Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY BERBANTUAN LEMBAR KERJA SISWA TERHADAP PENGUASAAN LITERASI SAINS PADA SISWA SEKOLAH DASAR Aiman, Ummu; Meilani, Dian; Uslan
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 8 No. 2 (2021)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v8i2.327

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh pembelajaran guided inquiry berbantuan lembar kerja siswa terhadap penguasaan literasi sains pada materi perubahan wujud benda kelas V SD MI Darul Hijrah Madani Kota Kupang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode penelitian yang digunakan yakni eksperimen dengan jenis pra eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest design” . Populasi adalah seluruh siswa kelas V SD MI Darul Hijrah Madani Kota Kupang yang berjumlah 30 orang. Dalam pengambilan sampel penggunaan teknik purposive sampling berjumlah 30 orang. Dimana melakukan pretest tanpa adanya perlakuan, kemudian posttest diterapkan model pembelajaran guided inquiry berbantuan LKS. Data yang dikumpulkan melalui tes objektif (pilihan ganda) pada materi perubahan wujud benda. Data yang didapatkan dianalisis dengan teknis analisis statistika yaitu menggunakan uji T. Setelah dianalisis hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat perbedaan literasi sains peserta didik antara pretest dan posttest dapat dilihat dari hasil perhitungan Uji T yakni dengan df 15, nilai signifikansinya 0,000 yang berarti < 0,05 maka Ho ditolak dan H1 diterima. Disimpulkan adanya efek yang disignifikan model pembelajaran guided inquiry berbantuan LKS terhadap literasi sains peserta didik pada materi perubahan wujud benda kelas V SD MI Darul Hijrah Madani Kota Kupang.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING DENGAN SUPLEMEN PETA PIKIRAN TERHADAP BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR Aiman, Ummu; Meilani, Dian; Suhada, Farhan; Sunimbar
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 10 No. 2 (2023)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v10i2.1184

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan berpikir kritis siswa antara kelompok pretest dan posttest yang dibelajarkan dengan model problem-based learning suplemen peta pikiran. Rancangan yang digunakan One Group Pretest-Posttest design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas III SD Inpres Roja 2 Kota Ende tahun ajaran 2022/2023. Dengan teknik sampel nonprobability sampling, yakni sampling jenuh dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Data berpikir kritis diperoleh melalui tes. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukan bahwa berpikir kritis siswa pada kelompok pretest dan posttest menunjukkan adanya perbedaan yakni dilihat dari mean rata-rata kelas pretest bernilai sebesar 58,7 sedangkan kelompok posttest yang diterapkan dengan model problem-based learning berbantuan peta pikiran senilai 73,8 rata-rata skor. Hasil perhitungan uji-t independent diperoleh nilai sig 0,000<0,05. Dengan demikian, model model problem based learning suplemen peta pikiran berpengaruh terhadap berpikir kritis siswa SD.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR BERDASARKAN POTENSI DAERAH Aiman, Ummu; Lasmawan, I Wayan; Suastika, I Nengah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) meningkatkan kreativitas siswa pada materi kegiatan ekonomi berdasarkan potensi daerah siswa sekolah dasar. Jenis penelitian pra eksperimen dengan desain penelitian One Group Pretest-Posttest design yang terdiri dari dua variabel yaitu variabel bebas dan variabel terikat. Dimana variabel bebas model pembelajaran project based learning sedangkan variabel terikat kreativitas siswa. Populasi dalam penelitian keseluruh siswa kelas V SD Gmit No 7 Oebufu dan sampelnya kelas V berjumlah 27 orang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Kemudian dianalisis menggunakan SPSS Versi 23,0 For windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas siswa menggunakan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) lebih baik dari pada yang diterapkan model pembelajaran konvesional. Hal ini dapat dilihat dari hasil uji t didapatkan nilai Sig (2- tailed) 0,000 kurang dari 0,05. Maka disimpulkan bahwa H0 ditolak maka maka H1 diterima karena Sig (2-tailed) kurang dari 0,005. Maka disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning (PjBL dapat meningkatkan kreativitas siswa pada materi kegiatan ekonomi berdasarkan potensi daerah.
EFEKTIVITAS MODEL DISCOVERY LEARNING PADA PEMBELAJARAN PKN DI SEKOLAH DASAR Aiman, Ummu; Bagus Sanjaya, Dewa; Suastika, I Nengah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i3.3830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas model discovery learning terhadap hasil belajar PKn IV pada topik pola hidup bergotong-royong di sekolah dasar MIS AL-Fitrah Oesapa Kota Kupang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pra-ekperimen, dimana hanya menggunakan 1 kelas dalam penelitian. Rancangan penelitian menggunakan one group pretest dan posttest. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas IV MIS AL-Fitrah Oesapa yang berjumlah 20 siswa, menggunakan nonprobability sampling sampling jenuh sebagai teknik penarikan sampel dimana semua anggota populasi dijadikan sampel. Teknik pengumpulan data yakni tes hasil belajar yang menggunakan soal pilihan ganda sebanyak 25 soal pafa materi pola hidup gotong royong. Hasil penelitian rata-rata untuk kelas pretest adalah 62,00, dan kelas posttest dengan rata-rata 72,50. Dengan berdasarkan hasil uji analisis statistik diperoleh bahwa kedua data berdistribusi normal dan homogen, sehingga pengujian hipotesisi dapat dilakukan dengan menggunakan uji independen sampel t-test. Hasil perhitungan uji-t pretest-posttest pada taraf signifikansi 0.05 dengan df 38 di peroleh nilai sig. 0.000< 0.05 sehingga dapat dikatakan bahwa H0 ditolak dan H1 di terima. Maka dapat disimpulkan bahwa adanya efektivitas model discovery learning terhadap hasil belajar PKn IV pada topik pola hidup bergotong-royong di sekolah dasar MIS AL-Fitrah Oesapa Kota Kupang.
Ketahanan Pangan, Asupan Zat Gizi dan IMT Pada Remaja Pasca Bencana Di Kota Palu Aiman, Ummu; Hartini, Diah Ayu; Ariani, Ariani; Nurulfuadi, Nurulfuadi; Rakhman, Aulia; Fitrasyah, St Ika; Pradana, Fendi; Nadila, Devi
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 2 (2021): Volume 12 No.2 (2021)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v12i2.284

