Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Pendidikan Kesehatan Menggunakan Media Buku Saku Imunisasi PCV terhadap Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Ibu dalam Pemberian Imunisasi PCV pada Balita Agusriani, Lasty; Fetriyah, Umi Hanik; Mahdiah, Dede; Nito, Paul Joae Brett
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 2 (2025): April 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i2.5981

Abstract

Imunisasi PCV adalah salah satu imunisasi wajib dari pemerintah untuk mencegah penyakit pneumonia. Anak yang tidak diberikan imunisasi PCV beresiko besar mengalami pneumonia. Capaian imunisasi PCV di Puskesmas Bawan pada tahun 2024 rata-rata hanya mencapai 36,2%, salah satu upaya meningkatkan cakupan yaitu dengan memberikan informasi melalui pendidikan kesehatan pada ibu yang memiliki bayi. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas pendidikan kesehatan dengan menggunakan media buku saku imunisasi PCV terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian imunisasi PCV pada balita di wilayah kerja Puskesmas Bawan. Jenis penelitian kuantitatif pra experimental dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Responden pada penelitian ini adalah sebanyak 30 orang ibu yang memiliki anak berusia 0-2 bulan. Pengumpulan data menggunakan Buku Saku Imunisasi PCV dan kuisioner. Analisis data menggunakan uji paired t-test. Pengetahuan ibu sebelum dilakukan pendidikan kesehatan nilai rata-ratanya 6,37. Sedangkan pengetahuan ibu sesudah dilakukan pendidikan kesehatan nilai rata-ratanya 9,03. Nilai rata-rata sikap ibu sebelum dilakukan pendidikan kesehatan sebesar 16,53 dan nilai rata-rata sikap ibu sesudah dilakukan pendidikan kesehatan sebesar 21,43. Uji Analisa bivariat pada pengetahuan ibu didapatkan p value 0,000 dan sikap ibu 0,000. Pendidikan kesehatan menggunakan media buku saku imunisasi PCV efektif meningkatka pengetahuan dan sikap ibu dalam pemberian imunisasi PCV pada balita.
PENGARUH PEMBERIAN POSISI SEMIPRONASI DENGAN NESTING TERHADAP PERUBAHAN SATURASI OKSIGEN DAN FREKUENSI NAFAS PADA BAYI BERAT LAHIR RENDAH (BBLR) DI RUANG KARAMUNTING RSUD SULTAN SURIANSYAH BANJARMASIN Mahbubah, Mahbubah; Nito, Paul Joae Brett; Santoso, Bagus Rahmat; Fetriyah, Umi Hanik
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4806

