' critical thinking skills in social arithmetic learning.
Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif sebagai Upaya Peningkatan Literasi Digital Guru Zahara, Yulia; Sinaga, Nurul Afni; Suhaila, Rizka; Aufa, Zurra Yusally
PUSAKA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2024): DECEMBER 2024
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/pusaka.v1i2.176

Abstract

Literasi digital merupakan keterampilan dasar dalam penggunaan dan produksi media digital, namun sangat disayangkan guru-guru di SMPN 1 Lhokseumawe jarang menggunakan media pembelajaran digital dalam proses belajar mengajar. Guru juga belum mengetahui bahwa ada banyak aplikasi pendukung media pembelajaran interaktif yang dapat diadaptasi untuk diaplikasikan dalam proses belajar mengajar terutama belum tersedia akses belajar dan berlatih secara langsung perihal literasi digital dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif karena minimnya pelatihan dan pendampingan pembuatan media pembelajaran interaktif. Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan sosialisasi terkait pentingnya literasi digital di lingkungan sekolah dan memberikan pelatihan dalam pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Kahoot secara komperehensif sebagai solusi dari adaptasi dan pembiasaan literasi digital tersebut. Adapun metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA), dimana pada kagiatan ini guru berpartisipasi secara aktif dalam keseluruhan proses yang dilaksanakan mulai dari tahap awal sampai tahap akhir yang berupa evaluasi dan penerimaan manfaat. Secara keseluruhan, tahapan kegiatan yang dilakukan pada pengabdian yang berupa pelatihan literasi digital guru melalui pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Kahoot ini terdiri dari empat tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil pengabdian ini berupa produk media pembelajaran interaktif berbasis aplikasi Kahoot yang dapat meningkatkan kemampuan literasi digital guru.
The Effect of Deductive-Inductive Learning Approach on Creative Thinking Ability and Learning Motivation Sinaga, Nurul Afni; Ningtiyas, Fitri Ayu; Mahmuzah, Rifaatul; Zahara, Yulia; Fatwa, Islami
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 16 No. 2 (2023): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA (July - December 2023)
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v16i2.46952

Abstract

Mathematics learning can have an impact on the development of one's mindset in the learning environment. This process is obtained through teacher innovation which provides learning with various methods and approaches that are in line with what will be taught. Inductive-deductive is an approach that can help students' creative thinking processes and increase learning motivation. For this reason, this study wanted to see how effective and influential this approach is on the ability to think creatively and motivation to learn. The method used is a significant test using one sample t-test and one paired sample t-test. The results obtained are t-count values of 2.09 and 10.66 for the inductive-deductive class and -0.848 and -0.94 for the conventional class where the t-table value is 1.684. Whereas to see the effect of the approach obtained values of 6.149 and 6.344 with a t-table of 1.960. The value that is greater than the t-table states that the class is effective and has influence, so it can be concluded that the inductive-deductive approach is effective for critical thinking skills and learning motivation, while conventional classes are not used effectively. The inductive-deductive approach also influences students' creative thinking abilities and learning motivation.
PENGARUH PENAMBAHAN POFA DENGAN TANAH LEMPUNG UNTUK MENINGKATKAN DAYA DUKUNG TANAH BERDASARKAN NILAI CALIFORNIA BEARING RATIO Zahara, Yulia; Gusrizal, Gusrizal; Reza, Muhammad
Jurnal Sipil Sains Terapan Vol 7, No 02 (2024): JURNAL SIPIL SAINS TERAPAN
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P2M)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTanah berperan sangat penting dalam sebuah konstruksi. Tanah yang memiliki nilai dayadukung yang kurang stabil akan mempengaruhi pada suatu konstruksi seperti tanah lempung. Salah satu usaha yang untuk meningkatkan daya dukung tanah adalah dengan cara dilakukan pencampuran POFA dengan variasi 0%, 4%, 8%, dan  16%. Pengujian yang dilakukan meliputi pengujian sifat fisis dan sifat mekanis yaitu pemadatan standar dan CBR laboratorium dengan tujuan untuk mengetahui pengaruh tanah asli dengan campuran variasi POFA terhadap nilai CBR tanah lempung. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tanah diklasifikasikan dengan sistem AASHTO termasuk pada kelompok tanah A-7-6, hal ini dibuktikan dari hasil penelitian bahwa nilai untuk lolos ayakan no 200 didapatkan nilai65,85%, nilai batas cair (LL) didapat 41,50% dan nilai Indeks Plastisitas (PI) didapat 15,45%. Penambahan POFA terhadap tanah lempung dapat meningkatkan nilai CBR Laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan dan penurunan nilai CBR terhadap variasi campuran POFA. Nilai CBR tanah asli 6,8%, pada variasi POFA 4% terjadi peningkatan menjadi 9,9%, pada variasi POFA 8% terjadi peningkatan menjadi 10,7%, pada variasi POFA 12% terjadi penurunan menjadi 7,7% dan pada variasi POFA 16% terjadi penurunan kembali menjadi 6,5%. Kata kunci: Tanah lempung, POFA, CBR
Pemanfaatan Assemblr Edu dalam Pengembangan Media Pembelajaran Augmented Reality (AR) sebagai Strategi Peningkatan Keterampilan Guru di Era society 5.0 Zahara, Yulia; Mahmuzah, Rifaatul; Ardian, Zalfie; Desika, Abdilla; Samosir, Aqilla Tsabitha
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i3.20873

