p-Index From 2021 - 2026
11.058
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Gema Pendidikan Jurnal Pendidikan Matematika JPPM (JURNAL PENELITIAN DAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA) Al-Jabar : Jurnal Pendidikan Matematika Al Ishlah Jurnal Pendidikan KALAMATIKA Jurnal Pendidikan Matematika Union: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Resona : Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat Numeracy : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan MATAPPA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat International Journal on Emerging Mathematics Education Assimilation: Indonesian Journal of Biology Education JPMI (Jurnal Pendidikan Matematika Indonesia) Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika VOX EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat Abdimas Umtas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Jurnal Dedikasi Pendidikan Journal of Authentic Research on Mathematics Eduacation (JARME) M A T H L I N E : Jurnal Matematika dan Pendidikan Matematika JPMI (Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif) J-PiMat : Jurnal Pendidikan Matematika Proximal: Jurnal Penelitian Matematika dan Pendidikan Matematika JP2M (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika) Jurnal Padegogik Variabel GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal): Humanities and Social Sciences SUPERMAT (JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA) Jambura Journal of Mathematics Education Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Fibonaci: Jurnal Pendidikan Matematika IJPD (International Journal Of Public Devotion) Jurnal Siliwangi: Seri Pendidikan Jurnal AlphaEuclidEdu Jurnal Alwatzikhoebillah : Kajian Islam, Pendidikan, Ekonomi, Humaniora Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Plusminus: Jurnal Pendidikan Matematika International Journal of Progressive Mathematics Education Journal of Education Research Edumatika International Journal on Education Insight Journal of Advanced Sciences and Mathematics Education Indonesian Journal Of Educational Research and Review Hipotenusa: Journal of Mathematical Society Jurnal Matematika Ilmiah Universitas Muhammadiyah Kuningan Jurnal Pendidikan MIPA SJME (Supremum Journal of Mathematics Education) Media Pendidikan Matematika
Claim Missing Document
Check
Articles

Workshop inovasi dalam kewirausahaan di era baru Fitriawan, Dona; Siregar, Nurfadilah; Mirza, Ade; Hartoyo, Agung; Sulistyowati, Endar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.22163

Abstract

AbstrakTujuan dari workhosp Inovasi dalam kewirausahaan di era baru secara umum adalah untuk mempersiapkan sumber daya mahasiswa yang berorientasi pada masa depan masa depan dan ditempa dengan transformasi pendidikan tinggi sehingga menjadi lulusan yang unggul, kompetitif adaptif, fleksibel, produktif, kompetitif, berkarakter Pancasila, dan membimbing mahasiswa untuk menjadi pribadi yang tahu dan taat aturan, kreatif dan inovatif, serta obyektif dan obyektif dan kooperatif dalam membangun keberagaman intelektual. Sedangkan tujuan dari Workshop inovasi dalam kewirausahaan di era baru adalah: 1) memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang berprestasi; 2) memotivasi mahasiswa untuk melaksanakan melaksanakan kegiatan kurikuler, kokurikuler, dan ekstra kurikuler sebagai wahana untuk mensinergikan hard skill dan soft skill mahasiswa dan soft skills mahasiswa; 3) mendorong perguruan tinggi untuk mengembangkan iklim kehidupan kampus yang dapat memfasilitasi mahasiswa untuk mencapai prestasi yang membanggakan secara berkelanjutan; 4) Kewirausahaan mahasiswa; dan 5) kegiatan MBKM di perguruan tinggi. Metode penyampaian materi dalam zoom meeting dan offline, didampingi langsung oleh pemateri ahli terpilih yang mampu memberikan motivasi dan strategi serta sering mengikuti acara pencapaian yang dimaksud di Aula FKIP, Ruang Kelas, dan ruangan lain yang berguna dalam pelaksanaan kegiatan di Aula FKIP Untan. Kegiatan tersebut berupa bimbingan teknis berkelanjutan secara berkala hingga mahasiswa mahir dalam mengunggah website kegiatan, membuat proposal pelaksanaan, dan membuat prestasi dan ide wirausaha. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kata kunci: inovasi; wirausaha mahasiswa; pembelajaran era baru. AbstractThe purpose of the Innovation in entrepreneurship in the new era workhosp in general is to prepare future-oriented student resources for the future and forged with the transformation of higher education so that they become superior graduates, adaptive competitive, flexible, productive, competitive, Pancasila character, and guide students to become individuals who know and obey the rules, creative and innovative, and objective and objective and cooperative in building intellectual diversity. While the objectives of the innovation Workshop in entrepreneurship in the new era are: 1) giving awards to outstanding students; 2) motivating students to carry out curricular, co-curricular, and extra-curricular activities as a vehicle for synergizing students' hard skills and soft skills; 3) encouraging universities to develop a campus life climate that can facilitate students to achieve proud achievements on an ongoing basis; 4) student entrepreneurship; and 5) MBKM activities in higher education. The method of delivering material in zoom meetings and offline, accompanied directly by selected expert presenters who are able to provide motivation and strategies and often participate in the intended achievement event in the FKIP Hall, Classrooms, and other rooms that are useful in implementing activities at the FKIP Untan Hall. The activity is in the form of continuous technical guidance periodically until students are proficient in uploading activity websites, making implementation proposals, and making achievements and entrepreneurial ideas. Data collection techniques were carried out by observation, interview, and documentation. Keywords: innovation; student entrepreneurship; new era learning.
Connecting cultural roots with mathematical thinking: A comprehensive meta-analysis of ethnomathematics practices in indonesian classrooms Hartoyo, Agung; Fitriawan, Dona; Siregar, Nurfadilah; Ganda Putra, Fredi
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 16 No 2 (2025): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v16i2.28734

