Claim Missing Document
Check
Articles

PERAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS MURID SEKOLAH DASAR: STUDI PUSTAKA Minda Permei Sela; Dian Indihadi; Dwi Alia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to examine the role of interactive learning multimedia in supporting Indonesian language writing skills in elementary school students based on a synthesis of relevant literature. Data were obtained from national journal articles published between 2022 and 2025 and relevant to the use of interactive multimedia in writing learning. Analysis was conducted through reading, categorizing, comparing, and synthesizing research findings to obtain a comprehensive conceptual overview. The study results indicate that interactive learning multimedia contributes to increasing student engagement, motivation, and the ability to develop ideas, construct sentences, and organize writing systematically. Furthermore, interactive multimedia supports more concrete, engaging, and student-centered learning through the integration of text, images, audio, and animation. These findings demonstrate that interactive learning multimedia has the potential as an innovative medium to support the improvement of elementary school students' writing skills, based on the literature reviewed. These findings are expected to form the basis for developing technology-based learning strategies that are effective, relevant, and appropriate to the 21st-century literacy needs of elementary school students.
Pengaruh Model CIRC terhadap Keeterampilan Membaca Pemahaman Isi Teks Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Ai Destri Aryanti; Dwi Alia; Ahmad Mulyadiprana
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3874

Abstract

Penelitian ini disusun sebagai salah satu pengembangan strategi dalam proses pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam keterampilan membaca pemahaman di sekolah dasar dengan melihat bagaimana pengaruh model pembelajaran CIRC terhadap keterampilan membaca pemahaman isi teks di kelas IV. Tujuan penelitian ini untuk melihat peningkatan keterampilan membaca pemahaman melalui penerapan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) pada Tema “Di Bawah Atap” melalui teks wacana berupa cerpen Kelas IV SDN Sambongpari Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. Penelitian ini dilaksanakan melalui metode penelitian eksperimen model pre-eksperimental design tipe one group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas IV SDN Sambongpari yang berjumlah 23 siswa terdiri dari 13 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Penelitian terdiri dari 3 siklus 4 tahap pertemuan, yaitu: pretest, treatmen pertama, treatment kedua, dan posttest. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terjadi peningkatan dalam keterampilan membaca pemahaman isi teks siswa melalui penerapan model pembelajaran CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) terbukti pada hasil pretest dan posttest. Kesimpulan ini diperoleh melalui perolehan nilai sebelum perlakuan yang menunjukan nilai rata- rata 45,65 dan setelah perlakuan nilai rata-rata 84,35. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil penelitian yang menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima. Oleh karena itu, model CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman isi teks di kelas IV SDN Sambongpari. Sehubung dengan keterbatasan peneliti dalam melakukan penelitian maka peneliti sarankan kepada peneliti selanjutnya untuk melakukan pengujian mengenai efektivitas model CIRC (Cooperative Integrated Reading and Composition) dengan permasalahan yang lebih luas.
Pengembangan media card match untuk pembelajaran Aksara Sunda bagi siswa kelas V SD Yuda Andika Prayoga; Resa Respati; Dwi Alia
COLLASE (Creative of Learning Students Elementary Education) Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : IKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/collase.v9i1.26228

