Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pengembangan Minat dan Bakat Anak Usia Dini Berkebutuhan Khusus Yuniatari, Yuniatari; Na’imah, Na’imah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 4 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v4i2.117

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya yang dilakukan lembaga PAUD dalam mengembangkan minat dan bakat anak usia dini berkebutuhan khusus. Minat dan bakat ABK sangat penting dikembangkan sejak dini agar potensi yang dimiliki anak dapat dimaksimalkan sehingga dapat berguna bagi keberhasilan hidup anak di masa mendatang meskipun dengan hambatan yang dimilikinya. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yaitu pengumpulan data menggunakan teori-teori yang relevan dengan topik penelitian. Studi pustaka meliputi proses universal seperti identifikasi teori, temuan pustaka, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan sekolah dan orang tua dapat mengembangkan minat dan bakat anak sesuai yang dimiliki anak. Beberapa upaya yang dapat dilakukan lembaga PAUD dalam mengembangkan minat dan bakat, yaitu identifikasi minat dan bakat anak; membangun kerjasama dengan orangtua; perhatikan kecerdasan anak; amati tingkah laku anak dan berikan stimulus; dan berikan dukungan positif pada anak.
Kajian Sistem Penilaian Portofolio Berdasarkan Kompetensi Pedagogik Guru Jannah, Miftahul; Sukiman, Sukiman; Na’imah, Na’imah
Aulad: Journal on Early Childhood Vol. 5 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.273

Abstract

Kompetensi pedagogik harus dimiliki oleh setiap guru, termasuk para guru RA Rumah Kreatif Wadas Kelir Purwokerto. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis implementasi sistem penilaian portofolio berdasarkan kompetensi pedagogik guru di RA Rumah Kreatif Wadas Kelir serta dampak positif dan negatifnya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif, dan teknik pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Teknik analisis dilakukan secara induktif; reduksi, display data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Sistem penilaian portofolio diimplementasikan berdasarkan kompetensi pedagogik oleh para guru di RA Rumah Kreatif Wadas Kelir Purwokerto. Kompetensi pedagogik meliputi penguasaan ilmu pendidikan, pemahaman dan pengembangan potensi peserta didik, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran, serta sistem evaluasi pembelajaran. (2) Dampak positif atas implementasi penilaian portofolio berdasarkan kompetensi pedagogik disediakan berbagai media yang mendukung terlaksana kegiatan penilaian. (3) Dampak negatifnya, sebagian besar SDM tidak memiliki kualifikasi akademik guru PAUD
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KESEHATAN DENGAN MINAT KUNJUNGAN ULANG PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS PEUREULAK AKBAR, FAHRISAL; Na’imah, Na’imah; Ramadhana, Phossy Vionica
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2025): MARET 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i1.42752

Abstract

Kualitas layanan kesehatan yang diterima oleh para pasien di Puskesmas telah menjadi issue sensitive. Saat ini banyak ditemukan pengalaman berobat yang kurang menyenangkan sehingga menimbulkan citra negatif yang membuat pasien enggan untuk melakukan kunjungan ulang berobat. Hal ini dipicu oleh berbagai faktor diantaranya kurang ramahnya pelayanan, waktu tunggu yang terlalu lama serta kurangnya rasa empati dari para petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan keramahan, waktu tunggu, empati dengan minat kunjungan ulang pasien. Penelitian bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian pasien rawat jalan Poli Umum dengan kriteria usia >17 tahun dan minimal pernah berobat 1 kali kunjungan. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling  dengan jumlah 100 responden. Instrumen meliputi lembar kuesioner, lembar observasi, sound/video recorder, laptop, software SPSS. Tahap awal metode analisis data adalah editing, coding, entry data/ cleaning, analyzing dengan sistem komputerisasi. Metode analisis data kuantitatif univariate dan bivariate menggunakan uji statistik chi square dan disajikan ke dalam bentuk tabel tabulasi silang crosstab. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa sebagian besar responden kurang berminat melakukan kunjungan ulang 59%. Terdapat hubungan yang bermakna antara keramahan petugas kesehatan, waktu tunggu dan empati dengan minat kunjungan ulang pasien di Puskesmas Peureulak Aceh Timur dengan p-value  masing-masing 0,000. Pengalaman berobat yang menyenangkan diikuti dengan pelayanan yang maksimal dari para tenaga kesehatan, seperti inisiatif untuk menegur terlebih dahulu, menyapa, berkomunikasi secara intens dengan nada yang lemah lembut. Langkah-langkah konkrit dengan mengedepankan psikologis dibutuhkan dalam membangun kedekatan emosional antara Nakes dengan pasien di Puskesmas Peureulak Aceh Timur.  
SURVEY OF THE IMPACT OF THE COVID-19 PANDEMIC ON SMOKING BEHAVIOR IN ACEH Septiani, Riza; Jannah, Miftahul; Laila, Nurnarita; Hasnur, Hanifah; Presilawati, Febyolla; Na’imah, Na’imah; Gusweni, Mira
Jukema (Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Kesehatan Masyarakat Aceh (JUKEMA)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37598/jukema.v9i2.1986

