Keswara, Umi Romayati
Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati

Published : 73 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Teknik Handgrip untuk Menurunkan Tekanan Darah di Dusun Aryo Jipang Kelurahan Suka Jaya Lempasing Pesawaran Neli Elvania, Dewa Ayu; Rianty, Dian Asih; Keswara, Umi Romayati
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 3 (2026): Volume 9 Nomor 3 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i3.16030

Abstract

ABSTRAK Menurut data dari World Health Organization (WHO) pada tahun 2023 diperkirakan 1,28 Miliar orang dewasa berusia 30-79 tahun diseluruh dunia menderita hipertensi. Faktor risiko lain penyebab hipertensi adalah kurangnya aktivitas fisik. Aktivitas fisik diketahui yang mampu menurunkan risiko hipertensi melalui mekanisme penurunan resistensi pembuluh darah dan penekanan aktivitas sistem saraf simpatik dan sistem renin angiotensin. Latihan menggenggam alat handgrip merupakan intervensi dengan mengontraksikan otot tangan secara statis tanpa diikuti dengan pergerakan berlebih dari otot dan sendi. Diketahui pengaruh handgrip terhadap tekanan darah pada pasien hipertensi di Dusun Aryo Jipang Kelurahan Suka Jaya Lempasing Pesawaran. Jenis penelitian ini menggunakan jenis kualitatifdengan metode one group pretest-posttest untuk mengetahui hasil penerapan intervensi handgrip yang dilakukan sebelum dan sesudah dilakukan tindakan pada pasien kelolaan. Sampel menggunakan 2 orang dewasa yang memenuhi kriteria inklusi. Setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga dengan terapi handgrip kepada dua responden selama 5 hari dengan 1 kali intervensi didapatkan hasil dari masing-masing responden 1 dapat menurunkan tekanan darah 157/95 mmHg menjadi 151/91 mmHg. Responden 2 tekanan darah 155/94 mmHg menjadi 150/90 mmHg. Ada pengaruh terapi handgrip untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi derajat 1. Saran kepada keluarga terapi handgrip dapat digunakan secara mandiri dan terus dilakukan untuk mengontrol tekanan darah tinggi pada pasien. Untuk keluarga dapat mendampingi responden saat terapi dilakukan. Kata Kunci: Handgrip, Hipertensi, Dewasa.  ABSTRACT According to data from the World Health Organization (WHO), in 2023 it is estimated that 1.28 billion adults aged 30-79 years worldwide will suffer from hypertension. Another risk factor for hypertension is lack of physical activity. Physical activity is known to reduce the risk of hypertension through the mechanism of reducing vascular resistance and suppressing the activity of the sympathetic nervous system and the renin angiotensin system. Handgrip grip training is an intervention that involves statically contracting the hand muscles without excessive movement of the muscles and joints. To determine the effect of handgrips on blood pressure in hypertensive patients in Aryo Jipang Hamlet, Suka Jaya Lempasing Pesawaran Village. This type of research uses a qualitative type with a one group pretest-posttest method to determine the results of implementing the handgrip intervention carried out before and after the action is carried out on managed patients. The sample used 2 adults who met the inclusion criteria. After providing family nursing care with handgrip therapy to two respondents for 5 days with 1 intervention, the results showed that each respondent 1 was able to reduce blood pressure from 157/95 mmHg to 151/91 mmHg. Respondent 2's blood pressure was 155/94 mmHg to 150/90 mmHg. There is an effect of handgrip therapy in lowering blood pressure in sufferers of grade 1 hypertension. Advice to families, handgrip therapy can be used independently and continuously to control high blood pressure in patients. The family can accompany the respondent when therapy is carried out. Keywords: Handgrip, Hypertension, Mature.
Efektifitas terapi air rebusan daun kelor terhadap penurunan kadar glukosa darah pada keluarga dengan diabetes melitus tipe II Indaman, Putri; Keswara, Umi Romayati; Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah
JOURNAL OF Qualitative Health Research & Case Studies Reports Vol 6 No 3 (2026): March Edition 2026
Publisher : Published by: Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/quilt.v6i3.1267

