Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Psikoedukasi Perilaku Gerakan Tutup Mulut terhadap Tumbuh Kembang Fisik dan Psikologis Balita Ovie Kinan Marshanda R.; Leni Kurnia; Sulistia Wigati; Billy Najib Nurrohmansah; Sania Ramadani; Rifqi Farisan Akbar; Pratidina Ekanesia
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 3 (2026): July : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i3.1528

Abstract

Gerakan Tutup Mulut (GTM) merupakan bentuk kesulitan makan yang dapat mengganggu kecukupan asupan, pertumbuhan fisik, hubungan orang tua dan anak, serta suasana emosional selama waktu makan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan prevalensi dan karakteristik GTM pada balita serta mengevaluasi perubahan pengetahuan orang tua setelah mengikuti psikoedukasi penanganan GTM. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif praeksperimental dengan desain satu kelompok pretest-posttest. Asesmen kebutuhan melibatkan 125 orang tua balita di Posyandu Melati 11, Desa Cipagalo, sedangkan evaluasi intervensi melibatkan 60 orang tua. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terstruktur, telaah Kartu Menuju Sehat, dan kuesioner pengetahuan skala 0–10. Hasil menunjukkan 77 balita (61,6%) sedang mengalami GTM, 34 balita (27,2%) pernah mengalami GTM, dan 14 balita (11,2%) tidak pernah mengalaminya. Prevalensi tertinggi terdapat pada usia 1–3 tahun (81,8%). Sebanyak 39 dari 77 balita dengan GTM aktif mengalami berat badan tidak naik. Rata-rata skor pengetahuan orang tua meningkat dari 3,13 menjadi 8,81, dengan peningkatan terbesar pada penerapan feeding rules. Psikoedukasi menunjukkan potensi kuat untuk meningkatkan pemahaman pengasuhan makan responsif, tetapi evaluasi lanjutan diperlukan untuk menilai perubahan perilaku dan pertumbuhan anak secara berkelanjutan melalui pengukuran objektif dan kelompok pembanding.
Hubungan Self Esteem dan Dukungan Sosial Terhadap Kesejahteraan Psikologis Siswa SMK X Wildan Beryl Rivai; Prinska Damara Sastri; Rifqi Farisan Akbar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1361

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara self esteem dan dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis siswa SMK X yang berasal dari keluarga dengan status sosial ekonomi rendah. Metode yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan sampel 60 siswa dari kelas X hingga XII menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan menggunakan skala Self Esteem, Dukungan Sosial, dan Kesejahteraan Psikologis, kemudian dianalisis dengan Uji korelasi Pearson Product Moment dan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki hubungan positif dan signifikan dengan kesejahteraan psikologis, sedangkan self esteem secara parsial tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Namun, secara simultan, self esteem dan dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya peran dukungan sosial sebagai faktor protektif bagi siswa dari keluarga kurang mampu dalam menghadapi tekanan psikologis. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar bagi sekolah, guru BK, dan orang tua dalam merancang intervensi yang tepat guna mendukung kesehatan mental remaja.
Hubungan Antara Fear Of Missing Out (FOMO) Dan Social Support Terhadap Kesejahteraan Psikologis Pada Remaja Perempuan Di SMK X Putri Erlangga Santika; Prinska Damara Sastri; Rifqi Farisan Akbar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Fear of Missing Out (FOMO) dan Social Support (Social Support) terhadap kesejahteraan psikologis pada remaja perempuan di SMK X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat Fear of Missing Out (FOMO) pada siswi SMK X cenderung berada pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 58,18%, tingkat Social Support berada pada kategori tinggi, dan kesejahteraan psikologis sebagian besar berada pada kategori tinggi. Hasil uji parsial menunjukkan bahwa Fear of Missing Out (FOMO) memiliki hubungan yang signifikan dengan kesejahteraan psikologis (p = 0,000 < 0,05), sehingga hipotesis pertama diterima. Sementara itu, Social Support tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kesejahteraan psikologis (p = 0,202 > 0,05), sehingga hipotesis kedua ditolak. Hasil uji simultan menunjukkan bahwa Fear of Missing Out (FOMO) dan Social Support secara bersama-sama memiliki hubungan yang signifikan dengan kesejahteraan psikologis (F = 11,099; p = 0,000 < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,172 menunjukkan bahwa Fear of Missing Out (FOMO) dan Social Support memberikan kontribusi sebesar 17,2% terhadap kesejahteraan psikologis, sedangkan 82,8% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian.
Hubungan Moral Disengagement dan Dukungan Teman Sebaya terhadap Perilaku Bystander pada Situasi Bullying di SMA X Kota Bandung Mira Dwiyansyah; Pratidina Ekanesia; Rifqi Farisan Akbar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1652

