Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Jenis Kemasan Terhadap Lama Penyimpanan Inti Sawit ”Kernel” Elaeis (guneensis Jacq.) Mardiana, Mardiana; Kahar, Kahar; Aryanto, Dhani
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 1 Juni 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v2i1.69

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui lama penyimpanan yang tebaik pada masing-masing jenis kemasan yaitu karung goni (A1), karung woven (A2), karung goni lapis plastik (A3) dan karung woven lapis plastik (A4), dengan menggunakan 2 (dua) Faktor yaitu kemasan dan lama penyimpanan. Data yang diperoleh kemudian dianalisis regresi korelasi (linear dan quadratik) dengan persamaan Y’1 = a+bx. Kemasan merupakan salah satu cara untuk melindungi atau mengawetkan produk dari pengaruh oksidasi dan mencegah terjadinya kontaminasi dengan udara luar. Kemasan Goni (A1), dengan lama penyimpanan 51,5 hari dengan kandungan kadar air 8,00%, dan asam lemak bebas (FFA) 2,85%, Kemasan Woven (A2), dengan lama penyimpanan 67,4 hari kandungan kadar air 8,00%, asam lemak bebas (FFA) 2,78%, Kemasan Goni Lapis Plastik (A3), dengan lama penyimpanan 68,4 hari kandungan kadar air 8,00%, Asam Lemak Bebas atau (FFA) 2,00%, Kemasan Woven Lapis Plastik (A4), dengan lama penyimpanan 73 hari kandungan kadar air 8,00%, asam lemak bebas (FFA) 1,85%. Keasan yang terbaik baik untuk penyimpan kernel adalah jenis kemasan karung woven lapis plastik (A4), dengan lama penyimpanan 73 hari serta kandungan kadar air 8,00% dan FFA 1,85% sesuai dengan ketentuan Standar Nasional Indonesia (SNI).
Analisis Kinerja Digester Biogas Sampah Organik Azzarah, Fatimah; Kahar, Kahar; Kasim, Hasni
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 2 No 2 (2014): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid II nomor 2 Desember 2014
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v2i2.80

Abstract

Perkembangan penduduk Sangatta yang semakin meningkat dari tahun ke tahun menyebabkan kebutuhan bahan bakar meningkat. Pemanfaatan bahan yang tersedia disekitar dapat digunakan salah satunya dengan membuat biogas dari campuran sampah rumah tangga dan kotoran sapi. Perlu adanya pemanfaatan biogas sebagai bahan alternatif untuk membuat alat biogas sederhana. Digester biogas dibuat dengan menggunakan bahan dan alat yang terdapat di sekitar. Penelitian ini dilakukan di desa Kabo Jaya, Sangatta Utara. Tujuan dilakukannya penelitian untuk mengetahui kinerja digester biogas berbahan plastik HDPE menggunakan bahan campuran sampah organik, kotoran sapi, dan air dengan perbandingan 2 : 1 : 3 (40 kg : 20 kg : 60 kg) yang difermentasi dalam waktu 30 hari, serta untuk mengetahui efisiensi digester dengan melihat perbandingan produksi gas yang dihasilkan pada digester dengan penelitian sebelumnya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian rekayasa. Penelitian ini menghasilkan efisiensi digester sebesar 4,2 %, hal ini disebabkan karena digester tidak dilapisi lapisan hitam sehingga kondisi dalam digester tidak gelap menyebabkan kemampuan bakteri untuk mencerna bahan berkurang. Peletakan digester juga mempengaruhi kestabilan keberhasilan proses fermentasi. Suhu rata-rata yang dihasilkan 29,9°C menunjukkan suhu yang dicapai belum optimal. Tekanan rata-rata perhari yang diperoleh adalah 193 Pa. Biogas campuran yang dihasilkan sebesar 0,46 kg.
Kajian Jenis Dan Konsentrasi Bahan Pengikat Keripik Mandai Azizatin, Asmaul; Kahar, Kahar; Aryanto, Dhani
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 3 No 1 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 1 Juni 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v3i1.87

