Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Perilaku Masyarakat Memelihara Lingkungan Perumahan di Wilayah Pesisir Kabupaten Barru dan Beberapa Faktor yang Mempengaruhi Baharuddin, Akmal; Rauf, Bakhrani A.; Rahmansah, Rahmansah; Bakhrani, Alief Andio
HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Vol 4, No 1 (2024): HUMAN: South Asian Journal of Social Studies
Publisher : HUMAN: South Asian Journal of Social Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/human.v4i1.67068

Abstract

   Abstrak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui: (1) perilaku masyarakat memelihara lingkungan perumahan, (2) pengetahuan, sikap, dan motivasi masyarakat dalam memelihara lingkungan perumahan, dan (3)  pengaruh  pengetahuan tentang rumah tinggal,  sikap,  dan motivasi,  secara sendiri sendiri dan secara bersama-sama terhadap perilaku masyarakat memelihara lingkungan perumahan pada wilayah pesisir Kabupaten Barru. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Lokasi penelitian adalah wilayah pesisiur Kabupaten Barru. Besarnya sampel adalah 75 orang dipilih dengan metode purpossive sampling. Variabel penelitian adalah sebagai berikut: (1) Variabel terikat adalah perilaku masyarakat memelihara lingkungan perumahan (Y), (2) Variabel bebas (X) adalah: (a) pengetahuan tentang rumah tinggal,  (b) sikap, dan  (c) motivasi memelihara lingkungan perumahan. Pengumpulan data dilakukan dengan cara: (1) memberika tes dan (2) melakukan wawancara terstuktur kepada seluh sampel. Instrumen penelitian adalah: (1)  tes pengetahuan, (2) pedoman wawancara terstuktur. Analisis yang digunakan adalah analisis statistik deskriprif dan analisis statistik infrensial. Model analisis statistik infrensial adalah regresi sederhana dan regresi ganda. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) Perilaku masyarakat   memelihara   lingkungan perumahan pada wilayah pesisir Kabupaten Barru tergolong sedang; (2) Pengetahuan tentang rumah tinggal, sikap, dan motivasi tergolong sedang; (3) pengetahuan tentang rumah tinggal, sikap, dan motivasi berpengaruh secara sendiri-sendiri dan secara bersama-sama terhadap perilaku masyarakat memelihara  lingkungan pada wilayah pesisir Kabupaten Barru.  Kata Kunci: Rumah Tinggal, Perilaku,  Wilayah Pesisir, Pengetahuan, dan, Motivasi
Analisis Pengaruh Pengetahuan Tentang Rumah Tinggal, Kearifan Lokal dan Budaya Terhadap Perilaku Masyarakat Suku Bugis Mengelompokan Ruang Rumah Tinggal di Provinsi Sulawesi Selatan Marenda, Andi; Rauf, Bakhrani A.; Rahmansah, Rahmansah; Bakhrani, Alief Andio
HUMAN: South Asian Journal of Social Studies Vol 4, No 1 (2024): HUMAN: South Asian Journal of Social Studies
Publisher : HUMAN: South Asian Journal of Social Studies