Abstract

Background: The COVID-19 pandemic has significantly impacted the decline in human quality of life across various aspects. The direct impact of the COVID-19 pandemic is evident in the health aspect, such as the high number of positive cases and deaths due to COVID-19. One of the groups considered vulnerable to Coronavirus infection is smokers.  This research aims to understand the impact of the COVID-19 pandemic on smoking habits and changes in smoking patterns, as well as smoking behavior (cigarette consumption, smoking areas, access, and ease of purchasing cigarettes) during the COVID-19 pandemic in Aceh. Method: This research employs descriptive analytics using a Cross-sectional approach. The sampling technique used in this study is Convenience/Accidental sampling with a sample of 255 respondents. The instrument used was an online survey in Google Form format distributed through WhatsApp, and the data were analyzed using Univariate analysis. Results: The survey indicates that concerning the intention to quit smoking, 22% of respondents stated that during the COVID-19 period, they had already tried to quit smoking, and another 48% of respondents intended to quit, although they had not succeeded yet. Based on the  number of cigarettes consumed, 54% of respondents had reduced smoking, and 26% of respondents intended to reduce but found it challenging. Regarding respondents' knowledge about cigarettes and COVID-19, 90% of respondents had good to fairly good knowledge about preventing the spread of COVID-19, 69% of respondents had received information from various media, with the majority receiving information from social media and print media. Concerning access to purchasing cigarettes, 77% of respondents directly purchased from stalls, shops, or local stores, and the majority bought cigarettes every day or every 2-3 days. In terms of respondents' perceptions of cigarettes and COVID-19, 22% of respondents stated that cigarettes were a risk factor for COVID-19, 1% considered cigarettes to be a protective factor, and 77% were undecided. Conclusion: The survey indicates a change in the  number of cigarettes consumed by respondents before and after the COVID-19 pandemic. Therefore, there is a need to  maximize of health promotion related to cigarettes and COVID-19, as well as strengthened the implementation of smoke-free areas (KTR - Kawasan Tanpa Rokok) and smoke-free homes. Consistent implementation of smoke-free areas is expected to improve public health, especially in controlling the risk factors for diseases and deaths caused by smoking and enhancing a healthy and clean living culture within society.
INOVASI PENGELOLA MASJID JOGOKARIYAN DALAM KAJIAN KE ISLAMAN DI ERA DIGITALISASI Pradipa, Rafi; Na’imah, Na’imah; Kiram, Syaiful; Auf, Muhammad Azmi; Huda, Syariful
Idaarah: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol 9 No 1 (2025): JUNI
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/idaarah.v9i1.57101

Abstract

This study was conducted to find the form of innovation of the Jogokariyan Mosque management in Islamic studies in the digitalization era, the supporting factors for implementing innovation, and its impact or implications for society. This type of research was conducted using a descriptive qualitative method. To obtain data for this study, the researcher came directly to the location, namely the Jogokariyan Mosque in Yogyakarta. To get an overview of the object, the researcher interviewed several components in the mosque, observation, and documentation. The results of this study show 1) Jogokariyan Mosque Integrates Technology in Islamic Preaching & Study Activities: In the form of Using Social Media Including; Instagram, Facebook, Jogokariyan Mosque YouTube channel, WhatsApp, Tiktok. 2) Good mosque management, the totality of the administrators to prosper the Jogokariyan Mosque, Facilities and infrastructure that make the congregation comfortable, The prosperity of the mosque which also has an impact on Islamic study activities at the Jogokariyan mosque, Support from various parties who help each other. 3) Facilitate the congregation to follow Islamic studies from any location and increase the number of congregation participation, Increase the involvement of the younger generation who are more familiar with digital technology, Studies conducted online contain interesting themes that are happening in society so that the community can find the best solution, Provide facilities and understanding to the community to be able to follow various studies that exist including; Subuh Study, Ummida Study, Tuesday Night Study, Wednesday Night Study, Ahad Legi Study, Aisyiyah Study.
Pendidikan Politik bagi Pemilih Pemula sebagai Implementasi Hak Partisipasi Masyarakat berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik Kiswanto, Hadi Nur; Purbadiri, Anies Marsudiati; Na’imah, Na’imah; Sudjatmiko, Sudjatmiko
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 5 No. 2 (2025): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v5i2.4865

