Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Vitamin B12 dengan Risiko Malnutrisi pada Pasien Parkinson Pifianigela Sinaga; Cleonara Yanuar Dini
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): GJIK - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v4i2.2180

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko malnutrisi pada pasien Parkinson akibat gejala motorik dan non-motorik yang diperburuk oleh asupan zat gizi makro dan vitamin B12 yang tidak adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan asupan zat gizi makro dan vitamin B12 dengan risiko malnutrisi pada pasien penyakit Parkinson di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan teknik consecutive sampling pada 76 responden. Data dikumpulkan menggunakan formulir Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ) dan kuesioner Mini Nutritional Assessment – Long Form (MNA-LF). Analisis data menggunakan uji Pearson untuk variabel asupan karbohidrat, protein, dan vitamin B12 dengan risiko malnutrisi serta uji Spearman rho untuk variabel asupan lemak dengan risiko malnutrisi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan dengan arah negatif antara asupan karbohidrat (p=0,001; r=-0,368), asupan protein (p=0,003; r=-0,340), asupan lemak (p=0,003; r=-0,337), dan asupan vitamin B12 (p=0,014; r=-0,282) dengan risiko malnutrisi. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat hubungan antara asupan zat gizi makro dan vitamin B12 dengan risiko malnutrisi pada pasien penyakit Parkinson di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit Islam Jemursari Surabaya.
Hubungan Antara Asupan Zat Gizi Makro Dan Aktivitas Fisik Dengan Status Gizi Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Surabaya Nindya Setyo Putri; Cleonara Yanuar Dini
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): GJIK - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v4i2.2181

Abstract

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Surabaya memerlukan keseimbangan antara asupan zat gizi dan aktivitas fisik untuk mempertahankan status gizi optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan asupan zat gizi makro dan aktivitas fisik dengan status gizi mahasiswa. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional melibatkan 98 responden yang dipilih menggunakan consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan recall 3×24 jam, kuesioner IPAQ-SF, serta pengukuran tinggi dan berat badan. Analisis dilakukan menggunakan uji Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada responden perempuan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara asupan energi (p=0,60), protein (p=0,15) lemak (p=0,13), karbohidrat (p=0,69), maupun aktivitas fisik (p=0,09) dengan status gizi. Pada responden laki-laki, hanya asupan energi yang berhubungan signifikan dengan status gizi (p=0,01; r=0,3), sedangkan asupan protein (p=0,20), lemak (p=0,06), karbohidrat (p=0,47), dan aktivitas fisik (p=0,49). Disimpulkan bahwa asupan energi berhubungan dengan status gizi pada mahasiswa laki-laki, tetapi tidak pada mahasiswa perempuan. Kata Kunci : aktivitas fisik, asupan zat gizi makro, mahasiswa, status gizi
ASUPAN ZAT GIZI MAKRO DAN SCREEN TIME BERKORELASI DENGAN STATUS GIZI PADA REMAJA SMAN 1 KRIAN Annisa Rindy Antika; Cleonara Yanuar Dini
J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 11, No 1 (2025): J-KESMAS Volume 11 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/jkesmas.v11i1.6054

Abstract

Nutritional status adolescents is an important indicator in supporting optimal health and growth. Nutritional status is influenced by various factors, including macronutrient intake and screen time. This study aims to determine the relationship between macronutrient intake and screen time with the nutritional status of adolescents at SMAN 1 Krian. The method used in this study was quantitative, with a cross-sectional design, conducted in July-August 2024 with a sample of 103 participants. Data were obtained through 2x24-hour food recall questionnaire interviews and screen time questionnaires, as well as height and weight measurements.. The data analysis technique used was the Pearson Correlation Test. This study showed that 96.1% of adolescents had low carbohydrate intake, 51.5% low protein intake, 64.1% low fat intake, 68% high screen time duration, and 66% normal nutritional status. It was concluded that macronutrient intake (p<0.05) and screen time (p= 0.000; r=0.624) correlated with nutritional status in adolescents at SMAN 1 Krian. Therefore, food intake and screen time duration in adolescents need to be considered to achieve optimal nutritional status.
Hubungan Status Gizi, Asupan Protein, dan Aktivitas Fisik Dengan Kadar Hemoglobin Pada Calon Pendonor Di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Surabaya Rr. Nasyanda Callista Zacire; Cleonara Yanuar Dini
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2026): GJIK - AGUSTUS
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v4i2.2218

