Claim Missing Document
Check
Articles

Lift The Flap Book : Media untuk Menstimulasi Kesadaran Bencana Pada Anak Usia Dini Ubaidillah, Rahma; Putri, Dea; Hauri, Yana; Yuliani, Reci; Utami, Winda Sherly; Amanda , Rizki Surya
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i3.1213

Abstract

Penelitian ini berfokus pada penggunaan media Lift the Flap Book untuk menstimulasi kesadaran bencana pada anak usia dini. Pendidikan anak usia dini adalah fase kritis dalam pengembangan kognitif, sosial, emosional, dan keterampilan mereka. Dengan pendekatan pembelajaran melalui media Lift the Flap Book yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman anak-anak tentang bencana alam seperti banjir, letusan gunung berapi, dan tanah longsor. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek siswa kelompok B di TK Islam Al-Kautsar. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana alam pada anak usia dini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media ini meningkatkan minat, pemahaman, dan keterlibatan anak-anak dalam pembelajaran tentang bencana alam. Anak-anak mampu memahami konsep-konsep dasar bencana dan cara-cara menghadapi situasi darurat.
Analisis Kemampuan Literasi Baca Tulis Siswa Kelas 1 SD Negeri 039/IX Tantan Utami, Winda Sherly; Rahmawati, Desy Dwi; Ubaidillah, Rahma Nazi; Putri, Dea
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.2005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi baca tulis siswa kelas satu di SD Negeri 039/IX Tantan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan literasi mereka. Melalui pendekatan kualitatif, ditemukan bahwa kemampuan literasi baca tulis siswa kelas 1 SD  Negeri 039/IX Tantan perlu ditingkatkan karena kedua siswa belum mencapai standar kompetensi dasar dalam bidang literasi baca tulis. Faktor-faktor seperti metode pengajaran yang kurang bervariasi dan kurangnya dukungan di rumah secara signifikan mempengaruhi pencapaian literasi. Hasil penelitian ini memiliki implikasi yang luas bagi praktik pembelajaran literasi di sekolah dasar. Sekolah perlu menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, menyediakan bahan bacaan yang beragam dan menarik, serta menerapkan strategi pengajaran yang berpusat pada siswa. Selain itu, kolaborasi yang erat antara guru dan orang tua sangat penting untuk mendukung perkembangan literasi siswa.
Penggunaan Media Ritatoon untuk Meningkatkan Pengetahuan Seksual Anak Usia Dini Amanda, Yosi Nur Annisa; Indryani, Indryani; Utami, Winda Sherly
Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Sosial Rumah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/njpi.2024.v4i3-17

Abstract

Purpose – Knowledge of sexuality is crucial from an early age because it can help children avoid sexual harassment and prevent gender bias. This study aims to find out whether Ritatoon media can affect sexual knowledge of children aged 5 to 6 years in PAUD Melati 2 in Jambi City.Method – The research was conducted using a pre-experimental design of One-Group Pretest-Posttest Design, total sampling, and a non-probability approach, purposive sampling type. The data analysis techniques used included t-test hypothesis testing with prerequisite tests of homogeneity and normality..Findings – The research results show that the average pre-test score is 15.111 and the average post-test score is 21.889 with a total score of 197. The t test results show that the value of t count is 30,500, which is the same as the t table of 2.365, so t count > t table shows that there is The influence is on strong interpretation with a value of 3.17 which is in the range > 1.00 with strong interpretation (Strong Effect). Calculated results showed that the average pre-test score was 15.111 with a total score of 136, and the average post-test score was 21.889 with a total score of 197. The average final test score was higher than the average initial test score of 6.778, which shows that Ritatoon media has an impact on children's sexual educationResearch Implications – The study's findings suggest that ritatoon media can be utilized as a teaching tool to help kids between the ages of five and six build their sexual literacy by giving them more insight into and information about learning activities that can help them become more sexually knowledgeable. via media and education, and serve as a resource for educators doing exercises aimed at promoting early sexual education.
ANALISIS KECERDASAN LINGUISTIK ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA EDUKATIF SEA WORD Atikah, Atikah; Azkia, Nurul; Aryanti, Wiwit Putri; Ningrum, Santika Ayu; Utami, Winda Sherly
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media edukatif Sea Word terhadap peningkatan kecerdasan linguistik anak usia dini di TK Islam Qonita Ridhollah. Media Sea Word dirancang untuk merangsang keterampilan berbahasa anak melalui pendekatan tematik yang menarik, yakni dunia laut, yang meliputi aktivitas interaktif, permainan, dan cerita yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi hasil pembelajaran anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Sea Word secara signifikan meningkatkan kemampuan linguistik anak, mencakup aspek keterampilan berbicara, berbahasa, pengenalan kosa-kata baru dan keterampilan merangkai kalimat dengan tepat. Anak-anak menunjukkan peningkatan kosa kata melalui pengenalan berbagai nama dan karakteristik hewan laut. Selain itu, aktivitas bercerita dan tanya jawab mendorong anak untuk lebih aktif berkomunikasi, menyusun kalimat, serta memahami informasi secara lebih mendalam. Penelitian ini menegaskan bahwa media "Sea Word" efektif sebagai alat bantu pembelajaran bahasa yang menarik dan mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi pengembangan kecerdasan linguistik anak usia dini
Utilizing Waste Materials as Art Learning Media in Early Childhood Education Erdaliameta, Annisha; Fitriana, Laila; Utami, Winda Sherly
Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education Vol 3 No 6 (2025): Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ajecee.v3i6.8052

