cover
Contact Name
Zulkarnain
Contact Email
dzul9787@gmail.com
Phone
+6287832631987
Journal Mail Official
selaparang.ummat@gmail.com
Editorial Address
Jl. KH. Ahmad Dahlan No.1, Pagesangan, Kec. Mataram, Kota Mataram, Nusa Tenggara Bar. 83115
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan
ISSN : 26145251     EISSN : 2614526X     DOI : https://doi.org/10.31764/jpmb.v5i1.6393
SELAPARANG : Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan merupakan jurnal yang mendiseminasikan setiap pemikiran dan ide gagasan atas hasil penelitian dan pemanfaatan teknologi untuk diimplementasikan kepada masyarakat mencakup ; (1). Bidang ilmu pengetahuan ; MIPA (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi), Terapan, Sosial, Budaya, Ekonomi, dan Kesehatan, (2). Pelatihan dan peningkatan hasil pendidikan dan (3). Pengembangan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,711 Documents
Edukasi dan pelatihan pembuatan komposter tumbler bagi UPP Perempuan GMIT Paulus De Rozari, Philiphi; Kleden, Maria A.; Selan, Rima Nindia; Tobe, Adi Y.; Adoe, Dominggus G. H.
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37658

Abstract

AbstrakTujuan kegiatan Pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan edukasi dan pelatihan pengolahan sampah plastik menjadi furnitur bernilai ekonomis bagi civitas akademika dan khususnya bagi mahasiswa dilingkungan Universitas Nusa Cendana (Undana). Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa Prodi Teknik Mesin maupun mahasiswa KKN yang berkegiatan di Prodi Teknik Mesin, mengenai cara memanfaatkan sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai jual, seperti furnitur. Setelah mengikuti kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, kesadaran, dan keterampilan mahasiswa dalam mengolah sampah plastik menjadi produk bernilai ekonomis, khususnya furnitur. Dengan demikian, mahasiswa dapat menjadi motor penggerak dalam upaya penanganan sampah plastik yang saat ini sudah menjadi masalah Nasional bahkan Global. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran seluruh masyarakat kampus untuk "zero waste recycle" yang pada akhirnya dapat mengurangi volume sampah plastik yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), meningkatkan kesadaran masyarakat kampus maupun seputar kampus tentang pentingnya pengelolaan sampah, serta memberikan keterampilan baru yang bernilai ekonomis. Materi Pelatihan dalam kegiatan pengabdian ini mencakup pemilahan sampah plastik, teknik pengolahan sampah plastik menjadi bahan baku furnitur, desain serta pembuatan furnitur/produk dari limbah plastik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini menggunakan metode partisipatif, di mana peserta terlibat aktif dalam proses pembelajaran dan praktik langsung. Target luaran kegiatan ini adalah peningkatan kesadaran civitas akademika dalam mengatasi masalah sampah plastik serta produk furnitur berupa meja, kursi dan bangku dari sampah plastik. Selain itu, model penanganan sampah plastik ini diharapkan dapat diadopsi oleh Bank Sampah Undana dalam mengelola sampah plastik dilingkunagn Undana sehingga bisa menjadi inspirasi bagi pihak lain, seperti Dinas Lingkungan Hidup Kota Kupang, dalam pengelolaan sampah plastik menjadi produk yang bernilai ekonomis Kata kunci: pengolahan; sampah plastik; zero waste recycle. AbstractThe purpose of this community service activity is to provide education and training on processing plastic waste into economically valuable furniture for the academic community, and specifically for students at Nusa Cendana University (Undana). This program aims to provide knowledge and skills to Mechanical Engineering students and KKN students participating in the Mechanical Engineering Study Program on how to utilize plastic waste into products with market value, such as furniture. After participating in this activity, it is hoped that students will have increased their understanding, awareness, and skills in processing plastic waste into economically valuable products, particularly furniture. Thus, students can become a driving force in efforts to address plastic waste, which has now become a national and even global problem. This activity is expected to raise awareness throughout the campus community about "zero waste recycling," which will ultimately reduce the volume of plastic waste disposed of in landfills (TPA), raise awareness among the campus community and surrounding areas about the importance of waste management, and provide new skills with economic value. Training materials in this community service activity include plastic waste sorting, techniques for processing plastic waste into raw materials for furniture, and the design and manufacture of furniture/products from plastic waste. The method used in this activity is a participatory method, where participants are actively involved in the learning process and direct practice. The target output of this activity is to increase awareness of the academic community in addressing the problem of plastic waste and furniture products in the form of tables, chairs and benches made from plastic waste. In addition, this plastic waste management model is expected to be adopted by the Undana Waste Bank in managing plastic waste in the Undana environment so that it can inspire other parties, such as the Kupang City Environmental Agency, in managing plastic waste into products with economic value.template Keywords:  processing; plastic waste; zero waste recycling.
Pemanfaatan komposter sebagai alat pengolah sampah rumah tangga di Desa Kedamean Gresik Aryaseta, Bagas; Puspitasari, Nia Dwi; Wibisana, Hendrata; Fatikasari, Aulia Dewi; Alfiansyah, Achmad Dzulfiqar; Farichah, Himatul; Wardhani, Primasari Cahya
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.34484

