Claim Missing Document
Check
Articles

Factors Affecting Work Stress in Cleaning Service Workers Utami, Arvina Putri; Arrazy, Syafran; Susilawati, Susilawati
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 3 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i3.3440

Abstract

Work-related stress and depression accounted for 44% of all work-related health prob-lems and 56% of absenteeism from the office due to illness. Some cleaning service re-spondents said that having a lot of work, feeling exhausted, feeling dizzy, personal prob-lems brought to work, and being offended by what colleagues said, allowing them to ex-perience work stress. The purpose of the study was to determine the factors that affect work stress in cleaning service workers at RSUP H. Adam Malik Medan. This study used a cross-sectional design, with the subjects of 115 workers and selected using the starfield random sampling method. The analysis used is the pearson rank correlation test and the one way test. The results showed that there was an influence of age on work stress with a very weak level of influence not unidirectional (p = 0.007, r = -0.248), no influence of sex on work stress (p = 0.037), there was an influence of working period on work stress with a weak level of unidirectional influence (p = 0.015, r = -0.227), no shift influenceWork against work stress (p = 0.273). There is an effect of workload on work stress with very strong and unidirectional influences (p = 0.000, r = 0.951). The conclusion of the research results, factors that affect work stress are age, length of work, and workload, while fac-tors that do not comply with work stress are gender and work shifts.
HUBUNGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) DENGAN KELUHAN PENYAKIT KULIT PADA NELAYAN DI KELURAHAN BAGAN DELI Syafina Aisyah; Syafran Arrazy
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 1 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v1i1.23

Abstract

Salah satu penyakit akibat kerja terbesar adalah dermatosis. Presentase dermatosis akibat kerja dari seluruh penyakit akibat kerja menduduki porsi tertinggi sekitar 60-50 %. Penyakit Kulit Akibat Kerja (PKAK) menduduki peringkat kedua terbanyak setelah penyakit musculoskeletal, dengan jumlah sekitar 22% dari seluruh penyakit akibat kerja. Jenis penelitiaan ini bersifat survei analitik dengan desain studi cross-sectional. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dan diolah dengan menggunakan aplikasi SPSS. Analisis data menggunakan uji chi square. Besar sampel pada penelitian ini berjumlah 85 nelayan. Terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan sepatu boot (P-value 0,040) dan penggunaan pelindung kepala (P-value 0,020), namun tidak terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan sarung tangan (P-value 0.268) dan baju pelindung (P-value 0.362). Nelayan harus selalu memperhatikan keselamatan dan kesehatan selama bekerja, khususnya untuk penyakit akibat kerja seperti dermatosis (penyakit kulit) pada nelayan, dapat diminimalisir dengan cara menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang baik dan benar.
Analisis Kesesuaian Kualitas Air Minum Tirtanadi IPAM Hamparan Perak Dengan Baku Mutu Permenkes No. 2 Tahun 2023 Syafa Rangkuti, Nur Ashilah; Br Ginting, Nurkholisah; Rizka Fadilla, Septiani; Anindya, Nazla; Damanik, Kemala Sari; Arrazy, Syafran
JUKEJ : Jurnal Kesehatan Jompa Vol 4 No 4 (2025): JUKEJ: Jurnal Kesehatan Jompa
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jkj.Vol4.Iss4.2089

Abstract

Drinking water quality needs to be analysed because it directly affects public health and environmental sustainability. Water that does not meet quality standards can cause pollution and health problems, so regular monitoring is essential to ensure the effectiveness of treatment processes and the safety of water for consumption. PERUMDA Tirtanadi IPAM Hamparan Perak, as a drinking water service provider, is responsible for maintaining treated water quality according to applicable standards. This study aims to analyse the quality of treated drinking water at IPAM Hamparan Perak based on physical and chemical parameters and to assess its compliance with the quality standards set by the Indonesian Ministry of Health Regulation (Permenkes) No. 2 of 2023. The research used a descriptive method with monthly laboratory test data from the reservoir unit. Samples were taken from treated water stored in the reservoir, and the results were analysed descriptively by comparing them to drinking water quality standards. The findings showed that all physical parameters (turbidity, colour, odour) and chemical parameters (pH, residual chlorine, Fe, Mn, NO₃, NO₂, Al, Cu, NH₃-N, and SO₄) were below the specified limits. Therefore, the treated water quality at IPAM Hamparan Perak meets drinking water standards and is safe for public consumption.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Tingkat Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Pekerja Depo Lokomotif PT. Kereta Api Indonesia Divre I Medan Muhammad Sahputra; Wahyudi; Syafran Arrazy; Susilawati
Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Kesehatan Mandala Waluya
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jikmw.v5i2.1311

