Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

THE INFLUENCE OF TSUNAMI RELOCATED HOUSING ON THE CHANGES IN THE ACEH COASTAL MOUNTAIN NATURE AND IMPACT ON ECONOMIC ACTIVITIES OF LOCAL COMMUNITIES Wulandari, elysa; Zahriah, Zahriah; Fuadi, Zahrul; Sabila, Farisa
Journal of Architectural Research and Education Vol 2, No 2 (2020): Journal of Architectural Research and Education
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.466 KB) | DOI: 10.17509/jare.v2i2.29176

Abstract

Abstract - This paper reveals how the land use change process occurred due to the construction of post-tsunami relocation housing environments, and its impact on the pattern of daily economic activities of local communities in the coastal hilly areas. This study is important along with UU no. 24 Tahun 2007 concerning disaster management that disaster reconstruction activities must take into account the character of the local community and environmental sustainability. The phenomenological approach in this study is by observing the symptoms of the interaction between the artificial environment of the estate settlement, rural environment, and local residents-immigrants and the impact of the system's sustainability in the region. The data such as: 1) pre-tsunami and current land use maps (2020); 2) observation data, regarding daily activities of economic activities in the area; 3) interviews with community leaders to explain the dynamics of local people's economic activities. The analysis method uses a manual interaction diagram system, to read the causality structure which analyzed with “logic of space”. The results are: a) the location of relocated housing has shifted the location of livestock grazing and agricultural gardens towards hills as well as developing mining business activities C about 0.5-1Km from the housing, which is at risk of natural hazards; b) the housing environment somehow hinders the people’s daily freedom of movement and livestock towards the hills. Livestock sometimes cross residential areas and even eat plants in house yards and green open spaces and these disturb the comfort of residential residents. The conclusion is that the pattern of placing the relocated housing environment has created “space in space” which changes the pattern of community home-range activities. Suggestions for the sustainability of the economic life of local residents and the comfort of living for newcomers are the need for a strategy to organize an official route of movement to the hills and to make improvements to land for the hills, as well as the obligation to permanently fence off the housing environment. Both things are done with systems approach and synergize the interests of local communities and migrant communities. Keywords – relocated housing, vernacular settlements, hilly coastal areas, spatial behavior, Aceh Besar
HOUSE DESIGN VARIABLES IN PROVIDING INDOOR THERMAL COMFORT IN WARM HUMID CLIMATE Laina Hilma Sari; Zahriah Zahriah
Journal of Architecture&ENVIRONMENT Vol 19, No 1 (2020)
Publisher : Department of Architecture, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (866.105 KB) | DOI: 10.12962/j2355262x.v19i1.a5320

Abstract

Building design variables in warm-humid tropics have been widely studied using various approaches. In the climate, achieving low inside air temperature is challenged by high relative humidity for providing comfort. Therefore, this study aims at finding various ways in house design to achieve naturally indoor thermal comfort. In this case, house design variables were analyzed by using  TAS (Thermal Analysis Software) building simulation software as well as supported by literature reviews. The simulations undertaken in this research used simple models to which are applied some house design variables to determine the best way to reduce inside air temperature. The simulation used the weather data of Banda Aceh city as the case study. In this article the house design variables are discussed in the following aspects: shape, house orientation, ventilation, shading, building materials, and environmental aspect.  
Penerapan Konsep High Tech Architecture pada Perancangan Pusat Akuatik dan Rekreasi di Banda Aceh Angga Junialdo Maliki; Dyah Erti Idawati; Zahriah Zahriah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 6, No 2 (2022): Volume 6, No.2, Mei 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.524 KB)

Abstract

Sebuah fasilitas olahraga akuatik (Pusat Akuatik) menjadi salah satu faktor yang menentukan pesatnya perkembangan potensi dari atlet serta minat masyarakat akan olahraga akuatik. Pusat Akuatik merupakan suatu tempat atau wadah untuk melakukan kegiatan olahraga kompetisi dan aktivitas olahraga yang berhubungan dengan air, meliputi cabang renang, renang indah, locat indah dan polo air. Provinsi Aceh, menjadi salah provinsi yang memiliki potensi bidang olahraga akuatik yang cukup baik, akan tetapi potensi-potensi ini tidak dapat dimaksimalkan apabila fasilitas penunjang dan sarana olahraganya belum memadai. Selain sebagai sarana rekreasi yang dapat dipergunakan oleh publik, sehingga secara tidak langsung saranaa rekreasi ini nantinya mempu memperkenalkan kegiatan dan event olehraga air kepada masyarakat. Berdasarkan potensi dan permasalahan tersebut, perancangan pusat akuatik dengan pendekatan konsep high tech architecture yang dianggap perlu dilakukan sebagai wadah yang mampu menampung kegiatan olahraga air dan rekreasi masyarakat, sebagai representatif dari bagian teknologi yang menampilkan bangunan bentang lebar dan akan menjadi bangunan ikonik di Provinsi Aceh.
Gedung Pertunjukan Seni Tari Aceh di Banda Aceh Mai Sarah; Zahriah Zahriah; Nasrullah Ridwan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 6, No 4 (2022): Volume 6, No.4, November 2022
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (289.212 KB) | DOI: 10.24815/jimap.v6i4.19488

