Claim Missing Document
Check
Articles

Internasionalisasi Bahasa Negara Melalui Pelatihan Pengajar BIPA di Perancis Sunendar, Dadang; Hardini, Tri Indri; Sunendar, Neidya Fahma
Empowerment: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Empowerment
Publisher : LP2M STAI Darul Kamal NW Kembang Kerang-NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51700/empowerment.v6i1.1276

Abstract

As the national language, Indonesian plays a strategic role as a national identity and an instrument of global diplomacy. In line with Law Number 24 of 2009, the internationalization of Indonesian is carried out through the Indonesian Language for Foreign Speakers (BIPA) program. This research aims to analyze the position of Indonesian, language politics and planning, and BIPA development strategies through a Participatory Action Research (PAR) approach. The PAR method was implemented through planning, action, and reflection with BIPA teachers in France during a training session held on July 17–18, 2025, at the Indonesian Embassy in France. The results indicate that Indonesian has strengths in terms of regulations, history, and number of speakers, as well as significant potential to become an international language. However, weaknesses remain, such as low public ideological understanding and limited vocabulary. The implementation of language policy also faces challenges in the public sphere. The BIPA development strategy emphasizes ongoing training, strengthening teaching materials, research, and cross-institutional collaboration. The PAR approach has proven effective in producing contextual and sustainable solutions.
Implementasi model ekobis 2-3-5: Investasi sosial bisnis bagi hasil penggemukan domba Sondi Kuswaryan; Iim Siti Karimah; Tri Indri Hardini
Jurnal Abmas Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v23i1.57331

Abstract

This community service activity was carried out in Bangunkarya Village, Langkaplancar District, Pangandaran Regency, to increase the livelihood of rural communities. The activities carried out are increasing the capacity and participation of sheep farmers for the Ecobis 2-3-5 Program, a profit-sharing program for fattening sheep to meet the needs of sacrificial animals. Financial capital for fattening sheep was collected from participants using the crowdfunding pattern. The primary targets of this activity are sheep farmers and Sheep Farmers Groups as implementers of the Ecobis 2-3-5 program. The results of this activity are: 1) The Ecobis 2-3-5 Program can return investments accompanied by an added value of 18 percent for investors; 2). There has been a change in mindset, attitude patterns, and behavior patterns towards the importance of sheep in people's livelihoods, followed by actions to improve sheep farming; 3) breeders have increased interest in participating in the Ecobis 2-3-5 program. Therefore, a greater investment value is needed, so that more farmer households can feel the value of the benefits.   Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Bangunkarya Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran, dengan tujuan untuk meningkatkan derajat penghidupan masyarakat perdesaan. Kegiatan yang dilakukan adalah peningkatan kapasitas dan partisipasi peternak atas Program Ekobis 2-3-5, yang merupakan program bagi hasil penggemukkan domba untuk memenuhi kebutuhan hewan qurban. Modal untuk penggemukkan domba dikumpulkan dari partisipan dengan pola Crowdfunding. Sasaran utama kegiatan ini adalah Peternak dan Kelompok Peternak sebagai pelaksana program Ekobis 2-3-5. Hasil kegiatan ini adalah 1) Program Ekobis 2-3-5 mampu mengembalikan investasi disertai dengan nilai tambah sebesar 18 persen bagi investor; 2) Terjadi perubahan pola pikir, pola sikap dan pola perilaku terhadap pentingnya domba dalam penghidupan masyarakat, diikuti dengan tindakan dalam upaya perbaikan budidaya beternak domba; 3). Terjadi peningkatan minat peternak untuk ikut serta berpartisipasi dalam program Ekobis 2-3-5. Oleh karena itu diperlukan nilai investasi yang lebih besar, supaya nilai manfaatnya dapat dirasakan oleh rumah tangga peternak yang lebih banyak. Kata Kunci: bagi hasil; penggemukkan domba; sosial bisnis
Pengentasan Buta Aksara Melalui Metode Arisan Baca Indung Bagi Ibu Rumah Tangga di Garut Tri Indri Hardini; Dadang Sunendar; Lina Siti Nurwahidah; Ghariza Putri Puspita; Silva Tresna Hidayani
Jurnal Abmas Vol. 24 No. 2 (2024): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v24i2.75587

