Claim Missing Document
Check
Articles

MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERBAHASA ANAK USIA DINI MELALUI BERCERITA: IMPROVING CHILDREN'S LANGUAGE SKILLS EARLY THROUGH STORYTELLING Putri, Shafira Ramadhani Amanda; Hanifa, Hasti Maulidia; Munawaroh, Hidayatu
JOURNAL FASCHO : JURNAL PENELITIAN DAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Fascho: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : LPPM STIT Muhammadiyah Tempurejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journalfascho.v7i1.387

Abstract

This research aims to explore and analyze the effectiveness of storytelling methods in improving the language skills of young children. This method was chosen as the main focus because it has the potential to stimulate language development in critical periods of children's growth. The research was conducted through an experimental approach involving two control and intervention groups consisting of children aged 3-5 years from local kindergartens. The intervention group took part in structured storytelling sessions designed to stimulate language comprehension, vocabulary, and speaking skills. Meanwhile, the control group took part in conventional learning activities without a special focus on storytelling methods. Data was collected through observation, written tests, and interviews with teachers and parents. The results showed a significant improvement in the language skills of the intervention group compared to the control group. Children who engage in the storytelling method show marked improvements in language comprehension, verbal expression, and vocabulary mastery. These findings support the hypothesis that the storytelling method can be effective as a learning approach to improve the language skills of young children.
SOFT POWER PENDIDIKAN ISLAM PADA KARAKTER SUSANTI DALAM FILM UPIN DAN IPIN : SOFT POWER OF ISLAMIC EDUCATION IN SUSANTI'S CHARACTER IN THE MOVIE UPIN AND IPIN Munawaroh, Hidayatu; El Syam, Robingun Suyud; Sunarko, Asep; Sriyanto, Agus
JOURNAL FASCHO : JURNAL PENELITIAN DAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Fascho: Jurnal Penelitian dan Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : LPPM STIT Muhammadiyah Tempurejo Ngawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63353/journalfascho.v7i1.391

Abstract

Artikel bertujuan mengeksplorasi soft power pendidikan Islam pada karakter Susanti dalam film Upin dan Ipin, dimana peneliti sebelumnya belum membahasnya. Setting penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif dipilih guna mendeskripsikan masalah menjadi temuan dari naskah dan tulisan terkait. Hasilnya menunjukkan bahwa karakter Susanti sejatinya merupakan soft power bagi Indonesia pada film kartun Upin & Ipin, melalui bahasa, pengisi suara, dan perilaku religiusnya. Pada serial Upin Ipin episode Ramadhan, Susanti menjadi satu-satunya santri putri yang belajar mengaji di musholla Kampung Durian Runtuh yang diasuh oleh Ustaz Hamzah. Fakta ini menguatkan dominasi karakter Susanti yang religious, mengungguli—atas yang lain. Kebaruan penelitian ini terletak pada fokusnya pada soff power pendidikan Islam yang ditampilkan karakter Susanti pada film animasi Upin & Ipin bagi masyarakat Indonesia.
PERAN GURU PAUD DALAM MENCIPTAKAN LINGKUNGAN BELAJAR YANG MEMILIKI PERBEDAAN BUDAYA Agustina, Asthy Asty; Hasti, Shafira; Nala, Hilda; Shofiyatun, Aira; Alya, Hida; Munawaroh, Hidayatu
Jendela PLS Vol 10, No 2 (2025): JENDELA PLS
Publisher : Jurusan Pendidikan Masyarakat Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/jpls.v10i2.12180

