Claim Missing Document
Check
Articles

EDUKASI KESEHATAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI POSYANDU MELATI 1 DURIAN PAYUNG BANDAR LAMPUNG Hayati, Amelia; Aprilia Susanti, Fitri; Angelina Febriani, Christin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3221-3228

Abstract

Menurut informasi yang diperoleh dari posyandu Melati 1 Durian Payung (DUPA) Bandar Lampung, beberapa anak sebelumnya telah mengalami demam tinggi akibat Demam Berdarah Dengue (DBD), dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) dan masih banyak nya kebiasaan menggantung pakaian, jarang menguras bak mandi dan lain sebagainya. Diharapkan dengan menerapkan edukasi ini, virus Demam Berdarah Dengue (DBD) dapat dikendalikan dengan menggunakan 3M Plus. Juga diantisipasikan bahwa edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat di wilayah posyandu Melati 1 Durian Payung (DUPA) Bandar Lampung. Metode yang dilakukan pada edukasi kesehatan ini terdiri dari pre-test, dilangsungkan dengan tinjauan materi, uji pemahaman atau tanya jawab, dan post-test. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya perubahan Pengetahuan Demam Berdarah Dengue (DBD) sebelum dan sesudah dilakukan nya edukasi dengan nilai (p=0,004) α = 0,05 dengan nilai (p= 0,004) α = 0,05. Diharapkan dapat digunakan sebagai informasi kepada Masyarakat posyandu Melati 1 Durian Payung (DUPA) Bandar Lampung tentang pentingnya pengetahuan dan pencegahan 3M plus terhadap kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD).
Faktor–faktor yang berhubungan dengan manajemen laktasi pada ibu menyusui yang bekerja di luar rumah Sari, Putri Puspita; Aryawati, Wayan; Febriani, Christin Angelina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 7 (2023)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i7.12025

Abstract

Background: The coverage of exclusive breastfeeding in Lampung Province is 67.06 percent, the prevalence in South Lampung is 50.14 percent and the Tanjungsari Natar Health Center is 41.09 percent. Lactation management is an effort that mothers can make to achieve success in breastfeeding their babies.Purpose: To find out the factors related to lactation management for working mothers at the Tanjung Sari Natar Health Center in South Lampung in 2022.Method: Type of quantitative research with a comparative descriptive design. The population in this study were all working mothers who had children aged 6-24 months and residing in the working area of the Tanjung Sari Natar Health Center, South Lampung, consisting of 108 working mothers. The sampling technique uses total sampling. Data were analyzed by chi-square and logistic regression.Results: The results showed that there was a relationship between knowledge of exclusive breastfeeding (p value: 0.025 OR: 3.0), breastfeeding technique (p value: 0.033 OR: 2.53), knowledge of milking techniques (p value: 0.020 OR: 2.57) , husband support (p value: 0.002 OR: 0.26), health workers support (p value: 0.009 OR: 0.24) and family support (p value: 0.001 OR: 0.22) with lactation management of working mothers. There is no relationship between technical knowledge of storing, using expressed breast milk (p value: 0.081 OR: 0.46) and the general environment (p value: 1.000 OR: 1.00) with lactation management of working mothers. The most dominant variable was breastfeeding technique (p-value 0.003; B: 2.939).Conclusion: The factor that has the most influence on the lactation management of working mothers is the breastfeeding technique.Suggestion: It is recommended for health agencies to provide a consultation corner with competent counselors in the field of breastfeeding techniques.Keywords: Breastfeeding; Breast Milk; Lactation Management; Working Mothers.Pendahuluan: Cakupan ASI eksklusif di Provinsi Lampung yaitu sebesar 67,06 persen, prevalensi di Lampung Selatan 50,14 persen dan Puskesmas Tanjungsari Natar sebesar 41,09 persen. Manajemen laktasi adalah upaya yang dapat dilakukan ibu untuk mencapai keberhasilan dalam menyusui bayinya.Tujuan: Untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan manajemen laktasi ibu pekerja di Puskesmas Tanjung Sari Natar Lampung Selatan Tahun 2022.Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain deskriptiif komparatif. Populasi dalam penelitian ini seluruh ibu pekerja yang memiliki anak 6-24 bulan dan bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Tanjung Sari Natar Lampung Selatan sebanyak 108 ibu pekerja. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Data dianalisis dengan chi-square dan regresi logistik.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pengetahuan ASI ekslusif (p value: 0,025 OR: 3,0), teknik menyusui (p value: 0,033 OR: 2,53), pengetahuan teknik memerah (p value: 0,020 OR: 2,57), dukungan suami (p value: 0,002 OR: 0,26), dukungan nakes (p value: 0,009 OR: 0,24) dan dukungan keluarga (p value: 0,001 OR: 0,22) dengan manajemen laktasi ibu pekerja. Tidak terdapat hubungan antara pengetahuan teknik menyimpan, menggunakan ASI perah (p value: 0,081 OR: 0,46) dan lingkungan umum (p value: 1,000 OR: 1,00) dengan manajemen laktasi ibu pekerja. Variabel yang paling dominan adalah teknik menyusui (p-value 0,003; B: 2.939).Simpulan: Faktor yang paling berpengaruh terhadap manajemen laktasi ibu pekerja adalah teknik menyusui.Saran: Disarankan untuk instansi kesehatan agar disediakannya pojok konsultasi dengan konselor yang kompeten dibidang teknik menyusui. 
Efektivitas media penyuluhan terhadap persepsi pasien hipertensi dalam pengendalian tekanan darah pada masa pandemi Covid-19 Sary, Lolita; Saireda, Elistya Mercha; Febriani, Christin Angelina; Aprina, Aprina
Holistik Jurnal Kesehatan Vol 17, No 9 (2024)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawata Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v17i9.12029

