p-Index From 2021 - 2026
10.659
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

Peran Modal Sosial dalam Dinamika Komunitas Ojek Konvensional: Studi tentang Komunitas Opas di Anyer Yuliani, Yuliani; Setiawan, Rizki
Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI Vol 13 No 2 (2024): Community Dynamics and Social Transformation
Publisher : Laboratorium Sosiologi FISIP Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jes.v13i2.48417

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran modal sosial dalam mempertahankan komunitas ojek konvensional di tengah meningkatnya persaingan dari berbagai jenis transportasi dan modernisasi di Anyer. Menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, studi ini mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk menganalisis eksistensi dan fungsi modal sosial dalam komunitas ojek konvensional Opas (Ojek Pasar). Temuan penelitian menunjukkan bahwa modal sosial memainkan peran krusial dalam keberlangsungan komunitas ini. Elemen-elemen modal sosial yang signifikan meliputi: 1) solidaritas yang tinggi di antara anggota, 2) kepercayaan antar anggota komunitas, dan 3) nilai-nilai sosial yang terjalin dalam komunitas. Modal sosial terbukti penting untuk mempertahankan eksistensi komunitas ojek pangkalan ini, yang masih mendapatkan kepercayaan dari masyarakat dan memelihara norma-norma serta hubungan sosial yang ada. Modal sosial memberikan manfaat bagi anggota dalam beraktivitas serta membangun keharmonisan dengan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pemberdayaan komunitas sangat diperlukan untuk menjaga keberlangsungan modal sosial, terutama di daerah pedesaan. Penguatan solidaritas dan kerja sama baik di antara anggota komunitas maupun dengan masyarakat sekitar diharapkan dapat mendukung keberlanjutan komunitas Opas di masa depan.Kata Kunci: Modal Sosial, komunitas Ojek Konvensional, keberlanjutan komunitas, pemberdayaan komunitas. AbstractThis study aims to explain the role of social capital in sustaining conventional motorcycle taxi communities amidst the increasing competition from various transportation modes and the modernization in Anyer. Drawing on a descriptive qualitative research method, the study collects data through observation, interviews, and documentation to analyze the existence and function of social capital within the Opas (Ojek Pasar) conventional motorcycle taxi community. The findings reveal that social capital plays a crucial role in the continuity of this community. Significant elements of social capital include: 1) high solidarity among members, 2) trust within the community, and 3) social values intertwined in the community. Social capital has proven essential in maintaining the existence of this base ojek community, which continues to earn public trust and uphold existing norms and social relationships. Social capital benefits members in their activities and fosters harmony with the surrounding society. Therefore, community empowerment is vital for sustaining social capital, particularly in rural areas. Strengthening solidarity and cooperation both within the community and with the surrounding society is expected to support the future continuity of the Opas community.Keywords: Social Capital, Conventional Motorcycle Taxi Community, Community Sustainability, Community Empowerment.
Perilaku Meminjam Masyarakat Pengguna Jasa Bank Keliling Larasati, Larasati; Setiawan, Rizki
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.4143

Abstract

Artikel ini memiliki tujuan untuk menelisik mengenai perilaku masyarakat peminjam bank keliling serta problematika apa saja yang terjadi akibat keberadaan bank-bank tersebut bagi masyarakat setempat. Di kalangan masyarakat kelas ekonomi menengah kebawah, bank keliling ini cukup populer karena mereka memberikan jasa pinjaman yang mudah serta prosesnya yang cepat. Kemudahan tersebut menjadikan masyarakat mengidolakan bank keliling karena keberadaannya sebagai “penyedia uang darurat” dan disambut baik oleh masyarakat. Untuk itu, artikel ini memuat pembahasan tentang bagaimana perilaku masyarakat kp. Taman sari khususnya bagi para peminjam uang pada bank keliling, serta faktor apa saja yang melatar belakangi ibu-ibu meminjam pada bank keliling. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data yang dikumpulkan menggunakan teknik wawancara dan observasi/pengamatan secara langsung di lokasi penelitian. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, banyak masyarakat yang terjerat oleh bank keliling ini. Banyak permasalahan yang muncul, mulai dari ekonomi keluarga semakin tercekik, rusaknya hubungan keluarga, hingga hubungan sosial dengan tetangga menjadi kurang baik. Hal ini terjadi karena banyak masyarakat yang meminjam lebih dari satu bank serta menggunakan nama orang lain yang belum pernah meminjam pada bank tersebut. Sehingga banyak masyarakat yang pada akhirnya terjerat oleh praktik gali lubang tutup lubang untuk membayar hutang tersebut.
Pemisahan Identitas Sosial Akun Instagram Mahasiswa Pendidikan Sosiologi Untirta Anna, Anna; Setiawan, Rizki
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.1962

