Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI KESEHATAN TENTANG JAJANAN SEHAT SISWA KELAS 5 DI SDN 3 PERUMNAS WAY HALIM BANDAR LAMPUNG Viandra Yoanisa, Karunia; Kania Fatihah, Azzahra; Angelina Febriani, Christin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.198-203

Abstract

Masyarakat masih kurang peduli terhadap apa yang mereka makan,terlebih lagi pada anak-anak,yang penting adalah porsi yang banyak serta harga yang pas dikantong. Anak-anak cenderung membeli makanan tanpa memperhatikan kebersihannya,sehingga seringkali mereka menjadi korban dari jajanan yang tidak sehat yang berakibat pada sakit perut, diare, muntah,dll. Survei menunjukkan bahwa 80% anak sekolah tidak membawa bekal dan mengkonsumsi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang dijual di sekitar sekolah. Pangan Jajanan Anak Sekolah memegang peranan strategis karena merupakan salah satu sumber asupan gizi penting bagi anak sekolah. Oleh sebab itu, perlu upaya untuk menjamin PJAS yang tersedia di kantin sekolah merupakan Pangan Jajanan Anak Sekolah yang aman, bermutu dan bergizi seimbang serta perlu dilakukan pemberian informasi dan edukasi. Hal ini tentunya sangat mengkhawatirkan sebab  makanan bukan hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tubuh, namun kandungan gizi yang baik dari segi kualitas diperlukan agar tumbuh kembang anak optimal. Metode yang digunakan adalah edukasi yang diadakan di SDN 3 Perumnas Way Halim. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi.Hasil pengabdian ini diharapkan agar siswa-siswi memiliki pengetahuan tentang jajanan yang sehat
PENYULUHAN PENINGKATAN AKTIFITAS FISIK MAHASISWA MELALUI INISIATIF KAMPUS SEHAT Aprilia Belkis, Happy; Astri Aulia, Hanifah; Angelina Febriani, Christin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.294-299

Abstract

Aktivitas fisik pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang signifikan terhadap kesejahteraan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait aktivitas fisik di kampus dengan kesehatan mental dan fisik mahasiswa. Metode penelitian melibatkan survei dan wawancara terhadap sampel mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang aktif secara fisik di kampus cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah, kesehatan mental yang lebih baik, dan kebugaran fisik yang lebih tinggi. Temuan ini menekankan pentingnya mempromosikan aktivitas fisik di lingkungan kampus untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya dukungan dan fasilitas yang memadai dari pihak kampus untuk mendorong mahasiswa aktif secara fisik. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi efektif dalam meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam aktivitas fisik di kampus. Hasil penelitian ini dapat menjadi pedoman bagi institusi pendidikan tinggi dalam mengembangkan program kesehatan dan kebugaran yang dapat meningkatkan kesejahteraan mahasiswa secara keseluruhan. Dengan memperhatikan pentingnya aktivitas fisik dalam kesejahteraan mahasiswa, diharapkan pihak kampus memberikan perhatian lebih besar terhadap fasilitas dan program yang mendukung aktivitas fisik di lingkungan kampus. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan intervensi atau program promosi kesehatan yang berfokus pada aktivitas fisik di lingkungan kampus. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami pentingnya aktivitas fisik di kampus terhadap kesejahteraan mahasiswa. Tentu saja, hal ini memprihatinkan karena aktivitas fisik memiliki tujuan lebih dari sekadar memenuhi kesehatan. Metode yang digunakan dalam edukasi di Universitas Malahayati Bandar Lampung adalah pre-test, presentasi, diskusi, tanya jawab, serta post-test. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan rata-rata nilai pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan edukasi. Harapannya adalah agar mahasiswa memperoleh pengetahuan tentang aktivitas fisik dari kegiatan ini.
PENGABDIAN MASYARAKAT TENTANG EDUKASI KESEHATAN KELUARGA SADAR GIZI DI POSYANDU MELATI 1 DURIAN PAYUNG KECAMATAN TANJUNG KARANG, KOTA BANDAR LAMPUNG Angelina Febriani, Christin; Shabrina, Hanifah; Jaya, Satrya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3379-3384