Abstract

One of the fundamental steps that needs to be taken to improve the quality of human resources is to eradicate illiteracy among the community. This can be done by empowering the National Literacy Movement through various interactive activities, such as Arisan Baca Indung. The implementation of this community service aims to reduce illiteracy rates among mothers, improve the human development index in the education sector, and provide the community with an understanding of the importance of education and reading. This community service program uses an innovative approach called Arisan Baca Indung to provide an engaging and interactive learning experience for housewives. The program participants were 20 members of the Sukalilah Women Farmers Group. The stages of this community service program include program planning, program implementation, and program evaluation. The Arisan Baca Indung program has succeeded in improving reading skills through a creative group learning approach, where participants are involved in social activities such as social gatherings. This program has had an impact in reducing illiteracy rates, increasing awareness of the importance of education, and encouraging women's participation in local economic development through agricultural potential.   Abstrak Salah satu langkah fundamental yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yaitu memberantas buta aksara di kalangan masyarakat. Pemberantasan tersebut dapat dilakukan dengan memberdayakan Gerakan Literasi Nasional melalui berbagai kegiatan yang interaktif, seperti Arisan Baca Indung. Pelaksanaan pengabdian ini bertujuan untuk menurunkan angka buta aksara di kalangan ibu-ibu, meningkatkan indeks pembangunan manusia di sektor pendidikan, serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya pendidikan dan membaca. Pengabdian ini menggunakan pendekatan inovatif yang disebut Arisan Baca Indung untuk memberikan pengalaman belajar yang menarik dan interaktif bagi ibu rumah tangga. Partisipasi program yaitu Kelompok Wanita Tani Sukalilah yang berjumlah 20 orang. Tahapan dalam pengabdian ini meliputi perencanaan program, pelaksanaan program, dan evaluasi program. Program Arisan Baca Indung berhasil meningkatkan kemampuan membaca melalui pendekatan kelompok belajar yang kreatif, di mana peserta dilibatkan dalam kegiatan sosial seperti arisan. Program ini berdampak dalam menurunkan angka buta aksara, meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan, dan mendorong partisipasi perempuan dalam pengembangan ekonomi lokal melalui potensi pertanian. Kata Kunci: buta aksara; pembelajaran; ibu rumah tangga; membaca; menulis
Emerging digital factual storytelling in English language learning: Investigating multimodal affordances Wawan Gunawan; Silmy Arizatul Humaira; Tri Indri Hardini; Mahardhika Zifana
Studies in English Language and Education Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/siele.v12i1.41596

Abstract

Attention has been given to multimodal texts to investigate their potential meaning affordances that facilitate learning and raise awareness of ideological meanings. However, how learners learn to make meaning by integrating intermodal relations involving language and visual images, especially in the context of learning English as a foreign language (EFL), has not been researched much. This study investigated the emerging process of meaning-making in digital factual storytelling practices in a senior high school in Indonesia. Fifty-six students participated in this study and each produced a digital storytelling video (DST). The DST videos were analyzed using an intersemiotic complementary framework to reveal the occurrences and typical intermodal meaning-making practices, as shown in the student digital storytelling (DST) videos on autobiography. The analysis focused on describing the emerging modes of making experiential meanings of the intermodal verbal-visual relations. It was found that the process of meaning-making was dominantly constructed in an exposition manner involving the verbs within clauses for identifying and describing. The emerging meanings resulting from the multimodal affordances allow storytellers to track with the potential meanings projected by the images. The selection of digital images helps students explore words when telling a story, shifting the conventional genre of autobiography. This study indicates the need to emphasize the purpose of text and to afford multimodal features to support the achievement of communication purposes.
La Strategie Interpersonnelle en Discours Institutionnel pour Legitimer l’Autorite Universelle Alman Naufal; Tri Indri Hardini; Wawan Gunawan
HEXAGONE Jurnal Pendidikan, Linguistik, Budaya dan Sastra Perancis Vol. 14 No. 2 (2025): HEXAGONE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/hxg.v14i2.71455

