Claim Missing Document
Check
Articles

Evaluasi Kandungan Escherichia coli dalam Air Bersih dan Air Minum Rumah Tangga di Wilayah Puskesmas Bandar Senembah, Kota Binjai Diva Aulia Nathasya; Adinda Azima Riskiya Sibarani; Amalia Rahmi Nasution; Aprida Aulia Rizki; Indah Rizqika; Nuri Nabila Syahputri; Syafran Arrazy
An-Nadaa : Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 12 No 2 (2025): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT (DESEMBER)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ann.v12i2.16786

Abstract

Kualitas air bersih dan air minum sangat mempengaruhi kesehatan masyarakat, terutama di wilayah dengan akses sanitasi yang terbatas. Air yang terkontaminasi oleh bakteri Escherichia coli (E. coli) dapat menimbulkan berbagai penyakit, termasuk diare, kolera, dan infeksi saluran pencernaan. E. coli sering digunakan sebagai indikator biologis untuk menilai adanya kontaminasi feses dalam air, yang menunjukkan risiko kesehatan masyarakat akibat sanitasi yang tidak memadai Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengidentifikasi tingkat kontaminasi E. coli dalam air bersih dan air minum di wilayah kerja Puskesmas Bandar Senembah, Kota Binjai. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil dari 19 rumah tangga di wilayah kerja Puskesmas Bandar Senembah, Kota Binjai, dan diuji di laboratorium. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 53% dari sampel air bersih terkontaminasi E. coli, dengan tingkat kontaminasi tertinggi mencapai 12 CFU/100 ml. Sementara itu, 26% dari sampel air minum terkontaminasi, dengan tingkat kontaminasi tertinggi sebesar 3 CFU/100 ml. Hasil ini menunjukkan perlunya upaya peningkatan kualitas sanitasi dan pengolahan air untuk mencegah kontaminasi lebih lanjut, baik dari pihak instansi kesehatan maupun peningkatan kesadaran masyarakat.
Pengaruh Konten Kesehatan yang Ada di Media Sosial Terhadap Perilaku Kesehatan Remaja di Era Digital Mutiara Salsabila; Sri Sundari; Israyani Israyani; Syafran Arrazy
Journal of Education Technology Information Social Sciences and Health Vol. 4 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetish.v4i2.5281

Abstract

Media sosial, sebagai salah satu produk utama dari era digital, kini menjadi sarana yang sangat populer untuk berbagi informasi, termasuk konten kesehatan, jumlah pengguna media sosial di seluruh dunia telah mencapai lebih dari 4,9 miliar, dengan remaja menjadi salah satu kelompok pengguna terbesar. Kondisi ini menunjukkan bahwa media sosial memiliki potensi besar dalam memengaruhi perilaku kesehatan remaja. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh konten kesehatan di media sosial terhadap perilaku kesehatan remaja, baik dalam aspek positif maupun negatif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini kuantitatif deskriptif adalah suatu pendekatan yang bertujuan untuk menggambarkan atau mendeskripsikan fenomena yang terjadi di lapangan berdasarkan data yang diperoleh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden menggunakan media sosial setiap hari, dengan jumlah 48 responden atau sekitar 87.72% dari total responden. Sementara itu, hanya 7 responden atau 12.28% yang menggunakan media sosial secara jarang. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas pengguna media sosial memiliki kebiasaan untuk mengakses media sosial secara rutin setiap harinya. Kesimpulannya perkembangan pesat teknologi informasi, khususnya media sosial, mempengaruhi perilaku kesehatan remaja secara signifikan. Mayoritas remaja yang terlibat dalam penelitian ini mengakses media sosial secara rutin, dengan sebagian besar menggunakan platform seperti TikTok, Instagram, dan YouTube.
Musculoskeletal Complaints Reviewed from an Ergonomic Aspect Hubban Fathani Manik; Nurhayati Nurhayati; Syafran Arrazy; Susilawati Susilawati
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 10, No 2 (2025)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v10i2.26357