Abstract

Bullying merupakan permasalahan yang masih sering terjadi pada remaja dan melibatkan berbagai peran bystander dalam situasi tersebut. Perilaku bystander dapat dipengaruhi oleh faktor kognitif dan sosial, seperti Moral Disengagement dan dukungan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Moral Disengagement dan dukungan teman sebaya dengan perilaku bystander pada situasi bullying di SMA X Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Partisipan penelitian berjumlah 114 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Moral Disengagement dan dukungan teman sebaya tidak berhubungan secara signifikan dengan perilaku defender (F = 0,221; p = 0,802; R² = 0,004). Sebaliknya, kedua variabel berhubungan secara signifikan dengan perilaku outsider (F = 21,447; p < 0,001; R² = 0,279) dan Reinforcement (F = 15,129; p < 0,001; R² = 0,214). Secara parsial, Moral Disengagement dan dukungan teman sebaya menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap outsider dan Reinforcement (p < 0,05), tetapi tidak terhadap defender (p > 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa Moral Disengagement dan dukungan teman sebaya lebih berkaitan dengan kecenderungan siswa untuk bersikap pasif atau memperkuat perilaku bullying dibandingkan membela korban.
Hubungan Dukungan Sosial dan Self-Efficacy terhadap Kesiapan Karier pada Siswa Kelas XI SMK Pasundan 1 Kota Bandung Ika Paridah; Pratidina Ekanesia; Rifqi Farisan Akbar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1736

Abstract

 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial dan self-efficacy dengan kesiapan karier siswa kelas XI. Kesiapan karier menjadi aspek krusial bagi siswa menjelang kelulusan, yang diduga memiliki keterkaitan dengan dinamika faktor eksternal dan internal. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional. Penentuan subjek dalam riset ini menerapkan pendekatan simple random sampling yang menghimpun 92 siswa kelas XI sebagai pihak responden. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner, yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis regresi linear berganda untuk menguji hubungan secara parsial dan simultan dibantu program SPSS. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa dukungan sosial tidak memperlihatkan hubungan yang berarti bagi kesiapan karier siswa (Sig. = 0,281 > 0,05). Sebaliknya, self-efficacy terbukti memiliki keterikatan searah serta berhubungan secara signifikan dengan kesiapan karier kelompok siswa tersebut (Sig. = 0,000 < 0,05). Namun, ketika diuji secara bersama-sama, hasil menunjukkan bahwa dukungan sosial dan self-efficacy secara simultan berhubungan signifikan dengan kesiapan karier siswa (Sig. = 0,000 < 0,05). Kombinasi faktor-faktor ini berkontribusi sebesar 35,2% dalam menjelaskan fluktuasi tingkat kesiapan karier siswa, sedangkan sisanya sebesar 64,8% berkaitan dengan faktor lain di luar model penelitian. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa faktor internal berupa self-efficacy merupakan aspek utama yang berhubungan kuat dengan kesiapan karier siswa, sehingga pihak sekolah disarankan untuk lebih fokus pada program penguatan kepercayaan diri siswa dalam menentukan pilihan masa depannya.
Psikoedukasi Pola Asuh Dan Kesehatan Mental Anak Di Era Digital Pada Kader Posyandu Adela Saffanatunnabiilah; Alya Dwi Rahmawati; Anggita Putri Diandra; Elsya Putri Adela Ramadani; Ilham Iqbal; Keissa Kusumadiani; Muhammad Lugis Adi Saputra; Neng Iis Suryani; Nishreena Chyrin Widad; Rifqi Farisan Akbar; Pratidina Ekanesia
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1893

