Claim Missing Document
Check
Articles

EVALUASI SISTEM INFORMASI KEUANGAN BANK SAMPAH KETAPANG Utami, Kery; Putri Ramadhani, Syafhara; Malkan Bakhrul Ilmi, Ibnu; Quratul Marjan, Avliya; Anwar, Khoirul
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i3.13539

Abstract

Bank sampah sebagai salah satu solusi inovatif yang ditawarkan pemerintah untuk meminimalisir permasalahan sampah dengan mengubah sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi. Menanggapi hal tersebut Pemerintah Kota Depok memiliki program yang peduli akan Kesehatan, pemenuhan gizi serta keseimbangan lingkungan guna kesejahteraan masyarakat dengan yang disebut program CARAKA dan Bank Sampah dalam bentuk aplikasi Eduzicaraka.com dengan ciri khas tabungan sampah nasabah dapat ditukarkan dalam bentuk tunai maupun produk sembako. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, perlu dilakukan evaluasi pengelolaan data yang semakin kompleks serta mendukung efisiensi dan akurasi kerja. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dengan melakukan pengumpulan data manual dan digital yang kemudian dilakukan verifikasi terkait kesesuaiannya dengan transaksi yang terjadi di bank sampah serta monitoring kegiatan operasional bank sampah. Dari metode yang diterapkan ditemukan beberapa permasalahan yakni penginputan transaksi pada melalui Eduzicaraka.com tidak real time karena transaksi terlebih dahulu dicatat secara manual, kesalahan pencatatan manual yang mana tidak memuat detail harga setiap sampah yang terjual serta terdapat kesalahan perkalian harga pada catatan manual yang menyebabkan kerugian operasional bank sampah. Sehingga perlu dilakukan efisiensi pencatatan transaksi bank sampah baik dari Sumber Daya Manusia atau pengelola bank sampah maupun sistem pada aplikasi Eduzicaraka.com
Biskuit dari Tepung Ubi Ungu, Kacang Hijau dan Daun Kelor untuk Balita Riskika, Febiani; Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul; Simanungkalit, Sintha Fransiske
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v6i2.12545

Abstract

Ubi ungu memiliki kandungan energi setara dengan tepung terigu sehingga dapat menjadi pengganti tepung terigu dalam pembuatan biskuit. Tepung kacang hijau dimanfaatkan sebagai bahan tambahan untuk meningkatkan nilai protein. Tepung daun kelor memiliki kandungan provitamin A dalam bentuk beta karoten yang tinggi sehingga ditambahkan ke dalam biskuit untuk meningkatkan nilai gizinya. Tujuan penelitian yaitu mengetahui formulasi biskuit balita sumber energi protein dan vitamin A dari tepung ubi ungu, kacang hijau, dan daun kelor. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan dan dua pengulangan pada formulasi dengan perbandingan tepung ubi ungu dan tepung terigu F1 80:20, F2 70:30, dan F3 60:40. Uji statistik yang digunakan adalah kruskall wallis untuk melihat adanya pengaruh formulasi biskuit terhadap uji hedonik (p0.05) dan jika ada dilanjutkan dengan uji beda nyata mann whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada uji hedonik warna, rasa dan tekstur memiliki perbedaan antar formulasi. Formulasi terpilih ditentukan berdasarkan metode bayes yaitu biskuit F3 yang selanjutnya dianalisis kimia dengan biskuit kontrol (F0) sebagai pembanding. Biskuit F3 memiliki kandungan gizi energi 482.28 kkal, protein 9.35 gr, lemak 23.11 gr, karbohidrat 59.35 gr, kadar air 3.75% dan kadar abu 2.7%, dan Vitamin A 513,3 mcg.
Snack Bar Tepung Sorgum dan Tepung Kelapa sebagai Pangan Fungsional untuk Penderita Diabetes Melitus Tipe 2: Sorghum Flour and Coconut Flour Snack Bars as Functional Foods for Type 2 Diabetes Mellitus Zahra, Raisa Siti; Fauziyah, A'immatul; Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul
Amerta Nutrition Vol. 9 No. 2 (2025): AMERTA NUTRITION (Bilingual Edition)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/amnt.v9i2.2025.278-290