Abstract

Background: Keterbatasan pemanfaatan media pembelajaran digital di sekolah, khususnya pada forum MGMP Matematika SMA Kota Lhokseumawe, berdampak pada rendahnya variasi metode pembelajaran yang digunakan guru. Kondisi ini mendorong perlunya pelatihan dalam pengembangan media berbasis teknologi, salah satunya Augmented Reality (AR) menggunakan aplikasi Assemblr Edu. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru dalam merancang media pembelajaran interaktif yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran di era society 5.0. Metode: Metode yang digunakan adalah Participatory Rural Appraisal (PRA) dengan melibatkan 13 guru secara aktif sejak tahap analisis kebutuhan hingga implementasi. Pelatihan dilaksanakan dalam dua pertemuan, meliputi pengenalan konsep AR, praktik pembuatan media melalui Assemblr Edu, serta pendampingan dalam evaluasi hasil karya guru. Hasil: Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan guru dalam mengembangkan media AR, ditunjukkan dengan meningkatnya rasa percaya diri, kreativitas, serta relevansi produk dengan kebutuhan siswa. Evaluasi juga memperlihatkan tingkat kepuasan tinggi, di mana 100% peserta berminat mengikuti pelatihan lanjutan dan 85,7% merasa lebih percaya diri menggunakan AR. Kesimpulan: Pelatihan ini tidak hanya memperkuat kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa.
Peningkatan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa SMP Melalui Penerapan Pendekatan Somatic, Auditory, Visualization, Intellectualy Amalia, Fera; Rohantizani; Yulia Zahara; Yeni Listiana; Mursalin
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2025): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i4.24810

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif matematis siswa masih rendah dikarenakan siswa pada saat pembelajaran terlalu berfokus pada hafalan dan rumus serta metode mengajar masih satu arah. Oleh karena itu, pendekatan SAVI (Somatic, Auditory, Visualization, Intelectually) adalah pendekatan yang tepat untuk melatih siswa dalam  meningkatkan kreativitas matematika dan kemampuan berpikir kreatif  mereka dengan cara yang interaktif dan menarik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dengan menggunakan pendekatan SAVI yang diajarkan pada materi teorema Pythagoras lebih baik daripada pendekatan saintifik. Dengan menggunakan pendekatan quasi experimental dengan metode penelitian kuantitatif. Populasdalam penelitian ini adalah semua siswa kelas VIII dari SMP Negeri 2 Peusangan. Kelas VIII/2 berperan sebagai kelompok eksperimen dan kelas VIII/3 sebagai kelompok kontrol, pengambilan sampel berdasarkan purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan independent sampel t test dengan taraf signifikan 0,05. Pengujian hipotesis data awal dan posttest menghasilkan nilai signifikan sebesar 0,000. Sesuai dengan kriteria pengujian hipotesis Asymp Sig. 2-tailed <0,05 dengan demikian terdapat peningkatan yang signifikan pendekatan SAVI terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Penerapan Mindfulness untuk Meningkatkan Resiliensi Siswa sebagai Upaya Mengurangi Math Anxiety Siswa Sinaga, Nurul Afni; Ningtiyas, Fitri Ayu; Mahmuzah, Rifaatul; Zahara, Yulia; Sari, Arlin Maya
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2025): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i4.25025