Abstract

This study examines the use of diverse media and gaming technologies to provide tangible learning experiences in early childhood education, focusing specifically on learning media made from residual waste. The use of residual waste as a learning medium is grounded in its accessibility in children’s everyday environments and its potential to teach recycling and waste reduction. Adopting a qualitative research method with a descriptive approach, this study aims to describe the use of residual waste as a medium for early childhood art learning. The research was conducted at TK Negeri 6 Yogyakarta with 15 participants comprising the principal, teachers, and group B2 children. Data were collected through observation, documentation, and interviews, and were analyzed using the Miles and Huberman model, which involves data reduction, data display, and conclusion drawing or verification. The findings show that the use of residual waste as a learning medium is organized into three stages: implementation, planning, and evaluation. The use of residual waste has proven to be effective in art learning for young children because, through such learning media, children are free to create according to their own creativity and imagination.
Penguatan Kegiatan Kolaboratif Orang Tua dan Anak melalui Pembuatan Stik Keluarga Nabilla, Resya; Arvina, Rianti; Marefia, Asyifa; Indriyani, Jupita; Ramadhani, Nabila Putrii; Utami, Winda Sherly; IndryanI
Belalek Vol. 3 No. 2 (2025): BELALEK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (Journal of Community Services)
Publisher : Institut Agama Islam Sultan Muhammad Syafiuddin Sambas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37567/belalek.v3i2.4703

Abstract

This community service activity aims to strengthen parent–child collaboration through the creative activity of making “Family Sticks” at TK Al-Ghifari. Using a participatory method, the program was conducted in three stages: preparation, implementation, and evaluation. During the implementation, parents received material on the family’s role in early childhood education, followed by a collaborative craft activity using family-themed stick figures. The results indicate that this method effectively enhanced communication, emotional bonding, and cooperation between parents and children. The activity also stimulated children’s fine motor skills, language abilities, and self-confidence. Evaluation findings showed active participation and high enthusiasm among all participants. Overall, the “Family Stick” activity proved to be an effective method for strengthening harmonious interaction within the family.
Potret Pendampingan Orang Tua dalam Karya Kreatif Anak Putri Buma, Niken; Tamimah; Safitri, Santi; Azzahra, Bella; Mahasura, Dewi Sri; Utami, Winda Sherly; Idryani
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i1.76

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat peran pendampingan orang tua dalam aktivitas kreatif anak usia dini melalui pembuatan lampion dari botol plastik bekas di TK Al- Muslimah. Metode pengabdian dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan secara langsung dengan melibatkan anak dan orang tua secara kolaboratif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak lebih antusias, mampu mengeksplorasi kreativitas, serta mengembangkan keterampilan motorik halusnya. Orang tua berperan aktif sebagai pendamping dengan memberikan arahan ringan dan dukungan emosional. Evaluasi melalui tanya jawab menunjukkan bahwa kegiatan ini berdampak positif terhadap kreativitas anak dan kualitas interaksi orang tua dan anak.
Sosialisasi Pentingnya Peran Komunikasi dan Interaksi dalam Membangun Karakter Anak Novriliana, Chintia; Desra, Revani Alya; Nurceniya, Nadhira; Ambarini, Vanesya Fidiah; Maharani, Tusmita Puan; Utami, Winda Sherly; Indryani, Indryani
PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): PUBLICA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/publica.v4i1.78

