Articles
Evaluasi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) berdasarkan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3) : studi literature
Salianto, Salianto;
Akhyar, Mushtofainal;
Subhan, Muhammad
Nautical : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 1 No. 6 (2022): Nautical: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : ARKA INSTITUTE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55904/nautical.v1i6.326
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sangat penting diterapkan khususnya pada perusahaan yang memiliki kontak langsung dengan bidang kontruksi agar karyawan dapat merasa aman, nyaman, dan selamat. Seperti yang kita ketahui pada pesatnya laju kontruksi bangunan di Indonesia, maka pengendalian risiko kecelakaan kerja menjadi semakin penting. Akan tetapi pada kenyataan nya dalam penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) masih kurang diperhatikan. Hal ini dapat dibuktikan dengan tingginya angka kecelakaan kerja yang masih terjadi. Di Indonesia sendiri kecelakaan akibat kerja yang terjadi setiap tujuh detik sekali (“k3 Masih Dianggap Remeh” Warta ekonomi, 2 juni 2006).Penelitian Artikel ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan menggunakan kata kunci SMK3, kecelakaan kerja, dan pekerja untuk artikel penelitian yang terdapat dalam database Google Scholar dan Science Direct. dalam studi literatur ini menggunakan strategi yang komprehensif seperti mencari artikel di database jurnal penelitian dan mencari di situs web internet.Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) adalah suatu upaya untuk mencegah terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta terciptanya tempat kerja yang nyaman. Hal ini juga tertuang pada Permenaker no.5 tahun 1996 tentang setiap perusahaan yang memperkerjakan lebih dari seratus tenaga kerja atau bahan produksi yang dapat membahayakan serta memberikan dampak penyakit akibat kerja. Maka dari itu diwajibkan untuk menerapkan Sistem Manajemen K3. dari hasil penelitian diatas dapat kita simpulkan bahwa pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja(K3) beserta Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan kerja (SMK3). hal ini dikarenakan masih tingginya angka kejadian kecelakaan kepada para pekerja/karyawan di sebuah perusahaan. dengan adanya penerapan k3 dan SMK3 maka angka kecelakaan karyawan dapat berkurang serta dapat mempengaruhi produktivitas dan tingkat kenyamanan yang baik.
PENYULUHAN CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CPTS) DAN EDUKASI TENTANG PENTINGNYA MEMILIH JAJANAN SEHAT
Salianto, Salianto;
Hutabarat, Husnida Putriyana;
Juliani, Juliani;
Nst, Maharani Zahra;
Rahma, Putri Aulia;
Mendriani, Putri;
Safira, Rifa
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cdj.v5i1.24308
Mencuci tangan menggunakan sabun merupakan salah satu perilaku hidup bersih dan sehat. Dengan mencuci tangan menggunakan sabun, dapat memutus mata rantai penularan penyakit. Banyaknya masyarakat yang menganggap bahwa mencuci tangan menggunakan sabun itu tidak penting, karena kurangnya kesadaran akan pentingnya kesehatan diri dan sanitasi lingkungan. Selain mencuci tangan, memilih jajanan sehat juga penting. Mencuci tangan dan memilih jajanan sehat merupakan salah satu solusi yang mudah dan efektif dalam pencegahan penyakit menular dan penyakit tidak menular, juga dapat mencegah gangguan saluran pencernaan. Penyuluan ini bertujuan untuk mengedukasi siswa/i SDN 106172 Tuntungan II agar hidup bersih dan sehat sehingga angka penyakit akibat tidak mencuci tangan dan memilih jajanan sehat menurun. Tim pengabdian menyajikan materi menggunakan power point dan video sebagai sarana pengedukasian kepada siswa/i SDN 106172 Tuntungan II. Tim penyuluh menyimpulkan pada penelitian ini bahwa ada peningkatan pengetahuan dan pemahaman sebelum dan sesudah diberikannya edukasi kepada adik-adik mengenai mencuci tangan memakai sabun.