Abstract

Pentingnya keberagaman budaya dalam pendidikan anak usia dini diungkapkan agar generasi penerus di masa depan tidak kehilangan warisan tersebut. Sekolah dan pendidik memainkan peran utama dalam memperkenalkan keberagaman ini kepada anak-anak, serta mengajarkan sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan secara seimbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara guru untuk menciptakan pembelajaran di PAUD karena adanya perbedaan budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, yaitu datang langsung ke tempat untuk observasi. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali di PAUD AL- BANNA. Pada pengumpulan data ini mengacu pada bagaimana kondisi pembelajaran yang ada di PAUD Al-BANNA karena prioritas rata-rata budayanya menggunakan budaya Bali, dan prioritas agamanya juga sebagian besar tidak beragama Islam. Menurut Kepala Sekolah di PAUD Al-BANNA yaitu Ibu Siti Rohimah S. Pd, perbedaan budaya yang ada di PAUD AL-BANNA sedikit mempengaruhi hanya saja dibatasi, dan seluruh siswa-siswi yang ada si PAUD AL-BANNA beragama Islam. Perbedaan budaya ini tidak membuat guru yang ada di PAUD AL-BANNA menyerah, mereka tetap mempertahankan kualitas dan menciptakan pembelajaran dengan baik dan tidak mempermasalahkan perbedaan budaya yang ada di sekitarnya.  
Pengembangan Media Pembelajaran Mencocokkan Gambar Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini Faisal, Vava Imam Agus; Munawaroh, Hidayatu; Asri, Maulidya Anggreani Puspita; Yasmin, Fathimah Nur; Arifah, Laila Nur; Sarmini, Sarmini; Rahma, Zahra Alida Asa; Nabela, Mukaromah Efirahmasetiani
Jurnal Ilmiah Multidisipin Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Ilmiah Multidisiplin, Maret 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/jim.v4i3.1554

Abstract

Media pembelajaran memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menganalisis penggunaan media mencocokkan gambar dalam meningkatkan kemampuan kognitif anak. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan memanfaatkan media berbasis permainan dari bahan sederhana seperti kardus dan kertas warna untuk membantu anak mengenal angka, warna, serta mengelompokkan gambar melalui kegiatan belajar sambil bermain. Hasil menunjukkan bahwa media ini mampu meningkatkan minat belajar, keterlibatan, serta kemampuan anak dalam mengurutkan angka, mengelompokkan gambar, dan mengenal warna. Selain itu, kemampuan berpikir logis, ketelitian, dan konsentrasi anak juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, media mencocokkan gambar efektif digunakan sebagai alternatif pembelajaran yang menarik dan mendukung perkembangan kognitif anak usia dini.
Islamic Education Management for Strengthening Early Childhood Character: A Multi-Site Qualitative Case Study in Indonesian Islamic Preschools Munawaroh, Hidayatu; Wicaksono, A.Bagus; Hidayati, Salis Wahyu; Fatonah, Kuni; Sriyanto, Agus; Maulidia, Siti Nirmaya; Akmaliah, Untsa
Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Islamic Early Childhood Education Study Program, Faculty of Tarbiyah and Education, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-athfal.2026.121-13

Abstract

Purpose – This study examines how Islamic educational management embeds religious values in everyday character-building practices in Islamic preschools and identifies the organizational mechanisms that support or constrain their continuity. Design/methods/approach – A multi-site qualitative case study was conducted in three Islamic early childhood institutions in Wonosobo, Central Java, Indonesia. Data were collected from January to April 2026 through non-participant observations, semi-structured interviews with 21 participants (three principals, ten teachers, two administrative staff members, and six parents), and institutional document analysis. Data were analyzed through thematic coding, within-case analysis, cross-site comparison, and source triangulation.Findings – Management functions were present but integrated at different levels of operational maturity. Religious and character-building practices were implemented consistently, while planning remained broadly normative, staff coordination relied substantially on informal communication, and evaluation did not yet generate systematic feedback for program improvement. Character-building practices were most coherent when habituation, teacher role modeling, school culture, and home-school-community reinforcement supported one another.Research implications/limitations – The study is limited to three institutions in one regency and does not directly measure internal psychological change or long-term developmental outcomes. The findings therefore support analytical transfer rather than statistical generalization.Practical implications – Islamic preschool leaders should translate broad character goals into observable developmental indicators, institutionalize collaborative reflection, strengthen authentic assessment, and establish reciprocal family communication.Originality/value – The study proposes managerial value internalization as a contextually grounded explanation of how Islamic values are translated into organizational priorities, recurring practices, adult examples, shared expectations, and feedback processes that support their possible internalization by children.Paper type Research paper