Abstract

Abstract This study aims to develop an innovative learning medium in the form of card match for teaching Sundanese script within the local content curriculum of Sundanese Language. The novelty of this media lies in its specific focus on Sundanese script, making it more relevant to local learning needs compared to the general applications of paired cards, which are often used for broader subjects. The research employs a Design-Based Research (DBR) method, involving iterative stages of design, development, and evaluation of the product. The final product was tested in field trials, where student responses indicated an eligibility rate of 88%, suggesting the media’s high suitability as a learning aid. The findings show that a focused approach to Sundanese script enhances the relevance and effectiveness of local content learning, thereby enriching students' learning experience of cultural heritage. This study’s results are expected to contribute significantly to the preservation of Sundanese script and provide an engaging, effective alternative learning media for students. Keyword: Sundanese Script, Card Match, Design-Based Research. Abstrak Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran inovatif berupa kartu berpasangan (card match) untuk materi aksara sunda dalam Muatan Lokal Bahasa Sunda. Kebaharuan media ini terletak pada fokusnya yang spesifik pada aksara sunda, sehingga lebih relevan dengan kebutuhan pembelajaran lokal dibandingkan aplikasi kartu berpasangan yang biasanya diterapkan pada materi yang lebih umum. Metode penelitian yang digunakan adalah Design-Based Research (DBR), yang melibatkan tahapan desain, pengembangan, dan evaluasi produk secara iteratif. Produk yang dihasilkan diuji melalui uji coba lapangan, di mana penilaian respons siswa menunjukkan persentase kelayakan sebesar 88%, yang mengindikasikan bahwa media ini sangat layak digunakan sebagai alat bantu pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan terfokus pada aksara sunda dapat meningkatkan relevansi dan efektivitas pembelajaran Muatan Lokal, sehingga dapat memperkaya pengalaman belajar siswa terhadap warisan budaya daerah. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi kontribusi penting dalam upaya pelestarian aksara Sunda serta memberikan alternatif media pembelajaran yang menarik dan efektif bagi siswa. Kata Kunci: Aksara Sunda, Card Match, Design-Based Research.
Pengembangan kelompok usaha Anugrah Jaya bidang budidaya ikan, peternakan ayam, dan pengrajin sale dan tempe Hodidjah Hodidjah; Yasbiati Yasbiati; Dadan Nugraha; Dwi Alia
Jurnal Abmas Vol. 15 No. 1 (2015): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v15i1.38811

Abstract

Artikel ini memaparkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat untuk pelatihan, pembinaan dan pendampingan pada kelompok usaha Anugrah Jaya di Desa Pangkalan Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran. Metode pendekatan yang digunakan untuk realisasi pengabdian ini yaitu tahap persiapan, tahap assessment, tahap perencanaan alternatif program, tahap pemformulasian rencana aksi, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tahap terminasi. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) meningkatkan motivasi wirausaha; (2) meningkatkan pemahaman kelompok usaha tentang manajemen usaha, perencanaan bisnis dan manajemen keuangan; (3) meningkatkan keterampilan kelompok usaha dalam budi daya ikan, peternakan ayam dan pengrajin sale & tempe; (4) pembangunan sarana dan prasarana (5) meningkatkan pemahaman kelompok usaha tentang jejaring kewirausahaan dan penyusunan proposal kewirausahaan. Hasil dari kegiatan ini diantaranya adalah (1) meningkatkan jiwa entrepreneurship anggota kelompok usaha sebagai upaya menunjang kegiatan pengembangan kelompok; (2) kelompok usaha memiliki kemampuan manajemen usaha, perencanaan bisnis dan manajemen keuangan; (3) meningkatnya keterampilan kelompok usaha dalam budi daya ikan, peternakan ayam dan pengrajin sale & tempe; (4) terwujudnya sarana dan prasarana (5) meningkatnya pemahaman kelompok usaha tentang jejaring kewirausahaan dan penyusunan proposal kewirausahaan; (6) mampu meningkatkan partisipasi dosen dan mahasiswa UPI Kampus Tasikmalaya dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Pengembangan kelompok usaha Anugrah Jaya bidang budi daya ikan, peternakan ayam, dan pengrajin sale & tempe Hodidjah Hodidjah; Yasbiati Yasbiati; Dadan Nugraha; Dwi Alia
Jurnal Abmas Vol. 17 No. 1 (2017): Jurnal Abmas
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/abmas.v17i1.36781

Abstract

Program pengabdian ini dilaksanakan kepada masyarakat untuk pelatihan, pembinaan dan pendampingan pada kelompok usaha Anugrah Jaya di Desa Pangkalan Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran. Metode pendekatan yang digunakan untuk realisasi pengabdian ini yaitu tahap persiapan, tahap assessment, tahap perencanaan alternative program, tahap pemformulasian rencana aksi, tahap pelaksanaan, tahap evaluasi dan tahap terminasi. Kegiatan ini bertujuan untuk 1) meningkatkan motivasi wirausaha; 2) meningkatkan pemahaman kelompok usaha tentang manajemen usaha, perencanaan bisnis dan manajemen keuangan; 3) meningkatkan keterampilan kelompok usaha dalam budi daya ikan, peternakan ayam dan pengrajin sale & tempe; 4) pembangunan sarana dan prasarana 5) meningkatkan pemahaman kelompok usaha tentang jejaring kewirausahaan dan penyusunan proposal kewirausahaan. Hasil dari kegiatan ini diantaranya adalah 1) meningkatkan jiwa entrepreneurship anggota kelompok usaha sebagai upaya menunjang kegiatan pengembangan kelompok; 2) kelompok usaha memiliki kemampuan manajemen usaha, perencanaan bisnis dan manajemen keuangan; 3) meningkatnya keterampilan kelompok usaha dalam budi daya ikan, peternakan ayam dan pengrajin sale & tempe; 4) terwujudnya sarana dan prasarana 5) meningkatnya pemahaman kelompok usaha tentang jejaring kewirausahaan dan penyusunan proposal kewirausahaan; 6) mampu meningkatkan partisipasi dosen dan mahasiswa UPI Kampus Tasikmalaya dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
The Needs Analysis for Developing Student Worksheets of Fairytale Appreciation Based on the P-IKADKA Model Yesi Azzahra; Seni Apriliya; Dwi Alia
Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru Vol. 9 No. 3 (2024): Edisi September 2024
Publisher : Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51169/ideguru.v9i3.1327

