Claim Missing Document
Check
Articles

PEMBUATAN DAN PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI ANALISIS USAHA JAMUR BAGI CALON PETANI JAMUR TIRAM DI DESA MEREMBU BARAT MEKAR Masjudin, Masjudin
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 1, No 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.399

Abstract

Seiring perkembangan meningkatnya jumlah penduduk di Pulau Lombok, kebutuhan akan bahan pangan berupa jamur tiram juga semakin meningkat. Hal ini berakibat pada semakin banyak masyarakat yang berminat dalam usaha budidaya jamur tiram. Salah satunya adalah masyarakat di Merembu Barat Mekar. Sebelum melaksanakan usaha budidaya jamur tiram, tentu harus dilakukan analisis usaha, sehingga dapat diperhitungkan semua jenis biaya dan hasil produksi. Dengan demikian diharapkan para petani tidak rugi dan mendapat untung sebesar-besarnya. Oleh karena itu, ada semacam kemutlakan bahwa para calon petani jamur tiram harus melakukan kegiatan analisis usaha ini. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah membuatkan para calon petani jamur aplikasi analisis usaha jamur tiram dan mensosialisasikannya kepada masyarakat di Dusun Merembu Barat Mekar. Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon petani memiliki gambaran pembiayaan dalam melaksanakan budidaya jamur tiram. Kegiatan dilaksanakan selama pada tanggal 4 dan 7 Desember 2015. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa presentasi, ceramah, dan diskusi. Berdasarkan pengamatan pada pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini para peserta terlihat antusias mengikuti sosialisasi dan sangat senang terhadap pelaksaan kegiatan ini. Bahkan, kegiatan pengabdian ini menjadi motivasi dan inspirasi tersendiri bagi para calon petani jamur tiram dalam melaksanakan pembudidayaan jamur tiram.
Pembelajaran Kooperatif Investigatif Untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa Materi Barisan Dan Deret Masjudin Masjudin
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 4, No 2 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (110.927 KB) | DOI: 10.25273/jems.v4i2.687

Abstract

Berdasarkan hasil observasi awal di SMAN 1 Batu, ditemukan permasalahan dalam pembelajaran matematika di kelas XII IPA 3. Permasalahan tersebut adalah: (a) Siswa tidak terlibat secara aktif dalam proses belajar mengajar; (b) Sebagian besar siswa belajar matematika hanya dengan menghafal rumus; dan (c) guru mendominasi dalam pembelajaran. Akibatnya, siswa tidak dapat memahami materi pelajaran dengan baik sehingga  hasil belajar matematika siswa menjadi rendah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa materi barisan dan deret melalui pembelajaran kooperatif investigatif  di kelas XII IPA 3 SMAN 1 Batu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Instrumen pengumpulan data meliputi Lembar evaluasi, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, format wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi yang meliputi Lembar Kerja Siswa (LKS) dan dokumentasi pembelajaran di kelas (photo). Kriteria keberhasilan yang ditetapkan pada penelitian ini adalah siswa mendapatkan nilai lebih dari atau sama dengan 75. Data hasil tes akhir menunjukkan bahwa nilai terendah yang diperoleh siswa adalah 77. Dengan demikian, kiteria keberhasilan yang ditetapkan untuk hasil tes akhir telah tercapai. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa melalui pembelajaran kooperatif investigatif dapat meningkatkan pemahaman siswa pada materi barisan dan deret.
IDENTIFIKASI KESULITAN GURU MATEMATIKA SMP NEGERI SE-KOTA SELONG DALAM MELAKSANAKAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) Zainal Abidin; Masjudin Masjudin
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 2, No 2 (2016): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.865 KB) | DOI: 10.36312/jime.v2i2.273

Abstract

The purpose of this research is to identify the difficulties of Mathematics Teachers of SMP Negeri in Selong City in implementing Education Unit Level Curriculum (KTSP). Data collection techniques in this study using a questionnaire filled by respondents (math teacher SMP). The instrument of this study is a questionnaire containing questions that have been provided answers and respondents (math teachers) just choose, as well as some open questions that give the opportunity to respondents to answer with his own sentence. Statistical methods used are descriptive statistics in accordance with the form of research
IMPLEMENTASI BUKU AJAR MICROTEACHING BERBASIS PRAKTEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENGAJAR CALON GURU Ade Kurniawan; Masjudin Masjudin
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 3, No 2 (2017): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.389 KB) | DOI: 10.36312/jime.v3i2.267

