Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kekerasan Gender pada masa Pacaran Rinja, Rinja; Adijaya, Sarlan; Laxmi, Laxmi
JURNAL KABANTI: Kerabat Antropologi Vol 8 No 2 (2024): Volume 8, Nomor 2, Desember 2024
Publisher : Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/38s71t14

Abstract

This study aims to determine and describe the reasons for dating violence. The informants in this study amounted to 8 people, with the criteria of informants chosen, namely people who have been dating, are dating and have experienced violence during the dating period. Data collection in this study was casual observation and in-depth interviews. The results showed that the occurrence of violence was caused by unequal relations between men and women, dependence on boyfriends, excessive male dominance as boyfriends
Mencari Hidup Dengan Beternak Sapi : Studi Antropologi Gender Damayanti, Hana; Laxmi, Laxmi
JURNAL KABANTI: Kerabat Antropologi Vol 9 No 1 (2025): Volume 9, Nomor 1, Juni 2025
Publisher : Jurusan Antropologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/emaxay46

Abstract

This research aims to find out and describe how family members in Mulyasari Village, Mowila District, South Konawe Regency divide tasks and functions in the household. The informants for this research were seven people, consisting of women or hpusewives, and one person as the key informant, namely the Village Head as the main village figure. Data collection in this research was involved observation and in-depth interviews. The result of this research show that the division of tasks, roles and functions in the household is carried out according to their respective roles, however, women or housewives play the main oe important role in the process of activities both in raising cows and doin household work.
SISTEM PENGETAHUAN EKOLOGI TRADISIONAL MASYARAKAT TOLAKI DALAM KLASIFIKASI DAN PENGELOLAAN HUTAN DI DESA PAMANDATI, KONAWE SELATAN, SULAWESI TENGGARA Danial, Danial; Jaya, Sarlan Adi; Laxmi, Laxmi; Koodoh, Erens Elvianus; Jalil, Abdul; Zainal, Zainal
SENGKUNI Journal (Social Science and Humanities Studies) Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muda (PDM) Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37638/sengkuni.6.1.35-48

Abstract

Pengetahuan ekologi tradisional (PET) masyarakat Tolaki di Sulawesi Tenggara mencerminkan sistem pengelolaan hutan yang kompleks yang telah berkembang melalui berabad-abad interaksi langsung dengan ekosistem hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan dan menganalisis sistem klasifikasi hutan tradisional serta praktik pengelolaan yang dilakukan oleh masyarakat Tolaki. Masyarakat Tolaki telah menciptakan sistem klasifikasi hutan yang menyeluruh berdasarkan suksesi umur hutan (o'rawu, ana homa, laliwata, o'sambu, dan inalahi), jenis vegetasi, serta kontur geografis. Pandangan holistik mereka terhadap hutan mengintegrasikan dimensi ekonomi, budaya, dan religius yang mencerminkan prinsip-prinsip pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan. Praktik tradisional yang dilakukan mencakup sistem pertanian rotasi, protokol ritual (mo'oli), dan konservasi hutan keramat (kokarama). Sistem PET ini menunjukkan strategi pengelolaan adaptif yang telah berhasil mempertahankan keanekaragaman hayati hutan dan jasa ekosistem selama beberapa generasi, serta memberikan wawasan berharga untuk pendekatan pengelolaan hutan berkelanjutan di era kontemporer.
KAMPANYE PEMILU DAMAI TANPA HOAX BAGI KOMUNITAS PETANI MAKMUR DI KABUPATEN KONAWE SULTRA Laxmi, Laxmi; Aris, La Ode; Jabarudin, Jabarudin; Tamburaka, Sulvariani; Genggong, Marsia Sumule
EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): EJOIN : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Februari 2024
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/ejoin.v2i2.2375

Abstract

Tulisan ini merupakan hasil pengabdian kepada masyarakat mengenai Kampanye Pemilihan Umum Damai Tanpa Hoax pelaksanaannya di Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara. Metode pelaksanaanya dengan ceramah dan tanya jawab kepada Masyarakat komunitas Petani Makmur bersama Tim PKM Universitas Halu Oleo dan Universitas Lakidende dalam prosesnya Tim PKM, melakukan proses tanya jawab dan bertukar informasi, memberi kesempatan untuk mencurahkan pendapat bersama kepada para peserta mengenai kampanye pemilu damai Hoax, dan pemaparan materi oleh pihak Universitas Tim PKM. Hasil dari pengabdian masyarakat ini yakni peserta atau komunitas petani makmur memiliki kesadaran tentang pentingnya mengantisipasi maraknya berita Hoax yang berdampak negatif, dan untuk mengantisipasinya, maka hindari informasi yang mengandung Hoax yaitu dapat memahami pencegahan peyebaran berita hoaks dan memahami solusi untuk melawan Hoax. Tahap berikutnya peserta diharapkan dapat mensosialisasikan kembali bahaya Hoax ditengah-tengah masyarakat dan bagiamana solusi untuk menghindarinya agar tidak terpengaruh berita Hoax
Pengabdian Kepada Masyarakat Berkaitan Dengan Sosialisasi Perawatan Kebersihan Kandang Sapi dan Pemilihan Pakan Ternak Untuk Meningkatkan Kesehatan Hewan Peliharaan Di Desa Mulyasari Kabupaten Konawe Selatan Jers, La Ode Topo; Laxmi, Laxmi; Damayanti, Hana
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 3 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i3.360