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan keluarga, termasuk pada pola pengasuhan anak. Kemudahan akses terhadap gadget memberikan berbagai manfaat, namun penggunaan yang tidak terkontrol berpotensi memengaruhi tumbuh kembang, perkembangan sosial-emosional, kemampuan kognitif, serta kesehatan mental anak. Kondisi ini menunjukkan pentingnya peningkatan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam menerapkan pola asuh yang sesuai dengan tahap perkembangan anak sekaligus mampu mengelola penggunaan teknologi secara bijaksana. Program psikoedukasi “Pola Asuh Sehat untuk Mendukung Tumbuh Kembang dan Kesehatan Mental Anak di Era Digital” diselenggarakan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pengasuhan positif, stimulasi perkembangan anak, serta strategi pendampingan penggunaan gadget. Kegiatan dilaksanakan di Posyandu Sedap Malam C dengan memanfaatkan potensi lokal melalui kolaborasi bersama kader posyandu sebagai mitra pelaksana. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, diskusi, dan  tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai pola asuh sehat, peran orang tua dalam tumbuh kembang anak, penggunaan gadget pada anak usia dini, fenomena gadget sebagai penenang anak, serta langkah-langkah pendampingan yang tepat dalam penggunaan teknologi digital. Antusiasme peserta selama kegiatan, dukungan kader posyandu, serta keberlangsungan kegiatan posyandu secara rutin menjadi faktor pendukung utama keberhasilan program. Program ini diharapkan dapat menjadi model edukasi berbasis masyarakat dalam memperkuat kapasitas orang tua untuk menciptakan lingkungan pengasuhan yang sehat, mendukung tumbuh kembang optimal, dan menjaga kesehatan mental anak di era digital.
Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Clue Card Berbasis Modifikasi Model Make a Match terhadap Retensi Memori Jangka Panjang Siswa Kelas VIII SMP BPPI Baleendah Suci Nurazizah; Siti Fathonah Nurmaulidah; Nazwa Zaskia Wardayani; Afifah Kanza Az-Zahra; Rizky Maulana Firdaus; Rifqi Farisan Akbar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1904

Abstract

Retensi memori jangka panjang merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran karena memiliki peran dalam membantu kemampuan siswa mempertahankan dan mengingat kembali informasi yang telah dipelajari. Namun, rendahnya retensi memori masih menjadi permasalahan yang ditemukan dalam pembelajaran IPA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan Clue Card berbasis modifikasi model Make a Match terhadap retensi memori jangka panjang siswa kelas VIII SMP BPPI Baleendah pada materi Getaran, Gelombang, dan Bunyi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode True Experimental Design dan desain Pretest–Delayed Posttest Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 32 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes berupa pre-test dan delayed post-test. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, Paired Sample t-test, dan Independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan retensi memori pada kelompok eksperimen maupun kelompok kontrol. Hasil Paired Sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan delayed post-test pada kelompok eksperimen (p = 0,003) dan kelompok kontrol (p = 0,018). Namun, hasil Independent Sample t-test menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (p = 0,268). Dengan demikian, penggunaan Clue Card berbasis modifikasi model Make a Match mampu meningkatkan retensi memori siswa, tetapi belum menunjukkan efektivitas yang secara signifikan lebih tinggi dibandingkan pembelajaran pada kelompok kontrol.
Bijak Menggunakan Gadget Pada Balita (Panduan Untuk Kader Dan Orang Tua Di Posyandu) Annisa Ramadhani; Alamanda Dwi Putrina; Annargya Ardendra Ginting; Eka Nabila; Intan Fitri Oktaviani; Rahma Aulia Khoerunnisa; Risma Nia Firdayanti; Naura Zahara; Widya Khoirunnisa Putri; Pratidina Ekanesia; Rifqi Farisan Akbar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1906

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah meningkatkan penggunaan gadget pada berbagai kelompok usia, termasuk balita. Penggunaan gadget yang tidak terkontrol berpotensi memberikan dampak negatif terhadap perkembangan bahasa, sosial, emosional, pola tidur, serta aktivitas fisik anak. Berdasarkan hasil observasi dan analisis kebutuhan di Posyandu Tulip Indah 1, ditemukan bahwa mayoritas orang tua memberikan gadget kepada anak usia 0-5 tahun tanpa batasan waktu yang jelas. Gadget juga sering digunakan sebagai alat penenang ketika anak rewel maupun saat makan. Kondisi ini berisiko menimbulkan ketergantungan gadget dan menghambat proses tumbuh kembang anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui program psikoedukasi “Tulip Cerdas Bijak Menggunakan Gadget pada Balita” yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua mengenai penggunaan gadget yang sehat sesuai usia anak. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, tanya jawab, demonstrasi media edukatif busy board, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman orang tua mengenai dampak penggunaan gadget, batasan screen time, serta alternatif aktivitas yang mendukung perkembangan anak. Program ini diharapkan dapat membantu orang tua menerapkan pola asuh digital yang lebih bijak serta memperkuat peran posyandu sebagai pusat edukasi keluarga di era digital.
Psikoedukasi Pola Asuh Orang Tua Dalam Mengatasi Picky Eater Anak Usia 0–5 Tahun Di Posyandu Anggi Nur Aprilia; Annisa Shasbila Fitriansyah; Hutasoit, Maria Christine Veronica; Nathania Najwa Agustin; Salsa Muthia Kamil; Salwa Fitri Andriyani; Sriadianengsih Sriadianengsih; Selfina Nanda; Tiwi Pranita Sidabariba; Valiza Fauziah; Pratidina Ekanesia; Rifqi Farisan Akbar
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1920