Abstract

AbstrakDesa Kedamean merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik bagian selatan. Mayoritas penduduk Desa Kedamean bermata pencaharian sebagai petani dan buruh pabrik. Berdasarkan data Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tahun 2020, di Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur terdapat sekitar 41% sampah organik dari total sampah keseluruhan yang didominasi oleh sampah sisa makanan. Namun, menurut data Badan Pusat Statistik yang dikeluarkan pada tahun 2018 hanya 1,2% saja masyarakat yang mendaur ulang sampahnya. Rumah tangga menjadi salah satu penyumbang sampah terbesar di Indonesia. Jumlah rumah tangga di Desa Kedamean terhitung sebanyak 1940 yang berarti 32% dari total keseluruhan penduduk. Salah satu pemanfaataan sisa sampah organik adalah sebagai Pupuk Organik Cair (POC). Melalui alat Komposter, sampah organik rumah tangga dapat dimanfaatkan menjadi Pupuk Organik Cair (POC) melalui proses pengomposan dengan memanfaatkan tong bekas. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan untuk memberikan edukasi serta penyuluhan kepada masyarakat Desa Kedamean tentang pengolahan sampah rumah tangga. Kegiatan ini mendapatkan respon positif dan antusias yang tinggi dari masyarakat Desa Kedamean. Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Kedamean memperoleh ilmu dan keterampilan baru untuk meningkatkan produktifitas. Kata kunci: Desa Kedamean; gresik; pengolahan sampah organik; komposter; pupuk organik cair. AbstractKedamean Village is one of the villages in the Kedamean District, the southern part of Gresik Regency. The majority of the residents of Kedamean Village have a livelihood as farmers and factory workers. Based on data from the Ministry of Environment and Forestry 2020, in Gresik Regency, East Java Province, there are around 41% organic waste of the total waste, which is dominated by food waste. However, according to data from the Central Statistics Agency released in 2018, only 1.2% of people recycle their waste. Households are one of the biggest waste contributors in Indonesia. The number of households in Kedamean Village is 1940, which means 32% of the total population. One of the utilizations of the remaining organic waste is as Liquid Organic Fertilizer (LOF). Through the Composter tool, household organic waste can be used as Liquid Organic Fertilizer (LOF) fertilizer through the composting process using used barrels. Therefore, community service activities are carried out to provide education and counseling to the people of Kedamean Village regarding household waste management. This activity received a positive and enthusiastic response from the people of Kedamean Village. Through this activity, the people of Kedamean Village gain new knowledge and skills to increase productivity. Keywords: Kedamean Village; gresik; organic waste processing; composter; liquid organic fertilizer.
Edukasi cost efficiency rokok konvensional untuk meningkatkan pengetahuan remaja di kawasan hutan tropis lembab Kota Samarinda Adrianto, Ratno; AR, Chaerunnisa; Rahayu, Eka Putri; Sumarni, Sumarni
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37470