Abstract

Pembelajaran microteaching di program Studi Pendidikan Matematika FPMIPA IKIP Mataram selama ini dilaksanakan dengan langsung meminta mahasiswa melaksanakan praktek mengajar. Dosen mengasumsikan mahasiswa sudah mampu merancang perangkat pembelajaran sendiri. Masalah yang ditemukan adalah mahasiswa menggunakan rancangan perangkat yang didownload dari blog-blog yang tidak terjamin kebenarannya. tanpa adanya proses belajar membuat rancangan sendiri  Akibatnya, mahasiswa tidak menguasai keterampilan dasar dalam mengajar.  Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mengajar calon guru di IKIP Mataram melalui implementasi buku ajar microteaching berbasis praktek. Buku ajar microteaching memiliki kelebihan bahwa struktur kontennya menyeimbangkan antara teori dengan praktek sesuai dengan beban matakuliah microteaching. Sehingga perkuliahannyapun dilaksanakan berbasis teori dan praktek. Sebelum praktek mengajar, mahasiswa belajar teori keterampilan dasar mengajar dan teori merancang pembelajaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas. Pengambilan data dilaksanakan dengan Observasi kemapuan dasar mengajar calon guru. Hasil penelitian diperoleh skor rata-rata keterampilan mengajar calon guru mencapai 89,2% dengan kategori Sangat Baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa implementasi buku ajar microteaching berbasis praktek dapat meningkatkan keterampilan mengajar calon guru di IKIP Mataram
PEMBUATAN DAN PELATIHAN PENGGUNAAN APLIKASI ANALISIS USAHA JAMUR BAGI CALON PETANI JAMUR TIRAM DI DESA MEREMBU BARAT MEKAR Masjudin Masjudin
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1: October 2016
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v1i1.399

Abstract

Seiring perkembangan meningkatnya jumlah penduduk di Pulau Lombok, kebutuhan akan bahan pangan berupa jamur tiram juga semakin meningkat. Hal ini berakibat pada semakin banyak masyarakat yang berminat dalam usaha budidaya jamur tiram. Salah satunya adalah masyarakat di Merembu Barat Mekar. Sebelum melaksanakan usaha budidaya jamur tiram, tentu harus dilakukan analisis usaha, sehingga dapat diperhitungkan semua jenis biaya dan hasil produksi. Dengan demikian diharapkan para petani tidak rugi dan mendapat untung sebesar-besarnya. Oleh karena itu, ada semacam kemutlakan bahwa para calon petani jamur tiram harus melakukan kegiatan analisis usaha ini. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah membuatkan para calon petani jamur aplikasi analisis usaha jamur tiram dan mensosialisasikannya kepada masyarakat di Dusun Merembu Barat Mekar. Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon petani memiliki gambaran pembiayaan dalam melaksanakan budidaya jamur tiram. Kegiatan dilaksanakan selama pada tanggal 4 dan 7 Desember 2015. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa presentasi, ceramah, dan diskusi. Berdasarkan pengamatan pada pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini para peserta terlihat antusias mengikuti sosialisasi dan sangat senang terhadap pelaksaan kegiatan ini. Bahkan, kegiatan pengabdian ini menjadi motivasi dan inspirasi tersendiri bagi para calon petani jamur tiram dalam melaksanakan pembudidayaan jamur tiram.
Pelatihan Perancangan Perangkat Pembelajaran Daring dan Luring sebagai Pendukung Belajar Dari Rumah Ita Chairun Nissa; Masjudin Masjudin; Ali Sukanta
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2: November 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v6i2.562