Abstract

Orang tua memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui penerapan pola asuh. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara kader Posyandu Melati 6, masih ditemukan orang tua yang mengalami kesulitan dalam menangani perilaku picky eater pada anak. Sebagian orang tua masih menerapkan cara yang kurang tepat, seperti memberikan makanan sesuai keinginan anak atau mengganti dengan makanan cepat saji. Kondisi tersebut berpotensi menghambat pemenuhan gizi anak dan menyebabkan risiko terjadinya stunting. Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai penanganan picky eater melalui program psikoedukasi sebagai salah satu upaya pencegahan stunting. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dengan kader Posyandu Melati 6, serta pemberian kuesioner pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Psikoedukasi dilaksanakan melalui penyampaian materi, diskusi interaktif, tanya jawab, serta pemberian strategi praktis mengenai penerapan pola asuh positif. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa dari sebelas peserta yang memiliki data lengkap, empat peserta mengalami peningkatan pengetahuan, dua peserta mempertahankan skor yang sama, dan lima peserta mengalami penurunan skor. Meskipun demikian, sebagian besar peserta telah memiliki tingkat pengetahuan awal dalam kategori baik sehingga perubahan skor setelah intervensi relatif terbatas. Berdasarkan hasil kegiatan, program psikoedukasi memberikan manfaat dalam meningkatkan pemahaman orang tua mengenai penanganan picky eater serta mendukung penerapan praktik pemberian makan yang tepat sebagai salah satu upaya pencegahan stunting pada balita.
Psikoedukasi Tumbuh Kembang Optimal Anak Usia 0-5 Tahun Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Orang Tua Dan Kader Posyandu Di Posyandun Nusa Indah VI RW 06 Bintang Rahayu F; Fadya Almirah N; Marchelino Natapradja; Nirma Sakila; Tasya Indriyani; Tiara Aziza; Yusuf Syamsul H; Rifqi Farisan Akbar; Pratidina Ekanesia
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1923

