Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmiah Ecosystem

PERILAKU LEMBAGA PEMASARAN TERHADAP PERDAGANGAN IKAN LAUT SEGAR HUBUNGANNYA PENDAPATAN RUMAH TANGGA NELAYAN DI SULAWESI SELATAN (Studi Kasus Kabupaten Pangkep) Remmang, Hasanuddin; Indrawati, Erni; -, Faridah
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 17 No. 1 (2017): Vol 17 No 1 (2017): Januari-April 2017
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman kepada produsen (nelayan) tentang saluran pemasaran mana yang memberikan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dibanding saluran lain. Selanjutnya, penelitian ini juga bertujuan untuk menambah pengetahuan kepada produsen (nelayan) untuk melakukan diverfikasi produk, agar nilai tambah barang lebih tinggi. Pendistribusian barang merupakan model saluran pemasaran dengan aktivitas fungsifungsi pemasaran yang dilakukan dengan mengeluarkan biaya sesuai volume kerja dan tingkat resiko usaha. Total biaya yang dikeluarkan pada masing-masing lembaga mencakupi unsur pembiayaan transport, pengawetan dan retribusi. Berdasarkan harga jual yang ditetapkan pada jenis ikan yang dipasarkan berdasarkan total biaya plus persentasi tingkat keuntungan dan harga pesaing yang ada di pasar. Masing-masing pendapatan pada jenis ikan ternyata ikan baronang yang mempunyai perolehan lebih lebih tinggi yaitu mencapai Rp. 18.237/kg,- dan yang kedua adalah ikan lamuru hanya mencapai jumlah Rp. 18.237/kg. Pendapatan yang diperoleh masingmasing jenis ikan tersebut dengan lembaga dan saluran pemasaran yang berbeda telah didapatkan mark-up rata-rata11,27 %. Adanya mark-up dari harga pokok ke harga penjualan merupakan tingkat pendapatan yang diinginkan lembaga pemasaran dengan memperhatikan pesaing di pasar. Penelitian ini dirancang dalam 2 (dua) tahun. Tahun I, melalui pengumpulan data angket dan wawancara terhadap pihak-pihak yang mempunyai keterkaitan penelitian , antara lain produsen (nelayan), pengumpul, pedagang besar, pengecer, kelompok nelayan dan instansi terkait. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa yang mempengaruhi mereka untuk terlibat dalam bidang usaha tersebut. Kemudian, tim peneliti juga ingin mengetahui tentang adanya keluhan/permasalahan yang dialami nelayan tentang produski meningkat, namun tidak signifikan dengan tingkat pendapatan yang diperoleh.
PENERAPAN MARKETING MIX TERHADAP PENGOLAHAN USAHA TANI HOLTIKULTURA DI KABUPATEN ENREKANG -, A.Musfirah; Remmang, Hasanuddin; Idris, Muhammad
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 19 No. 2 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 2 Mei - Agustus 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten Enrekang merupakan salah satu penghasil tanaman holtikuktura khususnya usahatani buah salak terbesar di Sulawesi Selatan yang memiliki potansi yang dapat dikembangkan dari segi kualitas produksi yang nantinya diharapkan pula dapat meningkatkan pendapatan usahatani salak Metode yang digunakan dalam penelitian ini secara purporsove dengan memilih tiga masing-masing desa Kambiolangi, Desa Mata Allo, dan Desa Sumilang di Kecamatan Alla dengan menggunakan analisis keuntungan relative (Benefit Cost Ratio Analysis) dan analisis marjin dan efisiensi pemasaran. Hasil analisis dengan menggunakan benefit cost ratio pada ke tiga desa kasus, masing-masing desa memperoleh B/C 1,14, 1,151, dan 1,36. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa penggunaan strategi marketing mix II yang ditarafkan dapat memberikan tambahan manfaat bagi petani salak.
