cover
Contact Name
M. Arifki Zainaro
Contact Email
m.arifkiz@yahoo.com
Phone
+6285366376666
Journal Mail Official
jka@malahayati.ac.id
Editorial Address
Jalan Pramuka No 27 Kemiling, Kota Bandar Lampung
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
Jurnal Kreativitas PKM
Published by Universitas Malahayati
ISSN : 26150921     EISSN : 26226030     DOI : 10.3324
Core Subject : Health,
Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan jurnal yang bertaraf nasional yang memiliki fokus utama pada pengaplikasian hasil penelitian dan ilmu-ilmu di bidang kesehatan yang dilakukan pada masyarakat dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat. Lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain meliputi pelatihan, penyuluhan, pendidikan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pencegahan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah kesehatan yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kesehatan masyarakat. Tujuan dari publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran konseptual atau ide-ide yang telah dicapai di bidang kesehatan.
Articles 2,372 Documents
Penyuluhan Deteksi Dini Gangguan Jiwa pada Masyarakat Wilayah Kerja Batang Beruh Manik, Herlina Evi Yanti; Silaban, Jojor; Hutagalung, Perak Maruli Asi Roha
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.18683

Abstract

ABSTRAK Gangguan Jiwa tidak terbatas pada psikotik atau yang kita kenal sebagai gila. Banyak macam gangguan jiwa ringan yang jika tidak segera diterapi menjadi berat dan mengancam nyawa. Gangguan jiwa disebabkan oleh adanya berbagai stressor fisik, psikososial,atau sosial. Prevalensi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) terus meningkat secara global dan Indonesia.  Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas 2018) menunjukkan bahwa prevalensi gangguan jiwa berat di indonesia mencapai 7 permil atau 1,7 juta jiwa,meningkat dari tahun sebelumnya. Puskesmas Batang Beruh merupakan Puskesmas dengan jumlah ODGJ tertinggi di Kabupaten Dairi, pada tahun 2023 ada 51 ODGJ yang rutin berobat dan check Kesehatan dan jumlah ini masih menetap sampai dengan tahun 2024. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap Masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Batang Beruh tentang gangguan jiwa. Khalayak sasaran dalam kegiatan penyuluhan ini adalah masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas Batang Beruh Sidikalang berjumlah 55 orang. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ada 3 tahapan : pertama melaksanakan  pre test; kedua memberikan edukasi melalui ceramah dan demonstrasi dan ketiga melakukan evaluasi atau post test test. Hasil yang didapatkan Pengetahuan masyarakat/sasaran sebelum edukasi mayoritas kurang sebanyak 69,09% tetapi setelah diberikan edukasi menjadi mayoritas baik sebanyak 58,19%. Sikap sasaran tentang deteksi dini pencegahan gangguan jiwa sebelum dilakukan edukasi adalah mayoritas negative sebanyak 80%% dan setelah  diberikan edukasi menjadi mayoritas positif sebanyak 76,36%. Penyuluhan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang gangguan jiwa dan mengubah sikap tentang deteksi dini gangguan jiwa. Hal ini penting sebagai langkah awal dalam pencegahan dan penanganan lebih lanjut gangguan jiwa di masyarakat.. Kata Kunci: Penyuluhan, Ganngguan Jiwa, Masyarakat  ABSTRACT Mental disorders are not limited to psychotic or what we know as crazy. There are many kinds of mild mental disorders that if not treated immediately become severe and life-threatening. Mental disorders are caused by various physical, psychosocial, or social stressors. The prevalence of people with mental disorders (ODGJ) continues to increase globally and in Indonesia.  Basic Health Research data (Riskesdas 2018) shows that the prevalence of severe mental disorders in Indonesia reached 7 per cent or 1.7 million people, an increase from the previous year. Puskesmas Batang Beruh is the Puskesmas with the highest number of ODGJ in Dairi Regency, in 2023 there were 51 ODGJ who routinely seek treatment and health checks and this number will remain until 2024. The purpose of this activity is to improve the knowledge and attitude of the community in the Batang Beruh Health Centre working area about mental disorders. The target audience in this extension activity is the community in the Batang Beruh Sidikalang Health Centre Working Area, totalling 55 people. The method of implementing service activities has 3 stages: first carrying out a pre-test; second providing education through lectures and demonstrations and third conducting an evaluation or post-test test. The results obtained by the community / target knowledge before education were mostly lacking as much as 69.09% but after being given education the majority were good as much as 58.19%. The target's attitude about early detection of mental disorder prevention before education was a majority negative as much as 80% and after education was given to a majority positive as much as 76.36%. This counselling proved effective in increasing community knowledge about mental disorders and changing attitudes about early detection of mental disorders. This is important as a first step in the prevention and further treatment of mental disorders in the community.  Keywords: Counselling, Mental Illness, Community
Pembuatan Spray Anti Nyamuk dengan Bahan Alami di Desa Tanggunggunung Kumalasari, Nurul Chamidah; Nurjanah, Mutia Hariani; Martha, Rahma Dian; Safitri, Yunita Diyah; Ketzia, Ketzia; Diva, Maya; Sulastri, Sulastri; Wardani, Kartika Arum
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17519