Abstract

Background: People with type 2 diabetes mellitus (T2DM) can control blood sugar levels through adequate fiber consumption. Sorghum flour and coconut flour are non-gluten flours that have high fiber content. Developing functional foods, such as snack bars made from these flours, could help regulate blood glucose levels. Objectives: This study aimed to examine the effect of the proportion of sorghum flour and coconut flour on the nutritional content, dietary fiber content, and organoleptic properties of snack bars. Methods: This study used a completely randomized design with 3 formulations (70:30, 50:50, and 30:70 ratios of sorghum to coconut flour) and 2 repetitions. The gravimetric method was used to analyze water content and ash content. The Kjeldahl and Soxhlet extraction methods were employed to analyze the protein and fat content, respectively. Carbohydrate content was determined using by difference method, and fiber content was evaluated using the enzymatic method. ANOVA and the Kruskal-Wallis test were used to see the differences in proximate, fiber, and organoleptic properties, respectively. Results: The results showed significant differences in ash content (p-value<0.001), protein (p-value=0.002), fat (p-value=0.047), carbohydrates (p-value=0.049), and dietary fiber (p-value<0.001). Taste is one of the hedonic test parameters that has a significant difference (p-value=0.005). The selected snack bar formula was F3 with energy, fat, protein, carbohydrate, and fiber content was 108 kcal, 5.18 g, 4.56 g, 10.85 g, and 10.91 g respectively. Conclusions: Snack bars made from sorghum and coconut flour are rich in dietary fiber and suitable for consumption by individuals with T2DM.
Faktor Yang Berhubungan Dengan Obesitas Remaja Putri Di Jakarta Timur Wilis, Sekar Woro; Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul; Octaria, Yessi Crosita
Media Gizi Kesmas Vol 14 No 1 (2025): MEDIA GIZI KESMAS (JUNE 2025)
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgk.v14i1.2025.26-34

Abstract

Background: According to Basic Health Research (RISKESDAS) 2018, obesity prevalence in Jakarta is higher among women. In adolescent girls, obesity can persist into adulthood, causing reproductive issues. The factors contributing to obesity include energy and fat intake, body image perception, and physical activity. Objectives: This study analyzes the relationship between energy intake, fat intake, physical activity, and body image with obesity. Methods: This study is quantitative research with a cross-sectional design. The research was conducted at SMAN 98 Jakarta and SMAN 105 Jakarta, involving 108 female students aged 15-18 years from April to May 2024. Data were collected using stratified random sampling and analyzed using Spearman Rank for non-normally distributed variables and Pearson for normally distributed variables. Obesity variables were measured using BMI for age (BMI/A) and Bioelectrical Impedance Analysis; energy and fat intake were assessed using a 24-hour food recall instrument; body image was measured using the Multidimensional Body-Self Relations Questionnaire Appearance Scales. Results: The correlation between energy and fat intake with obesity showed coefficients of r=0.035 (p=0.722) and r=0.074 (p=0.448) for body fat percentage, and r=-0.016 (p=0.869) and r=-0.034 (p=0.726) for BAZ. Physical activity correlated with obesity at r=0.197 (p=0.041) for body fat percentage and r=0.156 (p=0.107) for BAZ. Body image correlated with obesity at r=0.291 (p=0.002) for body fat percentage and r=0.309 (p=0.001) for BAZ. Conclusion: The variables significantly associated with the occurrence of obesity are physical activity (when measured using body fat percentage) and body image. Meanwhile, the variables not associated with the occurrence of obesity are physical activity when measured by Body Mass Index for age (BMI for age), energy intake, and fat intake.
Edukasi ASI Eksklusif dengan Ceramah dan Praktik Pada Kader Kesehatan di Kecamatan Sawangan Depok Marjan, Avliya Quratul; Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul; Anwar, Khoirul; Khairunnisa, Najwa; Azmi, Haikal Rizky; Naufal, Fandra Raditya; Noviana, Virnanda Rahma
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i7.20569