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan bahan pengikat berupa tepung tapioka dan tepung sagu dengan konsentrasi yang berbeda terhadap kadar air keripik mandai serta mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap produk keripik mandai. Menggunakan Rancangan Acak Lengkap pola tersarang (Nested Design) dengan menggunakan dua faktor yaitu faktor konsentrasi tepung 10%, 20%, 30% dan 40% yang tersarang dalam faktor utama yaitu jenis tepung tapioka dan tepung sagu. Hasil penelitian nilai kadar air terbaik terdapat pada keripik mandai menggunakan tepung tapioka konsentrasi 30% sebesar 6,64%. Hasil perhitungan Anova didapatkan hasil bahwa Fhitung < Ftabel pada taraf 5%. Hal ini menunjukan bahwa konsentrasi tepung tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air keripik mandai, jenis tepung berpengaruh nyata terhadap kadar air pada keripik mandai. Pengujian organoleptik meliputi : rasa, aroma, warna, tekstur keripik mandai, hasil uji oraganoleptik rasa diperoleh hasil 4,68 (cenderung agak menyukai), aroma 4,24 (cenderung netral), warna 4,72 (cenderung agak menyukai), dan sebesar 4,84 (cenderung agak menyukai). Hasil penelitian terbaik menggunakan metode Index efektivitas diperoleh pada perlakuan S2P1 sebesar 0,99.
Analisis Kinerja Pemanas Air Tenaga Surya Dengan Reflector Linear Parabolic Concentrating Rahman, Safiatur; Kahar, Kahar; Rusdi, Muhammad
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 3 No 2 (2015): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid III nomor 2 Desember 2015
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v3i2.101

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui energi berguna dari kolektor, besarnya kalor yang termanfaatkan didalam tangki dan mengetahui besarnya efisiensi kolektor dalam memanfaatkan energi matahari. Reflector Linear Parabolic Concentrating merupakan alat untuk mengumpulkan dan memantulkan secara terfokous energi matahari pada absorber. Metode pengambilan data pada penelitian ini adalah mengambil data langsung: intensitas radiasi matahari, temperatur fluida dalam tangki, temperatur raflektor, temperatur absorber, kecepatan angin dan temperatur lingkungan. Hasil dari pengolahan data diperoleh besarnya energi berguna dari reflektor parabolik sebesar 474.65 W. Energi yang tersimpan di dalm tangki maksimum 440.87 W, Efisiensi sesaat reflektor linear parabolic Concentrating yaitu 16,23 % - 47,01 %.
Pengaruh Jumlah Katup Hisap dan Katup Buang Terhadap Kinerja Pompa Hidram Kahar, Kahar
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid V No 2 Desember 2017
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v5i2.130

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pengujian variasi jumlah katup terhadap kinerja pompa hidram, mengetahui debit air yang dihasilkan pada pompa hidram. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2016. Data-data yang diperoleh melalui pengujian alat akan dianalisis dengan menggunakan rumus-rumus empiris yang mendukung proses pengolahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi pompa hidram pada jumlah katup 1 buah sebesar 6,0000725%, jumlah katup 2 buah 10,20 %, dan jumlah katup 3 buah 16,0003525 %. Kapasitas pemompaan pada jumlah katup 1 buah 9,2083.10-6 m3/s, jumlah katup 2 buah 1,25833.10-5m3/s, dan jumlah katup 3 buah 2,35416.10-5 m3/s. Kapasitas limbah pada jumlah katup 1 buah 7,25.10-5 m3/s, jumlah katup 2 buah 9,41667.10-5m3/s, dan jumlah katup 3 buah 1,175.10-4m3/s. Kapasitas total pada jumlah katup 1 buah 9,09166.10-5m3/s, jumlah katup 2 buah 1,319167.104 m3/s, dan jumlah katup 3 buah 2,116665.10-4 m3/s.
Desain Mesin Pemotong Rumput Tipe Rotari Dengan Mesin Penggerak Motor Listrik Kahar, Kahar
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 6 No 2 (2018): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid VI Nomor 2 Desember 2018
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v6i2.169