Abstract

ABSTRAK Nyamuk sering kali dianggap mengganggu kehidupan manusia. Berbagai upaya dilakukan untuk mengurangi populasi nyamuk, termasuk penggunaan obat semprot antinyamuk.semprotan antinyamuk yang biasa digunakan adalah berbahan kimia. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan tanaman disekitar mereka seperti serai wangi dan pare, untuk digunakan sebagai obat semprot anti nyamuk. Oleh karena itu dilakukan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang penggunaan obat semprot anti nyamuk yang berfokus pada tanaman disekitarnya seperti serai wangi dan pare yang dapat diolah menjadi bahan yang bermanfaat. Melalui sosialisasi ini kami dapat memberikan informasi yang bermanfaat kepada masyarakat, menyadarkan mereka bahwa serai wangi dan pare tidak hanya perfungsi sebagai bumbu dapur, tetapi juga sebagai bahan pembuatan obat semprot antinyamuk. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat, mengenahi penggunaan dan pembuatan obat semprot anti nyamuk yang berbahan serai wangi dan pare. Kegiatan ini terdiri dari tahap persiapan dan tahap pelaksanaan. Berdasarkan hasil pengabdian kepada masyarakat di desa Tanggunggunung menunjukkan antusias yang tinggi dari masyarakat dan memberikan dampak positif terhadap pengetahuan tentang bahaya nyamuk serta pembuatan dan pemanfaatan bahan alami sebagai antinyamuk spray. Kata Kunci: Spray Antinyamuk, Serai, Pare  ABSTRACT Mosquitoes are often considered to be a nuisance to human life. Various efforts have been made to reduce the mosquito population, including the use of mosquito repellent sprays. The mosquito repellent sprays commonly used are chemical. This is due to the lack of public knowledge about the use of plants around them such as citronella and bitter melon, to be used as mosquito repellent sprays. Therefore, activities were carried out that aimed to increase public understanding about the use of mosquito repellent sprays that focused on plants around them such as citronella and bitter melon which can be processed into useful materials. Through this socialization, we can provide useful information to the public, making them aware that citronella and bitter melon not only function as kitchen spices, but also as ingredients for making mosquito repellent sprays. The method used is socialization and training for the community, regarding the use and manufacture of mosquito repellent sprays made from citronella and bitter melon. This activity consists of the preparation stage and the implementation stage. Based on the results of community service in Tanggunggunung village, it shows high enthusiasm from the community and has a positive impact on knowledge about the dangers of mosquitoes and the manufacture and use of natural ingredients as mosquito repellent sprays.  Keywords: Anti-Mosquito Spray, Cymbopogon Citratus, Momordica Charantia
Optimalisasi Kesehatan Ibu Post Partum dengan Konsumsi Telur Ayam Ras Vegetarian untuk Peningkatan Kadar Hemoglobin Daulay, Safrina; Sinaga, Renny; Siahaan, Vera Renta
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.17699