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) adalah suatu alat yang mempunyai kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya melindungi sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja seperti pekerja depo lokomotif. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa pekerja di Depo Lokomotif PT.KAI Persero Medan mengalami 12 kejadian kecelakaan kerja pada tahun 2020, 18 kejadian pada tahun 2021 dan 20 kejadian pada tahun 2022 serta terjadi 1 kejadian kecelakaan berat pada tahun 2024 yang disebabkan oleh ketidaklengkapan pekerja dalam memakai APD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan kenyamanan dengan kepatuhan penggunaan APD pada pekerja depo lokomotif PT. Kereta Api Indonesia Divre I Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelatif dan menggunakan teknik sampling total sampling, dengan sampel sebanyak 43 pekerja. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan penggunaan APD dengan p-value = 0,553 dan ada hubungan yang signifikan antara sikap dengan p-value = 0,025, dan kenyamanan dengan p-value = 0,010.
Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Kebakaran di Rumah Sakit Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas Tahun 2013 Syafran Arrazy; Elvi Sunarsih; Anita Rahmiwati
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2014): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : Association of Public Health Scholars based in Faculty of Public Health, Sriwijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Rumah sakit (RS) berisiko tinggi menimbulkan korban jiwa saat terjadi kebakaran. Selain itu juga terhadap gedung, proses kegiatan, dampak sosial dan image RS. Hal ini dikarenakan RS menyimpan benda-benda mudah terbakar dengan sebagian besar penghuninya adalah pasien yang dalam kondisi tidak mampu secara fisik sehingga memerlukan bantuan dalam evakuasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui sistem manajemen keselamatan kebakaran di Rumah Sakit Dr. Sobirin Kabupaten Musi Rawas.Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari delapan orang informan dari Panitia Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (PK3RS) yang merupakan perwakilan dari berbagai bidang di RS. Metode pengumpulan informasi melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), observasi dan telaah dokumen. Analisa yang digunakan adalah analisa isi dan data disajikan dalam bentuk matriks dan narasi.Hasil Penelitian : Kebijakan manajemen telah disosialisasikan kepada seluruh karyawan melalui pelatihan. Identifikasi sumber bahaya kebakaran belum terdokumentasi dengan baik. Program pencegahan dan pengendalian kebakaran juga telah dijalankan. Organisasi telah dibentuk Panitia keselamatan kerja, kebakaran dan kewaspadaan bencana dengan uraian kerja yang jelas. Pelatihan belum dilakukan secara rutin. Sarana proteksi kebakaran masih mengandalkan Alat Pemadam Api Ringan (APAR). Proses inspeksi dan pemeliharaan telah dilakukan secara rutin. Upaya tanggap darurat kebakaran dipersiapkan dengan membuat standar operasional prosedur (SOP) dan diagram khusus ketika terjadi kebakaran. Sistem pelaporan belum dilakukan walau telah memiliki prosedur dan format laporan. Audit kebakaran sudah dilakukan secara internal dan tidak rutin.Kesimpulan : Sistem manajemen keselamatan kebakaran di Rumah Sakit telah terlaksana. Namun masih perlu beberapa peningkatan pada sosialisasi kebijakan kepada pasien, pelatihan rutin, penambahan alat proteksi, pencatatan dan pendokumentasian setiap kegiatan atau kejadian serta evaluasi manajemen.Kata kunci : Sistem Manajemen, Pencegahan, Pengendalian dan Penanggulangan Kebakaran
Evaluasi Kandungan Escherichia coli dalam Air Bersih dan Air Minum Rumah Tangga di Wilayah Puskesmas Bandar Senembah, Kota Binjai Diva Aulia Nathasya; Adinda Azima Riskiya Sibarani; Amalia Rahmi Nasution; Aprida Aulia Rizki; Indah Rizqika; Nuri Nabila Syahputri; Syafran Arrazy
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12, No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.16786

Abstract

Kualitas air bersih dan air minum sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan akses sanitasi yang terbatas. Air yang terkontaminasi oleh bakteri Escherichia coli (E. coli) dapat menimbulkan berbagai penyakit, termasuk diare, kolera, dan infeksi saluran pencernaan. E. coli sering digunakan sebagai indikator biologis untuk menilai adanya kontaminasi feses dalam air, yang menunjukkan risiko kesehatan masyarakat akibat sanitasi yang tidak memadai Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi tingkat kontaminasi E. coli dalam air bersih dan air minum di wilayah kerja Puskesmas Bandar Senembah, Kota Binjai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil dari 19 rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Bandar Senembah, Kota Binjai, dan diuji di laboratorium. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 53% dari sampel air bersih terkontaminasi E. coli, dengan tingkat kontaminasi tertinggi mencapai 12 CFU/100 ml. Sementara itu, 26% dari sampel air minum terkontaminasi, dengan tingkat kontaminasi tertinggi sebesar 3 CFU/100 ml. Hasil ini menunjukkan perlunya upaya peningkatan kualitas sanitasi dan pengolahan air untuk mencegah kontaminasi lebih lanjut, baik dari pihak instansi kesehatan maupun peningkatan kesadaran masyarakat.
Faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Perawat di UPTD Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara Hasibuan, Talitha Azaria; Arrazy, Syafran
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36969