Abstract

Bencana memiliki dampak yang dapat merugikan manusia, termasuk remaja yang merupakan masa emas dimana anak harus dibekali makanan yang cukup gizi sebagai acuan dasar untuk kelangsungan hidupnya yang akan datang tanpa mengalami gangguan yang akan mengganggu proses tumbuh kembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ketahanan pangan, asupan zat gizi dan indeks masa tubuh (IMT) pada remaja pasca bencana di Kota Palu. Metode yang digunakan adalah survey deskriptif dan dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Palu yang dekat dengan lokasi bencana gempa bumi, tsunami dan liquifaksi dengan total sampel 96 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja dengan kategori tahan pangan lebih besar (61,46%) dibandingkan dengan kategori rawan pangan dengan kelaparan (10,42%) dan kategori rawan pangan tanpa kelaparan (28,12%). Kemudian asupan energi dengan kategori kurang lebih besar (98,96%) dibandingkan dengan kategori cukup (1,04%) dan IMT siswa sebagian besar masuk dalam kategori underweight (58,33%). Kesimpulan bahwa remaja yang terkena dampak bencana masih termasuk dalam kategori tahan pangan namun asupan gizi kurang yang mengakibatkan berat badan kurang sehingga berpengaruh pada IMT kategori underweight.
Permasalahan gizi pada anak balita pasca gempa: Studi kasus di Palu, Sigi, dan Donggala Nurulfuadi, Nurulfuadi; Ariani, Ariani; Hartini, Diah Ayu; Aiman, Ummu; Nadila, Devi; Rahman, Aulia; Husna, Sa'adatul
Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 1 (2021): Volume 12 No.1 (2021)
Publisher : Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/preventif.v12i1.302

