Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) BERBANTUAN EDUCAPLAY TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA SEKOLAH DASAR Ratih Fatimah; Afridha Laily Alindra; Wina Mustikaati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.26952

Abstract

Improving learning outcomes is important to measure student progress during the learning process. This study was motivated by the low learning outcomes of elementary school students. This study aims to determine whether the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Educaplay can improve students' cognitive learning outcomes compared to the STAD cooperative learning model, as well as the effect of the TGT cooperative learning model on student learning outcomes. A total of 60 research participants participated in the quasi-experimental research using a non-equivalent pretest posttest control group design. Documentation and learning outcomes assessment were used as research instruments. Data analysis showed that the experimental class using the Teams Games Tournament (TGT) cooperative learning model assisted by Educaplay experienced an N-Gain increase of 63%, compared to 50% for the control class using the STAD cooperative learning model. The results showed that students who received teaching using the Teams Games Tournament (TGT) type cooperative learning model assisted by Educaplay had better science learning outcomes compared to students who used the STAD type cooperative learning model, and the Teams Games Tournament (TGT) type cooperative learning model assisted by Educaplay had a positive effect on student learning outcomes by 25.1%.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) BERBANTUAN MEDIA AUGMENTED REALITY TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA SEKOLAH DASAR Ica Nurlaela; Afridha Laily Alindra; Wina Mustikaati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i3.26953

Abstract

Critical thinking skills are an important competency of the 21st century, but are still low in science learning in elementary schools. One of the efforts to improve is through the application of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Augmented Reality media which encourages active student involvement. This study aims to: (1) Determine the increase in students' critical thinking skills in science in elementary schools who receive the application of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Augmented Reality media is better than students who receive the application of the Discovery Learning model assisted by PowerPoint, and (2) Determine the effect of increasing students' critical thinking skills in science in elementary schools through the application of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Augmented Reality media. This study uses a quasi-experimental method with a non-equivalent control group design. The subjects were students of grades IVA and IVB of SDN Purwamekar on the material of plant body parts. Data collection techniques used pretest, posttest, and documentation. The results of the study showed: (1) The increase in students' critical thinking skills with the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Augmented Reality was higher, which was 77.31%, and (2) There was an effect of increasing students' critical thinking skills in science learning in elementary schools through the application of the PBL model assisted by Augmented Reality media of 54.70%. Thus, the application of the Problem Based Learning (PBL) model assisted by Augmented Reality is effective in improving the critical thinking skills of elementary school students in science.
Pengaruh Model Problem-Based Learning Berbantuan Diorama 3D Terhadap Pemahaman Konsep Siklus Air Pada Siswa Sekolah Dasar Salsa Nurfazira; Silvia Maharani; Viona Christina Anatasya; Nur Assyifa Khoirunnisa; Nazwa Safira; Siti Salwa Salsabila; Afridha Laily Alindra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.781

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media diorama 3D terhadap pemahaman konsep siklus air pada siswa sekolah dasar. Pemahaman terhadap konsep siklus air yang bersifat abstrak seringkali menjadi tantangan utama dalam pembelajaran IPA di SD, sehingga memerlukan intervensi pembelajaran yang efektif dan visual. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One-Group Pretest-Posttest. Sampel penelitian terdiri dari 36 siswa kelas V yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui tes pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji nonparametrik Wilcoxon Signed Ranks Test karena salah satu kelompok data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh signifikan yang ditandai dengan peningkatan nilai rata-rata dari 59,75 (pretest) menjadi 73,89 (posttest). Peningkatan ini didukung oleh uji Wilcoxon yang menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001 (Sig. < 0,05), sehingga hipotesis alternatif H₁ diterima. Selain itu, seluruh siswa (100%) mengalami peningkatan skor tanpa adanya penurunan, mengindikasikan dampak positif yang merata. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran PBL berbantuan diorama 3D efektif dan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep siklus air pada siswa sekolah dasar.
Pengaruh Model Direct Instruction Berbantuan Media TV Box Bergambar Terhadap Kemampuan Mengidentifikasi Bagian Tubuh Tumbuhan Pada Siswa Sekolah Dasar Annisa Eka Sunarya; Annisa Yumna Rizq; Dewi Nur Mauliddiah; Esa Cintami Yuendi; Ferdhina Salzabila Septiani; Khairunnisa Sri Handayani; Shifa Aulia Sabna; Afridha Laily Alindra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.797

