p-Index From 2021 - 2026
10.277
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

KONSUMSI MAKANAN, KOPI DAN KEBIASAAN MEROKOK TERHADAP KEBIASAAN TIDUR SUPIR OJEK ONLINE DI DAERAH CIPEDAK Nilamwati Adelia; Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi; Yessi Crosita; Firlia Ayu Arini
Medika Respati : Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 18, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35842/mr.v18i2.820

Abstract

Latar belakang: Supir ojek online merupakan profesi yang paling dibutuhkan masyarakat sekarang. Supir ojek online bekerja tanpa ada aturan waktu yang mengaturnya. Mereka bekerja sesuai dengan keinginan dan pesanan yang masuk. Sehingga membuat jadwal makan mereka tidak teratur. Selain itu juga, agar tidak mengantuk mereka sering merokok dan minum kopi. Kebiasaan ini berdampak pada kebiasaan tidurnya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konsumsi makanan, kebiasaan minum kopi dan kebiasaan merokok terhadap kebiasaan tidur supir ojek online di Cipedak. Metode :  Desain penelitian pada penelitian ini adalah cross-sectional. Responden yang dilibatkan sebanyak 35 orang. Pemilihan responden dilakukan secara purposive. Uji statistik yang digunakan untuk menganalisis pada penelitian ini adalah uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa tidak terdapat hubungan antara konsumsi makanan (p=0,404) dengan kebiasaan tidur. Terdapat hubungan kebiasaan minum kopi (p<0,05) dan kebiasaan merokok (p<0,05) terhadap kebiasaan tidur supir ojek online. Kesimpulan: Kebiasaan mengonsumsi kopi dan merokok dapat mempengaruhi kebiasaan tidur supir ojek online.    
KANDUNGAN GULA ES KRIM YANG DISUKAI MAHASISWA DEPOK Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi; Firlia Ayu Arini; Avliya Quratul Marjan; Salsabila Firdausiyah Nur Habieb
GIZI INDONESIA Vol 46 No 2 (2023): September 2023
Publisher : PERSATUAN AHLI GIZI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36457/gizindo.v46i2.924

Abstract

The prevalence of obesity in Indonesia is always increasing every year. Depok City occupies the second position with the highest prevalence of obesity in West Java. One of the causes of obesity is the habit of consuming foods containing added sugar such as ice cream. This is supported by the opening of many ice cream shops. This study aims to look at the description of ice cream consumption habits in college students, the amount of sugar content in ice cream and the relationship between ice cream consumption habits and nutritional status. The method used is descriptive observational to see the habit of consuming ice cream. Habits include frequency, preference, and type of ice cream. The questionnaire was distributed online via social media. Laboratory tests were carried out to see the content of macronutrients and sugar content (glucose, sucrose and fructose). The data analysis used was crosstabulation and chi-square test. The number of students involved was 938 students from 34 universities in Depok City. The nutritional status of Depok students was mostly normal (65.6%). Most Depok college students often eat ice cream with a frequency of 1-2 times a week. There are 83 types of ice cream variants that are often consumed by Depok students. The content of ice cream consumed was in the range of protein 2.6 - 3.7 gr, fat 4.4-7.06 gr, carbohydrates 24.3-76.1 gr, total sugar 13.2-30.0, and total calories of 154.1-383.1 kcal. There is no relationship between ice cream consumption habits and the nutritional status of Depok students (p=0.679). Ice cream contributes to fulfilling 7-20 percent of RDI and half of the daily sugar recommendation, so it is necessary to limit the consumption of ice cream. ABSTRAK Prevalensi obesitas di Indonesia selalu mengalami peningkatan setiap tahunnya. Kota Depok menempati posisi kedua prevalensi obesitas tertinggi di Jawa Barat. Salah satu penyebab kejadian obesitas adalah kebiasaan mengonsumsi makanan mengandung gula tambahan seperti es krim. Hal ini didukung dengan banyak dibuka toko es krim. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran kebiasaan konsumsi es krim pada mahasiswa, jumlah kandungan gula pada es krim serta hubungan kebiasaan konsumsi es krim dengan status gizi. Metode yang digunakan adalah observasional deskriptif untuk melihat kebiasaan konsumsi es krim. Kebiasaan meliputi frekuensi, preferensi, dan jenis es krim. Kuesioner disebarkan secara online melalui media sosial. Uji laboratorium dilakukan melihat kandungan zat gizi makro dan kandungan gula yaitu glukosa, sukrosa dan fruktosa. Analisis data yang digunakan yaitu crosstabulation dan uji chi-square. Jumlah mahasiswa yang terlibat sebanyak 938 mahasiswa yang berasal dari 34 universitas di Kota Depok. Status gizi mahasiswa Depok sebagian besar normal (65,6%). Sebagian besar mahasiswa Depok sering mengonsumsi es krim dengan frekuensi 1-2 kali seminggu. Jenis varian es krim yang sering dikonsumsi mahasiswa Depok sebanyak 83 jenis. Kandungan es krim yang dikonsumsi berada pada rentang protein 2,6 – 3,7 gr, lemak 4,4 – 7,06 gr, karbohidrat 24,3 – 76,1 gr, gula total 13,2-30,0 serta total kalori sebesar 154,1-383,1 kkal. Tidak terdapat hubungan antara kebiasaan konsumsi es krim dengan status gizi mahasiswa Depok (p=0,679). Es krim berkontribusi memenuhi 7-20 persen kebutuhan gizi serta setengah rekomendasi gula harian, sehingga perlunya dibatasi konsumi es krim. Kata kunci: es krim, gula, kalori, mahasiswa
DURASI : Edukasi Pemberian MPASI di Kelurahan Cisalak Pasar Krisanti Nurbaiti; Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi; Nur Intania Sofianita; Firlia Ayu Arini
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i11.12489