Abstract

Palu, Sigi, and Donggala districts experienced a 7,7 magnitude earthquake on September 28 2018. This incident was declared a national disaster. The impact of the disaster is a decrease in the nutritional status of children under five. Nutritional problems in children under five after the earthquake can be caused by paralysis of health service, lack of availability of clean water, poor environmental sanitation, infectious diseases, and lack of consumption of nutritious food. This research is a descriptive study wich to identify nutritional problems in children under five after the earthquake in Palu, Sigi, and Donggala districts. The type of data used is secondary data, including height, weight, and age. The results showed that the nutritional status of under five children based on the weight for age index were underweight 32,1% and very underweight 16,6%. Nutritional status based on the weight for height index, were malnutrition 13,7% and poor nutrition 4,9%. The nutritional status based on the height for age index were stunting 55,7%. The conclusion that the stunting is a nutritional problem with the highest prevalence after the earthquake. The health of children under five is easily influenced by food security, the environment, and the economy. The high prevalence stunting post-earthquake can be caused by job losses, damage to agricultural land and plantations, disruption of the economic system and development in the area which has an impact on low access to food for families.
The Relationship Between Sociocultural Determinants with Exclusive Breastfeeding Practices in the Working Area of Sigenti Public Health Center, Tinombo Selatan Subdistrict, Parigi Moutong Regency Riskika, Febiani; Bawiling, Sindi Anastasya; Aiman, Ummu; Rakhman, Aulia; Amin, Nur Afia; Rahmawati, Reny; Nurulfuadi, Nurulfuadi; Lukman, Try Nur Ekawati; Nadila, Devi
Journal of Global Nutrition Vol 5 No 2 (2025)
Publisher : Ikatan Sarjana Gizi Indonesia (ISAGI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53823/jgn.v5i2.144

Abstract

The coverage of exclusive breastfeeding in Indonesia has reached only 66.1%, falling short of the global target of 70% by 2030. This indicates that breastfeeding practices remain suboptimal. This study aims to analyze the relationship between maternal knowledge, educational level, family support, and food taboos with exclusive breastfeeding practices in the working area of Sigenti Public Health Center, Tinombo Selatan Subdistrict, Parigi Moutong Regency. A quantitative method with a cross-sectional approach was employed. The study population consisted of 126 mothers, from which a sample of 95 respondents was obtained using the Slovin formula and purposive sampling technique. Data were analyzed using the chi-square test with a significance level of p < 0.05. The results revealed a significant association between maternal knowledge and exclusive breastfeeding practices (p = 0.001). However, no significant relationships were found between educational level (p = 0.454), family support (p = 0.267), and food taboos (p = 0.513) with exclusive breastfeeding practices. The study concludes that low maternal knowledge is a key factor contributing to the suboptimal practice of exclusive breastfeeding. Additionally, other influencing factors such as community perceptions and the role of healthcare providers were also identified
Peningkatan Pengetahuan Pelajar SMA melalui Sosialisasi dan Edukasi Bahan Tambahan Pangan Berbahaya dalam Jajanan Sekolah di Kota Palu Hartini, Diah Ayu; Bahja, Bahja; Ansar, Ansar; Batjo, Siti Hadijah; Aiman, Ummu; Nurulfuadi, Nurulfuadi
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/pjpm.v6i2.3843

Abstract

Food Additives (FDA) are certain ingredients added to food to make it look attractive and have a longer shelf life. FDA can be dangerous if used in food in doses greater than the specified standard or consumption limit. Hazardous FDA are usually found in school snacks, so education is needed to increase students' knowledge to protect them from dangerous FDA. The purpose of this community service is to increase students' understanding and knowledge regarding dangerous FDA in school snacks. This activity was carried out at SMA Negeri 7 Palu with a total of 59 participants. The implementation of the activity was in the form of providing education about dangerous FDA in school snacks to students using lecture methods and leaflet distribution. Knowledge measurements were carried out before and after the education. The results of the pre-post test showed that there was an effect of providing education on students' knowledge with a significance value of α = 0.00 with an increase in knowledge of 25.4%. The increase in students' knowledge is expected to have implications for students' attitudes in choosing safe foods for consumption.
EDUKASI TENTANG PANGAN LOKAL SEBAGAI ASUPAN GIZI HARIAN BAGI BALITA UNTUK PENCEGAHAN STUNTING DI DESA SIBEDI, KECAMATAN MARAWOLA, KABUPATEN SIGI Aiman, Ummu; Nurulfuadi, Nurulfuadi; Hijra, Hijra; Randani, Aldiza Intan; Riskika, Febiani; Nadila, Devi; Novriyanti, Dian; Ekawati, Try Nur
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 12 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i12.2527

