Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Seks Pranikah pada Mahasiswa Kesehatan di Kota Bandar Lampung Muhani, Nova; Wati, Putri Vega; Sary, Lolita; Amperaningsih, Yuliati; Febriani, Christin Angelina; Dwiyana, M Rizal
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 1 (2024): Volume 13 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i1.15669

Abstract

Program kampus sehat mendukung dan mendorong setiap mahasiswa di lingkungan kampus untuk mewujudkan perubahan perilaku khususnya perilaku kesehatan reproduksi yang sehat. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada mahasiswa kesehatan di Kota Bandar Lampung. Jenis penelitian kuantatif, populasi seluruh mahasiswa aktif program studi kesehatan semester genap 2022- 2023 berjumlah 721 orang dan sampel sebanyak 345 orang. Alat ukur kuesioner dan data dianalisis menggunakan chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan responden tidak berperilaku seks pranikah sebanyak 267 orang (77,4%), pengetahuan tentang kesehatan reproduksi baik sebanyak 199 orang (57,7%), sikap menolak perilaku seksual pranikah 201 orang (58,3%), tidak terdapat pengaruh teman sebaya 209 orang (60,6%), tidak terpapar media/konten pornografi 227 orang (65,8%). Terdapat hubungan pengetahuan (p- value 0,05 OR= 1,7), sikap akan perilaku seksual pranikah (p-value 0,002 OR=2,3), pengaruh teman sebaya (p-value 0,000 OR=5,4), paparan media/konten pornografi (p-value 0,017 OR=1,9) terhadap perilaku seks pranikah. Pengaruh teman adalah variabel yang paling berhubungan dengan perilaku seks pranikah dengan OR 5,0. Hendaknya memfasilitasi layanan kesehatan reproduksi remaja dengan edukasi menggunakan alat bantu poster, leaflet banner, melakukan talksow serta membentuk Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) sebagai wadah teman sebaya menyebarluaskan infomasi tentang kesehatan reproduksi Kata kunci: perilaku sesksual pranikah, teman sebaya, mahasiswa kesehatan
Factors Associated with Risky Sexual Behaviour among Junior High School Adolescents in Lampung Province in 2024 Shintani, Clara; Muhani, Nova; Aryawati, Wayan; Febriani, Christin Angelina
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 1 (2025): Volume 14 Nomor 1
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i1.17233

Abstract

According to the World Health Organization, adolescents aged 10-19 years make up more than 16% of the global population and have a significant impact on achieving the Sustainable Development Goals by 2030. The purpose of this study was to determine the factors associated with sexual behaviour of junior high school adolescents in Lampung Province. This study used a cross sectional design. With the sampling process, namely Purposive Random Sampling, the sample size was 132 respondents using research instrument data, namely questionnaires distributed in several forms. The results of this study are of the five variables taken (place of residence, ims & hiv knowledge, use of information and communication technology, the role of parents, the role of peers) found that the factors associated with sexual behaviour are the use of information and communication technology p-value 0.014. Multivariate modelling showed that the use of information and communication technology was the dominant factor with p-value 0.027 and OR 3.133 (95%CI 1.136-8.637) so that it was found that the use of technology and communication was the most influential factor on sexual behaviour in junior high school adolescents. Conclusion The use of information and communication technology increases the risk 3.1 times to perform sexual behaviour or not to perform premarital sexual behaviour with the suggestion that it is necessary to provide education that is more concerned and supervises adolescents in using information and communication technology.
Hubungan Pengetahuan, Dukungan Suami dan Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Standar Kunjungan (K6) Antenatal Care (ANC) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Pinang Jaya Kota Bandar Lampung Tahun 2023 Adelita, Audrey; Aryastuti, Nurul; Angelina Febriani, Christin
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah MANUSIA DAN KESEHATAN
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31850/makes.v7i2.2840