Abstract

Tentunya setiap keluarga menginginkan seluruh anggotanya sehat. Salah satu solusinya adalah menjadi keluarga sadar akan gizi. Keluarga sadar gizi (Kadarzi) adalah keluarga yang seluruh anggota keluarganya berperilaku seimbang terhadap gizi, mengenal masalah kesehatan dan gizi setiap anggota keluarga serta dapat mengambil tindakan untuk mengatasi masalah gizi anggota keluarga tersebut. Dikatakan bahwa keluarga telah berperilaku gizi yang baik setelah 5 indikator gizi diterapkan. Permasalahan yang diangkat dalam program ini adalah banyak keluarga yang belum mengetahui tentang Kadarzi. Kurangnya pengetahuan ini dapat menyebabkan kekurangan gizi pada keluarga bahkan anak. Ada pula anak yang pola makannya kurang seimbang. Secara keseluruhan, tujuan Kadarzi adalah mencapai kondisi gizi yang optimal bagi seluruh anggota keluarga. Metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan di Posyandu Melati 1 DUPA adalah pretest, presentasi, diskusi, tanya jawab, dan post test. Hasil edukasi menunjukkan bahwa ibu-ibu dan masyarakat mengenal Kadazi. Terdapat perbedaan pre-test dan post-test ditinjau dari pengetahuan dan perilaku ibu-ibu yang mengikuti kegiatan penyuluhan. Jumlah pengetahuan pre-test dan post-test meningkat dari 42,9% menjadi 85,7%. sedangkan perilaku terjadi peningkatan Pretest dan Post test dari 71,4% menjadi 85,7%. Kesimpulan dari kegiatan  edukasi keluarga sadar gizi ini adalah ibu-ibu dan masyarakat wilayah kerja posyandu Melati 1 DUPA mengetahui tentang perilaku keluarga sadar gizi  serta terdapat perbedaan skor penge
EDUKASI KESEHATAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI POSYANDU MELATI 1 DURIAN PAYUNG BANDAR LAMPUNG Hayati, Amelia; Aprilia Susanti, Fitri; Angelina Febriani, Christin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3221-3228

Abstract

Menurut informasi yang diperoleh dari posyandu Melati 1 Durian Payung (DUPA) Bandar Lampung, beberapa anak sebelumnya telah mengalami demam tinggi akibat Demam Berdarah Dengue (DBD), dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan masih banyak nya kebiasaan menggantung pakaian, jarang menguras bak mandi dan lain sebagainya. Diharapkan dengan menerapkan edukasi ini, virus Demam Berdarah Dengue (DBD) dapat dikendalikan dengan menggunakan 3M Plus. Juga diantisipasikan bahwa edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah posyandu Melati 1 Durian Payung (DUPA) Bandar Lampung. Metode yang dilakukan pada edukasi kesehatan ini terdiri dari pre-test, dilangsungkan dengan tinjauan materi, uji pemahaman atau tanya jawab, dan post-test. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan Pengetahuan Demam Berdarah Dengue (DBD) sebelum dan sesudah dilakukan nya edukasi dengan nilai (p=0,004) α = 0,05 dengan nilai (p= 0,004) α = 0,05. Diharapkan dapat digunakan sebagai informasi kepada Masyarakat posyandu Melati 1 Durian Payung (DUPA) Bandar Lampung tentang pentingnya pengetahuan dan pencegahan 3M plus terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD).
Faktor–faktor yang berhubungan dengan manajemen laktasi pada ibu menyusui yang bekerja di luar rumah Sari, Putri Puspita; Aryawati, Wayan; Febriani, Christin Angelina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 7 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i7.12025

