Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KOMPARASI SEKTOR PERIKANAN LAUT PRESPEKTIF EKONOMI DI WILAYAH PESISIR JAWA TIMUR (Studi Kasus Kab Lamongan, Kab Trenggalek dan Kab Banyuwangi) Totok Hendarto
BALANCE: Economic, Business, Management and Accounting Journal Vol 5, No 02 (2008)
Publisher : UMSurabaya Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/blc.v5i02.698

Abstract

Indonesia consists of 70% sea, a big potential of diversity, 6.1 million ton per year of fishery, and 57% have utilized. UU No.31, 2004 said that fishery resources potential should be managed well. While UU No.32, 2004 said that authority of fishery management should be decentralized to province/regency-city government as broad as to increase people’s welfare and local competition. The study has done by quantitative and qualitative phenomenological by survey method. Globally, fishery resources utilization in coastal area management perspective caused development disparity in East Java Province. The characteristic of north coastal area was more opened and has high economic activity network. It showed economical dynamic which higher than others. Planning and arranging area development strategy should be directed to maturing organization and revitalization its function. In the south coastal area, according to its diversity,resources condition, decentralization maturity level, and region authority, it should be directed to investment which bigger both the number of variety and the number of infrastructure unit, and facility of area development. Key words: comparition,fishery management.
PENGARUH KOMBINASI ANTARA PUPUK KANDANG DAN UREA PADA TAMPILAN ASPEK PERTUMBUHAN TANAMAN RUMPUT RAJA PADA PEMANENAN DEFOLIASI KE EMPAT Hendarto. E. -; Suwarno -
Bionatura Vol 15, No 2 (2013): Bionatura Juli 2013
Publisher : Direktorat Sumber Daya Akademik dan Perpustakaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.483 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mendapatkan pola pemupukantanaman rumput raja (Pennisetum purphoides) padabudidaya defoliasi ke empat. Percobaan faktorial 3 x 3dengan rancangan dasar dilakukan dengan pola AcakLengkap, meliputi faktor macam pupuk yakni kotoranayam, domba dan sapi potong serta faktor level ureayakni 100, 200 dan 300 kg/ha/defoliasi. Perlakuan diulangsebanyak 3 (tiga) kali. Peubah yang diamati adalah ukurantinggi tanaman, besarnya diameter batang dan banyaknyajumlah tanaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwatanaman rumput raja menampilkan aspek pertumbuhanyang baik pada pemupukan kombinasi antara pupukkandang dari kotoran ayam dengan 300 kg urea perhektar per defoliasi pada pertumbuhan defoliasi ke empat.
APLIKASI TEKNOLOGI PEMBIBITAN PADA MANGGIS DI DESA/ KECAMATAN PUSPAHYANG, KABUPATEN TASIKMALAYA Qosim, W.A -; Hendarto2 -; Sudaryanto -; Purnomo D -; Kastaman R. -
Dharmakarya Vol 1, No 2 (2012): Dharmakarya
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.86 KB) | DOI: 10.24198/dharmakarya.v1i2.8202

Abstract

Penguasaan teknologi pembibitan sangat penting dalam menunjang produksi buah manggis yangberkualitas. Tujuan kegiatan adalah memberikan informasi, kesadaran, motivasi untuk mengadopsiinovasi baru teknologi pembibitan tanaman manggis petani di Gapoktan ‘Arta Mukti’ Desa Puspahyang,sehingga petani dapat meningkatkan produksi buah manggis dan meningkatkan pendapatan petani.Metode kegiatan yang digunakan adalah ceramah dan dilanjutkan dengan diskusi serta demontrasiteknologi pembibitan tanaman manggis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat DesaPuspahyang, Kabupaten Tasikmalaya memberikan respon yang cukup baik tentang kegiatan penyuluhanpertanian mengenai teknologi pembibitan tanaman manggis. Selanjutnya dilakukan demonstrasipembuatan demontrasi plot percontohan. Para peserta berantusias untuk ikut berpartisipasi dalampembuatan plot percontohan tersebut dan akan mempraktekan proses teknologi pembibitan tanamanmanggis di kelompok tani masing-masing.Kata kunci: manggis, pembibitan, inovasi pembibitan manggis petani Puspahyang
Maksimalisasi Kinerja Pegawai Dengan Efek Penguatan Kepuasan Kerja Adya Hermawati; Martaleni Martaleni; Totok Hendarto
EKONOMI & SOSIAL Vol 12 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Ekonomi & Sosial
Publisher : Universitas Musamus,Merauke,Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35724/jies.v12i1.3620