Abstract

Pada tahun 2021 AKI mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2020 yaitu dari 4.627 kasus menjadi 7.389 di Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan AKI-AKB melalui pelaksanaan antenatal care (ANC) terpadu dengan 6x pemeriksaan kehamilan kunjungan 1x di trimester 1, 2x trimester 2 dan 3x di trimester 3. Tujuan penelitian adalah untuk melihat Hubungan Pengetahuan, Dukungan Suami, dan Dukungan Tenaga Kesehatan Dengan Standar Kunjungan (K6) Antenatal Care (ANC) Pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Pinang Jaya Kota Bandar Lampung Tahun 2023. Metode penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan pada bulan September sampai Oktober tahun 2023 dengan sampel 85 ibu hamil ditrimester 3. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan membagikan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah univariat dan bivariat dengan uji chi-square. Berdasarkan analisis bivariat didapatkan hasil ada hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan standar kunjungan (K6) ANC pada ibu hamil dengan p-value = 0,002, ada hubungan yang bermakna antara dukungan suami dengan standar kunjungan (K6) ANC pada ibu hamil dengan p-value = 0,006 dan ada hubungan yang bermakna antara dukungan tenaga kesehatan dengan standar kunjungan (K6) ANC pada ibu hamil dengan p-value = 0,008. Saran yang dapat diberikan adalah untuk dapat meningkatkan pengetahuan bukan hanya ibu hamil saja tetapi suami ibu hamil juga mengenai standar kunjungan (K6) ANC serta suami dan tenaga kesehatan harus selalu memberikan dukungan positif kepada ibu hamil agar ibu mau melakukan standar kunjungan (K6) ANC.
Pengaruh Dukungan Sosial dengan Kualitas Hidup pada Penderita Human Immunodeficiency Virus (HIV) Istiqomah, Anisa Cahyanti; Kurniati, Mala; Yanti, Dhiny Easter; Febriani, Christin Angelina; Samino, Samino
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 5, No 5 (2025): Volume 5 Nomor 5 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mahesa.v5i5.16816

Abstract

ABSTRACT It is crucial for people living with HIV/AIDS to pay attention to aspects of their quality of life because HIV/AIDS is a chronic and progressive condition, impacting all facets of life—physical, psychological, social, and spiritual. One significant factor influencing a person's quality of life is family support. This study aims to determine the influence of social support on the quality of life of people living with HIV in Mataram Baru Regency, Lampung Timur. This quantitative study employs a cross-sectional approach. The population for this study comprises all cases in Mataram Baru Regency, Lampung Timur in October 2022, totaling 89 people using a total sampling technique, namely the entire total population. Data were collected using a questionnaire. Data analysis was performed using univariate analysis, bivariate analysis (Chi-Square Test), and multivariate analysis (multiple logistic regression). The results showed that 60,7% of participants reported a good quality of life, 68,5% received emotional support, 58,4% received informational support, and 52,8% did not receive material support. There was a significant relationship between emotional support (p-value = 0,001, OR = 7,9) and material support (p-value = 0,029, OR = 1,9) with quality of life. However, there was no significant relationship between informational support and quality of life (P-value = 0,194). Emotional support emerged as the dominant factor in this study, with the highest odds ratio (OR = 12,981). It is recommended that families provide support to family member living with HIV, such as by participating in activities held by the community of people living with HIV, to foster emotional closeness. Keywords: Quality of Life, Social Support, People Living with HIV ABSTRAK Orang dengan HIV/AIDS sangat penting untuk memperhatikan aspek kualitas hidupnya karena HIV/AIDS bersifat kronis dan progresif, sehingga berdampak luas pada segala aspek kehidupan baik fisik, psikologis, sosial, maupun spiritual. Salah satu faktor yang mendukung dimensi pada kualitas hidup seseorang adalah dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial dengan kualitas hidup pada penderita HIV di Kecamatan Mataram Baru Lampung Timur. Jenis penelitian kuantitatif pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kasus di Kecamatan Mataram Baru Lampung Timur bulan Oktober 2022 sebanyak 89 orang dengan teknik sampling total sampling yaitu seluruh total populasi. Pengumpulan data menggunakan kuesioner analisis data dengan univariat, bivariat (Uji Chi Square), multivariat regresi logistik ganda. Hasil didapatkan kualitas hidup baik sebanyak 60,7%, dukungan emosional mendukung sebanyak 68,5%, informasi mendukung sebanyak 58,4%, dan dukungan materi tidak mendukung sebanyak 52,8%. Ada hubungan dukungan emosional (p-value = 0,001 OR 7,9) dan dukungan materi (p-value = 0,029 OR 1,9) dengan kualitas hidup pada penderita HIV dan tidak ada hubungan dukungan informasi dengan kualitas hidup pada penderita HIVdengan nilai (p-value = 0,194) serta faktor yang dominan dalam penelitian dalam penelitian ini adalah dukungan emosional, dimana memiliki nilai OR tertinggi yaitu sebesar 12.98. Saran bagi keluarga diharapkan keluarga dapat memberikan dukungan kepada penderita HIV seperti ikut serta dalam kegiatan yang diadakan oleh komunitas penderita HIV sehingga terjalin kedekatan emosional yang semakin erat. Kata Kunci: Kualitas Hidup, Dukungan Sosial, Penderita HIV
Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian HIV/AIDS Pada Laki-Laki Di Wilayah Kerja Puskesmas Simpur Bandar Lampung Tahun 2023 Fidel Rama Nugraha; Wayan Aryawati; Christin Angelina Febriani
PROFESSIONAL HEALTH JOURNAL Vol. 5 No. 2 (2024): Juni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (PPPM) STIKES Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/phj.v5i2.686

