Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI PENCEGAHAN BULLYING PADA MURID SEKOLAH DASAR DI SDN 1 BERINGIN RAYA KEMILING BANDAR LAMPUNG Manggeskar, Riska; Sari, Yunila; Fatmasari, Yeni; Handayani, Fina; Angelina Febriani, Christin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 6 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i6.2006-2010

Abstract

Sekolah adalah tempat di mana siswa memperoleh pengetahuan, membentuk kepribadian mereka, dan membentuk masa depan generasi penerus bangsa. Sekolah harus aman, nyaman, dan menyenangkan. Bullying, juga dikenal sebagai perundungan, adalah sebuah tindakan negatif tanpa henti oleh pelaku perundungan terhadap korban perundungan. Tidak hanya pelaku dan korban, tetapi juga orang yang menyaksikan perundungan. Ada tiga jenis perundungan:  fisik,  verbal, dan  mental atau psikologis. Di SD Negeri 1 Beringin Raya Kemiling, yang memiliki 21 siswa di kelas V, kegiatan pengabdian masyarakat diadakan pada tanggal 8 Desember 2023. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa SD Negeri.
OPTIMALKAN KESEJAHTERAAN LANSIA DENGAN PENDEKATAN KOMPREHENSIF DALAM EDUKASI DAN PENCEGAHAN RISIKO JATUH Angelina Febriani, Christin; Lestari, Juwita; Lintang Safitri, Nafisa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 7 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i7.2806-2810

Abstract

Pendidikan mengenai risiko jatuh pada lansia merupakan hal yang krusial, terutama seiring bertambahnya usia. Kemampuan mereka dalam menjaga keseimbangan dan sensitivitas tubuh dapat menurun, meningkatkan rentan terhadap cedera serius. Edukasi menjadi sangat penting dalam mencegah kejadian ini dan mendorong kesadaran lansia terhadap aktivitas fisik mereka. Materi edukasi mencakup informasi tentang risiko jatuh dan strategi pencegahannya, dengan partisipasi aktif dari 22 peserta lansia yang menunjukkan antusiasme besar. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka akan risiko ini serta langkah-langkah yang dapat diambil. Jatuh merupakan masalah umum pada populasi lanjut usia, dengan kontribusi signifikan terhadap kecacatan dan kematian. Hasilnya menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan dan sikap setelah edukasi, menyoroti perlunya dukungan berkelanjutan untuk mendorong keselamatan lansia dalam beraktivitas sehari-hari dan memperhatikan faktor lingkungan seperti keamanan lantai dan alat bantu berjalan.
EDUKASI KESEHATAN TENTANG JAJANAN SEHAT SISWA KELAS 5 DI SDN 3 PERUMNAS WAY HALIM BANDAR LAMPUNG Viandra Yoanisa, Karunia; Kania Fatihah, Azzahra; Angelina Febriani, Christin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.198-203

Abstract

Masyarakat masih kurang peduli terhadap apa yang mereka makan,terlebih lagi pada anak-anak,yang penting adalah porsi yang banyak serta harga yang pas dikantong. Anak-anak cenderung membeli makanan tanpa memperhatikan kebersihannya,sehingga seringkali mereka menjadi korban dari jajanan yang tidak sehat yang berakibat pada sakit perut, diare, muntah,dll. Survei menunjukkan bahwa 80% anak sekolah tidak membawa bekal dan mengkonsumsi Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) yang dijual di sekitar sekolah. Pangan Jajanan Anak Sekolah memegang peranan strategis karena merupakan salah satu sumber asupan gizi penting bagi anak sekolah. Oleh sebab itu, perlu upaya untuk menjamin PJAS yang tersedia di kantin sekolah merupakan Pangan Jajanan Anak Sekolah yang aman, bermutu dan bergizi seimbang serta perlu dilakukan pemberian informasi dan edukasi. Hal ini tentunya sangat mengkhawatirkan sebab  makanan bukan hanya sekedar untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tubuh, namun kandungan gizi yang baik dari segi kualitas diperlukan agar tumbuh kembang anak optimal. Metode yang digunakan adalah edukasi yang diadakan di SDN 3 Perumnas Way Halim. Tujuan dari kegiatan ini diharapkan adanya peningkatan rata-rata nilai pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi.Hasil pengabdian ini diharapkan agar siswa-siswi memiliki pengetahuan tentang jajanan yang sehat
PENYULUHAN PENINGKATAN AKTIFITAS FISIK MAHASISWA MELALUI INISIATIF KAMPUS SEHAT Aprilia Belkis, Happy; Astri Aulia, Hanifah; Angelina Febriani, Christin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 1 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i1.294-299

