Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Komunikasi dan Kepemimpinan dalam Meningkatkan Efektivitas Kerja Tim Kase, Cindy Anita; Ngelung, Martini Enga; Wellem, Tamariska P. P.; Takaeb, Afrona E. L.; Nayoan, Christina R.
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i1.466

Abstract

Dalam era globalisasi yang kompetitif, efektivitas kerja tim menjadi aspek penting bagi keberhasilan organisasi, termasuk dalam lingkungan organisasi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana komunikasi dan kepemimpinan berperan dalam meningkatkan efektivitas tim. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif, baik transformasional maupun transaksional, mampu membangun hubungan kerja yang positif, memotivasi anggota, dan mendorong pencapaian tujuan bersama. Di sisi lain, komunikasi yang terbuka dan inklusif berkontribusi besar dalam mengurangi kesalahpahaman serta meningkatkan kolaborasi tim. Tantangan yang dihadapi antara lain resistensi terhadap perubahan dan ketidakjelasan visi, yang dapat diatasi melalui pelatihan kepemimpinan, budaya komunikasi yang sehat, serta evaluasi rutin. Artikel ini menyimpulkan bahwa sinergi antara komunikasi efektif dan kepemimpinan adaptif sangat menentukan kesuksesan kerja tim
Dinamika Kelompok Dalam Konteks Pendidikan dan Organisasi Sabet, Kristina Novaeli; Ratu, Meliana Riwu; Huky, Stella Elsha Putri Rihi; Tasoin, Asiana Agalta; Takaeb, Afrona E.L; Nayoan, Christina R.
Jurnal Penelitian Multidisiplin Bangsa Vol. 2 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Amirul Bangun Bangsa Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpnmb.v2i1.467

Abstract

Dinamika kelompok adalah salah satu elemen penting yang mempengaruhi keberhasilan interaksi sosial di dalam dunia pendidikan dan organisasi. Dinamika ini meliputi cara hubungan terbentuk, peran masing-masing individu, cara komunikasi, serta langkah-langkah pengambilan keputusan dalam kelompok. Dalam dunia pendidikan, dinamika kelompok berperan dalam meningkatkan kemampuan kerja sama, memotivasi peserta didik, serta membentuk karakter dan keterampilan sosial. Di sisi lain, dalam organisasi, dinamika kelompok memberikan dampak besar terhadap kinerja tim, efektivitas kepemimpinan, dan pencapaian tujuan bersama. Memahami dinamika kelompok secara mendalam adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang harmonis, produktif, dan mampu beradaptasi. Penelitian ini menyoroti pentingnya strategi pengelolaan kelompok yang tepat untuk memaksimalkan potensi individu serta kolektif dalam meraih hasil terbaik.
Optimalisasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis Berbasis Digital bagi Masyarakat di Timor Tengah Selatan Boboy, Jennie Luisa; Asbanu, Roberth; Nayoan, Christina; Berek, Noorce
GOTAVA Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): GOTAVA Jurnal Pengadian Kepada Masyarakat
Publisher : Yayasan Sumber Daya Manusia Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59891/jpmgotava.v3i1.29

Abstract

Free Health Examination (FHE) program is a strategic government initiative aimed at improving community access to promotive and preventive health services. This community service activity was conducted in Timor Tengah Selatan Regency and involved 30 participants from various age groups, ranging from newborns to the elderly. The implementation methods included target identification, cross-sectoral coordination, socialization, direct health examinations at UPT. Puskesmas Siso, and education on the use of the SATUSEHAT Mobile application. Services provided included blood pressure checks, blood glucose measurements, body temperature, pulse, respiration assessments, screening for non-communicable diseases, and special newborn examinations. The results showed active community participation, with 100% of participants completing all examination and education stages. Furthermore, 85% of participants demonstrated increased knowledge regarding the importance of early disease detection and the use of the SATUSEHAT Mobile application. These findings indicate that the FHE program is effective in encouraging healthy lifestyle changes and strengthening collaboration between health facilities and the community in disease prevention efforts. The activity recommends expanding program coverage, training health cadres, and enhancing monitoring to ensure sustainability and maximize the impact of the FHE program in the future.
Menyulut Energi Positif: Bagaimana Konflik yang Dikelola dengan Baik Memperkuat Kohesivitas Kelompok pada Generasi Z Wahyunita Euniche Elizabeth Loe; Patriana Minandra Boboy; Joel Mellu; Afrona Elisabeth Lelan Takaeb; Christina Rony Nayoan
SEHATMAS: Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2025): Juli 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/sehatmas.v4i3.5671