Abstract

Abstract HIV/AIDS is one of the top-ranking infectious diseases that can lead to death. One of the five nations with a sizable number of cases is Indonesia. Out of Indonesia's 250 million people, the LGBT community numbers about 7.5 million. With 248 instances recorded, data from the Bandar Lampung City Health Office on HIV/AIDS cases at the Simpur Community Health Center, broken down by gender, reveals that men are more likely to contract the disease than women. The goal of this study is to examine the risk variables connected to the development of HIV/AIDS in men within the Simpur Community Health Center's service area in Bandar Lampung in 2023. A case-control strategy is used in the quantitative research methodology. There are 180 men in the study population, making 153 guys in the sample. Purposive sampling is the method of choice for sampling, while univariate, bivariate (chi-square), and multivariate (logistic regression) studies are employed for data analysis. According to the findings of the univariate analysis, 66.7% of people do not have HIV/AIDS while 33.3% have. HIV/AIDS and occupation (p-value=0.003), knowledge (p-value=0.005), marital status (p-value=0.0001), and sexual history (p-value=0.017) all show positive correlations in the bivariate analysis. Traumatic experiences have the highest impact on the likelihood of developing HIV/AIDS (p-value < 0.0001) and an odds ratio (OR) of 38613. Families, close friends, and healthcare professionals are urged to offer ongoing support, care, education, and counseling to HIV/AIDS patients in order to keep them motivated and stop the spread of the disease Keywords: HIV, AIDS, Knowledge
Analisis Penataan Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan Sesuai dengan Analisis Beban Kerja Amir, Sabrina; Samino, Samino; Maryam, Riyanti; Noviansyah, Noviansyah; Febriani, Christin Angelina
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.17161

