This Author published in this journals
All Journal TARBIYA : Journal Education in Muslim Society ARABIYAT Shaut Al-'Arabiyah Lisanuna: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya MIQOT: Jurnal Ilmu-ilmu Keislaman Al-Ta'rib: Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa Arab IAIN Palangka Raya Arabi : Journal of Arabic Studies Arabiyatuna : Jurnal Bahasa Arab Studi Arab An Nabighoh Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Arab LISANAN ARABIYA: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Budimas : Jurnal Pengabdian Masyarakat Jurnal Pendidikan Islam International Journal of Arabic Language Teaching IJALT Kalamuna El-Jaudah : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Muhadasah : Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Al-Rasikh : Jurnal Hukum Islam Online Learning in Educational Research Fashohah : Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Arab Kilmatuna: Journal Of Arabic Education TADRIS AL-ARABIYAT: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Arab Lahjatuna: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Al-Rasikh : Jurnal Hukum Islam Jurnal Al-Mashadir: Journal of Arabic Education and Literature Lughawiyah: Journal of Arabic Education and Linguistics Journal of Arabic Education, Linguistics, and Literature Studies Adabuna: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Lahjatuna: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Nidhomiyyah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Islam Journal of Arabic Language Learning and Teaching Pelita: Jurnal Studi Islam Mahasiswa UII Dalwa Al Mu'azarah: Jurnal Pengadian kepada Masyarakat Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Al-Wazan Efada : Jurnal Pengabdian Masyarakat Lughawiyyat: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Filantropis: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Claim Missing Document
Check
Articles

Exploring Arabic Synonyms for Beginner Learners: A Vocabulary-Based Approach Baharun, Segaf; Hanifansyah, Nur
TADRIS AL-ARABIYAT: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Bahasa Arab Vol 6 No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas KH. Mukhtar Syafaat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30739/arabiyat.v6i1.4316

Abstract

Abstract: This study explores the pedagogical role of synonym-based vocabulary instruction in Arabic language learning for beginner students. Vocabulary is widely recognized as the foundation of second language acquisition, yet the systematic teaching of synonyms has received limited attention in Arabic pedagogy. The aim of this study is to investigate how synonyms can be effectively introduced to novice learners and to assess their impact on lexical competence and communicative readiness. Employing a qualitative descriptive approach, the research was conducted at Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah, Pasuruan, Indonesia, with a focus on 30 newly enrolled students who had minimal prior exposure to Arabic. Data were collected through classroom observations, semi-structured interviews, and focus group discussions with students, as well as teacher interviews and supporting teaching materials. Thematic analysis, based on Miles and Huberman’s framework, identified three key findings: first, semantic grouping of synonyms such as ???–???, ???–???, and ???–???? enhanced students’ comprehension of nuanced meanings; second, synonym learning improved vocabulary recall by associating multiple words with a single concept; and third, students expressed greater confidence and inclusivity in oral communication when exposed to lexical alternatives. The results confirm that synonym-based instruction is not merely an enrichment activity but a fundamental strategy to deepen lexical knowledge and foster communicative competence at the beginner level. This study contributes to bridging the gap between semantic theory, computational approaches to synonymy, and practical pedagogy, offering practical implications for Arabic curriculum design and classroom practice.
Penguatan Literasi Digital dan Etika Bermedia bagi Siswa Madrasah melalui Program Generasi Anti Hoax Rachman, Lutfi; Hanifansyah, Nur; Husni, Zidan Muhtadin; Rusli, Muhammad Fikry Alqodry
Mohuyula : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mohuyula.4.2.51-57.2025