Abstract

ABSTRAK Perdarahan yang terjadi pada saat post partum merupakan masalah penting karena hal tersebut berhubungan dengan kesehatan ibu yang dapat menyebabkan kematian anemia. Anemia pada ibu nifas dapat berpengaruh pada proses kontraksi uterus karena darah tidak cukup memberikan oksigen ke uterus dan cenderung mengalami kegagalan dalam pemberian ASI eklusif. Kegagalan dalam pemberian ASI eklusif berhubungan erat dengan gizi bayi baru lahir dan hal ini menjadi salah satu faktor risiko kejadian stunting. Protein merupakan salah satu zat gizi yang terbukti dapat mempercepat proses penyembuhan luka dan meningkatkan hemoglobin darah pada masa nifas. Sumber protein hewani yaitu telur ayam, memiliki kandungan gizi yang baik dan sangat bermanfaat jika dikomsumsi oleh ibu nifas. Hasil penelitian menyebutkan pemberian putih telur sangat efektif untuk mempercepat penyembuhan luka perieneum dan meningkatkan kadar hemoglobin ibu nifas. Hasil survey yang dilakukan di wilayah kelurahan Setianegara, masih ditemukan beberapa ibu yang belum mengetahui bahwa kandungan gizi yang ada pada telur ayam ras vegetarian dapat digunakan sebagai salah satu sumber pangan tambahan untuk meningkatkan kadar HB pada ibu nifas. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk membantu meningkatkan pengetahuan dan kesehatan ibu nifas di lokasi lokus stunting Kota Pematangsiantar. Pengabdian masyarakat ini diawali penyuluhan pada setiap ibu nifas yang ditemui kemudian dilanjutkan dengan pemberian telur rebus vegetarian selama 7 hari dengan jumlah 2 kali sehari setelah sarapan pagi dan setelah makan siang. Sebelum pelaksanaan diberikan penyuluhan tentang manfaat telur vegetarian sebanyak 20 orang ibu nifas dengan cara home visite kerumah ibu nifas. Setelah dilakukan penyuluhan pemahaman ibu nifas meningkat tentang telur vegetarian dapat meningkatkan kadar Hb dan telah dilakukan pemeriksaan Hb pada ibu nifas. Kata Kunci: Ibu Post Partum, Telur Ayam Ras Vegetarian, Kadar Hb  ABSTRACT Bleeding that occurs during postpartum is an important problem because it is related to the mother's health which can cause death from anemia. Anemia in postpartum mothers can affect the uterine contraction process because the blood does not provide enough oxygen to the uterus and tends to fail in delivering exclusive breastfeeding. Failure to provide exclusive breastfeeding is closely related to the nutrition of newborn babies and this is one of the risk factors for stunting. Protein is a nutrient that has been proven to speed up the wound healing process and increase blood hemoglobin during the postpartum period. The source of animal protein, namely chicken eggs, has good nutritional content and is very beneficial if consumed by postpartum mothers. The research results show that giving egg whites is very effective in accelerating the healing of perineal wounds and increasing hemoglobin levels in postpartum mothers. The results of a survey conducted in the Setianegara sub-district area showed that several mothers did not know that the nutritional content of vegetarian chicken eggs could be used as an additional food source to increase HB levels in postpartum mothers. The aim of this community service was to help improve the knowledge and health of postpartum mothers in the stunting locus of Pematangsiantar City. This community service begins with counseling for every postpartum mother who is met, then continues with providing boiled vegetarian eggs for 7 days, 2 times a day after breakfast and lunch. Before the implementation, 20 postpartum mothers were given counseling about the benefits of vegetarian eggs using home visits to postpartum mothers' homes. Conclusion: After providing counseling, postpartum mothers' understanding of vegetarian eggs can increase Hb levels has increased, and Hb checks have been carried out on postpartum mothers. Keywords: Post Partum Mother, Vegetarian Chicken Eggs, Hb Level
Pendampingan dalam Membangun Konsep Diri Positif Remaja Hamidah, Ernawati; Suryadin, Asep; Lutiyah, Lutiyah; Novryanthi, Dhinny
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.18355

Abstract

ABSTRAK Masa remaja identik dengan proses pencarian dan pembentukan jadi diri, hal tersebut tidak terlepas dari adanya perubahan fisik, mental, dan intelektual. Fenomenanya pada zaman sekarang pengalaman dan interaksi remaja banyak dilakukan secara online melalui sosial media. Sehingga konsep diri remaja cenderung meniru yang berdasar dari pengalaman dan interaksi di ruang media sosial. Pengabdian ini adalah untuk melakukan pendampingan konsep diri positif pada remaja. Program pendampingan pada remaja dilakukan melalui pemberian materi dan diskusi kelompok bekerjasama dengan Puskesmas Tipar. Hasil yang telah dicapai pada pengabdian ini terlihat tanggapan peserta yang menyatakan bahawa dirinya menjadi lebih faham dan percaya diri dengan tampilannya sendiri tanpa harus meniru orang lain.  Peserta menjadi lebih faham bahwa seseornag menjadi menarik bagi orang lain bukan saja dilihat dari penampilan fisik saja namun karena kepribadian, kebiasaan, dan perilaku remaja yang baik. kegiatan yang sudah dilakukan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan tentang konsep diri positif yang akan diimplementasikan dalam keseharian remaja tersebut. Kata Kunci: Remaja, Konsep Diri, Media Sosial ABSTRACT Adolescence is synonymous with the process of searching for and forming oneself, this cannot be separated from physical, mental and intellectual changes. The phenomenon nowadays is that adplencence experiences and interactions are mostly done online through social media. The aim of this service is to provide positive self-concept assistance to adolencence. The mentoring program for teenagers is carried out through providing materials and group discussions in collaboration with the Tipar Community Health Center. The results that have been achieved in this service can be seen in the responses of participants who stated that they have become more understanding and confident in their own appearance without having to imitate other people.  Participants become more aware that a person is attractive to other people not only from physical appearance but also because of the adolencence good personality, habits and behavior. Activities showed that adolescents have increased knowledge about self concept.  Keywords: Adolencence, Self Concept, Social Media
Program Semangat Belajar (E-Motivation Semjar) sebagai Upaya untuk Meningkatkan Pemberdayaan Pengelola Pondok Pesantren Ma’ariful Ulum Banyuasin Suzanna, Suzanna; Haryanto, Dedi; Yuniza, Yuniza; Bustam, Ika Guslanda; Faizal, Kgs Muhammad
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.17908