Abstract

ABSTRAK Air susu ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi alami yang berasal dari seorang ibu setelah melahirkan, dan direkomendasikan sebagai satu-satunya makanan untuk bayi baru lahir hingga usia enam bulan. WHO menganjurkan ASI eksklusif diberikan tanpa disertai makanan atau minuman apapun, termasuk air, namun obat-obatan dapat diberikan jika dalam kondisi medis yang yang diperlukan. Dalam praktik pelaksanaan ASI eksklusif, kader kesehatan memiliki peran yang sangat esensial terkait pengetahuan dan keterampilannya dalam hal praktik menyusui. Oleh karena itu, kegiatan edukasi tentang ASI eksklusif perlu dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan para kader untuk memaksimalkan proses pendampingan ibu menyusui. Kegiatan edukasi ini dilakukan agar pengetahuan tentang ASI eksklusif dan keterampilan kader dalam teknik perlekatan serta pijat laktasi meningkat. Edukasi dilaksanakan dengan metode ceramah menggunakan media leaflet, serta praktik menggunakan boneka bayi dan laktasi kit kepada 33 kader kesehatan di Kecamatan Sawangan, Depok. Hasilnya menunjukkan peningkatan nilai posttest (>76) sebesar 48,5%. Dimana didapatkan output yang diperoleh dari uji wilcoxon yaitu nilai Sig. 0,000 < 0,05, yang mengindikasikan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader setelah edukasi. Oleh karena itu, dapat diketahui bahwa edukasi menggunakan metode ceramah melalui media leaflet serta praktik menggunakan boneka bayi dan laktasi kit mampu meningkatkan pengetahuan serta keterampilan kader terkait ASI eksklusif. Kata Kunci: ASI Eksklusif, Ceramah, Kader Kesehatan, Praktik  ABSTRACT Breast Milk is a natural source of nutrition from a mother after giving birth, and is recommended as the only food for newborns up to six months of age. WHO recommends exclusive breastfeeding without any food or drink, including water, but medication can be given if medical conditions require it. In the practice of implementing exclusive breastfeeding, health cadres have a very essential role related to their knowledge and skills in breastfeeding practices. Therefore, educational activities about exclusive breastfeeding need to be carried out to improve the knowledge and skills of cadres to maximize the process of assisting breastfeeding mothers. This educational activity is carried out so that knowledge about exclusive breastfeeding and cadre skills in attachment techniques and lactation massage increase. Education was carried out through lectures using leaflet media, as well as practical sessions using baby dolls and lactation kits for 33 health cadres in Sawangan District, Depok. The results showed an increase in posttest scores (> 76) by 48.5%. The Wilcoxon test produced a significance value of 0.000 (< 0.05), indicating an increase in cadre knowledge and skills after education. Therefore, it can be concluded that education using lecture methods through leaflet media, along with practical sessions using baby dolls and lactation kits, effectively enhances the knowledge and skills of cadres regarding exclusive breastfeeding Keywords: Exclusive Breastfeeding, Lectures, Health Cadre, Practice
Pelatihan Pengukuran Tekanan Darah dan Gula Darah Kepada Kader Kecamatan Sawangan Kota Depok Tahun 2024 Wahyudi, Chandra Tri; Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul; Anwar, Khoirul; Marjan, Avliya Quratul; Simanungkalit, Sintha Fransiske; Wirayudha, Gibran; Putri, Devia Amanda; Yasmin, Salwa; Kineisha, Phoebe
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i2.18262

