Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pelatihan Bagi Sanggar Seni Mustika Budaya Jawa Timur dan Penyerahan Teknologi Inovasi Alat Produksi Seni dan Kostum Penari utuk Penguatan Kapasitas dari Program Inovasi Seni Budaya Nusantara (PISN) Universitas Halu Oleo : Pengabdian Laxmi, Laxmi; Sumiman Udu; Wa Ode Sifatu; Syahrun, Syahrun; Muh Reynaldi Ismail; Rizky Nur Amalia; Buyung Febriana, M
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3522

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas artistik di Sanggar Seni Mustika Budaya, Kabuapaten Konawe Selatan Desa Mataupe Kecamatan Andolo Barat, melalui pelatihan dan penyerahan teknologi inovasi alat produksi seni serta kostum penari. Program dilaksanakan dalam tiga tahap: identifikasi kebutuhan, pelatihan teknis, dan pendampingan pasca-penyerahan alat dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi visual. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan efisiensi kerja sebesar 40% dan peningkatan kualitas detail artistik pada kostum tari Punjari dan Jaranan Buto. Penyerahan alat seperti lighting system modern dan pemotong otomatis berkontribusi pada peningkatan mutu pertunjukan yang ditampilkan dalam pementasan kedua tarian. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan semangat kolaborasi, tanggung jawab, dan profesionalisme anggota sanggar. Program ini membuktikan bahwa sinergi antara seni, teknologi, dan pemberdayaan masyarakat mampu meningkatkan kualitas karya serta memperkuat ekonomi kreatif berbasis komunitas.
Pelatihan Bagi Pengrajin Pandai Besi di Pulau Binongko Kabupaten Wakatobi Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai Strategi Meningkatkan Bentuk dan Kualitas Produk Samdin, Samdin; Palilati, Alida; Zaid, Sudirman; Laxmi, Laxmi; Akifah, Akifah; Mirna, Wa; Amalia, Rizky Nur; Ismail, Muh. Reynaldi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk memperkuat kapasitas kelembagaan para pengrajin pandai besi di Pulau Binongko, Kabupaten Wakatobi, yang secara historis dikenal sebagai pusat keahlian pengrajin pandai besi di Sulawesi Tenggara. Tujuan utama kegiatan ini adalah: (1) mengidentifikasi dan melembagakan para pengrajin pandai besi di Pulau Binongko sehingga mereka memiliki struktur organisasi yang lebih kuat; (2) mengkolaborasikan peran para stakeholder, termasuk pemerintah daerah, akademisi, dan dunia usaha dalam upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan pengrajin; serta (3) memfasilitasi penyediaan sarana dan prasarana kerja bagi para pengrajin melalui model kolaborasi berkelanjutan. Bahan dan metode: Metode pada pelaksanaan pengabdian ini yaitu metode ceramah, diskusi, tanya jawab dan praktik langsung, peserta pelatihan mendapatkan pendampingan intensif mengenai teknik produksi, pengelolaan usaha, serta strategi meningkatkan kualitas produk. Pendekatan kolaboratif ini tidak hanya bertujuan meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga mendorong semangat pemberdayaan masyarakat setempat agar tradisi dan keahlian asli di Pulau Binongko tetap lestari serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Hasil: Program ini menghasilkan pemetaan lengkap terhadap keberadaan dan kebutuhan pengrajin pandai besi di Pulau Binongko, terbentuknya kelembagaan awal kelompok pengrajin, meningkatnya pengetahuan teknis mengenai peningkatan kualitas produk, serta tersedianya bantuan sarana penunjang berupa peralatan dasar pendukung produksi. Selain itu, kolaborasi antar stakeholder menunjukkan efektivitas dalam mempercepat penyediaan kebutuhan pengrajin dan membuka peluang pemasaran produk ke wilayah yang lebih luas. Kesimpulan: Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berkontribusi signifikan dalam memperkuat kapasitas pengrajin pandai besi melalui penguatan kelembagaan, peningkatan keterampilan, serta penyediaan sarana produksi. Model kolaborasi berkelanjutan antar stakeholder terbukti menjadi pendekatan yang efektif untuk mendukung keberlanjutan usaha pengrajin serta melestarikan warisan budaya tempa khas Pulau Binongko.