Abstract

This research aims to analyze the needs for developing worksheets in learning to appreciate fairytales based on the P-IKADKA Model in elementary schools. In accordance with this objective, the approach used is descriptive qualitative, data was collected through observation, interviews, documentation studies, and literature study. The findings show that learning to appreciate fairytales has not been fully implemented in an appreciative manner, learning has only been carried out to the understanding stage, not yet to the stage of responding to and assessing the content of fairytales. Apart from that, it was found that the availability of worksheets for fairytale appreciation has not been able to facilitate comprehensive appreciation covering all stages, this is because teachers only refer to source books from the Kemendibudristek. Referring to the problems and needs, it is necessary to develop worksheets for learning fairytale appreciation based on the P-IKADKA model. This learning model was chosen because it was considered appropriate for learning fairytale appreciation. The development of this worksheets aims to facilitate learning to appreciate fairytales, as well as as a tool for teachers to guide students in understanding concepts through the activities contained in the worksheets.
Transforming early language learning: Augmented reality flashcards for enhancing English vocabulary for young learners Erwin Rahayu Saputra; Seni Apriliya; Dwi Alia; Karmila Rafiqah Binti Mohd Rafiq Anbarasan; Zahara Fajriati Nizar
Studies in English Language and Education Vol. 13 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/siele.v13i2.1071

Abstract

With the prevalence of digital technologies worldwide, their inclusion to increase student motivation and comprehension in English vocabulary, especially at the elementary level, is an important factor. This paper aims to explore how to develop Augmented Reality (AR)-based learning media as a fun tool for learning vocabulary. This study focuses on developing an AR-based flashcard that uses three-dimensional (3D) visualization and native-speaker audio for pronunciation to help elementary learners master English vocabulary and increase engagement. Applying a Research and Development (R&D) approach with the ADDIE model, five systematic phases (needs analysis, design, development, implementation, and evaluation) involving diverse participants (students, teachers, and experts) and multiple methods (interviews, surveys, expert validation, and classroom observations) were conducted. The result shows that AR-based flashcards can enhance students’ vocabulary mastery by providing interesting and engaging 3D content and native-speaker audio pronunciation as sensory enhancements. This innovative research on the combination of an interactive 3D visualization and an audio supplement provides students with more effective assistance in mastering English vocabulary. Furthermore, this research can serve as a reference for developing innovative, technology-driven learning tools that address current educational needs. The result indicates that AR-based learning media can be used effectively to enhance students’ motivation to learn English vocabulary, thereby improving their learning outcomes in the early stages of language education.
Implementasi Computational Thinking Unplugged dalam Pembelajaran Seni Tari di Sekolah Indonesia Luar Negeri Davao, Filipina Rosarina Giyartini; Dwi Alia; Muhammad Rijal Wahid Muharram; Retno Uly Nevyanti
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2022): November
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v7i2.6720

Abstract

This service is based on an analysis of situations and problems, that until now dance learning at SILN Davao, Philippines is still using the dance studio education pattern. The orientation is that students memorize certain dance movements with imitates the teacher, without being given space to creatively. This has an impact on the closure of various intelligences possessed by students. SILN Davao, also often appears at state events to present the face of Indonesia to the public, but this is hampered by the lack of variety in dance learning in schools, which makes Indonesia seem to have minimal traditional arts. To hack this, this community service seeks to implement the concept of dance learning by applying unplugged computational thinking. The goal is that dance learning is not just a matter of memorizing motion, but students can creative ideas in the form of dance according to their level of development. To achieve this, methods used are community situation analysis, problem identification, setting goals, problem solving plans, social approaches, implementing activities, and evaluating. The results of this implementation show that the concept of dance learning at SILN Davao, Philippines that applies computational thinking unplugged can be applied to other SILNs.
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN DIRI BERMUATAN LITERASI EMOSI DI SEKOLAH DASAR Berare Zekina Lestari; Seni Apriliya; Dwi Alia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.13258