Abstract

Background: The coverage of exclusive breastfeeding in Lampung Province is 67.06 percent, the prevalence in South Lampung is 50.14 percent and the Tanjungsari Natar Health Center is 41.09 percent. Lactation management is an effort that mothers can make to achieve success in breastfeeding their babies.Purpose: To find out the factors related to lactation management for working mothers at the Tanjung Sari Natar Health Center in South Lampung in 2022.Method: Type of quantitative research with a comparative descriptive design. The population in this study were all working mothers who had children aged 6-24 months and residing in the working area of the Tanjung Sari Natar Health Center, South Lampung, consisting of 108 working mothers. The sampling technique uses total sampling. Data were analyzed by chi-square and logistic regression.Results: The results showed that there was a relationship between knowledge of exclusive breastfeeding (p value: 0.025 OR: 3.0), breastfeeding technique (p value: 0.033 OR: 2.53), knowledge of milking techniques (p value: 0.020 OR: 2.57) , husband support (p value: 0.002 OR: 0.26), health workers support (p value: 0.009 OR: 0.24) and family support (p value: 0.001 OR: 0.22) with lactation management of working mothers. There is no relationship between technical knowledge of storing, using expressed breast milk (p value: 0.081 OR: 0.46) and the general environment (p value: 1.000 OR: 1.00) with lactation management of working mothers. The most dominant variable was breastfeeding technique (p-value 0.003; B: 2.939).Conclusion: The factor that has the most influence on the lactation management of working mothers is the breastfeeding technique.Suggestion: It is recommended for health agencies to provide a consultation corner with competent counselors in the field of breastfeeding techniques.Keywords: Breastfeeding; Breast Milk; Lactation Management; Working Mothers.Pendahuluan: Cakupan ASI eksklusif di Provinsi Lampung yaitu sebesar 67,06 persen, prevalensi di Lampung Selatan 50,14 persen dan Puskesmas Tanjungsari Natar sebesar 41,09 persen. Manajemen laktasi adalah upaya yang dapat dilakukan ibu untuk mencapai keberhasilan dalam menyusui bayinya.Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan manajemen laktasi ibu pekerja di Puskesmas Tanjung Sari Natar Lampung Selatan Tahun 2022.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptiif komparatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu pekerja yang memiliki anak 6-24 bulan dan bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Sari Natar Lampung Selatan sebanyak 108 ibu pekerja. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis dengan chi-square dan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan ASI ekslusif (p value: 0,025 OR: 3,0), teknik menyusui (p value: 0,033 OR: 2,53), pengetahuan teknik memerah (p value: 0,020 OR: 2,57), dukungan suami (p value: 0,002 OR: 0,26), dukungan nakes (p value: 0,009 OR: 0,24) dan dukungan keluarga (p value: 0,001 OR: 0,22) dengan manajemen laktasi ibu pekerja. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan teknik menyimpan, menggunakan ASI perah (p value: 0,081 OR: 0,46) dan lingkungan umum (p value: 1,000 OR: 1,00) dengan manajemen laktasi ibu pekerja. Variabel yang paling dominan adalah teknik menyusui (p-value 0,003; B: 2.939).Simpulan: Faktor yang paling berpengaruh terhadap manajemen laktasi ibu pekerja adalah teknik menyusui.Saran: Disarankan untuk instansi kesehatan agar disediakannya pojok konsultasi dengan konselor yang kompeten dibidang teknik menyusui. 
Efektivitas media penyuluhan terhadap persepsi pasien hipertensi dalam pengendalian tekanan darah pada masa pandemi Covid-19 Sary, Lolita; Saireda, Elistya Mercha; Febriani, Christin Angelina; Aprina, Aprina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 9 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i9.12029