Abstract

Mesin pemotong rumput tipe rotari adalah pemotong rumput yang memotong berdasarkan benturan (impact) pisau terhadap rumput (free cutting) dengan kecepatan putaran tinggi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juli 2017. Tujuan penelitian adalah membuat desain mesin pemotong rumput tipe rotari dengan motor penggerak motor listrik serta mengetahui efisiensi dan kebutuhan daya alat dengan metode eksperimen yaitu melakukan uji coba alat yang telah di desain sehubungan dengan rancangan structural dan rancangan funsional dan menganalisis data uji coba alat yang diperoleh untuk mengetahui efisiensi dan kebutuhan daya alat. Bagian alat mesin pemotong rumput tipe rotari yang dibuat terdiri dari rangka, deck, dudukan mata pisau, mata pisau, motor penggerak, dan baterai sebagai sumber arus tenaga penggerak. Kapasitas kerja lapang teoritis mesin pemotong rumput tipe rotari sebesar 0,0186 ha/jam, kapasitas kerja lapang efektif rata-rata mesin pemotong rumput tipe rotari sebesar 0,0131 ha/jam, Efisiensi kerja lapang rata-rata mesin pemotong rumput tipe rotari sebesar 70,4 %, dan daya yang dibutuhkan motor penggerak mesin pemotong rumput tipe rotari adalah sebesar 179,67 Watt.
Variasi Temperatur Dan Waktu Destilasi terhadap Sifat Fisik, Kimia, dan Rendemen Air Laut Menggunakan Pemanas Elektrik Rusdi, Muhammad; Amprin, Amprin; Kahar, Kahar
Jurnal Pertanian Terpadu Vol 9 No 2 (2021): Jurnal Pertanian Terpadu Jilid IX Nomor 2 Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36084/jpt..v9i2.332

Abstract

Sebagian besar wilayah di Indonesia mengalami krisis air bersih (air tawar). Penyediaan air bersih bagi seluruh lapisan masyarakat masih merupakan satu masalah besar di Indonesia, sehingga perlu pengolahan air laut menjadi air bersih dengan sIstem destilasi. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari 2021, bertempat di Laboratorium Teknik Sumber Daya Lahan dan Air, Program Studi Teknik Pertanian, Sekolah Tinggi Pertanian Kutai Timur dan Laboratorium Kualitas Air Universitas Mulawarman. Penelitian bertujuan mengetahui sifat fisik, kimia, dan rendemen air laut dengan variasi temperatur dan waktu destilasi menggunakan pemenas elektrik. Hasil destilasi yang diperoleh dari pengujian lapangan dan uji laboratorium terdiri dari analisis sifat fisik, kimia, dan rendemen. Parameter kualitas air yang diuji dalam penelitian ini yaitu warna, rasa, bau, pH, COD, DO, sulfat dan salinitas. Berdasarkan penelitian diketahui analisis air secara fisik (tidak berwarna, tidak berasa, tidak berbau) telah memenuhi standar batas maksimum yang ditentukan. Analisis air secara kimia pH, DO, salinitas, sulfat telah memenuhi standar maksimum yang diperbolehkan (pH 6,511-6,894 mg/L, DO 4,035-4,983 mg/L. Kandungan sulfat 0,387-4,365 mg/, dan salinitas 0 (stabil), kecuali COD tidak memenuhi standar maksimum yang diperbolehkan (COD 19,767-55,574mg/L). Variasi temperatur dan waktu destilasi menyebabkan perbedaan terhadap nilai volume hasil destilasi. Semakin tinggi temperatur dan waktu destilasi, maka rendemen yang dihasilkan semakin besar. Rendemen terkecil terdapat pada temperatur 100oC, dan waktu 30 menit (T1W1) sebesar 31,5%. Sedangkan rendemen terbesar terdapat pada temperatur 200oC, dan waktu 90 menit (T3W3) sebesar 82,8%.
PARADIGMA BARU PEMBEJARAN DALAM PENDIDKAN ISLAM BERWAWASAN MULTIKULTURAL Kahar, Kahar
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 7 No 2 (2015): Volume 7 Nomor 2 Desember 2015
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v7i2.198

Abstract

This paper focuses on the education of paradigm new multicultural vision of Islam that has a significant role in the current state today. Multicultural education requires rationality , ethical , intellectual , social pragmatic inter - relative , ie, teaching the ideals of inclusiveness , pluralism and mutual respect for all people and cultures is a humanistic imperative that a prerequisite for ethical living and full participation in civic and democratic multicultural world diverse . Already the laws that man was created in diversity , difference and equality . Seeing the reality of human life are not aware of the essence itself . We see the development of all future time of the old order , the new order samapai order Reforms Democracy has brought winds revive the educational discourse of multiculturalism as a strength of the Indonesian nation
PENDIDIKAN ISLAM DALAM PANDANGAN PENDIDIKAN NASIONAL Kahar, Kahar
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 8 No 1 (2016): Volume 8 Nomor 1 Juni 2016
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v8i1.203