Abstract

Aktivitas fisik pada remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor yang signifikan terhadap kesejahteraan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait aktivitas fisik di kampus dengan kesehatan mental dan fisik mahasiswa. Metode penelitian melibatkan survei dan wawancara terhadap sampel mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa yang aktif secara fisik di kampus cenderung memiliki tingkat stres yang lebih rendah, kesehatan mental yang lebih baik, dan kebugaran fisik yang lebih tinggi. Temuan ini menekankan pentingnya mempromosikan aktivitas fisik di lingkungan kampus untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya dukungan dan fasilitas yang memadai dari pihak kampus untuk mendorong mahasiswa aktif secara fisik. Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi efektif dalam meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam aktivitas fisik di kampus. Hasil penelitian ini dapat menjadi pedoman bagi institusi pendidikan tinggi dalam mengembangkan program kesehatan dan kebugaran yang dapat meningkatkan kesejahteraan mahasiswa secara keseluruhan. Dengan memperhatikan pentingnya aktivitas fisik dalam kesejahteraan mahasiswa, diharapkan pihak kampus memberikan perhatian lebih besar terhadap fasilitas dan program yang mendukung aktivitas fisik di lingkungan kampus. Selain itu, hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan intervensi atau program promosi kesehatan yang berfokus pada aktivitas fisik di lingkungan kampus. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam memahami pentingnya aktivitas fisik di kampus terhadap kesejahteraan mahasiswa. Tentu saja, hal ini memprihatinkan karena aktivitas fisik memiliki tujuan lebih dari sekadar memenuhi kesehatan. Metode yang digunakan dalam edukasi di Universitas Malahayati Bandar Lampung adalah pre-test, presentasi, diskusi, tanya jawab, serta post-test. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan rata-rata nilai pengetahuan sebelum dan setelah dilakukan edukasi. Harapannya adalah agar mahasiswa memperoleh pengetahuan tentang aktivitas fisik dari kegiatan ini.
PENGABDIAN MASYARAKAT TENTANG EDUKASI KESEHATAN KELUARGA SADAR GIZI DI POSYANDU MELATI 1 DURIAN PAYUNG KECAMATAN TANJUNG KARANG, KOTA BANDAR LAMPUNG Angelina Febriani, Christin; Shabrina, Hanifah; Jaya, Satrya
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3379-3384