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/human.v4i1.67069

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian adalah sebagai berikut: (1) untuk mengetahui perilaku masyarakat Suku Bugis mengelompokan ruang rumah tinggal di Propinsi Sulawesi Selatan, (2) Untuk mengetahui pengetahuan tentang rumah tinggal, kearifan lokal, dan budya masyarakat Suku Bugis dalam mengelompokkan ruang rumah tinggal di Propinsi Sulawesi Selatan, (3) untuk mengetahui pengaruh  pengetahuan tentang rumah tinggal, kearifan lokal, dan budaya, secara sendiri sendiri dan secara bersama-sama terhadap perilaku masyarakat Suku Bugis pengelompokan ruang rumah tinggal di Propinsi Sulawesi Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Lokasi penelitian adalah tiga Kabupaten dipilih dengan metode purpossive sampling.  Kabupaten tersebut adalah Kabupaten  Bone, Soppeng, dan Wajo (bosowa). Besarnya sampel setiap kabupaten adalah 25 orang. Dengan demikian total sampel  adalah 75 orang.Variabel penelitian adalah sebagai berikut: (1) Variabel terikat adalah perilaku masyarakat Suku Bugis mengelompokan ruang rumah tinggal (Y). (2) Variabel bebas adalah: (a) pengetahuan tentang rumah tinggal,  (b) pengetahuan lokal atau kearifan lokal, dan  (c) pengetahuan tentang budaya.Pengumpulan data dilakukan dengan cara memberika tes kepada seluh anggota sampel. Instrumen penelitian  adalah: (1)  tes pengetahuan tentang rumah tinggal, (2) tes pengetahuan tentang kearifan lokal,  dan (3)   tes pengetahuan tentang budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Hasil penelitian adalah sebagai berikut: (1) perilaku masyarakat Suku Bugis di Propinsi Sulawesi Selatan mengelompokan ruang rumah tinggal tergolong baik atau tinggi, (2) Pengetahuan tentang rumah tinggal, kearifan lokal, dan budya masyarakat Suku Bugis  di Propinsi Sulawesi Selatan dalam mengelompokkan ruang rumah tinggal tergolong baik atau tinggi, (3) pengetahuan tentang rumah tinggal, kearifan lokal, dan budya masyarakat Suku Bugis  dalam mengelompokkan ruang rumah tinggal berpengaruh secara sendiri-sendiri dan secara bersama-sama terhadap perilaku masyarakat Suku Bugis mengelompokan ruang rumah tinggal di Propinsi Sulawesi Selatan. Kata Kunci: Rumah tinggal, Suku Bugis, Sikap,  Pengetahuan, dan, Budaya
Penerapan Teknologi Dalam Pengolahan Ikan dan Gurita Membangun Ekonomi Kreatif Melalui Program Kosabangsa Di Desa Uwedikan Jufri, Muhammad; Rauf, Bakhrani A.; Basry, Wahyuddin; Mubayyin, Afief; Gailea, Rosmaniar; Darmawang, Darmawang; Rahmansah, Rahmansah; Widodo, Slamet; Jeanilora, Jeanilora
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Desa Uwedikan  terletak di kecamatan di Kecamatan Luwuk Timur  Kabupaten Banggai, memiliki potensi ikan yang cukup banyak, namun  masyarakatnya masih banyak hidup dibawa garis kemiskinan  khususnya yang bermata pencarian nelayan. Hal ini disebabkan berbagai hal diantaranya masyarakat/nelayan menjual langsung ketongkulat hasil tangkapannya. Ketidak berdayaan  masyarakat khusunya kelompok ibu-ibu  karena belum memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pengolahan ikan, belum dapat mengakses teknologi pengolahan ikan  serta lemahnya penguatan kelembagaan kelompok ekonomi kreatif. Untuk meningkatkan pendapatan  masyarakat maka dilakukan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pengolahan ikan terpadu sebagai usaha ekonomi kreatif melalui kelompok usaha Nyiur melambai. Tujuan dan manfaat kegiatan