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kadar hemoglobin sebagai salah satu parameter dalam menentukan kelayakan calon pendonor darah. Kadar hemoglobin diketahui dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya status gizi, asupan protein, dan aktivitas fisik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status gizi, asupan protein, dan aktivitas fisik dengan kadar hemoglobin pada calon pendonor di Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Surabaya. Penelitian menggunakan metode observasional dengan desain cross-sectional yang melibatkan 170 calon pendonor yang dipilih melalui teknik consecutive sampling. Status gizi diukur berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT) melalui pengukuran antropometri, asupan protein dinilai menggunakan kuesioner Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), aktivitas fisik diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire-Short Form (IPAQ-SF), sedangkan kadar hemoglobin diperoleh dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas PMI Surabaya. Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi dengan kadar hemoglobin (p=0,207) maupun antara asupan protein dengan kadar hemoglobin (p=0,196). Sebaliknya, aktivitas fisik memiliki hubungan yang signifikan dengan kadar hemoglobin (p=0,011) dengan arah hubungan positif dan kekuatan korelasi yang sangat lemah (r=0,195). Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa aktivitas fisik berhubungan secara signifikan dengan kadar hemoglobin pada calon pendonor di UTD PMI Surabaya, sedangkan status gizi dan asupan protein tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kadar hemoglobin. Kata Kunci : aktivitas fisik, asupan protein, donor darah, hemoglobin, status gizi
Faktor Antropometri yang Mempengaruhi Indeks Massa Tubuh pada Atlet Pencak Silat Muda: Peran Jenis Kelamin dan Somatotipe Syifa Syihab; Muchamad Rizki Sentani; Michael C Gouveia; Mulyana Mulyana; Nuryadi Nuryadi; Cleonara Yanuar Dini
Journal of Sport Science and Education Vol 10 No 1 (2025)
Publisher : Faculty of Sport and Health Sciences

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jossae.v10n1.p39-46

Abstract

Nutritional status is crucial for enhancing athletic performance in Pencak Silat, which demands strength and optimal body proportions. The objective of this research was to examine the influence of gender on body mass index (BMI) among young Pencak Silat athletes and to assess the impact of anthropometric variables on BMI. A total of 38 athletes were assessed for height, weight, body composition, and somatotype. The statistical analysis comprised Pearson correlation, independent t-test, one way ANOVA, and multiple linear regression. The findings indicate that there were no significant disparities in BMI between both genders (p = 0.113). Most of athletes categories as mesomorphic (57.9%), followed by ectomorphic (36.8%) and endomorphic (5.3%). Regression analysis indicates that body weight (β = 0.347; p < 0.001) exerts a substantial positive influence on BMI. In contrast, height demonstrates a significant negative influence (β = -0.247; p < 0.001). Additionally, age and gender are not significant factors towards BMI. These findings underscore the inadequacies of BMI as the exclusive measure of athletes’ nutritional status and highlight the necessity of incorporating anthropometric evaluation and somatotype profile. A multidimensional evalutions may help coaches and sport nutrisionist to design effective training and nutrition strategies for long term-athletes development (LAD).
Comparison of The Concept of Halal Products in Unusa Nutrition Students and Unusa Outside Nutrition Students in Surabaya Cleonara Yanuar Dini; Dini Setiarsih
Journal of Halal Research, Policy, and Industry Vol. 1 No. 2 (2022): Journal of Halal Research, Policy and Industry
Publisher : UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/jhrpi.v1i2.4180