Abstract

Cet article examine une utilisation stratégique des utiles interpersonnels qui ont mis ensemble avec des verbes prépositionnels qui sont associé avec le mot « mettre », qu’avec lequel l’auteur interagit particulièrement pour établir non seulement une relation, mais aussi une orientation. Cependant, il existe une tendance de la puissance, de la compétence, et du service en concevant un rôle passif ou un rôle autonomisé des récipients. Ces choix lexicaux contribuent à établir et maintenir sa voix institutionnelle et son engagement avec ses audiences dans les actes des discours modernes. En fait, nous avons tiré nos sources sur le ministre de l’éducation du France (education.gouv.fr), qui a été choisi en regardant sa signification et son valeur linguistique. Il est aussi gouverné et standardisé la langue française du monde entier. Mais alors, le résultat de notre recherche n’est pas forcement sémantique, mais plus en domaine de l’interaction communicationnelle du langage qui a adopté un cadre d’analytique du Hyland. Avec le cadre du « meta-discours », nous dévoilons le système rhétorique qui légitime l’autorité universelle du ministère dans le discours institutionnel.
Développement d'un Site Web pour l'Auto-Apprentissage du Français du Secrétariat Syeila Sarvira; Tri Indri Hardini; Yadi Mulyadi
HEXAGONE Jurnal Pendidikan, Linguistik, Budaya dan Sastra Perancis Vol. 15 No. 1 (2026): HEXAGONE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/12nt0d55

Abstract

Cette étude vise à concevoir, développer et évaluer une plateforme éducative en ligne, nommée Secrétariat Facile, afin de soutenir l'apprentissage en autonomie dans le cadre du cours de Français du Secrétariat (français sur objectifs spécifiques). En s'appuyant sur une méthodologie de Recherche et Développement (R&D), ce travail structure les standards de validation de produits éducatifs de Borg et Gall, intégrés aux trois phases de développement du modèle PPE : Planification, Production et Évaluation. Les participants ciblés étaient des étudiants de licence du Département d’Enseignement du Français de l'Université d’Éducation d'Indonésie (UPI) ayant suivi ce cours de langue de spécialité. La collecte des données a été réalisée au moyen d'un questionnaire d'évaluation complet, composé d'affirmations fermées sur une échelle de Likert à 5 points pour mesurer les indicateurs quantitatifs, ainsi que de questions ouvertes pour recueillir les commentaires qualitatifs. Les résultats quantitatifs révèlent une perception très positive de la part des évaluateurs, la plateforme ayant obtenu une moyenne générale de 4,45 sur 5,00, ce qui démontre sa grande viabilité, sa stabilité technique et son efficacité à favoriser l'autonomie des apprenants grâce à ses boucles de rétroaction automatisée (Correction Automatique). Néanmoins, l'analyse qualitative des commentaires ouverts a mis en évidence des difficultés liées à la charge cognitive résultant de l'utilisation exclusive du français (tout en français) et des obstacles initiaux lors de la navigation. Par conséquent, cette étude suggère d'intégrer des outils de guidage linguistique spécifiques, d'enrichir la base de données du glossaire bilingue et de mettre en place un tutoriel d'accueil intuitif sur la page d'accueil pour les futures versions du système.
REPRESENTASI HEGEMONI DALAM NOVEL MÉMOIRES D’HADRIEN KARYA MARGUERITE YOURCENAR Laila Fariha Zein; Dadang Sunendar; Tri Indri Hardini
JENTERA: Jurnal Kajian Sastra Vol 8, No 1 (2019): Jentera: Jurnal Kajian Sastra
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/jentera.v8i1.1063