pengabdian ini  adalah untuk memberdayakan masayakat/ kelompok ibu-ibu pelalui pelatihan pengolahan ikan terpadu berbasis teknologi. Manfaat dari pengabdian ini untuk membangun kelompok usaha kreatif mandiri dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan yaitu tahap persiapan melalui  sosialisasi program, pelaksanaan program melalui pelatihan pelatihan teknis dan pelatihan non  teknis. Tahap pasca pelatihan melalui pendampingan kelompok. Hasil kegiatan ini meliputi peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengolahan ikan, mampu membuat produk aneka olahan ikan, mampu mengeperasikan teknologi pengolahan ikan, mampu membuaka usaha UMKM dan dapat memasarkan produk olahan ikan. Dengan antusias  mengikiti kegiatan ini dan dukunagan pemerintah desa maka keberlanjutan kegiatan dapat terwujud. Kata kunci: potensi ikan;tekniologi,  pelatihan; Pemasaran, ekonomi kreatif
Sosialisasi Etika Keselamatan Berlalu Lintas dan Tilang Elektronik Pada Pengemudi Angkutan Umum di Bulukumba Bau, Qadriathi Dg; Rahmansah, Rahmansah
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 11
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak – Angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Selatan khususnya Kabupaten Bulukumba dari kurun waktu Tahun 2023-Tahun 2024 di Triwulan kedua mengalami kenaikan secara kuantitas 13% dan secara kualitas mencapai 50%. Tingginya angka kejadian kecelakaan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti manusia, kendaraan, lingkungan dan jalan. Faktor dari manusia sendiri dapat meliputi kurangnya antisipasi pengemudi dalam memperkirakan bahaya, lengah karena terganggunya konsentrasi, mengantuk, mabuk dan tidak tertib aturan lalu lintas dan salah satu hal yang berkaitan dengan kedisplinan dan keselamatan berlalu  lintas yaitu Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Pelaksanaan kegiatan PKM ini bertujuan: (1) meningkatkan pengetahuan tentang keselamatan berlalu lintas dan tilang elektronik; (2) meningkatkan pemahaman tentang pentingnya arti keselamatan berlalu lintas dan tilang elektronik bagi pengemudi kendaraan; dan (3) meningkatkan pemahaman cara berkendara yang benar untuk keselamatan berlalu lintas dan tilang elektronik;. Pelaksanaan PKM  di pusatkan di Kabupaten Bulukumba dengan mitra pengemudi angkutan umum dibawah binaan Dinas Perhubungan Kabupaten Bulukumba. Hasil program kemitraan masyarakat (PKM) bagi pengemudi angkutan umum yaitu: (1) memiliki pengetahuan tentang keselamatan berlalu lintas dan tilang elektronik; (2) memiliki pemahaman tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas dan tilang elektronik; dan  (3) meningkatnya pemahaman cara berkendara yang benar untuk keselamatan berlalu lintas dan tilang elektronikKata kunci: Keselamatan Berlalu lintas, Tilang Elektronik, Pengemudi Angkutan Umum
Diseminasi Mesin Pemarut Sagu yang Praktis dan Efisien Rahmansah, Rahmansah; Rauf, Bakhrani A.; Syam, Husain; Azhari, Jeanilora; Bakhrani, Alief Andio