Abstract

Conflict is an unavoidable aspect of group dynamics, including among Generation Z, who are known for their familiarity with digital technology and their inclination towards communication and dialogue. Conflict has the potential to either strengthen or fracture a group. This article explores how effective conflict management can enhance group cohesion within Gen Z. We identify common causes of conflict, such as differences in opinion, misunderstandings, and heightened sensitivity. Various conflict management strategies are analyzed in depth. These include identification, assessment, and problem-solving (Fisher et al.), or avoidance, escalation, and maintenance strategies (Frost and Wilmot). Other approaches like deciding conflict (through domination, compromise, or integral problem-solving), stimulating conflict, reducing conflict, avoiding conflict, and accommodation are also presented as flexible frameworks. Given Gen Z's comfort with multi-personal interactions and discussions, strategies promoting consensus-building, constructive confrontation, and the achievement of shared goals will be highly effective. With proper management, conflict can be transformed into positive energy, fostering sustainable shared experiences, nurturing group bonds and pride, and ultimately significantly strengthening the unity and identity of Generation Z.
Praktik Higiene Menstruasi dan Hubungannya dengan Keputihan Abnormal pada Siswi SMP: Studi Cross-Sectional di Kupang, Indonesia Koso, Kamilla Ahmad; Junias, Marilyn S.; Nayoan, Christina R.; Roga, Anderias U.; Marni, Marni
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2008

Abstract

Leukorea (keputihan abnormal) merupakan salah satu gangguan kesehatan reproduksi yang sering dialami remaja putri dan berisiko meningkat akibat perilaku kebersihan menstruasi yang kurang baik. Tujuan penelitian ini untuk Menganalisis hubungan antara perilaku kebersihan menstruasi dengan kejadian leukorea pada siswi SMP di Wilayah Kerja Puskesmas Oebobo Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross–sectional study. Sampel berjumlah 248 siswi SMP yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi-square untuk menguji hubungan antara variabel bebas (perilaku, pengetahuan, sikap, peran orang tua, teman sebaya, guru, dan fasilitas) dengan variabel terikat (kejadian leukorea). Hasil analisis munjukkan hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,039), sikap (p=0,010), dan perilaku (p=0,019) dengan kejadian leukorea. Faktor pendukung seperti ketersediaan fasilitas dan dukungan dari orang tua serta guru juga berpengaruh terhadap kebersihan diri siswi saat menstruasi. Perilaku kebersihan menstruasi yang baik dapat menurunkan risiko kejadian leukorea pada remaja putri. Intervensi pendidikan kesehatan yang memperkuat faktor predisposisi, pendukung, dan penguat sangat penting untuk diterapkan secara menyeluruh di sekolah melalui program PKPR.
Determinan Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan Ibu: Pengaruh Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi dan Struktur Birokrasi Terhadap Implementasi Standar Pelayanan Minimal Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil di Puskesmas Baumata, Kabupaten Kupang Fanggi, Windy Anisa Veryany; Nayoan, Christina R.; Mado, Fransiskus Geroda; Manurung, Imelda F.; Roga, Anderias Umbu
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2016