Abstract

Triggered by the organizational restructuring of PT Indoperta Jawa Timur, this is a study of the influence of employee commitment, competence and work motivation on job satisfaction and employee performance. Uses an explanatory approach with quantitative and qualitative methods with descriptive analysis and Structural Equation Modeling (SEM) with the help of AMOS applications. The results obtained are there positive and significant influence between employee commitment variables on employee job satisfaction. That employee competence shows a positive direct effect on employee job satisfaction. That employee work motivation shows a positive but not significant direct effect on job satisfaction. That employee commitment shows a significant positive direct effect on employee performance. However, employee commitment is not a parameter in measuring employee performance through job satisfaction variables. That the competency variable shows a negative and insignificant direct effect on employee performance. This is the indirect effect through job satisfaction. Work motivation shows a positive and insignificant direct effect on employee performance. Likewise, the indirect influence through job satisfaction. Job satisfaction has a positive direct effect but not significant on employee performance.
PENDEKATAN DESAIN PONDASI JALAN DI JALUR PANTURA Hedy Rahadian; Hendarto .; Julia Augustine
Jurnal HPJI (Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia) Vol. 2 No. 2 (2016)
Publisher : Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26593/jh.v2i2.2314.%p

Abstract

Abstract Pantura Jawa Road, located in the corridor Java's north coast, is a national road which is very important in supporting economic growth in Indonesia, especially in Java economic growth. The road is located in the alluvial deposits in the category of soft soil that is "in the age of resen", meaning younger than 10,000 years in the geological period known as the Holocene. This condition causes a geotechnical failure in some road sections in the Pantura Road. Some conditions, such as overloading, rad hierarchy changes, and environmental conditions in the vicinity of the Pantura Road cause premature damage to pavement before the design life is reached. Pavement design basically assumes that geotechnical problems are solved with geotechnical approaches, including three performance factors that must be considered in the design of embankment on soft soil, namely freeboard, settlement, and the stability of the embankment. Directorate General of Highways has given design guides for road foundation on soft soil, which is in the Pavement Design Manual, which has a strong base approach with a design life of 40 years. Keywords: soft soil, damage to roads, road foundation, foundation design life  Abstrak Jalan Pantura yang terletak di koridor Pantai Utara Jawa merupakan jalan nasional yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia khususnya pertumbuhan ekonomi di Pulau Jawa. Jalan ini berada pada endapan alluvial dengan kategori tanah lunak yang "berumur resen", yaitu berumur kurang dari 10.000 tahun yang dalam periode geologi dikenal sebagai Holosen. Kondisi ini menyebabkan terjadinya kegagalan geoteknik di beberapa ruas di Pantura. Beberapa kondisi seperti overloading, peralihan hirarki jalan, dan kondisi lingkungan di sekitar Jalan Pantura menyebabkan kerusakan dini perkerasan sebelum umur rencananya tercapai. Desain perkerasan pada dasarnya mengasumsikan permasalahan geoteknik diselesaikan dengan pendekatan geoteknik, di antaranya tiga faktor kinerja yang harus diperhatikan dalam desain timbunan di atas tanah lunak adalah freeboard, penurunan, dan stabilitas timbunan. Direktorat Jenderal Bina Marga telah memberikan acuan perencanaan fondasi jalan di atas tanah lunak dalam Manual Desain Perkerasan yang memiliki prinsip strong base approach dengan umur rencana fondasi jalan 40 tahun. Kata-kata kunci: tanah lunak, kerusakan jalan, fondasi jalan, umur rencana fondasi
MARINE FISHERIES SECTOR ECONOMIC POTENTIAL AND COASTAL AREA DEVELOPMENT DISPARITIES NORTH SOUTH EAST JAVA Totok Hendarto
UNEJ e-Proceeding International Conference on Agribusiness Marketing (ICAM) 2012, Faculty of Agriculture, University o