Abstract

Background: Hypertension is still a health problem because the number of case continues to increase. Hypertension is a disease that can be controlled with lifestyle modifications. Health education and promotion in the form of counseling is carried out to raise awareness.Purpose: Determinng the effectiveness of different counseling media on the perceptions of hypertensive patients during the Covid-19 pandemic.Methods: This research is quantitative, with quasi-experimental design. Data were collected by questionnaires to measure perceptions. The population were patients with hypertension aged 45 to 59 years in Rejosari Public Health Center, while the sample was obtained as many as 90 people consisting of 30 people in the video intervention group, 30 slide groups and 30 control groups. Data analysis used univariate, bivariate by using t test and multivariate determined by Anova.Results: It is showed that in video group, the mean pre-test=28.57 and mean post-test=44.5. In slide group, the mean pre-test=27.93 and mean post-test=40.3. As for the control group, the mean pre-test=25.93 and mean post-test=26.03. The bivariate analysis showed that there was a significant change in the perception of hypertensive patients in the video media group (p=0.000), slides (p=0.000) and control (p=0.000) before and after being given treatment. Multivariat results showed that video media was the most effective medium for changing perceptions of patients with hypertension before and after given treatment compared to control group (p=0.000 and X =15.8).Conclusion: There was a significant change in the perception of hypertensive patients in video media group and slides, nor control before and after being given treatment and video media was the most effective medium for changing perceptions of patients with hypertension. Suggestion for Rejosasri Public Health to utilize video or slide media as a support in changing patient perceptions through counseling. Keywords: Health Promotion Media; Hypertension; Perceptions. Pendahuluan: Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan karena jumlah kasus yang terus meningkat. Hipertensi adalah penyakit yang dapat dikendalikan dengan modifikasi gaya hidup. Edukasi dan promosi kesehatan dalam bentuk penyuluhan dilakukan untuk memberikan kesadaran.Tujuan: Menganalisis efektivitas perbedaan media penyuluhan terhadap persepsi pasien hipertensi pada masa pandemi Covid-19.Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Tehnik pengumpulan data dilakukan kuesioner untuk mengukur persepsi. Populasi penelitian ini adalah pasien hipertensi usia 45 s.d 59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Rejosari, sedangkan sampel diperoleh sebanyak 90 orang yang terdiri dari 30 orang kelompok intervensi video, 30 kelompok slide dan 30 kelompok kontrol. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji t dan multivariat dengan Anova.Hasil: Pada kelompok video diperoleh mean pre-test=28.57 dan mean post-test=44.5. Pada kelompok slide diperoleh mean pre-test=27.93 dan mean post-test=40.3. Adapun pada kelompok kontrol diperoleh mean pre- test=25.93 dan mean post-test=26.03. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya perubahan yang bermakna dari persepsi pasien hipertensi kelompok media video (p=0.000), slide (p=0.000) dan kontrol (p=0.0000). Sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa media video merupakan media paling efektif terhadap perubahan persepsi pasien hipertensi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol (p=0,000 dan X =15.8).Simpulan: Adanya perubahan bermakna dari persepsi pasien hipertensi kelompok media video dan slide sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dan media video merupakan media paling efektif terhadap perubahan persepsi pasien hipertensi. Disarankan Puskesmas untuk memanfaatkan media video atau slide sebagai penunjang dalam mengubah persepsi pasien terutama di masa pandemi Covid-19. Kata kunci: Hipertensi; Media Promosi Kesehatan; Persepsi.
Factors Related to Anemia Prevention in Adolescent Females at Baitul Jannah Islamic High School in Bandar Lampung in 2025 Fatihah, Azzahra Kania; Febriani, Christin Angelina; Aryastuti, Nurul; Muhani, Nova
PROMOTOR Vol. 9 No. 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v9i1.1820

Abstract

The prevalence of anemia among adolescent girls in Indonesia remains high, reaching 84.6%, with Lampung Province having the highest prevalence in Sumatra at 63%. The government's iron supplementation program has not yet reached its target, reaching only 81.16% of the 95% target. A pre-survey at Baitul Jannah Islamic High School (SMA IT) showed that 66.6% of female students are anemic. This study aims to determine factors associated with anemia prevention in adolescent girls at the school by 2025. This study used a quantitative method with a cross-sectional design conducted at SMA IT Baitul Jannah Bandar Lampung from October 2024 to July 2025. The population consisted of 94 female students in grades X and XI, with a sample of 84 students determined using the Slovin formula and purposive sampling technique. Independent variables included knowledge, attitudes, and family support, while the dependent variable was anemia prevention efforts. Data were collected through questionnaires that had been tested for validity and reliability, then analyzed univariately and bivariately using the chi-square test. The results of the study revealed no relationship between knowledge (p-value = 0.192), attitude (p-value = 0.694), and family support (p-value = 0.041 and OR = 3.750) with anemia prevention efforts in adolescent girls. Schools can conduct routine education about anemia by inviting health workers to students, teachers, parents, and school officials with interesting media.
PENYULUHAN CARA MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI SD NEGERI 1 HARAPAN JAYA SUKARAME KOTA BANDAR LAMPUNG PADA TAHUN 2022 Christin Angelina Febriani; Dhiny Easter Yanti; Nurul Aryastuti; Audrey Adelita; Chanita Sari Manulang; Ghina Gabrilla Yusuf; Hafiratul Fitri Usfa; Nurkhasanah Nurkhasanah; Zelda Nora Afriza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.508-514