Abstract

Pada saat ini banyak bermunculan akun kedua, para pengguna Instagram yang memiliki dua akun untuk menampilkan diri dengan kesan yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis perbedaan peran dan konten yang disajikan oleh mahasiswa pada akun pertama dan akun kedua mereka di Instagram, serta bagaimana pemisahan identitas ini mencerminkan strategi mereka dalam mengelola citra diri mereka di hadapan publik. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi digunakan dalam penelitian ini, dengan wawancara mendalam dan analisis konten sebagai metode utama untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa menggunakan kedua akun Instagram dengan melakukan pemisahan antara akun pertama dan akun kedua menciptakan demarkasi yang jelas dalam identitas sosial. Akun pertama mengandung identitas sosial yang ditampilkan lebih membangun citra diri positif dan personal branding. Sedangkan akun kedua membangun identitas sosial diri mereka dengan kesan yang santai dan random. Inti dari penelitiannya yaitu bahwa pemisahan identitas sosial di kedua akun Instagram ini mencerminkan mereka mengelola citra diri mahasiswa yang ditampilkan di publik.
Konstruksi Identitas Gender pada Remaja Pengguna Media Sosial Twitter Kamisya, Annisa Nur; Setiawan, Rizki
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.1976

Abstract

This study explores the socio-cultural dynamics undergirding the formation of adolescent gender identities through their engagement with the social media platform Twitter. Employing a virtual ethnographic methodology, the research analyzes how adolescents leverage Twitter’s affordances such as bios, tweets, and shared content to construct and performatively present gendered identities aligned with social norms. The findings indicate female adolescents tend to utilize language and symbolic representations associated with femininities, while male adolescents gravitate towards masculinity-connoting elements. However, gender identity construction on Twitter is revealed to be a fluid process shaped by intersecting factors including age, cultural milieu, and individualized experiences. The study elucidates some adolescents’ attempts to negotiate and subvert hegemonic gender stereotypes, such as females engaging in masculinized hobbies or males embracing feminized interests. Nonetheless, such transgressions frequently encounter negative social repercussions and marginalization. Conversely, social media simultaneously facilitates discourse around more inclusionary gender identities and the celebration of diverse gender expressions.
Relasi Kuasa Nelayan Pemilik Kapal dengan ABK di Pelabuhan Karangantu, Serang Banten Putri, Sabrina Mustika; Haryono, Haryono; Setiawan, Rizki
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2004

Abstract

This study examines the complex social structure and power relationships among fishermen in Karangantu Harbor. The focus of this research highlights the interaction between independent ship owners and ship crew members (ABK). The social structure is characterized by three distinct strata: land-based investors, boat-owning fishermen, and crew members, with crew members heavily dependent on others for their livelihood. Using a descriptive qualitative case study approach, this research examines how ownership of assets such as boats and fishing equipment not only facilitates production but also establishes social status and economic influence within a community. Findings reveal a network of economic dependencies and reduced bargaining power for crew members, emphasizing the unequal power dynamics prevalent in the industry. Peter Blau's theoretical framework provides a lens for interpreting these relationships, highlighting the subtle interplay of power and social exchange in maritime socioeconomic contexts.
Perilaku Konsumsi Pada Remaja Pengguna Social Commerce Tiktok Di Kelurahan Pipitan Suryani, Danik; Kudus, Wahid Abdul; Setiawan, Rizki
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2022