Abstract

Latar Belakang: penyebab kematian pada bayi baru lahir terutama pada neonatal adalah BBLR. World Health Organization (WHO) bayi berat lahir rendah (BBLR) sebagai berat lahir <2500gr terlepas dari usia kehamilan. Di Kota Banjarmasin pada tahun 2023 menurut Kemenkes mengalami peningkatan prevalensi kelahiran BBLR hampir 2 kali lipat dari tahun sebelumnya. BBLR beresiko mengalami sesak nafas dan desaturasi oksigen. Salah satu upaya untuk meningkatkan saturasi oksigen (SpO2) dan perubahan frekunsi nafas (RR) yakni pemberian posisi semipronasi dengan nesting.Tujuan: untuk mengetahui pengaruh pemberian posisi semipronasi dengan nesting terhadap perubahan saturasi oksigen dan frekuensi nafas pada bayi berat lahir rendah (BBLR) di ruang Karamunting RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin.Metode: sampel berjumlah 30 bayi BBLR dengan teknik pengambilan total sampling. Penelitian kuantitatif dengan desain pra-experiment dengan One Group pretest-posttest only without control group. Pengumpulan data menggunakan pulse oxymetry dan ari-timer. Data diobservasi pada menit ke-0, ke-15, ke-30 dan menit ke-60. Analisis data yang digunakan uji Wilcoxon.Hasil: nilai rata-rata perubahan SpO2 sebesar 3,03% dan nilai rata-rata perubahan RR sebesar 3,6 x/m setelah pemberian intervensi selama 60 menit. Perubahan rata-rata nilai SpO2 dan RR paling banyak terjadi pada menit ke-30-60 menit. Pengaruh pemberian didapatkan nilai masing-masing p-value=0,003<?(0,05) pada SpO2 dan p-value= 0,000<?(0,05) pada RR.Kesimpulan: pemberian posisi semipronasi dengan nesting dapat memberi pengaruh pada saturasi oksigen dan frekuensi nafas pada bayi BBLR. Rekomendasi: untuk tenaga kesehatan memposisikan bayi BBLR yang mengalami desaturasi oksigen dan sesak nafas bisa diberikan posisi semipronasi dengan nesting.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN IBU DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PEMBERIAN KOLOSTRUM PADA BAYI BARU LAHIR DI RUANG NIFAS HAMBAWANG RSUD SULTAN SURIANSYAH BANJARMASIN Khoirul, Khoirul; Manto, Onieqie Ayu Dhea; Ariani, Malisa; Fetriyah, Umi Hanik
JOURNAL OF HEALTHCARE TECHNOLOGY AND MEDICINE Vol 11, No 1 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Ubudiyah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33143/jhtm.v11i1.4805

Abstract

Latar Belakang: ASI pertama keluar (kolostrum) mengandung banyak immunoglobulin IgA yang baik untuk pertahanan tubuh bayi melawan penyakit,melindungi dari infeksi, diare,dan ikterus. Survei Kesehatan Nasional Tahun 2023 cakupan pemberian kolostrum masih dibawah target dari target. Hal ini dipengaruhi oleh faktor internal ibu meliputi tingkat pengetahuan,sikap, parietas, kondisi ibu serta faktor eksternal yaitu dukungan keluarga, petugas kesehatan dan budaya/ lingkungan.Tujuan: Mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dan dukungan keluarga dengan  pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di Ruang Nifas Hambawang RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan survei analitik desain Cross Sectional. Pengambilan data menggunakan kuesioner dan observasi rekam medik. Sampel seluruh ibu yang baru melahirkan di Ruang Nifas Hambawang RSUD Sultan Suriansyah Banjarmasin bulan November – Desember Tahun 2024 dengan jumlah 34 orang dengan teknik pengambilan sampel Total Sampling. Analisa data menggunakan uji Kolmogoro Smirnov dan uji Chi- Square Fisher Exact.Hasil: Mayoritas usia responden 20-35 tahun sebanyak 23 orang(67,7%),  berpendidikan SMA 16 orang (47,1%), Paritas ibu multipara 20 orang (58,8%) dan  pekerjaan sebagai ibu rumah tangga  sebanyak 30orang (88,2%). Nilai p-value = 0,049 < ? 0,05  menunjukkan hubungan Tingkat pengetahuan dengan pemberian kolostrum. Nilai p- value = 0,196 > ? 0,05 tidak menunjukkan hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kolostrum.Simpulan: Ada hubungan Tingkat pengetahuan dengan pemberian kolostrum dan tidak ada hubungan dukungan keluarga dengan pemberian kolostrum. Bagi tenaga Kesehatan diharapkan dapat mendukung pemberian kolostrum dengan meningkatkan edukasi saat ANC (Antenatal Care) dan melakukan IMD (Inisiasi Menyusu Dini). Kata Kunci: Bayi baru lahir, dukungan keluarga, kolostrum, tingkat pengetahuan
Riwayat Hipertensi dan Paritas Ibu dengan Kejadian Stunting pada Balita Teddyansyah, Teddyansyah; Ariani, Malisa; Fetriyah, Umi Hanik; Latifah, Latifah
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1195