Abstract

Pasal 1 angka 4 UU Nomor 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik menyebutkan bahwa Pendidikan Politik adalah proses pembelajaran dan pemahaman tentang hak, kewajiban dan tanggungjawab setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dikatakan pula, pendidikan politik merupakan sarana untuk menyampaikan berbagai informasi yang diperlukan oleh masyarakat, terutama masalah hak-hak politiknya. Kemudian Pasal 11 ayat (1) huruf a menyatakan bahwa Partai Politik berfungsi sebagai wahana melaksanakan pendidikan politik bagi anggota partai dan masyarakat luas agar menjadi warga negara Indonesia yang sadar akan hak dan kewajibannya, termasuk hak dan kewajiban dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum, karenanya sangat urgen untuk diajarkan kepada para calon pemilih pemula. Tujuannya agar para pemilih pemula dapat menempatkan dirinya untuk berpartisipasi secara bijak dan bertanggungjawab dalam kontestasi pemilihan umum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif, yang berarti mengedepankan ketentuan perundang-undanganan sebagai sumber bahan hukum primer. Hasil pembahasannya bahwa pendidikan politik sangat tepat diajarkan kepada pemilih pemula dalam rangka menumbuhkan kesadaran terhadap hak dan kewajibannya di bidang politik serta memperluas wawasan berpikirnya sehingga mampu berperan aktif pada setiap proses pemilihan umum dengan menentukan pilihan organ politik atau tokoh yang sesuai dengan aspirasinya untuk turut membangun bangsa dan negara melalui pelaksanaan hak pilihnya. Bahwasanya memberikan pendidikan politik kepada pemilih pemula secara implisit menjadi ruang untuk memberikan kesempatan berpartisipasi dalam penentuan kebijakan yang hendak diperjuangkan melalui partai politik.
Pembelajaran Berbasis Alam untuk Menstimulasi Kecerdasan Naturalistik Anak Generasi Alfa di Era Digital Sari, Rahma; Na’imah, Na’imah; Falah Qomariah, Nurul; Dewi, Kurnia; Febriyanti, Febriyanti
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 6 No. 1 (2025): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v6i1.1387

Abstract

Era digital telah menggeser pola interaksi anak dari lingkungan alam ke dunia digital, sehingga menghambat perkembangan kecerdasan naturalistik anak usia dini, khususnya Generasi Alfa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pembelajaran berbasis alam dalam menstimulasi kecerdasan naturalistik anak. Penelitian dilakukan di TK Alam Palembang menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini melibatkan 15 anak usia 5–6 tahun  Kelompok B sebagai subjek penelitian dan dilaksanakan selama 1 Minggu pada bulan Desember 2024. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber, waktu, dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kegiatan eksploratif seperti berkebun, pengelolaan limbah, green lab, dan proyek keberlanjutan secara nyata meningkatkan kemampuan anak dalam mengenali, memahami, dan berinteraksi dengan alam secara empatik. Selain itu, pembelajaran ini juga menanamkan nilai karakter peduli lingkungan serta mendorong keterlibatan sosial melalui kerja sama dan kolaborasi dalam proyek berbasis alam. Dukungan orang tua dan komunitas turut memperkuat keberhasilan implementasi pembelajaran ini. Dengan demikian, pembelajaran berbasis alam terbukti menjadi pendekatan transformatif yang tidak hanya menstimulasi kecerdasan naturalistik anak, tetapi juga membentuk generasi yang sadar lingkungan dan berorientasi pada keberlanjutan.
Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Moral Pada Anak Usia Dini Fitri, Mardi; Na’imah, Na’imah
Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 1 (2020): Al-Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/ajipaud.v3i1.6500