Abstract

ABSTRAK Kegiatan pembelajaran dengan memadukan kurikulum dasar pendidikan dengan pendidikan Islami melalui solat berjamaah, tilawah dan tadarus Al-quran, dzikir, hapalan surat merupakan program unggulan dari pondok pesantren ini. Terdapat kendala yang dirasakan oleh pengelola pondok yakni terbatasnya kemampuan tim pengajar dalam mengelola proses pembelajaran aktif yang berpusat pada siswa mewujudkan motivasi belajar yang tinggi bagi semua siswa  menyelesaikan beberapa target hapalan Surat Al-Quran. Kegiatan pengembangan khususnya program motivasi belajar selama ini masih dikelola secara terpisah dan belum terorganisasi dan terintregrasi dengan baik menggunakan sistem komputer. Tujuan dari pengabdian ini yaitu membantu peningkatan pelayanan akademik dan keterampilan pengurus Yayasan  Ma’ariful Ulum untuk mewujudkan program pembelajaran yang aktif dan efektif  dengan semangat motivasi sesuai dengan  target waktu belajar siswa di pondok pesantren melalui pemanfaatan teknologi informasi. enam langkah metode pelaksanaan yang dilakukan mulai dari sosialisasi E-Motivation Program SemJar: Semangar Belajar (Psikomotivasi dan senam motivasi), pengenalan teknologi dan uji coba sistem, pelatihan dan pendampingan psikomotivasi, pelatihan dan pendampingan senam motivasi, penerapan teknologi dan evaluasi program. Terdapat Peningkatan pada Hasil yang didapat Kemampuan manajemen pengelolaan program pembelajaran meningkat menjadi 88% dengan E-Motivation Program SemJar (Semangat Belajar), Pengetahuan dan keterampilan pengelola dalam melakukan program psikomotivasi menigkat menjadi 91% dan pada program kebugaran meningkat menjadi 89%. E-Motivation Program SemJar (Semangar Belajar) mampu meningkatkan kemampuan pengelola dan pengajar dalam pelakasannan program belajar, hal ini sejalan dengan output utama yaitu pemberdayaan pengelola Kata Kunci: E-Motivation Program, Pengelola, Pemberdayaan  ABSTRACT Learning activities by combining basic education curriculum with Islamic education through congregational prayer, recitation and tadarus of the Al-Quran, dhikr, memorization of letters are the flagship programs of this Islamic boarding school. There are obstacles felt by the management of the boarding school, namely the limited ability of the teaching team in managing the active learning process that is centered on students to realize high learning motivation for all students to complete several memorization targets of the Al-Quran. Development activities, especially learning motivation programs, have so far been managed separately and have not been well organized and integrated using a computer system. The purpose of this service is to help improve academic services and the skills of the Ma'ariful Ulum Foundation administrators to realize active and effective learning programs with a spirit of motivation in accordance with the target learning time of students at the Islamic boarding school through the use of information technology. Six steps of the implementation method carried out starting from the socialization of the E-Motivation Program SemJar: Semangar Belajar (Psychomotivation and motivational gymnastics), introduction of technology and system trials, psychomotivation training and mentoring, motivational gymnastics training and mentoring, application of technology and program evaluation. There is an increase in the results obtained. The ability of learning program management management increased to 88% with the SemJar E-Motivation Program (Semangat Belajar), Knowledge and skills of managers in implementing psychomotivation programs increased to 91% and in fitness programs increased to 89%. The SemJar E-Motivation Program (Semangar Belajar) is able to improve the ability of managers and teachers in implementing learning programs. Keywords: E-Motivation Program, Manager, Empowerment
Sosialisasi Fungsi Legislasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Pledo Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur Servatius, Rodriques; Susu, Mikael Thomas; Boro, Veronika Ina Asan; Kosat, Emanuel; Lamawuran, Yosef Dionisius
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17812