Abstract

Pertunjukan Seni Tari Aceh adalah hal diminati oleh masyarakat Indonesia khususnya Aceh karena mampu mewakili eksisteni seni di nusantara, namun pada saat ini para seniman dan penikmat tari aceh merasa dari segii pementasan dan gedung pertunjukan masih ada yang belum memenuhi standar dan kurang mengikuti perkembangan zaman ditambah belum adanya gedung pertunjukan yang menerapkan konsep Neo Vernakular. Selama ini gedung pertunjukan cenderung menerapkan konsep dengan gaya Barat. Banda Aceh memerlukan sebuah gedung pertunjukan yang menunjang dan dapat memenuhi kegiatan tersebut. Tujuan perancangan ini adalah untuk menghadirkan sebuah gedung pertunjukan khusus untuk pertunjukan seni Tari Aceh yang memiliki fasilitas yang memadai dan menjadi tempat bereskpresi bagi para seniman, serta mampu menarik wisatawan lokal maupun asing. Gedung pertunjukan inii  menggunakan pendekatan NeoVernakular yaitu berusaha menampilkan dan mencerminkan tradisi lokal tetapi juga terlihat modern.
Penerapan Tema Arsitektur Ekologi pada Perancangan Taman Bunga Mata Ie Uky Utami; Zahriah Zahriah; Riza Aulia Putra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 5, No 1 (2021): Volume 5, No.1, Februari 2021
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1026.459 KB)

Abstract

Taman bunga merupakan salah satu konsep pengembangan  potensi alam yang terencana dengan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan sehingga mampu memberikan suasana yang asri dan nyaman bagi pengunjung. Hingga saat ini belum ada taman bunga yang representatif yang dapat dijadikan sebagai sarana wisata dan edukasi bagi masyarakat Aceh, sehingga masyarakat harus ke luar daerah ataupun ke luar negeri untuk menikmatinya. Tujuan perancangan taman bunga Mata Ie adalah untuk menyediakan sebuah wadah yang memberikan kesegaran dan kenyamanan bagi pengunjung berupa sebuah taman bunga dalam suatu kawasan sebagai sarana rekreasi dan edukasi yang dilengkapi berbagai fasilitas seperti flower dome, berbagai macam tanaman bunga, restoran, souvenir tanaman, mushalla, dan education house yang dapat menambah pengetahuan dan wawasan bagi pengunjung. Tema yang diterapkan pada perancangan taman bunga ini adalah Arsitektur Ekologi dengan mendominasi kearah ruang terbuka hijau sehingga fasilitas rancangan bangunan lebih difokuskan pada fungsi bangunan dengan memperhatikan lingkungan sekitar. Kehadiran taman bunga Mata Ie ini akan memberikan alternatif  tempat wisata yang rekreatif dan edukatif di Aceh.
Penerapan Tema Arsitektur Kontemporer pada Perancangan Rest Area Tol Sibanceh Amir, Diva Kanasya; Zahriah, Zahriah; Irfandi, Irfandi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 1 (2024): Volume 8, No.1, Februari 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v8i1.27074

Abstract

Jalan tol Sigli - Banda Aceh (Sibanceh) merupakan pembangunan jalan tol pertama di Provinsi Aceh yang dibangun berdasarkan kebijakan Pemerintah Provinsi Aceh berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo. Di dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2021 tentang tempat istirahat dan pelayanan pada jalan tol menjelaskan mengenai harus adanya tempat untuk beristirahat dan pelayanan pada jalan tol antarkota yang dapat memfasilitasi kepentingan pengguna jalan. Namun, pada jalan tol Sibanceh ini, belum terdapat rest area bagi pengguna jalannya. Berdasarkan latar belakang tersebut pembangunan rest area sangat perlu untuk dilakukan, tujuan dari perancangan rest area pada jalan tol ini adalah agar dapat digunakan sebagai tempat untuk beristirahat sejenak bagi pengguna jalan yang telah melakukan perjalanan, mampu menciptakan suasana yang aman dan nyaman dan mampu menyediakan fasilitas yang dapat mewadahi aktivitas pengunjung pada rest area. Metode perancangan yang dilakukan adalah dengan menganalisis tapak yang akan digunakan, mengidentifikasi pengguna dan kegiatan yang akan dilakukan pada bangunan, menganalisis studi sejenis, dan mengidentifikasi tema yang akan digunakan pada perancangan. Arsitektur kontemporer merupakan tema yang akan di terapkan pada rancangan. Arsitektur kontemporer merupakan salah satu arsitektur yang paling terbaru yang terwujud dimasa sekarang dan masa yang akan datang. Penerapan tema pada rancangan diterapkan pada perancangan ruang yang terkesan terbuka, penggunaan fasad transparan, serta bentuk lanskap yang mengikuti pola bangunan.
Penerapan Tema Optimal Healing Environment Pada Perancangan Rumah Sakit Ibu dan Anak di Banda Aceh Shalehah, Shalehah; Zahriah, Zahriah; Mahmud, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 7, No 4 (2023): Volume 7, No.4, November 2023
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v7i4.26982