Abstract

Pendahuluan: Pemeriksaan tekanan darah dan gula darah adalah langkah awal untuk mendeteksi hipertensi dan diabetes. Hipertensi dan Diabetes melitus (DM) khususnya tipe 2 adalah penyakit degeneratif yang angka kejadian dan komplikasinya semakin meningkat seiring berjalannya waktu. Studi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait pengukuran tekanan darah dan gula darah para kader kesehatan di kecamatan Sawangan kota Depok. Metode: Ceramah dan praktik. Hasil: Adanya peningkatan nilai dari 57,88 menjadi 77,27 pada materi pengukuran tekanan darah, dan perubahan nilai dari 58,79 menjadi 81,12 pada materi pengukuran gula darah. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan masyarakat dan juga kader di Sawangan Kota Depok tentang pengukuran tekanan darah dan gula darah.
STUNTING DAN ANEMIA WARRIOR REMAJA SEBAGAI MITIGASI MASALAH GIZI DI DEPOK Simanungkalit, Sintha Fransiske; Samaria, Dora; Simajorang, Chandrayani; Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul; Jevon, Ariel Bintang; Widisantosa, Andrian Maulana Sungsang
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.26278

Abstract

Abstrak: Permasalahan gizi di Indonesia ada 3, (triple burden of malnutrition) diantaranya termasuk, gizi kurang (stunting dan wasting), gizi lebih (overweight dan obesitas) dan defisiensi zat gizi mikro yang mencakup anemia. Tujuan dari kegiatan STAR (Stunting dan Anemia Warrior) adalah sebagai upaya edukasi kepada remaja agar mereka paham tentang permasalahan gizi di Indonesia dan cara pencegahannya dengan sasaran utamanya, yaitu siswa dan siswi kelas 10 SMK An Nur sejumlah 101 orang. Bentuk Evaluasi yang dilakukan tim pengabdian adalah memberikan pertanyaan per test dan post test. Tujuan evaluasi ini mengukur pengetahuan siswa terkait stunting setelah diberikan penyuluhan dan edukasi gizi. Peningkatan pengetahuan siswa sebanyak lebih dari 10% terkait stunting dan anemia. Abstract: There are 3 nutritional problems in Indonesia, (triple burden of malnutrition) including, undernutrition (stunting and wasting), overnutrition (overweight and obesity) and micronutrient deficiencies including anemia. The purpose of the STAR (Stunting and Anemia Warrior) activity is as an educational effort for adolescents so that they understand the nutritional problems in Indonesia and how to prevent them with the main target, namely 101 male and female students of grade 10 of SMK An Nur. The form of evaluation carried out by the community service team is to provide questions per test and post-test. The purpose of this evaluation is to measure students' knowledge regarding stunting after being given nutritional counseling and education. The increase in student knowledge is more than 50% regarding stunting and anemia. 
Pengaruh Penambahan Bubuk Kokoa Terhadap Sifat Kimia dan Organoleptik Snack Bar Biji Hanjeli Purnama, Muhammad Rizki; Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul; Amar, Muhammad Ikhsan; Syah, Muhammad Nur Hasan
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Program Studi Teknologi Pangan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/jiphp.v5i1.8179

Abstract

Prevalensi penyakit kardiovaskuler akibat hiperlipidemia meningkat setiap tahun. Hal ini dapat ditangani dengan mengonsumsi makanan tinggi polifenol dan serat pangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek penambahan bubuk kokoa terhadap nilai proksimat, total polifenol, kadar serat pangan dan sifat organoleptik snack bar biji hanjeli. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga variasi penambahan bubuk kokoa; 5%, 7,5% dan 10%. Uji Kruskal-Wallis dan uji ANOVA digunakan untuk menganalisis data sifat organoleptik dan kimia. Penambahan bubuk kokoa berpengaruh nyata terhadap warna, rasa dan tekstur snack bar (p 0,05). Penambahan Bubuk kokoa memberikan perbedaan nyata (p 0,05) pada total polifenol snack bar. Snack bar dengan penambahan bubuk kokoa 7,5% merupakan formula terpilih dan memiliki komposisi kimia; energi (470 kkal), air (10,74%), abu (1,55%), protein (9,38%), lemak (23,88%), karbohidrat (54,44%), serat pangan (14,56%) dan total polifenol (125mg/100g GAE).
DIVERSIFIKASI KERIPIK TEMPE PONDOK PESANTREN SIRAJUSSAADAH DEPOK ilmi, ibnu malkan bakhrul; Sofianita, Nur Intania; Arini, Firlia Ayu; Anwar, Khoirul
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26587