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan dengan menganalisis studi kepustakaan dari berbagai buku-buku dan jurnal-jurnal ilmiah. Penelitian yang dilakukan ini bertujuan untuk mencari tahu penyebab yang dapat meningkatkan perkembangan moral anak yang berusia dini. Sedangkan metode penelitian menggunakan library research dan jenisnya berupa penelitian deskriptif. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa perkembangan moralitas anak yang berusia dini memperlihatkan adanya proses perubahan tingkah laku, budi pekerti, akhlak, maupun karakter anak untuk memiliki perkembangan yang baik. Perkembangan perilaku pada anak disebabkan oleh faktor lingkungan terdekat atau sekitarnya. Perkembangan tersebut dapat berupa keadaan situasi lingkungan, konteks individu, atau kepribadian seseorang dalam konteks sosial atau cara berintraksi dengan lingkungan sekitar dalam bermasyarakat. Hal ini membuktikan bahwa perlu adanya peran orang tua atau pendidik dalam membimbing anak yang masih berusia dini, karena hal tersebut akan mempengaruhi perkemban yang terjadi pada diri anak dimasa yang akan datang. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pengaruh perkembangan moral pada anak usia dini dipengaruhi oleh faktor keseharian anak dalam lingkungan sekitarnya, sehingga perlu adanya suatu pembelajaran pada anak mengenai nilai-nilai positif yang akan mengajarkan anak baik secara moral maupun sosialemosiaonalnya.
Integrating Qur'anic Values and Pepali Pitu in Islamic Education Management Auf, Muhammad Azmi; Na’imah, Na’imah; Pradipa, Rafi; Abror, Abdillah Naufal; Huda, Syariful
Peradaban Journal of Religion and Society Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Pustaka Peradaban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59001/pjrs.v4i2.462

Abstract

In the contemporary era of globalization, Islamic education faces the critical challenge of preserving its distinct identity while effectively adapting to modern demands. This study addresses this challenge by analyzing the integration of Qur'anic values within Sunan Drajat's Pepali Pitu teachings and evaluating their relevance as a local Islamic heritage for Islamic education management. Employing a descriptive qualitative approach based on library research, the study utilized primary data from Pepali Pitu quotations and Qur'anic verses, supplemented by secondary literature on Islamic education, local wisdom, and value-based management. Findings reveal that the seven moral maxims of Pepali Pitu, encompassing social, spiritual, and ethical values, are substantively aligned with Qur'anic principles. These principles are demonstrated to serve as a foundational value system for managing Islamic educational institutions, particularly in shaping leadership models grounded in spirituality, social responsibility, and managerial ethics. The study underscores that local wisdom, exemplified by Pepali Pitu, need not be abandoned amidst global shifts; instead, it offers a strategic framework for developing Islamic education systems that are both deeply rooted in identity and adaptable to contemporary challenges. This integration provides a pathway to preserving traditional roots while ensuring global relevance.
Penggunaan Teknik Komunikasi Antar Personal dalam Penguatan Imunisasi: Use of Interpersonal Communication Techniques in Strengthening Immunization Baharuddin, Dharina; Arlianti, Nopa; Syahirah, Arifah; Septiani, Riza; Wardiati, Wardiati; Na’imah, Na’imah
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 12 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i12.7768

Abstract

The government in Indonesia continues to focus its attention on the problem of stunting (shortness). In 2022, the prevalence of stunting was 31.2%. Meanwhile, in Aceh Besar Regency's Atong Village, 5% of children under the age of five were stunted. Infectious disease is one of the stunting risk factors that immunization can help avoid. Therefore, the aim of executing this community service in Atong village is to raise the community's knowledge and awareness of child vaccination in the future. The method conducted was Inter-Personal Communication (KAP), which has an instructional and engaging model. The implementation employed instructive entertaining games and songs to demonstrate the efficacy of immunization and its schedule. The respondents included adults and the elderly who will support childhood immunization today and in the future. The activity lasted one day and began with an introductory game, followed by listening to one another in the form of a critical thinking stage about the types of diseases that children suffer from, a stage of finding ways to maintain children's health, a learning stage about types of immunizations, and a commitment stage to carry out routine immunizations. There were 60 persons in attendance, and all of them were quite enthusiastic about learning. The KAP approach was successful in getting people interested in learning about immunization. KAP strategies should be used in various sensitive educational settings in the community.