Abstract

Pelayanan kesehatan ibu hamil merupakan salah satu indikator dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan. Cakupan pelayanan K6 di Puskesmas Baumata masih jauh dari target nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi terhadap implementasi SPM pelayanan kesehatan ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel berjumlah 41 tenaga kesehatan yang terlibat dalam program KIA dan pelayanan ANC, dipilih secara purposive. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, serta analisis data dilakukan secara univariat, dan bivariat (uji Spearman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel komunikasi (p = 0,026), sumber daya (p = 0,025), disposisi (0,022) dan struktur birokrasi (p = 0,011) berpengaruh signifikan terhadap implementasi SPM pelayanan kesehatan ibu hamil. Secara simultan, keempat variabel berkontribusi terhadap keberhasilan implementasi pelayanan. Disimpulkan bahwa komunikasi, sumber daya, disposisi dan struktur birokrasi berpengaruh signifikan dalam mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan ibu hamil sesuai SPM di Puskesmas Baumata.
Kesiapan dan Penerimaan Layanan Kontrasepsi Remaja di Kota Kupang Dalam Konteks Implementasi Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2024 Eluama, Luisa Octoviana; Nayoan, Christina R; Mado, Frans G; Littik, Sherlie K. A.; Manurung, Imelda F.
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2020

Abstract

Remaja adalah masa transisi antara masa anak ke masa dewasa yang mengalami perkembangan dari berbagai aspek kehidupan manusia menuju masa dewasa. Di Indonesia, masalah kehamilan remaja dan perilaku seksual pranikah terus meningkat sehingga perlu mendapatkan perhatian serius. Tujuan Penelitian ini adalah Menganalisis Kesiapan dan Penerimaan Layanan Kontrasepsi Bagi Remaja di Kota Kupang, Menyongsong Implementasi Peraturan Pemerintah (PP) No 28 Tahun 2024. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan eksploratif. Informan penelitian sebanyak 26 orang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dua cara melalui wawancara mendalam dan Focus Group Discussion (FGD) serta analisa data dilakukan secara tematik. Hasil penelitian ini menunjukkan Faktor kontekstual di layanan kesehatan menunjukkan bahwa meskipun secara normatif layanan kontrasepsi masih diperuntukkan bagi pasangan menikah, sebagian besar tenaga kesehatan di Puskesmas menunjukkan kesiapan adaptif. Faktor kontekstual di masyarakat, terutama dari tokoh agama dan tokoh masyarakat, menunjukkan resistensi terhadap layanan kontrasepsi bagi remaja belum menikah karena norma agama dan budaya. Secara keseluruhan, kesiapan dan penerimaan terhadap kebijakan kontrasepsi remaja di Kota Kupang masih menghadapi tantangan multidimensional, namun terdapat peluang besar untuk transformasi melalui pendekatan edukatif, intersektoral, dan ramah remaja.
Determinan Upaya Pencegahan Anemia pada Remaja Putri di Sekolah Menengah Pertama: Studi Cross-Sectional di Indonesia Timur Moka, Susana Alorida; Nayoan, Christina R.; Ruliati, Luh Putu; Roga, Anderias Umbu; Junias, Marilyn Susanti
Jurnal Promotif Preventif Vol 8 No 4 (2025): Agustus 2025: JURNAL PROMOTIF PREVENTIF
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/jpp.v8i4.2043

