Claim Missing Document
Check
Articles

The Holistic and Partial Quantitative Reasoning Process of Students in Linking Covariation Quantities Syarifuddin, Syarifuddin
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 1 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i1.4001

Abstract

Quantitative reasoning becomes the basis for students in solving mathematical problems, especially problems related to quantities on a graph and functions. The problem is closely related to covariation. Therefore, the purpose of this research was to categorize and describe the students' quantitative reasoning processes in solving covariation mathematical problems. The process of quantitative reasoning was reviewed from APOS Theory. Research subjects were 38 high school students from three schools. The research was conducted in three stages. The first stage, students completed the Covariation Problem Solving Task while they were doing think aloud. In the second stage, the researcher evaluated the answer sheet and played back the think aloud record, then noted several important things that needed to be reconfirmed to the subject. On the third stage, task-based interview was conducted to clarify and explore data that had not been obtained through think aloud. Data were analyzed by the stages of transcribing data, reducing and categorizing data, drawing the structure of reasoning, and drawing conclusions. This study found and described that there were two categories of the covariation quantitative reasoning processes, namely holistic and partial covariation quantitative reasoning. The holistic covariation quantitative reasoning process was carried out by students through linking quantities, by coordinating the value of quantities from the whole part. On the other hand, the partial covariation quantitative reasoning process was applied by partitioning the whole part to determine the quantity value, then coordinating the quantities based on the quantities of the part.
Peningkatan Kemampuan Pemahaman Konsep Kalkulus melalui Model Problem Based Learning pada Mahasiswa Ilmu Komputer Syarifuddin, Syarifuddin
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 4 No. 4 (2024): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v4i4.4312

Abstract

Pemahaman konsep kalkulus merupakan fondasi esensial dalam pengembangan kompetensi analitis mahasiswa Ilmu Komputer, namun capaian belajar pada bidang ini secara konsisten menunjukkan defisit yang signifikan di perguruan tinggi Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menganalisis perbedaan kemampuan pemahaman konsep kalkulus antara mahasiswa yang mengikuti pembelajaran berbasis Problem Based Learning (PBL) dengan mahasiswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dan (2) mengukur efektivitas model PBL dalam meningkatkan pemahaman konsep kalkulus mahasiswa Ilmu Komputer. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen tipe Non-Equivalent Control Group Design dengan melibatkan 60 mahasiswa Ilmu Komputer dari salah satu LPTK Kota Bima yang dibagi menjadi kelas eksperimen (n=30) dan kelas kontrol (n=30). Instrumen penelitian berupa tes pemahaman konsep kalkulus yang telah divalidasi secara konten dan konstruk. Analisis data menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji-t independen, analisis N-Gain, dan perhitungan Effect Size Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan signifikan pemahaman konsep kalkulus antara kelas eksperimen dan kelas kontrol (t = 8,42; p < 0,001). Kelas eksperimen memperoleh rerata posttest sebesar 81,73 dibandingkan kelas kontrol sebesar 67,20. Analisis N-Gain menunjukkan peningkatan pada kategori tinggi (g = 0,74) pada kelas eksperimen dan kategori sedang (g = 0,38) pada kelas kontrol. Nilai Effect Size sebesar 2,18 mengindikasikan dampak yang sangat besar dari penerapan model PBL. Simpulan penelitian menegaskan bahwa model PBL secara efektif meningkatkan kemampuan pemahaman konsep kalkulus mahasiswa Ilmu Komputer secara bermakna.
Konstruksi Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar melalui Problem Based Learning dalam Pembelajaran Matematika Lanjut Syarifuddin, Syarifuddin; Adiansha, Adi Apriadi
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4318

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis konstruksi kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa melalui implementasi model Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran Matematika Lanjut. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimen tipe Non-Equivalent Control Group Design dengan melibatkan 60 mahasiswa yang memprogramkan mata kuliah Matematika Lanjut yang terbagi menjadi kelas eksperimen (n=30) dan kelas kontrol (n=30). Instrumen pengumpulan data berupa tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbasis indikator Polya yang telah divalidasi secara konten dan konstruk. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, uji-t independen, N-Gain ternormalisasi, dan effect size Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rerata posttest 82,13 dibandingkan kelas kontrol sebesar 67,47, dengan nilai signifikansi uji-t sebesar 0,000 (p < 0,05). Analisis N-Gain menghasilkan nilai 0,71 (kategori tinggi) pada kelas eksperimen dan 0,42 (kategori sedang) pada kelas kontrol. Effect size Cohen's d sebesar 1,34 mengindikasikan dampak perlakuan yang sangat besar. Temuan ini menegaskan bahwa model PBL secara signifikan meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis mahasiswa dalam pembelajaran Matematika Lanjut.
Co-Authors Ade Fitri Fauziah Ade Fitri Fauziah Ade Fitri Fauziah Ade Kurnia Adi Apriadi Adiansha Adi Apriyadi Adiansha Agrippina Wiraningtyas, Agrippina Aida Nabilah Army Husna Andang Andang Andang Andang Anita Rahmawati Arnasari Merdekawati Hadi Atmarita Atmarita Bambang Kurnadi Chairul Fajar Tafriliyanto Dewi Sartika DEWI SARTIKA Dewi Silviana Dusalan Dusalan Edi Mulyadin Fatmah Fatmah Finariyah Finariyah Firmansyah Firmansyah Gunawan Gunawan Haritsah Shofiyah Yasmin Hasan Basri Ika Wirahmad Ika Wirahmad Ilham Ilham Imayanti Imayanti Jhordi Hendarwan Khaerul Anam Klis Dianti Komalasari, Lala Intan Krisdianti Krisdianti Luthfiyah Luthfiyah M. Ilham M. Ilham Mariam Mariam, Mariam Mariamah Mariamah Marifatunnisa Marifatunnisa Marisa Marisa Maryani, Dita Marzela Tricilia Miftahul Janah, Miftahul Mikrayanti Mikrayanti Mikrayanti Mikrayanti Muchlis Muchlis Muh. Fitrah, Muh. Muhamad Sahlaludin Muhammad Yusuf Muhibuddin Fadhli Mukhlash Muzaki Murtalib Murtalib Murtalib Murtalib Mutmainah Mutmainah Nanang Diana Neneng Aminah Nufus, Mechi Sakinatun NUR BAETI Nur Rizkiyah Nurgufrini, Anita Nurhikmah Nurhikmah Nurmi Nurmi Pardi Prastiwi, Tri Pri Ayu Nurwadani Purna Bayu Nugroho Ramdan, Fitri Rohana Rohana Rosnani Rosnani Saifullah Saifullah Salsabilah, Upik Sasoko, Wasis Haryo Shania Putri Navassa Silvia, Rika Sowanto Sowanto Sriaryaningsyih St. Zulaiha Nurhajarurahmah Susisusanti Susisusanti Swandi, Swandi Uswatun Hasanah WAHYUNI Wahyuni Wahyuni Yasser Arafat Yuwono, Meviota Maharani Windi Zayyadi, Moh Zukhruf, Alfan Zulkifli Zulkifli