DAMPAK STRESS KERJA DAN CARA MENGATASINYA TERHADAP KINERJA KARYAWAN
Pasaribu, Syahril Budiman;
Hasibuan, Arini Salsabila;
Pratiwi, Dwika Ardelya;
Salianto, Salianto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30176
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengidentifikasikan dampak stress kerja dan cara mengatasinya terhadap kinerja karyawan dalam memanajemen diri melawan stress kerja yang dapat mengganggu kinerja sebagai karyawan. Sering kita jumpai pengalaman kerja yang kurang menyenangkan dapat menyebabkan stress kerja. Data dikumpulkan dari artikel dan jurnal nasional yang dipublikasikan dalam 5 tahun terakhir, menggunakan kata kunci terkait seperti "stress kerja", "dampak stress kerja", "cara mengatasi", dan "kinerja karyawan". Analisis dilakukan terhadap 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stress kerja harus dimanajemen dengan baik karena akan berdampak terhadap kinerja karyawan. Meskipun saat ini telah banyak media yang dapat digunakan untuk mencari pengetahuan dasar dan informasi mengenai cara mengatasi stress kerja terhadap kinerja karyawan. Hal yang perlu diperhatikan terhadap kinerja karyawan adalah sejauh mana tingkat keberhasilan yang bisa dicapai dalam bekerja. Sumber daya manusia merupakan salah satu faktor penting dalam membina tenaga kerja. Lingkungan sekitar tempat bekerja juga dapat mempengaruhi stress kerja, sehingga perlu untuk meningkatkan kinerja karyawan. Menurunnya stress yang dialami karyawan akan meningkatkan kesehatan atau kinerjanya. Stress kerja dapat bersifat positif (eustress) yang dibutuhkan justru dapat menghasilkan prestasi yang tinggi, namun sering kita jumpai stres kerja lebih banyak merugikan terhadap kinerjanya. Dengan mengimplementasikan rekomendasi ini, diharapkan kinerja karyawan dapat dimanajemen dengan baik, sehingga stres kerja tidak akan berdampak terhadap kinerja karyawan.
ANALISIS DAMPAK BEKERJA PARUH WAKTU TERHADAP PRESTASI AKADEMIK PADA MAHASISWA K3C SEMESTER VI UIN SUMATERA UTARA
Putri, Rahma Amina;
Fernanda, Amelia;
Permata, Maulidya;
Salianto, Salianto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30177
Bekerja paruh waktu sudah menjadi fenomena yang tidak asing di kalangan pelajar dan mahasiswa karena merupakan ajang bagi mereka untuk mendapatkan ekonomi tambahan, pengalaman kerja, dan mandiri secara finansial. Akan tetapi, di sisi lain, bekerja paruh waktu ini memberikan dampak yang signifikan terhadap prestasi akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis dampak yang ditimbulkan dari bekerja paruh waktu terhadap prestasi akademik mahasiswa di dunia perkuliahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif dengan interview dan observasi terhadap mahasiswa kelas K3C Semester VI UIN SU yang bekerja paruh waktu. Hasil dari kegiatan penelitian yang dilakukan ialah mahasiswa yang bekerja paruh waktu cenderung memiliki prestasi akademik yang lebih rendah dari mahasiswa yang tidak bekerja. Hal ini ditandai dengan penurunan IPK semester. Berbagai macam faktor seperti kurangnya manajemen waktu yang baik, banyaknya waktu yang dihabiskan untuk bekerja, kelelahan fisik dan mental menjadi alasan utama penurunan prestasi akademik ini. Untuk itu, perlu pertimbangan yang matang sebelum memulai bekerja saat kuliah dan perlu pendekatan holistic untuk menyeimbangkan antara membagi waktu dan tenaga dengan tepat antara bekerja dan kuliah agar tidak mengabaikan kewajiban utama untuk meraih pendidikan yang baik.