Abstract

Background: Hypertension is still a health problem because the number of case continues to increase. Hypertension is a disease that can be controlled with lifestyle modifications. Health education and promotion in the form of counseling is carried out to raise awareness.Purpose: Determinng the effectiveness of different counseling media on the perceptions of hypertensive patients during the Covid-19 pandemic.Methods: This research is quantitative, with quasi-experimental design. Data were collected by questionnaires to measure perceptions. The population were patients with hypertension aged 45 to 59 years in Rejosari Public Health Center, while the sample was obtained as many as 90 people consisting of 30 people in the video intervention group, 30 slide groups and 30 control groups. Data analysis used univariate, bivariate by using t test and multivariate determined by Anova.Results: It is showed that in video group, the mean pre-test=28.57 and mean post-test=44.5. In slide group, the mean pre-test=27.93 and mean post-test=40.3. As for the control group, the mean pre-test=25.93 and mean post-test=26.03. The bivariate analysis showed that there was a significant change in the perception of hypertensive patients in the video media group (p=0.000), slides (p=0.000) and control (p=0.000) before and after being given treatment. Multivariat results showed that video media was the most effective medium for changing perceptions of patients with hypertension before and after given treatment compared to control group (p=0.000 and X =15.8).Conclusion: There was a significant change in the perception of hypertensive patients in video media group and slides, nor control before and after being given treatment and video media was the most effective medium for changing perceptions of patients with hypertension. Suggestion for Rejosasri Public Health to utilize video or slide media as a support in changing patient perceptions through counseling. Keywords: Health Promotion Media; Hypertension; Perceptions. Pendahuluan: Hipertensi masih menjadi masalah kesehatan karena jumlah kasus yang terus meningkat. Hipertensi adalah penyakit yang dapat dikendalikan dengan modifikasi gaya hidup. Edukasi dan promosi kesehatan dalam bentuk penyuluhan dilakukan untuk memberikan kesadaran.Tujuan: Menganalisis efektivitas perbedaan media penyuluhan terhadap persepsi pasien hipertensi pada masa pandemi Covid-19.Metode: Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain quasi eksperimen. Tehnik pengumpulan data dilakukan kuesioner untuk mengukur persepsi. Populasi penelitian ini adalah pasien hipertensi usia 45 s.d 59 tahun di wilayah kerja Puskesmas Rejosari, sedangkan sampel diperoleh sebanyak 90 orang yang terdiri dari 30 orang kelompok intervensi video, 30 kelompok slide dan 30 kelompok kontrol. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji t dan multivariat dengan Anova.Hasil: Pada kelompok video diperoleh mean pre-test=28.57 dan mean post-test=44.5. Pada kelompok slide diperoleh mean pre-test=27.93 dan mean post-test=40.3. Adapun pada kelompok kontrol diperoleh mean pre- test=25.93 dan mean post-test=26.03. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya perubahan yang bermakna dari persepsi pasien hipertensi kelompok media video (p=0.000), slide (p=0.000) dan kontrol (p=0.0000). Sebelum dan sesudah diberikan perlakuan. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa media video merupakan media paling efektif terhadap perubahan persepsi pasien hipertensi sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dibandingkan dengan kelompok kontrol (p=0,000 dan X =15.8).Simpulan: Adanya perubahan bermakna dari persepsi pasien hipertensi kelompok media video dan slide sebelum dan sesudah diberikan perlakuan dan media video merupakan media paling efektif terhadap perubahan persepsi pasien hipertensi. Disarankan Puskesmas untuk memanfaatkan media video atau slide sebagai penunjang dalam mengubah persepsi pasien terutama di masa pandemi Covid-19. Kata kunci: Hipertensi; Media Promosi Kesehatan; Persepsi.
PENYULUHAN CARA MENJAGA KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI SD NEGERI 1 HARAPAN JAYA SUKARAME KOTA BANDAR LAMPUNG PADA TAHUN 2022 Christin Angelina Febriani; Dhiny Easter Yanti; Nurul Aryastuti; Audrey Adelita; Chanita Sari Manulang; Ghina Gabrilla Yusuf; Hafiratul Fitri Usfa; Nurkhasanah Nurkhasanah; Zelda Nora Afriza
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 2 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i2.508-514

Abstract

Melakukan upaya perawatan gigi dan mulut merupakan salah satu bentuk perawatan diri pada anak-anak yang harus dilakukan sejak dini. Anak-anak sangat menyukai makanan dan minuman manis seperti permen, cokelat, minuman manis. Makanan dan minuman tersebut memudahkan gigi menjadi rusak karena akan menempel di gigi sehingga dapat menimbulkan masalah pada gigi. Masalah kesehatan gigi dan mulut jika tidak dilakukan perawatan akan menimbulkan rasa sakit pada gigi yang berakibat anak malas melakukan aktivitas sehari-hari, anak malas hadir ke sekolah dan nafsu makan menurun sehingga mengakibatkan gangguan tumbuh kembang pada anak-anak. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatan pengetahuan dan merubah sikap siswa/siswi menjadi lebih baik mengenai cara menjaga kesehatan gigi serta dapat menerapkan informasi-informasi yang sudah diberikan di kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan kegiatan ini dengan desain Quasi Eksperimen kepada anak kelas V dan VI SD Negeri 1 Harapan Jaya Sukarame Bandar Lampung yang diberikan intervensi penyuluhan, dengan pendekatan One Group Pre Test dan Post Test. Kegiatan ini di lakukan SD Negeri 1 Harapan Jaya Sukarame Bandar Lampung. Hasil kegiatan yang di dapatkan adalah setelah mengisi Pre Test dan Post Test menunjukkan tingkat pengetahuan siswa/siswi mengalami peningkatan dari 60.00% menjadi 68.57%, tetapi untuk tingkat sikap menurun dari 42.41% menjadi 42.01 % dengan total populasi 56 siswa/siswi kelas V dan VI. Kesimpulan yang didapatkan dari penyuluhan ini yaitu hasil analisis t dependen berdampak pada peningkatan pengetahuan siswa/siswi tetapi tidak berdampak pada perubahan sikap siswa/siswi.
Analisa Faktor Kepuasan Pasien di Rawat Inap RSIA Prima Qonita Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan Rahmat Fikri; Christin Angelina Febriani; Nova Muhani; Samino Samino; Fitri Ekasari
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 12 (2024): Volume 6 Nomor 12 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i12.14408