Abstract

Background: Type II Diabetes Mellitus is one of the most prevalent non-communicable diseases both globally and in Indonesia. Diabetes is characterized by elevated blood glucose levels due to impaired insulin utilization in the body. Apart from pharmacological treatment, glucose control can also be assisted through complementary or non-pharmacological therapies, such as consuming Moringa leaf decoction (Moringa oleifera). Purpose: To determine the effectiveness of consuming boiled moringa leaf water in type II diabetes mellitus sufferers. Method : This research used a case study approach to determine the outcomes of thr moringa leaf decoction intervention. The sample consisted of 2 adult participants who met the inclusion. Results :After providing family nursing care with Moringa leaf decoction therapy for 5 consecutive days, with one serving per day, both participants experienced a decrease in blood glucose levels. Participant 1's blood glucose levels decreased from 281 mg/dl to 205 mg/dl, while Participant 2's levels decreased from 167 mg/dl to 94 mg/dl. Conclusion : The Moringa leaf decoction intervention showed an effect in lowering blood glucose levels in type II diabetes mellitus patients.   Keywords: Moringa Leaf; Non-Pharmacological Therapy; Type II Diabetes Mellitus.   Pendahuluan: Diabetes Melitus tipe II merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi di dunia dan Indonesia. Penyakit ini ditandai oleh peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan penggunaan insulin oleh tubuh. Pengendalian kadar gula darah tidak hanya dilakukan secara farmakologis, tetapi juga dapat melalui terapi non-farmakologis (komplementer), salah satunya adalah penggunaan air rebusan daun kelor (Moringa oleifera). Tujuan: Untuk mengetahui efektifitas konsumsi air rebusan daun kelor pada penderita diabetes melitus tipe II. Metode: Jenis penelitian ini menggunakan studi kasus untuk mengetahui hasil penerapan intervensi air rebusan daun kelor.Sampel menggunakan 2 orang dewasa yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Setelah dilakukan asuhan keperawatan keluarga dengan terapi air rebusan daun kelor selama 5 hari dengan 1 kali intervensi didapatkan adanya penurunan kadar glukosa darah pada kedua responden dengan hasil dari masing-masing responden 1 kadar glukosa darah 281 mg/dl menjadi 205 mg/dl. Responden 2 kadar glukosa darah 167 mg/dl menjadi 94mg/dl. Simpulan: Ada pengaruh terapi air rebusan daun kelor untuk menurunkan kadar glukosa darah pada penderita diabetes melitus tipe II.   Kata Kunci: Daun Kelor; Diabetes Melitus tipe II; Terapi Non-Farmakologis.
Family support and anxiety levels in chronic kidney disease patients undergoing hemodialysis Edison, Shandi Setiawan; Andoko, Andoko; Keswara, Umi Romayati
JOURNAL OF Mental Health Concerns Vol. 4 No. 7 (2026): March Edition 2026
Publisher : Indonesian Public Health-Observer Information Forum (IPHORR) Kerjasama dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Kep Akademi Keperawatan Baitul Hikmah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56922/mhc.v4i7.1366