Abstract

Pendidkan Islam dapat menjadi penawar, hancurnya rasa kemanusiaan dan terkikisnya semangat religius serta kaburnya nilai-nilai kemanusiaan merupakan kekhawatiran manusia paling puncak dalam kanca pergolakan gelobal ini. Islam sangat mementingkan pendidikan. Dengan pendidikan yang benar dan berkualitas, individu-individu yang beradab akan terbentuk yang akhirnya memunculkan kehidupan sosial yang bermoral. Pendidkan nasinal merupakan cerminan dari seluruh pendidikan tidak terkecuali itu pendidikan agama Islam. Pendidikan nasionala mempunyai tujuan dalam rangka menjadi wahana untuk mencapai tujuan untuk mengembangkan bangsa, agama, dan kebudayaan
FITRAH MANUSIA Kahar, Kahar
Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan Vol 8 No 2 (2016): Volume 8 Nomor 2 Desember 2016
Publisher : LP2M Universitas Islam Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-qalam.v8i2.233

Abstract

Dalam pandangan Islam merupakan dasar dan keunggulan manusia di bandingkan dengan mahluk lainnya atau pembawaan disebut fitrah, yang berasal dari kata ةرطفyang dalam pengertian etimologi yang mengandung pengertian kejadian. Kata tersebut berasala dar kata الفا طر yang bentuk pluralnya fithar yang dapat diartikan cara penciptaan, sifat pembawaan sejak lahir, sifat watak manusia, agama dan sunnah, pecahan atau belahan. Perkembangan manusia tidak terlepas dari pengaruh lingkungan dan bawaan tetapi yang peling terpenting mempengaruhi perkembangan manusia adalah kedua orang tuanya sendiri. Didalam kitab hadis yang disusun oleh para Imam Mazhab terdapat beberapa hadis yang menjelaskan hal tersebut.
Co-Authors A, Umar Abda Abda Achsanuddin, Andi Nur Afriyanti, Suci Agriani, Suci Ainaya, Andi Sapna Akbar, Muh Amprin Amprin Anggareksa, Ari Anggoro KR, M. Yusuf Alfian Rendra Anisum Annisa Sudarsifa, Nurul Ardiani Septiati, Yosephnia Aslamiah, Suaibatul Asmaul Azizatin, Asmaul Asrawan, Asrawan Aulia, Rika Bambang Yulianto Bintan Zakiyah, Lutfia Chairunnisa, Fatiha Damayanti, Iftitah Sekar Dhani Aryanto, Dhani Dindin Wahyudin, Dindin Edwinsyah, Riswan Elih Sudiapermana, Elih Fadilla, Raihan Intan Fadilla, Rr Nabila Nur Rizqa Fahrurozi, Muhammad Fandi Ahmad Fatimah Azzarah, Fatimah Hakib, Andi Hardianti Hardianti, Hardianti HASAN, NIA YUNIARTI Hasnawati Hasnawati Hasni Kasim, Hasni Hidayat, Irwin Ida Ayu Putu Sri Widnyani Imran, Hamzah Al Indradewa, Rhian Iqbal Jamaluddin Jamaluddin Jawaria, Jawaria Jaya Nur, Makmur Jeanny Maria Fatimah kamaludin, ade Lubis, Lubis Bambang Purnama Mardiana Mardiana Maryam, Fitri Mimin Karmini Muchtar, Sitti Murniati Muhamad Iqbal Muhammad Rusdi Muhammad Yusuf Mulyati , Sri Slamet Musdalifa Musdalifa Musdalifah Musdalifah Mustamir, Mustamir Mutmainnah Latief Muttalib, Abdul Nasrullah Nasrullah Nawir, Magfirah Nur R, Muh. Nurfaindah, Nurfaindah Nuri, R. Nurhayati NURUL AZIZAH P, Sudirman. Perdana, Satria Permana, Ajun Prasetia, Bunga Prayogo, Wisnu Pujiono Pujiono Qadafi, Muammar Rakkang, Yayu Ramandha, Alya Rasulong, Ismail Retno Wulan Rezkananda, Viyasa Rianti, Risa Rismawati Rismawati Riyani, Ani Safiatur Rahman, Safiatur Samsul Rizal Sandi Lubis Saputra Somad, Agus Saputra, Agus Somad Silvia Awaliyah, Vira Tazkia Mubarokah Somad, Agus Sonia, Belinda Girly Sudarsifa, Nurul Annisa Sugianto, Diva Sultan, Moeh Iqbal Sulyaswati, Susi Tati Ruhmawati Taufiq Nur Teguh Budi Prijanto, Teguh Budi Thael Pratama, Agri thahir, Thahir Tisong, Tisong Uleng, Ambo Wahyudi, Payzar Wahyuni, Serly Windianingsih, Aline Meldiani Wulan, Nawar