Abstract

ABSTRAK Baduta adalah anak berusia di bawah 2 tahun. Masa ini adalah masa keemasan dimana sedang dalam masa perkembangan dan pertumbuhan. Anak dalam  masa ini memerlukan asupan zat gizi seimbang untuk mencapai berat badan dan tinggi badan optimal. Untuk mencapai status gizi yang optimal pada anak 6-24 bulan dilakukan dengan pemberian Makanan Pendamping ASI dengan benar dan tepat mulai dari usia pemberian, tekstur, frekuensi, porsi, dan variasi. Menurut riskesdas 2018, cakupan pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang sesuai standar hanya 46,6%.  MPASI merupakan makanan atau minuman yang mengandung zat gizi, diberikan kepada bayi atau anak usia 6-24 bulan, dan diberikan secara bertahap sesuai dengan usia serta kemampuan pencernaan bayi guna memenuhi kebutuhan gizi. Memberikan edukasi tentang pola pemberian MPASI yang sesuai di Cisalak Pasar Kota Depok. Metode yang digunakan adalah dengan penyuluhan menggunakan poster secara door to door. Analisis data diuji menggunakan uji Wilcoxon. Hasil yang didapatkan terdapat perbedaan antara nilai pretest dan posttest (p<0,05) atau terdapat pengaruh intervensi melalui kegiatan penyuluhan pengetahuan tentang pemberian MPASI pada ibu baduta di Cisalak Pasar Kota Depok. Kata Kunci: Baduta, Edukasi, Makanan Pendamping ASI, Poster    ABSTRACT Baduta is a child under 2 years old. This period is a golden age where it is in a period of development and growth. Children at this time require a balanced intake of nutrients to achieve optimal weight and height. To achieve optimal nutritional status in children 6-24 months, it is done by giving complementary feeding correctly and appropriately starting from the age of administration, texture, frequency, portion, and variety. According to riskesdas 2018, the coverage of complementary complementary feeding according to standards is only 46.6%. MPASI is food or drink containing nutrients, given to infants or children aged 6-24 months, and given gradually according to the age and digestive ability of the baby to meet nutritional needs. Providing education about appropriate patterns of giving complementary feeding at the UPTD Puskesmas Cisalak Pasar Depok City. The method used is counseling using posters. Data analysis was tested using the Wilcoxon test. The results obtained showed that there was a difference between the pretest and posttest values (p <0.05) or there was an influence of intervention through knowledge outreach activities about giving MPASI to under-aged mothers in Cisalak Pasar, Depok City. Keywords: Baduta, Breast Milk Complementary Foods, Education, Poster
THE EFFECT OF NUTRITION EDUCATION USING CARDS AND VIDEOS ON FRUITS AND VEGETABLES KNOWLEDGE Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi; Gendis Fathia Fajarina
Darussalam Nutrition Journal Vol. 7 No. 2 (2023): Darussalam Nutrition Journal
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/dnj.v7i2.10350