Abstract

This writing  aims to analyze and describe the elements of hegemony based on Gramsci's perspective in novel Mémoires d’Hadrien of Marguerite Yourcenar. Gramsci's hegemony is a mastery concept or strategy based on intellectual leadership, moral awareness, and agreement. The method used in this research is the descriptive-qualitative. The instrument used in this research is the bibliographic study and documentation. The population of the research is novel Mémoires d’Hadrien, and the sample of the research is hegemony based on Gramsci's perspective that contained in those work. The result of this research is the types of hegemony, including a) ideological hegemony; b) power hegemony; c) cultural hegemony; d) moral hegemony; and e) economic hegemony. Furthermore, the worldview of the author seems to integrate with the story of the characters in the novel. Abstrak: Penelitian ini difokuskan pada unsur-unsur hegemoni Gramsci pada novel Mémoires d’Hadrien karya Marguerite Yourcenar. Hegemoni Gramsci adalah suatu konsep dan strategi penguasaan berbasis kepemimpinan intelektual dan kesadaran moral yang dilandasi persetujuan. Metode dalam penelitian ini adalah metode deskriptif-kualitatif. Teknik penelitian ini menggunakan Studi Pustaka dan Studi Dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah novel Mémoires d’Hadrien, sedangkan sampel penelitiannya adalah unsur hegemoni yang terdapat pada karya tersebut. Berdasarkan hasil kajian, hegemoni yang muncul meliputi: a) hegemoni ideologi; b) hegemoni kekuasaan; c) hegemoni budaya; d) hegemoni moral; dan e) hegemoni ekonomi. Adapun selanjutnya, pandangan dunia pengarang terlihat berintegrasi dengan cerita tokoh pada novel.
Analisis Materi Pembelajaran pada Aplikasi Busuu untuk Keterampilan Menyimak Bahasa Perancis Tingkat A1 Al Disha Gryffinda; Tri Indri Hardini; Iis Sopiawati
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v10i2.2598

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dan mendeskripsikan materi pembelajaran menyimak bahasa Perancis yang terdapat dalam aplikasi Busuu dan kesesuaian materi tersebut dengan CECRL. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan instrumen penelitian utama berupa kartu data. Berdasarkan hasil analisis, terdapat 18 bab dari 20 bab yang disajikan yang memuat materi keterampilan menyimak bahasa Perancis secara eksplisit yang ditampilkan dalam bentuk audio, dialog, monolog, dan latihan interaktif yang berfokus pada pemahaman menyimak terhadap kosakata, struktur kalimat sederhana, serta ekspresi yang umum digunakan dalam konteks sehari-hari.
Training and simulation of the German A2-Level writing exam for SMA/SMK students Novia Anjani Dewi; Ending Khoerudin; Lucky Herliawan Y. A.; Tri Indri Hardini
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.85731