Abstract

ABSTRACT Nowadays healthcare industry has moved towards continuous quality improvement. Thus, health care managers must include patient-centered care activities as a major component. For this reason, patient satisfaction is a quality improvement tool for the overall performance of health facility organizations. Hospitals as health facilities must be able to realize good quality, but there is still patient dissatisfaction with hospital services, including the Prima Qonita Mother and Child Hospital (RSIA), Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province. Therefore, researchers want to focus on analyzing the hospital's outpatient satisfaction factors. Analyzing patient satisfaction factors at the RSIA Prima Qonita outpatient clinic, Ogan Komering Ulu Regency, South Sumatra Province. The method used is quantitative with a cross sectional design. The samples taken were 100 with accidental sampling techniques. The independent variables assessed were physical evidence (tangible), reliability (reliability), responsiveness (responsiveness), and assurance (assurance) and  empathy (empathy). Bivariate test using Pearson correlation test and multivariate using linear regression test. Based on the results of the Pearson Correlation test, the physical evidence factor (r= 0.193), the empathy factor (r= 0.000), the reliability factor (r= 0.318), the responsiveness factor (r= 0.000), and the assurance factor (r= 0.000) were obtained. The results of the multiple linear regression test obtained a p value of 0.249 and a coefficient B value of 57.1 for the responsiveness variable.  Each factor of empathy, responsiveness and assurance statistically influences patient satisfaction with health services at RSIA Prima Qonita inpatients. The physical evidence and reliability factors statistically have no effect on patient satisfaction with health services at the RSIA Prima Qonita inpatient facility. The most dominant factor is the responsiveness factor. Keywords: Hospital, Quality of Service, Patient Satisfaction, Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, and Empathy ABSTRAK Industri pelayanan kesehatan saat ini telah bergerak menuju peningkatan kualitas yang berkelanjutan. Manajer pelayanan kesehatan harus memasukan kegiatan perawatan yang berpusat pada pasien sebagai komponen utamanya. Kepuasaan pasien menjadi alat peningkatan kualitas untuk kinerja organisasi sarana kesehatan secara keseluruhan. Rumah sakit sebagai sarana kesehatan harus mampu mewujudkan kualitas yang baik, namun masih ditemukan ketidakpuasan pasien terhadap pelayanan rumah sakit termasuk Rumah Sakit Ibu dan Anak Prima Qonita Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan.  Tujuan penelitian untuk menganalisis faktor kepuasan pasien poli rawat jalan RSIA Prima Qonita Kabupaten Ogan Komering Ulu Provinsi Sumatera Selatan. Metode yang digunakan berupa kuantitatif dengan rancangan cross sectional. Sample yang diambil sebanyak 100 dengan teknik accidental sampling. Variabel yang dinilai yaitu bukti fisik (tangible), kehandalan (reliability), daya tanggap (responsiveness), dan jaminan (assurance) dan empati (empathy). Uji bivariat menggunakan uji korelasi Pearson dan multivariat menggunakan uji regresi linearBerdasarkan hasil uji Korelasi Pearson didapatkan faktor bukti fisik (r= 0,193), faktor empati (r= 0,000), faktor kehandalan (r= 0,318), faktor daya tanggap (r= 0,000), dan faktor jaminan (r= 0,000). Hasil uji regresi linier berganda diperoleh hasil nilai p value sebesar 0,249 dan diperoleh nilai koefisien B sebesar 57,1 pada variabel daya tanggap. Masing-masing faktor empati, daya tanggap dan jaminan secara statistik berpengaruh terhadap kepuasan pasien pelayanan kesehatan di rawat inap RSIA Prima Qonita. Untuk faktor bukti fisik dan kehandalan secara statistik tidak berpengaruh terhadap kepuasan pasien pelayanan kesehatan di rawat inap RSIA Prima Qonita. Faktor yang paling dominan adalah faktor daya tanggap. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Kepuasan Pasien, Tangible, Reliability, Responsiveness, Assurance, Dan Empathy
Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Diare Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Hajimena Melalui Survey Mawas Diri Nova Muhani; Christin Angelina Febriani; M. Reza Mahendra; Nakita Wima Puri; Luh Dewi; Nadia Adela Putri; Rika Oktaviani; Monica Falentina Putri; Nur Syifa Aulia; Taura Riska Viona; Khumairoh Khumairoh; Khairunnisa Khairunnisa
Jurnal Dunia Kesmas Vol 15, No 2 (2026): Volume 15 Nomor 2
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v15i2.16838