Abstract

Musculoskeletal complaints are pain experienced in the joints, nerves, tissues, muscles, and the spinal column, often resulting from prolonged static postures, work postures, and repetitive movements. The objective of this study was to analyze ergonomic factors that influence musculoskeletal disorders (MSDs) among office workers. This research employed a quantitative approach with a cross-sectional design. The study population consisted of administrative workers, with a sample of 42 respondents. Data were collected through questionnaires to measure the duration of static postures and repetitive movements, the Rapid Office Strain Assessment (ROSA) instrument to evaluate working postures, and the Nordic Body Map (NBM) to assess musculoskeletal complaints. The results indicated that the majority of respondents (66.7%) engaged in static postures for more than one hour per day. The variable of duration working in static postures showed a significant p-value of 0.014, indicating a statistically significant effect on the incidence of MSDs. The Odds Ratio (Exp(B)) was 10.205, suggesting that workers who maintain static postures for more than one hour are 10.2 times more likely to experience musculoskeletal complaints compared to those with static postures lasting one hour or less. The variable of working posture yielded a p-value of 0.008, demonstrating a significant influence of working posture on MSDs. The Odds Ratio (Exp(B)) was 12.135, indicating that workers with hazardous working postures have a 12.1 times higher risk of experiencing MSDs compared to those with non-hazardous postures. It is recommended that workers avoid prolonged static postures to maintain the health of the musculoskeletal system.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Produktivitas Kerja Pada Pekerja Perawatan dan Pemeliharaan Kereta Api Tahun 2025 Alya Alfianti Balqis; Delfi Yunita Lubis; Syafran Arrazy; Intan Andhani; Laila Sari; Nurna Billa; Raduwi Wahyuni; Windi Zahrani
Holistic Nursing and Health Science Vol 8, No 2 (2025): November (Issue in progress)
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/hnhs.8.2.2025.%p