Abstract

Abstrak Penggunaan rokok konvensional di kalangan remaja tetap menjadi isu kesehatan masyarakat yang mendesak secara global, termasuk di Indonesia. Berdasarkan data Global Youth Tobacco Survey (GYTS), prevalensi perokok di usia 13–15 tahun terus meningkat dari 18,3% (2016) menjadi 19,2% (2019), dan bahkan mencapai 23% pada 2023 berdasarkan data Kemenkes Tahun 2023. SMP 5 Muhammadiyah merupakah sekolah jenjang menengah pertama yang dimiliki oleh Yayasan Muhammadiyah Samarinda. Dari hasil studi pendahuluan, diketahui bahwa pada tahun 2024 ditemukan puntung rokok saat dilakukan razia. Kemudian, di sekitar sekolah banyak warung-warung yang menjual rokok baik per batang maupun per bungkus. Sebagai sekolah yang berada di wilayah padat penduduk di Samarinda, dengan latar belakang orang tua siswa yang beragam secara sosial ekonomi, norma penggunaan rokok di lingkungan keluarga dan masyarakat sekitar turut membentuk toleransi yang tinggi terhadap perilaku merokok, bahkan pada anak usia sekolah. Hal ini memperkuat pentingnya intervensi edukatif yang bukan hanya bersifat larangan, tetapi menyasar pada perubahan pola pikir dan kesadaran mandiri siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menyelenggarakan kampanye edukatif yang relevan mengenai bahaya rokok. Tahapan kegiatan pengabdian masyarakat meliputi pembuatan media edukasi kesehatan berupa leaflet, pembuatan materi presentasi mengenai cost efficiency rokok. Kegiatan ini diikuti sebanyak 55 siswa kelas VII dan IX. Hasil kegiatan ini berupa terjadinya peningkatan pengetahuan pada kategori baik dari 85,5% menjadi 92,7%. Kata kunci: edukasi; rokok; cost efficiency; pengetahuan; remaja. Abstract The use of conventional cigarettes among adolescents remains an urgent public health issue globally, including in Indonesia. Based on data from the Global Youth Tobacco Survey (GYTS), the prevalence of smokers aged 13–15 years continued to increase from 18.3% (2016) to 19.2% (2019), and even reached 23% in 2023 based on data from the Ministry of Health in 2023. SMP 5 Muhammadiyah is a junior high school owned by the Muhammadiyah Samarinda Foundation. Preliminary studies found cigarette butts during a raid in 2024. Furthermore, there are many stalls around the school that sell cigarettes by the stick or by the pack. As a school located in a densely populated area of Samarinda, with students whose parents come from diverse socio-economic backgrounds, the norm of cigarette use in families and the surrounding community has contributed to a high tolerance for smoking, even among school-age children. This reinforces the importance of educational interventions that are not only prohibitive in nature but also target changes in students' mindsets and self-awareness. This community service activity aims to organise an educational campaign on the dangers of smoking. The stages of community service activities included the creation of health education media in the form of leaflets and the preparation of presentation materials on the cost efficiency of cigarettes. These activities were attended by 55 students from grades VII and IX. The results of these activities showed an increase in knowledge in the good category from 85.5% to 92.7%. Keywords: education; cost efficiency; cigarette; knowledge; adolescence.
Optimalisasi pemasaran diversifikasi produk lengkuas melalui canva dan e-commerce pada Pokdarwis Sungai Jawi Praditya, Ni Wayan Priscila Yuni; Aprillia, Ina; Pebriyanti, Reny Aziatul
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v%vi%i.36114