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan indikator kesehatan anak dengan kekurangan gizi kronis yang berhubungan dengan peningkatan resiko kematian serta dapat mempengaruhi fisik dan fungsional tubuh. Kejadian stunting di Indonesia masih tinggi. Riwayat hipertensi dalam kehamilan dan paritas ibu diduga sebagai faktor risiko stunting sehingga perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara riwayat hipertensi dan paritas ibu dengan kejadian stunting pada balita. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan rancangan survey analitik dan pendekatan cross sectional ini dilakukan pada 103 orang ibu yang mempunyai balita usia 2-5 tahun di Puskesmas Pekauman dengan teknik purposive sampling menggunakan lembar observasi dan pemeriksaan antropometri serta dianalisa dengan uji chi-square. Hasil: Sebagian besar ibu berusia 20-35 tahun sebanyak 92 orang (89,3%), memiliki anak balita sebanyak 69 orang (67%), dengan jenis kelamin anak perempuan sebanyak 53 orang (51,5%), memiliki riwayat hipertensi sebanyak 69 orang (67%), berstatus multipara sebesar 58 orang (56,3%) dan sebagian besar anak responden berstatus stunting sebanyak 63 anak (61,2%). P value hipertensi = 0,002 ; OR = 4,251 dan P value paritas = 0,041 ; OR = 2,521. Simpulan: Ada hubungan antara riwayat hipertensi dan paritas ibu dengan kejadian stunting pada balita. Jika ibu hamil kembali, disarankan untuk melakukan pemantauan tekanan darah dalam pemeriksaan ANC rutin khususnya pada multipara sehingga bisa mencegah terjadinya stunting.
Riwayat Anemia pada Ibu Hamil dengan Kejadian Stunting pada Balita Fatimah, Siti; Ariani, Malisa; Nito, Paul Joae Brett; Fetriyah, Umi Hanik
Surya Medika: Jurnal Ilmiah Ilmu Keperawatan dan Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol. 20 No. 2 (2025)
Publisher : STIKes Surya Global Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32504/sm.v20i2.1186

Abstract

Latar Belakang: Stunting merupakan indikator yang menggambarkan kondisi sosial-ekonomi suatu negara dan masalah kesehatan yang berkaitan dengan kekurangan sumber daya manusia yang produktif dan berkualitas di masa depan. Jumlah anak stunting di Indonesia masih tinggi dan belum mencapai target nasional. Salah satu faktor risiko yang diduga menjadi penyebab stunting adalah kekurangan gizi dari ibu ke janin dalam kandungan akibat anemia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi korelasi antara riwayat anemia pada ibu hamil dengan prevalensi stunting pada anak di Pusat Kesehatan Pekauman. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain survei analitis dan pendekatan kohort retrospektif ini dilakukan pada 103 ibu yang memiliki balita berusia 2-5 tahun dengan teknik sampling acak. Data dianalisis menggunakan uji chi-square dengan lembar observasi dan alat ukur mikrotis. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar ibu memiliki riwayat anemia gestasional sebanyak 57 orang (55,3%), dan sebagian besar anak mengalami stunting sebanyak 63 anak (61,2%). Hasil analisis data menunjukkan nilai p = 0,000 dan OR 24,083. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara riwayat anemia pada ibu hamil dan insidensi stunting pada balita di Pusat Kesehatan Masyarakat Pekauman Banjarmasin. Pencegahan dapat dilakukan melalui minimal enam kunjungan antenatal care (ANC) dan kepatuhan terhadap suplementasi zat besi sebagai upaya promosi dan pencegahan untuk mengurangi angka stunting dan meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Husband support, compliance in consuming Fe tablets and incident of anemia in pregnant women Latifah; Rhamadayanti, Rizka Novia; Palimbo, Adriana; Fetriyah, Umi Hanik
Health Sciences International Journal Vol. 3 No. 1: February 2025
Publisher : Ananda - Health & Education Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71357/hsij.v3i1.58