Abstract

Belajar Dari Rumah merupakan bentuk pembelajaran di masa darurat penyebaran Covid-19 yang diamanatkan oleh Kemendikbud untuk dilaksanakan oleh seluruh jenjang sekolah di Indonesia. Pelatihan ini dilaksanakan untuk mendukung hal tersebut dan bertujuan untuk meningkatkan kemampuan guru merancang perangkat pembelajaran khususnya rencana pembelajaran daring, rencana pembelajaran luring dan kombinasi keduanya. Pelatihan dilaksanakan secara tatap muka di sekolah selama dua hari dengan peserta sebanyak 14 orang guru. Pelatihan hari pertama fokus untuk menyampaikan materi sehingga menggunakan metode ceramah dan diskusi sedangkan hari kedua fokus pada penyajian hasil kerja guru sehingga menggunakan metode presentasi dan tanya-jawab. Selama pelatihan berlangsung, pengambilan data dilakukan menggunakan instrumen lembar pemeriksaan rencana pembelajaran dan kuesioner evaluasi pelatihan. Data dari kedua instrumen tersebut kemudian dianalisa secara statistik deskrikptif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa kemampuan guru dalam merancang RPP berada pada kriteria “Baik” dengan persentase ketercapaian sebesar 85,57% evaluasi pelatihan juga berada pada kriteria “Baik” dengan persentase ketercapaian sebesar 89,14%.  Online and Offline Learning Tools Design Training to Support Learning From Home Abstract  Learning from Home is a form of learning in the emergency period of the spread of Covid-19 which is mandated by the Ministry of Education and Culture to be carried out by all levels of schools in Indonesia. This training is carried out to support this and aims to improve the ability of teachers to design learning tools, especially online learning plans, offline learning plans, and a combination of both. The training was held face-to-face at the school for two days with 14 teachers participating. The first day of training focused on delivering material using the lecture and discussion method, while the second day focused on presenting the teacher's work using the presentation and question-and-answer method. During the training, data were collected using the learning plan examination sheet instrument and the training evaluation questionnaire. The data from the two instruments were then analyzed descriptively statistically. The results of the training show that the teacher's ability to design lesson plans is in the "Good" criteria with an achievement percentage of 85.57%. The training evaluation is also in the "Good" criteria with an achievement percentage of 89.14%.  
Analisis Kemampuan Literasi Matematis Siswa Ahmad Muzaki; Masjudin Masjudin
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 3 (2019)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1689.159 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v8i3.557

Abstract

AbstrakTuntutan kemampuan siswa dalam matematika tidak sekedar memiliki kemampuan berhitung saja, akan tetapi mampu menggunakannya dalam pemecahan masalah sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan literasi matematis siswa kelas XI SMAN 1 Kediri. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri dari 6 siswa dari 26 total siswa dalam 1 kelas. Penelitian ini memperhatikan faktor kemampuan awal matematis siswa (KAM). Berdasarkan hasil penelitian, 19% siswa tergolong kategori KAM tinggi dapat menyelesaikan soal rutin, menginterpretasikan masalah dan menyelesaikannya dengan rumus, melaksanakan prosedur dengan baik, mampu untuk mengatasi situasi yang kompleks serta menggunakan penalarannya dalam menyelesaikan masalah, serta siswa mampu bekerja secara efektif serta menginterpretasikan representasi yang berbeda kemudian menghubungkannya dengan dunia nyata (Level 4).Siswa yang tergolong kategori KAM sedang (66%)dapat menyelesaikan soal rutin, menginterpretasikan masalah dan menyelesaikannya dengan rumus, serta melaksanakan prosedur dengan baik (Level 3). Siswa dengan kategori KAM rendah (15%) hanya mampu menyelesaikan soal rutin (level 1).Kata Kunci: Kemampuan awal matematis, kemampuan literasi matematis, deskriptif kualitatif. Analysis of Mathematical Literacy Ability of Students  AbstractDemands on the ability of students in mathematics cannot just have the ability to count alone, but they can use it in solving everyday problems. This study aims to analyze the mathematical literacy ability of students at grade XI of SMAN 1 Kediri. The research method used was descriptive qualitative. The research subjects consisted of 6 students from 26 total students in 1 class. This study pays attention to the student's initial mathematical ability (IMA) factor. Based on the results of the study, 19% students who had high IMA could solve routine problems, interpreted problems and solved them with formulas, carried out procedures well, we're able to overcome complex situations and used reasoning in problem-solving, and they were able to work effectively and interpreted representations that were different then connected it to the real world (Level 4). Students who had medium IMA (66%) were able to solve routine problems, interpreted problems and solved them with formulas, and carried out procedures well (Level 3). While students who had low IMA (15%) were only able to solve routine problems (level 1).Keyword: 
Penerapan Pembelajaran Guided Discovery Untuk Meningkatkan Motivasi Dan Pemahaman Konsep Matematika Baiq Aedina Sapitri; Masjudin Masjudin; Pujilestari Pujilestari; Mulianah Mulianah
Reflection Journal Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rj.v3i1.1244