Abstract

Purpose: This study aims to synthesize empirical evidence on the impact of ethnomathematics-based learning on students’ mathematical achievement and attitudes in Indonesia and to examine how education level, mathematical domain, and cultural context influence learning outcomes. Method: A systematic review and meta-analysis were conducted following PRISMA and Cochrane standards on fifteen quantitative studies (n = 1,247) published between 2018 and 2024. A random-effects model was used to calculate effect sizes supported by heterogeneity and subgroup analyses. Findings: Results show a large positive effect on mathematical achievement (d = 1.15) and a moderate effect on learning attitudes (d = 0.69). Stronger impacts were found at the elementary level and in problem-solving tasks. Integrating local crafts, architecture, and traditional games enriched students’ engagement and conceptual understanding. Significance: The findings demonstrate that connecting cultural heritage with mathematics enhances cognitive mastery and positive learning attitudes. Ethnomathematics offers a culturally responsive framework that unites local wisdom with academic excellence, guiding educators and policymakers toward more inclusive and meaningful mathematics education.
OPTIMALISASI KETERAMPILAN KOLABORASI DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MAHASISWA MERANCANG ASESMEN AUTENTIK Zubaidah R; Munaldus; Dona Fitriawan; Nurfadilah Siregar
JUMLAHKU: Jurnal Matematika Ilmiah STKIP Muhammadiyah Kuningan Vol 11 No 1 (2025): JUMLAHKU VOL.11 NO.1 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33222/jumlahku.v11i1.4554