PENGARUH TUNTUTAN PEKERJAAN DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA TENAGA PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
Nabila, Yugni Aulia;
Tanjung, Nurdiana;
Ginting, Nurul Octavyani;
Salianto, Salianto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30178
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh tuntutan pekerjaan terhadap kesejahteraan psikologis pada tenaga pendidik sekolah menengah kejuruan (SMK) melalui metode studi literatur. Dalam konteks pendidikan kejuruan, tenaga pendidik sering dihadapkan pada berbagai tantangan dan tekanan yang dapat mempengaruhi kesejahteraan psikologis mereka. Metode penelitian studi literatur digunakan untuk menganalisis dan menyintesis hasil-hasil penelitian sebelumnya yang berkaitan dengan topik ini. Sumber data diperoleh dari berbagai jurnal akademik, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil dari studi literatur menunjukkan bahwa tuntutan pekerjaan yang tinggi secara signifikan berhubungan dengan penurunan kesejahteraan psikologis tenaga pendidik SMK. Faktor-faktor seperti beban kerja yang berlebihan, tekanan untuk memenuhi target akademis, dan tuntutan administratif yang kompleks ditemukan sebagai penyebab utama stres dan kelelahan emosional. Di sisi lain, dukungan sosial dan lingkungan kerja yang positif berperan sebagai faktor pelindung yang dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis. Temuan ini menegaskan pentingnya perhatian terhadap manajemen tuntutan pekerjaan dan peningkatan dukungan bagi tenaga pendidik untuk menjaga kesejahteraan psikologis mereka. Implikasi praktis dari penelitian ini termasuk rekomendasi untuk pengembangan kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan tenaga pendidik, serta intervensi yang efektif dalam menciptakan lingkungan kerja yang lebih mendukung di SMK.
ANALISIS DETERMINAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN DI PERUSAHAAN X
Oesraini, Daffa Dhiba;
Muliyani, Muliyani;
Khairunnisa, Tia Zahra;
Salianto, Salianto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30179
Motivasi kerja adalah keadaan di mana seorang individu merasa termotivasi untuk melakukan tindakan yang disengaja guna meningkatkan kinerjanya di tempat kerja. Tujuan penelitian ini untuk mencari tahu apa saja yang dapat meningkatkankan motivasi kerja karyawan untuk menunjang kepuasan kerja di Perusahaan X. Penelitian kualitatif deskriptif merupakan metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini . Jumlah karyawan di PT X adalah 30 orang dan 6 orang menjadi sampel penelitian. Reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan merupakan metode analisis data yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Perusahaan tersebut ada sebagian karyawan yang merasa puas dan tidak puas atas fasilitas atau tunjangan, gaji maupun bonus yang diberikan oleh pihak perusahaan x tersebut. Dan Perusahaan perlu adanya peningkatan dalam fasilitas dan tunjangan maupun gaji.
ANALISIS DETERMINAN MOTIVASI KERJA KARYAWAN DI PERUSAHAAN X
Oesraini , Daffa Dhiba;
Muliyani, Muliyani;
Khairunnisa, Tia Zahra;
Salianto, Salianto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30325
Motivasi kerja adalah keadaan di mana seorang individu merasa termotivasi untuk melakukan tindakan yang disengaja guna meningkatkan kinerjanya di tempat kerja. Tujuan penelitian ini untuk mencari tahu apa saja yang dapat meningkatkankan motivasi kerja karyawan untuk menunjang kepuasan kerja di Perusahaan X. Penelitian kualitatif deskriptif merupakan metodelogi yang digunakan dalam penelitian ini . Jumlah karyawan di PT X adalah 30 orang dan 6 orang menjadi sampel penelitian. Reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan merupakan metode analisis data yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Perusahaan tersebut ada sebagian karyawan yang merasa puas dan tidak puas atas fasilitas atau tunjangan, gaji maupun bonus yang diberikan oleh pihak perusahaan x tersebut. Dan Perusahaan perlu adanya peningkatan dalam fasilitas dan tunjangan maupun gaji.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN : STUDI LITERATUR
Rifdha , Aliyah;
Oktavia, Ratih;
Pasaribu, Natasha Melfisyaira Putri;
Salianto, Salianto
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30527
Kinerja karyawan yang baik dan terus meningkat setiap harinya sangat dibutuhkan guna memajukan suatu perusahaan. Untuk mencapai hal itu dibutuhkan faktor pendukung seperti motivasi yang dapat mendorong semangat bekerja pada karyawan agar mendapatkan hasil dan tujuan yang dibutuhkan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah faktor motivasi yang berpengaruh terhadap produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan metode tinjauan literatur dengan mengkaji berbagai studi terkait motivasi kerja dan kinerja karyawan yang dipublikasikan dalam empat tahun terakhir (2020-2023). Sumber literatur yang digunakan meliputi artikel jurnal yang tersedia di database akademik terkemuka seperti Google Scholar, serta laporan penelitian dari database serupa. Hasil dan pembahasan pada temuan ini mengindikasikan bahwa motivasi kerja mengandung pengaruh yang signifikan pada peningkatan kinerja karyawan di berbagai sektor industri.