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui seperti apa masyarakat melakukan perawatan kebersihan kandang sapi dan bagaimana pemilahan pakan pada ternak agar kesehatan ternak tetap terjaga. Lokasi pengabdian dilaksanakan di Desa Mulyasari Kecamatan Mowila Kabupaten Konawe Selatan dengan khalayak sasaran bersam para perempuan atau para ibu rumah tangga. Hasil pengabdian menunjukkan masyarakat melakukan perawatan kebersihan kandang disetiap harinya antara dipagi hari pada saat ternak sapi dibawa ke tempat gembala atau pada saat sore hari sebelum ternak sapi dibawa pulang kembali dikadang. Sementara dalam memberi pakan hanya memberikan pakan hijauan berupa rumput-rumputan segar yang dicari diperkebunan atau dilahan yang terdapat adanya rumput, adakalanya ternak sapi juga diberikan pakan berupa dedak yang dicampurkan batang pisang.
Women Workers at Sugarcane Mills at PT. Prima Alam Gemilang: A Study of Socialist Feminism Hermina, Sitti; Laxmi, Laxmi; Aris, La Ode
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 8, No 1.1 (2024)
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v8i1.1.1168

Abstract

The interest in working for a woman is influenced by various factors, one of which is the development of industry. Therefore, this article aims to find out the entry of women in Watu-Watu Lantari Jaya Village who are choosing to work at PT. Prima Alam Gemilang. Meanwhile, the data in this article were obtained through the method of observation involved, in-depth interviews corroborated with life history, then analyzed using the theory of Socialist Feminism by Heidi Hartman so as to answer the problems in this study as the results of the study show that women who work as employees at PT. Prima Alam Gemilang is a woman who works to strengthen family life. This condition can be interpreted as working as employees in the company can provide welfare to their families. In addition, there is an influx of women who work at PT in Watu-Watu Lantari Jaya Village. Prima Alam Gemilang, due to the various facilities provided for women, has a positive work environment in the company because the company prioritizes gender sensitivity and affirmative action for female workers.
Masyarakat Di Buton Utara Dalam Penerapan Pengetahuan Lokal Di Bidang Perkebunan Suraya, Rahmat Sewa; Niampe, La; Syahrun , Syahrun; Topo Jers, La Ode; Laxmi, Laxmi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 5 (2023): Innovative: Journal of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masyarakat pengelola jambu mete di Kabupaten Buton Utara memiliki pengetahuan lokal dalam menjaga dan meningkatkan produksi. Sejak lama masyarakat telah mengenal beberapa pengetahuan lokal dalam bidang pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bentuk penerapan pengetahuan lokal masyarakat untuk peningkatan produksi jambu mete di Kabupaten Buton Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode kualitatif. Pengumpulan data penelitian di lakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk pengetahuan lokal masyarakat dalam sektor pertanian jambu mete meliputi tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. pupuk organik yang digunakan didapatkan dari lingkungan alam sekitarnya. Saat membabat rumput kebun, rumput sisa babatan itu di biarkan menumpuk dan lapuk di bahwa pohon jambu sebagai upaya pemupukan organik. Selain itu juga bagi para petani di wilayah pesisir menggunakan sisa-sisa pembersihan ikan sebagai bahan pupuk organik. Kemudian untuk membasmi hama tanaman jambu mete dilakukan dengan cara membakar ikan lure dicampur garam di bawah pohon jambu mete, juga digunakan ramuan tradisional daun Tantaule, rumput laut (Konse), Gigi sotong (cumi-cumi) untuk membasmi hama di pohon jambu mete.
Sustaining Social Harmony: Exploring Community Cohesion through the Kondowa-Dongkala Village Festival in Buton Laxmi, Laxmi; Hermina, Sitti; Aris, La Ode; Koodoh, Erens E.; Zainal, Zainal
MUHARRIK: Jurnal Dakwah dan Sosial Vol. 6 No. 2 (2023): Muharrik: Jurnal Dakwah dan Sosial
Publisher : Fakultas Dakwah Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The traditional village festival demonstrates the essence of unity values, catalyzing social cohesion within the community. Various cultural manifestations, such as customary deliberations, traditional ceremonies, and local arts performances, signify the underlying social system. This study aims to elucidate the social cohesion among the Kondowa-Dongkala community through the village festival in Buton. Employing a qualitative research method, data were collected through in-depth interviews with key informants, including Parabela Anamohane and local community members actively involved in the festival proceedings. The findings reveal that the village festival is an annual event, preceded by a village deliberation to establish customary laws governing community behavior on land and sea. Conservation efforts are evident in prohibiting marine resource extraction within the kaombo area for one year, followed by communal utilization during the festival. Each night is marked by local art performances featuring traditional drumming and dances by various age groups, underscoring the village festival's cultural richness and social cohesion.
Pelatihan Bagi Sanggar Seni Mustika Budaya Jawa Timur dan Penyerahan Teknologi Inovasi Alat Produksi Seni dan Kostum Penari utuk Penguatan Kapasitas dari Program Inovasi Seni Budaya Nusantara (PISN) Universitas Halu Oleo : Pengabdian Laxmi, Laxmi; Sumiman Udu; Wa Ode Sifatu; Syahrun, Syahrun; Muh Reynaldi Ismail; Rizky Nur Amalia; Buyung Febriana, M
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3522