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: 1) profil keterampilan kolaborasi mahasiswa; 2) kemampuan mahasiswa dalam merancang alat ukur asesmen autentik yang meliputi dimensi sikap, kognitif, dan keterampilan. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Penelitian dilaksanakan di FKIP Untan Pontianak dengan melibatkan 49 mahasiswa yang mengikuti perkuliahan penilaian pembelajaran matematika. Teknik pengumpulan datanya adalah teknik pengukuran dan komunikasi tidak langsung dengan instrumennya berupa tes kemampuan dan angket skala kolaborasi. Hasil penelitiannya adalah: profil kolaborasi yang dicapai terdiri dari konstribusi mahasiswa sebesar 48,6%. teknik penyelidikan sebesar 50,8%. fleksibilitas sebesar 80,5%, ketergantungan positif sebesar 71%, tanggung jawab sebesar 49,3%; 2) dimensi sikap yang memperoleh kategori sangat tinggi sebesar 16,33%, tinggi sebesar 44,33%, sedang sebesar 25%, dan rendah sebesar 14,33%; 3) dalam dimensi kognitif yang memperoleh kategori sangat tinggi sebesar 24,5%, tinggi sebesar 38,7%, sedang sebesar 22,5%, dan rendah sebesar 14,3%; dan 4) dalam dimensi keterampilan yang memperoleh kategori sangat tinggi sebesar 20,5%, tinggi sebesar 36,7%, sedang sebesar 26,5%, dan rendah sebesar 16,3%. Dari penelitian ini diperoleh keterampilan kolaborasi mahasiswa tergolong kuat, kemampuan mahasiswa merancang instrument skala sikap tergolong tinggi, kemampuan mahasiswa merancang penilaian kognitif tergolong sedang, dan kemampuan mahasiswa merancang instrument pengukuran keterampilan tergolong sedang.
Undergraduate Students’ Mathematical Problem-Solving Ability in Solving PISA-like Problems Yuni Apriani; Dede Suratman; Nurfadilah Siregar; Bistari; Edy Yusmin
International Journal on Emerging Mathematics Education IJEME, Vol. 9 No. 2, September 2025
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/ijeme.v9i2.31127

Abstract

Mathematical problem-solving ability was an essential competence, yet many undergraduate students still faced difficulties when confronted with non-routine problems in PISA. This study aimed to describe the mathematical problem-solving abilities of 5th-semester Mathematics Education undergraduates in solving a PISA-like problem with shape content at level 6, which represented the highest level of mathematical proficiency in PISA. Using a qualitative approach, data were collected through a PISA-like problem and interviews, then analysed through data reduction, data display, and conclusion drawing. The results showed that 20% of students had high problem-solving ability, 53.33% medium, and 26.67% low. High-category students met all problem-solving indicators. Medium-category students reached the carrying out the plan indicator but skipped looking back. Low-category students only met the understanding the problem indicator and struggled to identify appropriate strategies and formulas. The study concluded that most students were in the medium category, with limited mastery of higher indicators.
Visualisasi Aljabar untuk Memecahkan Masalah Realistis Berplatform E-Learning Moodle Siregar, Nurfadilah; Fitriawan, Dona; Hartoyo, Agung; Sulistyowati, Endar
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.12163

Abstract

The purpose of this study is so that second semester students who take linear algebra courses are able to analyze their visualization understanding in solving problems presented with real life. Specifically we want to know: 1) how they understand the problem; 2) how to visualize the problem; 3) how they get the conclusion from their visualization; 4) how it impacts the course itself on the moodle e-learning platform. The type of research used is qualitative with descriptive-explorative methods, namely exploring all things that exist in the implementation of learning, processing problems and their answer steps, visualizing algebra, e-learning platforms, and exploring the results of surveys and interviews of students.The subjects in this study were all students who took elementary linear algebra courses in classes A1, A2, and B totaling 81 students who were gathered in one lecture class together in Building B of Tanjungpura University. Data from written tests, surveys, questionnaires, and responses were then explored descriptively to get conclusions in accordance with the problem formulation. Based on the analysis of several scientific journals on mathematical visual thinking skills in solving mathematical problems, visualization can improve the development of thinking, mathematical understanding from non-concrete to concrete. According to several journal sources reviewed, there are several ways to solve problems by implementing mathematics learning programs that increase learners' understanding and responsiveness when solving problems including: open minds approach, meansends learning, collaborative learning, trade-a-problems learning, problem and project based learning, visual thinking learning, RME, CTL, and eliminatin aplikation learning.
Autonomy, competence, and relatedness in mathematics education: a self-determination perspective on future professional teachers Siregar, Nurfadilah; Hartoyo, Agung; Nurhasanah Siregar
Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 16 No 2 (2025): Al-Jabar: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Islam Raden Intan Lampung, INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajpm.v16i2.28794

