Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Meningkatkan Sikap Moderasi Beragama Siswa (Penelitian Deskriptif Kualitatif di SMA Negeri 1 Garut) Riyyadi Ilmi; Yufi Mohammad Nasrullah; Nenden Munawaroh; Masripah Masripah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya fenomena dan kasus intoleransi yang terjadi di lembaga pendidikan maupun di lingkungan masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi, dan prosedur kegiatan dalam mengimplementasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) untuk meningkatkan sikap moderasi beragama siswa di SMAN 1 Garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Setelah data terkumpul kemudian melakukan teknik analisis data dengan cara reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan (conclusion drawing/ verification). Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi P5 di SMAN 1 Garut dapat diketahui mulai dari 1) mengidentifikasi kesiapan sekolah, 2) membentuk tim koordinator P5, 3) menentukan tema dan dimensi P5, 4) merancang dan menentukan alokasi waktu P5, 5) menyusun dan mengembangkan modul P5, 6) menentukan elemen dan sub elemen P5, 7) merancang topik, alur aktivitas dan asesmen P5, 8) mengelola dan mengoptimalkan P5, 9) membentuk rapor P5, dan 10) mengevaluasi P5. Prosedur kegiatan P5 dalam meningkatkan sikap moderasi beragama siswa di SMAN 1 Garut memiliki tiga tahapan yaitu; 1) memilih tema yang berfokus pada nilai-nilai moderasi beragama, 2) mengaitkan tema, dimensi, elemen dan sub elemen P5 dengan nilai-nilai moderasi beragama, dan 3) hasil kegiatan P5 dalam meningkatkan sikap moderasi beragama siswa. Selain itu, hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi P5 ternyata dapat meningkatkan sikap moderasi beragama siswa, yaitu dapat dilihat dari tema P5 yang dipilih mengandung pembelajaran yang memuat nilai-nilai moderasi beragama seperti tema Bhineka Tunggal Ika dan tema Bangunlah Jiwa dan Raganya yang menjadikan siswa memiliki perubahan sikap dan cara pandang tentang hakikat dari moderasi beragama.
Penerapan Metode Pembelajaran Two Stay Two Stray Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Tarikh (Penelitian Eksperimen di Kelas V MDT Al-Mubtadiin) Sita Anjani; Masripah Masripah; Nenden Munawaroh; Yufi Mohammad Nasrullah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 8 (2024): Oktober 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mata pelajaran tarikh merupakan salah satu mata pelajaran yang mempelajari sejarah dan peradaban islam, yang bertujuan untuk membentuk sikap serta perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai agama islam. Namun dalam pelaksanaanya sering kali ditemukan permasalahan dalam proses pembelajaran tarikh di sekolah, salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah rendahnya hasil belajar dikarenakan kurangnya motivasi siswa dalam belajar. Oleh Karena itu, metode pembelajaran two stay two stray sangat mendukung dalam proses keberhasilan belajar peserta didik Karena melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode pembelajaran two stay two stray, mengetahui hasil belajar siswa sebelum menggunakan metode two stay two stray pada mata pelajaran tarikh serta meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran tarikh menggunakan metode two stay two stray. Penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kuantitatif eksperimen yang mana dirancang untuk menguji hipotesis, sebab-akibat dengan mengontrol variabel-variabel tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, tes awal, tes akhir, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan metode two stay two stray pada mata pelajaran tarikh beradapada presentase 91%, pada hasil belajar siswa sebelum menggunakan metode two stay two stray menunjukan mayoritas nilai peserta didik berada di nilai rata-rata 72% dan setelah menggunakan metode two stay two stray menunjukan nilai rata-rata 92%. Dan uji N-Gain menunjukan ada peningkatan signifikan 0,17%. Pengaruh metode two stay two sray terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran tarikh di kelas V MDT Al-Mubtadiin menunjukan peningkatan yamg signifikan.
