p-Index From 2021 - 2026
7.755
P-Index
This Author published in this journals
All Journal International Journal of Public Health Science (IJPHS) Jurnal Ergonomi Indonesia (The Indonesian Journal of Ergonomic) Media Kesehatan Masyarakat Indonesia JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN (Journal of Environmental Health) The Indonesian Journal of Public Health HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development) Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Jurnal Kreativitas PKM JPP Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan) Health Information : Jurnal Penelitian Jurnal Kesehatan Poltekkes Kemenkes RI Pangkalpinang Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Pelita Masyarakat Madaniya International Journal of Advanced Health Science and Technology Journal of Applied Nursing and Health Jurnal Kesehatan Gemakes: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Sanitasi Profesional Indonesia JURNAL PENELITIAN TERAPAN KESEHATAN Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara International Journal of Health Science and Technology Jurnal Abdi Kesehatan dan Kedokteran Journal Of Health & Cardiovascular Nursing Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran JURNAL SANITASI LINGKUNGAN Mahakam Nursing Journal (MNJ) Epidemiological Journal of Indonesia SEGANTANG LADA : JURNAL PENGABDIAN KESEHATAN Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia Strada Jurnal Ilmiah Kesehatan (SJIK) Jurnal Kesehatan Qamarul Huda
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : JURNAL SANITASI LINGKUNGAN

Penerapan Hygiene Sanitasi Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) Kabupaten Lahat Dahrini Dahrini; Khairil Anwar; Maksuk Maksuk
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.743 KB) | DOI: 10.36086/salink.v1i1.662

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Produk air minum yang dijual kepada konsumen tersebut harus layak untuk dikonsumsi yaitu harus memenuhi persyaratan air minum yang layak untuk dikonsumsi yaitu harus bersih, sehat, hygienis dan juga standar kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Namun demikian, seringkali produk air minum isi ulang tidak sesuai atau tidak memenuhi standar kesehatan yang telah ditetapkan. Pelanggaran mengenai standar kesehatan ini mengakibatkan air isi ulang yang dihasilkan tidak hygienis dan menimbulkan masalah kesehatan seperti diare. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran pengetahuan pemilik tentang penerapan hygiene sanitasi depot air minum di Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat Tahun 2020 maka itulah tujuan dari karya tulis ilmiah ini. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif yaitu suatu metode yang digunakan untuk menggambarkan suatu hasil penelitian mengenai sikap, pengetahuan, pendidikan, dan pelatihan penerapan hygiene sanitasi depot air minum isi ulang. Hasil Penelitian : Dengan di ketahuinya sudah cukup baik hygiene sanitasi di depot air minum Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat maka yang di lakukan adalah upaya untuk terus menjaga dan merawat depot air minum, untuk pelatihan di Kecamatan Lahat Kabupaten Lahat kurang baik. Kesimpulan : hal ini di karekan kurangnya melakukan pelatihan untuk hygiene sanitasi yang di lakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat tetapi Dinas Kesehatan setempat tetap menjaga dan mengawasi depot air minum untuk menjaga kelayakan air yang di konsumsi oleh konsumen. Kata Kunci : Air, Hygiene Sanitasi, Kesehatan
Faktor Risiko Kejadian Diare Pada Balita di Puskesmas Kabupaten Muara Enim Nubaiti Nurbaiti; Priyadi Priyadi; Maksuk Maksuk
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.015 KB) | DOI: 10.36086/salink.v1i1.664

