cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalanugerah@umrah.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji Senggarang Jl. Politeknik Senggarang Telp. (0771) 4500099 ; Fax (0771) 4500099 PO BOX 155 � Tanjungpinang 29115
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27158179     DOI : https://doi.org/10.31629/anugerah
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Anugerah mempublikasikan artikel ilmiah hasil kegiatan PkM dalam bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan fokus sebagai berikut Matematika dan Sains Sosial Humaniora Bahasa dan Sastra Seni dan Budaya Artikel dengan fokus di atas dapat mencakup hal-hal sebagai berikut Layanan kepada masyarakat (Community Services) Penguatan (Empowerment) Pelibatan (Engagement) Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (Education for Sustainable Development)
Articles 151 Documents
TAKON (tanya dan konsultasi): Kiat dan taktik belajar matematika dengan mudah Hakim, Wildan; Sulthoni, Annanda Shofi
Jurnal Anugerah Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v7i1.6937

Abstract

Pembelajaran matematika sering kali dianggap sulit dan membosankan oleh siswa, sehingga diperlukan pendekatan yang inovatif dan interaktif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan minat siswa dalam belajar matematika melalui metode “TAKON (Tanya dan Konsultasi)”. Metode ini mengkombinasikan taktik pembelajaran aktif dengan diskusi interaktif yang dikemas dalam bentuk talkshow dan penggunaan kiat matematika sederhana. Pengabdian ini dilakukan di SDN 01 Sumber Agung dengan melibatkan 28 siswa kelas VI sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan di mana pelaksanaannya terdiri dari tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif berdasarkan hasil lembar kerja siswa (LKS) terhadap keterlibatan siswa selama kegiatan serta evaluasi akhir kegiatan untuk mengukur peningkatan pemahaman dan minat siswa. Teknik pengumpulan data dari pelatihan ini melalui observasi langsung selama kegiatan berlangsung dan evaluasi di akhir kegiatan. Hasil observasi menunjukkan bahwa metode yang diterapkan mampu meningkatkan partisipasi siswa secara signifikan. Siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti kegiatan, memahami konsep matematika dengan lebih baik, serta lebih percaya diri dalam menyelesaikan soal-soal. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan meningkatkan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, model pembelajaran interaktif seperti “TAKON” dapat menjadi solusi dalam mengatasi kesulitan siswa dalam belajar matematika.
English for specific purpose (hospitality) training untuk SDM pariwisata di Desa Penebel Tabanan Bali Yanti, Ni Kadek Winda; Shantika, Budi; Pika, Putu Titha Paramitha; Wijaya, I Nyoman Cahyadi; Wisudawati, Nyoman Sri; Gayatri, Ni Nyoman Putri; Prayoga, Setiawan Hadi
Jurnal Anugerah Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v7i1.7043

Abstract

Desa Penebel, Tabanan sebagai desa wisata baru dan potensial untuk dikembangkan mengalami dinamika dalam hal pengembangan kemampuan Bahasa inggris hospitality kepada para sumber daya manusia atau pelaku usaha pariwisata di desa tersebut. Dengan memberikan pelatihan khusus tentang pelayanan hospitality (perhotelan) yang dipadukan dengan pembelajaran bahasa Inggris atau English for Specific Purposes (ESP), diharapkan dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di desa tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk Pendidikan Masyarakat dengan melibatkan masyarakat kelompok pemuda yang berperan aktif dalam pengembangan pariwisata di Desa Penebel. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data survei yang diberikan kepada 45 peserta pelatihan. Survei ini dilakukan dua kali yakni sebelum dan setelah pelatihan sebagai bentuk evaluasi capaian. Selain survei, pengamatan dan dokumentasi juga dilakukan untuk menunjang analisis. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan teknik kuasi atau model penghitungan sederhana serta kemudian diinterpretasi secara lebih mendalam menggunakan data hasil observasi dan dokumentasi yang telah dilakukan. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat, khususnya kelompok pemuda, dalam bidang hospitality dan komunikasi bahasa Inggris. Selain itu, pengabdian ini mampu memberikan rasa kepercayaan diri kepada para pelaku pariwisata untuk memberikan pelayanan hospitality kepada wisatawan asing melalui penggunaan English for specific purposes dengan lebih profesional.
Pelatihan penggunaan ChatGPT sebagai media pembelajaran matematika untuk siswa MAN 1 Majene, Sulawesi Barat Rifandi, Muh; Muzakir, Nurul Azizah; Mayapada, Retno
Jurnal Anugerah Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v7i1.7111