Abstract

Pembangunan fasilitas kesehatan merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, berdasarkan presentase angka kematian ibu yang menjadi pertimbangan pelayanan kesehatan di aceh yang menunjukkan pergerakan fluktuatif dan kematian pada bayi yang terus meningkat. Kondisi ini memerlukan fasilitas kesehatan yang lebih maksimal dalam pelayanan dan penanganan terhadap pasien intensif ibu dan anak. Perancangan rumah sakit ini merupakan perancangan rumah sakit khusus kelas B dengan penerapan tema optimal healing environment, sehingga dapat membantu memberikan solusi terhadap penyembuhan pada pasien ibu dan anak. Penerapan tema optimal healing environment ini diterapkan pada ruang luar dan ruang dalam bangunan, serta mengaplikasikan unsur alam, indra dan psikologi pada bangunan dan lingkungannya. Diharapkan dengan penerapan tema optimal healing environment ini dapat menghadirkan kenyamanan dan rasa senang sehingga dapat membantu proses penyembuhan pasien ibu dan anak.
Evaluasi Kenyamanan Termal Perpustakaan Wilayah Provinsi Aceh Khatimah, Husnul; Irzaidi, Irzaidi; Zahriah, Zahriah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Arsitektur dan Perencanaan Vol 8, No 3 (2024): Volume 8, No. 3, Agustus 2024
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimap.v8i3.30645

Abstract

Perpustakaan Wilayah Provinsi Aceh, sebagai salah satu perpustakaan terbesar di Aceh, memerlukan evaluasi kenyamanan termal. Pengguna cenderung menghindari untuk duduk di tempat yang dekat dengan dinding kaca terutama saat cuaca panas seperti waktu siang dan sore dan jumlah pengunjung pada ruang yang terkena panas terus berkurang saat keadaan termal semakin panas. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kenyamanan termal Perpustakaan Wilayah Provinsi Aceh, membandingkannya dengan SNI 03-6572-2001 serta mengetahui persepsi penggunanya. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode analisis data statistik-deskriptif. Data dikumpulkan melalui pengukuran suhu udara, kelembaban, kecepatan angin, serta pengisian kuesioner persepsi kenyamanan termal oleh pengunjung. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa kondisi termal perpustakaan ini secara umum belum memenuhi standar kenyamanan termal SNI 03-6572-2001, dengan rata-rata suhu dan kelembaban terlalu tinggi dan kecepatan angin terlalu rendah. Suhu rata-rata tertinggi yang diperoleh adalah 30,4 pada pojok literasi di waktu siang, sedangkan suhu rata-rata terendah adalah 27,14 pada ruang baca multimedia di waktu pagi. Kelembaban rata-rata tertinggi adalah 74,28% pada ruang pojok literasi di waktu pagi, dan kelembaban terendah adalah 64,1% pada ruang baca remaja di sore hari. Kecepatan angin sepanjang hari adalah 0 m/s. Data kuesioner menunjukkan bahwa responden merasa lebih nyaman pada pagi hari, namun merasa 'Panas' pada siang dan sore hari. Responden menginginkan suhu yang lebih sejuk sepanjang hari, serta menginginkan pergerakan angin yang lebih berangin pada siang dan sore hari.
Hubungan Kesadaran Metakognitif dengan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke di SMAN 1 Rundeng Hanisah, Siti; Zahriah, Zahriah; Kurniawan, Hadi
Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan Vol 7, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/p-jpft.v7i2.11942