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prevalensi dan faktor risiko diare di masyarakat wilayah kerja Puskesmas Hajimena melalui survei Mawas Diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif analitik dengan metode survei cross-sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mencakup informasi demografi, kondisi sanitasi, pola makan, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi diare di wilayah kerja Puskesmas Hajimena mencapai 15%. Analisis lebih lanjut mengidentifikasi beberapa faktor risiko signifikan, termasuk rendahnya kualitas air minum, buruknya sanitasi, dan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang higiene pribadi. Temuan ini menekankan pentingnya peningkatan fasilitas sanitasi dan edukasi kesehatan sebagai langkah preventif untuk mengurangi kejadian diare. Rekomendasi diberikan untuk program intervensi yang lebih efektif dalam meningkatkan kondisi kesehatan masyarakat.
Factors Related to Anemia Prevention in Adolescent Females at Baitul Jannah Islamic High School in Bandar Lampung in 2025 Azzahra Kania Fatihah; Christin Angelina Febriani; Nurul Aryastuti; Nova Muhani
PROMOTOR Vol. 9 No. 1 (2026): FEBRUARI
Publisher : Universitas Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/pro.v9i1.1820

Abstract

The prevalence of anemia among adolescent girls in Indonesia remains high, reaching 84.6%, with Lampung Province having the highest prevalence in Sumatra at 63%. The government's iron supplementation program has not yet reached its target, reaching only 81.16% of the 95% target. A pre-survey at Baitul Jannah Islamic High School (SMA IT) showed that 66.6% of female students are anemic. This study aims to determine factors associated with anemia prevention in adolescent girls at the school by 2025. This study used a quantitative method with a cross-sectional design conducted at SMA IT Baitul Jannah Bandar Lampung from October 2024 to July 2025. The population consisted of 94 female students in grades X and XI, with a sample of 84 students determined using the Slovin formula and purposive sampling technique. Independent variables included knowledge, attitudes, and family support, while the dependent variable was anemia prevention efforts. Data were collected through questionnaires that had been tested for validity and reliability, then analyzed univariately and bivariately using the chi-square test. The results of the study revealed no relationship between knowledge (p-value = 0.192), attitude (p-value = 0.694), and family support (p-value = 0.041 and OR = 3.750) with anemia prevention efforts in adolescent girls. Schools can conduct routine education about anemia by inviting health workers to students, teachers, parents, and school officials with interesting media.
Hubungan Pengetahuan, Persepsi, Sikap, dan Sarana-Prasarana dengan Perilaku Personal Hygiene Saat Menstruasi pada Santriwati di Pondok Pesantren Tahfidzil Qur'an Daarussa'adah Pesawaran Tahun 2026 Anggie Pebriani; Dhiny Easter Yanti; Christin Angelina Febriani
Jurnal Sains dan Kesehatan Vol. 10 No. 1 (2026): Juni : Jurnal Sains dan Kesehatan (JUSIKA)
Publisher : Universitas Muhamadiyah Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57214/jusika.v10i1.1193