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas artistik di Sanggar Seni Mustika Budaya, Kabuapaten Konawe Selatan Desa Mataupe Kecamatan Andolo Barat, melalui pelatihan dan penyerahan teknologi inovasi alat produksi seni serta kostum penari. Program dilaksanakan dalam tiga tahap: identifikasi kebutuhan, pelatihan teknis, dan pendampingan pasca-penyerahan alat dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi visual. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi kerja sebesar 40% dan peningkatan kualitas detail artistik pada kostum tari Punjari dan Jaranan Buto. Penyerahan alat seperti lighting system modern dan pemotong otomatis berkontribusi pada peningkatan mutu pertunjukan yang ditampilkan dalam pementasan kedua tarian. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan semangat kolaborasi, tanggung jawab, dan profesionalisme anggota sanggar. Program ini membuktikan bahwa sinergi antara seni, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan kualitas karya serta memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Edukasi Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional Sebagai Upaya Preservasi Pengetahuan Etnomedisin dan Peningkatan Kesehatan Masyarakat Aso, La; Lindayani, Lilik Rita; Sifatu, Wa Ode; Laxmi, Laxmi; Putri, Elsa Septiani; Sardila, Sardila; Aryanti, Niluh Eva
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Maret 2026
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v7i1.746

Abstract

Pembangunan kesehatan di Indonesia bertujuan untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Bangsa Indonesia telah lama menggunakan tanaman berkhasiat obat sebagai salah satu upaya dalam menanggulangi masalah kesehatan. Pengetahuan ini perlu dilestarikan karena merupakan warisan budaya yang harus dijaga keberlanjutannya. Namun demikian, terdapat kekhawatiran apabila penyehat tradisional (hattra) di Indonesia tidak melakukan regenerasi pengetahuan etnomedisinnya, maka pengetahuan tersebut akan hilang. Selain itu, dalam perkembangannya sering dijumpai ketidaktepatan penggunaan obat tradisional karena kesalahan informasi maupun cara penggunaannya. Melalui artikel ini penulis menyajikan upaya yang telah dilakukan sebagai bentuk konservasi pengetahuan etnomedisin dan edukasi cara yang tepat dalam memanfaatkan tumbuhan obat tradisional kepada masyarakat. Sasaran kegiatan ini adalah masyarakat di wilayah Kelurahan Padaleu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Metode yang digunakan yaitu ceramah dan diskusi interaktif. Sumber rujukan dari kegiatan edukasi yaitu dokumen resmi yang disusun oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang disebut Formularium Ramuan Obat Tradisional Indonesia (FROTI). Hasil penyuluhan ini menunjukkan keberhasilan karena tingkat pengetahuan peserta meningkat dari skor rata-rata sebesar 72,5 menjadi 94,12 (30%). Kesimpulannya, masyarakat memahami bahwa tumbuhan obat tradisional dapat bermanfaat untuk meningkatkan derajat kesehatan bila dipergunakan secara tepat yaitu tepat dosis, cara dan waktu penggunaan serta pemilihan bahan ramuan yang sesuai dengan indikasi penggunaannya.