Abstract

This research is part of the Community Service Program (PkM) designed to help high school students in the Bogor area improve their skills in taking the A2 level German writing exam (Goethe-Zertifikat A2). This activity is also part of the preparation for the National German Language Olympics. The problem arises due to students' lack of understanding of the question and digital exam formats. Therefore, providing tools and training that can help overcome technical challenges and improve German writing skills is essential. This research aims to develop a training program and exam simulation based on the Moodle LMS (simujerman.com) specifically for writing skills. The method applied in this training program is a blended learning approach. The materials covered include an introduction, exam format, targeted practice questions, and simulations to improve students' readiness for the actual exam at the Olympiad. The evaluation results showed a significant improvement in students' writing skills. Thus, using the Moodle LMS has proven to facilitate self-directed learning while enhancing the effectiveness of preparation for the German language writing skills exam at the A2 level. The findings of this paper are expected to serve as a model for the development of technology-based learning, particularly in foreign language instruction.    Abstrak Penelitian ini merupakan bagian dari Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dirancang untuk membantu siswa SMA/SMK di wilayah Bogor meningkatkan kemampuan mereka dalam menghadapi ujian menulis bahasa Jerman tingkat A2 (Goethe-Zertifikat A2). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan untuk Olimpiade Bahasa Jerman tingkat Nasional. Permasalahan muncul karena kurangnya pemahaman siswa terhadap bentuk soal dan format ujian digital. Oleh karena itu, pentingnya untuk menyediakan alat dan pelatihan yang dapat membantu mengatasi kendala teknis serta meningkatkan kemampuan menulis bahasa Jerman. Tujuan penelitian ini berfokus dalam mengembangkan program pelatihan dan simulasi ujian berbasis LMS Moodle (simujerman.com) khusus untuk keterampilan menulis. Metode yang diterapkan dalam program pelatihan ini adalah dengan pendekatan blended learning. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan, format ujian, latihan soal terarah, serta simulasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi ujian sesungguhnya di olimpiade. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan menulis siswa secara signifikan. Dengan demikian, pemanfaatan LMS Moodle ini terbukti memberikan kemudahan dalam pembelajaran mandiri sekaligus meningkatkan efektivitas dalam persiapan ujian keterampilan menulis bahasa jerman tingkat A2. Hasil dari penulisan karya ilmiah ini diharapkan dapat menjadi model untuk pengembangan pembelajaran berbasis teknologi, terutama dalam pengajaran bahasa asing. Kata Kunci: blended learning; LMS moodle; olimpiade bahasa Jerman; ujian menulis bahasa Jerman
Evaluating content writing for the creative industry course from lecturers’ and students’ views Susan Santika; Gin Gin Gustine; Tri Indri Hardini
Curricula: Journal of Curriculum Development Vol. 4 No. 1 (2025): Curricula: Journal of Curriculum Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/curricula.v4i1.85112