Abstract

Personal hygiene practices during menstruation is important to maintaining the reproductive health of adolescent girls and preventing reproductive organ infections. Poor hygiene causes post-menstrual problems in 5.2 million adolescents in Indonesia, such as reproductive tract infections, urinary tract infections, pathological vaginal discharge, fungal infections, genital area irritation, and unpleasant odor. Factors influencing personal hygiene practices during menstruation include knowledge, perceptions, attitudes, and infrastructure. This study was aimed determine the relationship between knowledge, perceptions, attitudes, and infrastructure and personal hygiene practices during menstruation among female students at the Daarussa'adah Qur'an Tahfidzil Islamic Boarding School in Pesawaran in 2026. This study was quantitative with a cross-sectional approach. The population was all female students at the Daarussa'adah Qur'an Tahfidzil Islamic Boarding School in Pesawaran, and a sample of 74 respondents was selected using total sampling. Data analysis used the chi-square test with a significance level of 95%. The results of the study showed a relationship between knowledge (p-value = <0.001; OR = 279.000), perception (p-value = <0.001; OR = 620.000), attitude (p-value = <0.001; OR = 165.333), and infrastructure (p-value = <0.001; OR = 0.002) and personal hygiene behavior during menstruation. Suggested for the Islamic boarding schools include routinely improving reproductive health education regarding personal hygiene during menstruation and providing adequate infrastructure to support the development of good knowledge, perceptions, and attitudes, so that female students can optimally implement personal hygiene behaviors during menstruation.
Peningkatan Tata Kelola dan Kemandirian Ekonomi Melalui 5R, Legalitas, Pembayaran dan Pemasaran Digital Christin Angelina Febriani; Dwi Surtiningrum; Vina Rizki Nofiantri; Safitri Dwi Amanda; Syasa Pramuli; Winda Juliandari; Muhammad Ferdinan; Debi Febriyani; Niki Hadi Utami; Alda Yuniar; Gibral Putra Hermawan; Galuh Danur Wenda
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.14094

