Afridha Laily Alindra
Unknown Affiliation

Published : 16 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN EDUCAPLAY TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA SEKOLAH DASAR Ratih Fatimah; Afridha Laily Alindra; Wina Mustikaati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.26952

Abstract

Improving learning outcomes is important to measure student progress during the learning process. This study was motivated by the low learning outcomes of elementary school students. This study aims to determine whether the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Educaplay can improve students' cognitive learning outcomes compared to the STAD cooperative learning model, as well as the effect of the TGT cooperative learning model on student learning outcomes. A total of 60 research participants participated in the quasi-experimental research using a non-equivalent pretest posttest control group design. Documentation and learning outcomes assessment were used as research instruments. Data analysis showed that the experimental class using the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Educaplay experienced an N-Gain increase of 63%, compared to 50% for the control class using the STAD cooperative learning model. The results showed that students who received teaching using the Teams Games Tournament (TGT) type cooperative learning model assisted by Educaplay had better science learning outcomes compared to students who used the STAD type cooperative learning model, and the Teams Games Tournament (TGT) type cooperative learning model assisted by Educaplay had a positive effect on student learning outcomes by 25.1%.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA AUGMENTED REALITY TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA SEKOLAH DASAR Ica Nurlaela; Afridha Laily Alindra; Wina Mustikaati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.26953

Abstract

Critical thinking skills are an important competency of the 21st century, but are still low in science learning in elementary schools. One of the efforts to improve is through the application of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Augmented Reality media which encourages active student involvement. This study aims to: (1) Determine the increase in students' critical thinking skills in science in elementary schools who receive the application of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Augmented Reality media is better than students who receive the application of the Discovery Learning model assisted by PowerPoint, and (2) Determine the effect of increasing students' critical thinking skills in science in elementary schools through the application of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Augmented Reality media. This study uses a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design. The subjects were students of grades IVA and IVB of SDN Purwamekar on the material of plant body parts. Data collection techniques used pretest, posttest, and documentation. The results of the study showed: (1) The increase in students' critical thinking skills with the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Augmented Reality was higher, which was 77.31%, and (2) There was an effect of increasing students' critical thinking skills in science learning in elementary schools through the application of the PBL model assisted by Augmented Reality media of 54.70%. Thus, the application of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Augmented Reality is effective in improving the critical thinking skills of elementary school students in science.
Pengaruh Model Problem-Based Learning Berbantuan Diorama 3D Terhadap Pemahaman Konsep Siklus Air Pada Siswa Sekolah Dasar Salsa Nurfazira; Silvia Maharani; Viona Christina Anatasya; Nur Assyifa Khoirunnisa; Nazwa Safira; Siti Salwa Salsabila; Afridha Laily Alindra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media diorama 3D terhadap pemahaman konsep siklus air pada siswa sekolah dasar. Pemahaman terhadap konsep siklus air yang bersifat abstrak seringkali menjadi tantangan utama dalam pembelajaran IPA di SD, sehingga memerlukan intervensi pembelajaran yang efektif dan visual. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian terdiri dari 36 siswa kelas V yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji nonparametrik Wilcoxon Signed Ranks Test karena salah satu kelompok data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan yang ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dari 59,75 (pretest) menjadi 73,89 (posttest). Peningkatan ini didukung oleh uji Wilcoxon yang menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 (Sig. < 0,05), sehingga hipotesis alternatif H₁ diterima. Selain itu, seluruh siswa (100%) mengalami peningkatan skor tanpa adanya penurunan, mengindikasikan dampak positif yang merata. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran PBL berbantuan diorama 3D efektif dan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep siklus air pada siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Direct Instruction Berbantuan Media TV Box Bergambar Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Bagian Tubuh Tumbuhan Pada Siswa Sekolah Dasar Annisa Eka Sunarya; Annisa Yumna Rizq; Dewi Nur Mauliddiah; Esa Cintami Yuendi; Ferdhina Salzabila Septiani; Khairunnisa Sri Handayani; Shifa Aulia Sabna; Afridha Laily Alindra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.797