Abstract

TikTok sebagai platform media sosial yang menggabungkan elemen hiburan dan perdagangan telah menarik perhatian banyak remaja di Kelurahan Pipitan. Pola konsumsi para remaja pengguna social commerce TikTok ini dibentuk menggunakan metode promosi dengan menggunakan video pendek berupa endors sebuah produk maupun fitur siaran langsung. Fenomena ini menunjukkan pola konsumsi yang unik dan memerlukan pemahaman mendalam terkait perilaku konsumsi remaja di platform ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana perilaku konsumsi pada remaja di Kelurahan Pipitan pengguna social commerce TikTok melalui analisis teori masyarakat konsumsi Jean Baudrillard. Metode penelitian yang digunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui observasi, wawancara dan dikumentasi. Fokus pada penelitian ini yaitu para remaja di Kelurahan Pipitan pengguna social commerce TikTok sebagai media belanja online. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari sumber primer dan sumber sekunder. Hasil penelian ini menunjukkan 1) Bagaimana social commerce TikTok sebagai media belanja online. 2) Tahapan tindakan konsumsi para remaja yang terbagi menjadi empat tahap yaitu tahap impuls, persepsi, manipulasi dan tahap konsumsi. 3) Perilaku konsumsi remaja di Kelurahan Pipitan yang melakukan kegiatan konsumsi berdasarkan kebutuhan dan keinginan.
Resolusi Konflik Antar Organ Pengurus Yayasan: Studi Kasus Konflik Yayasan Pendidikan Al-Ijtihad Kota Tangerang Ismail, Azizah; Soetrisna, Denny; Setiawan, Rizki
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2023

Abstract

This research uses Lewis Coser's Social Conflict theory by focusing on the conflict resolution process in the world of educational organizations or foundations. The approach used in this research is a qualitative approach and case study method. The researcher focuses on the course of the conflict involving various parties within the foundation, as well as resolution as an effort to resolve the conflict. Data collection in this research was carried out using in-depth interviews with parties involved in the conflict, analysis of related documents, and direct observation. The results of the research show that the factors that trigger conflict at YAPENSI Al-Ijtihad are differences in interests between its management organs, as a result of which it has the impact of conflict on the foundation with losses experienced by the Foundation. As a resolution effort to achieve a resolution of the conflict YAPENSI brought this conflict into the realm of law to prevent a bigger conflict. This research provides in-depth insight into the dynamics of conflict in educational foundations and the importance of conflict resolution to maintain the stability and smooth operation of foundations.
Partisipasi Netizen pada Kesadaran Literasi Digital di Kecamatan Ciledug Risdiana, Ria; Setiawan, Rizki; Afrizal, Stevany
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2032

Abstract

Penelitian ini menggambarkan pemanfaatan internet digunakan dalam kebutuhan sehari-hari untuk mengakses berbagai informasi, sarana hiburan, sarana edukatif atau hanya sekedar menjadi media komunikasi. Ragam aplikasi juga meningkatkan jumlah partisipasi masyarakat dalam menggunakan media sosial, baik dari usia muda hingga menginjak kalangan dewasa menuju usia senja. Perkembangan teknologi hari ini hampir tidak bisa dibendung lagi oleh apa pun karena hampir semua aktivitas manusia digerakkan dan dipengaruhi oleh media komunikasi dan teknologi. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui partisipasi netizen Ciledug dan kesadaran literasi digitalnya dalam menggunakan media sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teori yang digunakan dalam penelitian yaitu teori Strukturasi oleh Anthony Giddens. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa netizen Ciledug sudah mulai sadar akan literasi digital dan partisipasi netizen meningkat disebabkan beberapa faktor, salah satunya dengan kehadiran akun-akun media lokal Ciledug yang menjadi wadah memberikan informasi dan interaksi.
Pro-Kontra Komunikasi Massa Di Platform Media Sosial (X) Dalam Menanggapi Film Dirty Vote Mumbasiroh, Siti; Setiawan, Rizki
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2111

Abstract

Pemilu 2024 dilaksanakan sebagai bentuk terwujudnya demokrasi Indonesia. Film Dirty Vote yang merupakan film karya Dhandy Laksono menampilkan beberapa pakar hukum negara Indonesia, film ini telah menuai berbagai pro dan kontra dimasyarakat tentang kecurangan yang diprediksi terjadi pada Pemilu 2024. Dalam hal ini, platform media sosial X telah menjadi tempat diskusi masyarakat dalam menanggapi film Dirty Vote. Peneliti menggunakan Metode penelitian crytical discourse analysis, metode yang memahami bahasa tidak hanya dari aspek tekstualnya, tetapi juga dari konteks sosialnya. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana masyarakat di platform media sosial X bereaksi terhadap film Dirty Vote mulai dari tanggapam pro hingga tanggapan kontra yang dikemudian dikaitkan dengan kajian sosiologis yaitu dalam pandangan teori interaksionisme simbolik (George Herbert Mead). Teori ini adalah teori yang menekankan pada suatu konsep diri dan interaksi sosial yang dilakukan yang memiliki potensi untuk menciptakan suatu simbol yang memiliki makna. Penelitian ini menunjukkan bahwa media sosial X menjadi arena diskusi yang dinamis, dengan pengguna yang memanfaatkan platform X untuk menyampaikan opini mereka secara langsung dan terbuka.
Citra Diri Mahasiswi Pendidikan Sosiologi Untirta Dalam Penggunaan Produk Skincare Putri, Rima Nabila; Setiawan, Rizki
EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI ) Vol 7 No 1 (2024): Edu Sociata : Jurnal Pendidikan Sosiologi
Publisher : EDU SOCIATA ( JURNAL PENDIDIKAN SOSIOLOGI )