Abstract

Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga berpotensi meningkatkan mutu pembelajaran. Di MAN 1 Majene, Sulawesi Barat, mayoritas siswa telah mengenal ChatGPT secara umum, namun masih menghadapi kendala dalam memahami cara penggunaan yang efektif untuk mendukung proses belajar, khususnya dalam mata pelajaran matematika. Kondisi ini menunjukkan adanya kebutuhan akan peningkatan literasi teknologi dan kemampuan dalam memanfaatkan Artificial Intelligence (AI) secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan siswa MAN 1 Majene dalam menggunakan ChatGPT untuk mendukung proses belajar matematika. Metode yang digunakan adalah pelatihan dengan peserta sebanyak 40 siswa. Peserta diberikan kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur kemampuan awal dan akhir terkait dengan materi yang diberikan. Data yang telah dikumpulkan selanjutnya disusun dalam bentuk tabel dan dianalisis dengan pendekatan kuantitatif. Setelah pelatihan, terjadi peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa terkait penggunaan ChatGPT untuk menyelesaikan soal matematika. Sebanyak 95% siswa memahami cara penggunaan ChatGPT, dan 87,5% merasa terbantu dalam memahami konsep matematika yang sulit. Seluruh siswa juga merasa bahwa ChatGPT mempermudah proses belajar. Selain itu, 95% siswa mampu menuliskan prompt dengan benar. Secara keseluruhan, pelatihan ini berdampak positif dalam meningkatkan kemampuan siswa dalam menggunakan ChatGPT untuk menyelesaikan soal matematika.
Pelaksanaan pengabdian terpadu pada program keahlian teknik pengelasan untuk mencetak wirausahawan muda Romadin, Achmad; Aqsha, Ismail; Irfan, Andi Muhammad; Erniyani, Erniyani; Anwar, Fahri
Jurnal Anugerah Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v7i1.7173

Abstract

Program keahlian teknik pengelasan berpotensi dalam mencetak wirausahawan muda yang mandiri. Namun, integrasi keterampilan teknis dan kewirausahaan menjadi kendala dalam menciptakan lulusan yang siap bersaing di dunia usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa wirausaha sejak dini pada siswa SMK melalui pendekatan pengabdian terpadu yang dilaksanakan di SMKN 5 Bulukumba dengan jumlah siswa 20 orang. Adapun aspek yang menjadi tolak ukur yaitu pelatihan penggunaan alat ukur mekanik, pengelasan SMAW, alat pengujian tanpa merusak (NDT), dan pelatihan kewirausahaan berbasis unit produksi. Penilaian dilakukan melalui observasi teknis. Teknik analisis data keberhasilan dalam pelaksanaan pengabdian terpadu adalah membandingkan hasil pengetahuan yang diukur dengan menggunakan pretest dan post-test. Hasilkegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dari semua aspek, seperti pada aspek pemahaman penggunaan alat ukur mekanik, terjadi peningkatan sebesar 45%. Begitu pun dengan aspek teknik pengelasan SMAW meningkat dari 25% menjadi 85%, aspek penggunaan alat pengujian tanpa merusak (NDT) sebelumnya hanya dipahami oleh 20% siswa, meningkat menjadi 85% setelah mengikuti pelatihan, dan pemahaman tentang kewirausahaan meningkat setelah pelatihan yaitu 85%. Secara keseluruhan, hasil ini mengindikasikan bahwa kegiatan pengabdian terpadu mampu memberikan dampak positif dan terbukti efektif dalam meningkatkan kompetensi dan keterampilan kerja dan kesiapan usaha mandiri siswa.
Pemberdayaan generasi muda dalam transisi energi hijau melalui pelatihan teknologi fuel cell Iswandi, Iswandi; Supriatno, Supriatno; Susilawati, Susilawati; Hermanto, Tino; Hasibuan, Samsul Abdul Rahman Sidik; Muliono, Rizki; Royani, Ida; Aldori, Yopan Rahmad
Jurnal Anugerah Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v7i1.7174

Abstract

Krisis energi global dan rendahnya literasi energi bersih di kalangan pelajar mendorong perlunya edukasi teknologi alternatif yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan wawasan siswa terhadap teknologi energi terbarukan, khususnya fuel cell. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan prinsip dasar kerja teknologi fuel cell serta membangun pemahaman dan keterampilan awal siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bagian dari edukasi transisi energi hijau. Pengumpulan data dilakukan sebagai langkah evaluatif untuk meninjau keberhasilan kegiatan PkM. Tolok ukur keberhasilan ditentukan berdasarkan peningkatan pemahaman kognitif siswa serta tingkat partisipasi dan respons positif terhadap materi pelatihan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan interaktif, pendidikan masyarakat, dan substitusi ipteks. Peserta kegiatan berjumlah lebih dari 50 siswa jurusan Bisnis dan Manajemen di SMK Swasta Nurul Amaliyah Tanjung Morawa. Teknik pengumpulan data mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman, observasi untuk menilai keterlibatan siswa, serta wawancara semi-terstruktur untuk menggali persepsi dan ketertarikan siswa terhadap teknologi energi bersih. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan naratif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pemahaman peserta dari 42% menjadi 81%, disertai partisipasi aktif dan ketertarikan tinggi terhadap materi. Peserta juga mampu mengaitkan prinsip kerja fuel cell dengan peluang usaha berbasis energi bersih. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi ipteks lintas disiplin dapat menjembatani kesenjangan pemahaman teknologi dan membentuk kesadaran technopreneurship. Oleh karena itu, model pelatihan ini berpotensi diterapkan secara lebih luas dalam satuan pendidikan vokasi non-teknik untuk mendukung transisi energi nasional.
Pengenalan dunia dirgantara melalui edukasi regulasi penggunaan drone untuk videografi di SMA Muhammadiyah I Karanganyar Rengganis, Esa; Agustian , Harliyus; Funny, Rindu Alriavindra
Jurnal Anugerah Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v7i1.7186