Abstract

Anemia masih menjadi masalah kesehatan utama di kalangan remaja putri, khususnya di wilayah kerja Puskesmas Sotimori. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan upaya pencegahan anemia pada remaja putri sekolah menengah pertama. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah Seluruh remaja putri yang bersekolah di dua SMP yaitu SMPN 1 Landuleko dan SMP Satap Daiama, Kecamatan Landuleko, Kabupaten Rote Ndao. Sample penelitian di hitung menggunakan rumus lemeshow. Jumlah sampel sebanyak 85 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan dianalisis menggunakan uji chi – square. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara sikap (p=0,001), dukungan teman sebaya (p=0,001), dan ketersediaan tablet tambah darah (p=0,001) dengan upaya pencegahan anemia. Namun tidak ada hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan (p=0,307) dan peran tenaga kesehatan (p=0,215) dengan upaya pencegahan anemia. Kesimpulannya, faktor predisposisi, pendorong, dan pendukung semuanya memiliki kontribusi terhadap upaya pencegahan anemia pada remaja putri.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN KESEHATAN PADA PENDERITA HIPERTENSI DI PUSKESMAS OESAPA Lahur, Florensia Anggeli; Mado, Fransiskus G.; Nayoan, Christina R.; Littik, Serlie K. A.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46025

Abstract

Pemanfaatan pelayanan kesehatan memiliki peran penting dalam pengendalian hipertensi, mulai dari deteksi dini, edukasi kesehatan, pengobatan, hingga pemantauan berkala. Namun, pemanfaatan layanan ini oleh penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Oesapa masih tergolong rendah. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada penderita hipertensi di Puskesmas Oesapa. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh penderita hipertensi yang tercatat dalam rekam medis Puskesmas Oesapa pada tahun 2024 sebanyak 3.186 orang. Sampel sebanyak 94 orang dipilih dengan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 94 responden ditemukan sebagian besar responden tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan 54,3% dibandingkan responden yang memanfaatkan pelayanan kesehatan 45,7%. Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan signifikan antara variabel usia (p=0,022), kepemilikan assuransi kesehatan (p=0,035), dukungan keluarga (p=0,000), dan persepsi sakit (p=0,000) dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada penderita hipertensi di Puskesmas Oesapa. Penderita usia lanjut lebih banyak yang memanfatkkan pelayanan karena mendapatkan dukungan keluarga dan persepsi sakit hipertensi sangat baik. Sedangkan variabel jenis kelamin (p=0,972), peran tenaga kesehatan (p=0,268), dan aksesbilitas (p=0,782) tidak berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan kesehatan pada penderita hipertensi di Puskesmas Oesapa. Pihak Puskesmas Oesapa diharapkan dapat mengembangkan strategi untuk meningkatkan jumlah kunjungan penderita hipertensi melalui pendekatan yang edukatif dan partisipatif dengan melibatkan keluarga. memberikan edukasi tidak hanya kepada penderitanya, tetapi juga kepada keluarga agar mereka dapat berperan aktif dalam mengingatkan dan mendukung penderita untuk melakukan kontrol rutin.
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMANFAATAN PELAYANAN ANTENATAL CARE DI PUSKESMAS ALAK TAHUN 2024 Engge, Elisabeth Tresia; Mado, Fransiskus G.; Nayoan, Christina R.; Littik, Serlie K. A.
PREPOTIF : JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT Vol. 9 No. 2 (2025): AGUSTUS 2025
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/prepotif.v9i2.46049