Abstract

Puskesmas Metro mengalami kekurangan tenaga kesehatan terkait dengan cakupan penduduk dan tambahan program kerja puskesmas yang semakin banyak. Tujuan penelitian diketahuinya hasil analsis penataan kebutuhan sumber daya manusia kesehatan berdasarkan hasil analisis beban kerja. Jenis penelitian kualitatif dengan teknik observasi, studi dokumen dan wawancara mendalam. Informan terdiri dari 9 (sembilan) tenaga kesehatan dan informan kunci dari Ketua Tim Kerja Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kepala Puskesmas, dan Kepala Subbagian Tata Usaha Puskesmas Metro. Instrumen menggunakan pedoman wawancara dan lembar analisis beban kerja. Analisis data dengan analisis beban kerja serta analisis kualitatif dengan triangulasi sumber, metode dan teori. Hasil analisis rasio ketersediaan SDM Kesehatan belum ideal. Terdapat Kesenjangan ketersediaan SDMK dengan kesenjangan tertinggi pada tenaga bidan sebanyak 8 orang, perawat 5 orang, dokter 3 orang sedangkan SDMK lainnya seperti dokter gigi, promkes, sanitasi lingkungan, nutrisionis, apoteker dan ATLM masing-masing sebanyak 1 orang. Rekomendasi perlu diajukan kembali usulan pengadaan tenaga kesehatan terkait urgensinya serta menjalin kerjasama dengan lembaga pendidikan kesehatan untuk memfasilitasi Praktek Kerja Lapangan dan penempatan tenaga kesehatan untuk menambah kapasitas kerja tenaga kesehatan yang sudah ada.
Persepsi individu dengan Perilaku Merokok Remaja Usia SMA di Kabupaten (EX) Provinsi Lampung Zain, Bagus Perdana Kusuma; Sary, Lolita; Febriani, Christin Angelina; Sudjarwo, Sudjarwo; Yanti, Dhiny Easter
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.17311

Abstract

Terjadi peningkatan jumlah batang rokok yang dihisap per hari pada penduduk Indonesia usia 10-18 tahun dari semula 8,6 batang per hari menjadi 8,7 batang. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya persepsi individu dengan perilaku merokok remaja usia SMA di Kabupaten (EX) di Provinsi Lampung. Jenis penelitian kuantatif dengan rancangan potong lintang. Populasi remaja usia SMA di SMA (EX) Kabupaten (EX) provinsi Lampung kelas X-XI sebanyak  301 siswa. Sampel penelitian sebanyak 92 siswa Kelas X dan XI SMA (EX). Sampel diambil dengan metode purposive sampling dan perokok, alat ukur kuesioner dan data dianalisis menggunakan chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan persepsi hubungan persepsi kerentanan (p value=0,09 OR=0,84), keparahan penyakit (p value=0,019 OR=8,419), persepsi hambatan (p value=0,003 OR=14.059), persepsi keyakinan diri (p value=0,005 OR=5.825) dengan perilaku merokok. Tidak terdapat hubungan manfaat (p value=0.538). Hendaknya  Sekolah bersama dengan puskesmas melakukan skrining menggunakan CO detector. Meningkatkan Implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR), konseling upaya berhenti merokok kepada perokok aktif dan menambah kegiatan ekstrakulikuler siswa. Edukasi kepada Komite Sekolah agar orangtua siswa memberikan uang saku secukupnya sebagai penghambat perilaku merokok siswa.
Hubungan Perilaku “CERDIK” dengan Kadar Gula Darah pada Usia Produktif Risiko Tinggi Diabetes Melitus Tipe 2 Nurzana, Desi; Sary, Lolita; Febriani, Christin Angelina; Samino, Samino; Aryawati, Wayan
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.17226

Abstract

Masyarakat risiko tinggi menderita DM dan tidak melakukan pemeriksaan deteksi dini ternyata 175 (24,9%) orang diantaranya menderita DM. Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya hubungan perilaku “CERDIK” dengan kadar gula darah usia produktif risiko tinggi DM Tipe 2  di wilayah kerja UPT Puskesmas Rawat Inap  Katibung Kabupaten Lampung Selatan tahun 2024. Jenis penelitian kuantatif dengan rancangan potong lintang, populasi semua usia produktif risiko tinggi (15-59 tahun) yang terdata sebagai sasaran posbindu wilayah kerja UPT Puskesmas Rawat Inap  Katibung sebanyak 231 orang dengan jumlah sampel  sebanyak 144 orang. Sampel diambil dengan metode purposive sampling. Alat ukur kuesioner dan data dianalisis menggunakan chi square. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan perilaku cek kesehatan secara berkala (p-value=0,00 OR=3,1), enyahkan asap rokok (p-value=0,00 OR=3,2), rajin beraktivitas fisik/olahraga (p-value=0,01 OR=2,4), diet sehat dan seimbang (p-value=0,00 OR=6,9), istirahat cukup (p-value=0,00 OR=3,0), kelola stress (p-value=0,00 OR=5,9) dengan kadar gula darah. Variabel yang paling dominan berhubungan dengan kadar gula darah adalah mampu mengelola stress p-value 0,00 dengan OR=3,6. Hendaknya kepada Puskesmas melakukan skrining Self-Reporting Questionnaire (SRQ-20) pada usia produktif risiko tinggi DM, serta melakukan inovasi seperti penyediaan layanan konseling jiwa bagi usia produktif risiko tinggi penyakit degeneratif DM.
Persepsi Terhadap Perilaku “PATUH” Pada Penderita Hipertensi Silaen, Rahel Gusnita; Sary, Lolita; Febriani, Christin Angelina; Aryawati, Wayan; Samino, Samino
Jurnal Dunia Kesmas Vol 14, No 2 (2025): Volume 14 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v14i2.17310