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memperkuat literasi digital dan etika bermedia di kalangan siswa Madrasah Aliyah melalui program Generasi Anti Hoax. Kegiatan dilaksanakan di MA Alhidayah Wanti, Kabupaten Lebak, Banten, dengan pendekatan deskriptif-partisipatif yang menggabungkan seminar dan workshop interaktif. Metode pelaksanaan mencakup tiga tahap: (1) persiapan dan observasi lapangan untuk pemetaan kebutuhan literasi digital, (2) implementasi program berupa penyuluhan, pelatihan, dan simulasi analisis berita hoax dengan pendekatan kolaboratif, serta (3) monitoring dan evaluasi melalui observasi, refleksi peserta, dan umpan balik guru pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam kesadaran kritis siswa terhadap informasi digital, kemampuan memverifikasi berita, serta internalisasi nilai-nilai keislaman seperti tabayyun, kejujuran, dan tanggung jawab sosial. Pembelajaran kolaboratif dan reflektif terbukti efektif dalam menumbuhkan karakter bermedia yang etis dan bijak. Program ini berkontribusi dalam mengembangkan model literasi digital berbasis nilai Islam yang relevan bagi madrasah di era disinformasi digital.
Teaching the Art of Introduction: Barāʾat al-Istihlāl as a Strategy in Arabic Language Pedagogy Mahmudah, Menik; Hanifansyah, Nur; Batrisya, Nur Aunie
Journal of Arabic Language Learning and Teaching (JALLT) Vol. 4 No. 1 (2026): Journal of Arabic Language Learning and Teaching (JALLT)
Publisher : Universitas Islam Negeri Palangka Raya Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23971/jallt.v4i1.404

Abstract

In Arabic language pedagogy, students often demonstrate adequate grammatical accuracy yet struggle to produce introductions that are thematically coherent, rhetorically engaging, and contextually appropriate, reflecting a limited integration of classical rhetorical principles in modern writing instruction. This study explores the pedagogical value of Barāʾat al-Istihlāl, a classical rhetorical device traditionally used in Arabic literature to craft meaningful openings, within the context of modern Arabic language teaching. Conducted at Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah with 30 male Aliyah-level students, the research employed a qualitative design involving classroom observations, focus group discussions, and interviews. Findings reveal that practicing rhetorical openings not only enhanced students’ ability to write coherent and stylistically engaging introductions but also enriched their vocabulary, with learners acquiring ten to fifteen new lexical items per session. Furthermore, the practice cultivated emotional sensitivity, training students to align openings with appropriate moods and contexts such as using uplifting language for joyful occasions or solemn expressions for serious ones thereby fostering both linguistic awareness and rhetorical taste (al-Ḥass al-Lughawī wa al-Dhawq al-Balāghī). The study concludes that Barāʾat al-Istihlāl is a powerful pedagogical strategy that bridges classical rhetorical heritage with contemporary education, offering dual benefits for written composition and oral communication. Implications suggest its integration into writing classes and public speaking training to enhance students’ linguistic competence, cultural sensitivity, and persuasive ability.
Strategi Pemahaman Masdar melalui Padanan Kata Benda Verbal dalam Bahasa Indonesia Nur Hanifansyah; Menik Mahmudah; Nur Aunie Batrisya
Pedagogy: Journal of Multidisciplinary Education Vol. 2 No. 2 (2025): November 2025
Publisher : PT. Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/pedagogy.v2i2.205

Abstract

Pemahaman masdar bagi pembelajar pemula bahasa Arab kerap menghadapi hambatan karena keterbatasan padanan langsung dalam bahasa Indonesia. Akibatnya, banyak pelajar hanya menghafalkan pola (wazan) tanpa memahami fungsi semantisnya secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan mengembangkan strategi pemahaman masdar dengan mengaitkan konsep verbal nouns dalam bahasa Arab dengan kata benda turunan dari verba dalam bahasa Indonesia, misalnya sentuhan dari menyentuh, pukulan dari memukul, teguran dari menegur, atau ciuman dari mencium. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dengan teknik observasi kelas, wawancara guru, serta tes diagnostik kepada 30 pelajar tingkat pemula di Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan menurut model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 82% pelajar lebih cepat memahami fungsi masdar setelah diberikan padanan kata benda verbal dalam bahasa Indonesia. Selain itu, strategi ini meningkatkan kemampuan pelajar dalam menggunakan masdar dalam kalimat produktif, baik lisan maupun tulisan. Dengan demikian, strategi perbandingan lintas bahasa terbukti efektif sebagai jembatan konseptual dalam pengajaran masdar. Temuan ini berimplikasi pada perlunya pendekatan pedagogis yang lebih kontekstual dan integratif dalam pembelajaran gramatika Arab di pesantren.
Pengabdian Internasional: Pendampingan Bahasa Arab Dasar Berbasis al-Muḥāwarah al-Yawmiyyah di Malaysia Segaf Baharun; Nur Hanifansyah; Muhamad Solehudin; Moh. Tohiri Habib; Yusuf Arisandi; Syahrul Iswan; M. Yusuf Harun
Mosaic: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Academic Bright Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66053/mosaic.v2i3.194