Abstract

Anak usia 0-5 tahun berada pada masa golden age, yaitu periode penting yang sangat menentukan proses pertumbuhan dan perkembangan pada tahap selanjutnya. Pada masa ini, peran orang tua dalam memberikan pengasuhan, stimulasi, serta lingkungan yang mendukung sangat dibutuhkan agar perkembangan anak dapat berlangsung secara optimal. Namun, berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang dilakukan di Posyandu Nusa Indah VI RW 06, masih ditemukan beberapa permasalahan yang sering dialami orang tua, seperti Gerakan Tutup Mulut (GTM), tantrum, penggunaan gadget yang berlebihan, serta kurangnya pemahaman mengenai pola asuh yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak. Oleh karena itu, kegiatan psikoedukasi ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman orang tua serta kader posyandu mengenai tumbuh kembang anak usia 0-5 tahun. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi observasi, wawancara, analisis kebutuhan, penyusunan modul, dan pelaksanaan psikoedukasi melalui penyampaian materi, diskusi, serta tanya jawab. Materi yang diberikan mencakup tahap perkembangan anak, karakter dan temperamen anak, pola asuh yang efektif, penanganan tantrum, pencegahan GTM, serta pentingnya menjaga kesehatan mental orang tua dalam proses pengasuhan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai perkembangan anak dan cara menerapkan pengasuhan yang sesuai dengan usia serta kebutuhan anak. Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua dapat lebih percaya diri dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak dan mampu menciptakan lingkungan pengasuhan yang sehat, aman, dan mendukung perkembangan anak secara optimal.
Co-Authors Adela Saffanatunnabiilah Adhistyrizkika Kurnia Putri Afifah Kanza Az-Zahra Ahmad Baihaqi Alamanda Dwi Putrina Alfaridzi, Muhammad Sholeh Allysa Mughni Aulia Alya Dwi Rahmawati Ananda Salma Aisyatul Mardiah Andi Firmansyah Saputra Andre Budi Wibowo Andre Suryaningprang Anggi Nur Aprilia Anggita Putri Diandra Annargya Ardendra Ginting Annatasya Maesa Kurnia Annisa Intan Puspitasari Annisa Ramadhani Annisa Shasbila Fitriansyah Appriana Mutipena Saragih Ardinal Djalil Artia, Risa Aulia Luthfiyah Azizah Dewi Habibah Azzahra Putri Gumilar Bella Prameswari Putri Djaelani Benny Bernadus Bernadus, Benny Billy Najib Nurrohmansah Bintang Rahayu F Christine Rotua Panjaitan Dadan Abdul Aziz Mubarok Dadan Abdul Aziz Mubarok Damara Sastri, Prinska Danar Putra Fortuna Dania Nurul Fauziah Derri Agusta Putra Dhea Pitriany Santoso Djaelani, Bella Prameswari Putri Dyanadhila Syadzwina Eka Nabila Elsa Sri Wahyuni Elsya Putri Adela Ramadani Erawan Tri Daryani Essi Asianitasari S Fadya Almirah N Fio Ananta Putri Fitria Aniswari Fitria Budiyanti Fitriana Oktaviani Gina Haerunisa Gunawan Dayona Ismail Gurawan Dayona Ismail Hadiansyah, Widia Karlina Halawa, Wien Ningsing Handayani Hanhan Muhammad Doddy Haura Bahren Salsabilla Hera Khoerunisa Hutasoit, Maria Christine Veronica Ika Paridah Ika Rasanty Ilda Kuraeni Ilham Iqbal Indah Sari M Pohan Intan Fitri Oktaviani Intan Nur Rahmawati Ira Dahlia Irma Srimayanti Janice Heliya Permatasari Jauhary, Zakiyah Aulia Sabrina Hanifah Karmila Apriani Kartika Berliani Keissa Kusumadiani Kireyna, Salma Divani Lena Siti Jenab Leni Kurnia Lisa Fitriani Mailda Siti Khoirunnisa Malfiqha Arum Sari Marchelino Natapradja Marsha Renata Maharani Meilia Azzahra, Sandra Mey Nurlika Miftah Indiraihan Derby Mira Dwiyansyah Mochamad Rizki Maulana Muhammad Dzikri Farikh Dwi Pratama Muhammad Lugis Adi Saputra Muhammad Salma Tegar Mustika Sari Dewi Muthmainnah, Qonita Muttaqin, Ridlwan Najwa Aprilia Syafitri Nameira Kayla Yukitami Nani Suharyani Nathania Najwa Agustin Naura Zahara Nazwa Olivia Hadiansyah Nazwa Zaskia Wardayani Neng Iis Suryani Neng Siti Rahmah Nia Nur Oktafiani Ningsing Handayani Halawa, Wien Nirma Sakila Nishreena Chyrin Widad Novi Nur Affianti Novi Rachmawati Nuradina, Kartika Nurul Aulia Yolanda Nurzika Alya Ramadanti Ovie Kinan Marshanda R. Prameswari Putri Djaelani, Bella Pratidina Ekanesia Pratiwi Salma Nydia Prinska Damara Sastri Prinska Damara Sastri Putri Erlangga Santika Rahma Aulia Khoerunnisa Rahman, Nazwa Putri Ranabila, Zahra Alvira Randi Kusnadi Ratu Azya Isyana Putri Recky Recky Ridlwan Muttaqin Ridwan Ridwan Riska Riska Risma Nia Firdayanti Risma Yani Rita Nur Aini Riyandi Nur Sumawidjaja Rizky Maulana Firdaus Saidah Wahdah, Neng Salsa Muthia Kamil Salwa Fitri Andriyani Sandra Meilia Azzahra Sandy Nugraha Sania Ramadani Selfina Nanda Shafkilla Julia Rossalina Shalsa roissun nisaa Siddiq, Andhika Mochamad Silmi Alya Sopianti Sisca Wulandari Siti Fathonah Nurmaulidah Siti Nurajijah Siti Nurkholipah Sri Rahmawati Nurpadilah Sri Widia Nengsih Sriadianengsih Sriadianengsih Suci Nurazizah Sudrajat, Najwa Salsabila Sulistia Wigati Tasya Indriyani Tiara Aziza Tiara Nurhasanah Tias Kennedy Tiwi Pranita Sidabariba Valiza Fauziah Widia Yunita Widya Dwi Maharani Widya Khoirunnisa Putri Wien Ningsing Handayani Halawa Wildan Beryl Rivai Wines Restu Alina Yoyo Sudaryo Yusuf Syamsul H Zakiyah Aulia Sabrina Hanifah Jauhary