Claim Missing Document
Check
Articles

PESAN KOLABORASI DALAM KOMUNIKASI RISIKO PEMERINTAH UNTUK PENANGANAN COVID-19 Evi Satispi; Tria Patrianti
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 6, No 1 (2022): PERSPEKTIF KOMUNIKASI
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.149 KB) | DOI: 10.24853/pk.6.1.51-61

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa komunikasi risiko akan memungkinkan masyarakat mengikuti instruksi pemerintah pada masa pandemi. Komunikasi risiko sangat penting saat kejadian emergency atau darurat seperti yang terjadi pada masa pandemi Covid-19.  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan program Jakarta Kota Kolaborasi sebagai salah satu upaya penanganan Covid-19.  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan komunikasi risiko untuk penangan Covid-19 melalui program Kota Kolaborasi.  Menggunakan metode library research, teknik pengumpulan data diambil melalui penelusuran referensi ilmiah dan dokumen pemerintah yang tersedia secara online. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa sesuai dengan prinsip komunikasi risiko, Pemprov DKI Jakarta melibatkan banyak stakeholder melalui kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan partisipasi publik dalam penanganan Covid-19.  Tulisan ini menyajikan perspektif teoretis dan praktis tentang pendekatan komunikasi risiko yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan pesan Kota Kolaborasi dalam penanganan Covid-19. 
BUILDING BRAND IN VIRTUAL MARKETING: MAINTAINING BUSINESS SUSTAINABILITY IN THE ERA OF COVID-19 Endang Rudiatin; Tria Patrianti; Sugiatmi Sugiatmi
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 4 (2021): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha dalam Mewujudkan Pemulihan dan Resiliensi Masya
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (477.762 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v4i0.1127

Abstract

In 4 years of observations of ISMEA (Indonesia Small Medium Enterprises Association), the research taken shows many SMEs neglect the effort to build a brand or branding then more focused on sales strategies to drive revenue instead. This condition will have an impact on the sustainability of the SMEs themselves. Since 2016, ISMEA is aggressively promoting SMEs products that are unique, homemade, and handmade through exhibitions and bazaars. From Exhibitions and Bazaars, the sales are much faster and definite rather than by stores or resellers. However, as a reaction to the impact of the Covid-19 pandemic, SMEs in ISMEA have to change their marketing method to Virtual Exhibitions. In virtual exhibitions, brand or branding plays a significant role in the business's reputation. Building a brand or branding is an effort to portray the image and perception that will be embedded in buyers or customers. The role of universities to educate about branding and reputation greatly assist SMEs on business sustainability in the era of Covid-19. Two months of training did conduct online and their products were sent to the trainers for evaluation and improvement. The SMEs were assigned tasks to enhance their skills. After the training, several SMEs began taking part in virtual marketing held such as BRI UMKM Virtual Mart, Ciputra Virtual Exhibition. In the future, ISMEA planned an initiative to organize its first virtual exhibition in October 2021 on Batik Day.
Islamic Brand Sahaja in Commercial TV Advertising Messages: Toward the Islamisation of the product Agus Hermanto; Sa’diyah El Adawiyah; Tria Patrianti
Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya Vol 7, No 1 (2022)
Publisher : the Faculty of Ushuluddin, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jw.v7i1.15708

Abstract

Commercial TV advertising can translate everything from the advertiser's goals through communicative, educative, and entertaining messages. As in the commercial TV advertisement message, Sahaja socialises the Islamic brand, which aims to be able to dialogue with the target market of Indonesian Muslims. This study aimed to determine the visual and narrative form of the Islamic brand of Sahaja's commercial TV advertising message. This study uses a qualitative approach with narrative analysis, how do communicators tell stories. The data collection techniques are observing Sahaja's advertising materials and literature study, analysing each ad frame and duration individually, and selecting and grouping according to the research focus for data presentation. In conclusion, Sahaja's commercial TV commercial carries #NawaituSahaja as its creative foundation. It shows a visual story of a happy family living their life and worship with white domination. Five essential keys visible reflections of Islamic brands narrate the form of a brand that identifies with Islamic characteristics. This research is expected to help provide input or reference for further research and considerations in building an Islamic brand.
Analisis Manajemen Reputasi Online Telkomsel Terkait Keluhan Pelanggan Pada Platform Digital Habibatul Wa’dah; Indah Meilina; Safira Dwinawati Safitri; Tria Patrianti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.574 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7613755