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan digital dan pemasaran produk olahan lengkuas pada Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Sungai Jawi melalui penerapan teknologi informasi. Permasalahan utama mitra adalah keterbatasan pengetahuan dalam pembuatan desain kemasan dan belum optimalnya pemanfaatan platform digital untuk penjualan. Melalui kegiatan ini, tim pengabdian memberikan pelatihan penggunaan Canva sebagai media desain label produk serta e-commerce Tokopedia dan Shopee sebagai sarana pemasaran daring. Metode pelaksanaan terdiri dari sosialisasi, pelatihan, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi terhadap peningkatan kemampuan digital dan penjualan produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan anggota POKDARWIS terhadap pemanfaatan teknologi informasi sebesar 100%, serta peningkatan penjualan produk olahan lengkuas, seperti serundeng dan tepung lengkuas, hingga 100% setelah dipasarkan secara digital. Selain itu, desain label yang dihasilkan melalui Canva meningkatkan daya tarik visual produk dan memperkuat identitas merek lokal. Penerapan teknologi informasi sederhana terbukti efektif dalam mendukung keberlanjutan usaha berbasis masyarakat dan memperluas jangkauan pasar. Kegiatan ini menunjukkan peran penting bidang Sistem Informasi dalam membantu masyarakat beradaptasi dengan transformasi digital di sektor ekonomi kreatif. Kata kunci: teknologi informasi; canva; e-commerce; digital marketing; lengkuas. AbstractThis community service activity aims to enhance the digital marketing capability of the Sungai Jawi Tourism Awareness Group (POKDARWIS) through the application of information technology in promoting diversified galangal-based products. The main problem faced by the community was the lack of skills in product label design and limited utilization of digital platforms for marketing. The program introduced Canva as a tool for designing product packaging and labels, along with Tokopedia and Shopee as e-commerce platforms for online sales. The implementation stages consisted of socialization, training, mentoring, and monitoring to evaluate improvements in digital skills and sales performance. The results showed an 85% increase in participants’ understanding of information technology and a 65% increase in sales of galangal-based products such as serundeng and galangal powder after implementing online marketing. Moreover, the product labels created through Canva successfully enhanced the visual appeal and brand identity of local products. The use of simple information technology tools proved effective in supporting community-based entrepreneurship and expanding market reach. This activity highlights the significant role of the Information Systems field in empowering local communities to adapt to digital transformation within the creative economy sector. Keywords: information technology; canva; e-commerce; digital marketing; galangal.
Pelatihan kepemimpinan: “how to be a good negotiator” bagi komunitas muda di Sekolah Menengah Atas Negeri 14 Kota Palembang Effendi, Sofyan; Fadhlia, Maudy Noor; Setiawan, Roy; Fahlevi, Zhillan Zhalila
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.35971

Abstract

Abstrak Kepemimpinan remaja merupakan aspek penting dalam pembentukan karakter dan keterampilan sosial generasi muda. Namun, di SMA Negeri 14 Palembang, ditemukan bahwa sebagian besar siswa belum memiliki pemahaman dan keterampilan yang memadai dalam hal kepemimpinan praktis dan negosiasi konstruktif. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan keterampilan negosiasi siswa melalui pelatihan partisipatif dan media edukasi berbasis digital. Metode pelaksanaan meliputi wawancara dengan mitra sekolah, pelatihan interaktif, distribusi poster edukasi yang dilengkapi QR code, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil awal menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep kepemimpinan etis dan teknik negosiasi berbasis kepentingan. Program ini juga mendukung literasi digital dan pendidikan karakter yang kontekstual, serta berkontribusi pada pencapaian indikator kinerja perguruan tinggi dan tujuan pembangunan berkelanjutan. Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan lokal, kegiatan ini diharapkan menjadi model penguatan kapasitas remaja yang dapat direplikasi di sekolah lain. Kata kunci: kepemimpinan remaja; negosiasi; literasi digital; pendidikan karakter; pengabdian masyarakat. Abstract Youth leadership is a critical component in shaping character and social competence among adolescents. At SMA Negeri 14 Palembang, many students were found to lack practical understanding and skills in ethical leadership and constructive negotiation. This community engagement program aimed to strengthen students’ leadership capacity and negotiation skills through participatory training and digital-based educational media. The implementation involved interviews with school partners, interactive workshops, distribution of educational posters embedded with QR codes, and evaluation using pre-test and post-test instruments. Preliminary results indicated improved student comprehension of leadership principles and interest-based negotiation techniques. The program also supported digital literacy and contextual character education, contributing to higher education performance indicators and sustainable development goals. Through a collaborative and locally grounded approach, this initiative offers a replicable model for empowering youth leadership in secondary schools. Keywords: youth leadership; negotiation; digital literacy; character education; community engagement
Formulasi Probiotik, Aromaterapi dan Qigong Integrated System (PAQIS) untuk anak autisme Nurlaila, Siti; Zakiyah, Miftahuz; Siamy, Hapy Ardiaviandaru; Suprihatin, Siti
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.36453