Abstract

Purpose: This study explore the self-determination profiles of postgraduate mathematics education students, emphasizing how autonomy, competence, and relatedness contribute to their readiness and motivation to pursue teaching as a professional career. Method: A quantitative-descriptive approach was employed, using a validated self-determination questionnaire distributed to 47 postgraduate students and alumni from 2020 to 2024. The instrument measured three SDT dimensions (autonomy, competence, and relatedness) through 24 positive and negative statements. Descriptive and comparative analyses were applied to identify dominant motivational patterns. Finding: Findings revealed high mean scores for autonomy and competence, indicating students’ confidence in decision-making and mastery of pedagogical knowledge. Relatedness also scored strongly, reflecting solid interpersonal engagement with peers and lecturers. Collectively, these outcomes depict a balanced SDT profile among future mathematics teachers. Significance: The study demonstrates that strong self-determination enhances students’ readiness to enter the teaching profession with intrinsic motivation, pedagogical confidence, and collaborative awareness. Strengthening these three SDT dimensions within teacher education curricula can cultivate mathematics educators who are reflective, adaptive, and committed to continuous professional development. This research underscores that fostering autonomy, competence, and relatedness is not only central to improving mathematics learning but also to shaping sustainable teacher professionalism in the modern educational landscape.
Inovasi pembelajaran era digital: integrasi TPACK dan deep learning dalam rancangan instruksional mahasiswa calon guru matematika Fitriawan, Dona; Siregar, Nurfadilah; Sulistyowati, Endar
International Journal of Progressive Mathematics Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/ijopme.v5i2.20416

Abstract

Purpose: This study analyzes the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) competence of prospective mathematics teachers in designing deep learning-based instruction during micro-teaching courses. Design/methodology/approach: A mixed-methods descriptive case study was conducted with 80 sixth-semester students. Instruments included Likert-scale questionnaires, instructional design/video rubrics, and in-depth interviews.Findings: Results indicate significant improvements in TK, PK, and deep learning integration. While CK and PK mastery remain solid, technological integration (TCK and TPK) is categorized as moderate. Students predominantly focus on procedural content delivery rather than higher-order thinking and reflection.Practical implications: The findings highlight the necessity of micro-teaching curricula that explicitly integrate TPACK as a cognitive tool for thinking rather than a mere visualization aid. Originality/value: This study offers a unique contribution by synthesizing deep learning principles within the TPACK framework to prepare adaptive educators for the Society 5.0 era.   Purpose: Penelitian ini menganalisis kompetensi Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) mahasiswa calon guru matematika dalam merancang instruksional berbasis deep learning pada mata kuliah micro teaching. Design/methodology/approach: Menggunakan pendekatan deskriptif campuran (kuantitatif-kualitatif) dengan studi kasus pada 80 mahasiswa semester 6. Instrumen meliputi angket skala Likert, rubrik analisis perangkat/video, dan wawancara mendalam. Findings: Terdapat peningkatan signifikan pada aspek TK, PK, dan integrasi deep learning. Meskipun penguasaan CK dan PK solid, integrasi teknologi (TCK dan TPK) masih berada pada kategori sedang. Mahasiswa cenderung fokus pada prosedur materi dibandingkan aktivitas berpikir tingkat tinggi dan refleksi. Practical implications: Temuan ini menekankan perlunya kurikulum micro teaching yang mengintegrasikan TPACK secara eksplisit sebagai alat berpikir (tool for thinking), bukan sekadar alat visualisasi. Originality/value: Studi ini memberikan kontribusi unik dengan mengintegrasikan prinsip deep learning ke dalam kerangka TPACK untuk menyiapkan pendidik adaptif di era Society 5.0.
Model penanganan kendala kepuasan belajar matematika tingkat SMA/sederajat Mohamad Rif'at; Yulis Jamiah; Ahmad Yani; Bistari Bistari; Agung Hartoyo; Nurfadilah Siregar; Nabila Muthia Ayu; Dona Fitriawan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 1 (2024): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i1.21524