Abstract

Latar Belakang: Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang Pencegahan diare, salah satunya adalah Penyuluhan kesehatan lingkungan. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui gambaran faktor risiko kejadian diare pada balita di Puskesmas Pulau Panggung Kecamatan Semende Darat Laut Kabupaten Muara Enim Tahun 2020. Metode Penelitian: Metode penelitian ini adalah Descriftif yaitu menggambarkan faktor risiko terjadinya diare, dengan desain potong lintang. Metode sampling Simple Random Sampling dengan Populasi adalah Ibu yang mempunyai anak balita yang pernah menderita diare di wilayah kerja Puskesmas Pulau Panggung dengan 66 sampel. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei-Juli 2020. Analisa menggunakan metode Univariat yang menggambarkan variabel dalam bentuk Descripsi. Hasil Penelitian: Hasil penelitian didapatkan pengguna air bersih terlindungi 53 responden (80,3%), Tidak terlindungi 13 responden (19,7%). Tingkat Pendidikan Tinggi 35 responden (53,0%), pendidikan Rendah 31 responden (47,0%). Pengetahuan Baik 38 responden (57,6%), Pengetahuan kurang baik 28 responden (42,4%). Sikap Baik 20 responden (30,3%). sikap Kurang baik 46 responden (69,7%). Pendapatan Tinggi 46 responden (69,7%), pendapatan Rendah 20 responden (30,3%). Kesimpulan: Faktor risiko Kejadian diare yang dominan adalah Sikap kurang baik sebesar 69,7% dan Pengetahuan kurang 42,4% responden hal ini memungkinkan responden bersikap kurang baik terhadap Pencegahan, Penatalaksanaan dan Pengobatan diare sehingga Penyuluhan dan peningkatan pemahaman serta penerapan PHBS mutlak diperlukan.Kata kunci : Diare, air bersih, pendidikan, pengetahuan, sikap.
Kadar Logam Berat Kadmium (Cd) pada Air Sumur Gali Masyarakat di Sekitar TPA Sukawinatan Andini Dwi Ramadhan; Maksuk Maksuk; Yulianto Yulianto
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.312 KB) | DOI: 10.36086/jsl.v2i1.866

Abstract

Latar Belakang: Tempat pembuangan akhir sampah merupakan tempat akhir untuk menimbun berbagai jenis sampah. Salah satu jenis sampah tersebut berupa logam berat diantaranya kadmium. Kadmium merupakan salah satu logam berat yang sangat beracun bagi manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kandungan logam berat kadmium dalam sumur gali masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah Kota Palembang (TPA Sukawinatan). Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif observasi. Contoh uji diambil dari 5 jarak dengan kriteria jarak 100 meter, 200 meter, 300 meter, 400 meter dan 500 meter dari TPA, jumlah contoh uji sebanyak 5 sampel dikomposit dari 15 sumur gali, teknik pengambilan sampel dilakukan teknik pengambilan sampel gabungan tempat (Composite Place Sample) dan pengambilan sampel sesaat (Grab Sample). Pengujian kandungan kadmium dilakukan di laboratorium menggunakan Atomic Absorption Spectrometry (AAS) dengan metode Inductively Coupled Plasma-Optical Emission Spectrometry (ICP-OES). Pengukuran pH dan suhu dilakukan secara in situ, sedangkan untuk kondisi konstruksi sumur gali dan kualitas fisik air sumur menggunakan lembar observasi. Hasil: Hasil pengamatan menunjukkan bahwa kondisi konstruksi sumur gali masyarakat sekitar TPA Sukawinatan yang diobservasi semuanya tidak memenuhi syarat, tetapi kualitas fisik air sumur gali (warna, bau dan rasa) memenuhi syarat kesehatan. Dari 5 sampel yang diambil didapat hasil yang sama kandungan kadmium dalam sumur gali masyarakat yaitu < 0,0015 Mg/L masih dibawah baku mutu lingkungan. Untuk pH air sumur gali berkisar antara 4,9 – 6,4, dan suhu air berkisar antara 26 oC – 28 oC sesuai baku mutu lingkungan. Kesimpulan: Kandungan kadmium dalam air sumur gali masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir Sampah Kota Palembang ditemukan masih berada dibawah baku mutu persyaratan air bersih. Oleh karena itu partisipasi masyarakat dan peran pemerintah setempat diperlukan untuk melakukan pengolahan air sumur dan memperbaiki konstruksi sumur gali masyarakat yang berada di sekitar pembuangan akhir sampah.
Penggunaan Pestisida, Pelindung Diri dan Keluhan Subjektif Pada Petani Padi di Kabupaten Ogan Ilir Maksuk - Maksuk
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.11 KB) | DOI: 10.36086/jsl.v2i1.1232