Abstract

Matematika seringkali menimbulkan kecemasan mendalam bagi siswa, sehingga diperlukan kondisi yang dapat memaksimalkan ketangguhan siswa selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan mindfulness untuk meningkatkan resiliensi siswa sebagai upaya mengurangi kecemasan matematis (math anxiety) siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi eksperimen menggunakan Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 10 Banda Sakti, Lhokseumawe. Data dikumpulkan melalui angket resiliensi siswa yang diberikan sebelum dan sesudah perlakuan (pretest dan posttest) yang kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, di mana kelompok eksperimen yang mendapatkan perlakuan mindfulness memiliki peningkatan resiliensi yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa penerapan mindfulness efektif dalam membantu siswa mengelola emosi, mempertahankan fokus, serta menghadapi tekanan akademik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa praktik mindfulness berperan penting dalam meningkatkan resiliensi siswa dan secara tidak langsung dapat menurunkan tingkat kecemasan terhadap matematika.
Penerapan Augmented Reality Sebagai Inovasi Media Ajar Untuk Meningkatkan Minat Belajar Siswa Yulia Zahara; Rifaatul Mahmuzah; Sinaga, Nurul Afni; Fitri Ayu Ningtiyas
Jurnal Pendidikan Matematika Malikussaleh Vol. 5 No. 4 (2025): Jurrnal Pendidikan Matematika Malikussaleh
Publisher : LPPM UNIMAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jpmm.v5i4.25056

Abstract

Permasalahan rendahnya minat belajar siswa masih menjadi tantangan utama dalam proses pembelajaran di sekolah. Media pembelajaran yang bersifat konvensional cenderung kurang menarik dan tidak mampu menumbuhkan keterlibatan aktif siswa. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis pengaruh penerapan Augmented Reality (AR) sebagai inovasi media pembelajaran terhadap peningkatan minat belajar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen kuantitatif dengan desain Pretest-Posttest Control Group Design. Sampel penelitian melibatkan 65 siswa kelas XII SMA Negeri 6 Lhokseumawe yang terbagi menjadi dua kelompok: kelas eksperimen menggunakan media berbasis AR dan kelas kontrol menggunakan media konvensional. Data dikumpulkan melalui angket minat belajar sebelum dan sesudah perlakuan, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata N-gain minat belajar siswa pada kelas eksperimen sebesar 0,771 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol sebesar 0,402 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa penerapan media berbasis Augmented Reality berpengaruh signifikan terhadap peningkatan minat belajar siswa. Pembelajaran dengan AR menciptakan pengalaman yang interaktif, menarik, dan kontekstual sehingga mampu meningkatkan motivasi dan partisipasi aktif siswa.
Validity analysis of the mathematical literacy test: implementation of the pancasila student profiles in instrument development Nurul Afni Sinaga; Yulia Zahara; Zurra Yusally Aufa; Novilia Junianti Saragih
Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MICoMS) Vol. 4 (2024): Proceedings of Malikussaleh International Conference on Multidisciplinary Studies (MI
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/micoms.v4i.881

Abstract

The background to this research is based on the need to improve students' mathematical literacy skills, which are integrated with character formation based on Pancasila values. This research aims to analyze the validity of the mathematics literacy test implemented with the Pancasila student profile in developing test instruments. This research uses the ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation) development model, with a focus on validation of the instruments developed. The instrument consists of 20 questions that were validated by media experts, material experts, and language experts. The research results show that media validation, material validation, and language validation are in the very valid category. Of the 20 questions, 1 question item was declared valid in the very high category, 2 questions were valid in the high category, 14 questions were valid in the medium category, and 3 questions were valid in the low category. The reliability of the instrument is classified as high with a value of 0.783. Apart from that, 7 questions have good differentiating power, while 13 questions have sufficient differentiating power. Based on the level of difficulty, 4 questions are in the difficult criteria, 14 questions are in the medium criteria, and 4 questions are in the easy criteria. These results indicate that the mathematical literacy test instrument developed generally has good validity and reliability and can be used as an effective measuring tool in evaluating students' mathematical literacy abilities, as well as integrating the values ​​of the Pancasila student profile.