p-Index From 2021 - 2026
8.599
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR MATEMATIS SISWA SEKOLAH DASAR PADA MATERI BANGUN DATAR TER-INTEGRASI STEM Candra Utama; Muhimma Yatun Nisa'ul Ulya; Varianta Java Yuam Miranda; Vike Renanda Dwi Oktavella; Tsaniya Ro’ihatul Jannah; Fitra Larasati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 3 (2024): Volume 09 No. 03 September 2024.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i3.18729

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan model Project Based Learning (PJBL) berbasis STEM dalam meningkatkan kemampuan berpikir matematis siswa kelas 1 di SDN Percobaan 2 Malang. Dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang melibatkan 25 siswa, penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas siswa dan tes evaluasi kemampuan berpikir kritis serta pemahaman materi matematika. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan berpikir matematis siswa dari siklus pertama ke siklus kedua, dengan persentase ketuntasan meningkat dari 83% menjadi 100%. Model PJBL berbasis STEM terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika serta mendorong partisipasi aktif dan keterampilan berpikir kritis siswa. Penelitian ini menyarankan agar model ini diterapkan lebih luas di sekolah dasar dan dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi penerapannya pada mata pelajaran lain dan jenjang pendidikan yang berbeda. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan model pembelajaran inovatif yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21.
BOOKLET BERBASIS QR CODE DENGAN PENGUATAN KARAKTER MANDIRI PADA MATERI ROTASI DAN REVOLUSI BUMI KELAS V1 SD Afni, Sintya Nur; Bintartik, Lilik; Utama, Candra
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v2i4.3668

Abstract

Salah satu bahan ajar yang cocok dikembangkan adalah Booklet berbasis QR Code.  Tujuannya menghasilkan Booklet berbasis QR Code yang valid, praktis, dan efektif serta mampu menguatkan karakter mandiri. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan model ADDIE yang tersusun atas 5 langkah yaitu analyze, design, development, implementation, serta evaluation. Data hasil validasi Booklet berbasis QR Code mencapai kriteria sangat valid dimana rata-rata nya 94,91%. Rata-rata hasil uji kepraktisan guru dan siswa 98,63% sangat praktis. Efektivitas Booklet berbasis QR Code mencapai 72% dan persentase kemandirian siswa mencapai 95,58%. Setelah dilakukan pengujian Booklet berbasis QR Code pada siswa didapatkan respon positif yaitu pembelajaran lebih menyenangkan, menarik, dan mudah untuk memahami materi. Maka dapat disimpulkan bahwa Booklet berbasis QR Code materi rotasi dan revolusi bumi sangat valid, sangat praktis dan efektif sehingga layak dipakai dalam kegiatan pembelajaran.
MANFAAT DAN TANTANGAN KURIKULUM MERDEKA PERSPEKTIF GURU SDN PANDANWANGI 2 Maisa, Shakila; utama, Candra
Jurnal Citra Magang dan Persekolahan Vol. 2 No. 4 (2024): Jurnal Citra Magang dan Persekolahan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcmp.v2i4.3687

Abstract

Kurikulum Merdeka, merupakan pembaharuan dari kurikulum yang ada di Indonesia. adalah reformasi terbaru pada sistem pendidikan Indonesia. Hal ini menekankan otonomi yang lebih besar bagi sekolah dalam merancang kurikulum mereka sambil berfokus pada pembelajaran yang berpusat pada siswa. Salah satu program utama dalam kurikulum ini adalah IPAS, yang merupakan singkatan dari IPA (Ilmu Pengetahuan Alam, atau Ilmu Pengetahuan Alam) dan IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial, atau ). Pada artikel kali ini penulis akan membahas tentang manfaat dan tantangan IPAS di SD Negeri 2 Pandanwangi, untuk merumuskan upaya mengatasi tantangan pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik wawancara kepada salah satu guru pengajar IPAS di SDN Pandanwangi 2.  
ANALISIS URGENSI PENGUATAN KARAKTER DI ZAMAN SERBA DIGITAL SISWA SEKOLAH DASAR Taufiq Irvan Hakim; Candra Utama; Ni Nyoman Suastini
Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar Vol 10 No 1 (2025): Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/aw.v10i1.5610