Abstract

Hipertensi merupakan suatu keadaan dimana tekanan darah sistolik >140 mmHg dan/atau diastolik >90 mmHg (Kemenkes, 2021). Tujuan dari penelitian ini adalah diketahuinya Persepsi terhadap perilaku “PATUH” pada penderita hipertensi di UPT Puskesmas Rawat Inap Katibung Kabupaten Lampung Selatan. Jenis penelitian ini kuantatif dengan rancangan potong lintang. Populasi penderita hipertensi Usia 15 tahun-59 tahun. Berdasarkan Tabel Kretjie sampel diperoleh sebesar  155 orang. Sampel diambil dengan metode purposive sampling. Alat ukur kuesioner dan data dianalisis menggunakan chi square dan regresi logistik. Hasil penelitian didapatkan bahwa terdapat hubungan persepsi kerentanan (p-value=0,031 OR=2,1), persepsi keparahan penyakit (p-value=0,001 OR=3), persepsi manfaat (p-value=0,000 OR=3,9) keyakinan diri (p-value=0,006 OR=2,9) dengan perilaku PATUH. Tidak ada hubungan persepsi hambatan (p-value=0,068) dengan perilaku PATUH. Faktor yang paling berhubungan dengan perilaku “PATUH” adalah persepsi manfaat p-value=0,028 OR=2,7. Hendaknya Puskesmas melakukan pemberian pesan terus menerus melalui media promosi audio, visual ataupun audio visual untuk meningkatkan persepsi manfaat perilaku PATUH, serta melakukan advokasi kepada pejabat formal non formal  berpengaruh.
The Relationship Between Students’ Knowledge, Peer Roles, Teacher Roles, and Bullying Behavior at SMK YPI Tanjung Bintang Febriani, Christin Angelina; Arisandi, Syafik; Susanti, Fitri Aprilia
Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education Vol. 13 No. SI2 (2025): Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Educat
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jpk.V13.ISI2.2025.172-177