Abstract

Background: Anemia in pregnancy, particularly iron deficiency anemia, is a major public health concern with significant maternal and fetal implications. In Indonesia, anemia prevalence among pregnant women remains high, largely influenced by insufficient iron supplementation compliance and limited support systems. Husband support has been identified as a critical factor influencing maternal health behaviors, including compliance with consuming iron (Fe) tablets. Objective: This study aims to analyze the relationship between husband support, compliance in consuming Fe tablets, and the incidence of anemia among pregnant women. Method: A cross-sectional study was conducted involving 33 third-trimester pregnant women selected through purposive sampling. Data were collected using a validated questionnaire to assess husband support and maternal compliance with Fe tablet consumption. Hemoglobin levels were extracted from maternal health records. Statistical analysis included univariate and bivariate tests using the Fisher Exact Test and Chi-Square Test. Result: The study found significant relationships between husband support and anemia (p = 0.035) and between compliance with Fe tablet consumption and anemia (p < 0.001). Pregnant women with good husband support were less likely to experience anemia (6.1%) compared to those with poor support (18.2%). Similarly, none of the compliant participants developed anemia, while 24.2% of non-compliant women were anemic. Conclusion: Husband support and compliance with Fe tablet consumption are key factors in reducing anemia among pregnant women. Interventions should focus on enhancing spousal involvement and promoting adherence to iron supplementation to improve maternal and fetal health outcomes.
The Effecet Of Using Youtube Application Towards Social Emotional Developmentvment Of Chlidren Aged 5-6 Years Fetriyah, Umi Hanik; Pebriana, Olvia Putri; Rifa'atul Mahmudah; Onieqie Ayu
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 13 No 1 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jik.v13i1.4054

Abstract

Abstrak: Perkembangan emosional sosial adalah kemampuan anak untuk beradaptasi dengan melibatkan emosi, perilaku, dan pikiran. Anak yang mengalami gangguan sosial emosional mengalami kesulitan berinteraksi, mengganggu prestasi, dan tidak berperilaku baik secara sosial. Faktor yang mempengaruhi perkembangan sosial emosional adalah penggunaan aplikasi YouTube. Untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi YouTube terhadap perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Metode Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel terdiri dari 39 responden, menggunakan teknik simple random sampling proporsional. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang valid dan dapat diandalkan. Analisis data menggunakan uji Univariat dan Spearman's rho (α < 0,05) Hasil mayoritas anak menggunakan YouTube selama 60 menit dengan nilai rata-rata 98,55. Perkembangan sosial emosional anak dengan nilai rata-rata 71,03. Uji korelasi rho Spearman nilai r 0,05 Koefisien Korelasi -,445. Uji regresi linier sederhana dengan nilai p <0,001 dengan nilai konstan -0,036. Uji Termination dengan hasil 0,230. Ada efek penggunaan aplikasi YouTube terhadap perkembangan sosial emosional anak sebesar 23%. Dengan menambahkan 1% penggunaan aplikasi YouTube, emosionalitas sosial anak akan menurun sebesar -0,036. Disarankan bagi orang tua untuk membatasi penggunaan YouTube (Screen Time) hingga 60 menit/hari
HUBUNGAN STRES IBU DENGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ALALAK SELATAN BANJARMASIN Febriyanti, Novi; Nito, Paul Joae Brett; Latifah, Latifah; Fetriyah, Umi Hanik
Jurnal Delima Harapan Vol 12 No 2 (2025): September
Publisher : AKADEMI KEBIDANAN HARAPAN MULYA PONOROGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31935/delima.v12i2.322