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/es.v7i1.2118

Abstract

Citra diri merupakan refleksi dari pandangan individu terhadap identitas, kemampuan, dan nilai-nilai yang dimilikinya, serta bagaimana persepsi orang lain terhadap dirinya. Penelitian ini mengulas kompleksitas pembentukan citra diri, terutama dalam konteks penggunaan produk skincare. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk mengeksplorasi fenomena ini. Hasil menunjukkan bahwa penampilan fisik, khususnya bagi perempuan, menjadi titik fokus utama dalam membentuk citra diri, dipengaruhi oleh standar kecantikan masyarakat dan pengaruh media massa. Penggunaan produk skincare menjadi langkah awal dalam merawat kecantikan, tetapi pemilihan produk yang tepat penting untuk membangun kepercayaan diri yang positif. Penelitian ini menggunakan teori George Herbert Mead tentang interaksionisme simbolik yang menyoroti pentingnya interaksi interpersonal, kepercayaan, dan keuntungan yang dirasakan dalam proses pembentukan citra diri melalui penggunaan produk skincare.
Co-Authors Afrizal, Stevany Ahmad Ainun Rahayu Alsya Rizkia Salsabila Anna Anna, Anna Ashilah, Hana Atmojo, Farandi Anggada Putra Awalya, Rahmannisa Syifa Azmelia Putri Balqis Azzahra, Tifani Shofa Bunga Farah Fauziah Cavalera, Vania Daffa Al-Farid Syaepi Putra Dede Yusuf Dede Yusuf Dema Tesniyadi Eti Komalasari Fahli, Fahli Fitri, Ida Hartono, Rafi Putra Haryono Haryono Haryono Haryono Haryono Hayat, Nurul Hermsen, Sheila Hidayah, Rolla Hidayah, Siti Ismi Nurul Hidayat, Sholeh Indriayni Indriyani Injilika, Kristina Oktavia Ismail, Azizah Jihan Dzakiyyah Kamisya, Annisa Nur Karla Ryanda Putri Kholillah, Kholillah Komarudin Komarudin Kudus, Wahid Abdul KUNTARI, SEPTI Larasati Larasati Larasati Larasati Latifa, Jamilatul Lepi Ratnasari Lindawati, Yustika Irfani LULUK ASMAWATI lydia christina handoyo Mahliah, Imas Marisatu Zahra Maulana, Ari Fathin Maysha Octavia Mochamad Naim muflihah muflihah Muhamad Tio Dzikri Mumbasiroh, Siti Musahwi Musahwi NH, Aufa Tazqiyah Nisa Nurmala Nurlaeli, Neli Nurmala, Nisa Nursaidah, Siti Nurul Audie Nurul Hayat Patma Sulistiana Patma Sulistiana Pratama, Ahmad Purnama, Rohmatulloh Dwi Putri Ayu Nabila Putri, Karla Ryanda Putri, Rima Nabila Putri, Sabrina Mustika Qonitah, Ratu Dina Rahayu, Ainun Rahayu, Selviana Putri Rahma Amanda Rahma Amanda Rani Masni Reniati, Isni Repelita, Rudi Ridhawati, Fathia Risdiana, Ria Rosi Apriliani Ruhiyat, Yayat Salsabila Wijaya Saputri, Nanik Sari, Dellila Permata Sari, Nabila Anggita shofa Azzahra, Tifani Simatupang, Liyola Siti Azahra Sihab Sitorus, Palti MT. Soetrisna, Denny Subhan Widiansyah Suhal Kusairi Suryani, Danik Tri Ambarwati Usman, Usman Wanda Marsella Wardana, Jelita Yulia Rensa Wardani, Arum Pramudya Yuliani Yuliani Yulianto Yulianto Yustika Irfani Lindawati ‎Jashinka, Jashinka