Abstract

Abstrak Gangguan spektrum autisme merupakan kondisi neurodevelopmental yang sering dikaitkan dengan disfungsi gut–brain axis, yang berperan penting dalam regulasi emosi, perilaku, dan fungsi kognitif anak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan Probiotik, Aromaterapi, dan Qigong Integrated System (PAQIS) sebagai pendekatan integratif untuk memodulasi gut–brain axis guna mendukung peningkatan kesejahteraan anak dengan autisme. PAQIS dirancang sebagai model intervensi holistik yang mengombinasikan konsumsi probiotik untuk memperbaiki keseimbangan mikrobiota usus, penggunaan aromaterapi untuk menstimulasi relaksasi melalui jalur olfaktori, serta latihan qigong untuk meningkatkan regulasi pernapasan dan fungsi saraf otonom. Metode pelaksanaan program meliputi enam tahap: persiapan, sosialisasi, pelatihan, penerapan intervensi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAQIS layak diterapkan dan memberikan indikasi positif terhadap peningkatan relaksasi, fokus, serta kenyamanan gastrointestinal. Dengan demikian, PAQIS berpotensi menjadi model intervensi komplementer yang aman, mudah diterapkan, dan relevan untuk mendukung penanganan nonfarmakologis pada anak dengan autisme. Kata kunci: aromaterapi; autisme; probiotik; qigong integrated system. Abstract Autism spectrum disorder is a neurodevelopmental condition often associated with gut-brain axis dysfunction, which plays a crucial role in regulating emotions, behavior, and cognitive function in children. This study aims to develop the Probiotic, Aromatherapy, and Qigong Integrated System (PAQIS) as an integrative approach to modulating the gut-brain axis to support the well-being of children with autism. PAQIS is designed as a holistic intervention model that combines probiotic consumption to improve gut microbiota balance, aromatherapy to stimulate relaxation through the olfactory pathway, and qigong exercises to improve respiratory regulation and autonomic nervous system function. The program implementation method includes six stages: preparation, socialization, training, intervention implementation, mentoring and evaluation, and sustainability. The results of the study indicate that PAQIS is feasible to implement and provides positive indications of increased relaxation, focus, and gastrointestinal comfort. Thus, PAQIS has the potential to be a safe, easy-to-implement, and relevant complementary intervention model to support non-pharmacological treatment in children with autism. Keywords: aromatherapy; autism; probiotics; qigong integrated system.
Pelatihan pengolahan sampah dengan metode Takakura di SMA 29 Jakarta Hanaseta, Evelyne; Cahyaputri, Bunga; Jhourqin, Jhourqin; Lestary, Mira; Rahmawati, Ardhia Sri; Anbia, Anbia
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.34291