Abstract

Latar Belakang: Pestisida digunakan secara luas di sektor perkebunan dan pertanian termasuk di Indonesia dan menimbulkan gangguan kesehatan dan pencemaran di media lingkungan, apabila digunakan tidak sesuai prosedur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik penggunaan pestisida dan alat pelindung diri terhadap keluhan subjektif pada petani padi di Kabupaten Ogan Ilir. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan rancangan potong lintang. Jumlah responden sebanyak 54 responden yang diambil secara acak. Penelitian ini dilakukan di kawasan pertanian Kabupaten Ogan Ilir pada bulan Oktober – Desember 2020. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan observasi, analisis data dilakukan dengan univariat dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil: hasil penelitian diperoleh bahwa mayoritas menentukan dosis pestisida hanya dikira-kira (63%), penggunaan pelindung diri yaitu sepatu boot (81,5%), baju lengan panjang (70,4%), topi (90,8%), masker (68,5%), kacamata (14,8%), sedangkan keluhan subjektif yang dialami yaitu kram (28%), kulit gatal (25%), kulit kemerahan (23%), kesemutan (22%), kelelahan (22%), mata merah (20%), pusing (18%), sulit bernapas (18%), batuk (17%), sakit dada (16%). Kesimpulan: Praktik penggunaan pestisida pada petani padi dalam menentukan dosis pestisida mayoritas hanya dikira-kira, penggunaan pelindung diri saat aplikasi pestisida tidak lengkap dan belum sesuai standar, sehingga menyebabkan beberapa keluhan subjektif diantaranya kulit gatal, kemerahan, kesemutan, mata merah, pusing, sakit kepala, batuk, sakit dada dan kelelahan.
Penggunaan Pestisida, Pelindung Diri dan Keluhan Subjektif Pada Petani Padi di Kabupaten Ogan Ilir Maksuk, Maksuk -
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 2 No 1 (2022): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v2i1.1232

Abstract

Latar Belakang: Pestisida digunakan secara luas di sektor perkebunan dan pertanian termasuk di Indonesia dan menimbulkan gangguan kesehatan dan pencemaran di media lingkungan, apabila digunakan tidak sesuai prosedur. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik penggunaan pestisida dan alat pelindung diri terhadap keluhan subjektif pada petani padi di Kabupaten Ogan Ilir. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan rancangan potong lintang. Jumlah responden sebanyak 54 responden yang diambil secara acak. Penelitian ini dilakukan di kawasan pertanian Kabupaten Ogan Ilir pada bulan Oktober – Desember 2020. Data dikumpulkan dengan cara wawancara dan observasi, analisis data dilakukan dengan univariat dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil: hasil penelitian diperoleh bahwa mayoritas menentukan dosis pestisida hanya dikira-kira (63%), penggunaan pelindung diri yaitu sepatu boot (81,5%), baju lengan panjang (70,4%), topi (90,8%), masker (68,5%), kacamata (14,8%), sedangkan keluhan subjektif yang dialami yaitu kram (28%), kulit gatal (25%), kulit kemerahan (23%), kesemutan (22%), kelelahan (22%), mata merah (20%), pusing (18%), sulit bernapas (18%), batuk (17%), sakit dada (16%). Kesimpulan: Praktik penggunaan pestisida pada petani padi dalam menentukan dosis pestisida mayoritas hanya dikira-kira, penggunaan pelindung diri saat aplikasi pestisida tidak lengkap dan belum sesuai standar, sehingga menyebabkan beberapa keluhan subjektif diantaranya kulit gatal, kemerahan, kesemutan, mata merah, pusing, sakit kepala, batuk, sakit dada dan kelelahan.
Penambahan Ampas Tebu Sebagai Media Filtrasi Untuk Menurunkan Kadar Fe Pada Air Sumur Sari, Intan Henita; Maksuk, Maksuk; Amin, Maliha
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v3i2.2000

