Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Wanita dalam Pendidikan Keluarga Perspektif Al-Qur’an dan Relevansinya terhadap Realitas Sosial Salman; Nisaul Hanifah; Syofrianisda; Iswandi Iswandi
Jurnal Al-Karim : Jurnal Pendidikan, Psikologi dan Studi Islam Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Al Karim Edisi Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam YAPTIP Chadijah Ismail Pasaman Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran wanita dalam pendidikan keluarga perspektif Al-Qur’an serta relevansinya terhadap realitas sosial masyarakat kontemporer. Wanita memiliki kedudukan penting dalam keluarga, terutama sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak. Dalam perspektif Al-Qur’an, peran wanita tidak hanya terbatas pada aspek domestik, tetapi juga mencakup fungsi moral, spiritual, intelektual, emosional, dan sosial dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak, dan bertanggung jawab. Nilai-nilai Al-Qur’an menempatkan wanita sebagai sosok yang memiliki martabat, tanggung jawab, serta kontribusi strategis dalam membangun ketahanan keluarga dan kualitas pendidikan anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Sumber data diperoleh dari Al-Qur’an, kitab tafsir, buku-buku pendidikan Islam, serta artikel ilmiah yang relevan dengan tema wanita, keluarga, dan pendidikan Islam. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi dengan menelaah ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan peran wanita dalam keluarga, kemudian dihubungkan dengan kondisi sosial masyarakat modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita memiliki peran penting sebagai pendidik akidah, pembentuk akhlak, penanam nilai kasih sayang, pengelola komunikasi keluarga, serta teladan dalam kehidupan sehari-hari. Relevansinya terhadap realitas sosial terlihat pada kebutuhan penguatan peran wanita dalam menghadapi tantangan modern, seperti perubahan pola asuh, pengaruh media digital, kesibukan ekonomi, krisis moral anak, dan melemahnya fungsi pendidikan keluarga. Oleh karena itu, pendidikan keluarga berbasis nilai-nilai Al-Qur’an perlu diperkuat agar wanita dapat menjalankan perannya secara proporsional, bermartabat, dan kontekstual sesuai dengan dinamika kehidupan sosial.
ETOS KERJA MENURUT HASBI ASH SHIDDIQY DAN A.HASSAN Yossi Eriawati; Syofrianisda
At Tasyri'i : Jurnal Program Studi Perbankan Syariah Vol. 4 No. 1 (2021): Jurnal At Tasyri'i Januari-Juni 2021
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/attasyrii.v4i1.130

Abstract

Tulisan sederhana ini mendeskripsikan tentang pemikiran dari seorang Hasbi Ash Shiddiqy dan A.Hassan tentang etos kerja. Pembahasan ini bersifat telaah deskriptif analitif dengan fokus pada karyanya,terutama pada karya tafsirnya Tafsir Annur dan Tafsir al-furqan. Tulisan ini menganalisa tentang ayat-ayat etos kerja dalam al-Qur’an serta bagaimana memahami ayat-ayat etos kerja dalam tafsirnya dengan metode komparatif. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa Hasan dan Hasbi dalam memahami ayat-ayat etos kerja tidak jauh berbeda. Hassan dan Hasbi memaknai etos kerja merupakan semangat kerja keras yang didasari niat ibadah sebagai bekal amal di akhirat.
Analisis Faktor-Faktor Penentu Nasabah Dalam Memilih Jasa Perbankan Syariah Di PT. Bprs Ampek Angkek Candung Cabang Pasaman Barat Yossi Eriawati; Tasya Andria Nella; Syofrianisda syofrianisda
At Tasyri'i : Jurnal Program Studi Perbankan Syariah Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal At Tasyri'i Juli Desember 2021
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/attasyrii.v4i2.147

Abstract

Latar belakang pada penelitian ini di PT Bank Pembiayaan Rakyat SyariahCabang Pasaman Barat. Pada sebuah Faktor penentu nasabah yaitu faktor penentunasabah merupakan proses pengambilan keputusan pembelian nasabah dipengaruhioleh faktor sumber daya nasabah, motivasi dan keterlibatan, pengetahuan, gayahidup. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi pengambilan keputusan nasabahseorang di antaranya yaitu : faktor keadaan ekonomi, gaya hidup, religius. Jasaperbankan ialah suatu aktifitas ekonomi dalam sistem perbankan yangpelaksanaannya berdasarkan hukum islam.Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Analisis Faktor-Faktor PenentuNasabah Dalam Memilih Jasa Perbankan Syariah Cabang Pasaman Barat. Penelitianini menggunakan metode pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang digunakanadalah regresi linier berganda.Data yang digunakan adalah data primer yang diperoleh melalui kuosionermenggunakan penelitian lapangan (field research) dengn jumlah responden sebanyak50. Populasi dalam penelitian ini yaitu nasabah pada PT Bank Pembiayaan RakyatSyariah Cabang Pasaman Barat. Teknik pengumpulan data dilakukan denganpenelitian lapangan (Kuiesioner dan studi kepustakaan).Hasil dari penelitian ini adalah adanya pengaruh yang signifikan antaravariabel keadaan ekonomi terhadap keputusan nasabah pada PT Bank PembiayaanRakyat Syariah Cabang Pasaman Barat dengan hasil nilai t sebesar 0.675 maka adapengaruh keadaan ekonomi terhadap keputusan nasabah pada PT. Bank PembiayaanRakyat Syariah Cabang Pasaman Barat sedangkan nilai signifikan sebesar 0.007.serta adanya pengaruh yang signifikan antara variabel gaya hidup terhadap keputusannasabah pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cabang Pasaman Barat, hasil nilai t sebesar 0.042 dengan nilai signifikan sebesar 0.758. dan adanya pengaruhsignifikan antara variabel religius terhadap keputusan nasabah, hasil nilai t sebesar0.032 dengan nilai signifikan 0.883 maka adanya pengaruh gaya hidup terhadapkeputusan nasabah pada PT. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Cabang PasamanBarat.
BADAL HAJI DAN PUASA DALAM PERSPEKTIF HADIS Syofrianisda syofrianisda
At Tasyri'i : Jurnal Program Studi Perbankan Syariah Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal At Tasyri'i Januari Juni 2022
Publisher : STAI YAPTIP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70820/attasyrii.v5i1.166

Abstract

Pembahasan ini dilatarbelakangi oleh masalah yang muncul dikalanganmasyarakat ketika ada orang yang sudah mandaftar ibadah Haji, namun ketikawaktunya tiba, orang tersebut sudah meninggal dunia. Apakah bisa digantikanpelaksanaan ibadah haji orang tersebut atau tidak? Tulisan ini memaparkan teksteks hadis yang berkaitan dengan masalah badal haji dan meng-qadha puasa,bagaimana pendapat para ulama tentang hadis tersebut, apa yang dimaksuddengan badal haji dan puasa, serta hukum-hukum fikih yang muncul dari hadistersebut