Abstract

The rapid development of technology has had an impact on the telecommunications world. With the creation of cell phones that make it easier for people to shorten distances and time, indirectly opening new business opportunities and competition, namely cellular operators (providers). This study aims to explain Telkomsel's online reputation management analysis regarding customer complaints on digital platforms. The results of this study indicate that Telkomsel has good online reputation management in dealing with customer complaints on digital platforms, as evidenced by Telkomsel continuing to provide good service and responsiveness in dealing with customer complaints about the obstacles they experience through the mytelkomsel application and digital platforms owned by Telkomsel or can even go directly to the nearest Grapari.
Membangun Branding Dalam Menciptakan UMKM Startup Septemberizal Septemberizal; Rinaldo Rinaldo; Tria Patrianti; Septi Wulandari Chairina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 3 No. 1 (2023): Februari-Juli 2023
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jpmn.v3i1.1232

Abstract

One of the important elements that must be considered in starting a business is the brand. Brand image has the meaning of an image of a product in the minds of consumers. Everyone will have the same image of a brand. Through Brand Image consumers are able to recognize a product, evaluate its qualy, reduce purchase risk and gain experience and satisfaction from certain product differentiation. There are problems faced by Small Medium Enterprises (SME) assisted by Amil Zakat agency (Baznas) in Universitas Muhammadiyah Jakarta. Based on the interviews conducted, the problems identified were the Brand building itself.  The SMME focuses on sales strategy. It is found that the solution offered is to overcome the said problem by providing assistance and counseling about the importance of building the brand so that it can provide added value and have an impact on increasing profits which will ultimately build reputation and create growth opportunities for SMEs.
Potensi Pengembangan Madu Kelulut (Trigona spp) Desa Wisata Kelulut Kalimantan Barat Sadiyah Eladawiyah; Sri Mulyani; Mohammad H Holle; Tria Patrianti; Mawar Mawar
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v5i2.7660

Abstract

Madu Kelulut salah satu produk unggulan Desa Wisata Temajuk Kalimantan Barat memiliki nilai jual yang tinggi yang perlu ditingkatkan pengembangannya. Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pengembangan madu kelulut di Desa Wisata Temajuk, Kalimantan Barat.  Metode kegiatan ini terdiri dari (1) potensi Madu Kelulut, (2) Pengembangan pemasaran madu kelulut, (3) Pemecahan masalah. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 23 Nopember – 3 Desember 2022 dengan 5 peternak madu kelulut desa Temajuk, Kalimantan Barat.  Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini, para peternak madu kelulut mengetahui dan melakukan pengembangan pemasaran madu kelulut dengan kemasan yang lebih baik serta pemecahan masalahnya melalui; meningkatkan pengetahuan peternak lebah kelulut mengenai budidaya madu kelulut secara benar, memberikan pemahaman manajemen pemasaran melalui teknologi digital di media sosial, e commerce, dan market place. Kemudian melakukan branding produk madu kelulut dengan kemasan yang menarik dan kualitas bagus; membuat jejaring pemasaran. Sehingga implikasi dari pengabdian masyarakat ini dapat menambah pengetahuan masyarakat dalam pengembangan madu kelulut (Trigona spp) mulai dari peternakan lebah kelulut, pengemasan dan pemasaran di wilayah perbatasan Indonesia Malaysia.Kelulut Honey, one of the superior products of the Temajuk Tourism Village, West Kalimantan, has a high selling value that needs to be developed further. This service aims to discover the potential for developing Kelulut honey in the Temajuk Tourism Village, West Kalimantan. The method of this activity consists of (1) the potential of Kelulut Honey, (2) the Development of Kelulut honey marketing, and (3) Problem-solving. The activity was carried out on November 23 - December 3 2022, with 5 Kelulut honey breeders in Temajuk village, West Kalimantan. As a result of this community service activity, Kelulut honey breeders know and carry out developments in marketing Kelulut honey with better packaging and solving the problem by; increasing the knowledge of Kelulut beekeepers regarding the cultivation of Kelulut honey properly, providing an understanding of marketing management through digital technology on social media, e-commerce, and market places. Then branding Kelulut honey products with attractive packaging and good quality; create a marketing network. So that the implications of this community service can increase public knowledge in the development of Kelulut honey (Trigona spp), starting from Kelulut beekeeping, packaging and marketing in the border areas of Indonesia and Malaysia. 
PELIBATAN PEMUDA DALAM MEMPERKUAT KOMUNIKASI KEBIJAKAN TRANSISI ENERGI DAN PRESIDENSI G-20 Tria Patrianti; Sa’diyah El Adawiyah; Agus Hermanto
SWATANTRA Vol 21, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/swatantra.21.2.207-212