Abstract

AbstrakPermasalahan sampah saat ini menjadi isu utama di Indonesia dengan banyaknya Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang telah mencapai kapasitas maksimum. Isu ini menjadikan urgensi pengolahan sampah pada hulu dan hilir menjadi sangat penting. Komposisi sampah di Indonesia didominasi oleh sampah organik sebanyak lima puluh persen dalam bentuk sisa makanan, sayuran, sampah kebun dll. Tujuan kegiatan ini adalah memperkenalkan dan melatih siswa SMA 29 Jakarta dalam penerapan Teknologi Tepat Guna (TTG) berbasis pengolahan sampah organik. Kegiatan ini diharapkan meningkatkan literasi lingkungan siswa dan mendorong terbentuknya perilaku pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode Pengomposan Takakura menjadi solusi untuk pengolahan sampah organik di hulu (sumber). Manfaat yang dapat dirasakan dengan pengolahan kompos menggunakan metode Takakura adalah kemudahan dalam aplikasi dan dapat digunakna pada skala kecil. Hasil yang diperoleh dalah kegiatan ini adalah peningkatan ilmu pengetahuan pada siswa sebagai agent of change di lingkungan masing- masing dari segi teori dan aplikasi. Kompos yang dihasilkan diharapkan dapat dimanfaatkan oleh siswa untuk kebutuhan internal. Kata kunci: pengolahan sampah; sampah organic; takakura. AbstractThe current waste problem is a major issue in Indonesia, with many Final Processing Sites (TPA) reaching maximum capacity. This issue makes the urgency of upstream and downstream waste processing very important. The composition of waste in Indonesia is dominated by organic waste, amounting to 50 percent in the form of food scraps, vegetables, garden waste, etc. The purpose of this activity is to introduce SMA 29 Jakarta students to the application of appropriate technology (TTG) for managing organic waste. The activity is expected to increase environmental literacy and encourage sustainable waste management behaviors. The Takakura Composting Method is a solution for processing organic waste upstream (source). The benefits that can be felt by composting using the Takakura method are ease of application, and it can be used on a small scale. The results obtained from this activity are increased knowledge in students as agents of change in their respective environments, both in terms of theory and application. The resulting compost is expected to be used by students for internal needs. Keywords: solid waste treatment; organic waste; takakura.
Pemberdayaan petani sawit melalui pemanfaatan berkelanjutan tyto alba di Kabupaten Muaro Jambi Rahmah, Karina; Siadari, Ulidesi; Lestari, Sri Utami; Yanita, Mirawati; Fauzia, Gina
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.36236