Abstract

ABSTRAK Pengabdian ini dilakukan di Desa Pledo Kecamatan Witihama Kabupaten Flores Timur. Kegiatan ini dilakukan menyusul fakta bahwa masih banyak anggota BPD yang belum memahami secara detail Tupoksi BPD dan minimnya keterampilan teknis penyusunan Perdes. Dari pengamatan dan wawancara awal, diketahui bahwa kurang produktifnya BPD disebabkan oleh sejumlah faktor, antara lain kualitas SDM, kurangnya wawasan dan pengetahuan dan minimnya keterampilan teknis-administrasi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang fungsi legislasi bagi anggota BPD Pledo demi peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknis anggota BPD dalam merumuskan dan menetapkan Perdes. Tim PkM yang terdiri dari dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang berjumlah 3 orang. Hasil evaluasi pre test dan post menunjukan terjadinya peningkatan pengetahuan dan pemahaman dari para peserta tentang perumusan dan penetapan Perdes. Kata Kunci: Sosialisasi, Fungsi Legislasi, Peraturan Desa, BPD  ABSTRACT This service was conducted in Pledo Village, Witihama Sub-district, East Flores Regency. This activity was carried out following the fact that there are still many BPD members who do not understand in detail the Tupoksi of the BPD and the lack of technical skills in drafting Perdes. From initial observations and interviews, it was found that the lack of productivity of the BPD is caused by a number of factors, including the quality of human resources, lack of insight and knowledge and lack of technical-administrative skills. This activity aims to provide information and knowledge about the legislative function for members of the Pledo BPD in order to increase the knowledge and technical skills of BPD members in formulating and stipulating Perdes. The PkM team consisting of 3 lecturers from the Faculty of Social and Political Sciences. The results of the pre-test and post evaluation showed an increase in the knowledge and understanding of the participants about the formulation and stipulation of Perdes. Keywords: Socialization, Legislation Function, Village Regulation, BPD
Peningkatan Pengetahuan Siswa tentang Pencegahan Pergaulan Bebas melalui Penguatan Karakter Islam dan Edukasi Reproduksi di SMPN 1 Kramatwatu Muslihah, Liana; Tu'sadiyah, Halimah; Rostiaty, Tety; Adista, Nuria Fitri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17703

Abstract

ABSTRAK Pergaulan bebas merupakan masalah sosial yang sering dihadapi oleh remaja di berbagai belahan dunia. Remaja, termasuk siswa SMP, rentan terhadap dampak negatif pergaulan bebas yang memiliki resiko terhadap kesehatan reproduksi dan perkembangan moral yang tidak sehat. Dengan demikian penting untuk melakukan upaya pencegahan dalam rangka menekan kasus ini dengan meningkatkan pengetahuan remaja/siswa SMPN 1 Kramatwatu kelas VII tentang pergaulan bebas melalui penguatan karakter islami dan Pendidikan Kesehatan. Edukasi tentang bahaya pergaulan bebas sangat diperlukan demi menjaga generasi muda dari bahaya pergaulan  bebas.  Edukasi terhadap remaja merupakan  strategi  penting  yang  perlu dilakukan  untuk  meningkatkan pengetahuan peserta tentang  bahaya  pergaulan  bebas yang dilakukan seperti merokok, mengkonsumsi narkoba dan seks bebas. Mengetahui tingkat pengetahuan remaja sebelum dan sesudah penyuluhan terhadap bahaya pergaulan bebas melalui media video animasi penguatan karakter Islam di SMPN 1 Kramatwatu. Metode yang digunakan adalah metode survey. Riset menunjukkan bahwa dari 44 siswa terjadi peningkatan signifikan dalam pengetahuan siswa, dengan nilai rata-rata pre-test 57 dan post-test 79. Kendala utama adalah penyesuaian waktu penyuluhan dengan jadwal akademik siswa yang tidak serentak. Program ini menegaskan pentingnya edukasi upaya pencegahan pergaulan bebas dan penggunaan media yang menarik seperti video animasi. Video animasi terbukti menjadi alat yang sangat efektif dalam pembelajaran di sekolah, karena mampu menampilkan konsep yang sulit dengan cara yang menarik dan mudah dimengerti. Penggunaan video animasi dalam upaya pencegahan pergaulan bebas tidak hanya meningkatkan pemahaman siswa, tetapi juga kesadaran mereka terhadap resikonya melalui penguatan karakter Islam dan Pendidikan Kesehatan reproduksi. Kata Kunci: Pergaulan Bebas, Video Animasi ABSTRACT Promiscuity is a social problem that is often faced by teenagers in various parts of the world. Adolescents, including junior high school students, are vulnerable to the negative impacts of promiscuity which poses risks to reproductive health and unhealthy moral development. Thus, it is important to make preventive efforts in order to suppress this case by increasing the knowledge of teenagers/students of SMPN 1 Kramatwatu class VII about promiscuity through strengthening Islamic character and Health Education. Education about the dangers of promiscuity is very necessary to protect the younger generation from the dangers of promiscuity.  Moreover, education for teenagers is an important strategy that needs to be carried out to increase participants' knowledge about the dangers of promiscuity such as smoking, consuming drugs and free sex. To determine the level of knowledge of teenagers before and after counseling on the dangers of promiscuity through animated video media strengthening Islamic characters at SMPN 1 Kramatwatu. The method used is the survey method. Research shows from 44 students that there has been a significant increase in students' knowledge, with an average pre-test score of 57 and post-test 79. The main obstacle is adjusting counseling time to students' non-simultaneous academic schedules. This program emphasizes the importance of education in efforts to prevent promiscuity and the use of interesting media such as animated videos. Animated videos have proven to be a very effective tool in learning at school, because they are able to present difficult concepts in an interesting and easy to understand way. The use of animated videos in efforts to prevent promiscuity not only increases students' understanding, but also their awareness of the risks through strengthening Islamic characters and reproductive health education. Keywords: Promiscuity, Animated Video
Peningkatan Pemahaman Fear of Missing Out (FoMO) pada Remaja Dalam Aktifitas Media Sosial Dewi, Heni Aguspita; Lutfi, Baharudin; Sulastri, Meti; Hidayatuloh, Ana Ikhsan; Hilmawan, Rikky Gita; Marlina, Lina; Daryanti, Eneng; Wahyudi, Deni; Amalia, Novianti Rizki; Mulyana, Hilman; Mulyana, Asep; Hayati, Euis Teti; Vansugist, Mamay; Lestari, Sri; Apriliani, Silvia Sri
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i1.16589