ANALISIS SALURAN PEMASARAN KEPITING RAJUNGAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENDAPATAN NELAYAN DI SULAWESI SELATAN -, Sudirman; Remmang, Hasanuddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komoditas hasil laut merupakan kekayaan Provinsi Sulawesi Selatan yang memberikan peluang masyarakat untuk pencaharian dalam menghidupkan keluarga. Kabupaten Pangkajene Kepulauan adalah lokasi penelitian yang menjadi fokus pendataan dalam kajian saluran pemasaran hasil laut yang dalam hali ini kepiting rajungan. Yang menjadi motivasi peneliti memilih daerah ini karena 67,18 % penduduknya menggantungkan hidupnya pada sektor perikanan baik pertambakan maupun mencari ikan di laut. Selain itu, dipilihnya lokasi ini menjadi studi dalam penelitian adalah jumlah pulau dalam wilayah pemeritahan Kabupaten Pangkajene Kepulauan mencapai 114 ( sumber kantor kependudukan Kabupaten Pangkep). Jumlah penduduk yang berdominsili di pulau mencapai 23.761 jiwa dengan pencaharian 74,24 % adalah nelayan dan sisanya bekerja di kota menjadi karyawan mall dan tukang batu. Tujuan kajian ini adalah untuk mengetahui sistem distribusi pemasaran kepiting dari nelayan ke pedagang pengumpul dan tingkat pendapatan yang diperoleh. Hasil kajian ini, peneliti melakukan pendataan terhadap faktor-faktor apa yang mempengaruhi tingkat perolehan pendapatan dan variabel yang mana menjadi dominan mempengaruhi hasil usaha nelayan. Data yang didapatkan adalah empiris di obyek penelitian plus data dari instansi terkait. Metode yang dilakukan dalam penelitian ini adalah survei dan deskriftif . Penelitian ini dilakukan ± 8 bulan yang diawali dengan pendekatan participatory rural appraisal agar data yang diperoleh valid dan terpercaya hasil kajian. Hasil olah data primer memberikan gambaran bahwa makin tinggi bobot timbangan daging kepitingan rajungan secara langsung mempengaruhi nilai jual atau meningkat setiap bulan. Adapun perbandingan harga beli rajungan dari nelayan dan harga jual daging kepada pedagang ekspor yaitu; harga beli rajungan gelondongan antara Rp. 42.500-Rp.50.000 setiap kilogram tergantung kualitas dan besarnya kepiting. Sedangkan perbandinagn bobot kepiting dengan jumlah ekoran yakni; 1 : 15 : 0,30, ( artinya 1 kg kepiting segar berbanding 15 ekor dan menghasilkan 30 % daging segar). Telah diketahui bahwa musim panen kepiting rajungan mempunyai waktu tertentu namun aktivitas penangkapan berjalan sepanjang tahun, olehnya itu hasil kajian ini merekomendasikan kepada pemerintah untuk memudahkan perluasan jaringan baik supplier rajungan dalam hal ini kelompok nelayan maupun kepada pedagang perantara lainnya
PENGARUH KOMPENSASI, DISIPLIN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA REGIONAL MAKASSAR Tamher, Abdul Azis; Remmang, Hasanuddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 19 No. 03 (2019): ECOSYSTEM VOL.19 NO 3 September - Desember 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Organisasi apapun dalam memberikan semangat untuk meningkatkan kinerja pegawai, perlu memberikan kompensasi bisa berupa financial maupun non financial dan harus dihitung dan diberikan kepada pegawai sesuai dengan pengorbanan yang telah diberikan pegawai kepada instansi tempat ia bekerja. Kompensasi memiliki arti penting karena kompensasi mencerminkan upaya instansi dalam mempertahankan dan meningkatkan kesejahteraan pegawainya.Rivai (2009) mengemukakan bahwa kompensasi tambahan yang diberikan berdasarkan kebijakan instansi terhadap semua pegawai sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan pegawai.Sistem kompensasi yang baik haruslah untuk memikat dan mempertahankan pegawai-pegawai yang cakap.Kompensasi pegawai mempengaruhi produktivitas dan tendensi mereka untuk tetap bersama organisasi atau mencari organisasi lainnya.Manakala dikelola secara benar, kompensasi membantu instansi mencapai tujuannya dan memperoleh, memelihara, dan mempertahankan tenaga kerja yang produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kompensasi, disiplin kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai pada Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Regional Makassar. Metode pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh (sensus) terhadap seluruh pegawai yang berjumlah 49 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan SPSS. Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah : 1) Kompensasi berpengaruh positif dan tidak signifikan terhadap kinerja pegawai; 2) disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai; 3). Lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai PPSDM Regional Makassar
Optimalisasi Pemberdayaan Lahan Kritis Sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Rumah Tangga Masyarakat Tani Holtikultura Di Desa Kanreapia Kecamatan Tombolopao Kabupaten Gowa Remmang, Hasanuddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 16 No. 1 (2016): Ecosystem Vol 16 No 1, Januari-April 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat Universitas Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi Bauran Pemasaran, Kualitas Pelayanan, Komitmen Konsumen Terhadap Keputusan Pembelian Ponsel Android di Kota Makassar Hasanuddin, Arnas; Anzhari, Achmad; Irwan, Auditya Amelia; Remmang, Hasanuddin