Abstract

Pembentukan karakter merupakan usaha untuk menanamkan prinsip moral, prinsip agama, dan prinsip etika kepada siswa dengan pengetahuan. Peran penting orang tua, guru, dan lingkungan dalam membentuk karakter anak mendukung penerapan nilai-nilai karakter. Anak memiliki karakter positif sejak lahir, tetapi mereka perlu dikembangkan dan diterapkan dengan benar agar mereka dapat berkembang dengan baik. Di zaman modern, media digital dapat dengan mudah diakses dan dipergunakan oleh siswa. Meskipun era digital memiliki manfaat, juga memiliki efek negatif. Oleh karena itu, orang tua sangat penting dalam mengarahkan anak mereka untuk menggunakan media digital dengan bijak. Oleh karena itu, siswa memiliki kemampuan untuk memanfaatkan media digital dengan cara yang bermanfaat baik untuk diri mereka sendiri maupun lingkungan sekitar.
Empowering Student’s Creativity Through Pixton Integrated Project Based Learning in Elementary School Aynin Mashfufah; Candra Utama; Esti Untari; Novia Siska Puspita Sari; Moh. Alif Hidayatulloh
Al Ibtida: Jurnal Pendidikan Guru MI Vol. 11 No. 2 (2024): October 2024
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/al.ibtida.snj.v11i2.18530

Abstract

AbstractThe characteristics of students, especially elementary school student, are familiar with the use of gadgets and even digital applications. In addition, the integration of technology in learning is currently not uncommon as a result of the covid-19 pandemic. This research aims to empower students' creativity through project-based learning by integrating the Pixton application. The method used is pre-experimental with a single-subject design. The research sample involved 28 elementary school grade V students and was grouped into 7 groups. The data collection method uses a creativity assessment rubric with four creativity indicators. The data is analyzed in a quantitative descriptive manner and presented in the form of graphs to see trends across all indicators of creativity. The results of the study show that students' creativity collaboratively develops very well in the aspect of generating digital comic story ideas according to the topic of bullying. The implication of this study is that digital application-assisted learning provides an opportunity to provide engaging learning for students and real experiences.Keywords: project-based learning, creativity, pixton, digital comic.AbstrakKarakteristik peserta didik khususnya siswa sekolah dasar, sudah tidak asing lagi dengan penggunaan gawai bahkan aplikasi digital. Selain itu, integrasi teknologi dalam pembelajaran saat ini bukanlah hal asing akibat dari pandemi covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk memberdayakan kreativitas peserta didik melalui pembelajaran berbasis proyek dengan mengintegrasikan aplikasi Pixton. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimen dengan desain subjek tunggal. Sampel penelitian melibatkan 28 siswa kelas V sekolah dasar dan dikelompokkan menjadi 7 kelompok. Metode pengumpulan data menggunakan rubrik penilaian kreativitas dengan empat indikator kreativitas. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan disajikan ke dalam bentuk grafik untuk melihat kecenderungan pada seluruh indikator kreativitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas siswa secara kolaboratif berkembang sangat baik pada aspek menghasilkan ide cerita komik digital sesuai dengan topik perundungan. Implikasi dari penelitian ini adalah pembelajaran berbantuan aplikasi digital memberikan kesempatan untuk memberikan pembelajaran yang menarik bagi siswa dan pengalaman nyata.Kata kunci: pembelajaran berbasis proyek, kreativitas, pixton, komik digital.
Efektivitas Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing berbasis Teaching at the Right Level (TaRL) terhadap Hasil Belajar dan Keaktifan Siswa Sekolah Dasar Alima Rahmati Indrastata; Candra Utama
Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan Vol 16 No 2 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.js.2026.v16.i2.p184-193

Abstract

Keaktifan siswa menjadi faktor krusial dalam keberhasilan pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Namun demikian, tingkat keaktifan siswa masih tergolong rendah akibat dominannya penerapan pendekatan pembelajaran yang berpusat pada guru serta adanya perbedaan kemampuan awal siswa. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model pembelajaran inkuiri terbimbing yang dipadukan dengan pendekatan Teaching at the Right Level terhadap keaktifan belajar siswa sekolah dasar pada materi transformasi energi. Penelitian ini mengguanakn pendekatan kuantitatif melalui desain quasi-eksperimental, penelitian melibatkan 30 siswa kelas eksperimen. Data keaktifan diambil melalui pre-angket dan post-angket lalu diolah dengan statistik deskriptif serta uji nonparametrik Wilcoxon Signed Rank Test. Temuan menunjukkan peningkatan rata – rata keaktifan dari 16,87 (pre-angket) menjadi 21,87 (post-angket). Uji wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,000, mengonfirmasi adanya perbedaan signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Peningkatan terlihat pada semua indikator motorik, emosional, lisan dan mendengarkan dengan peningkatan tertinggi pada aspek emosional. Dengan demikian, model pembelajaran inkuiri terbimbing berbasis TaRL terbukti efektif dalam mendorong peningkatan keaktifan belajar siswa SD.
Strengthening Elementary School Teacher Competence in the Development of Artificial Intelligence-Based Teaching Modules at the Kalisongo Elementary School Cluster Candra Utama; Esti Untari; Santy Dinar Permata
Abdi Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/thgk2y71