Abstract

Tahun 2022, Indonesia menjadi tuan rumah G-20. Negara-negara G-20 merupakan pendukung utama ekonomi global, menyumbang 80% produk domestik bruto (PDB) dunia, serta menyumbang 81% emisi karbon dari sektor energi, dan mengonsumsi 77% energi dunia. Oleh karena itu, Transisi Energi menjadi salah satu dari tiga isu prioritas pada perhelatan G-20. Posisi strategis Indonesia sebagai satu-satunya perwakilan ASEAN di G-20, berperan penting dalam mensosialisasikan kebijakan energi dan mempercepat transisi energi global. Sektor unggulan kebijakan energi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) dalam dua tahun terakhir melibatkan pemuda dalam penguatan komunikasi kebijakan energi untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam transisi energi. Kajian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana keterlibatan pemuda dalam memperkuat komunikasi kebijakan transisi energi dan mendukung Presidensi G-20. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data berupa telaah dokumen pemerintah, studi literatur, dan wawancara mendalam dengan informan dari Biro Komunikasi, Layanan Informasi dan Kerjasama (KLIK) Kementerian ESDM. Hasil kajian menyebutkan bahwa Kementerian merancang pesan komunikasi tentang pelibatan pemuda dalam program bertajuk 'Patriot Energi', Gerilya, Kolaborasi Energi, melalui berbagai program kehumasan seperti event, road show, penghargaan, dengan menyederhanakan pesan transisi energi untuk memperkuat. komunikasi kebijakan energi dan G-20.
MANAJEMEN EVENT VIRTUAL “SIAP KULIAH” DETIK.COM DI MASA PANDEMI COVID-19 Rizky Awaluddin Saragih; Tria Patrianti
Jurnal Bincang Komunikasi Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jbk.1.1.2023.7-13