Abstract

The Sirajussa'adah Islamic Boarding School implements entrepreneurial activities for teenage students studying atthe Islamic boarding school in order to improve the skills of the students and instill an entrepreneurial spirit in theirstudents in carrying out tempe processing business activities called "tempa santri SS". Tempe Santri SS is a santribusiness created in order to help the community get hygienic and premium quality tempeh so that it can be enjoyedby the community. However, there are problems experienced by Islamic boarding schools, including the price ofsoybeans which continues to increase, there is still tempeh which is not sold every day, due to lack of marketing andthis has an impact on reducing product profits. The solution provided for community service activities is to diversifytempeh products by making tempeh with the addition of sago flour. Tempeh with the addition of sago will improvethe taste, reduce the use of soybeans and can be processed into tempeh chips, and can extend the product's shelf life.In this activity, training was carried out regarding the proper way to make tempeh chips, sanitation and hygiene offood managers/handlers at the production site and the practice of making tempeh chips. The data collected wasprocessed using the t test (SPSS). This activity, which was attended by 14 Islamic boarding school students andfemale students, showed an increase in the participants' knowledge, as shown by the increase in the average scorebefore and after the training with a value of (P=0.037) and the participants succeeded in making tempeh chipsindependently as a result of practical training in making tempeh chips. ABSTRAK Pondok Pesantren Sirajussa’adah menerapkan kegiatan kewirausahaan bagi para santri remaja yang bersekolah dipesantren agar dapat meningkatkan keterampilan santri dan menanamkan jiwa kewirausahaan pada santrinya dalammelaksanakan kegiatan usaha pengolahan tempe yang diberi nama “tempa santri SS”. Tempe Santri SS merupakanusaha santri yang dibuat dalam rangka membantu masyarakat agar mendapat tempe yang higienis dan berkualitaspremium hingga dapat dinikmati oleh masyarakat. Namun terdapat permasalahan yang dialami oleh pondokpesantren antara lain harga kedelai yang terus meningkat, masih terdapat tempe yang tidak laku terjual setiap harinya, karena kurangnya pemasaran dan hal ini berdampak pada berkurangnya keuntungan produk. Solusi yangdiberikan pada kegiatan pengabdian masyarakat adalah diversifikasi produk tempe melalui pembuatan tempe denganpenambahan tepung sagu. Tempe dengan penambahan sagu akan meningkatkan cita rasa, mengurangi penggunaankedelai dan dapat diolah menjadi keripik tempe, serta dapat memperpanjang masa simpan produk. Pada kegiatan inidilakukan pelatihan terkait cara pembuatan keripik tempe yang baik, sanitasi dan higienitas pengelola/penjamahmakanan yang berada di tempat produksi dan praktek pembuatan keripik tempe. Data hasil pengumpulan diolahmenggunakan uji t test (SPSS). Kegiatan yang diikuti oleh 14 santri dan santriwati ini menunjukkan adanyapeningkatan pengetahuan peserta ditunjukkan dari peningkatan nilai rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan dengannilai sebesar (P=0,037) dan peserta berhasil membuat keripik tempe secara mandiri sebagai hasil pelatihan praktikpembuatan keripik tempe.
EDUKASI PEMORSIAN PIRING MAKAN UNTUK PENCEGAHAN OBESITAS PADA WANITA USIA SUBUR DI WILAYAH KERJA UPTD (Unit Pelaksana Teknis Dinas) PUSKESMAS CISALAK PASAR Nuchar, Regina Ekidika; ilmi, ibnu malkan bakhrul; Wibowo, Aprilian Tri Wibowo
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.26606