Abstract

Tentunya setiap keluarga menginginkan seluruh anggotanya sehat. Salah satu solusinya adalah menjadi keluarga sadar akan gizi. Keluarga sadar gizi (Kadarzi) adalah keluarga yang seluruh anggota keluarganya berperilaku seimbang terhadap gizi, mengenal masalah kesehatan dan gizi setiap anggota keluarga serta dapat mengambil tindakan untuk mengatasi masalah gizi anggota keluarga tersebut. Dikatakan bahwa keluarga telah berperilaku gizi yang baik setelah 5 indikator gizi diterapkan. Permasalahan yang diangkat dalam program ini adalah banyak keluarga yang belum mengetahui tentang Kadarzi. Kurangnya pengetahuan ini dapat menyebabkan kekurangan gizi pada keluarga bahkan anak. Ada pula anak yang pola makannya kurang seimbang. Secara keseluruhan, tujuan Kadarzi adalah mencapai kondisi gizi yang optimal bagi seluruh anggota keluarga. Metode yang digunakan dalam kegiatan penyuluhan di Posyandu Melati 1 DUPA adalah pretest, presentasi, diskusi, tanya jawab, dan post test. Hasil edukasi menunjukkan bahwa ibu-ibu dan masyarakat mengenal Kadazi. Terdapat perbedaan pre-test dan post-test ditinjau dari pengetahuan dan perilaku ibu-ibu yang mengikuti kegiatan penyuluhan. Jumlah pengetahuan pre-test dan post-test meningkat dari 42,9% menjadi 85,7%. sedangkan perilaku terjadi peningkatan Pretest dan Post test dari 71,4% menjadi 85,7%. Kesimpulan dari kegiatan  edukasi keluarga sadar gizi ini adalah ibu-ibu dan masyarakat wilayah kerja posyandu Melati 1 DUPA mengetahui tentang perilaku keluarga sadar gizi  serta terdapat perbedaan skor penge
PENYULUHAN CARA MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI SD NEGERI 1 HARAPAN JAYA SUKARAME KOTA BANDAR LAMPUNG PADA TAHUN 2022 Angelina Febriani, Christin; Easter Yanti, Dhiny; Aryastuti, Nurul; Adelita, Audrey; Sari Manulang, Chanita; Gabrilla Yusuf, Ghina; Fitri Usfa, Hafiratul; Nurkhasanah, Nurkhasanah; Nora Afriza, Zelda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.508-514

Abstract

Melakukan upaya perawatan gigi dan mulut merupakan salah satu bentuk perawatan diri pada anak-anak yang harus dilakukan sejak dini. Anak-anak sangat menyukai makanan dan minuman manis seperti permen, cokelat, minuman manis. Makanan dan minuman tersebut memudahkan gigi menjadi rusak karena akan menempel di gigi sehingga dapat menimbulkan masalah pada gigi. Masalah kesehatan gigi dan mulut jika tidak dilakukan perawatan akan menimbulkan rasa sakit pada gigi yang berakibat anak malas melakukan aktivitas sehari-hari, anak malas hadir ke sekolah dan nafsu makan menurun sehingga mengakibatkan gangguan tumbuh kembang pada anak-anak. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatan pengetahuan dan merubah sikap siswa/siswi menjadi lebih baik mengenai cara menjaga kesehatan gigi serta dapat menerapkan informasi-informasi yang sudah diberikan di kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan desain Quasi Eksperimen kepada anak kelas V dan VI SD Negeri 1 Harapan Jaya Sukarame Bandar Lampung yang diberikan intervensi penyuluhan, dengan pendekatan One Group Pre Test dan Post Test. Kegiatan ini di lakukan SD Negeri 1 Harapan Jaya Sukarame Bandar Lampung. Hasil kegiatan yang di dapatkan adalah setelah mengisi Pre Test dan Post Test menunjukkan tingkat pengetahuan siswa/siswi mengalami peningkatan dari 60.00% menjadi 68.57%, tetapi untuk tingkat sikap menurun dari 42.41% menjadi 42.01 % dengan total populasi 56 siswa/siswi kelas V dan VI. Kesimpulan yang didapatkan dari penyuluhan ini yaitu hasil analisis t dependen berdampak pada peningkatan pengetahuan siswa/siswi tetapi tidak berdampak pada perubahan sikap siswa/siswi.
EDUKASI KESEHATAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI POSYANDU MELATI 1 DURIAN PAYUNG BANDAR LAMPUNG Hayati, Amelia; Aprilia Susanti, Fitri; Angelina Febriani, Christin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3221-3228