Abstract

Penggunaan alat pelindung diri (APD) merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah risiko kerja dan penularan penyakit di rumah sakit. Namun, tingkat kepatuhan perawat dalam menggunakan APD masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penggunaan APD pada perawat di UPTD Rumah Sakit Khusus Paru Provinsi Sumatera Utara. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh perawat, dengan jumlah sampel sebanyak 57 orang yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p=0,003), sikap (p=0,000), pengawasan (p=0,008), dan ketersediaan APD (p=0,009) dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan APD. Disimpulkan bahwa faktor pengetahuan, sikap, pengawasan, dan ketersediaan APD berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan perawat terhadap penggunaan APD. Diharapkan pihak rumah sakit dapat meningkatkan program edukasi, pengawasan, serta menjamin ketersediaan APD secara optimal untuk mendukung keselamatan kerja perawat.
Hubungan Pengetahuan dan Personal Hygiene dengan Kejadian Pediculosis Capitis Pada Santriwati MTs di Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan Putri, Amelia; Arrazy, Syafran
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.37991

Abstract

Pedikulosis kapitis masih menjadi masalah kesehatan yang sering ditemukan di lingkungan pesantren akibat kepadatan hunian dan kebiasaan kebersihan diri yang kurang optimal. Kondisi ini menunjukkan perlunya perhatian terhadap faktor pengetahuan dan personal hygiene pada santriwati agar kejadian infestasi kutu rambut dapat ditekan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan personal hygiene dengan kejadian pediculosis capitis. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Besar sampel pada penelitian ini sebanyak 79 santriwati. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa sebagian besar santriwati MTs Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar Medan mengalami Pediculosis Capitis, yakni 47 orang (59,5%) positif dan 32 orang (40,5%) negatif dari total 79 responden. Analisis lebih lanjut menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadian Pediculosis Capitis (p = 0,020; PR = 1,741; 95% CI: 1,321-2,294), di mana santriwati dengan pengetahuan kurang baik memiliki risiko 1,7 kali lebih besar untuk terinfestasi kutu rambut. Selain itu, personal higiene juga berhubungan signifikan dengan kejadian Pediculosis Capitis (p = 0,012; PR = 1,775; 95% CI: 1,350–2,334), sehingga santriwati yang menjaga kebersihan diri kurang baik berisiko 1,8 kali lebih tinggi mengalami infestasi dibandingkan dengan yang menjaga kebersihan diri dengan baik.
Strengthening Religious Values and Environmental Concerns: A Pro-environmental Behavior Education Program for Adolescent Santri in Indonesia Rapotan Hasibuan; Radinal Mukhtar Harahap; Syafran Arrazy; Fifi Afifah Hasibuan; Wafida Tunnur Siregar; Diva Keysha Aura Silalahi
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 10 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v10i1.11620

Abstract

Climate change and environmental degradation have become urgent global challenges, marked by the significant rise in average global temperatures due to human activity, industrialization, and carbon emissions. The low level of environmental concern in Indonesia worsens this challenge, as reflected by the Environmental Care Behavior Index (ECBI/ IPRLH) of only 0.57 (low category). Furthermore, only 38% of Indonesian adolescents are actively involved in environmental preservation. Initial observations at Pesantren Ar-Raudlatul Hasanah Medan indicate that high institutional compliance does not fully translate into individual pro-environmental actions by santri (students). This is evidenced by inconsistent waste segregation, reliance on single-use plastics, and limited water conservation. This community service activity aimed to enhance religiosity toward environmentally friendly behavior among adolescent santri. The CBPR model was implemented from July to October 2025 at the pesantren. The results indicated that the santri’s level of religiosity was in the high category across all dimensions, and their pro-environmental behavior was categorized as good to very good, especially concerning waste disposal discipline and water conservation. Spiritual values (such as amanah and ihsan) have reached affective and behavioral stages. However, personal initiatives, such as sorting waste or reducing single-use plastic, require further strengthening. It is concluded that pesantren hold significant potential as a foundation for forming religiously rooted pro-environmental behavior.
The Relationship Between Housing Physical Conditions and the Incidence of Acute Respiratory Infections (ARI) Among Coastal Communities in Medan City Syafran Arrazy; Baihaqy Azro Hidayat
Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia Vol 6 No 01 (2025): Juni 2025
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33088/jspi.v6i01.999