Abstract

Latar belakang : Air hujan yang mencapai permukaan bumi dan menyerap kedalam lapisan tanah dan menjadi air tanah, sebelum mencapai lapisan tanah, air hujan akan menembus beberapa lapisan tanah dan menyebabkan terjadinya kesadahan air (hardness of water) salah satunya yaitu kandungan Fe pada air. Mengingat pentingnya peran air sumur bor bagi kehidupan masyarakat, tentunya kualitas air sumur bor harus diperhatikan dan diolah dengan cara menggunakan bahan alami yang ada di sekitar, Saat ini banyak jenis adsorben yang telah dikembangkan untuk mengadsorpsi logam berat, salah satunya adalah penggunaan selulosa dalam ampas tebu. Tujuan : Untuk mengetahui variasi beat yang paling efektif dari ampas tebu untuk menurunkan kadar besi (Fe) pada air sumur bor di Kelurahan Talang Bubuk. Metode penelitian : Jenis penelirian ini bersifat eksperimen dengan menggunakan metode pendekatan potong lintang. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariate dan sampel yang digunakan adalah air sumur bor. Hasil : Berdasarkan uji laboratorium sebelum perlakuan diketahui bahwa kadar Fe pada air sumur bor sebesar 2,801 mg/L. Penurunan rata – rata kadar Fe sesudah perlakuan filtrasi dengan media ampas tebu dengan variasi berat 4kg sebesar 0,745 mg/L, variasi berat 4,5kg sebesar 0,33 mg/L, dan variasi berat 5kg dengan rata – rata penurunan sebesar 0,351 mg/L. Kesimpulan : Tingkat efektif dalam penelitian ini didapatkan dalam variasi berat 4kg. Disarankan bagi peneitian selanjutnya digunakan sampel lebih dari satu dan ditambah variasi beratnya.
Uji Efektivitas Serbuk Kulit Nanas Sebagai Biokoagulan Untuk Menurunkan Kekeruhan pada Air Sumur Gali di Kelurahan Sungai Selincah Kota Palembang Pamabel, Amanda Atma; Maksuk, Maksuk; Amin, Maliha; Kamsul, Kamsul
Jurnal Sanitasi Lingkungan Vol 4 No 1 (2024): Jurnal Sanitasi Lingkungan
Publisher : Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jsl.v4i1.2103