Abstract

Latar Belakang: ASI eksklusif ditetapkan sebagai strategi percepatan penurunan stunting namun cakupannya belum mencapai target 80% dan Puskesmas Alalak Selatan terdata memiliki cakupan 75,2%. Stress yang dialami ibu diduga sebagai pemicu rendahnya produksi ASI sehingga ASI eksklusif tidak optimal dan dapat menyebabkan stunting. Tujuan: Menganalisis hubungan stress ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Alalak Selatan. Metode: Penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik korelatif cross sectional pada 35 ibu dan bayi usia 6-12 bulan yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner skala stress Holmes-Rahe dan pertanyaan tertutup tentang pemberian ASI ekslusif. Data di analisis dengan uji korelasi Kolmogorov Smirnov Z karena syarat chi square tidak terpenuhi yang ditandai dengan adanya 6 sel (75%) yang memiliki nilai ekspektasi <5. Hasil: Mayoritas responden teridentifikasi tidak mengalami stress dengan jumlah 15 orang (42,9%), tidak ASI eksklusif dengan jumlah 18 orang (51,4%), memiliki bayi stunting dengan jumlah 19 orang (54,3%) dan p value = 0,000. Simpulan: Ada hubungan stress ibu dengan pemberian ASI eksklusif pada bayi di wilayah kerja Puskesmas Alalak Selatan.
The Relationship between Clinical Guidance and Student Satisfaction During Clinical Practice at the Hospital Aslamiyah, Suwai Batul; Basit, Mohammad; Wijaksono, M. Arief; Fetriyah, Umi Hanik
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 4 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i4.3339

Abstract

Nursing students engage in clinical practice to apply nursing theory, integrate theoretical knowledge and practical skills. Effective clinical supervision allows students to experience satisfaction during clinical practice and meet cognitive, psychomotor, and affective competencies. It is important to research studying clinical supervision and student satisfaction in the Nursing DIII program during clinical practice at Hospital, so the objective this research is to determine the relationship between clinical guidance and the satisfaction of DIII Nursing students during clinical practice at Hospital. Methods: this study is descriptive with quantitative design with cross sectional. Sampling using continous sampling and sample used was 75 students of DIII regular nursing XXV. Data collection using questionnaires that tested valid and reliability. Analysis of data using Fisher Exact Test. Results: most of the clinical guidance is good majority (69.3%) and on the satisfaction of respondents when the majority clinical practice is satisfied (89.3%). The relationship of clinical guidance with nursing student satisfaction during clinical practice at the hospital with the results of p value 0.016 with (α = 0.05). Conclusion: there is a relationship of clinical guidance with nursing student satisfaction during clinical practice at the hospital. it is expected that the clinical supervisor to increase empathy by conducting clinical guidance to students in order to have a positive impact on students.
The Relationship Between Intensity of Social Media Use and Cyberbullying on Social Media Husna, Jum’atul; Nito, Paul Joae Brett; Fetriyah, Umi Hanik; Ariani, Malisa
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No S5 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6iS5.4392