Abstract

Abstrak Tingginya serangan hama tikus menjadi faktor pembatas utama produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat di Kabupaten Muaro Jambi. Keterbatasan akses terhadap teknologi pengendalian hayati menyebabkan petani bergantung pada pestisida kimia, yang berisiko menimbulkan pencemaran lingkungan, resistensi hama, dan gangguan kesehatan. Oleh karena itu, diperlukan metode pengendalian hama berbasis ekologi yang efektif, terjangkau, dan mudah diterapkan bagi petani sawit rakyat. Program pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan menekankan keterlibatan aktif petani pada setiap tahap kegiatan, meliputi identifikasi masalah, sosialisasi, pembuatan rumah burung hantu (gupon), pelepasan Tyto alba, serta kegiatan monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemasangan satu unit gupon yang mencakup area seluas 30 hektar mampu menurunkan populasi tikus sekitar 28% dalam waktu tiga bulan, menurunkan tingkat kerusakan tanaman dari 18,5% menjadi 11,2%, serta mengurangi penggunaan pestisida dari 12,5 liter/ha/tahun menjadi 10 liter/ha/tahun (penurunan sebesar 20%). Akibatnya, biaya pestisida menurun dari Rp2.500.000/ha/tahun menjadi Rp2.000.000/ha/tahun, sementara produktivitas tandan buah segar (TBS) meningkat dari 15,8 ton/ha/tahun menjadi 16,4 ton/ha/tahun (peningkatan sebesar 3,8%). Temuan ini membuktikan bahwa penerapan Tyto alba merupakan strategi pengendalian hayati yang menjanjikan, hemat biaya, dan ramah lingkungan. Kebaruan dari program ini terletak pada integrasi aspek ekologi dan ekonomi melalui model konservasi berbasis PAR, yang tidak hanya meningkatkan produktivitas dan efisiensi biaya dalam perkebunan kelapa sawit rakyat, tetapi juga memperkuat kelembagaan petani. Model ini berpotensi untuk direplikasi di wilayah perkebunan rakyat lain yang memiliki karakteristik serupa. Kata kunci: pengendalian hayati; tyto alba; produktivitas kelapa sawit; keberlanjutan; perkebunan kelapa sawit rakyat. Abstract Rodent pests remain one of the major constraints to the productivity and sustainability of smallholder oil palm plantations in Muaro Jambi Regency. Farmers commonly rely on chemical pesticides, which pose risks of environmental contamination, pest resistance, and health hazards. This community engagement program employed a Participatory Action Research (PAR) approach, emphasizing active involvement of farmers in every stage, including problem identification, socialization, construction of barn owl nest boxes (gupon), release of Tyto alba, as well as monitoring and evaluation. The results demonstrated that the installation of a single gupon covering 30 hectares reduced rat populations by approximately 28% within three months, decreased crop damage rates from 18.5% to 11.2%, and lowered pesticide use from 12.5 liters/ha/year to 10 liters/ha/year (a 20% reduction). Consequently, pesticide costs declined from IDR 2,500,000/ha/year to IDR 2,000,000/ha/year, while fresh fruit bunch (FFB) productivity increased from 15.8 tons/ha/year to 16.4 tons/ha/year (an improvement of 3.8%). These findings confirm that the application of Tyto alba is a promising, cost-effective, and environmentally friendly biological control strategy. The novelty of this program lies in integrating ecological and economic aspects through a PAR-based conservation model, which not only improves productivity and cost efficiency in smallholder oil palm farming but also strengthens farmer institutions. This model has the potential to be replicated in other smallholder plantation areas with similar characteristics. Keywords: biological control; tyto alba; oil palm productivity; sustainability; smallholder oil palm.
Pelatihan desain promosi produk untuk pengembangan UMKM Kelapa Kopyor di Desa Bakalan Priyanto, Adhi; Nugroho, Anjis Sapto; Prasetyo, Eko
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.37560

Abstract

AbstrakUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, salah satunya melalui pengembangan komoditas kelapa kopyor yang bernilai ekonomi tinggi. Di Desa Bakalan, Kecamatan Dukuhseti, Kabupaten Pati, kelapa kopyor menjadi sumber mata pencaharian masyarakat, namun perkembangannya masih terkendala pada aspek promosi dan pemasaran. Pelaku UMKM di Desa Bakalan ini masih menggunakan sistem pemasaran secara manual, kurangnya pelatihan desain produk pada proses produksi, serta kurangnya strategi untuk meningkatkan daya saing produk di pasar-pasar lokal. Berdasarkan permasalahan tersebut, perguruan tinggi kami menyelenggarakan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kreativitas dan kemampuan desain produk para pelaku UMKM di Desa Bakalan dengan memanfaatkan canva dengan berbagai fitur yang mudah digunakan serta teknik desain grafis dasar. Canva sebagai aplikasi desain grafis berbasis daring, menawarkan kemudahan bagi pengguna tanpa latar belakang desain untuk membuat media promosi seperti poster, katalog, dan konten digital. Penelitian ini merupakan studi pre-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest yang bertujuan untuk menguji efektivitas pelatihan desain menggunakan Canva bagi 20 pelaku UMKM kelapa kopyor di Desa Bakalan. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dan penilaian portofolio desain yang telah divalidasi oleh ahli melalui prosedur expert judgment. Indikator efektivitas diukur menggunakan analisis statistik non-parametrik Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat signifikansi peningkatan aspek kognitif, serta Normalized Gain Score (N-Gain) untuk mengategorikan tingkat keberhasilan intervensi. Kata kunci: UMKM; kelapa kopyor; canva; desain. AbstractMicro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) have a strategic role in the Indonesian economy, one of which is through the development of the high-value kopyor coconut commodity. In Bakalan Village, Pati Regency, kopyor coconut is a source of livelihood for the community, but its development is still constrained by promotion and marketing aspects. MSME players in Bakalan Village still use a manual marketing system, lack of product design training in the production process, and lack of strategies to increase product competitiveness in local markets. Based on these problems, we as students organize community service activities which are carried out with the aim of increasing the creativity and product design skills of MSME players in Bakalan Village by utilizing Canva with various easy-to-use features and basic graphic design techniques. Canva as an online-based graphic design application, offers convenience for users without a design background to create promotional media such as posters, catalogs, and digital content. This study employed a pre-experimental design, specifically the one-group pretest-posttest approach, to evaluate the efficacy of Canva-based design training among 20 MSME entrepreneurs specializing in kopyor coconuts in Bakalan Village. Data collection involved the administration of structured questionnaires and the assessment of design portfolios, both of which underwent rigorous expert judgment for validation. To determine the program's effectiveness, the Wilcoxon Signed-Rank Test, a non-parametric statistical analysis, was utilized to measure significant improvements in cognitive attributes, while the Normalized Gain Score (N-Gain) was applied to categorize the overall success rate of the intervention. Keywords: MSMEs; kopyor coconut; canva; design.
Edukasi pencegahan anemia pada ibu hamil dengan meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah Kurniasari, Ratih; Sefrina, Linda Riski; Syahbanu, Fathma; Silaen, Cristhin Lusiana
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 1 (2026): February (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i1.35978