Pengaruh Model Pembelajaran Inquiry Learning terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Fiqih Mohamad Rifki Nawawi; Masripah Masripah; Iman Saifullah; Yufi Mohammad Nasrullah
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 1 No. 10 (2024): Desember 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model pembelajaran inquiry learning. Selanjutnya untuk mengetahui hasil belajar siswa sebelum menggunakan metode inquiry learning pada mata pelajaran fiqih serta meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran fiqih menggunakan metode inquiry learning. Mata pelajaran fiqih merupakan salah satu mata pelajaran yang mempelajari hukum islam yang berkaisan dengan ibadah dan muamalah, yang bertujuan untuk membentuk sikap serta perilaku yang sesuai dengan nilai-nilai agama islam. Namun dalam pelaksanaanya sering kali ditemukan permasalahan dalam proses pembelajaran fiqih di sekolah, salah satu permasalahan yang sering terjadi adalah rendahnya hasil belajar dikarenakan kurangnya motivasi siswa dalam belajar. Oleh Karena itu, metode pembelajaran inquiry learning sangat mendukung dalam proses keberhasilan belajar peserta didik Karena melibatkan siswa secara aktif. Penelitian yang dilakukan menggunakan jenis metode penelitian kuantitatif deskriptif yang mana dirancang untuk menguji hipotesis, sebab-akibat dengan mengontrol variabel-variabel tertentu. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, kuisioner, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengaruh metode inquiry learning  pada mata pelajaran fiqih memiliki nilai rata-rata dan persentase yang tinggi. Pengetahuan memperoleh rata-rata 3,86 dengan persentase 77,19%, sementara pemahaman mencatat rata-rata tertinggi yaitu 4,14 dan persentase 82,81%. Indikator aplikasi dan analisis masing-masing memiliki rata-rata 4,02 dan 4,04 dengan persentase 80,35% dan 80,70%. Selain itu, sintesis mencatat rata-rata 3,91 dengan persentase 78,25%, sedangkan evaluasi juga mendapatkan rata-rata 4,04 dan persentase 80,70%. Rata-rata keseluruhan dari semua indikator adalah 4,00 dengan persentase 80,00%. Dan uji determinasi menunjukan nilai r square sebesar 85,2%, maka ini menunjukan bahwa pengaruh model pembelajaran inquiry learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa sangat kuat.
Pengaruh Media Pembelajaran Audio Visual terhadap Hasil Belajar Siswa dalam Mata Pelajaran PAI (Penelitian di Kelas IV SDN Sukajaya III Kec. Tarogong Kidul Kab. Garut) Rian Setiawan; Yufi Mohammad Nasrullah; Asep Tutun Usman
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 5 (2025): MEI 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan media pembelajaran audio visual pada mata pelajaran PAI di kelas IV SDN Sukajaya III Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut. Dimana pembelajaran PAI di SD pada umumnya masih di ajarkan oleh guru dengan metode yang konvensional melalui ceramah. Hal tersebut menyebabkan rendahnya  daya  serap  siswa  disebabkan  oleh  adanya  anggapan  bahwa  PAI merupakan  salah  satu  disiplin  ilmu  yang  cenderung  menitik  beratkan  pada penguasaan  hafalan  karena  pembelajaran  seperti  ini  membuat  peserta didik menjadi pasif dan tidak termotivasi untuk berpikir dan berkreativitas. Sehingga rendahnya  daya  serap  serta pemahaman siswa terhadap konsep pembelajaran PAI yang berakibat pada rendahnya hasil belajar dan keaktifan siswa, serta kurangnya motivasi dan dorongan dari orang tua siswa untuk belajar. Oleh sebab, itu diperlukan adanya perbaikan pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan masukan kepada guru maupun semua yang berkepentingan dalam melaksanakan pemebelajaran serta mendorong untuk meningkatkan keprofesionalannya dalam meningkatkan hasil belajar siswa di sekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptip survei dengan pendekatan kuantitatif. Variabel dalam penelitian ini adalah Media Audio visual (X) dan Hasil belajar (Y). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas IV SDN Sukajaya III. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian akhir antara dua variabel, diperoleh nilai koefisien kolerasi sebesar 0,79 dengan persentasi sebesar 62,41% sedangkan sisanya sebesar 37,59% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh peneliti. Data tersebut dibuktikan juga dengan nilai thitung sebesar 8,15 dan ttabel sebesar 1,68, jika thitung lebih besar dari ttabel maka H1 diterima. Dengan kata lain terdapat pengaruh penerapan media pembelajaran audio visual  terhadap hasil belajar siswa, dan besar pengaruh penerapan media audio visual terhadap hasil belajar siswa adalah sebesar 62,41% (tinggi).