Abstract

Melakukan upaya perawatan gigi dan mulut merupakan salah satu bentuk perawatan diri pada anak-anak yang harus dilakukan sejak dini. Anak-anak sangat menyukai makanan dan minuman manis seperti permen, cokelat, minuman manis. Makanan dan minuman tersebut memudahkan gigi menjadi rusak karena akan menempel di gigi sehingga dapat menimbulkan masalah pada gigi. Masalah kesehatan gigi dan mulut jika tidak dilakukan perawatan akan menimbulkan rasa sakit pada gigi yang berakibat anak malas melakukan aktivitas sehari-hari, anak malas hadir ke sekolah dan nafsu makan menurun sehingga mengakibatkan gangguan tumbuh kembang pada anak-anak. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatan pengetahuan dan merubah sikap siswa/siswi menjadi lebih baik mengenai cara menjaga kesehatan gigi serta dapat menerapkan informasi-informasi yang sudah diberikan di kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan desain Quasi Eksperimen kepada anak kelas V dan VI SD Negeri 1 Harapan Jaya Sukarame Bandar Lampung yang diberikan intervensi penyuluhan, dengan pendekatan One Group Pre Test dan Post Test. Kegiatan ini di lakukan SD Negeri 1 Harapan Jaya Sukarame Bandar Lampung. Hasil kegiatan yang di dapatkan adalah setelah mengisi Pre Test dan Post Test menunjukkan tingkat pengetahuan siswa/siswi mengalami peningkatan dari 60.00% menjadi 68.57%, tetapi untuk tingkat sikap menurun dari 42.41% menjadi 42.01 % dengan total populasi 56 siswa/siswi kelas V dan VI. Kesimpulan yang didapatkan dari penyuluhan ini yaitu hasil analisis t dependen berdampak pada peningkatan pengetahuan siswa/siswi tetapi tidak berdampak pada perubahan sikap siswa/siswi.
Analisa Faktor Kepuasan Pasien di Rawat Inap RSIA Prima Qonita Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan Rahmat Fikri; Christin Angelina Febriani; Nova Muhani; Samino Samino; Fitri Ekasari
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14408