Abstract

ABSTRAK Remaja adalah pengguna media sosial tertinggi, tingginya pengunaan media sosial membuat remaja rentan mengalami Fear of Missing Out (FoMO). Pengabdian dilakukan untuk mengetahui gambaran pemahaman FoMO sebelum dan setelah dilakukan pengabdian masyarakat. Jumlah responden 357 siswa dari SMPN 5 Kota Tasikmalaya dan SMPN 1 Cikoneng Ciamis, terdapat sekitar 700 peserta yang yang yang mengikuti kegiatan pengmas. Dilakukan penilaian pemahaman FoMO sebelum dan setelah dilakukan penyuluhan dengan menyebarkan kuesioner. Pemahaman FoMO sebelum dilakukan penyuluhan pada remaja di SMPN 5 Kota Tasikmalaya dan SMPN 1 Cikoneng Ciamis sebagian besar berada pada kategori kurang sebesar 53,8%. Setelah dilakukan penyuluhan pemahaman FoMO sebagian besar berada pada kategori baik sebesar 37,8%. penyuluhan yang dilakukan melalui pengabdian Masyarakat terbukti dapat meningkatkan pemahaman FoMO pada remaja. Disarankan untuk dapat melakukan kegiatan pengebdian Masyarakat lanjutan agar dapat mengatasi masalah Fear of Missing Out (FoMO) pada remaja. Kata Kunci: Fear of Missing Out (FoMO), Pemahaman, Remaja  ABSTRACT Teenagers are the highest users of social media, the high use of social media makes teenagers vulnerable to experiencing Fear of Missing Out (FoMO). The service was carried out to find an overview of understanding FoMO before and after community service. The number of respondents was 357 students from SMPN 5 Kota Tasikmalaya and SMPN 1 Cikoneng Ciamis, the participants who took part in community service activities numbered around 700 people. Assessment of understanding of FoMO was carried out before and after the counseling by distributing questionnaires. Understanding of FoMO before counseling was carried out among teenagers at SMPN 5 Kota Tasikmalaya and SMPN 1 Cikoneng Ciamis was mostly in the poor category at 53.8%. After counseling, understanding of FoMO was mostly in the good category at 37.8%. Counseling carried out through community service has been proven to increase understanding of FoMO in adolescents. It is recommended to carry out further community service activities to overcome the problem of Fear of Missing Out (FoMO) in teenagers.  Keywords: Fear of Missing Out (FoMO), Understanding, Teenagers
Pentingnya Pencatatan Skrining dan Deteksi Dini untuk Kesehatan Ibu Hamil di Klinik Amanah Padang Pariaman Rahmatiqa, Chamy; Fratama, Denos Imam; Werman, Werman; Maryonda, Rury
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.18961