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pengolahan sagu skala rumah tangga di Kabupaten Soppeng masih menghadapi tantangan produktivitas dan nilai tambah rendah. Penerapan teknologi yang terbatas menyebabkan proses produksi bersifat padat karya dan boros tenaga. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) bertujuan mengatasi persoalan ini melalui diseminasi mesin pemarut sagu portable berkapasitas 50 kg/jam. Rangkaian kegiatan meliputi pelatihan aplikatif pengoperasian dan perawatan mesin, pendampingan manajemen usaha produktif, serta monitoring evaluasi pascaimplementasi. Hasil nyata pascaprogram adalah peningkatan rata-rata kapasitas produksi harian sebesar 75%. Kualitas keseragaman ukuran dan kehalusan tepung sagu juga meningkat, mendorong kenaikan omzet penjualan rata-rata mencapai 45%. Dengan pendayagunaan ipteks tepat guna ini, perguruan tinggi berperan memberdayakan mitra industri kecil guna membangun perekonomian inklusif dan mengentaskan kemiskinan di Sulawesi Selatan. Pemberian akses ilmu pengetahuan dan teknologi modern bagi pelaku industri mikro di pedesaan perlu diintensifkan.
Membina Masyarakat Menerapkan Teknologi Saluran Pembuangan Air Kotor Rumah Tangga yang Aman Terhadap Lingkungan sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Lingkungan Perumahan di Desa Rompegading Kabupaten Soppeng Mihrani, Mihrani; Rauf, Bakhrani A.; Amir, Faizal; Rahmansah, Rahmansah; Najamuddin, Faisal
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat SEMINAR NASIONAL 2024:PROSIDING EDISI 10
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Mitra PKM ini adalah masyarakat di Desa Rompegading yang tidak memiliki saluran pembuangan air kotor buangan air rumah tangga. Permasalahannya adalah sebagai berikut: (1) mitra tidak memiliki pengetahuan tentang konstruksi saluran pembuangan air kotor rumah tangga yang aman terhadap lingkungan, (2) mitra tidak mengenal alat dan bahan yang digunaka untuk membuat konstruksi saluran pembuangan air kotor rumah tangga  yang aman terhadap lingkunga, dan  (3) mitra tidak terampil membuat konstruksi  saluran pembuangan air  kotor rumah tangga yang aman terhadap lingkungan. Solusi permasalahan adalah: (1) memberikan penyuluhan kepada mitra tentang konstruksi saluran pembuangan air kotor rumah tangga  yang aman terhadap lingkungan, (2) memberikan penyuluhan   kepada mitra tentang alat dan bahan yang digunaka untuk membuat  konstruksi  saluran pembuangan air kotor rumah tangga yang aman terhadap lingkungan, dan (3) memberikan  petalihan kepada mitra membuat konstruksi saluran pembuangan air kotor rumah tangga  yang aman terhadap lingkungan. Strategi yang digunakan adalah  (1) mempersiapkan lokasi PKM: Metode yang digunakan adalah mengunjungi Desa Rompegading dan berdiskusi dengan Kepala Desa rompegading tentang kegiatan yang dilakukan. (2) melakukan  penyuluhan. Metode yang digunakan adalah: ceramah, diskusi, dan tanya jawab, (3) melakukan  pelatihan. Metode yang digunakan adalah: demonstrasi, diskusi, dan tanya jawab. Hasil yang dicapai adalah mitra  memiliki pengetahuan tentang  konstruksi saluran pembuangan air kotor  rumah tangga yang aman terhadap lingkungan, mitra mengenali alat dan bahan yang digunakan  untuk membuat konstruksi saluran pembuangan air kotor rumah tangga yang aman terhadap lingkungan, mitra terampil membuat konstruksi saluran pembuangan air kotor rumah tangga yang aman terhadap lingkungan, dan satu unit rumah tinggal memiliki konstruksi pembuangan air kotor  rumah tangga yang aman terhadap lingkungan. Kata Kunci: Konstruksi, Rumah tangga, Air kotor, Pengetahuan, dan Keterampilan.
Pelatihan Membuat Miniatur Rumah Bugis Makassar dari Limbah Lingkungan pada Anak SD di Kuala Lumpur, Malaysia Rauf, Bakhrani A.; Rahmansah, Rahmansah; Zainuddin, Zainuddin; Azhari, Jeanilora; Bakhrani, Alief Andio
PENGABDI PENGABDI: VOL. 5, NO.2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pengabdi.v5i2.67997