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.2746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi bauran pemasaran dan kualitas  komitmen konsumen terhadap keputusan pembelian handphone android. Metode penelitian ini yaitu deskriftif. Data penelitian ini diperoleh dari kuesioner (primer) dengan wawancara beberapa koresponden. Hasil penelitian ini ditemukan permasalahan sehubungan dengan keputusan konsumen untuk melakukan pembelian handphone. Fluktuasi omzet terhadap beberapa counter handphone di Kota Makassar ditemukan beberapa strategi untuk menarikan konsumen baik sebagai langganan maupun pelanggan baru yakni melakukan bauran pemasaran terhadap unsur kualitas, harga dan pelayanan. Dengan adanya strategi tersebut, maka tingkat capain volume penjualan meningkat walaupun persentase kenaikan mengalami naik turun. Komitmen konsumen untuk memutuskan membeli handphone type android terdapat beberapa perilaku yang ditentukan oleh kriteria sehingga pihak penjual di beberapa lokasi dalam wilayah Kota Makassar mempunyai strategi pemasaran/menjual barang yang berbeda, namun tetap menerapkan baouran pemasaran. This study aims to analyze the implementation of the marketing mix and the quality of consumer commitment to purchasing decisions for android mobile phones. This research method is descriptive. The research data were obtained from a questionnaire (primary) by interviewing several correspondents. The results of this study found problems related to consumer decisions to purchase mobile phones. Fluctuations in turnover for several cellphone counters in Makassar City found several strategies to attract consumers both as new customers and subscribers, namely conducting a marketing mix on quality, price and service elements. With this strategy, the achievement level of sales volume increases even though the percentage increase has fluctuated. There are several behaviors determined by the criteria for consumer commitment to decide to buy an Android type cellphone so that sellers in several locations within the Makassar City area have different marketing/selling strategies, but still apply the marketing mix.
Optimalisasi Pemberdayaan Lahan Kritis untuk Meningkatkan Kesejahteraan Petani di Desa Tancung Kabupaten Wajo Anzhari, Achmad; Irwan, Auditya Amelia; Remmang, Hasanuddin; Hasanuddin, Arnas
Jurnal Ilmiah Ecosystem Vol. 23 No. 2 (2023): Ecosystem Vol. 23 No 2, Mei - Agustus Tahun 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35965/eco.v23i2.2747

Abstract

Penelitian ini berorientasi pada pemberdayaan potensi desa dengan obyek penelitian di Desa Tancung pada sumber daya alam berupa danau tempe yang selama ini menjadi lahan tidak produktif saat terjadi musim kemarau. Metode pelaksanaan riset adalah secara survei dan pendataan pada obyek penelitian khususnya potensi desa pada sektor rill dengan fokus pada kendala dan hambatan dalam pengembangan. Untuk mencapai target pelaksanaan riset ini, terlebih dahulu dilakukan beberapa pendekatan kepada masyarakat agar tujuan program dapat tercapai antara lain: (i) participatory rapid appraisal, (ii) entrepreneurship capacity buiding dan (iii) technology transfer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui factor-faktor apa yang mempengaruhi usaha kecil di desa tersebut yang tidak dapat berkembang termasuk pemilihan demplot usaha kecil di bidang bercocok tanam sayur-mayur. Penelitian sebagai program utama adalah pendampingan riset dan juga melakukan kerjasama dengan pemerintah setempat tentang  program pompanisasi untuk mengantisipasi kebutuhan air pada tanaman. Maksud program pompanisasi ini adalah untuk meningkatkan frekuensi panen setiap tahun, yang biasanya hanya satu kali dan setelah itu dapat dilakukan 2 sampai 3 kali setahun sehingga pendapatan dapat meningkat menjadi duakali lipat menjadi Rp. 4,5 juta. This research is oriented towards empowering village potential with the research object in Tancung Village on natural resources in the form of tempeh lake which has been unproductive land during the dry season. The method of conducting research is by survey and data collection on research objects, especially village potential in the real sector with a focus on constraints and obstacles in development. To achieve the target of implementing this research, several approaches were first carried out to the community so that the program objectives could be achieved, including: (i) participatory rapid appraisal, (ii) entrepreneurship capacity building and (iii) technology transfer. The purpose of this study was to find out what factors influenced small businesses in the village that could not develop, including the selection of small business demonstration plots in the field of vegetable farming. Research as the main program is research assistance and also collaborating with the local government on pumping programs to anticipate water needs in plants. The purpose of this pumping program is to increase the frequency of harvesting each year, which is usually only once and after that it can be done 2 to 3 times a year so that income can be doubled to Rp. 4.5 million.