ANALISIS WORK LIFE BALANCE PADA PERAWAT BELUM MENIKAH
Salianto, Salianto;
Barus, Dila Diwani;
Saraan, Astuti;
Lubis, Fathul Rahmi;
Ujung, Mariama
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31665
Peran perawat yang utama dan paling banyak disorot dan diketahui oleh masyarakat adalah sebagai pelaku/pemberi asuhan keperawatan, perawat dapat memberikan pelayanan keperawatan secara langsung dan tidak langsung kepada klien, Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan dengan deskriptif kualitatif menggunakan pendekatan survei yang bertujuan menganalisis keseimbangan kerja pada perawat Rumah Sakit Sri Pamela Tebing Tinggi Provinsi Sumatra Utara. Penelitian ini dilakukan pada perawat wanita yang belum menikah. Ini juga dikarenakan pada perawat wanita yang belum menikah mereka akan menambah peran rasa tanggung jawab yang mereka alami. Berdasarkan hasil wawancara yang telah dilakukan maka dapat dianalisa kalau perawat Rumah Sakit Sri Pamela Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara dapat melayani pasien dengan sangat baik dapat dilihat dari hasil wawancara tersebut, dan keterlibatannya dalam memberi pelayanan sangat dijaga sesuai dengan SOP yang ada. Hal ini dilakukan setiap perawat karena merupakan bagian dari tanggung jawab kerjanya yang mana harus mampu memberikan pelayanan sebaik mungkin kepada pasien. Setiap karyawan perusahan harus mampu menerapkan work-life balance dengan baik, dengan mampu menerapkann work-life balance maka pekerjaan yang dilakukan sangat mudah dan tidak terganggu terhadap kinerja nantinya.
LITERATURE REVIEW PENGARUH STRESS KERJA TERHADAP KESELAMATAN AN KESEHATAN KERJA (K3) PADA KARYAWAN DI INDUSTRI
Salianto, Salianto;
Syahri, Yasmin Anta;
Maulia Harahap, Shelly Safira;
Sinaga, Riantania
Plenary Health : Jurnal Kesehatan Paripurna Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/plenaryhealth.v1i3.475
Stres di tempat kerja muncul dari ketidakseimbangan antara kemampuan fisik dan psikologis seorang karyawan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan oleh perusahaan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh stress kerja terhadap efektivitas dalam keselamatan dan kesehatan kerja (k3) pada karyawan di industri. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif kualitatif dengan studi literature. Data yang diambil berdasarkan dari artikel yang direview dengan menggunakan kata kunci pengaruh stress kerja terhadap keselamatan dan kesehatan kerja (k3). Artikel yang di analisis diambil dari 5 tahun terakhir sehingga informasi yang diperoleh bersifat baru. Hasil penelitin menunjukkan bahwa stres di tempat kerja dapat berdampak buruk pada lingkungan tempat kerja, yang dapat mengganggu individu, dan proses produksi atau kesuksesan yang berkelanjutan. Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan salah satu unsur yang mempengaruhi produktivitas karyawan. Stres di tempat kerja dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti tidak memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan tugas, tujuan yang tidak jelas, arahan yang tidak tepat dari manajemen, kegagalan dalam mengakui prestasi, terbatasnya kesempatan untuk terlibat di tempat kerja, dan tanggung jawab tanpa wewenang. Saat mengalami stress kerja sangat mempengaruhi gagasan, perasaan, sikap, dan perilaku organisasi dalam mencapai kinerja yang maksimal. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu stress kerja sangat berpengaruh terhadap kesehatan dan keselamatan kerja (k3) bagi karayawan di industri sebab dengan tidka mengalami stress karyawan di industri lebih fokus saat berkerja sehingga kecil terjadinya keselamatan dan kesehatan juga semakin membaik.