Abstract

Peningkatan pemahaman siswa sekolah dasar mengenai konsep bagian tubuh tumbuhan memerlukan penerapan model pembelajaran yang sistematis serta penggunaan media visual yang menarik. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dampak penerapan model Direct Instruction yang dipadukan dengan media TV Box bergambar terhadap kemampuan siswa dalam mengidentifikasi bagian-bagian tubuh tumbuhan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain One-Group Pretest–Posttest, melibatkan 26 siswa kelas IV sebagai sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui empat butir tes esai dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, serta uji Wilcoxon Signed-Rank. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 66,04 pada pretest menjadi 81,00 pada posttest, disertai kenaikan persentase ketuntasan belajar dari 38,46% menjadi 69,23%. Uji Wilcoxon memperlihatkan nilai signifikansi p < 0,001, yang mengindikasikan perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest. Selain itu, nilai effect size (r = 0,73) menunjukkan pengaruh yang kuat dari model pembelajaran yang diterapkan. Berdasarkan uraian tersebut, dapat ditarik kesimpulan bahwa penggunaan model Direct Instruction berbantuan media TV Box bergambar terbukti dapat membantu peningkatan kemampuan siswa sekolah dasar dalam mengenali bagian tubuh tumbuhan.
Pengaruh Penerapan Model TGT dengan Media PoliPop (Monopoli Pop-Up) terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Thalytha Majma Tsaqifa Taftazani; Najwa Pitriani; Najmira Nurul Azizah; Meyra An Najmi; Luthfiana Puspa Dewi; Nazwa Pahira Sopianti; Muhammad Anji Rijal; Afridha Laily Alindra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.867

Abstract

Pembelajaran IPA di SD masih sering kurang interaktif, sehingga hasil belajar siswa belum optimal. Hal ini mendorong perlunya penggunaan model dan media yang lebih menarik dan mendorong keaktifan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media PoliPop (Monopoli Pop-Up) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One-Group Pretest–Posttest dengan subjek satu kelas V di salah satu sekolah dasar di Purwakarta. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar (pretest dan posttest) yang telah divalidasi. Analisis data diawali dengan uji normalitas menggunakan Kolmogorov–Smirnov dan Shapiro–Wilk. Hasil menunjukkan bahwa data pretest berdistribusi normal, sedangkan data posttest tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, uji hipotesis dilakukan dengan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) < 0,001, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Perhitungan effect size menghasilkan nilai r = 0,724 yang termasuk kategori besar. Penerapan model TGT berbantuan media PoliPop terbukti memberikan pengaruh yang kuat dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada materi “Ayo Sayangi Bumi Kita”. Dengan demikian, penggunaan TGT dan media permainan edukatif seperti Polipop direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan dan capaian belajar siswa.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbantuan Media Papan Gaya Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Kelas IV SD : The Influence of the Jigsaw Type Cooperative Learning Model Assisted by Style Board Media on the Cognitive Learning Outcomes of Fourth Grade Elementary School Students Aulia Mella Nooraisya; Syafa Aulia Tresarini; Widya Florensia Tarigan; Resa Salma Salsabila Az-Zahra; Shelsa Cantika Bahri; Luthfia Chairun Nisa Putri Syahbana; Haykal Gunanda Ahmad; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS Bab II Topik A “Apa itu Gaya?”. Latar belakang penelitian muncul dari rendahnya nilai Pre-test siswa yang berada pada rentang 30–80 dengan rata-rata 60,00, menunjukkan bahwa sebagian besar siswa belum memahami konsep gaya secara optimal. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diterapkan model Jigsaw yang menekankan kerja sama, interaksi, dan tanggung jawab individu melalui kegiatan kelompok asal dan kelompok ahli Penelitian menggunakan metode pre-eksperimen dengan desain One-Group Pretest–Posttest melibatkan 29 siswa yang dipilih secara purposive. Instrumen berupa 10 soal Pre-test dan 10 soal Post-test ranah kognitif menganalisis dan mengevaluasi yang telah divalidasi ahli. Analisis data menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, uji homogenitas, Paired Samples t-test, serta perhitungan N-gain Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 60,00 menjadi 80,34 pada post-test. Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen. Hasil Paired Samples t-test menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05) sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai Pre-test dan post-test. Nilai rata-rata N-gain sebesar 0.5231 atau 52,31% berada pada kategori sedang, menandakan bahwa model Jigsaw cukup efektif meningkatkan pemahaman konsep gaya baik pada siswa berkemampuan rendah maupun tinggi secara keseluruhan, penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terbukti memberikan pengaruh positif terhadap hasil belajar siswa pada materi gaya dan dapat direkomendasikan sebagai alternatif pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Pengaruh Penggunaan Model Pembelajaran Problem-Based Learning Berbantuan Media The Body Expedition Terhadap Peningkatan Hasil Belajar IPA Siswa Kelas V SD: The Effect of Using the Problem-Based Learning Model Assisted by The Body Expedition Media on Improving Science Learning Outcomes of Fifth Grade Elementary School Students Carissa Noverina Althafah; Laras Ayu Syahrani; Farhan Agustian; Sabrina Jelita; Chintia Ananda Gusti; Aliya Nauli Hidayat; Lisna Maulia; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9655