Abstract

Peningkatan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai konsep bagian tubuh tumbuhan memerlukan penerapan model pembelajaran yang sistematis serta penggunaan media visual yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dampak penerapan model Direct Instruction yang dipadukan dengan media TV Box bergambar terhadap kemampuan siswa dalam mengidentifikasi bagian-bagian tubuh tumbuhan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain One-Group Pretest–Posttest, melibatkan 26 siswa kelas IV sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui empat butir tes esai dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, serta uji Wilcoxon Signed-Rank. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 66,04 pada pretest menjadi 81,00 pada posttest, disertai kenaikan persentase ketuntasan belajar dari 38,46% menjadi 69,23%. Uji Wilcoxon memperlihatkan nilai signifikansi p < 0,001, yang mengindikasikan perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Selain itu, nilai effect size (r = 0,73) menunjukkan pengaruh yang kuat dari model pembelajaran yang diterapkan. Berdasarkan uraian tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan model Direct Instruction berbantuan media TV Box bergambar terbukti dapat membantu peningkatan kemampuan siswa sekolah dasar dalam mengenali bagian tubuh tumbuhan.
Pengaruh Penerapan Model TGT dengan Media PoliPop (Monopoli Pop-Up) terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Thalytha Majma Tsaqifa Taftazani; Najwa Pitriani; Najmira Nurul Azizah; Meyra An Najmi; Luthfiana Puspa Dewi; Nazwa Pahira Sopianti; Muhammad Anji Rijal; Afridha Laily Alindra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.867

Abstract

Pembelajaran IPA di SD masih sering kurang interaktif, sehingga hasil belajar siswa belum optimal. Hal ini mendorong perlunya penggunaan model dan media yang lebih menarik dan mendorong keaktifan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media PoliPop (Monopoli Pop-Up) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One-Group Pretest–Posttest dengan subjek satu kelas V di salah satu sekolah dasar di Purwakarta. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar (pretest dan posttest) yang telah divalidasi. Analisis data diawali dengan uji normalitas menggunakan Kolmogorov–Smirnov dan Shapiro–Wilk. Hasil menunjukkan bahwa data pretest berdistribusi normal, sedangkan data posttest tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, uji hipotesis dilakukan dengan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) < 0,001, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Perhitungan effect size menghasilkan nilai r = 0,724 yang termasuk kategori besar. Penerapan model TGT berbantuan media PoliPop terbukti memberikan pengaruh yang kuat dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada materi “Ayo Sayangi Bumi Kita”. Dengan demikian, penggunaan TGT dan media permainan edukatif seperti Polipop direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan dan capaian belajar siswa.
Developing 21st-Century Skills Through Robotics-Enhanced STEM Learning: Effects on Prospective Elementary Teachers’ Computational Thinking Fitri Nuraeni; Nenden Permas Hikmatunisa; Endah Setyowati; Hafiziani Eka Putri; Afridha Laily Alindra
Phenomenon : Jurnal Pendidikan MIPA Vol. 15 No. 1 (2025): Phenomenon: Jurnal Pendidikan MIPA
Publisher : Faculty of Science and Technology, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/phen.2025.15.1.28201

Abstract

Currently the integration of Computational Thinking (CT) has been promoted into learning since elementary school due to technology advancement. However, prospective elementary school teachers in Indonesia lack sufficient experience in implementing CT into practice, leading to unpreparedness in teaching these skills to students in the future. STEM Education course provide a strategic platform to equip prospective elementary school teachers with hands-on experience in developing CT. Robotics integration enable combination of science, technology, engineering, and mathematics in one unit, and also provides project-based problem-solving experiences that can enhance CT. Through a quasi-experimental design, this study explore the effectiveness of robotics integration in STEM Education course in improving prospective elementary school teachers' CT. A total of 95 prospective elementary teachers comprised the study sample, which was selected purposively. The Computational Thinking Scale, with twenty-two items, was tested and found to be valid and reliable. Mixed ANOVA analysis indicates that STEM-based robotics course had a significant effect on improving elements of CT that includes problem-solving and critical thinking indicators. Meanwhile, the treatment effects on creativity, algorithmic thinking, and cooperativeness were minimal, indicating that these three indicators did not significantly influenced by the intervention