Abstract

Background: Based on the results of the 2018 Riskesdas report, approximately 95.5% of the Indonesian population has insufficient consumption of vegetables/fruits. The impact of inadequate fruit and vegetable consumption can lead to several nutritional problems, such as obesity in schoolchildren and digestive disorders. One of the efforts that can be made to provide information related to fruits and vegetables is through educational interventions. Objective: To determine the influence of nutrition education using card games and animated videos on the knowledge of fruits and vegetables among school-aged children at Balekambang 01 Pagi Elementary School. Method: The research design used was a quasi-experimental design with a pre-post test group design involving 124 students from grades III, IV, and V selected through stratified random sampling technique. Data were analyzed using the Wilcoxon and Mann Whitney tests. Result: There were differences in the pre-post test knowledge of the respondents regarding nutrition education using card game media (p = 0.000) and animated video media (p = 0.000). There was no significant difference in the knowledge improvement between the two media, as indicated by a p-value of 0.221 (p-value > 0.05). Conclusion: There is an influence of nutrition education using card games and animated videos on the knowledge of fruits and vegetables among students at Balekambang 01 Morning Elementary School. Keywords: Fruits and Vegetables, Nutrition Education, Card Games, Animated Videos
Pengaruh Penambahan Tepung Kulit Pisang Kepok terhadap Kandungan Gizi dan Serat Pangan Bakso Ikan Lele sebagai upaya Pencegahan Obesitas Woro Nimas Gusti Nugraheni; Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi
Ghidza: Jurnal Gizi dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2023): December
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/ghidza.v7i2.526

Abstract

Prevalensi obesitas pada usia >18 tahun mengalami peningkatan yang signifikan, yaitu pada tahun 2013 sebesar 14.8% menjadi 21,8% pada tahun 2018. Obesitas dapat dicegah dan ditangani salah satunya dengan mengonsumsi makanan tinggi serat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk memanfaatkan tepung kulit pisang kepok sebagai bahan pangan tambahan alternatif tinggi serat dalam pembuatan bakso ikan lele serta mengetahui pengaruh penambahan tepung kulit pisang kepok terhadap kandungan gizi dan serat pangan bakso ikan lele. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan dan dua kali pengulangan yaitu F1 (20%), F2 (25%), dan F3 (30%). Analisis sifat kimia menggunakan uji Mann Whitney dan Duncan menunjukkan pengaruh nyata (P<0.05) terhadap kadar air, protein, dan karbohidrat, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kadar serat pangan bakso. Bakso F2 merupakan formulasi terbaik dengan komposisi zat gizi persajian (75 gram); energi 103.5 kkal, protein 6.8 g, lemak 2.7 g, karbohidrat 14.5 g, dan serat pangan 7.3 g. Kandungan serat bakso ikan lele dengan penambahan tepung kulit pisang kepok sudah memenuhi klaim tinggi serat pangan yang disyaratkan BPOM.
Aksi Bergizi untuk Mewujudkan Remaja Bebas Anemia dan Stunting di Kota Depok Avliya Quratul Marjan; Siska Fransiske Simanungkalit; Ibnu Malkan Bahrul Ilmi; Arief Wahyudi Jadmiko
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