Abstract

Pembelajaran materi sistem organ tubuh manusia di sekolah dasar sering kali mengalami kendala karena konsepnya bersifat abstrak, kompleks, dan tidak dapat diamati secara langsung oleh siswa. Tanpa bantuan media ajar yang tepat, siswa cenderung hanya menghafal istilah dan fungsi organ tanpa memahami keterkaitan antarorgan dalam satu sistem, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman konsep dan hasil belajar kognitif. Oleh karena itu, diperlukan media ajar interaktif yang mampu memvisualisasikan struktur dan fungsi organ tubuh manusia secara konkret serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media ajar interaktif The Body Expedition terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa kelas V sekolah dasar pada materi sistem organ manusia. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest. Subjek penelitian berjumlah 27 siswa yang diberikan tes sebelum dan sesudah perlakuan. Siswa diberikan lembar pretest-posttest berisi 10 soal dengan indikator memahami, mengaplikasi, menganalisis, mengevaluasi, dan menyempurnakan. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata dari 72,22 pada pretest menjadi 87,41 pada posttest. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai Z = –4,298 dengan p = 0,000 (< 0,05), menandakan adanya perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah pembelajaran. Kesimpulannya, penerapan model PBL berbantuan media The Body Expedition terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar kognitif dan pemahaman konsep sains siswa materi sistem organ manusia pada sekolah dasar, sekaligus mendorong keterlibatan aktif serta kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Hanger Energy Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Ipas Siswa Kelas Iv Sekolah Dasar Melalui Desain Pretest–Posttest: The Effect of Using Hanger Energy Learning Media on Improving the Science Learning Outcomes of Fourth Grade Elementary School Students Through a Pretest–Posttest Design Ajrita; Caroline Rotua; Ghoziyah Nida; Mutiara Puspa; Nailla Ayu; Rita Nuraeni; Siti Saraswati; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9657

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membangun literasi sains, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konsep dasar peserta didik sejak dini. Namun, materi energi dalam IPAS masih sering dianggap sulit karena bersifat abstrak, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman dan hasil belajar siswa. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran berupa media konkret dan interaktif yang mampu menjembatani konsep abstrak agar lebih mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media pembelajaran Hanger energy terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Purwakarta dengan subjek sebanyak 28 siswa kelas IV. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang terdiri atas 10 soal (pretest dan posttest) yang telah dianalisis validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat normalitas (Kolmogorov–Smirnov dan Shapiro–Wilk) serta uji hipotesis Paired Samples T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa sebesar 72,18, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 87,54, dengan peningkatan rata-rata sebesar 15,36 poin. Hasil uji Paired Samples T-test menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001, yang menandakan adanya perbedaan hasil belajar yang sangat signifikan sebelum dan sesudah penggunaan media Hanger energy. Analisis per indikator menunjukkan bahwa kemampuan menyimpulkan (C5) mengalami peningkatan paling tinggi dibandingkan kemampuan menelaah (C4) dan membuktikan (C5), karena siswa lebih mudah memahami konsep melalui penyajian visual dan pengalaman belajar langsung. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran hanger energy efektif dan signifikan dalam meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi energi. Media ini mampu mengonkretkan konsep abstrak, mendukung gaya belajar visual dan kinestetik, serta direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Pengaruh Model Problem Based Learning terhadap Hasil Belajar Kognitif Materi Perubahan Iklim pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar: The Influence of the Problem Based Learning Model on Cognitive Learning Outcomes of Climate Change Material in Fourth Grade Elementary School Students Adi Candra Wijaya; Ghefira Alya Mukhbita; Indri Masti; Salvia Nasywa Prabawa; Try Rahmawati; Vanska Lidia; Yuki Wulan Azzahwa; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9659