Abstract

Abstrak             Program ini bertujuan untuk mengeksplorasi kendala-kendala dan mencatat kebuntuan sehingga pertentangan (konflik) yang sama tidak akan muncul lagi untuk selanjutnya dengan menganalisis dan menyimpan alasan jalan buntu, dan menggunakannya untuk memandu keputusan doing math masa depan. Satu kendala proses pembelajaran matematika selama ini adalah karena dijalankannya latihan pra-pemrosesan atau tetapi melakukan pencarian mundur. Sementara, kendala baru disajikan dari suatu algoritma yang menemui situasi jalan buntu, atau melalui pendekatan induksi pada saat seharusnya tidak dilakukan. Kendala ini tidak membantu sewaktu strategi kendali mundur digunakan dan tidak akan pernah terulang kembali. Sebaliknya, fakta matematis yang muncul akan bertentangan dengan struktur sistem, sehingga terekam informasi dalam bentuk kendala eksplisit baru. Bahan ajar (modul pembelajaran) yang ada saat ini masih bersifat mandiri, jauh dari skema representasi masalah dan algoritma untuk memecahkannya. Peserta pengabdian adalah guru MGMP Pendidikan Matematika di Kabupaten Mempawah. Metode pelaksanaan dilakukan dalam tujuh tahap. Hasil kegiatan ini adalah guru MGMP Pendidikan Matematika di Mempawah teramati selalu berhadapan dengan kemampuan penyelesaian masalah. Ternyata, mereka masih harus dibekali agar berkemampuan: representasi, operasionalisasi, menyusun hipotesis-hipotesis alternatif dan prosedur kerja, mengetes hipotesis untuk memperoleh hasilnya, dan memeriksa kembali. Kata kunci: kendala kepuasan; model penanganan; matematika. AbstractThis program aims to explore obstacles and record deadlocks so that similar conflicts will not arise again in the future by analyzing and storing the reasons for deadlocks, and using them to guide future math doing decisions. One obstacle in the mathematics learning process so far is due to carrying out pre-processing exercises or doing backward searches. Meanwhile, new constraints are presented from an algorithm that reaches a deadlock situation, or through an induction approach when it should not be used. This constraint is not helpful when a reverse control strategy is used and will never be repeated. On the other hand, the mathematical facts that emerge will conflict with the structure of the system, so that information is recorded in the form of new explicit constraints. The current teaching materials (learning modules) are still independent, far from problem representation schemes and algorithms for solving them. Service participants are MGMP Mathematics Education teachers in Mempawah Regency. The method for implementing community service activities is carried out in seven stages. The result of this activity was that MGMP Mathematics Education teachers in Mempawah were observed to always be dealing with problem solving abilities. Apparently, they still have to be equipped to be able to: represent, operationalize, develop alternative hypotheses and work procedures, test hypotheses to obtain results, and check again. Keywords: satisfaction constraints; handling model; mathematics.
Pendampingan penulisan rencana pembelajaran semester berbasis masalah dan proyek bagi dosen Agung Hartoyo; Ahmad Yani T; Dona Fitriawan; Nurfadilah Siregar; Edy Yusmin; Ade Mirza; Asep Nursangaji; Sugiatno Sugiatno; Yulis Jamiah; Rachmat Saputra
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24153