Abstract

Emotional literacy is an essential competence that needs to be developed in elementary school students, as it helps them recognize, understand, and manage emotions in social interactions and learning. However, in practice, teachers do not yet have specific assessment instruments to systematically measure students’ emotional literacy. This study aims to analyze the need for developing a self-assessment instrument that integrates emotional literacy in elementary schools. This study employed a descriptive qualitative approach. Data were collected through interviews with two teachers and four fifth-grade students from two public elementary schools in Tasikmalaya City, supported by a literature review. Data were analyzed using the Miles and Huberman model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that students have demonstrated basic emotional literacy skills, such as recognizing emotions, showing empathy, managing emotions, resolving emotional conflicts, and building social relationships, although these abilities are not yet fully developed. Teachers reported that self-assessment is still implemented in simple forms and has not utilized specific instruments. Therefore, developing a self-assessment instrument that integrates emotional literacy is necessary to support teachers in assessing and fostering students’ emotional competencies systematically. ABSTRAK Literasi emosi merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan pada peserta didik sekolah dasar karena berperan dalam membantu mereka mengenali, memahami, dan mengelola emosi dalam interaksi sosial serta pembelajaran. Namun, dalam praktiknya, guru belum memiliki instrumen penilaian khusus untuk mengukur literasi emosi secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan instrumen penilaian diri yang mengintegrasikan literasi emosi di sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan dua guru dan empat peserta didik kelas V dari dua sekolah dasar negeri di Kota Tasikmalaya, serta didukung oleh studi literatur. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik telah memiliki kemampuan literasi emosi pada tingkat dasar, seperti mengenali emosi, berempati, mengelola emosi, menyelesaikan konflik emosional, serta membangun hubungan sosial, namun belum berkembang optimal. Guru menyatakan bahwa penilaian diri masih sederhana dan belum menggunakan instrumen khusus. Oleh karena itu, pengembangan instrumen penilaian diri bermuatan literasi emosi diperlukan untuk membantu guru menilai dan mengembangkan kompetensi emosional peserta didik secara sistematis.
PEMBERDAYAAN GURU BAHASA SUNDA MELALUI PELATIHAN PENULISAN ILMIAH POPULER BERBASIS LITERASI BUDAYA DAN EDUKASI LINGKUNGAN Nugraha, Haris Santosa; Alia, Dwi; Cahyani, Isah; Hendrayana, Dian; Kusdinar, Hidayat; Herdiyanti, Febri; Dakir, Siti Humaira Ramadhani
Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 2 (2026): Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/kumawula.v9i2.68172