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan sebagai respon terhadap rendahnya pemahaman siswa sekolah dasar terhadap isu perubahan iklim yang semakin berdampak nyata dalam kehidupan sehari-hari, sementara pembelajaran IPAS di kelas masih didominasi metode ceramah sehingga siswa cenderung pasif. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan pemahaman perubahan iklim pada siswa kelas IV. Desain pra-eksperimen one-group pretest-posttest dengan 26 siswa di SD Purwakarta. Instrumen: tes pilihan ganda 10 soal (validasi ahli 4,2/5,0; Cronbach's Alpha 0,78). Data dianalisis menggunakan PASW Statistics 18 dengan uji Shapiro-Wilk dan Wilcoxon Signed Rank Test. Data tidak berdistribusi normal (pretest p = 0,003; posttest p = 0,000). Uji Wilcoxon menunjukkan Z = ?4,058, p = 0,000 (p < 0,001) dengan peningkatan signifikan: mean pretest 70,00 ? posttest 89,62 (kenaikan 19,62 poin). N-Gain 0,60 (kategori sedang). Analisis per indikator menunjukkan C3 (analisis) mencapai N-Gain tertinggi 0,72 (kategori tinggi), sedangkan indikator lainnya berada pada kategori sedang. Standar deviasi menurun 37,8% (17,89 ? 11,13), sehingga kesenjangan pemahaman berkurang. Sebanyak 80,8% siswa mengalami peningkatan dan 0% mengalami penurunan. Hasil ini menunjukkan bahwa PBL tidak hanya efektif meningkatkan hasil belajar kognitif materi perubahan iklim, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pembelajaran IPAS yang menuntut keterampilan berpikir tingkat tinggi di era Kurikulum Merdeka.
Efektivitas Pembelajaran Problem-Based Learning Berbantuan Roda Ekosistem Terhadap Peningkatan Pemahaman Rantai Makanan Siswa Kelas V SD: The Effectiveness of Problem-Based Learning Assisted by the Ecosystem Wheel on Improving the Understanding of Food Chains in Fifth Grade Elementary School Students Elsa Rahmalia Putri; Mila Inayah; Rizky Nurul Muslih; Sahrany Nurmalasari; Verga Delasiana; Yughnita Azmi; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9736