Abstract

Kebijakan Pemerintah melarang proses pembelajaran secara tatap muka di masa pandemi covid-19 berimplikasi terhadap calon mahasiswa yang mencari informasi-informasi terkini seputar Perguruan Tinggi. Detik.com sebagai portal berita online swasta mendukung generasi muda bangsa melalui layanan integrasi pada event virtual Siap Kuliah yang bertujuan untuk mewadahi calon mahasiswa dalam mempersiapkan diri masuk ke Perguruan Tinggi serta menambah wawasan generasi muda melalui visualiasasi 12 Peguruan Tinggi Negeri yang ada di Indonesia. Detik.com memiliki klasifikasi sasaran untuk melibatkan generasi muda dan masyarakat umum sebagai sasaran kegiatan-kegiatan yang berupaya untuk memelihara citra perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui riset, perencanaan dan desain, komunikasi, dan evaluasi event virtual Detik.com pada program Siap Kuliah di masa pandemi covid-19. Teori dan konsep yang digunakan dan dianggap relevan  dalam penelitian ini adalah teori Manajemen Event Goldblatt (2002) dalam buku Wahyuni Pudjiastuti yang berjudul Special Event. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, dan teknik pengambilan data melalui observasi dan wawancara dengan tiga Informan dan dua Triangulasi sumber yang merupakan peserta event virtual Siap Kuliah. Setelah peneliti mengumpulkan data dari berbagai sumber, maka dapat dihasilkan beberapa kesimpulan bahwa Detik.com merupakan perusahaan media yang pertama melakukan event virtual yang menyediakan layanan integrasi di masa pandemi covid-19 dengan melibatkan para siswa-siswi yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan menuju Perguruan Tinggi sebagai sasaran kegiatan. Berdasarkan kesimpulan diatas, saran yang diberikan untuk penelitian ini, diharapkan event virtual Siap Kuliah selanjutnya dapat menambah jumlah Perguruan Tinggi Negeri untuk di eksplorasi guna meningkatkan wawasan pengetahuan para calon mahasiswa.
Pesan Kolaborasi dalam Komunikasi Risiko Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Satispi, Evi; Patrianti, Tria
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 6, No 1 (2022): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pk.6.1.51-61

Abstract

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa komunikasi risiko akan memungkinkan masyarakat mengikuti instruksi pemerintah pada masa pandemi. Komunikasi risiko sangat penting saat kejadian emergency atau darurat seperti yang terjadi pada masa pandemi Covid-19.  Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menetapkan program Jakarta Kota Kolaborasi sebagai salah satu upaya penanganan Covid-19.  Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi upaya Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan komunikasi risiko untuk penangan Covid-19 melalui program Kota Kolaborasi.  Menggunakan metode library research, teknik pengumpulan data diambil melalui penelusuran referensi ilmiah dan dokumen pemerintah yang tersedia secara online. Hasil penelitian ini menggambarkan bahwa sesuai dengan prinsip komunikasi risiko, Pemprov DKI Jakarta melibatkan banyak stakeholder melalui kolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkan partisipasi publik dalam penanganan Covid-19.  Tulisan ini menyajikan perspektif teoretis dan praktis tentang pendekatan komunikasi risiko yang dilakukan Pemprov DKI Jakarta dengan pesan Kota Kolaborasi dalam penanganan Covid-19. 
PESAN KOMUNIKASI RISIKO UNTUK MENURUNKAN EMISI GAS RUMAH KACA DI PROGRAM KAMPUNG IKLIM PEKAYON BEKASI Patrianti, Tria; Supangkat, Gatot; Aulia, Rihlah Nur
Perspektif Komunikasi: Jurnal Ilmu Komunikasi Politik dan Komunikasi Bisnis Vol 7, No 2 (2023): Perspektif Komunikasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/pk.7.2.193-206