Abstract

Indonesia is a country with the largest Muslim population, so the majority of Muslims are very concerned about the halal food they consume. However, the existing halal food is not necessarily in line with the Muslim population. Therefore, there is significant data in research on consumer behavior in consuming halal food. Related studies or literature especially regarding the role of religion on consumer behavior is still minimal. Thus, this research is expected to be useful for students, both consumers and producers, as well as the government and other related parties as a reference in formulating policies related to halal industrial production, especially processed food products. This paper mainly aims to examine the comparison of Muslim consumer behavior towards halal products that are in the majority and Muslim minorities, in terms of determinant factors. Data processing techniques include quantitative and qualitative analysis data obtained in 2020 from UNUSA Nutrition Students and Non-UNUSA Nutrition Students.
Co-Authors Adhe Hariani Ciptaningsih Adhe Hariani Ciptaningsih Aiko Aristawati Nabila Aisyaturida Amelia Alfiyah Nahdah Kamilah Ali Imron Ali Imron Alya Rifqi Ghifari Amalia Ruhana, Amalia Amelia Nurdini Rozana Anggi Tunjung Raras Anggi Tunjung Raras Anggun Rindang Cempaka Annisa Rindy Antika Annisa Rizky Maulidiana Arie Zainul Fatoni Arma Andi Kusuma Asrul Bahar Aulia, Salma Shafrina Aulia, Salma Shafrina Azalia Putri Salsabila Bahar, Asrul Bertalina Beta Ayuwaskitowati CHOIRUL ANNA NUR AFIFAH Choirul Anna Nur Afifah Cindy Gita Chayani David Aditya Decca Pinky Nugroho Dewi, Ratna Candra Dini Setiarsih Diyah Herowati Dwi Anindya A Dwi Apriliani Dwi Apriliani, Dwi Endang Sri Wahjuni Endang Sri Wahjuni Endang Sri Wahjuni, Endang Sri Endang Sri Wahyuni Eva Putri Arfiani Fajar Ari Nugroho Farida Farah Zakiya Fatihatur Rizqy, Nanda Salsabila Fayza Wara Az Zahra Fista Utami Fonny Indri Hartanti Galuh Impala Bidari Gusrianto, Wildan Alfira Gusrianto, Wildan Alfira Ilmia Fahmi Ilmia Fahmi, Ilmia Imansari, Megawati Ayu Intan Yusuf Habibie Irma Sarita Rahmawati Khoiru Syafaatin Noviani Laksmi Karunia Tanuwijaya Larastiti Windatari Leny Budhi Harti M. Thoriq Aqilalhasib Maulana Suryananda R Mayasari, Noor Rohmah Mayumi Aisyah Lady Michael C Gouveia Mohammad Afan Setyadi Muchamad Rizki Sentani Muhammad Alfid Kurnianto Muhammad, Rafly Yusuf Mulyana Mulyana Naufal Adipati Fawwaz Nindya Setyo Putri Noor, Rossi Alysia Noviani, Khoiru Syafaatin Nur Anindya Syamsudi Nurwati, Yuni Nuryadi, , Pasa, Wafa Nugrian Pifianigela Sinaga RAHAYU DEWI SOEYONO Rahma Micho Widyanto Ramadivan Bagus Ramadhan Reza Dwi Ramadhan Rita Ismawati Rohmah, Auliatur Rr. Nasyanda Callista Zacire Rusydiana, Hamidah Aula Sabila, Maulida Sakinah Hilya Abida Satwika Arya Pratama Sekar Ramadhanti Putri Sellyardi Putri, Nathania Zabrina Sembiring, Lydia Gresari Sevia Dwi Suryanti Sevia Dwi Suryanti Shannon Ellya Marolop Sholihah, Desty Muzarofatus Sholihah, Lini Anisfatus Sholikhah, Anindya Maratus Siti Mudiyah Siti Sulandjari Suryanata, Selvia Syifa Syihab Tsabita, Shafa Ainna Udin Kurniawan Aziz Utami, Fista Veni Indrawati Victorya Wahjuni, Endang Sri Wildan Alfira Gusrianto Yudi Arimba Wani Yudi Arimba Wani, Yudi Arimba YUNIMAR YUNIMAR Yusi Tyroni Mursityo