Abstract

This community engagement program was implemented to enhance the capacity of Sundanese language teachers in writing popular scientific articles grounded in cultural literacy and environmental education. The main challenges faced by the partner were the teachers’ limited writing skills and the lack of accessible publication platforms that promote local culture and ecological awareness. The program was conducted through a combination of online and offline sessions at SMAN 1 Cisarua, involving twenty teachers as participants. The objective of the program was to develop teachers’ ability to write contextual, communicative, and inspiring articles that document cultural values and environmental issues within their local surroundings. The implementation consisted of several stages, including orientation, training in popular scientific writing, the application of digital technology in the creative process, intensive mentoring, and program sustainability. Participants were actively engaged through practical writing activities based on field observations and personal reflections on cultural and environmental phenomena around their schools. The results indicated a significant improvement in participants’ writing competence, particularly in terms of topic relevance, data enrichment, narrative structure, and the strength of the cultural messages conveyed. Fifteen articles were successfully produced and prepared for submission to both print and digital media. Furthermore, the program fostered participants’ awareness of the importance of digital technology as a tool for the exploration, documentation, and dissemination of local knowledge. Overall, this initiative contributed to enhancing teacher professionalism and supporting the preservation of Sundanese cultural heritage through meaningful and inspiring popular scientific writing.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan untuk meningkatkan kapasitas guru Bahasa Sunda dalam menulis karya ilmiah populer berbasis literasi budaya dan edukasi lingkungan. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya keterampilan menulis populer dan minimnya akses terhadap media publikasi yang mengangkat nilai budaya lokal dan kepedulian terhadap lingkungan. Program dilaksanakan secara kombinasi daring dan luring di SMAN 1 Cisarua dengan melibatkan dua puluh guru sebagai peserta. Tujuan kegiatan ini adalah membekali peserta dengan kemampuan menulis secara komunikatif, kontekstual, dan inspiratif, sehingga mampu menghadirkan isu budaya dan lingkungan dalam bentuk karya ilmiah populer yang layak disebarluaskan kepada masyarakat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan penulisan ilmiah populer, penerapan teknologi digital dalam proses kreatif, pendampingan intensif, dan keberlanjutan program. Peserta dilibatkan secara aktif melalui praktik menulis berbasis pengalaman lapangan dan refleksi personal terhadap fenomena budaya dan lingkungan di sekitar sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan menulis peserta, terutama pada aspek ketepatan pemilihan tema, kelengkapan data lapangan, struktur naratif, dan kekuatan pesan budaya yang disampaikan. Sebanyak lima belas artikel berhasil disusun dan difasilitasi untuk dipublikasikan melalui media cetak dan digital. Selain peningkatan keterampilan menulis, peserta menunjukkan perubahan sikap dan kesadaran baru terhadap pemanfaatan teknologi digital sebagai alat eksplorasi, dokumentasi, dan penyebaran pengetahuan lokal. Program ini berkontribusi nyata dalam penguatan profesionalisme guru serta pelestarian kearifan lokal melalui karya ilmiah populer yang inspiratif dan edukatif.
Co-Authors -, Hodidjah -, Yasbiati ., Hodidjah ., Yasbiati Adina Nisa Danil Adistiarachma, Nazila Ahmad Mulyadiprana Ai Destri Aryanti Aini, Childa Chitmanatul Akhmad Nugraha Amalia Rahmatika Amelia, Nisa Apriliya, Seni Aryanti, Ai Destri Ayu Kusumah Azzizah, Diah Siti Nur Berare Zekina Lestari Cahyani, Ani Dadan Nugraha Dadan Nugraha Dadang S Anshori Dakir, Siti Humaira Ramadhani Dian Indihadi Dindin Abdul Muiz Lidinillah Eis Masfiroh Erwin Saputra Erwin Saputra Fahmi, Salva Rayina Faujiyah, La'ala Hilda Febriny Alif, Risya Gandana, Gilar Ghullam Hamdu Hanum, Iklima Lutfiah Haris Santosa Nugraha Hendrayana, Dian Herdiyanti, Febri Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah Hodidjah, Hodidjah Iis Haerunisa Intan Permatasari Iqna Nafilatul Faujiyah Isah Cahyani Karmila Rafiqah Binti Mohd Rafiq Anbarasan Kusdinar, Hidayat Latifa, Tiar Rizqi Laura Sayidina Lela Santikasari Liz Erlyna Loita, Aini Luky Adrianto Minda Permei Sela Muhammad Rijal Wahid Muharram Muslihin, Heri Yusuf Nanda, Levina Mai Nizar, Zahara Fjriati NURDIANSYAH, FIRMAN Nurhasanah, Ai Nurilmy, Della Srioktavia Nurul Fajriyah, Herviani Nurussaadah, Thiani Nurzaman, Istikhoroh Oktaviana, Sativa Permana, Ai Triyaningsih Lina Pidi Mohamad Setiadi Putri, Farida Gustiani Hadi Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahmad Nuthihar Ramdhani, Aulia Wuri Ramdhani, Tasya Nur Reina Yustikadewi Respati, Resa Retno Uly Nevyanti Riska Rosdiana Rizki Rizki Agung Aditia Pratama Rizqi Latifa, Tiar Rohimah, Ai Siti Rosarina Giyartini S, Syihabuddin Salva Rayina Fahmi Salwa Rahma Sabila Saputra, Erwin Rahayu Sianturi, Risbon Sri Dewi Rahayu Syarip Hidayat Syaripah, Auliya Syifa, Shabrina Fadila Syihabuddin S Tita Kusmaya Vismania S. Damaianti, Vismania S. Yasbiati Yasbiati Yesi Azzahra Yuda Andika Prayoga Yulianeta Zahara Fajriati Nizar Zahra, Fia Shofia