Abstract

ABSTRACT Nowadays healthcare industry has moved towards continuous quality improvement. Thus, health care managers must include patient-centered care activities as a major component. For this reason, patient satisfaction is a quality improvement tool for the overall performance of health facility organizations. Hospitals as health facilities must be able to realize good quality, but there is still patient dissatisfaction with hospital services, including the Prima Qonita Mother and Child Hospital (RSIA), Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province. Therefore, researchers want to focus on analyzing the hospital's outpatient satisfaction factors. Analyzing patient satisfaction factors at the RSIA Prima Qonita outpatient clinic, Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province. The method used is quantitative with a cross sectional design. The samples taken were 100 with accidental sampling techniques. The independent variables assessed were physical evidence (tangible), reliability (reliability), responsiveness (responsiveness), and assurance (assurance) and  empathy (empathy). Bivariate test using Pearson correlation test and multivariate using linear regression test. Based on the results of the Pearson Correlation test, the physical evidence factor (r= 0.193), the empathy factor (r= 0.000), the reliability factor (r= 0.318), the responsiveness factor (r= 0.000), and the assurance factor (r= 0.000) were obtained. The results of the multiple linear regression test obtained a p value of 0.249 and a coefficient B value of 57.1 for the responsiveness variable.  Each factor of empathy, responsiveness and assurance statistically influences patient satisfaction with health services at RSIA Prima Qonita inpatients. The physical evidence and reliability factors statistically have no effect on patient satisfaction with health services at the RSIA Prima Qonita inpatient facility. The most dominant factor is the responsiveness factor. Keywords: Hospital, Quality of Service, Patient Satisfaction, Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy ABSTRAK Industri pelayanan kesehatan saat ini telah bergerak menuju peningkatan kualitas yang berkelanjutan. Manajer pelayanan kesehatan harus memasukan kegiatan perawatan yang berpusat pada pasien sebagai komponen utamanya. Kepuasaan pasien menjadi alat peningkatan kualitas untuk kinerja organisasi sarana kesehatan secara keseluruhan. Rumah sakit sebagai sarana kesehatan harus mampu mewujudkan kualitas yang baik, namun masih ditemukan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan rumah sakit termasuk Rumah Sakit Ibu dan Anak Prima Qonita Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan.  Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor kepuasan pasien poli rawat jalan RSIA Prima Qonita Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan. Metode yang digunakan berupa kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sample yang diambil sebanyak 100 dengan teknik accidental sampling. Variabel yang dinilai yaitu bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), dan jaminan (assurance) dan empati (empathy). Uji bivariat menggunakan uji korelasi Pearson dan multivariat menggunakan uji regresi linearBerdasarkan hasil uji Korelasi Pearson didapatkan faktor bukti fisik (r= 0,193), faktor empati (r= 0,000), faktor kehandalan (r= 0,318), faktor daya tanggap (r= 0,000), dan faktor jaminan (r= 0,000). Hasil uji regresi linier berganda diperoleh hasil nilai p value sebesar 0,249 dan diperoleh nilai koefisien B sebesar 57,1 pada variabel daya tanggap. Masing-masing faktor empati, daya tanggap dan jaminan secara statistik berpengaruh terhadap kepuasan pasien pelayanan kesehatan di rawat inap RSIA Prima Qonita. Untuk faktor bukti fisik dan kehandalan secara statistik tidak berpengaruh terhadap kepuasan pasien pelayanan kesehatan di rawat inap RSIA Prima Qonita. Faktor yang paling dominan adalah faktor daya tanggap. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pasien, Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Dan Empathy
Evaluasi Penerapan Sistem Informasi E-Puskesmas Dengan Model Hot-Fit Di Puskesmas Roworejo Negerikaton Kabupaten Pesawaran Saputri, Desty Alifia; Aryawati, Wayan; Febriani, Christin Angelina; Perdana, Agung Aji
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 13, No 4 (2026): Volume 13 Nomor 4
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v13i4.25584