Abstract

Menurut informasi yang diperoleh dari posyandu Melati 1 Durian Payung (DUPA) Bandar Lampung, beberapa anak sebelumnya telah mengalami demam tinggi akibat Demam Berdarah Dengue (DBD), dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan masih banyak nya kebiasaan menggantung pakaian, jarang menguras bak mandi dan lain sebagainya. Diharapkan dengan menerapkan edukasi ini, virus Demam Berdarah Dengue (DBD) dapat dikendalikan dengan menggunakan 3M Plus. Juga diantisipasikan bahwa edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah posyandu Melati 1 Durian Payung (DUPA) Bandar Lampung. Metode yang dilakukan pada edukasi kesehatan ini terdiri dari pre-test, dilangsungkan dengan tinjauan materi, uji pemahaman atau tanya jawab, dan post-test. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan Pengetahuan Demam Berdarah Dengue (DBD) sebelum dan sesudah dilakukan nya edukasi dengan nilai (p=0,004) α = 0,05 dengan nilai (p= 0,004) α = 0,05. Diharapkan dapat digunakan sebagai informasi kepada Masyarakat posyandu Melati 1 Durian Payung (DUPA) Bandar Lampung tentang pentingnya pengetahuan dan pencegahan 3M plus terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD).
Faktor–faktor yang berhubungan dengan manajemen laktasi pada ibu menyusui yang bekerja di luar rumah Sari, Putri Puspita; Aryawati, Wayan; Febriani, Christin Angelina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 7 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i7.12025

Abstract

Background: The coverage of exclusive breastfeeding in Lampung Province is 67.06 percent, the prevalence in South Lampung is 50.14 percent and the Tanjungsari Natar Health Center is 41.09 percent. Lactation management is an effort that mothers can make to achieve success in breastfeeding their babies.Purpose: To find out the factors related to lactation management for working mothers at the Tanjung Sari Natar Health Center in South Lampung in 2022.Method: Type of quantitative research with a comparative descriptive design. The population in this study were all working mothers who had children aged 6-24 months and residing in the working area of the Tanjung Sari Natar Health Center, South Lampung, consisting of 108 working mothers. The sampling technique uses total sampling. Data were analyzed by chi-square and logistic regression.Results: The results showed that there was a relationship between knowledge of exclusive breastfeeding (p value: 0.025 OR: 3.0), breastfeeding technique (p value: 0.033 OR: 2.53), knowledge of milking techniques (p value: 0.020 OR: 2.57) , husband support (p value: 0.002 OR: 0.26), health workers support (p value: 0.009 OR: 0.24) and family support (p value: 0.001 OR: 0.22) with lactation management of working mothers. There is no relationship between technical knowledge of storing, using expressed breast milk (p value: 0.081 OR: 0.46) and the general environment (p value: 1.000 OR: 1.00) with lactation management of working mothers. The most dominant variable was breastfeeding technique (p-value 0.003; B: 2.939).Conclusion: The factor that has the most influence on the lactation management of working mothers is the breastfeeding technique.Suggestion: It is recommended for health agencies to provide a consultation corner with competent counselors in the field of breastfeeding techniques.Keywords: Breastfeeding; Breast Milk; Lactation Management; Working Mothers.Pendahuluan: Cakupan ASI eksklusif di Provinsi Lampung yaitu sebesar 67,06 persen, prevalensi di Lampung Selatan 50,14 persen dan Puskesmas Tanjungsari Natar sebesar 41,09 persen. Manajemen laktasi adalah upaya yang dapat dilakukan ibu untuk mencapai keberhasilan dalam menyusui bayinya.Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan manajemen laktasi ibu pekerja di Puskesmas Tanjung Sari Natar Lampung Selatan Tahun 2022.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptiif komparatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu pekerja yang memiliki anak 6-24 bulan dan bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Sari Natar Lampung Selatan sebanyak 108 ibu pekerja. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis dengan chi-square dan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan ASI ekslusif (p value: 0,025 OR: 3,0), teknik menyusui (p value: 0,033 OR: 2,53), pengetahuan teknik memerah (p value: 0,020 OR: 2,57), dukungan suami (p value: 0,002 OR: 0,26), dukungan nakes (p value: 0,009 OR: 0,24) dan dukungan keluarga (p value: 0,001 OR: 0,22) dengan manajemen laktasi ibu pekerja. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan teknik menyimpan, menggunakan ASI perah (p value: 0,081 OR: 0,46) dan lingkungan umum (p value: 1,000 OR: 1,00) dengan manajemen laktasi ibu pekerja. Variabel yang paling dominan adalah teknik menyusui (p-value 0,003; B: 2.939).Simpulan: Faktor yang paling berpengaruh terhadap manajemen laktasi ibu pekerja adalah teknik menyusui.Saran: Disarankan untuk instansi kesehatan agar disediakannya pojok konsultasi dengan konselor yang kompeten dibidang teknik menyusui. 
Efektivitas media penyuluhan terhadap persepsi pasien hipertensi dalam pengendalian tekanan darah pada masa pandemi Covid-19 Sary, Lolita; Saireda, Elistya Mercha; Febriani, Christin Angelina; Aprina, Aprina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 9 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i9.12029