Abstract

AbstrakPengabdian ini merupakan pelaksanaan lanjutan dari kedua instituti yaitu untan dan unu kalbar untuk memajukan mutu perguruan tinggi di perguruan swasta. Tujuannya adalah memperkenalkan fitur-fitur kurikulum baru. Tujuan dari perangkat pembelajaran tersebut adalah untuk memasukkan pendidikan karakter untuk memfasilitasi perwujudan Profil Pancasila dan enam dimensinya. Pengabdian ini dilaksanakan di Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Barat dan dilaksanakan dalam bentuk bantuan pembuatan alat desain pembelajaran semester dengan menggunakan pembelajaran berbasis model dan studi kasus. Langkah-langkah pelaksanaan kegiatannya adalah:. 1) Mengidentifikasi permasalahan pembelajaran yang bersifat umum dan khusus,  2) Merumuskan hasil belajar yang berbeda, 3) Menentukan alat penilaian yang diperlukan, 4) Mengembangkan proses pembelajaran kurikulum baru, 5) Memasukkan tujuan pembelajaran ke dalam rencana pembelajaran. Hasil dari layanan pendampingan ini adalah: 1) Membantu pembuatan RPS sampai selesai, 2) RPS yang terdokumentasi sebagai acuan proses pembelajaran, 3) terciptanya kurikulum baku di UNU Kalbar berpedoman dengan aturan kemenristekdikti. Kata kunci: rencana pembelajaran semester; pembelajaran berbasis masalah; pembelajaran berbasis proyek AbstractThis service is a continued implementation of the two institutes, namely untan and unu kalbar to advance the quality of higher education in private universities. The aim is to introduce the features of the new curriculum. The purpose of the learning tools is to incorporate character education to facilitate the realization of the Pancasila Profile and its six dimensions. This service was carried out at the Nahdlatul Ulama University of West Kalimantan and was carried out in the form of assistance in making semester learning design tools using model-based learning and case studies. The steps of implementing the activities are:. 1) Identifying general and specific learning problems, 2) Formulate different learning outcomes, 3) Determine the necessary assessment tools, 4) Develop a new curriculum learning process, 5) Incorporate learning objectives into the learning plan. The results of this mentoring service are: 1) Assist in making the RPS until it is completed, 2) Documented RPS as a reference for the learning process, 3) the creation of a standardized curriculum at UNU Kalbar is guided by the rules of Kemenristekdikti. Keywords: semester learning plan; problem based learning; project based learning
Mengubah iklim akademik di perbatasan: studi pendampingan bagi pendidik di wilayah Entikong Mohamad Rif'at; Sugiatno Sugiatno; Ahmad Yani; Dede Suratman; Agung Hartoyo; Hamdani Hamdani; Dona Fitriawan; Nurfadilah Siregar
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29061