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran orang tua, khususnya ibu, tentang pentingnya komunikasi dan interaksi positif dalam membangun karakter anak usia dini. Kegiatan dilaksanakan di TK Islam An-Nur, Pematang Sulur, Kecamatan Telanai, Kota Jambi, pada 28 November 2025 dengan melibatkan 15 pasang ibu dan anak serta didampingi 3 guru. Metode yang digunakan meliputi tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pada tahap persiapan, tim pengabdian melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, menyusun materi sosialisasi, serta menyiapkan media dan alat pendukung. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui sosialisasi edukatif dan praktik kolaboratif ibu dan anak melalui kegiatan menempel daun pada gambar pohon gugur sebagai media pembelajaran interaktif. Sosialisasi berfokus pada peran komunikasi dan interaksi positif dalam pembentukan karakter anak usia dini, kemudian dilanjutkan dengan praktik sebagai sarana penerapan komunikasi dua arah yang hangat dan suportif. Tahap evaluasi dilakukan secara deskriptif melalui pengamatan keterlibatan peserta dan umpan balik lisan dari ibu dan guru pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kualitas komunikasi ibu dan anak, ditandai dengan penggunaan bahasa yang lebih lembut, pemberian pujian, dan dukungan emosional. Anak tampak lebih percaya diri, kooperatif, dan antusias dalam menyelesaikan kegiatan bersama orang tua. Kegiatan ini juga memperkuat ikatan emosional ibu dan anak serta mendukung pembentukan karakter awal seperti tanggung jawab dan kemandirian, sehingga berpotensi memberikan dampak berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. 
Optimalisasi Bonding Ibu dan Anak Usia Dini melalui Kegiatan Kreatif Bloom Together di PAUD Kasih Sayang Sianipar , Widya Monica; Ningsi, Seli Oktavia; Lutfiyah, Nafsiyatu; Sari, Yunita Purnama; Fitriana, Dwi; Utami, Winda Sherly; Indryani, Indryani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 11 (2026): Januari
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i11.3728

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas interaksi dan kelekatan emosional antara ibu dan anak usia dini melalui aktivitas kreatif pembuatan gantungan hiasan jendela di PAUD Kasih Sayang. Metode pelaksanaan kegiatan disusun secara sistematis melalui tiga tahapan, yaitu perancangan, pelaksanaan, dan evaluasi. Tahap perancangan meliputi survei kebutuhan, observasi lingkungan, koordinasi dengan pihak sekolah, penyiapan alat dan bahan, serta pengaturan ruang kegiatan. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi, demonstrasi pembuatan kerajinan, praktik kolaboratif ibu dan anak dengan pendampingan guru dan tim pelaksana, serta pemberian apresiasi terhadap hasil karya. Tahap evaluasi dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan catatan lapangan untuk menilai keterlibatan peserta, kualitas interaksi ibu dan anak, serta kelancaran pelaksanaan kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada 28 November 2025 dan melibatkan 20 anak serta 15 ibu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya antusiasme tinggi, komunikasi yang hangat, serta kerja sama yang positif antara ibu dan anak. Selain itu, kegiatan ini memberikan dampak positif berupa peningkatan kemampuan motorik halus anak, tumbuhnya kepercayaan diri, serta terciptanya pengalaman kebersamaan yang bermakna. Program ini direkomendasikan untuk dikembangkan sebagai kegiatan rutin yang mendukung pendidikan keluarga dan penguatan peran orang tua di lingkungan PAUD.
Development of Anagram Flash Cards to Stimulate Early Literacy in Children Aged 5–6 Years Supriadi, Khusnul Mariyyah; Utami, Winda Sherly; Harianja, Sri Indriani
International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences Vol 4 No 1 (2026): International Journal of Humanities, Education, and Social Sciences
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ijhess.v4i1.8437