Abstract

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) remains a significant public health issue in Indonesia, including in the working area of UPT Puskesmas Teluk Putat, Labuhan Batu Regency. Poor environmental conditions such as substandard housing, open water containers, and inadequate waste management increase the risk of DHF transmission. This study aimed to analyze the relationship between environmental sanitation and DHF incidence using a case-control approach. A total of 63 respondents were involved, consisting of 21 DHF cases and 42 controls in a 1:2 ratio. Data were collected through structured questionnaires, environmental observations, and secondary data from the health center. The results showed a significant association between water storage conditions (p = 0.019; OR = 3.76; 95% CI: 1.25–11.34) and waste management (p = 0.000; OR = 10.00; 95% CI: 2.96–33.78) with DHF incidence. However, housing conditions were not statistically significant (p = 1.000). These findings suggest that specific aspects of environmental sanitation, particularly water and waste management, play a critical role in DHF prevention. It is recommended that DHF control programs focus more on public education regarding environmental hygiene and strengthening household-based preventive behavior.
Co-Authors ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Adinda Azima Riskiya Sibarani Ahsan, Abdillah Alelga, Elsa Alfareza, Alditia Alya Alfianti Balqis Amalia Rahmi Nasution Aminuddin Aminuddin Andi Susilowati Anindya, Nazla Anissa Rizkianti Anita Rahmiwati Anjaini, Nurul Aprida Aulia Rizki Arini Fajriani Assyifa, Rumaisha Ayu Ardillah Azhari Akmal Tarigan Baihaqy Azro Hidayat Barus, Dila Diwani Br br Ginting, Nurkholisah Br.SK, Dea Ananda Bunga Christita Rosha Damanik, Kemala sari Delfi Yunita Lubis Desy Nuri Fajarningtiyas Dias, Monica Amelia Diva Aulia Nathasya Diva Keysha Aura Silalahi Eliska, Eliska Elvi Sunarsih Fadilah, Sylva Qamara Nur Fatimah Azzahra Fifi Afifah Hasibuan Fithia Dyah Puspita Fitria Ulfah Fitriana, Ranti Gurendro Putro Hasibuan, Seri Rahmadani Hasibuan, Talitha Azaria Hayati, Fitri Hazrin, Yosita Heny Lestary Hidayat, Baihaqy Azro Hubban Fathani Manik Ika Saptarini Indah Rahayu Ritonga Indah Rizqika Indri Yunita Putri Intan Andhani Iram Barida Maisya Israyani Israyani Joko Pambudi Jufri Naldo Kadillah Suherry Kencana Sari Laila Sari Lestari, Ninis Lubis, Fatma Sri Ramadhan Masyithah, Ruhul Milwiyandia Milwiyandia Mochamad Iqbal Nurmansyah Ms, Saidana Wahyudi Putra Muhammad Ancha Sitorus Muhammad Sahputra Muhammad Syukri Albani Nasution Mutia Azuba Mutiara Salsabila Nahar, Syamsu Nasri Mohammed Nasution, Dinda Azria Nasution, Nur Chairani Rizki Nofi Susanti Noor Edi Widya Soekotjo Novianti Novianti Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nuri Nabila Syahputri Nurillah Amaliah Nurna Billa Pardosi, Fadhila Azzahra Peralihan, Hotmatua Permata Amalia Mursyid Pohan, Arja Adi Jaya Purnama, Tri Bayu Putra Apriadi Siregar Putri, Adelia Putri, Hikmathine Osella Radinal Mukhtar Harahap Raduwi Wahyuni Rahmadillah, Al Fiza Putri Rambe, Desi Rapotan Hasibuan Raspiyahni Rika Rachmalina Rina Khairuna Nasution Rina Marina Riska, Zamharira Rizka Fadilla, Septiani Romiza Arika Salsabila, Assyifa Azzahra Sintia, Ayunda Siregar, Siti Romaito Siti Masitoh Sri Sundari Sugiharti Sugiharti Sumiati Sumiati Suparmi Suparmi Suraya, Rani Susilawati Susilawati Syafa Rangkuti, Nur Ashilah Syafina Aisyah Syah, Dwiki Wardana Syahrani, Putri Syahrial Arif Hutagalung Syam, Abdi Mubarrak Ulfa, Syahla Shatira Utami, Arvina Putri Utami, Tri Niswati Wafida Tunnur Siregar WAHYUDI Wahyudi Wahyudi Wasiyem, Wasiyem Windi Zahrani Yulia Khairina Ashar Yunita Warina Zata Ismah Zuhrina Aidha