Abstract

Ibu hamil wajib melakukan pemeriksaan antenatal care (ANC) sebanyak enam kali selama masa kehamilan. Namun, di wilayah kerja Puskesmas Alak, tingkat pemanfaatan pelayanan ANC masih tergolong rendah. Tujuan dari penelitian ini yaitu diketahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan pelayanan ANC pada ibu hamil di Puskesmas Alak tahun 2024. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester II dan III yang berjumlah 130 orang, dengan jumlah sampel sebanyak 55 orang yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji chi-square untuk melihat adanya hubungan antara masing-masing faktor terhadap pemanfaatan pelayanan ANC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden kurang memanfaatkan pelayanan ANC (<6 kali kunjungan) sebanyak 21 orang (38,2%), sedangkan yang memanfaatkan sebanyak 34 orang (61,8%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p = 0,003), paritas (p = 0,009), dan dukungan keluarga (p = 0,006) dengan pemanfaatan pelayanan ANC. Ibu hamil dengan pendidikan tinggi, paritas rendah (primipara), dan dukungan keluarga yang baik lebih banyak memanfaatkan pelayanan ANC. Sementara itu, variabel jarak tempat tinggal (p = 0,300), ketersediaan fasilitas kesehatan, dan dukungan tenaga kesehatan (p = 0,150) tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan pemanfaatan pelayanan ANC. Keluarga, diharapkan dapat lebih proaktif dalam mendampingi dan memberikan dukungan kepada ibu hamil. Keterlibatan keluarga terbukti berpengaruh besar dalam mendorong ibu melakukan pemeriksaan ANC secara lengkap. Dukungan ini tidak hanya berupa materi, tetapi juga perhatian, motivasi, serta kesiapan untuk mendampingi ibu ke fasilitas kesehatan.
Co-Authors Abineno, Devidson Aryanto Afrona Elisabeth Lelan Takaeb Amelya Betsalonia Sir Anderias Umbu Roga Arkian, Teobaldus A. Asbanu, Roberth Astutik, Yeni Widi Bahari MS, Andika Putra Perdana Berek, Noorce C Boboy, Jennie Luisa Bunga, Eryc Z. Haba Cathrin W.D. Geghi Dias, Ruth H. Dodo, Dominirsep Ovidius Dwi Julia Lanu Elisa Vanti Eluama, Luisa Octoviana Engge, Elisabeth Tresia Enjelita M. Ndoen Fanggi, Windy Anisa Veryany Fransiska Natalia Igo Garut, Maria Magdalena Dewi Gusti Ayu Made Sulassri Helga Jilvera Nathalia Ndun Helga. J.N. Ndun Huky, Stella Elsha Putri Rihi Indriati tedju hinga Jacob Matheos Ratu Joel Mellu johanes, jefri Johny Salmun Junia Jessy Sarupy Junias, Marilyn S. Junias, Marilyn Susanti Kadek, Triya Tabita Karolina Liho Hewe Kase, Cindy Anita Kiling , Indra Yohanes Koso, Kamilla Ahmad Lahur, Florensia Anggeli Lamak, Maria R.J. Lerik, M. Dinah Charlota. Lewar, Benedicta Sabu Limbu, Ribka Littik, Serlie K A Littik, Sherlie K. A. M.Dinah Charlota Lerik Mado, Frans G Mado, Fransiskus G. Mado, Fransiskus Geroda Manurung, Imelda F. Maria Alfonsia Deran Duli Maria Magdalena Dwi Marni Ledoh Marni Marni Marni Marni, Marni Marni, Marni Marselina Melania Bora Mau, Yohana Moka, Susana Alorida Muntasir, Muntasir Nau, Maria Yolanda Ndoen, Honey Ivon Ndun, Alfaleon Rivael Ngelung, Martini Enga Nofriyanty M.Lewar Noorce Christiani Berek Norma Aufengo Pandie, Erlian Mariana Patriana Minandra Boboy Peu, Sarlin Dasent Picauly, Intje Polly, Junitry Yublina Poy, Galfari Elsatria Digiferen Purba, Sondang Rahmawati, Eka Muftiana Ratu, Feronika Ratu, Meliana Riwu Risca Merlince Isach Riwu, Rut Rosina Roga, Anderias U. Romeo, Petrus Sabet, Kristina Novaeli Serlie K.A. Littik Setyobudi, Agus Sinlaeloe, Ervina Betsi Cahyani Sir, Amelia B Tabun, Kornelia Takaeb, Afrona E. L. Takaeb, Afrona E.L Takaeb, Afrona Elisabeth Lelan Tarigan, Ben V Tasoin, Asiana Agalta Tedjuhinga, Indriati Ude , Marselina WAHYUNI Wahyunita Euniche Elizabeth Loe Wellem, Tamariska P. P. weni, ima fitriyani Weraman, Pius Wonlele, Graciella Paula Injilitha Yusuf Monito Kana Lede