Abstract

Background: Emotional instability in adolescents can trigger problems such as bullying which is now back to being an issue of violence in schools. Bullying can take place directly or online, bullying can have dangerous impacts. In addition to physical consequences, bullying can also trigger mental and emotional health problems. The report of the Lampung Province PPPA Service recorded a total of 296 cases, with the highest number in Bandar Lampung City with 94 cases and South Lampung Regency in second place with 47 cases. Objectives: The purpose of this study was to determine the determinants of bullying behavior in students at SMK YPI Tanjung Bintang. Method: This type of research is quantitative with a cross-sectional approach. The population in this study were active students at SMK YPI Tanjung Bintang and a sample of 117 respondents selected using purposive sampling techniques, and using questionnaires. Data analysis used the chi square test with a significance level of 95%. Results: The study showed that there was a relationship between knowledge and bullying behavior (p value 0.001; OR = 19,282), the role of peers with bullying behavior (p value 0.001; OR = 17,405), the role of teachers with bullying behavior (p value 0.001; OR = 22,000). The researcher's suggestion is that the school can create a TPPK (Violence Prevention and Handling Team) task force and the school can improve routine anti-bullying education and integrate the material into the curriculum either directly or through extracurricular activities. Keywords: Bullying Behavior, Knowledge, Role of peers, Role of teachers
Co-Authors Achmad Farich Adelita, Audrey Agung Aji Perdana Agung Aji Perdana Agung Aji Perdana Amir, Sabrina Amperaningsih, Yuliati Anggraheni Widyaningrum Angkas Mandala Putra Angkas Mandala Putra Aprilia Belkis, Happy Aprilia Susanti, Fitri Aprina Aprina Aprina, Aprina Arisandi, Syafik Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Astri Aulia, Hanifah Astri, Hanifah Audrey Adelita Aulyya Rahmah Aumeya, Dhea Azzahra Kania Fatihah Azzahra, Dhika Bakti Herwanti Chanita Sari Manulang Citra Wahyu Citra Citra, Citra Wahyu Dayasih, Nia Derius Ixroni Desna Damayanti Dessy Elviyanti Desta Tri Yani Dhini Easter Yanti Dina Dwi Nuryani Dwi Nuryani, Dina Dwiyana, M Rizal Easter Yanti, Dhiny Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Kartika Ekasari, Fitri Eva Finarika Fadhilah Amanda Sari Fatmasari, Yeni Fidel Rama Nugraha Fidel Rama Nugraha Fikri, Rahmat Firamita Yusticia Fitri Eka Sari Fitri Ekasari Fitri Usfa, Hafiratul Gabrilla Yusuf, Ghina Ghina Gabrilla Yusuf Ghina Gabrilla Yusuf Hadinata, Andri Hafiratul Fitri Usfa Handayani, Fina Hanifah Astri Aulia Happy Aprilia Belkis Hayati, Amelia Hermawan, Dessy Iqbal Fawaz Istiqomah, Anisa Cahyanti Januartha, Herzandho Jaya, Satrya Kania Fatihah, Azzahra Karunia Viandra Yoanisa Keswara, Umi Romayati Khoidar Amirus Khoirur Rizqi, Afifah Kundayani, Tri Kurniati, Mala Lestari, Juwita Lintang Safitri, Nafisa Lolita Sari Lolita Sary Manggeskar, Riska Maryam, Riyanti Metalia Agnessia MS, Shaharuddin Muhani, Nova Nora Afriza, Zelda Nova Muhani Noviansyah Noviansyah, Noviansyah Nur Maya Sari Nurhalina Sari Nurkhasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Nurzana, Desi Oktavia, Mutiara Pefi Fatrisia Pratiwi, Yolandha Adinda Puspa Sari Puspa Sari Putri Puspita sari Rafika, Echa Rahmah, Aulyya Rahmat Agung Renna Oktavia Rudi Ricky Dwi Satria Rieseva Fitria Rilyani Rilyani Rini Budiarti Rivani Gusvara Putri Riyanti Riyanti Rr. Salwa Zasya Rudi, Renna Oktavia Saireda, Elistya Mercha Samino Samino Samino Samino Samino Samino Sari Manulang, Chanita Sari, Fadhilah Amanda Sari, Fitri Eka Sari, Yunila Shabrina, Hanifah Shaharuddin MS Shintani, Clara Silaen, Rahel Gusnita Siti Fadilah Siti Fadilah Siti Lis Jarsiyah Siti Mariam Sri Yuniati Sudjarwo Sudjarwo Sulistri Atmasari Susanti, Fitri Aprilia Syafrizal AR Tamara, Yayang Suci Tati Diana sari Trikundayani, Trikundayani Usfa, Hafiratul Veronica, Ervi Viandra Yoanisa, Karunia Wati, Putri Vega Wayan Aryawati Wayan Aryawati Winarsih Winarsih Yanti, Dhiny Easter Yeni Eka Firdaus Yohanes, Efriza Yolandha Adinda Pratiwi Yulyani, Vera Yusuf, Ghina Gabrilla Zain, Bagus Perdana Kusuma Zelda Nora Afriza