Abstract

ABSTRAK  Pada tahun 2022, jumlah kematian ibu tercatat sebanyak 4.005 kasus dan meningkat menjadi 4.129 kasus pada tahun 2023. Tingginya angka kehamilan berisiko di Padang Pariaman, khususnya di Klinik Amanah, menunjukkan bahwa pengetahuan ibu hamil mengenai deteksi penyakit yang dapat menyebabkan kematian masih rendah. Salah satu langkah untuk mengatasi hal ini adalah dengan meningkatkan pemahaman ibu hamil tentang pentingnya pencatatan skrining dan deteksi dini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada ibu hamil terkait pencatatan skrining dan deteksi dini. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dengan bantuan media audiovisual dan leaflet. Hasilnya, kegiatan edukasi berlangsung lancar, peserta aktif dalam bertanya dan menjawab, serta mengikuti acara hingga selesai. Selain itu, pengetahuan ibu hamil meningkat hingga 8,50 poin. Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya komplikasi selama kehamilan. Kata Kunci: Deteksi Dini, Ibu Hamil, Pencatatan, Skrining ABSTRACT  In 2022, the number of maternal deaths was recorded at 4,005 cases and increased to 4,129 cases in 2023. The high rate of risky pregnancies in Padang Pariaman, especially at the Amanah Clinic, indicates that pregnant women's knowledge of disease detection that can cause death is still low. One of the steps to overcome this is to increase the understanding of pregnant women about the importance of recording screening and early detection. This activity aims to provide education to pregnant women regarding recording screening and early detection. The method used was counseling with the help of audiovisual media and leaflets. As a result, the educational activities went smoothly, the participants were active in asking and answering questions, and followed the event until it was over. In addition, the knowledge of pregnant women increased by 8.50 points. This activity aims to anticipate the occurrence of complications during pregnancy. Keywords: Early Detection, Pregnant Women, Recording, Screening
Pengendalian Tekanan Darah melalui Senam Hipertensi di Posyandu Lansia Akar Nusa Benowo Surabaya Kartini, Yanis; Faizah, Imamatul; Noventi, Iis; Aisyah, Aisyah; Anisah, Anisah; Shofianty, Putri Aprillia; Putri, Rizka Amalia
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i2.17662

Abstract

ABSTRAK Lansia banyak yang mengalami tekanan darah tinggi, apabila tidak ditangani secara baik dapat menimbulkan komplikasi. Salah satu cara non farmakologis yang dapat dilakukan pada lansia adalah senam hipertensi. Namun masih banyak lansia yang belum mengetahui manfaat dari senam. Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah melatih senam hipertensi untuk menurunkan tekanan darah pada lansia yang menderita hipertensi. Peserta dalam pengabdian masyarakat adalah 32 lansia di Posyandu Lansia Akar Nusa Benowo Surabaya. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang hipertensi dan melatih senam hipertensi. Keberhasilan kegiatan diukur berdasarkan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah diberikan senam setelah 4 kali berturut turut dilakukan senam hipertensi. Data dianalis  menggunakan uji statistik Paired T-test. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan tekanan darah sistolik pre-test memiliki rata – rata 148.34 dengan SD 14.178. Sedangkan tekanan darah sistolik post-test memiliki rata – rata 138.91 dengan SD 12.444. Untuk tekanan darah diastolik pre-test memiliki rata – rata 87.00 dengan SD 4.690, dan tekanan darah diastolik post-test memiliki rata – rata 83.16 dengan SD 5.490. Hasil uji statistik Paired T-test dapatkan nilai p value= 0,000  yang bermakna bahwa senam hipertensi dapat menurunkan tekanan darah pada lansia. Diharapkan lansia rutin mengikuti program senam hipertensi untuk mempertahankan tekanan dalam pada kondisi optimal. Kata Kunci: Lansia, Senam Hipertensi, Tekanan Darah  ABSTRACT Many elderly people experience high blood pressure, if not treated properly it can cause complications. One non-pharmacological method that can be done for the elderly is hypertension exercise. However, there are still many elderly people who do not know the benefits of exercise. This community service activity is to train hypertension exercises to reduce blood pressure in elderly people who suffer from hypertension. Participants in community service were 32 elderly people at Posyandu Lansia Akar Nusa Benowo Surabaya. The activities carried out were counseling about hypertension and training in hypertension exercises. The success of the activity was measured based on blood pressure measurements before and after the exercise was given after 4 consecutive hypertension exercises. Data were analyzed using the Paired T-test statistical test. The results of the service activities showed that the pre-test systolic blood pressure had an average of 148.34 with an SD of 14.178. Meanwhile, post-test systolic blood pressure had an average of 138.91 with an SD of 12,444. The pre-test diastolic blood pressure had a mean of 87.00 with SD 4,690, and post-test diastolic blood pressure had a mean of 83.16 with SD 5,490. The results of the Paired T-test statistical test obtained a p value = 0.000, which means that hypertension exercise can reduce blood pressure in the elderly. It is hoped that elderly people will regularly participate in a hypertension exercise program to maintain internal pressure in optimal conditions Keywords: Elderly, Hypertension, Blood Pressure