Abstract

Background: The incidence of chronic kidney disease (CKD) in Indonesia is 0.38% of the total population of 252.124.458, approximately 713.783 individuals. In Lampung Province, it is estimated that there are 25,842 CKD patients in 2023, ranking Lampung 18th in Indonesia for this disease. Purpose: To determine the relationship between family support and anxiety levels in chronic kidney disease patients undergoing hemodialysis at RSUD Abdul Moeloek, Lampung Province, in 2025. Method: A quantitative analytical design with a cross-sectional approach. The population consists of 150 hemodialysis patients at RSUD Abdoel Moloek in Lampung Province, with a sample size of 110 respondents. The sampling technique used is purposive sampling. Data analysis is conducted using the chi-square statistical test Results: Based on frequency distribution, 36.4% of respondents reported low family support, while 63.6% reported good family support. A p-value of 0.001 was obtained, with an odds ratio of 4.026. Conclusion: There is a relationship between family support and anxiety levels (p value 0.001, OR 4.02) in chronic kidney failure patients undergoing hemodialysis at RSUD Abdul Moeloek, Lampung Province, in 2025. Healthcare providers need to implement programs involving families to enhance emotional support for chronic kidney failure patients, such as educational videos and posters about supporting hemodialysis patients Keywords: Anxiety; Family Support; Hemodialysis.
Co-Authors A'raaf Almaera Febrian Ade Gunawati Sandi Adelta, Yosi Adha, Adinda Wulan Ahmad Muammar Khoddafi Akbar Cholidin Alparizi, Melki Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko Andoko, Andoko Andriyanto Andriyanto Anita Bustami Ari Yunita Arozan, Dimas Aryanti Wardiyah Aryanti Wardiyah Aryanti Wardiyah, Aryanti Athaya Hafizhah Aulia Cyntia Gumas A’raaf Almaera Febrian Bagus Pranata Budi, Wahyu Setianing Cahyani, Annida Arrum Cahyani, Restiana Chrisanto, Eka Yudha Christin Angelina Febriani Dewi Kusumaningsih Dhitya, Ray Krisna Dian Arif Wahyudi Dimas Ning Pangesti Djamaludin, Djunizar Djunizar Djamaludin Dwiky Dermawan Santari Easter Yanti, Dhiny Edison, Shandi Setiawan Eka Trismiana Eka Trismiyana Eka Trismiyana Eka Yudha Chrisanto Elliya, Rahma Eriyani Eriyani Erna Yulianti Fadila, Enggar Febrian, A’raaf Almaera Firamita Yusticia Fitria Fitria Gunawan, M. Ricko Gustiani, Dwi Heni Kartika Sari Hermawan , Dessy Hermawan, Dessy Hesti Wulandari Hesti Wulandari Hidayat, Asep Rahmad Ibnu Hasyim Ibnu Samsul Bahri Indaman, Putri Isnainy, Usastiawaty Cik Ayu Saadiah Juana, Rika KHADAFI, AHMADMUAMAR Kusuma, Intania Laili Pritasari Leni Marlena Lidya Ariyanti Lodry Yano Ludiana Ludiana M. Arifki Zainaro M. Ricko Gunawan Made Novita Sari Mahdi Antoni Mardani Mardani Mardiani, Wiwin Marlena, Leni Maya Maya Melki Alparizi Muhamad Arifki Zaenaro Neli Elvania, Dewa Ayu Nepiana, Nurul Novikasari, Linawati Novrita Syuhada Nurlita, Ela Nurliyani Nurliyani Palupi, Antika Pragumansyah, Juanda Prima Dian Furqoni Pritasari, Laili Rafli, Muhammad Rahma Elliya Rahmat Hidayat Rahmawati, Reka Putri Ramadhani, Gita Reka Putri Rahmawati Resna Mahdewi Puteri Ria Aryani Riadini, Irma Rianty, Dian Asih Rilyani Rilyani Rilyani, Rilyani Riska Wandini, Riska Rita, Desi Risna Rudi Winarno Safutri, Apriyanti Selvianti, Utari Aditia Setiawati Setiawati Siska Mutiara Slamet Widodo Slamet Widodo Slivia, Andi Bunga Slivia, Eka Solbari Solbari Sri Haryani Stevian Ahmad Yuliansyah Super Adinata Teguh Pribadi Teguh Pribadi Tomi Saputra Trismiyana, Eka Triyono, Taufiq Hidayat Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso Triyoso, Triyoso Utami, Vida Wira Wahid Tri Wahyudi Wahyu Karhiwikarta Winarno, Rudi Wiwik Erni Puspita Sari Yeni Novita Yopita Sari Yulendasari, Rika Yuliasari, Dewi Yuni Hastuti