Abstract

Bekasi merupakan kota kedua tertinggi di Indonesia yang memiliki kualitas udara terburuk, sekaligus meraih banyak penghargaan dari pemerintah pusat atas kontribusinya menggerakkan masyarakat dalam pengendalian perubahan iklim melalui program kampung iklim (proklim). Proklim merupakan program yang memberikan pengakuan terhadap partisipasi aktif masyarakat yang telah melaksanakan upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang terintegrasi, sehingga dapat mendukung target penurunan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) nasional dan meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap dampak perubahan iklim. Aksi mengolah sampah, memanen air hujan, atau menggunakan teknologi ramah lingkungan telah menjadi bagian dari upaya pengendalian perubahan iklim di tingkat tapak dalam Proklim.  Pemerintah Kota Bekasi telah mengkomunikasikan pesan risiko pengendalian perubahan iklim untuk ketahanan iklim bagi masyarakat terhadap dampak perubahan iklim. Dalam mengkomunikasikan risiko bencana lingkungan, pemerintah dianggap paling tepat sebagai komunikator risiko. Komunikasi risiko dengan pengembangan pesan yang baik akan memiliki peran strategis dalam memberikan pengetahuan, pemahaman, dan menumbuhkan sikap serta perubahan perilaku untuk mitigasi dan adaptasi perubahan iklim.    Pengembangan pesan komunikasi untuk mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ketahanan bencana, menurunkan emisi dari sampah, merupakan salah satu contoh konkrit dalam pengendalian perubahan iklim di tingkat tapak.  Penelitian ini  bertujuan untuk  mengeksplorasi komunikasi risiko dan pengembangan pesan risiko Pemerintah Kota Bekasi dalam Proklim dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui teknik observasi, wawancara, dan penelusuran dokumen pemerintah serta  observasi partisipan dengan melibatkan diri pada komunitas proklim RW 11 Pekayon Jaya Bekasi. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa komunitas Proklim secara mandiri mengembangkan pesan risiko untuk menurunkan emisi GRK melalui program event, dan bermitra dengan korporasi dan perguruan tinggi.
Co-Authors Abdur Rahman Al Akmal Adawiyah, Sa'diyah El Aditya, Muhammad Rizqi Agus Hermanto Agus Hermanto Ahmad Fajar Mahendra Ahmad Soleh Alfareji Febrian Hanom Alief Givani Ramadhan Alycia Febytha Maruti Amilya, Risca Amin Shabana Aminah Swarnawati Aulia, Rihlah Nur Aurell, Rachell Azzahra, Fathiyah Betas, Dieki Ferosa Binol, Rizanto Bintang Awal Ramadhan  Cecep Effendi Cindy Amelia, Cindy Dian Islami Djoni Gunanto Evi Satispi Evi Satispi Fadhillah, Febian Rifky Fauzalia, Dian Gilang Handoko Gilang Wasis Danuarta Habibatul Wa’dah Hafsya Nur Abida Harmonis Hasna, Sofia Iftatunnisa, Putri Vania Indah Meilina Iskandar, Azis Lestari, Ayu Ria Lusi Andriyani Mamun Murod Mansoer, Faizah Kamilla Mawar Mawar Mawar Mawar Meilina, Indah Mohammad H. Holle Muammar Khadafi Mudzakkir, Varda Lu’lu Suci Muhamad Firzan Akbar Muhammad Farhan Nugraha Muhammad Ryanto Mustaqim, Hafidz Mutmainah Mutmainah Nabila Putri Meitana Nani Nurani Muksin Noni Nur Oktaviani Oktaviana Purnamasari Pariani, Dewi Putri, Ananda Devina Qurotul Putri Riyadi Rahma , Dwi Raida, Astrid Marliana Raja Awan Sidqi Ramadhan, Lingga Syahid Raysa Nahtania Refanda Daffa Falika RETNO DEWI, HASTI Retnowati WD Tuti Reza Septiansa Saputra Rinaldo Rinaldo Rinaldo, Rinaldo Rissa Aurelia Restiani Rizanto Binol Rizky Awaluddin Saragih Rochman Rayhan Maulana Rudiatin, Endang Safira Dwinawati Safitri Salsabilla, Salwa Saputera, Selamet Saputri, Agustina Riska Eka Sasongko, Andi SATISPI, EVI Septemberizal Septemberizal Septemberizal, Septemberizal Septi Wulandari Chairina Shaila Annisa Yahya Shalsabilla, Apriliani Putri Shela Amelia Akhap Sojapani, Istiqfarha Sri Mulyani Sugiatmi, Sugiatmi Supangkat, Gatot Susan Ary Ayu Anjani Syawal, Rizky Usni Usni Wulandari Chairina, Septi Zea Azzahira Alkayyisa Bahri Zhilal Rahmansyah