Co-Authors -, A.Musfirah -, Chahyono A. Arifuddin Manne Abduh, Tahmrin Abduh, Thamrin Abduh, Thamrin Abdul Karim Abubakar Idhan Abubakar, Herminawaty Achmad Anzhari Adi Sucipto Adriana Adriana Akhmad Syafruddin Amallia, Auditya Amelia, Auditya Andi Athiyah Syarif Andi Cudai Andi Elman Andi Purnama, Andi Andri Azhari Arfan Anwar Ramli Anzhari , Ahmad Anzhari Anzhari Arigemilia Fridayanti, Arigemilia Arnas Arnas Asfiah Asfiah Auditya Amalia Irwan Auditya Amelia Irwan Azizurrohman, Muhammad Basra Basra Berthin Metang Betsi Masseleng Panggalo Buka, Herlina Cahyono Cahyono Chahyono, Chahyono Christianti, Frisca Dwi Rahmasari Edowai, Robi Eka Andini Erni Indrawati Fadhillah, Adlan Fajar, Auliyah Fajriani Fajriani Farida Farida Faridah - Faridah Faridah Fatmawinarti, Titi Firman Manne Firman Menne Hadijah Mahyuddin Haeruddin Hasanuddin , Arnas Hasanuddin, Ahmad Anzhari Hasanuddin, Arnas Hasanuddin, Askari Hastati, Hastati Hawa, Nur Hawalya, Nur Herminawati Abubakar, Herminawati Herminawaty Abubakar Hidayat, Dian Nurul Salis Imam Jun Rinaldy Indah Anggraeni, Indah Indri Wahyuningsih Iwan Perwira Jumawati -, Jumawati Laming, Ripa Fajarina Lente, Erny Christine Danny Lukman Setiawan Malik, Andi Sadruddin Malik, Indah Fitriani Manda, Darmawati Mane, Arifuddin Marsaoly, Ayu Ashari Miah Said Mirnawaty M Mirnawaty Muflih Mubarak Muh Nasrullah Muhammad Asraruddin Mas'ud Muhammad Idris Muhammad Qadafi Zulkarnain Muhammad Yusuf Saleh Muhammad Yusuf Saleh Mujahida, Sitti Mustajab Amrullah, Mustajab Mustaking, Mustaking Narti Sembo Nasruddin Made Nora Idiawati Nur Naninsih nur, Indrayani Nurhanan, Nurhanan Nurhidayanti S. Nurjannah, Nurjannah B. Nurkaidah Nuryadin, A. Erwin Oesman Lewangka Osman Lewangka, Osman Pakabu, Putri Prabowo, Risma Rizky Prathiwi, Lharasari Putri, Dhea Arista Putri, Nurul Oktavia Rahman, M. Jamil Ramli, Nurhikma Amalia Rezki, Fatwa Ruslan, Muhlis Sabani, Muhammad Isyran Safira, Thasya Said, Miah Sandang, Kevyn Setiawan, Lukman Siti Na'ilah Marzugah St. Haerani, St. Sudirman - Sukmawati Mardjuni Sukmawati Mardjuni, Sukmawati Supardi Supardi Suriani, Seri Suwahru, Muhammad Ayub Syahruddin Syahruddin Syamsuddin, Indah Syamsul Rijal Tamher, Abdul Azis Taqiya, Amira Tasik, Pebriani Thamrin Abduh Thamrin, Yasser Aswad Thanwain Thanwain Ulang, Tenri Umar, Riyan Wardani, Elsa Yacob, Maya Indriani Yogi, Nurul Azizah A Yunus, Muh. Kafrawi Yunus, Muhammad Yusri _, Nurhikmah