Abstract

Strengthening Elementary School Teachers' Competence in Developing Artificial Intelligence-Based Teaching Modules in the Kalisongo Elementary School Cluster. The rapid diffusion of generative artificial intelligence requires elementary school teachers to use digital tools not only as content generators, but also as pedagogical supports that must be critically verified and aligned with students' needs. This community service program aimed to strengthen teachers' competence in developing AI-based teaching modules in the Kalisongo Elementary School Cluster, Dau District, Malang Regency. The program was implemented through training, guided practice, mentoring, and reflective evaluation. Evaluation data were collected using participant questionnaires, observation, documentation, and product-oriented reflection. The questionnaire generated 24 responses. The results showed that 79.2% of respondents considered the training materials very useful, 70.8% considered them very relevant to teachers' needs, 91.6% rated the training methods as effective or very effective, and 66.7% reported being highly motivated to develop AI-based teaching modules after the training. The overall benefit of the program was rated very useful by 83.3% of respondents. These findings indicate that contextual, practice-oriented AI training can strengthen teachers' readiness to design teaching modules while maintaining pedagogical control over AI-generated outputs. Follow-up mentoring is needed to validate the modules and examine their classroom impact.
Assistance in the Preparation of PjBL LKPD for Deepening Science for Grade V Elementary School Candra Utama; Aynin Mashfufah
Abdi Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2026): Abdi Masyarakat
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/rpbdkv18

Abstract

This community service article describes mentoring for developing Project Based Learning (PjBL)-oriented student worksheets to strengthen grade V elementary science learning. The program was implemented at SDN Kalisongo 1 Kota Malang with teachers as the target group. The mentoring combined adult learning, brainstorming, conceptual reinforcement on PjBL, guided worksheet design, presentation, reflection, and pretest-posttest evaluation. The results indicate an increase in teacher understanding from a pretest mean of 48.58 to a posttest mean of 68.88. Normality and homogeneity assumptions were met, and the paired t-test showed a significant difference between pretest and posttest scores, t(23) = -30.337, p < 0.001. The mentoring supported teachers in translating classroom problems into project triggers and in preparing PjBL-based worksheets for science learning. Follow-up support is recommended to test the worksheets directly in classroom practice and to integrate digital or artificial intelligence-based tools into the next mentoring cycle.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DIMENSI GOTONG ROYONG DI KELAS VB SD NEGERI KAUMAN 1 Asfari Mahiruddin Asmi; Candra Utama; Asfari Mahiruddin Asmi; Candra Utama; Elly Fithriyanasari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i4.2024.18

Abstract

This research was conducted to see the application of contextual learning with the strengthening of the gotong royong dimension in the Pancasila Student Profile. The applied material is the utilization of biodiversity biodiversity utilization. The method used was descriptive qualitative. Data obtained from learning outcomes, observer responses, learner questionnaires, and researcher observations as a model teacher. as a model teacher. This lesson was conducted in class VB with the number of students learners 28 and those present at the time of implementation were 23 people. Research results The results showed that contextual learning with the reinforcement of the gotong royong dimension was successfully carried out and can provide dimension was successfully carried out and could provide real understanding to students, as well as build character in collaborating with students. learners, as well as building character in collaboration, caring, sharing as the goal of the gotong royong dimension. the purpose of the gotong royong dimension in the Pancasila Student Profile.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL DENGAN PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DIMENSI GOTONG ROYONG DI KELAS VB SD NEGERI KAUMAN 1 Asfari Mahiruddin Asmi; Candra Utama; Asfari Mahiruddin Asmi; Candra Utama; Elly Fithriyanasari
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v4.i4.2024.18