Abstract

AbstractWork productivity is an important indicator for assessing workers' ability to complete tasks effectively and efficiently. For railway maintenance workers, productivity is often influenced by the burden of physical activity such as painting, washing, and welding, as well as the adequacy of rest and hydration conditions. Based on a review of previous similar studies, a research gap was found in the form of a lack of studies specifically analyzing the relationship between physical activity, rest, and hydration with productivity in certain work units. This study aims to determine the relationship between physical activity, rest adequacy, and dehydration with work productivity in railway maintenance workers. The study used a quantitative correlational design with a cross-sectional approach. The sample determination in this study was carried out using a non-probability sampling technique with a purposive sampling approach, based on the inclusion criteria that had been determined by the researcher, 25 railway maintenance and care workers were obtained. Data analysis was performed univariately and bivariately using the Chi-Square test. The results showed that 60% of respondents had poor physical activity, 68% had low rest adequacy, and 12% were dehydrated. No significant relationship was found between these three variables and work productivity (p > 0.05). Thus, physical activity, rest, and dehydration are not related to work productivity, which is likely influenced by other factors such as motivation, work environment, and workload.Keywords: physical activity, rest, dehydration, work productivity.AbstrakProduktivitas kerja merupakan indikator penting untuk menilai kemampuan pekerja dalam menyelesaikan tugas secara efektif dan efisien. Pada pekerja perawatan dan pemeliharaan kereta api, produktivitas sering dipengaruhi oleh beban aktivitas fisik seperti pengecatan, pencucian, dan pengelasan, serta kecukupan istirahat dan kondisi hidrasi. Berdasarkan penelusuran terhadap penelitian serupa terdahulu, ditemukan gap penelitian berupa minimnya kajian yang secara khusus menganalisis hubungan antara aktivitas fisik, istirahat, dan hidrasi dengan produktivitas kerja pada unit kerja tertentu. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara aktivitas fisik, kecukupan istirahat, dan dehidrasi dengan produktivitas kerja pada pekerja perawatan dan pemeliharaan kereta api. Penelitian menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Penentuan sampel dalam penelitian ini dilakukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan pendekatan purposive sampling, berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan peneliti diperoleh sebanyak 25 pekerja perawatan dan pemeliharaan kereta api. Analisis data ini dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil dalam penelitian menunjukkan bahwa 60% responden memiliki aktivitas fisik buruk, 68% memiliki kecukupan istirahat rendah, dan 12% mengalami dehidrasi. Tidak ditemukan hubungan signifikan ketiga variabel tersebut dengan produktivitas kerja pekerja (p > 0,05). Maka, aktivitas fisik, istirahat, dan dehidrasi tidak berhubungan dengan produktivitas kerja, yang kemungkinan dipengaruhi faktor lain seperti motivasi, lingkungan kerja, dan beban pekerjaan.Kata kunci: aktivitas fisik, istirahat, dehidrasi, produktivitas kerja.
Co-Authors ABdul Karim Batubara, ABdul Karim Adinda Azima Riskiya Sibarani Ahsan, Abdillah Alelga, Elsa Alfareza, Alditia Alya Alfianti Balqis Amalia Rahmi Nasution Aminuddin Aminuddin Andi Susilowati Anindya, Nazla Anissa Rizkianti Anita Rahmiwati Anjaini, Nurul Aprida Aulia Rizki Arini Fajriani Assyifa, Rumaisha Ayu Ardillah Azhari Akmal Tarigan Baihaqy Azro Hidayat Barus, Dila Diwani Br br Ginting, Nurkholisah Br.SK, Dea Ananda Bunga Christita Rosha Damanik, Kemala sari Delfi Yunita Lubis Desy Nuri Fajarningtiyas Dias, Monica Amelia Diva Aulia Nathasya Diva Keysha Aura Silalahi Eliska, Eliska Elvi Sunarsih Fadilah, Sylva Qamara Nur Fatimah Azzahra Fifi Afifah Hasibuan Fithia Dyah Puspita Fitria Ulfah Fitriana, Ranti Gurendro Putro Hasibuan, Seri Rahmadani Hasibuan, Talitha Azaria Hayati, Fitri Hazrin, Yosita Heny Lestary Hidayat, Baihaqy Azro Hubban Fathani Manik Ika Saptarini Indah Rahayu Ritonga Indah Rizqika Indri Yunita Putri Intan Andhani Iram Barida Maisya Israyani Israyani Joko Pambudi Jufri Naldo Kadillah Suherry Kencana Sari Laila Sari Lestari, Ninis Lubis, Fatma Sri Ramadhan Masyithah, Ruhul Milwiyandia Milwiyandia Mochamad Iqbal Nurmansyah Ms, Saidana Wahyudi Putra Muhammad Ancha Sitorus Muhammad Sahputra Muhammad Syukri Albani Nasution Mutia Azuba Mutiara Salsabila Nahar, Syamsu Nasri Mohammed Nasution, Dinda Azria Nasution, Nur Chairani Rizki Nofi Susanti Noor Edi Widya Soekotjo Novianti Novianti Nurhayati Nurhayati Nurhayati Nuri Nabila Syahputri Nurillah Amaliah Nurna Billa Pardosi, Fadhila Azzahra Peralihan, Hotmatua Permata Amalia Mursyid Pohan, Arja Adi Jaya Purnama, Tri Bayu Putra Apriadi Siregar Putri, Adelia Putri, Hikmathine Osella Radinal Mukhtar Harahap Raduwi Wahyuni Rahmadillah, Al Fiza Putri Rambe, Desi Rapotan Hasibuan Raspiyahni Rika Rachmalina Rina Khairuna Nasution Rina Marina Riska, Zamharira Rizka Fadilla, Septiani Romiza Arika Salsabila, Assyifa Azzahra Sintia, Ayunda Siregar, Siti Romaito Siti Masitoh Sri Sundari Sugiharti Sugiharti Sumiati Sumiati Suparmi Suparmi Suraya, Rani Susilawati Susilawati Syafa Rangkuti, Nur Ashilah Syafina Aisyah Syah, Dwiki Wardana Syahrani, Putri Syahrial Arif Hutagalung Syam, Abdi Mubarrak Ulfa, Syahla Shatira Utami, Arvina Putri Utami, Tri Niswati Wafida Tunnur Siregar WAHYUDI Wahyudi Wahyudi Wasiyem, Wasiyem Windi Zahrani Yulia Khairina Ashar Yunita Warina Zata Ismah Zuhrina Aidha