Abstract

The use of social media among teenagers is increasing, and the intensity of social media use among teenagers can result in cyberbullying behavior. One of the factors that influences cyberbullying behavior is the intensity of social media use and the increase in time spent doing online activities. The impact of cyberbullying behavior is a failure to develop social skills, such as empathy, negotiation and retaliation. Objective: To determine the relationship between the intensity of social media use and cyberbullying on social media at SMPN 3 Banjarmasin. Method: This research uses quantitative methods with a cross sectional research design. The population was 528 respondents and the sample size was 228 respondents using a stratified random sampling technique. Data were collected using a questionnaire on the intensity of social media use and cyberbullying behavior. The results of the validity of the media use intensity scale questionnaire with results of 0.500 – 0.654. Cyberbullying behavior scale questionnaire r calculated at 0.273 – 0.753. The results of the media use intensity scale questionnaire test were 0.625, and cyberbullying behavior scale questionnaire was 0.977. Which tested using the Kolmogorov Smirnov statistical test. Results: The results of the research are that the intensity of social media use among teenagers at SMPN 3 Banjarmasin is in the high significant category. Cyberbullying behavior among teenagers at SMPN 3 Banjarmasin is mostly in the high category. Conclusion : The results of the analysis show that there is a relationship between the intensity of social media use and cyberbullying behavior.
Co-Authors Adity, Muhammad Fresdy Adriana Palimbo, Adriana Agusriani, Lasty Agustina, Mely Aina, Siti Irma Nur Aisyah Pratiwi, Aisyah Almaida Almaida, Almaida Alpian, Ridho Andi Andi Andini, Ni Nyoman Jero Anggraini, Afni Anggraini, Fitria Ariani, Malisa Aslamiyah, Suwai Batul Asmadiannor, Asmadiannor Aulia, Mita Bagus Rahmat Santoso, Bagus Rahmat Budi, Indra Carolin, Putri Cloudia, Lorenza Dede Mahdiyah, Dede Dewi, Ni Gusti Agung Ayu Sri Dhea Manto, Onieqie Ayu dini rahmayani Dwi Salmarini, Desilestia Eliya, Pega Fadlianoor, Renaldy Febriyanti, Novi Fitria, Henni Gaghauna, Eirine EM Grencia, Neni Habibi, Nur Hakidah Hidayah, Laila Hidayati, Alfina Hikmah, Rahmadaniati Hongky, Hongky Husna, Jum’atul Irawan, Angga Istiqamah Kamal, Al Mustafa Khairun Nisa Khoirul Khoirul LATIFAH Latifah Latifah Latifah, Hj Leluni, Adelia Lestari, Agnes Tadika M. Sobirin Mohtar Mahbubah, Mahbubah Mahdiah, Dede MAHMUDAH, RIFA'ATUL Malena, Rika Manto, Onieqe Ayu Dhea Manto, Onieqie Ayu Dhea Mariam Mariam, Mariam Mariani Mariani Maulida, Neli Meka, Aderia Dang Melda, Melda Mohammad Basit, Mohammad Muhammad Riduansyah Muhammad Zulfadhilah Mukti, Ranisa Muna, Ariatul Munawarah Munawarah, Munawarah Munawarah, Aisyah Nataly, Onevia Berlian Nazmi, Nurlina Nito, Paul Joae Brett Nitto, Paul Joae Brett Normala Noval Noval Nur Anisa Nurdiyanti, Siti Haliza Nurvela, Ain Onieqie Ayu Panca Putria, Evita Pebriana, Olvia Putri Pitriya, Aima Pradini, Santia Andira Pratama, Prasetya Putra Priadi Putri, Alvionita Rahayu, Agustinur Rahmadaniah, Dina Rahmah, Tri Ayu Aulia Rahmawati, Rahmawati Rahmi, Aisya Raihani, Siti Ramadani, Dilla Futri Ramadani, Hamsudin Ranai, Ahmad Rapi’I Rhamadayanti, Rizka Novia Riani, Nolla Riduansyah, Muhammad Rifa'atul Mahmudah Rinita Ririn Safitri Ritni Rosalina, Nadya Safitri, Aghus Triani Holyza Salasikin, Lela Saldilawaty, Saldilawaty Salsabila, Putri Sari, Niluh Putu Asti Purnama Sari, Rani Normaya Septiana, Dini Shabilla, Risqina Meilin Siti Fatimah Sri Muliani, Sri Subhannur Rahman, Subhannur Sugeng Santoso Suling, Carolina I. S. Tasalim, Rian Teddyansyah, Teddyansyah Tiaradevi, Tiaradevi Tisi, Wanda Ceisara Monica Hinut Trianjani, Yesa Septia Virdasari, Sweetryani Wati, Nida Widia, Widia Widiantari, Ni Ketut Wijaksono, M. Arief Wijaksono, Muhammad Arief Wikklin, Monica Yamani, Namira Talitha Yuniarti, Ainun Zambri, Haniah