Abstract

AbstrakKegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah perbatasan Entikong, yang menghadapi tantangan dalam layanan pembelajaran, beban mengajar, dan kepemimpinan akademik. Masalah utama yang diidentifikasi adalah rendahnya kualitas proses pembelajaran akibat keterbatasan sumber daya dan dukungan akademik. PKM ini dilakukan melalui kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah di Entikong, melibatkan 55 peserta, terdiri dari guru, dosen, dan mahasiswa di lingkup STKIP wilayah Entikong. Kegiatan berfokus pada tiga aspek utama: layanan pembelajaran, beban mengajar, dan kepemimpinan akademik. Metode yang digunakan meliputi pendampingan intensif, pelatihan guru, pengembangan materi ajar berbasis konteks lokal, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran. Selain itu, dilakukan penguatan kapasitas kepala sekolah dalam kepemimpinan dan manajemen pendidikan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran dengan meningkatnya kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis teknologi. Beban kerja guru juga lebih terkelola, sehingga perhatian kepada siswa meningkat. Dari sisi kepemimpinan akademik, terdapat peningkatan partisipasi kepala sekolah dalam pengelolaan kegiatan pendidikan. Secara deskriptif kualitatif, para peserta menyatakan model pendampingan membantu memahami strategi pembelajaran yang lebih efektif. Secara kuantitatif, terdapat peningkatan partisipasi aktif guru selama proses pendampingan. Model pendampingan ini terbukti fleksibel dan dapat diterapkan dalam konteks pendidikan lainnya, sehingga dapat menjadi model alternatif dalam pengembangan pendidikan di wilayah perbatasan. Kata kunci: iklim akademik; pengabdian Masyarakat; model pendampingan AbstractThis Community Service Program (PKM) aims to improve the quality of education in the border area of Entikong, which faces challenges related to teaching services, teachers' workload, and academic leadership. The main problem identified is the suboptimal learning process caused by limited resources and academic support. The PKM is conducted through collaboration between higher education institutions and schools in Entikong, involving 55 respondents, including teachers, lecturers, and students from STKIP Entikong. The program focuses on three main aspects: teaching services, teachers' workload, and academic leadership. The methods employed include intensive mentoring, teacher training, the development of contextually relevant teaching materials, and the integration of technology into the learning process. Additionally, the program enhances the capacity of school principals in leadership and educational management. The results indicate an improvement in teaching quality, as evidenced by increased teacher competence in implementing technology-based learning. The teachers' workload has become more manageable, allowing them to give better attention to students. Regarding academic leadership, there is an increase in school principals' participation in managing educational activities. Qualitatively, participants reported that the adapted mentoring model has assisted them in understanding and applying more effective teaching strategies. Quantitatively, there was a 30% increase in active teacher participation during the mentoring process. This mentoring model has proven to be flexible and adaptable to various educational contexts, making it a promising alternative for educational development in border areas. Keywords: academic climate; community service; mentoring model
Co-Authors Ade Mirza Afandi Afandi Afni, Nur Agatha Rinta Suhardi Agung Hartoyo ahmad yani Ahmad Yani Ahmad Yani T Andi Besse Tenriawaru Anggraini, Widia Apriliyanti, Ignasia Aripin Arnandi, Fikri Asep Nursangaji Asri, Sari Devi Awaluddin, Muhammad Risky Nur Bistari Budhysatrya, Dian Ahmad Cahya Gita Camila Damayanti Lestari, Wiwit Dede Suratman Deviana Deviana Dian Ahmad BS Dian Rahmawati Dona Fitrawan Dona Fitriawan Dwi Apriyani Dwi Apriyani, Dwi Edy Yusmin Eka Pratiwi Eka, Firmina Eka, Firmina Endar Sulistyowati Erlinawaty Simanjuntak, Erlinawaty Farida Hendriani Febriani Meldi, Nadya Fikri Arnandi Fransiska Fransiska Fredi Ganda Putra Gunawan, Fransiskus Hendra Halini - Hamdani Hamdani . Hamdani Hamdani Hardiany, Desi Hendratmoko, Yayan Hendratmoko, Yayan Herlinda, Mega Herni Indriastuti Iis Aisyah Iis Aisyah Juwita, Viva Khomsatun Ni’mah Krisdiyanti, Iis Lestari Pasaribu, Revi Luhur Wicaksono Mardian, Fauzy Marianus Hengki Marlinda Marlinda Mega Herlinda Meldi, Nadia Febriani Meldi, Nadya Febriani Metia Novianti Mikraj, Hamdani Mohamad Rif'at Mohamad Rif'at mohamad rifat Mohamad Rif’at Mohamad Rif’at Much Nasyrullah Muhammad Afif Munaldus Munaldus . Nabila Muthia Ayu Nani Ratnaningsih Ni'mah, Khomsatun Nur Afni Nur Awaluddin, Muhammad Risky Nuratifah, Stefania Nurhasanah siregar Nurhasanah Siregar . Nurhayati Nurhayati Nurul Azkiya Pajarudin, Kurniadi Pasaribu, Revi Lestari Permanda, Saul Prayoga, Ananda Puput Putra, Tegar Ramadiansyah Rachmat Sahputra Rachmat Saputra Rahmawati, Dian Ri'fat, Mohamad Rianto, Vina Muthmainna Rif'at, Mohammad Rifat, Mohammad Rif’at, Mohamad Rif’at, Mohammad Rinda Kusmayanti Roisah, Siti Rostina Rostina Runisah, Runisah Rustam Rustam S, Nadiyah Amanati Saetban, Iche Imelda Saputra, Rachmat Saragih, Grace Angel Rhena Septiza Shinta Herawati, Lely silvia sayu - Sudiansyah, Sudiansyah Sugiatno . Sugiatno Sugiatno Sumarno, Mahmuda Syafitri, Kintan Salsabila Hasria Syaras, Arfina Sukma T, Ahmad Yani T, Ahmad Yani T., Ahmad Yani Tambunan, Muhammad Al Azhari Theresia Theresia Tomo, Tomo Verminus Wahyu Anggraini, Wahyu Winarji, Agus Wiwit Artika Yani T, Ahmad Yani. T, Ahmad Yulis Jamiah Yulita Molliq Rangkuti Yuni Apriani Zaiturrahmah, Zaiturrahmah Zubaidah R Zubaidah R Zubaidah R, Zubaidah Zubatasari, Ayu Puspita