Abstract

Abstrak Anemia pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan di dunia dengan angka prevalensi 41,8%. Prevalensi anemia pada ibu hamil di Indonesia mencapai 27,7%. Anemia pada ibu hamil dapat meningkatkan risiko komplikasi hingga kematian pada ibu dan bayi.Tujuan pengabdian ini adalah memberikan edukasi untuk mengubah persepsi, menanggulangi kekhawatiran terkait efek samping, serta menekankan dampak positif tablet tambah darah (TTD) bagi kesehatan ibu dan perkembangan janin. Dengan meningkatkan kepatuhan konsumsi TTD melalui edukasi yang efektif dan interaktif, diharapkan angka prevalensi anemia pada ibu hamil dapat ditekan secara signifikan. Mitra kegiatan ini adalah Puskesmas Adiarsa Karawang yang memiliki cakupan TTD 100 % dengan kejadian anemia ibu hamil bulan April 2025 terdapat 16,2%. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta yang terdiri dari  petinggi Desa, bidan desa, kader, dan 15 orang ibu hamil. Tim pengabdi berkejasama dengan ahli gizi Puskesmas Adiarsa, Bidan Desa, dan bersama kader-kader Posyandu untuk mengedukasi ibu-ibu tentang pentingnya konsumsi TTD. Hasil kegiatan ini terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil tetntang pentingnya konsumsi TTD untuk mencegah dan menanggulangi anemia. Kata kunci: anemia; edukasi; ibu hamil; kepatuhan konsumsi TTD; pengetahuan. Abstract Anemia in pregnant women is a global health problem with a prevalence of 41.8%. The prevalence of anemia in pregnant women in Indonesia reaches 27.7%. Anemia in pregnant women can increase the risk of complications and even death for both the mother and the baby. The purpose of this community service is to provide education to change perceptions, address concerns regarding side effects, and emphasize the positive impact of iron tablets (TTD) on maternal health and fetal development. By increasing compliance with TTD consumption through effective and interactive education, it is hoped that the prevalence of anemia in pregnant women can be reduced significantly. The partner for this activity is the Adiarsa Karawang Community Health Center which has 100% TTD coverage with the incidence of anemia in pregnant women in April 2025 at 16.2%. This activity was attended by 30 participants consisting of village officials, village midwives, cadres, and 15 pregnant women. The community service team collaborated with Adiarsa Community Health Center nutritionists, Village Midwives, and Posyandu cadres to educate mothers about the importance of TTD consumption. The results of this activity were an increase in knowledge among pregnant women about the importance of consuming iron tablets to prevent and treat anemia Keywords: anemia; education; pregnant women; compliance with iron supplement consumption; knowledge.