Abstract

Drone atau pesawat tanpa awak (UAV) makin banyak dimanfaatkan dalam produksi konten kreatif, termasuk oleh siswa sekolah menengah, namun literasi terhadap regulasi penggunaannya masih rendah. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah I Karanganyar dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran, serta kesiapan siswa dalam menggunakan drone secara aman dan sesuai hukum, khususnya dalam konteks videografi. Kegiatan melibatkan 200 siswa melalui metode penyuluhan, demonstrasi teknis, serta praktik berbasis proyek. Instrumen evaluasi yang digunakan meliputi kuesioner pre-test dan post-test yang mencakup aspek pemahaman regulasi, kesadaran hukum dan etika, serta kesiapan operasional, disertai lembar observasi partisipasi siswa. Teknik analisis dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif melalui analisis persentase peningkatan skor serta deskripsi pola keterlibatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan rata-rata sebesar 28–41% pada tiga aspek yang diukur, dengan partisipasi aktif tercatat lebih dari 80% peserta. Temuan ini menunjukkan bahwa model edukasi regulatif berbasis praktik langsung efektif dalam membentuk literasi hukum dan etika teknologi pada generasi muda, serta dapat dijadikan acuan dalam pengembangan kurikulum literasi drone di lingkungan pendidikan menengah.
Sosialisasi pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosi anak di Desa Palangan Kabupaten Lamongan Hanifah, Ayu Ismi; Hamiyah, Nur; Junaidi, M. Mahbub
Jurnal Anugerah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i1.6989

Abstract

Pola asuh merupakan cara mendidik anak dalam memberikan dorongan untuk mengubah sikap yang tepat dalam bermasyarakat. Pola asuh dapat dimulai dari interaksi yang terjadi antara anak dan orang tua yang dapat mendorong perkembangan anak sejak dini, tak terkecuali perkembangan emosi anak. Perkembangan emosi anak merupakan salah satu aspek yang dimiliki seseorang sejak lahir dan dapat berkembang sesuai dengan lingkungan yang dapat memengaruhi. Namun, pengetahuan mengenai pola asuh di Desa Palangan sangat rendah. Mengingat pentingnya hal ini maka pengabdi berinisiatif memberikan sosialisasi mengenai pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosi anak. Tujuan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman mengenai pola asuh orang tua yang dapat berpengaruh pada perkembangan emosi anak. Teknik pengumpulan data berasal dari observasi lapangan, responss serta pengisian kuesioner. Pada kegiatan sosialisasi ini terbagi menjadi tiga, diantaranya yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dari hasil sosialisasi yang dilakukan diperoleh bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan orang tua dalam menerapkan pola asuh yang baik dalam hal mengembangkan kemampuan emosional anak. Adapun poin penting yang diperoleh, diantaranya yaitu orang tua harus mengikuti zaman, dalam mengasuh anak harus dengan kelembutan bukan kekerasan, hubungan dengan keluarga harus harmonis, koordinasi yang baik dengan keluarga, dapat mengetahui bakat dan minat anak, serta tirakat.
Pelatihan penggunaan aplikasi identifikasi tumbuhan (PlantNet dan Google Lens) untuk meningkatkan persepsi siswa Rini, Daniar Setyo; Pusparini, Fitria; Aulya, Nailul Rahmi; Riupassa, Afifah Shabrina Putri; Tamherwarin, Hanna Rosmawati Juwita; Roditya, Indang Sriayu Yulidianti
Jurnal Anugerah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i1.6990