Manajemen Program Bina Pribadi Islami Dalam Meningkatkan Totalitas Beragama Siswa Citra Apriliani; Asep Tutun Usman; Yufi Mohammad Nasrullah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan yang dihadapi oleh SMPIT Al-Khoiriyyah Garut sebagai salah satu sekolah menengah pertama yang berbasis Sekolah Islam Terpadu (SIT) adalah kurangnya kualitas keagamaan siswa pada lingkup akidah, syariah dan akhlak, hal ini memberikan dampak terhadap sikap bertotalitas dalam agama siswa. Ini menjadi satu diantara latar belakang terkuat sekolah mengadakan program Bina Pribadi Islami sebagai bentuk upaya yang dilakukan. Program tersebut tentunya akan terimplementasi dengan optimal jika dilakukan dengan manajemen yang baik. Penelitian ini bertujuan menguraikan bagaimana manajemen program Bina Pribadi Islami dalam meningkatkan totalitas beragama siswa di SMPIT Al-Khoiriyyah Garut. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan merupakan salah satu aspek penting dalam program Bina Pribadi Islami, seperti perencanaan tujuan program, penjadwalan program, pengelompokkan siswa, materi pembelajaran, metode, dana, alur pelaksanaan serta evaluasinya telah dilakukan. Pelaksanaan program Bina Pribadi Islami diawali pembukaan, dilanjutkan dengan tilawah, kultum, penyampaian materi dan penutup. Evaluasi dilakukan oleh murobbi atau pengelola Bina Pribadi Islami sebagai perbaikan program di kemudian hari. Hambatan yang ditemukan adalah kurangnya pengelolaan murobbi dari segi jadwal, manejemen pembelajaran, maupun penyampaian materi. Adapun solusinya yaitu pengadaan upgrading pembina untuk menambah semangat membina, sehingga bukan hanya sekadar memberikan materi, tetapi menyampaikan juga ruh belajar agar materi Bina Pribadi Islami dalam aspek akidah, ibadah dan akhlak ini dapat jauh lebih dirasakan langsung oleh siswa.
Penerapan Model Pembelajaran Student Facilitator And Explaining (SFAE) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Fiqih Yufi Mohammad Nasrullah; Nenden Munawaroh; Sifa Fauziah; Acep Rahmat
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan temuan pada pembelajaran fiqih siswa kelas VIII di MTs Mathlaul-Ulum Kabupaten Garut bahwa siswa, khususnya siswa kelas VIII, kurang termotivasi untuk belajar. Ini berdampak pada hasil belajar mereka karena guru fiqih masih menggunakan model pembelajaran yang kuno atau konvensional, membuat siswa jenuh dan bosan. Model pembelajaran memainkan peran yang sangat penting dalam membuat pengalaman belajar yang efektif dan bermakna bagi siswa. Ini terutama berlaku untuk pembelajaran agama Islam, khususnya fiqih, di mana guru harus dapat menggunakan rangkaian pembelajaran yang menarik dan efektif untuk membuat siswa tidak merasa bosan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) dalam meningkatkan hasil belajar siswa dan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Student Facilitator and Explaining (SFAE) pada mata pelajaran fiqih di kelas VIII MTs Mathlaul-Ulum Kabupaten Garut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Penelitian dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan dan memperbaiki praktik pembelajaran di madrasah. Adapun teknik pengumpulan datanya adalah dengan menggunakan lembar observasi guru dan siswa serta pengadaan lembar kerja siswa. Siswa yang dijadikan objek penelitian adalah siswa kelas VIII B dan VIII C MTs Mathlaul-Ulum Kabupaten Garut yang berjumlah 55 orang.