Abstract

In response to the increasing demand for English content writing in the creative industry, especially among university graduates working as bilingual content writers, this study evaluates the Content Writing for Creative Industry course organized by one of the English education study programs at a public university in Bandung through the English for Specific Purposes (ESP) approach. The study aimed to explore how lecturers, as syllabus designers, developed the course syllabus and to examine the views of students and lecturers, including practicing lecturers, on its implementation. Using Ellis' evaluation model, this qualitative study analyzed the 14-week course through a combination of syllabus reviews, student portfolios, questionnaires, interviews, and focus group discussions. Findings showed that students responded positively and recognized the alignment of course activities with tasks required in the creative industries. Students also expressed the need for more in-depth discussions on visual elements to increase audience engagement in the content. Meanwhile, lecturers, including practitioner lecturers, emphasized the importance of in-depth research by students in content planning, as well as the need for more comprehensive coverage of storytelling to engage audiences better.   Abstrak Sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan akan penulisan konten berbahasa Inggris di industri kreatif, khususnya di kalangan lulusan universitas yang bekerja sebagai penulis konten dwi Bahasa, studi ini mengevaluasi mata kuliah Content Writing for Creative Industry yang diselenggarakan oleh salah satu program studi pendidikan bahasa Inggris di sebuah universitas negeri di Bandung melalui pendekatan English for Specific Purposes (ESP). Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana dosen, sebagai perancang silabus, mengembangkan silabus mata kuliah tersebut serta menelaah pandangan mahasiswa dan dosen, termasuk dosen praktisi, terhadap implementasinya. Dengan menggunakan model evaluasi dari Ellis, studi kualitatif ini menganalisis mata kuliah selama 14 minggu melalui telaah silabus, portofolio mahasiswa, kuesioner, wawancara, dan diskusi kelompok terfokus. Temuan menunjukkan bahwa mahasiswa merespons secara positif dan mengakui keselarasan aktivitas perkuliahan dengan tugas-tugas diperlukan di industri kreatif. Mahasiswa juga mengungkapkan perlunya diskusi yang lebih mendalam mengenai elemen visual untuk meningkatkan keterlibatan audiens dalam konten. Sementara itu, para dosen, termasuk dosen praktisi, menekankan pentingnya riset mendalam oleh mahasiswa dalam perencanaan konten serta perlunya cakupan yang lebih komprehensif terkait storytelling supaya dapat lebih menarik perhatian audiens. Kata Kunci: English for specific purposes; evaluasi mata kuliah; industri kreatif; penulisan konten
Co-Authors Adisti Dwi Utami Adithya, Fardani Agustina, Teti Aina Salsabilla Al Disha Gryffinda Alman Naufal Amandangi, Dewi Amandangi, Dewi Prajnaparamitha Andriani, Merry Annisa Nurfitriani, Annisa Annisa Trian Juliarti Awaliah, Yatun Romdonah Bani Sudardi Brebion, Yaëlle Budi Hermawan Cipta, Febbry Dadang Sunendar Dante Darmawangsa Deni Abdul Ghoni Dewi, Novia Anjani Dingding Haerudin Dudung Gumilar Emi Emilia Ending Khoerudin Erliani, Adelya Erlina Erlina Farida Amalia, Farida Fikrianto, Misbah Ghariza Putri Puspita Grangé, Philippe Gunawan, Wawan Gustine, Gin Gin Halimah Halimah Hamidah, Hasanatul Handayani, Sri Hayyin Awwaliyya Tiyas SAMUDRA Hernawan Hernawan Hernawan Hernawan Hidayani, Silva Tresna Icha Priliskha YUNISTY Iim Siti Karimah, Iim Siti Iis Sopiawati Iis Sopiawati Intishar, Nabilah Amartya Irbah, Hasna Dhia Juliarti, Annisa Trian Karina Diah Rahmawati Kartika, Nisrina Khaerudin Kurniawan Kharismawati, Limala Ratni Sri Laila Fariha Zein Lavrisha Rumanty Rachman Lili Adi Wibowo Lina Siti Nurwahidah Lina Siti Nurwahidah Lorenzi, Analeila Devira Lucky Herliawan Y.A. Mahmud Fasya Mala Nurkamila Marcello, Ariel Maulana, Cepri Muhammad Dzikri FAUZY Nabilah Alfania Hendrayani Nabilah Hendrayani NADA, Annisa Ghaida Nisrina Kartika Nugraha, Qisty Meisya Nurfairuz, Muhammad Rizkyanca Nurkamila, Mala Patak, Andi Anto Philippe Grangé, Philippe Prasetyo, Alzihra Jasmin Puspita, Ghariza Putri RACMADHANY, Ariessa Raden, Agung Zainal Muttakin Rahmah Fauziyah Rama Kurnia Santosa Refiani Chery Apriliant Rhonita Dea Andarini, Rhonita Dea Rika Widawati, Rika Rita Milyartini Roberta Salsano RUHALIAH Dr., RUHALIAH Sahid Teguh Widodo Sahril Nur Salsabilla, Aina Samsudin, Didin Sasnitya, Raden Setia Rini Silmy Arizatul Humaira Silva Tresna Hidayani Sindi Gilang NOVIANINGSIH Sofyani Nur AZIZAH Sondi Kuswaryan Sri Harto Sri Setyarini Sudana, Dadang Sundari, Sri Sunendar, Neidya Fahma Susan Santika Sutrisna Wibawa Syeila Sarvira Velayeti Nurfitriana Ansas Wawan Gunawan Wening Udasmoro Yadi Mulyadi Yamin, Denisa Nur Ramadhanti Yanty Wirza Yayat Sudaryat Yudi Sukmayadi Yulianeta Yuliarti Mutiarsih Yuliarti MUTIARSIH Yuliarti MUTIARSIH Yuliarti Mutiarsih Zakiah, Cindy Zifana, Mahardhika