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan pembelajaran Guided Discovery untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman konsep matematika siswa di SMAN 1 Lembar. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Subjek penelitian ini terdiri dari 23 siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 1 Lembar, terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi siswa dan guru, lembar tes evaluasi untuk mengukur pemahaman konsep, serta angket motivasi. Hasil penelitian menunjukkan pada siklus I, pembelajaran Guided Discovery belum mencapai hasil maksimal dengan presentase kelulusan klasikal sebesar 43,47%. Evaluasi pemahaman konsep siswa mencapai 64% (Baik), sedangkan evaluasi pemahaman guru mencapai 94,28% (Sangat Baik). Namun, pada siklus II, terjadi peningkatan signifikan dengan presentase kelulusan klasikal siswa mencapai 85,71%. Evaluasi pemahaman siswa mencapai 91% (Sangat Baik), dan evaluasi pemahaman guru mencapai 98,57% (Sangat Baik). Dengan demikian, penerapan pembelajaran Guided Discovery terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi dan pemahaman konsep siswa kelas XI IPA 3 SMAN 1 Lembar. Implementation Of Guided Discovery Learning To Improve The Motivation And Understanding Of Mathematics Concepts The purpose of this study was to describe the application of Guided Discovery learning to increase students' motivation and understanding of mathematical concepts at SMAN 1 Sheet. This type of research is Classroom Action Research (PTK) which is conducted in 2 cycles. The subjects of this study consisted of 23 students of class XI IPA 3 SMA Negeri 1 Lembar, consisting of 11 male students and 12 female students. The research instruments included student and teacher observation sheets, evaluation test sheets to measure conceptual understanding, and motivational questionnaires. The results showed that in cycle I, Guided Discovery learning had not reached maximum results with a classical passing percentage of 43.47%. Evaluation of students' understanding of concepts reached 64% (Good), while evaluations of teachers' understanding reached 94.28% (Very Good). However, in cycle II, there was a significant increase with the percentage of students' classical passing reaching 85.71%. Evaluation of student understanding reached 91% (Very Good), and evaluation of teacher understanding reached 98.57% (Very Good). Thus, the application of Guided Discovery learning proved to be effective in increasing the motivation and understanding of the concepts of class XI IPA 3 SMAN 1 Sheet.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Statistika Matematika Siswa SMKN 2 Mataram Emilyawati Febryana Hardiningsih; Masjudin Masjudin; Zainal Abidin; Muksin Salim; Istin Fitriana Aziza
Reflection Journal Vol. 3 No. 1 (2023): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rj.v3i1.1264

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan model Project Based Learning dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah statistika matematika siswa SMK Negeri 2 Mataram. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Prosedur penelitian tindakan kelas pada setiap siklusnya terdiri dari empat tahap, yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) yang berjumlah 36 orang di SMK Negeri 2 Mataram. Sampel penelitian ini adalah kelas X RPL yang menerapkan model pembelajaran project based learning. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes dan lembar observasi siswa dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I, kemampuan pemecahan masalah berada pada kategori cukup dengan pencapaian sebesar 50%. Sementara itu, hasil observasi aktivitas siswa berada pada kategori sangat baik dengan pencapaian sebesar 88,57%. Pada siklus II, hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah berada pada kategori sangat baik dengan pencapaian sebesar 83,3%. Sedangkan hasil observasi aktivitas siswa tetap berada pada kategori sangat baik dengan pencapaian 88,57%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Project Based Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Oleh karena itu, diharapkan kepada para guru agar dalam proses pembelajaran dapat menerapkan model pembelajaran Project Based Learning guna meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa. Application of the Project Based Learning Learning Model to Improve the Mathematics Statistics Problem Solving Ability of Students of SMKN 2 Mataram  The purpose of this research is to describe the application of the Project Based Learning model in improving the problem-solving abilities of mathematical statistics students at SMK Negeri 2 Mataram. This research is a classroom action research (PTK) conducted in two cycles, with each cycle consisting of three meetings. The classroom action research procedure in each cycle consists of four stages, namely planning, implementing, observing, and reflecting. The population in this study were 36 students of class X Software Engineering (RPL) at SMK Negeri 2 Mataram. The research sample is class X RPL which applies the project based learning learning model. The instruments used in this study were tests and student and teacher observation sheets. The results showed that in the first cycle, the ability to solve problems was in the sufficient category with an achievement of 50%. Meanwhile, the results of observations of student activity were in the very good category with an achievement of 88.57%. In cycle II, the results showed that the ability to solve problems was in the very good category with an achievement of 83.3%. While the results of observations of student activity remained in the very good category with an achievement of 88.57%. Thus, it can be concluded that the Project Based Learning learning model is effective in improving students' problem solving abilities. Therefore, it is hoped that teachers can apply the Project Based Learning learning model in the learning process to improve students' problem-solving skills
WORKSHOP PERANCANGAN MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS VIDEO BAGI MAHASISWA CALON GURU Baiq Rika Ayu Febrilia; Sanapiah Sanapiah; Yuntawati Yuntawati; Masjudin Masjudin; Sabrun Sabrun
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 1 (2021): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nas.1.1.19-28