Penerapan Metode Qiroati Untuk Meningkatkan Kemampuan Pelafalan Al-Qur’an Siswa Pada Mata Pelajaran Al-Qur’an Hadits Yufi Mohammad Nasrullah; Masripah; Chica Marliyana Pratama; Iman Saifullah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kenyataan yang terjadi di lapangan bahwa pada saat pembelajaran siswa hanya terpaku pada kelancaran membaca Al-Qur’annya saja tanpa memperhatikan kaidah-kaidah membaca dan melafalkan Al-Qur’an dengan tepat diantaranya kesesuaian dengan kaidah ilmu tajwid, ketepatan makhorijul huruf dan sifat hurufnya. Itu artinya bahwa siswa kurang kesadaran dalam ketartilan membaca/ mengucapkan Al-Qur’an. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dan mengetahui penerapan, pengaruh, serta mengetahui besarnya peningkatan kemampuan pelafalan Al-Qur’an setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran tahsin. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan bentuk desain eksperimen ulang (Pretest – Posttest Control Group Design), instrumen yang digunakan dalam penelitian untuk mengambil data berupa lembar observasi, wawancara dan tes kognitif dimana tes ini untuk mengukur kemampuan dan pemahaman siswa dalam menggunakan metode pembelajaran tahsin serta melihat peningkatan kemampuan pelafalan Al-Qur’an siswa. Pengambilan dilakukkan sebanyak dua kali yaitu sebelum dan sesudah treatment, untuk mengetahui peningkatan kemampuan pelafalan Al-Qur’an dihitung dengan menggunakan uji gain. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa kemampuan pelafalan Al-Qur’an siswa setelah diterapkan metode pembelajaran tahsin dikatakan baik dengan perolehan lembar observasi guru dengan nilai 78 sedangkan lembar observasi siswa dengan nilai 77. Hasil uji gain kedua kelas yakni kelas eksperimen 0,67 dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol mendapatkan 0,44 dengan kategori kurang efektif, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan antara kedua kelas dimana kelas yang menerapkan metode pembelajaran tahsin lebih baik dibandingkan dengan kelas yang menggunakan metode bandungan
Penerapan Media Pembelajaran Audio Visual Untuk Memotivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Masripah; Cantri Maesak; Yufi Mohammad Nasrullah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 2 (2024): APRIL - MEI 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peneleitian yang dilakukan mengacu kepada perolehan hasil belajar peserta didik. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kurangnya minat belajar peserta didik dan tingkat pemahaman peserta didik masih rendah terhadap materi yang disampaikan sehingga rendahnya hasil belajar peserta didik. Tujuan penelitian ini salah satunya adalah untuk mengetahui hasil belajar peserta didik sebelum dan setelah mengimplementasikan Media Pembelajaran Audio visual Pada Mata Pelajaran akidah akhlak Di Kelas X Madrasah Aliyah Negeri 2 Garut. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode penelitian eksperimen dengan Nonequivalent Control Group Design. Instrumen yang digunakan dalam penelitian untuk mengambil data berupa lembar observasi, angket, tes kognitif yang mana tes ini untuk mengukur kemampuan dan pemahaman siswa dengan menggunakan media pembelajaran media audio visual serta melihat peningkatan motivasi belajar siswa. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa peningkatan motivasi siswa setelah menggunakan media pembelajaran audio visual dikatakan sangat baik dengan perolehan lembar observasi guru dengan nilai 78 sedangkan lembar observasi dengan siswa yang dilakukan dengan dua tahap menghasilkan observasi pertama nilai 72 dengan kategori cukup baik sedangkan observasi kedua memperoleh 0,90 dengan kategori sangat baik. Hasil uji Gain kedua kelas yakni kelas eksperimen 0,60 dengan kategori tinggi sedangkan kelas kontrol mendapatkan 0,57 dengan kategori sedang, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan antara kedua kelas dimana kelas yang menerapkan media pembelajaran audio visual lebih baik dibandingkan dengan kelas yang hanya menggunakan pembelajaran konvensional.