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As an ecosystem, the coastal areas provide a highly productive natural resources and to manage the areas need considering ecological principles to reduce the negative consequences that harm the continuity of its overall development. The issue is how the economic potential of marine fisheries and North South East Java coastal development disparities? Purpose of the study is mapping the economic potential of marine fisheries and North South East Java coastal development disparities. Potential and the role of marine fisheries sector is still not optimal in the economic structure in East Java. There is a largedisparity in the development of North-South coastal areas in East Java. Expected role of local government to further encourage the growth of marine fisheries sector better in the future.
Inventarisasi Tumbuhan Berkhasiat Obat di Hutan Kantuk Desa Paoh Benua Kabupaten Sintang Fathul Yusro; Erianto Erianto; Gusti Hardiansyah; Yeni Mariani; Aripin Aripin; Hendarto Hendarto; Denni Nurdwiansyah
Jurnal Pijar Mipa Vol. 16 No. 2 (2021): Maret 2021
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.927 KB) | DOI: 10.29303/jpm.v16i2.2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis dan potensi tumbuhan berkhasiat obat yang terdapat dihutan Kantuk Desa Paoh Benua Kecamatan Sepaok Kabupaten Sintang. Penelitian ini diawali dengan membuat sebuah klaster berbentuk persegi yang berjarak 100 m, dan disetiap sudut dan bagian tengah klaster terdapat plot berbentuk lingkaran dengan jari-jari 17,8 m. Setiap plot dibuat empat buah subplot bentuk lingkaran yang terdiri dari subplot untuk tingkat semai dengan jari-jari 1 m, pancang berjari-jari 2 m, tiang berjari-jari 5 m dan pohon berjari-jari 17,8 m. Data jenis tumbuhan di identifikasi nama ilmiahnya dan besarnya potensi tumbuhan di analisis dengan kerapatan (individu/Ha) dan kerapatan relatif (%). Hasil penelitian menunjukkan bahwa di hutan Kantuk terdapat 34 jenis tumbuhan obat. Jenis tumbuhan yang paling dominan atau memiliki kerapatan dan kerapatan relatif yang tinggi pada tingkat semai (10.500 individu/Ha (52,5%)), pancang (3.500 individu/Ha (36,84%)), tiang (140 individu/Ha (58,33%)) dan pohon (117,28 individu/Ha (38,78%)) adalah Alseodaphne sp.  Perlindungan terhadap hutan Kantuk dan keanekaragaman jenis tumbuhan obatnya perlu dilakukan melalui peningkatan statusnya menjadi hutan yang bernilai konservasi tinggi (NKT).
Implementasi Manajemen Produksi Usaha Kecil Makanan Jemblem Totok Hendarto
Jurnal ABM Mengabdi Vol 4 (2017): Desember
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nowadays, processed foods are becoming highly demanded product. Singkong (Cassava) is a farming's most-planted commodity and a good source of carbohidrat after rice. In the paper, method used for this community service is assistance and enhancement method in term of production process in relation to effective used of facilities and infratructures. Production management implementation which start from resources selection, peeling, washing, cooking, smoothing, formatting, frying, and presenting turned out to improve the taste, appeareance, availability and overall customer satisfaction. Also, better usage of tools made production process become more effective and efficient. Lastly, result of this community service program has shown that the assistance program was able to increase 33% and 30% of total production and profit respectively.
Teknologi Tepat Guna Bagi Kelompok Penjual Bunga Segar Sandra Oktaviana Pinaraswati; Totok Hendarto
Jurnal ABM Mengabdi Vol 5 (2018): Desember
Publisher : STIE Malangkucecwara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The business of selling fresh flowers is a quite profitable business, because interest is needed for many events. Flower selling business problems include the fields of production, management and marketing. The solution to problem solving from priority scale is: Creating appropriate technology design in the form of adequate sales window. Manfaan and purpose of making this flower display or tool: able to maintain the freshness of flowers, slow down the fading color of flowers, able to maintain the original scent of flowers and minimize the level of damage and loss of interest due to wind. Conclusion in the production field. and the brightness of the flowers and the level of damage has decreased. The management field has had a positive impact on the fresh flower sales program. The marketing sector as a whole also has a positive impact on the fresh flower sales program.
Langkah Kecil Perubahan dan Perbaikan Kehidupan Keluarga Penjual Gorengan Desa Gayaman Kec. Mojoanyar Kab. Mojokerto Totok Hendarto
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung 2020: Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat (SENAM) 2020
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (831.244 KB)