Abstract

Penelitian tentang hubungan kesadaran metakognitif dengan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Fisika merupakan objek yang menarik untuk diteliti. Pembelajaran Fisika di SMA diharapkan dapat mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi untuk pemecahan masalah. Pelibatan kesadaran metakognitif dalam pemecahan masalah juga menjadi hal pokok dalam menentukan keberhasilan pembelajaran Fisika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui korelasi antara kesadaran metakognitif dengan hasil belajar peserta didik pada materi elastisitas dan hukum Hooke di SMA Negeri 1 Rundeng, penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk melihat keeratan hubungan antara dua variabel atau lebih. Hasil uji korelasi product moment diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar 0,275. Hasil ini menunjukkan bahwa ada korelasi yang positif antara kesadaran metakognitif dengan hasil belajar peserta didik pada materi elastisitas dan hukum Hooke di SMA Negeri 1 Rundeng.
Desain Media Pembelajaran Berbasis Audio Visual untuk Tingkat SMA/MA pada Pokok Bahasan Induksi Elektromagnetik Ammalia, Nur Rizka; Zahriah, Zahriah; Meutiawati, Ida
Phi: Jurnal Pendidikan Fisika dan Terapan Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/p-jpft.v10i1.20268

Abstract

Media pembelajaran memiliki peranan penting dalam mencapai tujuan pembelajaran. Fakta dilapangan menunjukkan bahwa selama ini bahan ajar yang di gunakan guru hanya buku paket. Sehingga pembelajaran terkesan monoton dan kurang menarik. Oleh karena itu, media audio visual di kembangkan guna untuk mempermudah peserta didik dalam memahami dan mempelajari ulang materi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendesain dan mengetahui tingkat kelayakan terhadap media pembelajaran audio visual pada materi induksi elektromagnetik yang di kembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang mengacu pada model ADDIE. Tahapan model ADDIE terdiri dari Analyze, Design, Development, Implementation dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri dari 2 ahli media dan 2 ahli materi. Instrument pengumpulan data menggunakan lembar validasi ahli media dan ahli materi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan media pembelajaran audio visual berdasarkan kualitas media diperoleh hasil persentase 90% dengan kriteria kelayakan sangat layak, kelayakan berdasarkan ahli materi mendapat hasil persentase 80,8% dengan kriteria layak, dan memperoleh hasil keseluruhan 85,4% dengan kriteria sangat layak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran audio visual pada materi induksi elektromagnetik tingkat SMA/MA sangat layak di gunakan dalam kegiatan pembelajaran.
Co-Authors Abd Rahman, Sunarti Abrar M Yussya Afidh, Razief Perucha Fauzie Ahmad, Nur Hidayah Binti Ahsya, Yahdina Akbar, Zulhiddin Alaidin, Samsul Fala Amir, Diva Kanasya Amirah, Kelsy Ammalia, Nur Rizka Angga Junialdo Maliki Arani, Lidia Sartika Burhan Nasution Dharma, Aditia Dyah Erti Idawati Dyah Erti Idawati, Dyah Erti Editya, Muhammad Heru Arie Eko Suhartono Emran, Talha Bin Erkata Yandri Fahira, Adinda Farisa Sabila Fera, Annisa Ghazi Mauer Idroes Gina Adlinisa Hadi Kurniawan, Hadi Hanan, Dafif Hermaniati, Dwiana Husnul Khatimah Ida Meutiawati Idroes, Ghalieb Mutig Iin Sabrina Hilal Iin Shabrina Hilal Irfandi Irfandi Irfandi Irfandi, Irfandi Irsan Hardi Irvanizam, Irvanizam Irzaidi Irzaidi Irzaidi, Irzaidi Izziah Izziah Juniar Afrida Khairan Khairan Kusumo, Fitranto Laina Hilma Sari Lala, Andi Lana Sari Lanaya, Dela Lisa Maharani Mahmud, Mirza Mai Sarah Mardhiah Hayati Maria Paristiowati Masdar Djamaluddin Maulana, Aga Mauzatun Oesan Mawaddah, Siti Afifah Mohamed Yusof, Nur Intan Saidaah Muhammad Luthfi Muhammad Subianto Muhammad Yusuf Mukhlisuddin Ilyas Muliadi Mursyida, Waliam Nasrullah Ridwan Nurleila, Nurleila Nursaniah, Cut Nurul Sakinah Ridwan Purba, Ratih Puspita Kusumadewi Qadri, Laila Qalbi, Zahwatun Haninul Rahmi Sofyan Rahmi Sofyan Raihan C Havilia Ramadani, Dinda Ramadhini, Dhita Razief Perucha Fauzie Afidh Rinaldi Idroes Riza Aulia Putra Riza Priandi Salsabila, Athaya Salsabilla Sari, Lana Sasmita, Novi Reandy Shalehah, Shalehah Shara, Siti siti hanisah Sofyan, Rahmi Souvia Rahimah Sri Wahyuni sufriani, sufriani Sugara, Dimas Rendy Suhendrayatna Suhendrayatna Susi Ardila Tarisza, Shubhan Zarkasya Teuku Rizky Noviandy Uky Utami Ulhaq, Muhammad Zia Wulandari, elysa Zahrul Fuadi Zahrul Fuady Zariyana, Zariyana Zhilalmuhana, Teuku Zuchra Helwani Zulfikar Taqiuddin Zulkarnain Jalil