Filter by Year

2018 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 9, No 1 (2026): Volume 9 Nomor 1 (2026) Vol 8, No 12 (2025): Volume 8 No 12 (2025) Vol 8, No 11 (2025): Volume 8 No 11 (2025) Vol 8, No 10 (2025): Volume 8 No 10 (2025) Vol 8, No 9 (2025): Volume 8 No 9 (2025) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025) Vol 8, No 7 (2025): Volume 8 No 7 (2025) Vol 8, No 6 (2025): Volume 8 No 6 (2025) Vol 8, No 5 (2025): Volume 8 No 5 (2025) Vol 8, No 4 (2025): Volume 8 No 4 (2025) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025) Vol 8, No 2 (2025): Volume 8 No 2 (2025) Vol 8, No 1 (2025): Volume 8 No 1 (2025) Vol 7, No 12 (2024): Volume 7 No 12 (2024) Vol 7, No 11 (2024): Volume 7 No 11 (2024) Vol 7, No 10 (2024): Volume 7 No 10 (2024) Vol 7, No 9 (2024): Volume 7 No 9 (2024) Vol 7, No 8 (2024): Volume 7 No 8 (2024) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024 Vol 7, No 6 (2024): Volume 7 No 6 2024 Vol 7, No 5 (2024): Volume 7 No 5 2024 Vol 7, No 4 (2024): Volume 7 No 4 2024 Vol 7, No 3 (2024): Volume 7 No 3 2024 Vol 7, No 2 (2024): Volume 7 No 2 2024 Vol 7, No 1 (2024): Volume 7 No 1 2024 Vol 6, No 12 (2023): Volume 6 No 12 2023 Vol 6, No 11 (2023): Volume 6 No 11 2023 Vol 6, No 10 (2023): Volume 6 No 10 2023 Vol 6, No 9 (2023): Volume 6 No 9 2023 Vol 6, No 8 (2023): Volume 6 No 8 2023 Vol 6, No 7 (2023): Volume 6 No 7 2023 Vol 6, No 6 (2023): Volume 6 No 6 Juni 2023 Vol 6, No 5 (2023): Volume 6 No 5 Mei 2023 Vol 6, No 4 (2023): Volume 6 No 4 April 2023 Vol 6, No 3 (2023): Volume 6 No 3 Maret 2023 Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023 Vol 6, No 1 (2023): Volume 6 No 1 Januari 2023 Vol 5, No 12 (2022): Volume 5 No 12 Desember 2022 Vol 5, No 11 (2022): Volume 5 No 11 November 2022 Vol 5, No 10 (2022): Volume 5 No 10 Oktober 2022 Vol 5, No 9 (2022): Volume 5 No 9 September 2022 Vol 5, No 8 (2022): Volume 5 No 8 Agustus 2022 Vol 5, No 7 (2022): Volume 5 No 7 Juli 2022 Vol 5, No 6 (2022): Volume 5 No 6 Juni 2022 Vol 5, No 5 (2022): Volume 5 No 5 Mei 2022 Vol 5, No 4 (2022): Volume 5 No 4 April 2022 Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 Maret 2022 Vol 5, No 2 (2022): Volume 5 No 2 Februari 2022 Vol 5, No 1 (2022): Volume 5 No 1 Januari 2022 Volume 4 Nomor 6 Desember 2021 Volume 4 Nomor 5 Oktober 2021 Volume 4 Nomor 4 Agustus 2021 Volume 4 Nomor 3 Juni 2021 Volume 4 Nomor 2 April 2021 Volume 4 Nomor 1 Februari 2021 Volume 3 Nomor 2 Oktober 2020 Volume 3 Nomor 1 April 2020 Volume 2 Nomor 2 Oktober 2019 Volume 2 Nomor 1 April 2019 Volume 1 Nomor 2 Oktober 2018 Volume 1 Nomor 1 April 2018 More Issue