  Background: Program ini mengatasi permasalahan umum anemia dan stunting di kalangan remaja Indonesia, dan statistik yang mengkhawatirkan menunjukkan bahwa sebagian besar remaja terkena dampaknya. Anemia menimpa sekitar 3 dari 10 anak usia 5-24 tahun, sedangkan stunting masih terjadi karena pemantauan gizi yang tidak memadai pada tahun-tahun awal mereka. Prevalensi stunting di Indonesia saat ini sebesar 21,6% pada tahun 2022, masih jauh dari target tahun 2024. Untuk mengatasi hal ini, artikel tersebut mengusulkan kegiatan yang mendukung program pemerintah. Hal ini termasuk intervensi gizi bulanan di sekolah menengah atas yang bertujuan untuk membantu pembangunan kesehatan Kota Depok melalui inisiatif “Aksi Gizi untuk Generasi Bersinar”. Kegiatannya meliputi pemilihan duta, pelaporan kesehatan rutin, konsumsi tablet kelompok, pemeriksaan kadar hemoglobin, pendidikan gizi, praktik kebersihan, dan latihan fisik yang disesuaikan. Pengabdian masyarakat yang dilakukan menunjukkan peningkatan pengetahuan pasca-tes tentang anemia dan stunting di kalangan remaja, yang menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan (p<0,05) dari nilai pra-tes. Menilai Indeks Massa Tubuh berdasarkan Usia menunjukkan status gizi baik pada 52,1% remaja, dengan 31,1% mengalami obesitas dan 8,4% mengalami kekurangan atau kelebihan gizi. Prevalensi anemia mencapai 23,5%, sebagian besar menyerang perempuan (96,4% kasus anemia). Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, mendorong tindakan proaktif terhadap kekurangan gizi melalui pendidikan tentang pola makan seimbang, kebersihan, dan asupan suplemen darah yang konsisten. Pada akhirnya, program ini berupaya untuk menanamkan kesadaran dini di kalangan remaja, yang bertujuan untuk mencegah anemia dan stunting, serta membina generasi masa depan yang lebih sehat dan lebih terinformasi.
Pemberdayaan Masyarakat untuk Program Kampung Iklim (PROKLIM) Berbasis Digital di Kelurahan Kedaung Depok Ibnu Malkan Bakhrul Ilmi; Avliya Quratul Marjan; Khoirul Anwar
Jurnal SOLMA Vol. 12 No. 3 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Kelurahan Kedaung memiliki angka proklim yang masih rendah dan masih terdapat masalah stunting di wilayah tersebut. Sehingga perlu dilakukan kegiatan yang dapat secara bersamaan menyelesaikan dua masalah tersebut. Melaksanakan Proklim bersamaan dengan edukasi dan pemenuhan gizi masyarakat melalui bank sampah digital. Metode: Kegiatan berlangsung dari bulan Agustus sampai Oktober 2023. Kegiatan pengabdian masyarakat terdiri dari beberapa tahap yaitu 1. focus grup discussion terkait kondisi wilayah, 2. Pembuatan aplikasi bank sampah, 3. Pembentukan pengurus bank sampah yang dilanjutkan dengan pembekalan dan pelatihan pemilahan sampah, 4. Pembangunan bank sampah, 5. Pelatihan budidaya Maggot, 6. Pemasangan Biopori, 7. Pelaksanaan bank sampah. Hasil: Kegiatan pengabdian masyarakat menghasilkan beberapa yaitu 1. Pengurus bank sampah sudah terbentuk, 2. Aplikasi bank sampah ECA sudah tersedia, 3. Bank sampah sudah berhasil dibangun, 4. Aktifitas setor dan tarik tabungan bank sampah sudah berjalan, 5. Masyarakat berhasil mengolah sampah organik sebanyak 280 kg menggunakan maggot, 6. Sudah tersedia 15 titik lubang serapan yang baru.
HUBUNGAN BODY IMAGE DAN INTENSITAS PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL DENGAN KEBIASAAN MAKAN PADA REMAJA PUTRI DI SMAN 1 KOTA SERANG Andini, Shafa; Malkan Bakhrul Ilmi, Ibnu; Wahyuningsih, Utami; Intania Sofianita, Nur
Jurnal Mitra Kesehatan Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Mitra Kesehatan
Publisher : STIKes Mitra Keluarga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47522/jmk.v6i1.214