Abstract

Abstrak. Pelatihan membuat miniatur rumah Bugis Makassar dari limbah lingkungan diadakan untuk mengenalkan budaya Bugis kepada anak-anak keturunan Bugis Makassar yang bersekolah di Kuala Lumpur, Malaysia. Dalam kegiatan ini, peserta belajar tentang sejarah dan arsitektur rumah adat Bugis, sambil menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan seperti kayu bekas dan daun-daunan. Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran budaya dan lingkungan, serta mengembangkan keterampilan sosial dan kreativitas anak-anak. Melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan, diharapkan anak-anak dapat memahami dan menghargai warisan budaya mereka, sekaligus menerapkan prinsip keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Kata Kunci: Miniatur, Budaya, Bugis Makassar, Limbah Lingkungan, Pendidikan
Perilaku Masyarakat dalam Pengelolaan Lahan di Bantaran Sungai Walanae Kabupaten Soppeng Pertiwi, Nurlita; Rahmansah, Rahmansah; Rauf, Bakhrani
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2024 : PROSIDING EDISI 2
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Bantaran sungai sebagai kawasan perlindungan ekosistem mengalami dinamika kondisi lingkungan yang sangat tinggi. Pemanfaatan bantaran sungai baik sebagai kawasan budi daya tanaman maupun permukiman berdampak besar terhadap kualitas sungai. Penelitian ini merupakan penelitian survey yang berfokus pada variabel yang berpengaruh terhadap perilaku masyarakat dalam  pengelolaan lingkungan di bantaran sungai. Penyebaran kuesioner pada masyarakat yang bermukim dan mengelola lahan di bantaran sungai. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan statistik inferensia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap masyarakat dalam perlindungan lingkungan di bantaran sungai tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku perlindungan sungai. Selanjutnya motivasi lingkungan berpengaruh siginifikan terhadap perilaku masyarakat dalam pengelolaan lingkungan di bantaran sungai. Hasil kajian ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan perilaku masyarakat dalam pengelolaan lingkungan di bantaran sungai.Kata kunci: Perlindungan, Bantaran Sungai, PerilakuAbstract. Riverbanks as ecosystem protection areas experienced very high dynamics in environmental conditions. The use of riverbanks as both crop cultivation areas and residential areas has a major impact on river quality. This research is survey research that focuses on variables that influence community behaviour in environmental management on river banks. Distributing questionnaires to communities who live and manage land along river banks. Data analysis was carried out using descriptive statistical analysis and inferential statistics. The research results show that people's knowledge and attitudes regarding environmental protection on river banks do not have a significant effect on river protection behaviour. Furthermore, environmental motivation has a significant influence on community behaviour in environmental management on river banks. The results of this study become a reference for local governments to develop community behavior in environmental management on river banks. Keywords: Protection, Riverbanks, Behaviour
Penyuluhan Konservasi Lahan Bagi Petani Kopi di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Selatan Mithen, Mithen; Pertiwi, Nurlita; Rahmansah, Rahmansah; Tenriola, Raeny; Armiwaty, Armiwaty
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2024): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v4i2.67002

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan petani kopi di Kabupaten Mamasa mengenai teknik konservasi lahan yang efektif untuk mengurangi risiko erosi dan tanah longsor. Melalui program penyuluhan yang melibatkan pelatihan pembuatan terasering dan penerapan pola budidaya ramah lingkungan, petani diharapkan dapat memahami pentingnya pengelolaan lahan yang berkelanjutan. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan petani mengenai risiko erosi, kemiringan lahan, dampak penanaman pohon, serta metode konservasi lahan. Meskipun demikian, keberlanjutan praktik konservasi memerlukan pendampingan jangka panjang untuk memastikan adopsi yang konsisten di kalangan petani. Penelitian ini menekankan pentingnya edukasi dan pemberdayaan petani dalam upaya perlindungan lahan dan keberlanjutan pertanian.Kata Kunci: Konservasi Lahan, Petani Kopi, Erosi.
Penerapan Sanitasi Ramah Lingkungan pada Rumah Panggung di Wilayah Pedesaan Sulawesi Barat Rahmansah, Rahmansah; Rauf, Bakhrani A.; R, Andi Yusdi Dwiasta; Ahmad, Irma Aswani; Armiwaty, Armiwaty
DEDIKASI Vol 27, No 1 (2025): JURNAL DEDIKASI (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v27i1.74146

Abstract

Abstrak.  Rumah panggung sebagai warisan arsitektur tradisional Indonesia banyak ditemukan di wilayah pedesaan, termasuk di Sulawesi Barat. Meskipun bentuk dan konstruksinya sesuai dengan kondisi geografis setempat, rumah ini kerap kali belum dilengkapi dengan fasilitas sanitasi yang memadai. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam membangun jamban keluarga yang sehat dan ramah lingkungan di rumah panggung. Kegiatan dilakukan melalui tahapan persiapan, edukasi dan pelatihan, pembuatan jamban, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran dan kemampuan masyarakat dalam membangun dan mengelola sanitasi berbasis rumah tangga yang ramah lingkungan, dengan memanfaatkan sumber daya lokal secara mandiri. Partisipasi aktif masyarakat dan dukungan pemerintah desa menjadi faktor kunci keberhasilan kegiatan ini Kata Kunci: Sanitasi, Rumah Panggung, Ramah Lingkungan, Jamban Keluarga, Pemberdayaan Masyarakat