Abstract

Nutritional problems that occur in reproductive-age women consist of anemia, chronic energy deficiency,hypertension and obesity. Obesity is a major problem with a prevalence in the city of Depok of 35.69% in womenaged over 18 years. Reproductive-age women who are obese can cause hypertension, diabetes mellitus, and if thisoccurs during pregnancy it can have a negative impact on the pregnancy. Obesity is the accumulation of fat thatoccurs due to an imbalance between energy intake and energy used over a long period of time. One way to reduceweight in obese people is to control food intake according to recommendations. Recommended food portions areregulated in balanced nutrition guidelines. The form of application of balanced nutrition guidelines is to make aportioning plate called "fill my plate". Therefore, intervention activities were carried out for reproductive-agewomen 20-49 years in the UPTD of the Cisalak Pasar Health Center in the form of door to door educationaloutreach using posters and educational props in the form of food portioning plates. Based on the results of theWilcoxon Test, it was found that Asymp. Sig (2-tailed) is 0.00, which means there is a significant dif erence betweenthe pre-test and post-test scores and shows that there is an ef ect of providing intervention on knowledge aboutobesity and managing food portions according to recommendations in reproductive-age women aged 20-20. 49years old in the Cisalak Pasar Health Center Working Area. ABSTRAK: Masalah gizi yang terjadi pada Wanita Usia Subur terdiri dari anemia, kekurangan energi kronik, hipertensi danobesitas. Obesitas merupakan masalah utama dengan prevalensi di kota Depok sebesar 35,69% pada wanita berusialebih dari 18 tahun. Wanita Usia Subur yang mengalami obesitas dapat menimbulkan terjadinya penyakit hipertensi,diabetes mellitus, serta jika terjadi pada masa kehamilan dapat berdampak buruk bagi kehamilannya. Obesitasmerupakan penumpukan lemak yang terjadi akibat ketidakseimbangan asupan energi dengan energi yang digunakandalam jangka waktu lama. Salah satu cara menurunkan berat badan pada orang obesitas adalah dengan mengontrolasupan makanan sesuai anjuran. Anjuran porsi makan sudah diatur dalam pedoman gizi seimbang. Bentuk aplikasipedoman gizi seimbang yaitu dibuat piring pemorsian yang bernama “isi piringku”. Pada kegiatan abdimas inidilakukan kegiatan intervensi untuk Wanita Usia Subur berusia 20-49 tahun di Wilayah Kerja UPTD PuskesmasCisalak Pasar berupa penyuluhan edukasi secara door to door menggunakan poster dan alat peraga edukatif berupapiring pemorsian makan. Tingkat pengetahuan diukur sebelum dan sesudah edukasi. Data diolah menggunakanSPSS versi 23. Dengan menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil analisis data menunjukkan terdapat peningkatanpengetahuan dengan rata rata sebelum edukasi sebesar 5,9 dan setelah edukasi menjadi sebesar 9,3. Secara statistikmenunjukkan perbedaan secara signifikan (p<0,05). Kesimpulan menunjukkan edukasi menggunakan poster dan alatperaga edukatif berupa piring pemorsian makan dapat meningkatkan pengetahuan Wanita Usia Subur.