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, tetapi pelaku usaha masih memiliki kebutuhan informasi mengenai legalitas, pemasaran, pengelolaan lingkungan usaha, dan pembayaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kepada pelaku UMKM mengenai pengecekan keaslian Nomor Induk Berusaha (NIB), pemasaran UMKM, penerapan konsep 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin), serta QRIS sebagai salah satu alternatif pembayaran digital. Sasaran kegiatan terdiri atas lima unit usaha, yaitu usaha tahu, tempe, geblek, rias pengantin, dan madu di wilayah sasaran KKL-PPM tahun 2026. Metode kegiatan menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat melalui observasi dan pendataan awal, penentuan materi, penyampaian edukasi, serta evaluasi pemahaman melalui komunikasi dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa empat materi edukasi dapat disampaikan kepada pelaku UMKM, meliputi informasi mengenai pengecekan keaslian NIB, alternatif pemasaran, konsep 5R, dan QRIS. Kegiatan ini memberikan pengetahuan dasar yang dapat menjadi pertimbangan bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan pengelolaan usahanya. Karena kegiatan berupa edukasi tanpa praktik, pendampingan, dan pengukuran pretest-posttest, perubahan perilaku, peningkatan omzet, penerbitan NIB, penerapan 5R, dan penggunaan QRIS setelah kegiatan belum dapat diukur.
Co-Authors Achmad Farich Adelita, Audrey Agung Aji Perdana Alda Yuniar Amelia Hayati Amir, Sabrina Amperaningsih, Yuliati Anggie Pebriani Anggraheni Widyaningrum Angkas Mandala Putra Angkas Mandala Putra Aprilia Belkis, Happy Aprilia Susanti, Fitri Aprina Aprina Aprina, Aprina Aryastuti, Nurul Aryawati, Wayan Astri Aulia, Hanifah Audrey Adelita Aulyya Rahmah Aumeya, Dhea Azzahra Kania Fatihah Azzahra Kania Fatihah Bakti Herwanti Chanita Sari Manulang Citra Wahyu Citra Citra, Citra Wahyu Debi Febriyani Derius Ixroni Desna Damayanti Dessy Elviyanti Desta Tri Yani Dhini Easter Yanti Dina Dwi Nuryani Dina Dwi Nuryani Dwi Surtiningrum Dwiyana, M Rizal Easter Yanti, Dhiny Echa Rafika Eka Kartika Eva Finarika Fadhilah Amanda Sari Fatmasari, Yeni Fidel Rama Nugraha Fidel Rama Nugraha Firamita Yusticia Fitri Eka Sari Siregar Fitri Ekasari Galuh Danur Wenda Ghina Gabrilla Yusuf Ghina Gabrilla Yusuf Gibral Putra Hermawan Hafiratul Fitri Usfa Handayani, Fina Hanifah Astri Aulia Happy Aprilia Belkis Hermawan, Dessy Iqbal Fawaz Istiqomah, Anisa Cahyanti Januartha, Herzandho Jaya, Satrya Kania Fatihah, Azzahra Karunia Viandra Yoanisa Keswara, Umi Romayati Khairunnisa Khairunnisa Khoidar Amirus Khoirur Rizqi, Afifah Khumairoh Khumairoh Kurniati, Mala Lestari, Juwita Lintang Safitri, Nafisa Lolita Sari Lolita Sary Luh Dewi M. Reza Mahendra Manggeskar, Riska Maryam, Riyanti Metalia Agnessia Monica Falentina Putri MS, Shaharuddin Muhammad Ferdinan Muhani, Nova Nadia Adela Putri Nakita Wima Puri Niki Hadi Utami Nova Muhani Noviansyah Noviansyah, Noviansyah Nur Maya Sari Nur Syifa Aulia Nurhalina Sari Nurkhasanah Nurkhasanah Nurul Aryastuti Nurzana, Desi Oktavia, Mutiara Pefi Fatrisia Pratiwi, Yolandha Adinda Puspa Sari Puspa Sari Putri Puspita sari Rafika, Echa Rahmah, Aulyya Rahmat Agung Rahmat Fikri Renna Oktavia Rudi Ricky Dwi Satria Rieseva Fitria Rika Oktaviani Rilyani Rilyani Rini Budiarti Rivani Gusvara Putri Rr. Salwa Zasya Rudi, Renna Oktavia Safitri Dwi Amanda Saireda, Elistya Mercha Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Samino Sari, Fadhilah Amanda Sari, Yunila Shabrina, Hanifah Shaharuddin MS Shintani, Clara Silaen, Rahel Gusnita Siti Fadilah Siti Fadilah Siti Lis Jarsiyah Siti Mariam Sri Yuniati Sudjarwo Sudjarwo Sulistri Atmasari Susanti, Fitri Aprilia Syafik Arisandi Syafrizal AR Syasa Pramuli Tamara, Yayang Suci Tati Diana sari Taura Riska Viona Usfa, Hafiratul Veronica, Ervi Viandra Yoanisa, Karunia Vina Rizki Nofiantri Wati, Putri Vega Wayan Aryawati Winarsih Winarsih Winda Juliandari Yanti, Dhiny Easter Yeni Eka Firdaus Yohanes, Efriza Yolandha Adinda Pratiwi Yulyani, Vera Yusuf, Ghina Gabrilla Zain, Bagus Perdana Kusuma Zelda Nora Afriza