Abstract

This research was conducted to see the application of contextual learning with the strengthening of the gotong royong dimension in the Pancasila Student Profile. The applied material is the utilization of biodiversity biodiversity utilization. The method used was descriptive qualitative. Data obtained from learning outcomes, observer responses, learner questionnaires, and researcher observations as a model teacher. as a model teacher. This lesson was conducted in class VB with the number of students learners 28 and those present at the time of implementation were 23 people. Research results The results showed that contextual learning with the reinforcement of the gotong royong dimension was successfully carried out and can provide dimension was successfully carried out and could provide real understanding to students, as well as build character in collaborating with students. learners, as well as building character in collaboration, caring, sharing as the goal of the gotong royong dimension. the purpose of the gotong royong dimension in the Pancasila Student Profile.
Co-Authors Afni, Sintya Nur Alif Mudiono Alima Rahmati Indrastata Alvi Nanda Choirina Anas Thohir Anas Thohir, Anas Angela Putri Rizka Sabarudin Anggraeni, Isnaeny Nurdiana Anisa Wahyu Kusumaningtyas Anjelita, Kharisma Arda Purnama Putra Arif Hidayat Armadhani, Rio Asfari Mahiruddin Asmi Asfari Mahiruddin Asmi Aulia Canzabella Ayustasari Kusuma Putri Awalidinna, Diva Fadhila Aynin Mashfufah Ayu Putri Viola, Wendy Azizah, Wafiq Failila Cahyani, Tasya Septhia Cesil Putri Ariyunda Dedi Kuswandi Diyanti, Siti Khodijah Dwi Agus Sudjimat Egithia Alfi Rosydiana Egithia Alfi Rosydiana Elly Fithriyanasari Elly Fithriyanasari Erif Ahdhianto, Erif Esti Untari Estu Winahyu, Sri Evi Hikma Setyarini Farhan Baehaki Ferril Irham Muzaki, Ferril Irham Fitra Larasati Hamidah, Fida Hayuni Retno Widarti Henry Praherdhiono Herawati Susilo Hidayatulloh, Moh. Alif I Wayan Dasna Ismi, Zahira Fitria Jannah, Iftakhul Kalimatul Kasanah, Uswantun Khansa, Nur Aqila Koten, Gaudensius Jati Lamauran Kusumaningtyas, Anisa Wahyu Leoniza, Malfa Betries Tien Lia Yuliati, Lia Lilik Bintartik Lilik Handayani M. Anas Thohir Maisa, Shakila Mariani, Sijah Mashfufah , Aynin Mashfufah, Aynin Miftahul Hikmah Miranda, Varianta Java Yuam Mochammad Iswan Moh. Alif Hidayatulloh Mufida, Nurul Fajriyatuz Zahro Muhimma Yatun Nisa'ul Ulya Munzil Nabila, Putri Assyaffa Nabilah, Azzah Nanda Intan Maharani Ni Nyoman Suastini Novia Siska Puspita Sari Nur Hanifatun Nadhif Nurwidiyanto Nurwidiyanto Pipit Pudji Astutik Priya Kusuma Bahari Putri Permadani, Sholihatuzumna Putri, Anandha Noviyanti Putri, Sinta Kiswoyo Ratna Ekawati Renata, Meidila Oda Riska Pristiani Rizki Pratama, I Putu Fradeo Surya Rudi Prasetyo Sabilah, Ceriagu Anisa Ray Sakinah, Nurul Hidayati Santy Dinar Permata Sari, Novia Siska Puspita Shaktiaji, Naufal Anugrah Shirly Rizki Kusumaningrum Shofiani, Reghina Rizky Sinta Kiswoyo Putri Sitaba, Fitra Aulia Rizkinanda Sri Ekawati Sri Estu Winahyu SRI KENTJANANINGSIH Styawati, Riski Taufiq Irvan Hakim Tazkiyah, Riska Aida Thohir, M Anas Tohir, M Anas Toto Nusantara Trinanda Syahputra Triya Manika Putra Tsaniya Ro’ihatul Jannah Umami, Salsa Rahmatul Varianta Java Yuam Miranda Vike Renanda Dwi Oktavella Wachdani, Rizky Ayu Wati, Pulia Wulansari, Suryaning Yeni Yusella Yohannes Kurniawan Barus YUNI SRI RAHAYU Yuniawatika