Abstract

Background: Nutritional problems in adolescent are caused by changes in eating habits. Several factors that influence changes in eating habits are body image and exposure to social media. Objective: This research wants to find out the relationship between body image and the intensity of social media use with the eating habits of young women at SMAN 1 Serang City. Methods: The research design used was a cross-sectional study with a sample size of 145 respondents and selected using a stratified random sampling technique.. Variables collected include eating habits, body image, and intensity of social media use. Data were analyzed using the chi-square test and Fisher's exact test. Results: There was an association between body image (p=0,001) and eating habits, and there were no association between frequency (p=0,288), duration (p=0,469), and intensity (p=0,715) of social media use and eating habits. Conclusion: There was an association between body image and eating habits and no association between frequency, duration, and intensity of social media use and eating habits of female adolescents
Pengaruh Edukasi Melalui Twitter Thread Terhadap Pengetahuan Gizi Seimbang Remaja di SMP Harjamukti Depok Krisdiani, Ade Fatma; Sufyan, Dian Luthfiana; Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul; Syah, Muhammad Nur Hasan
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 16 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ikesma.v16i2.18804

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan gizi seimbang remaja sebelum dan sesudah pemberian edukasi Twitter thread. Desain penelitian ini menggunakan kuasi eksperimental dengan tipe one group pretest-posttest design. Responden dalam penelitian ini berjumlah 52 orang yang sesuai dengan kriteria inklusi, yaitu siswa-siswi aktif kelas 7 dan 8 di SMP Harjamukti, bisa membaca dan menulis, memiliki akses pada laptop, komputer atau ponsel (smartphone), memiliki akun Twitter dan bersedia menjadi responden penelitian. Responden diberikan edukasi tentang gizi seimbang melalui thread Twitter sebanyak tiga kali dalam satu minggu dan diulang selama enam minggu. Data mengenai karakteristik individu dan pengetahuan gizi didapatkan melalui kuesioner. Pengumpulan kuesioner dilakukan pada sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi seimbang. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan pengetahuan gizi seimbang remaja sebelum dan sesudah intervensi (p = 0,000). Tidak terdapat hubungan antara perubahan pengetahuan gizi seimbang dengan perubahan status gizi responden (p = 0,547; r = 0,085). Pada penelitian lebih lanjut disarankan untuk mengambil variabel lanjutan dari pengetahuan berupa sikap dan perilaku tentang gizi seimbang dengan jangka waktu penelitian yang lebih lama.
Edukasi Pemberian ASI Eksklusif di Cisalak Pasar Harumsari, Novita; Malkan Bakhrul Ilmi, Ibnu; Intania Sofianita, Nur; Ayu Arini, Firlia
SABDAMAS Vol 2 No 1 (2023): SABDAMAS
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Unika Atma Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/sabdamas.v2i1.5018