Abstract

Makanan jajanan sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat, baik diperkotaan maupun dipedesaan. Gorengan adalah jenis makanan yang disajikan dengan cara digoreng menggunakan minyak berlebih atau disebut metode deep fat frying. Permasalahannya adalah : Bagaimana cara meningkatkan nilai tambah usaha dan optimalisasi keuntungan usaha, melaksanakan manajemen keuangan usaha dengan baik, dan bagaimana cara meningkatkan jangkauan pemasaran usaha. Metode yang digunakan adalah 1. Pembenahan bidang manajemen usaha yaitu optimalisasi waktu berjualan dan diversifikasi macam gorengan, 2. Pengadaan dan penataan bidang keuangan, 3. Mencari lokasi jualan yang lebih strategis yaitu : a. lokasi yang lebih luas, b. memasang X banner, c. di tepi jalan besar, d. terlihat dari jarak yang cukup jauh, e. memiliki ruang parker yang lebih luas, f. aman dan nyaman. Hasil pendampingan program pengabdian masyarakat adalah sebelum pendampingan total penerimaan sebesar Rp. 172.000, total biaya Rp. 55.450 sehingga mendapat keuntungan sebesar Rp. 116.550 per hari. Setelah pendampingan, total penerimaan Rp. 373.400, total biaya sebesar Rp. 149.350 sehingga mendapat keuntungan sebesar Rp. 224.050 per hari. Hal ini berarti terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp. 107.500 atau sebesar 92.23 %. Secara umum dapat disimpulkan bahwa langkah kecil perubahan yang dilakukan memberi dampak : 1. Perubahan : a. Peningkatan waktu berjualan, berjalan lebih lama 60 %, b. macam dan jenis gorengan, lebih variatif 166 %, c. terdapat pembukuan 100%, d. relokasi tempat berjualan lebih strategis, 2. Terjadi peningkatan pendapatan sebesar Rp. 107.500 atau sebesar 92,23 %
Co-Authors A Ifayani Haanurat Adisaputra, Ateng Kusnandar Adya Hermawati Agus Riyanto Alfabetian Harjuno Condro Haditomo Andriawan, Lilik Angga Pratama Putra, Angga Pratama Annisa Purbosari Arafah, Mudrikatul Ardyan Wahyu Sandhika Arina Nurul Faizah Aripin Aripin Arshad, Imran Arum Septiana Ashariana Augustine, Julia Budiyanto, Dedik Budiyanto, Didik Cakranegara, Pandu Adi D, YOGANTARA S Dahruji, Dahruji Dahurandi, Keristian Darwanto Darwanto Debik Untan Denni Nurdwiansyah Devi Yanti Rahayu S Dhakal, Amrit Dhakal, Herman Dina Meria Sinaga Djawoto, Djawoto Edy Yusuf Agung Gunanto Endang Fatmawati Erianto, . Fathul Yusro Felly Ferol Warouw Gusmailina Gusti Hardiansyah Handes, Agung Dhedy Dwi Hedy Rahadian Hedy Rahadian, Hedy Hiat, Ponia Sanket I Wayan Gede Suacana Irmanelly, Irmanelly Irwandi Ismanto, Widodo Iswati Judijanto, Loso Julia Augustine Kantun, I. N. Kastaman R. - Kastaman R. -, Kastaman R. Kristian, Indra Labh, Sharma Leonardo Sari, Avid Maria Agustini Marsha Ayunita Irawati Martaleni - Mashudi Muhajir Muhajir, Muhajir Muhamad Adystia Sunggara Muhammad Hermansyah Noviany, Henny Nunuk Hariyani NURUL HAYATI Pinaraswati, Sandra Oktaviana Pipit Festy Wilianarti Pipit Festy Wilianarti, Pipit Festy Purnomo D - Purnomo D -, Purnomo D Qosim, W.A - Ramlawati Ramlawati Ramlawati Resti Nurfaidah Rifaldi, Muhammad Rizal Rizka, Afinna Septa Roby Sambung Saipiatuddin Saliman Saliman Sari, Ananda Rivaldo Sigit Sucahyo, Mikael Bambang SUDARYANTO - Sudaryanto - Sudjono Sulistiawati, Ani Sunday Ade Sitorus Susanti, D. Sutarmin Sutarmin, Sutarmin Sutrisno , Sutrisno Sutrisno, Sutrisno Suwarno - Suwarno Suwarno Suwarno, Suwarno Suwarto Suwitho, Suwitho Syamsul Bahri Tekat Sukomardojo Tsai, Chia Han Utami, Fatin Vidya W.A -, Qosim, W.A Wibowo, Teguh Setiawan widjajantie, kusrina Wijayanti, Regita Faridatunisa Wijayanti, Regita Faridtunisa Wirawan, Indra Yeni Mariani Yopy Octavian Ady Jaya