UPAYA GURU AQIDAH AKHLAK DALAM MENINGKATKAN NILAI-NILAI MORAL SISWA Melani Nurazizah; Asep Tutun Usman; Yufi Mohammad Nasrullah
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian adalah Upaya Guru Akidah Akhlak Dalam Meningkatkan Nilai-Nilai Moral Siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana upaya guru untuk meningkatkan nilai-nilai moral siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Dimana dalam penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi, dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Upaya Guru Akidah Akhlak dalam Meningkatkan Nilai-nilai Moral Siswa di Madrasah Aliyah Negeri 1 Garut sudah berjalan dengan baik. Hal ini diungkapkan langsung oleh Guru Akidah Akhlak di Madrasah Aliyah Negeri 1 Garut yang menyatakan bahwa Madrasah Aliyah Negeri 1 Garut merupakan sekolah percontohan terhadap anti kekerasan, yang mana merupakan salah satu dimensi dari nilai moral yang baik. Begitu pula dalam pembelajaran Akidah Akhlak dibuktikan dengan adanya RPP yang berkaitan dengan nilai-nilai moral, sehingga dapat terstruktur dan terencana dalam mensikapi kedisiplinan dan kesadaran bagi pengembangan nilai moral yang positif bagi siswa.
Penerapan Metode Amtsilati Pada Pembelajaran Nahwu Shorof Dalam Meningkatkan Keterampilan Membaca Kitab Kuning Abdillah Abdurrahman Addawami; Iman Saifullah; Yufi Mohammad Nasrullah; Asep Tutun Usman
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 1 No. 4 (2024): AGUSTUS - SEPTEMBER 2024
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan metode Amtsilati dalam meningkatkan keterampilan membaca kitab kuning santri di pondok pesantren Nurul Huda Cibojong. Penelitian ini dilatar belakangi dengan kenyataan yang terjadi di lapangan bahwa santri kurang bisa membaca kitab kuning di karenakan mereka kurang memahami tentang ilmu nahwu shorof. Itu artinya bahwa santri kurang dalam pemahaman tentang imlu nahwu shorof. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat dan mengetahui penerapan, pengaruh, serta mengetahui besarnya peningkatan keterampilan membaca kitab kuning santri setelah dilaksanakan pembelajaran dengan menggunakan metode Amtsilati. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan bentuk desain eksperimen ulang (Pretest – Posttest Control Group Design), instrumen yang digunakan dalam penelitian untuk mengambil data berupa lembar observasi, wawancara dan tes kognitif dimana tes ini untuk mengukur kemampuan dan pemahaman santri dalam menggunakan metode Amtsilati serta melihat peningkatan keterampilan membaca kitab kuning santri. Pengambilan dilakukkan sebanyak dua kali yaitu sebelum dan sesudah treatment, untuk mengetahui peningkatan keterampilan membaca kitab kuning santri dihitung dengan menggunakan uji gain. Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa keterampilan membaca kitab kuning santri setelah menggunakan metode Amtsilati dikatakan baik dengan perolehan lembar observasi guru dengan nilai 78 sedangkan lembar observasi siswa dengan nilai 82. Hasil uji gain kedua kelas yakni kelas eksperimen 0,69 dengan kategori cukup efektif, sedangkan kelas kontrol mendapatkan 0,23 dengan kategori kurang efektif, sehingga dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan antara kedua kelas dimana kelas yang menerapkan metode Amtsilati lebih baik dibandingkan dengan kelas yang menggunakan metode bandungan