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) eksklusif adalah ASI yang diberikan kepada bayi sejak dilahirkan sampai bayi berusia 6 bulan tanpa menambahkan dan/atau mengganti dengan makanan atau minuman lain (kecuali obat dan vitamin). Cakupan pemberian ASI eksklusif tahun 2021 di Depok sebesar 73,61% dan di Puskesmas Cisalak Pasar sebesar 75,51%. Intervensi yang dapat dilakukan dalam meningkatkan cakupan adalah penyuluhan berupa pemberian edukasi terkait pemberian ASI eksklusif. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi pemberian ASI eksklusif pada bayi 0-6 bulan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Cisalak Pasar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan secara door-to-door menggunakan media booklet dan brosur kepada pengasuh bayi 0-6 bulan di wilayah kerja Puskesmas Cisalak Pasar. Analisis statistik yang digunakan adalah uji wilcoxon. Hasil yang didapatkan adalah terdapat perbedaan antara nilai pretest dan postes setelah diberikan penyuluhan pemberian ASI eksklusif, dengan nilai p-value = 0,006. Simpulan yang dapat diambil ialah terdapat pengaruh kegiatan intervensi berupa penyuluhan terkait pemberian ASI eksklusif di wilayah kerja UPTD Puskesmas Cisalak Pasar.
Co-Authors A'immatul Fauziyah Abby, Sekarmirah Octila Adrianto, Bayu Agung Kurniawan Aisyah, Yonita Laty Alfida Aziz Ali Khomsan Alvia, Ovie Rifdha Amanda, Defita Andini, Shafa Angestya Verani Fahriza Angga Hardiansyah Aprilian Tri Wbowo Ardian, Ikhwan Luthfi Arga Buntara Arief Wahyudi Jadmiko Arini, Firlia Ayu Arrahman, Risma Fitri Ayu Asriadi Masnar Aulia Adha Arzaqina Avliya Quratul Marjan Avliya Quratul Marjan Avliya Quratul Marjan Avrilian, Putri Aria Azmi, Haikal Rizky Bintang Fachri Elnady Bunga, Bunga Camila, Faiza Daniel Happy Putra Darmadi, Ruri Firliani Darmuin, Darmuin Dewi, Elisa Aprilia Dian Luthfiana Sufyan Dina Sugiyanti, Dina Dinda Latifa Rinarto Dora Samaria Dwi Wahyuningtyas Elthon Gabriel Erna Harfiani Ezra Luga Fadhli Suko Wiryanto Fathiya Andara Fatmawati, Iin Fikriana, Chika Nur Fira Firgicinia Firlia Ayu Arini Gendis Fathia Fajarina Habieb, Salsabila Firdausiyah Nur Handini, Kania Noviyanti Hannanti, Herdara Hardiansyah, Angga Hartanti, Puspaningrum Dwi Herbawani, Chahya Kharin Inayatul Fajriyah Indra Kusuma Intania Sofianita, Nur Iwenda Nalendrya Jasmine Ramadina Djumantara Jevon, Ariel Bintang Jihan Juzailah Karamoy, Fernando Gabriel Katrin Roosita Kencanaputri, Salma Aulia Khairunnisa, Najwa Kharisma Wati Gusti Kharisma Wiati Gusti Khodijah Khodijah Khoirul Anwar Khoirul Anwar Kineisha, Phoebe Krisanti Nurbaiti Krisdiani, Ade Fatma Laila, Indah Mutiara Sab'a Lia Awalia Majida Luailiya, Nikmatul Marjan, Avliya Quratul Mayrlnn Trifosa Veronica Mayrlnn Trifosa Veronica Mohammad Syarrafah Muhammad Rizki Purnama Mulyadewi, Amelia Luthfiyah Mumtaz, Hilmy Nadine Nadine Nanang Nasrulah Nanang Nasrullah Nasrulloh, Nanang Naufal, Fandra Raditya Niken Meldy Puryanti Nilamwati Adelia Noviana, Virnanda Rahma Nuchar, Regina Ekidika Nur Hayati Nur Intania Sofianita Octaria, Yessi Crosita Olivia, Monica Viorafanti Olla Wilda Nasyiba Pamungkas, Rizqy Amanatul Husna Prasetyo Hadi Priyatno, Prima Dwi Purnama, Muhammad Rizki Puspareni, Luh Desi Putri Ramadhani, Syafhara Putri, Devia Amanda Quratul Marjan, Avliya Radiansyah Badrani Nursalam Rahayu, Sri Rahma, Farah Fitri Ramzy Arif Satriyo Bima Anggara Razi, Muhamad Alif Reza Mehdi Fauzi Rimbawan , Ririn Puspita Tutiasri Riskika, Febiani Ruri Firliani Rustiarini, Fabiola Shania Alicia Salsabila Firdausiyah Nur Habieb Serli Marlina Simajorang, Chandrayani Sintha Fransiske Sintha Fransiske Simanungkalit Sintha Fransiske Simanungkalit Siska Fransiske Simanungkalit Siti Sania Bilqis Sony, Aurelia Gracia Chiquita Sri Anna Marliyati Sri Sulaminingsih Sufyan, Dian Luthfiana Sufyan, Dian Luthfiana Sufyan, Dian Luthfiana Sulistiadi, Wahyu Syah, Muh Nur Hasan Taufik Maryusman Utami Wahyuningsih Utami Wahyuningsih Utami, Kery Wahyudi, Chandra Tri Wibowo, Aprilian Tri Wibowo Widayani Wahyuningtyas Widisantosa, Andrian Maulana Sungsang Wilis, Sekar Woro Wirayudha, Gibran Woro Nimas Gusti Nugraheni Yanda Bara Kusuma Yasmin, Salwa Yessi Crosita Octaria Yessi Crosita Octaria Yonita Laty Aisyah Zahra, Raisa Siti Zakiudin Munasir Zakiudin Munasir