Abstract

Latar Belakang: Kekeruhan air merupakan kondisi dimana air mengandung materi terlarut yang ditandai dengan warna air cenderung menggelap dari warna aslinya. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui efektivitas dan hubungan penurunan kekeruhan pada air sumur gali di Kelurahan Sungai Selincah Kota Palembang dengan serbuk kulit nanas yang dijadikan sebagai biokoagulan. Metode: Jenis penelitian ini adalah eksperimen kuasi dengan rancangan pretest-posttest control group. Jumlah sampel yaitu 24 sampel dari 1 sumur yang ditentukan dengan teknik simple random sampling dan dilakukan jumlah pengulangan dengan rumus Federer. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan One Way ANOVA serta Independent Sample t-test. Hasil: Kekeruhan air sumur gali sebelum dilakukan penambahan biokoagulan kulit nanas sebesar 300 NTU. Rata-rata kekeruhan setelah dilakukan penambahan biokoagulan kulit nanas dengan dosis 1 g/L yaitu sebesar 109,2 NTU (63,6%), dosis 2 g/L sebesar 108,2 NTU (64%) dan dosis 3 g/L yaitu sebesar 80,63 NTU (73,1%). Penurunan kekeruhan paling efektif dengan menggunakan biokoagulan serbuk kulit nanas dengan dosis 3 g/L. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan penambahan biokoagulan kulit nanas terhadap penurunan kekeruhan air sumur gali (p=0,000). Kesimpulan: Ada hubungan penambahan biokoagulan kulit nanas terhadap penurunan kekeruhan air sumur gali.
Co-Authors Abu Umayah Ade Suryani Aguscik, Aguscik Ahmad Rifqi Al-Hanif Aidil Dwi Rangga Aishath Hamid Amar Muntaha Ameria Amin, Maliha Amin, Maliha Andani, Putri Andi Hidayat Andini Dwi Ramadhan Anisa Anggraeni, Anisa Anisa Kurniawati Anwar, Khairil Anwar ARDIANSYAH ARDIANSYAH Ariyanti, Novita Ambar Audhy Hidianti Salsabila Aulia, Estu Azwaldi Azwaldi Azwaldi, Azwaldi Bambang Soewito Dahrini Dahrini Dahrizal Dahrizal Debi Mardiana Desti Syafitri Desti Syafitri Desy Ardillah Dewi Ulfa Oktarini Dian Pratiwi Dian Pratiwi Dina Indrati Dwi Maharani, Nabila Eka Haryanti Elisa Elisa Elisa Elisa Elisa Elisa erman, Imelda Esti Sri Ananingsih Faiza Yuniati Faiza Yuniati Farach Labita Anissa Putri Fathurrahman, M. Dimas Fenti Indah Sari Ferly Oktriyedi Habibi, Umar Hanna Derita Lasmaria Damanik Haq , AM Al Fath Sabiliy Haryanti, Eka Haryati HENDAWATI HENDAWATI Hendawati, Hendawati Herawati Jaya Husni Husni Imelda erman Intan Kumalasari Intan Kumalasari Kamesworo - Kamesworo Kamesworo, Kamesworo - Kamsul, Kamsul Khairil Anwar Khairil Anwar Kumalasari, Intan Lukman M Rajab Alfariz M. Deffa Anugrah M. Iqbal Pratama Maliha Amin Mardanila Mardanila Mardanila Mardanila Mardanila, Mardanila Mardiani Mardiani Mardiani Mardiani Marlindayanti Marlindayanti Masdalina Pane Maya Sopianti Memo Harry Sandra Minarti Minarti Miranda Salsabila Nur Suryani Muhamad Jauhar Nibras Qaulan Tsaqila Nina Indriyawati Noviadi, Pitri Nubaiti Nurbaiti Nurhayani, Delvi Pamabel, Amanda Atma Pastari, Marta - Pratama, Muhammad Iqbal Priyadi Priyadi Priyadi Priyadi Putri Andani Putri Maharani Rahmad Aswin Juliansyah Rahmad Aswin Juliansyah Rangga, Aidil Dwi Ranti Rahmadini Rizal Assalam Salma Adilanisa Salma Rizkiya Kinasih Salma Rizkiya Kinasih Sari Aisa Sari, Intan Henita Setiyo Wati Sherli - Shobur Sherli - Shobur Sherli Shobur Sherli Shobur Sherli Shobur Shobur, Sherli Shobur, Sherli - Sri Endriyani Sri Utami Dwiningsih Suheyanto Suheryanto SULAIMAN SULAIMAN Sumitro Adi Putro Suryati, Eka Suzanna Suzanna - Suzanna Suzanna Suzanna Suzanna, Suzanna Suzanna, Suzanna - Suzzana Suzzana Suzzana, Suzzana Syarif Burhan Yusuf Tan Malaka Tria Effrilia Harahap Trisnaningtyas, Wenny VASRA, ELITA Viona Ovaliandari Wathan, Irzanita Wati, Setiyo Widia Lestari Wulanda, Ayu Febri Yulianto Yulianto Yuniarti, Nini Iswara Yuniati, Faiza Yusneli Yusneli Yusneli, Yusneli Yusnelli - Yusnelli Yusnelli, Yusnelli -