Abstract

Penggunaan smartphone yang belum optimal pemanfaatannya untuk pembelajaran di kalangan pelajar menimbulkan beberapa dampak negative seperti mengurangi interaksi sosial dan konsentrasi belajar. Persepsi siswa dalam penggunaan teknologi sebagai sumber belajar berperan penting dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Persepsi akan penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat ditingkatkan dengan memberikan kegiatan pengenalan dan pelatihan secara berkelanjutan. Sehingga, kegiatan pengabdian kali ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan mengukur persepsi siswa mengenai penggunaan aplikasi identifikasi tumbuhan (PlantNet dan Google Lens) dalam pembelajaran biologi. Pelatihan ini penting dilakukan sebagai langkah awal optimalisasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran biologi. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 103 Jakarta, melihatkan 24 siswa. Metode pelatihan tutorial digunakan dalam kegiatan ini, diikuti dengan pemberian pretest dan posttest untuk mengukur persepsi siswa terhadap penggunaan aplikasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner mengenai persepsi siswa sebanyak 10 butir pernyataan menggunakan 4 skala penilaian. Berdasarkan hasil analisis deskriptif dari data yang diperoleh, persepsi siswa terhadap penggunaan aplikasi PlantNet dan Google Lens mengalami peningkatan sebesar 7,9 poin (kategori sedang). Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi, pengenalan dan penggunaan secara langsung teknologi dalam pembelajaran di kelas dapat meningkatkan persepsi siswa terhadap teknologi tersebut. Menurut siswa, aplikasi PlantNet lebih mudah dan efektif digunakan dalam praktik mengidentifikasi tumbuhan jika dibandingkan dengan Google Lens.
Pendampingan integrasi model pembelajaran IPA berbasis proyek berorientasi pada entrepreneurship untuk penguatan profil pelajar Pancasila bagi pendidik IPA di Entikong Hairida, Hairida; Enawaty, Eny; Witarsa, Witarsa; Hafiz, Muhammad Iqbal Abdul; Listra, Irene Yudea; Natasya, Qois
Jurnal Anugerah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i1.6991

Abstract

Pelaksanaan kurikulum merdeka di sekolah belum optimal karena banyak kendala yang dihadapi ketika mengimplementasikannya. Hasil survei kepada pendidik di SMPN Sekayam dan Entikong ditemukan bahwa kurikulum merdeka belum diimplementasikan dalam pembelajaran. Pendidik masih terfokus pada penyelesaian materi pelajaran akibat masa pandemi COVID-19 selama lebih kurang 2 tahun ini. Dalam pembelajaran IPA belum dikembangkan kreativitas dan karakter yang mencerminkan pelajar Pancasila, berbudaya dan memiliki kompetensi masyarakat global. Tujuan diadakannya PKM ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan melatih pendidik dalam membuat modul ajar yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka dengan menggunakan model pembelajaran IPA berbasis proyek untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila serta mendeskripsikan respon pendidik IPA terhadap kegiatan pendampingan yang dilakukan. Metode yang digunakan ialah pelatihan dan pendampingan, yang terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Peserta pada kegiatan ini ialah 30 pendidik IPA pada Sub Rayon 7 dan 8 Kabupaten Sanggau. Pengumpulan data menggunakan kuesioner respon pendidik terhadap kegiatan. Hasil kegiatan diketahui bahwa pendidik IPA merasa sangat terbantu dalam meningkatkan keterampilan merancang modul ajar Kurikulum Merdeka, mendorong untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran, memudahkan untuk melatih peserta didik membuat proyek, membantu pendidik dalam merancang pembelajaran berbasis proyek.
Note-taking untuk melatih keterampilan belajar siswa sekolah Madrasah Aliyah Melati, Melati; Mardiah, Radiatan; Safitri, Nyimas Triyana; Arif, Nely; Ulfiati, Lilik
Jurnal Anugerah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i1.6992

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melatih siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas Swasta Al-Mahdaliyah Kota Jambi dalam melakukan note-taking secara konvensional dan digital. Note- taking konvensional berarti mencatat menggunakan kertas dan pena, sedangkan note-taking digital adalah mencatat dengan menggunakan aplikasi pada gawai. Dengan memberikan pelatihan keterampilan note-taking yang efektif diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan mencatat untuk meningkatkan kinerja akademik mereka, tidak mudah lupa pada pelajaran, dan mengembangkan critical thinking (karena bisa menganalisis informasi dan mengaplikasikannya dalam buku catatan). Selain itu, siswa bisa berlatih mengembangkan teknik note-taking mereka sendiri agar menjadi lebih efektif. Metode yang diberikan dalam kegiatan PkM adalah pelatihan, modelling, dan tindak lanjut berupa pengimplementasian note-taking dalam pembelajaran. Kemudian, angket refleksi kegiatan diisi siswa setelah pemberian materi dan praktik. Hasil analisis kualitatif pada data angket tersebut menunjukkan bahwa siswa memilik persepsi yang positif terhadap materi pelatihan note-taking dan mulai mengenal teknik note-taking secara digital. Mayoritas siswa mengatakan akan menggunakan teknik yang diajarkan untuk membuat catatan dalam pembelajaran yang mereka lakukan.