Abstract

This study addresses the problem of low early literacy skills among children aged 5–6 years in early childhood education units in Suka Karya Village, Jambi City, and aims to develop anagram flash card media to stimulate early literacy skills, including recognition of letters a–z, initial letters, and emergent writing. Using the ADDIE development model, limited to the teacher practicality test stage (analysis, design, development, and implementation), data were collected through teacher interviews, expert validation, and teacher response questionnaires. The results show that the developed anagram flash card media are considered very feasible, practical, and effective in supporting early literacy learning for children aged 5–6 years, as evidenced by material and media expert validation scores that increased at each assessment stage. In material validation, expert validator 1 rated the media at 80.56% and 88.89% (both very feasible), while expert validator 2’s ratings increased from 63.83% (feasible) to 77.78% and 94.44% (both very feasible). In media validation, expert validator 1’s assessment rose from 91.67% to 100%, and expert validator 2’s ratings moved from 95% to 90% and then 98.33%, all within the very feasible category. Teacher responses further indicated very high practicality, with a feasibility rating of 91.67%. These findings indicate that the anagram flash card media underwent significant improvement throughout the development process and are highly suitable for classroom use, contributing to the enhancement of children’s early literacy skills and underscoring the importance of innovative, multisensory media tailored to developmental stages in early childhood education. Future research is recommended to apply this media to larger samples and conduct direct classroom trials to strengthen empirical evidence of its effectiveness.
Co-Authors Adhatunnisa, Amel Afrita, Shinta Nadia Akhmad Fikri Rosyadi Amanda , Rizki Surya Amanda, Naya Yurika Amanda, Riski Surya Amanda, Rizki Surya Amanda, Yosi Nur Annisa Ambarini, Vanesya Fidiah Amelia, Eka Ardana, Nabilla Olivia Ardea, Zahara Salsabila Arvina, Rianti Aryanti, Wiwit Putri Atikah Atikah Azizah Aini Azkia, Nurul Azzahra, Bella Chandra, Zulia Desra, Revani Alya Dewi Rahayu Erdaliameta, Annisha Estianti, Reza Fadilla, Siti Fatihah, Aulia Rahma Fauziah, Ikrima Pebi Fitriana, Dwi Fitriana, Laila Fortuna, Sherina Dwi Haloho, Diva Grasiella Handayani, lusi Harahap, Nur Hasanah Harianja, Sri Indriani Hauri, Yana Hendra Budiono Hendra Sofyan Idryani Indrianti, Eva Indriyani Indriyani, Jupita Indryani Indryani, Indryani Julea, Thalitha Ariandinie Juwita Juwita, Gustiara K.A. Rahman Kartika, Dwy Anandia Kasmiati Khoiratih, Ade Irma Kurniyati, Feris Lestari, Suci Ayu Lutfiyah, Nafsiyatu Maharani , Putri Maharani, Tusmita Puan Mahasura, Dewi Sri Marefia, Asyifa Mazura, Mazura Melati, Sherin Azzahra Ismi Mutmainnah, Nadia Amanda Nabilla, Resya Nafisa, Zeskia Nella Ningrum, Santika Ayu Ningsi, Seli Oktavia Novriliana, Chintia Nurceniya, Nadhira Nurhidayati, Luthfi Nurjannah, Eka Nurlaksa, Nurlaksa Nyimas Muazzomi Octavia, Astri Oktasari, Nella Pammela, Issaura Sherly Pasa, Aura Diah Paulina, Roza Putri Buma, Niken Putri, Dea Putri, Nurrohmi Octriana Putri, Ramadani Fadilah Rachmadini, Indri Mutia Rahman, KA Rahman Rahmawati, Desy Dwi Ramadhani, Nabila Putrii Rismala, Nia Rosyadi, Akhmad Fikri Sabina, Nisanur Naswa Safitri, Santi Salsabila, Shilfa Sukma Sapitri, Eka Sapitri, Meli Saputri, Angeli Dinda Saputri, Dinda Ananta Sari, Ani Sartika Sari, Tiara Seprina, Artika Septiana, Reni Setiangi, Dea Mei Setiawati, Nursela Shoheri, Abim Sianipar , Widya Monica Simaremare, Tohap Pandapotan Sinta Wulandari Siregar, Masyunita Siska Sartika, Siska Sitanggang, Grace Lestari Sri Indriani Harianja SUKENDRO SUKENDRO, SUKENDRO Sumaya, Azzahra Supriadi, Khusnul Mar'iyyah Supriadi, Khusnul Mariyyah Suwandi, Silvi Ananda Syahana MZ, Oriza Putri Tamimah Tampubolon, Teti Trisnawati, Fitri Ayu Ubaidillah, Rahma Ubaidillah, Rahma Nazi Uswatul Hasni Wahidah, Zahrotil Yuliani, Reci Yunita Purnama Sari Zahyuni, Violita Zai, Dekristiani Zubaidah, Zubaidah Zubaidah