Co-Authors A'immatul Fauziyah Abby, Sekarmirah Octila Adrianto, Bayu Agung Kurniawan Aisyah, Yonita Laty Alfida Aziz Ali Khomsan Alvia, Ovie Rifdha Amanda, Defita Andini, Shafa Angestya Verani Fahriza Aprilian Tri Wbowo Ardian, Ikhwan Luthfi Arga Buntara Arief Wahyudi Jadmiko Arini, Firlia Ayu Arrahman, Risma Fitri Ayu Asriadi Masnar Aulia Adha Arzaqina Avliya Quratul Marjan Avliya Quratul Marjan Avliya Quratul Marjan Avliya Quratul Marjan Avrilian, Putri Aria Azmi, Haikal Rizky Bintang Fachri Elnady Bunga, Bunga Camila, Faiza Daniel Happy Putra Darmadi, Ruri Firliani Darmuin, Darmuin Dewi, Elisa Aprilia Dian Luthfiana Sufyan Dina Sugiyanti, Dina Dinda Latifa Rinarto Dora Samaria Dwi Wahyuningtyas Elthon Gabriel Erna Harfiani Ezra Luga Fadhli Suko Wiryanto Fathiya Andara Fatmawati, Iin Fira Firgicinia Firlia Ayu Arini Gendis Fathia Fajarina Habieb, Salsabila Firdausiyah Nur Handini, Kania Noviyanti Hannanti, Herdara Hardiansyah, Angga Herbawani, Chahya Kharin Inayatul Fajriyah Intania Sofianita, Nur Iwenda Nalendrya Jasmine Ramadina Djumantara Jevon, Ariel Bintang Jihan Juzailah Karamoy, Fernando Gabriel Katrin Roosita Kencanaputri, Salma Aulia Kery Utami Khairunnisa, Najwa Kharisma Wati Gusti Kharisma Wiati Gusti Khodijah Khodijah Khoirul Anwar Khoirul Anwar Kineisha, Phoebe Krisanti Nurbaiti Krisdiani, Ade Fatma Laila, Indah Mutiara Sab'a Luailiya, Nikmatul Majida, Lia Awwalia Marjan, Avliya Quratul Mayrlnn Trifosa Veronica Mayrlnn Trifosa Veronica Mohammad Syarrafah Muhammad Rizki Purnama Mulyadewi, Amelia Luthfiyah Nadine Nadine Nanang Nasrullah Nasrulloh, Nanang Naufal, Fandra Raditya Niken Meldy Puryanti Nilamwati Adelia Noviana, Virnanda Rahma Nuchar, Regina Ekidika Nur Hayati Nur Intania Sofianita Octaria, Yessi Crosita Olla Wilda Nasyiba Pamungkas, Rizqy Amanatul Husna Prasetyo Hadi Priyatno, Prima Dwi Purnama, Muhammad Rizki Puspareni, Luh Desi Putri Ramadhani, Syafhara Putri, Devia Amanda Quratul Marjan, Avliya Radiansyah Badrani Nursalam Rahayu, Sri Rahma, Farah Fitri Ramzy Arif Satriyo Bima Anggara Razi, Muhamad Alif Reza Mehdi Fauzi Rimbawan , Ririn Puspita Tutiasri Riskika, Febiani Ruri Firliani Rustiarini, Fabiola Shania Alicia Salsabila Firdausiyah Nur Habieb Serli Marlina Simajorang, Chandrayani Sintha Fransiske Sintha Fransiske Simanungkalit Sintha Fransiske Simanungkalit Siska Fransiske Simanungkalit Siti Sania Bilqis Sony, Aurelia Gracia Chiquita Sri Anna Marliyati Sri Sulaminingsih Sufyan, Dian Luthfiana Sufyan, Dian Luthfiana Sufyan, Dian Luthfiana Sulistiadi, Wahyu Syah, Muh Nur Hasan Taufik Maryusman Utami Wahyuningsih Utami Wahyuningsih Utami, Kery Wahyudi, Chandra Tri Wibowo, Aprilian Tri Wibowo Widayani Wahyuningtyas Widisantosa, Andrian Maulana Sungsang Wilis, Sekar Woro Wirayudha, Gibran Woro Nimas Gusti Nugraheni Yanda Bara Kusuma Yasmin, Salwa Yessi Crosita Octaria Yonita Laty Aisyah Zahra, Raisa Siti Zakiudin Munasir Zakiudin Munasir