Abstract

Background: Hypertension is still a health problem because the number of case continues to increase. Hypertension is a disease that can be controlled with lifestyle modifications. Health education and promotion in the form of counseling is carried out to raise awareness.Purpose: Determinng the effectiveness of different counseling media on the perceptions of hypertensive patients during the Covid-19 pandemic.Methods: This research is quantitative, with quasi-experimental design. Data were collected by questionnaires to measure perceptions. The population were patients with hypertension aged 45 to 59 years in Rejosari Public Health Center, while the sample was obtained as many as 90 people consisting of 30 people in the video intervention group, 30 slide groups and 30 control groups. Data analysis used univariate, bivariate by using t test and multivariate determined by Anova.Results: It is showed that in video group, the mean pre-test=28.57 and mean post-test=44.5. In slide group, the mean pre-test=27.93 and mean post-test=40.3. As for the control group, the mean pre-test=25.93 and mean post-test=26.03. The bivariate analysis showed that there was a significant change in the perception of hypertensive patients in the video media group (p=0.000), slides (p=0.000) and control (p=0.000) before and after being given treatment. Multivariat results showed that video media was the most effective medium for changing perceptions of patients with hypertension before and after given treatment compared to control group (p=0.000 and X =15.8).Conclusion: There was a significant change in the perception of hypertensive patients in video media group and slides, nor control before and after being given treatment and video media was the most effective medium for changing perceptions of patients with hypertension. Suggestion for Rejosasri Public Health to utilize video or slide media as a support in changing patient perceptions through counseling. Keywords: Health Promotion Media; Hypertension; Perceptions. Pendahuluan: Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan karena jumlah kasus yang terus meningkat. Hipertensi adalah penyakit yang dapat dikendalikan dengan modifikasi gaya hidup. Edukasi dan promosi kesehatan dalam bentuk penyuluhan dilakukan untuk memberikan kesadaran.Tujuan: Menganalisis efektivitas perbedaan media penyuluhan terhadap persepsi pasien hipertensi pada masa pandemi Covid-19.Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Tehnik pengumpulan data dilakukan kuesioner untuk mengukur persepsi. Populasi penelitian ini adalah pasien hipertensi usia 45 s.d 59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Rejosari, sedangkan sampel diperoleh sebanyak 90 orang yang terdiri dari 30 orang kelompok intervensi video, 30 kelompok slide dan 30 kelompok kontrol. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji t dan multivariat dengan Anova.Hasil: Pada kelompok video diperoleh mean pre-test=28.57 dan mean post-test=44.5. Pada kelompok slide diperoleh mean pre-test=27.93 dan mean post-test=40.3. Adapun pada kelompok kontrol diperoleh mean pre- test=25.93 dan mean post-test=26.03. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya perubahan yang bermakna dari persepsi pasien hipertensi kelompok media video (p=0.000), slide (p=0.000) dan kontrol (p=0.0000). Sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa media video merupakan media paling efektif terhadap perubahan persepsi pasien hipertensi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol (p=0,000 dan X =15.8).Simpulan: Adanya perubahan bermakna dari persepsi pasien hipertensi kelompok media video dan slide sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dan media video merupakan media paling efektif terhadap perubahan persepsi pasien hipertensi. Disarankan Puskesmas untuk memanfaatkan media video atau slide sebagai penunjang dalam mengubah persepsi pasien terutama di masa pandemi Covid-19. Kata kunci: Hipertensi; Media Promosi Kesehatan; Persepsi.
Co-Authors Achmad Farich Adelita, Audrey Agung Aji Perdana Agung Aji Perdana Agung Aji Perdana Amir, Sabrina Amperaningsih, Yuliati Anggraheni Widyaningrum Angkas Mandala Putra Angkas Mandala Putra Aprilia Belkis, Happy Aprilia Susanti, Fitri Aprina Aprina Aprina, Aprina Arisandi, Syafik Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Astri Aulia, Hanifah Astri, Hanifah Audrey Adelita Aulyya Rahmah Aumeya, Dhea Azzahra Kania Fatihah Azzahra, Dhika Bakti Herwanti Chanita Sari Manulang Citra Wahyu Citra Citra, Citra Wahyu Dayasih, Nia Derius Ixroni Desna Damayanti Dessy Elviyanti Desta Tri Yani Dhini Easter Yanti Dina Dwi Nuryani Dwi Nuryani, Dina Dwiyana, M Rizal Easter Yanti, Dhiny Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Kartika Ekasari, Fitri Eva Finarika Fadhilah Amanda Sari Fatmasari, Yeni Fidel Rama Nugraha Fidel Rama Nugraha Fikri, Rahmat Firamita Yusticia Fitri Eka Sari Fitri Ekasari Fitri Usfa, Hafiratul Gabrilla Yusuf, Ghina Ghina Gabrilla Yusuf Ghina Gabrilla Yusuf Hadinata, Andri Hafiratul Fitri Usfa Handayani, Fina Hanifah Astri Aulia Happy Aprilia Belkis Hayati, Amelia Hermawan, Dessy Iqbal Fawaz Istiqomah, Anisa Cahyanti Januartha, Herzandho Jaya, Satrya Kania Fatihah, Azzahra Karunia Viandra Yoanisa Keswara, Umi Romayati Khoidar Amirus Khoirur Rizqi, Afifah Kundayani, Tri Kurniati, Mala Lestari, Juwita Lintang Safitri, Nafisa Lolita Sari Lolita Sary Manggeskar, Riska Maryam, Riyanti Metalia Agnessia MS, Shaharuddin Muhani, Nova Nora Afriza, Zelda Nova Muhani Noviansyah Noviansyah, Noviansyah Nur Maya Sari Nurhalina Sari Nurkhasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Nurkhasanah Nurzana, Desi Oktavia, Mutiara Pefi Fatrisia Pratiwi, Yolandha Adinda Puspa Sari Puspa Sari Putri Puspita sari Rafika, Echa Rahmah, Aulyya Rahmat Agung Renna Oktavia Rudi Ricky Dwi Satria Rieseva Fitria Rilyani Rilyani Rini Budiarti Rivani Gusvara Putri Riyanti Riyanti Rr. Salwa Zasya Rudi, Renna Oktavia Saireda, Elistya Mercha Samino Samino Samino Samino Samino Samino Sari Manulang, Chanita Sari, Fadhilah Amanda Sari, Fitri Eka Sari, Yunila Shabrina, Hanifah Shaharuddin MS Shintani, Clara Silaen, Rahel Gusnita Siti Fadilah Siti Fadilah Siti Lis Jarsiyah Siti Mariam Sri Yuniati Sudjarwo Sudjarwo Sulistri Atmasari Susanti, Fitri Aprilia Syafrizal AR Tamara, Yayang Suci Tati Diana sari Trikundayani, Trikundayani Usfa, Hafiratul Veronica, Ervi Viandra Yoanisa, Karunia Wati, Putri Vega Wayan Aryawati Wayan Aryawati Winarsih Winarsih Yanti, Dhiny Easter Yeni Eka Firdaus Yohanes, Efriza Yolandha Adinda Pratiwi Yulyani, Vera Yusuf, Ghina Gabrilla Zain, Bagus Perdana Kusuma Zelda Nora Afriza