Abstract

Sistem Informasi Kesehatan Nasional merupakan sistem yang dikelola oleh Kementerian dengan tujuan mengintegrasikan dan menstandarkan seluruh sistem informasi kesehatan. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan wajib menyelenggarakan Rekam Medis Elektronik, salah satu sistem informasi untuk menyelenggarakan hal tersebut adalah sistem informasi e-puskesmas. Sistem informasi tersebut masih memiliki berbagai kendala antara lain gangguan pada layanan webservice dan keterbatasan sarana pra sarana khususnya di puskesmas Roworejo, oleh sebab itu tujuan dari penelitian ini adalah melakukan Evaluasi penerapan E-puskesmas di Puskesmas Roworejo menggunakan metode Hot-fit (Human, Organization, Technology, and Benefit). Penelitian dengan desain metode kualitatif menggunakan pendekatan studi kasus yang dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 hingga Juli 2025 di Puskesmas Roworejo Kecamatan Negerikaton Kabupaten Pesawaran. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan penerapan e-Puskesmas di Puskesmas Roworejo masih menghadapi hambatan pada aspek manusia, organisasi, dan teknologi. Sebagian petugas rawat inap belum siap menggunakan sistem e-puskesmas karena merasa rumit, kurang termotivasi, dan terbiasa dengan pelaporan manual. Secara organisasi, gangguan sistem dan keterbatasan perangkat memicu beban kerja ganda dan penundaan pelaporan, sementara dukungan teknis dan sarana belum memadai. Teknologi, Meskipun petugas cukup memahami sistem, keterbatasan perangkat dan lambatnya respons teknis membuat pelaporan kurang efisien dan sering beralih ke cara manual. Perlu meningkatkan manajemen internal untuk membangun disiplin digitalisasi, dan pemenuhan perangkat standar serta kecepatan respon teknis.
Co-Authors Achmad Farich Adelita, Audrey Agung Aji Perdana Amelia Hayati Amir, Sabrina Amperaningsih, Yuliati Anggraheni Widyaningrum Angkas Mandala Putra Angkas Mandala Putra Aprilia Belkis, Happy Aprilia Susanti, Fitri Aprina Aprina Aprina, Aprina Arisandi, Syafik Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Astri Aulia, Hanifah Astri, Hanifah Audrey Adelita Aulyya Rahmah Aumeya, Dhea Azzahra Kania Fatihah Azzahra, Dhika Bakti Herwanti Chanita Sari Manulang Citra Wahyu Citra Citra, Citra Wahyu Derius Ixroni Desna Damayanti Dessy Elviyanti Desta Tri Yani Dhini Easter Yanti Dina Dwi Nuryani Dwi Nuryani, Dina Dwiyana, M Rizal Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Kartika Eva Finarika Fadhilah Amanda Sari Fatihah, Azzahra Kania Fatmasari, Yeni Fidel Rama Nugraha Fidel Rama Nugraha Firamita Yusticia Fitri Eka Sari Fitri Ekasari Ghina Gabrilla Yusuf Ghina Gabrilla Yusuf Hadinata, Andri Hafiratul Fitri Usfa Handayani, Fina Hanifah Astri Aulia Happy Aprilia Belkis Hermawan, Dessy Iqbal Fawaz Istiqomah, Anisa Cahyanti Januartha, Herzandho Jaya, Satrya Kania Fatihah, Azzahra Karunia Viandra Yoanisa Keswara, Umi Romayati Khoidar Amirus Khoirur Rizqi, Afifah Kundayani, Tri Kurniati, Mala Lestari, Juwita Lintang Safitri, Nafisa Lolita Sari Lolita Sary Manggeskar, Riska Maryam, Riyanti Metalia Agnessia MS, Shaharuddin Muhani, Nova Nova Muhani Noviansyah Noviansyah, Noviansyah Nur Maya Sari Nurhalina Sari Nurkhasanah Nurkhasanah Nurzana, Desi Oktavia, Mutiara Pefi Fatrisia Pratiwi, Yolandha Adinda Puspa Sari Puspa Sari Putri Puspita sari Rafika, Echa Rahmah, Aulyya Rahmat Agung Rahmat Fikri Renna Oktavia Rudi Ricky Dwi Satria Rieseva Fitria Rilyani Rilyani Rini Budiarti Rivani Gusvara Putri Rr. Salwa Zasya Rudi, Renna Oktavia Saireda, Elistya Mercha Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Saputri, Desty Alifia Sari, Fadhilah Amanda Sari, Yunila Shabrina, Hanifah Shaharuddin MS Shintani, Clara Silaen, Rahel Gusnita Siti Fadilah Siti Fadilah Siti Lis Jarsiyah Siti Mariam Sri Yuniati Sudjarwo Sudjarwo Sulistri Atmasari Susanti, Fitri Aprilia Syafrizal AR Tamara, Yayang Suci Tati Diana sari Trikundayani, Trikundayani Usfa, Hafiratul Veronica, Ervi Viandra Yoanisa, Karunia Wati, Putri Vega Wayan Aryawati Winarsih Winarsih Yanti, Dhiny Easter Yeni Eka Firdaus Yohanes, Efriza Yolandha Adinda Pratiwi Yulyani, Vera Yusuf, Ghina Gabrilla Zain, Bagus Perdana Kusuma Zelda Nora Afriza