Abstract

Pembelajaran IPA pada materi rantai makanan di sekolah dasar seringkali menghadapi masalah berupa rendahnya pemahaman dan partisipasi siswa dalam pembelajaran akibat dari penggunaan metode pembelajaran konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model Problem-Based Learning (PBL) berbantuan media visual “Roda Ekosistem” dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas V SD. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian eksperimen dan desain penelitian menggunakan Pre-Eksperimental Design dengan model desain One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilakukan di salah satu SD di Purwakarta pada siswa kelas V. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model PBL berbantuan Roda Ekosistem, sedangkan variabel terikatnya adalah pemahaman siswa yang diukur menggunakan tes dan observasi. Analisis data penelitian dilakukan menggunakan uji statistik deskriptif, uji Wilcoxon, dan uji korelasi. Instrumen yang digunakan adalah tes formatif berbentuk pilihann ganda sebanyak 10 butir soal, serta observasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada rata-rata hasil belajar siswa, dari skor 74,44 pada pretest menjadi 85,56 pada posttest. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000, 17 siswa mengalami peningkatan, tidak ada siswa yang mengalami penurunan. Uji korelasi menunjukkan nilai 0,611 (p = 0,001) yang menunjukkan hubungan sedang kuat. Diskusi menunjukkan bahwa penerapan model PBL berbantuan media Roda Ekosistem membuat siswa terlibat aktif dalam proses identifikasi masalah, diskusi kelompok, dan pemecahan masalah. Media Roda Ekosistem terbukti mempermudah pemahaman abstraksi aliran energi, mengurangi miskonsepsi, dan mendukung siswa pada tahap operasional konkret. Berdasarkan temuan ini, disimpulkan bahwa penerapan PBL berbantuan Roda Ekosistem efektif untuk meningkatkan pemahaman dan mendorong partisipasi aktif siswa dalam pembelajaran yang relevan dengan tuntutan keterampilan abad-21.
Co-Authors Abdah Birrul Walidain Adi Candra Wijaya Adika Agil Firdaus Adriana Meidy Taura Batubara Adya Pramudya Dwi Permata Radianty Afifah Khoerani Aida Indah Pertiwi Ajrita Aldavia Thursina Ali Azhar Herdiansyah Aliya Nauli Hidayat Alpita Noviyanti Alya Latifa Amanda Zahira Andi Hanifah Muthmainnah Andila Nurul Hasanah Andita Pratiwi Annisa Eka Sunarya Annisa Yumna Rizq Asih Wulandari Assyfa Devalina Septya Hamdani Aulia Mella Nooraisya Aulia Salma Sola Ayu Rahayu Nurhajati Bening Cipta Alam Bunga Aldenina Cantika Sri Agustin Carissa Noverina Althafah Caroline Rotua Chairin Zahra Alkautsari Chintia Ananda Gusti Deliana Dwi Hafsari Dellisa Ahyani Desi Karunia Cibro Desy Fitriani Mukti Devita Fitriyani Dewi Nur Mauliddiah dewi, rinanda Dias Marisa Dillah Kusmawati Dinda Hudaya Nur Fadilah Dwiky Nurfauzi Dwina Nurmalia Putri Easter Merryetta Simanjuntak Ela Hayati Elsa Rahmalia Putri Esa Cintami Yuendi Esti Yuliani Farhan Agustian Fariha Nadhira Lutfia Fathan Tamam Faza Zakiyyan Febby Deca Lestari Ferdhina Salzabila Septiani Fiddini Nafa Eka Rohmaningsih Fira Muthia Hanifa Fitri Nuraeni Fitri Rohmatul Aulia Gandes Rahmi Mahayun Sari Ghefira Alya Mukhbita Ghevira Aulia Rahima Ghoziyah Nida Hafiziani Eka Putri, Hafiziani Eka Haykal Gunanda Ahmad Hilma Fauziah Holy Angelica Hot Mauli Gultom Ica Nurlaela Indradewa, Rhian Indri Masti Insari, Indah Putri Istiba Hikmatul Anwar Kaila Alif Sagita Khairunnisa Sri Handayani Khosyi Anindya Chotimah Kinanti Dilla Putri Laila Puspita Laili Lutfianah Laras Ayu Syahrani LINDA WAHYUNI Lisna Maulia Luthfia Chairun Nisa Putri Syahbana Luthfiah Hanifah Luthfiana Puspa Dewi Meilisa Meilisa Mellisa Aulia Nursiamy Meyra An Najmi Mila Inayah Mochammad Fadhlan Dzikrulloh Muhammad Anji Rijal Muhammad Bagas Adisetyo Mutiara Puspa Mutmainah, Elsa Nabila Wanda Yusela Nabillaila Qurotunnisa Nada Savaira Raihana Nadia Luthfiani Nadya Nunik Cahyani Nailla Ayu Najmira Nurul Azizah Najwa Pitriani Nala Kania Nazwa Pahira Sopianti Nazwa Safira Nenden Permas Hikmatunisa Nina Marlina Nisha Fitria Nita Febri Andini Nopi Krisnawati Nur Assyifa Khoirunnisa Nurbaiti Syifa Widaningsih Nurhayati Nurluthfi Azzahra Nurul Candra Imani Nurul Hasna Haifa Puji Rahayu Qhatrun Nada R Ulya Afifah R. Aida Ekaputri Soviyana Rachmi Amalia Syafia Syams Rahma Zahara Nurzain Ratih Fatimah Ravina Azhar Alfiyyah Renata Dwi Iswanti Resa Azahra Resa Salma Salsabila Az-Zahra Rinanda Aprillionita Rita Nuraeni Rizky Nurul Muslih Rosda Maulida Rosdillah Eka Putri Rosie Amelia Sabrina Jelita Sahrany Nurmalasari Salma Nurhaliza Darmansyah Salsa Nurfazira Salsabilla Suci Attalia Salvia Nasywa Prabawa Saofa Salsa Safariyah Semilir Inas Khairani Shela Permatasari Setyawati Shelsa Cantika Bahri Sherina Herdiana Putri Sheva Febriant Zahra Khoerunnisa Shifa Aulia Sabna Shofa Shofiyana Silvia Maharani Siti Komalasari Siti Salwa Salsabila Siti Saraswati Susanti Ariyanti Sya'bani, Yahya Rafi Syafa Aulia Tresarini Syahira Ramadhini Syaira Maulida Tamara Noviani Fijia Suchi Thalytha Majma Tsaqifa Taftazani Tiara Dwi Putri Titin Nurrohmat Tria Kurnia Sari Try Rahmawati Vanska Lidia Verga Delasiana Vini Febrianty Viona Christina Anatasya Wardatul Afiyah Widya Florensia Tarigan Wina Mustikaati Wita Dwi Yanti Wulan Sapitri Yughnita Azmi Yuki Wulan Azzahwa Zalfa Hervianuri