Abstract

The stunting problem in Sigi Regency remains a public health concern that requires specific interventions, including in Marawola District, Sibedi Village, where the prevalence rate reached 25.6%. This figure is higher than the national stunting prevalence of 15.8%, indicating the need for targeted efforts to reduce it. This community service activity aimed to enhance housewives’ understanding of the causes and risks of stunting among toddlers, introduce the nutritional content of local food sources, and improve their skills in processing nutritious local foods through practical daily recipes for toddlers. The activity was conducted through socialization sessions and the distribution of pocket books containing local food-based recipes as references for preparing daily family meals. The results demonstrated that this program was effective in increasing mothers’ knowledge regarding stunting prevention. Based on pre- and post-test results, the proportion of participants with a high level of knowledge increased from 22.9% to 91.4%. This finding indicates a significant improvement in nutrition literacy, particularly in understanding the definition of stunting, associated risk factors, and the importance of meeting balanced nutritional needs.  
The Synergy of the Tri-Center Education in Shaping Social Responsibility Theoretical and Practical Review Esha, Zuhdi; Mulyana, Asep; Hasanah, Uswatun; Aiman, Ummu
Jurnal Ar Ro'is Mandalika (Armada) Vol. 6 No. 2 (2026): JURNAL AR RO'IS MANDALIKA (ARMADA)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59613/armada.v6i2.5972

Abstract

Education is not solely the responsibility of formal institutions, but rather a multidimensional process involving family, school, and community the three centers of education as proposed by Ki Hajar Dewantara. In this article, we develop a three-center educational framework as a basis for fostering students' social responsibility. Using a qualitative approach in the form of a literature review, this article examines the roles and responsibilities of each pillar (family, school, and community) and formulates collaborative mechanisms that enable the holistic internalization of prosocial values. Based on an analysis of recent studies, we found that the three-center educational framework is relevant and effective in strengthening character education and social responsibility, especially in the context of modern challenges such as individualism and digital disruption. Therefore, systematic synergy between these three pillars is necessary as a character education strategy in the 21st century.
Co-Authors Abdul Rahim Abdul Syahril Muh Abrori, Zumrotul Amalia Agustiani, Witri Ahmad ahmad yani Ahmad, Rizqy Amelia Ramadhaniyah Ahmad, Rizqy Amelia Ramdhaniyah Ahmad, Zaqinah Akbari, Ummu Fajariah Akbari, Ummu Fajariyah Anatri Desstya Ansar Ansar Ariani Ariani Arifin Asep Mulyana Aulia Rahman Aulia Rakhman Ayuba Pantu Azzahro Hazima, Atika Bagus Putrayasa, Ida Bahja Bawiling, Sindi Anastasya Binti Abdullah, Norazilawati Damapolii, Mujahid Dewa Bagus Sanjaya Ekawati, Try Nur Esha, Zuhdi Faisal, Elvyrah Fauziah, Lia Febriani, Ulfa Fendi Pradana Fitrasyah, St Ika Fitri Rahmawati, Anisa Hartini, Diah Ayu Hasyda, Suryadin Hijra Hijra, Hijra Hijratulmarah, Hijratulmarah Husna, Sa'adatul I Made Tangkas I Nengah Suastika I Wayan Lasmawan I Wayan Suastra Indriani, Nur Izul Haq, Agung Julhidayat Muhsam Kase, Nikson M. Ketut Suma Khasna, Fenny Tanalinal LETASADO, MUHAMAD RUSADI Linda Ayu Rizka Putri Luan, Juita Lendi M.Pd Prof. Dr. I Nyoman Sudiana . Maharani, Dhea Putri Mahruri Saputra Manek, Maria Irene Mardiani Mangun Meilani, Dian Minsih Mukhlisa, Ida Muliana, Muliana Mushaf, Muhammad Amer Nadila, Devi Nggubhu, Hasri Ramadan Nikmah Utami Dewi Novriyanti, Dian Nur Afia Amin Nurchotimah, Aulia Sholichah Iman Nurlailah Nurul Fuadi Nurulfuadi Nurulfuadi Nyoman Dantes Prada, Emanuel Thomas Ama Putri Mulia Sakti Ra'bung, Alfrida Semuel Randani, Aldiza Intan Ratnasari Diah Utami Reka Julia Utama Reny Rahmawati Riansya, Ferdi Rika, Maria M. B. Riskika, Febiani Saban, Muin Sabuna, Matica Safitri, Sri Aulia Sanlain, Jefrianus Sari Sitepu, Melyani Seran, Agustinus Seuk, Beatrix Shofil Fikri Siti Hadijah Batjo Siti Ika Fitrasyah Soi, Viktoria Sopiulloh, Wafa Suhada, Farhan sukmawati Sunimbar Tadzkiroh, Ummi Tamsik Udin Try Nur Ekawati Lukman Uslan Uswatun Hasanah Yanti K. Manoppo Yenni Yenni Yulia Maftuhah Hidayati Zulaikhah Dwi Jayanti