Abstract

Pengabdian internasional ini dilaksanakan sebagai respons terhadap rendahnya keberanian santri dalam menggunakan bahasa Arab secara lisan meskipun telah memiliki hafalan kosakata dasar, serta adanya perbedaan bahasa Melayu–Indonesia yang berpotensi menghambat efektivitas pemahaman. Kegiatan ini dilakukan di Ma’had Tahfiz Darul Ulum (MADU) Negeri Sembilan, Malaysia, dengan tujuan memperkuat keterampilan berbahasa Arab dasar santri melalui pendekatan al-Muḥāwarah al-Yawmiyyah (dialog harian). Pengabdian dilaksanakan pada Agustus–September 2025 (±8 minggu) dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), melibatkan sekitar tiga puluh santri tingkat awal. Materi meliputi penggunaan kata tanya sederhana seperti hal (هل), mādhā (ماذا), ayna (أين), serta pengenalan bentuk fiʿil māḍī dengan dhomir -ta dan -tu. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif, simulasi dialog, dan pendampingan intensif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keberanian santri berbicara, kemampuan menyelaraskan kosakata Melayu dengan padanan Arab, serta terciptanya suasana kelas yang lebih hidup dan komunikatif. Dengan demikian, pengabdian ini berkontribusi pada pengembangan pembelajaran bahasa Arab dasar dalam konteks internasional melalui pendekatan komunikatif dan interkultural. Implikasinya menegaskan pentingnya strategi adaptif yang mengintegrasikan penguasaan kosakata, praktik dialog, dan sensitivitas lintas bahasa sebagai model pengabdian bahasa Arab di Asia Tenggara.
YouTube Content Production for Arabic Language Learning: Cross-National Study Baharun, Segaf; Hanifansyah, Nur; Habib, Moh. Tohiri; Arifin, Ahmad; Syaifullah, Muhammad; Faqihah, Nur Aina
Online Learning In Educational Research (OLER) Vol. 6 No. 1 (2026): Online Learning in Educational Research
Publisher : CV FOUNDAE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58524/oler.v6i1.982

Abstract

This study employs a mixed-methods approach to examine the pedagogical value of learner-generated YouTube videos in Arabic language instruction in Islamic senior secondary schools across Malaysia and Indonesia. The study involved 240 non-native Arabic learners, with 120 participants from each country, and investigated the impact of video production on Arabic language proficiency, learner autonomy, and digital literacy over a sixteen-week period. Quantitative data were collected through standardized pre–post proficiency tests, autonomy and digital literacy scales, while multimodal content analysis was conducted on 240 purposively selected videos from a validated corpus of 600 YouTube uploads that followed structured production cycles. The findings revealed statistically significant improvements in overall Arabic language proficiency in Malaysia (d = 0.86) and Indonesia (d = 0.76), with particularly strong gains in speaking skills in Malaysia (d = 1.04) and Indonesia (d = 0.94). Learner autonomy and digital literacy competencies also showed significant improvement. Regression analysis indicated that production frequency and participation in feedback processes significantly predicted improvements in speaking proficiency and learner autonomy. The content analysis identified cultural vlogs, language tutorials, and narrative storytelling as the dominant genres, reflecting sociocultural influences across contexts. The study proposes a data-informed model of digital content creation integrating sociocultural interaction, multiliteracies, and self-regulated learning in Arabic CALL contexts