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan mengenai perancangan multimedia pembelajaran berbasis video kepada mahasiswa calon guru yang dikemas melalui workshop secara online di masa pandemi Covid 19. Fokus kegiatan workshop adalah pada pembuatan video multimedia pembelajaran menggunakan Microsoft PowerPointmelalui teknik screen recording. Ide ini dilandasi dengan pemikiran bahwa mahasiswa calon guru harus memiliki keterampilan tambahan untuk mendukung perannya sebagai guru nanti. Selain itu, perkembangan pembelajaran saat ini menuntut kreativitas guru tanpa batas dengan memanfaatkan perangkat digital untuk dapat membuat siswa tetap terlibat aktif dalam proses pembelajaran, terlebih di masa pandemi ini. Mitra pengabdian ini adalah Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Mandalika dan melibatkan 35 mahasiswa semester 5. Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan menggunakan dua tahapan, yaitu tahapan persiapan dan tahapan pelaksanaan. Tahap persiapan digunakan untuk mempersiapkan alat, bahan, jadwal dan kebutuhan-kebutuhan lainnya untuk menunjang lancarnya program. Tahap pelaksanaan meliputi proses implementasi kegiatan pengabdian yang telah diprogramkan. Hasil dari pengabdian ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu merancang tahapan materi dalam video menggunakan storyboard, menghasilkan video pengenalan multimedia pembelajaran dan mengunggahnya pada laman youtube akun masing-masing.
Co-Authors . Hamsiah Ade Kurniawan Ade Kurniawan Ade Saputra Ahmad Muzaki Ahmad Muzaki Ahmad Muzaki Ali Sukanta Arini, Ni Ketut Resna Baiq Aedina Sapitri Baiq Rika Ayu Febrilia Baiq Rika Ayu Febrilia damayanti, Ema Junia Dea Annisariestaqwa dedi irawan Dedi Irawan Dewi, Ekawati Eliska Juliangkary Eliza Maria Fitri Emilyawati Febryana Hardiningsih Fatwini, Fatwini Fergiyanti, Mira Fergiyanti, Mira Fina Sari Kamaliah Hayatunnupus, Hayatunnupus Hayatunnupus, Hayatunnupus Herjan Haryadi I Ketut Sukarma I Wayan Suastra Ida Bagus Putu Arnyana Indira Puteri Kinasih Irwansyah Irwansyah Irwansyah Irwansyah Isnawan, Muhamad Galang Istin Fitriana Aziza Iswadi, Pahru Ramdhan Ita Chairun Nissa Ita Chairun Nissa Juliangkary, Eliska kartini, april lia Laksono Trisnantoro M. Zaenudin Malsawati Triana Mega Fatimah Rosana Mujiburrahman Mujiburrahman Mujiburrahman Mujiburrahman Muksin Salim Mulianah Mulianah Nendasariruna, Tiadia Nendasariruna, Tiadia Nissa, Ita Chairun Noviyanti, Putu Ledyari Permata, Reny Amalia Pujilestari Pujilestari Pujilestari Pujilestari, Pujilestari Rini Kurniati Sabrun, Sabrun Sanapiah Sanapiah Sanapiah, Sanapiah Satrianti, Satrianti Satrianti, Satrianti Septiana, Waini Sri Yulianti Sri Yuliyanti Sufriany, Erry Suhaini Suhaini Suhaini, Suhaini Suriatmi, Galuh Suspita, Baiq Lina Syahrir Syahrir Syahrir Wahyuni, Khaerumin Alvi Wahyuni, Khaerumin Alvi Waini Septiana YULIYANTI, SRI Yuniar, Sonia Rega Yuntawati Yuntawati Yuntawati Yuntawati, Yuntawati Yuntawati, Yuntawati Zaenudin, M. Zainal Abidin Zainal Abidin Zainal Abidin Zulkifli Zulkifli