cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalanugerah@umrah.ac.id
Editorial Address
Kampus Universitas Maritim Raja Ali Haji Senggarang Jl. Politeknik Senggarang Telp. (0771) 4500099 ; Fax (0771) 4500099 PO BOX 155 � Tanjungpinang 29115
Location
Kota tanjung pinang,
Kepulauan riau
INDONESIA
Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan
ISSN : -     EISSN : 27158179     DOI : https://doi.org/10.31629/anugerah
Core Subject : Education, Social,
Jurnal Anugerah mempublikasikan artikel ilmiah hasil kegiatan PkM dalam bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan dengan fokus sebagai berikut Matematika dan Sains Sosial Humaniora Bahasa dan Sastra Seni dan Budaya Artikel dengan fokus di atas dapat mencakup hal-hal sebagai berikut Layanan kepada masyarakat (Community Services) Penguatan (Empowerment) Pelibatan (Engagement) Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan (Education for Sustainable Development)
Articles 151 Documents
Sosialisasi pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosi anak di Desa Palangan Kabupaten Lamongan Hanifah, Ayu Ismi; Hamiyah, Nur; Junaidi, M. Mahbub
Jurnal Anugerah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i1.6424

Abstract

Pola asuh merupakan cara mendidik anak dalam memberikan dorongan untuk mengubah sikap yang tepat dalam bermasyarakat. Pola asuh dapat dimulai dari interaksi yang terjadi antara anak dan orang tua yang dapat mendorong perkembangan anak sejak dini, tak terkecuali perkembangan emosi anak. Perkembangan emosi anak merupakan salah satu aspek yang dimiliki seseorang sejak lahir dan dapat berkembang sesuai dengan lingkungan yang dapat memengaruhi. Namun, pengetahuan mengenai pola asuh di Desa Palangan sangat rendah. Mengingat pentingnya hal ini maka pengabdi berinisiatif memberikan sosialisasi mengenai pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosi anak. Tujuan sosialisasi ini adalah memberikan pemahaman mengenai pola asuh orang tua yang dapat berpengaruh pada perkembangan emosi anak. Teknik pengumpulan data berasal dari observasi lapangan, responss serta pengisian kuesioner. Pada kegiatan sosialisasi ini terbagi menjadi tiga, diantaranya yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Dari hasil sosialisasi yang dilakukan diperoleh bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan kemampuan orang tua dalam menerapkan pola asuh yang baik dalam hal mengembangkan kemampuan emosional anak. Adapun poin penting yang diperoleh, diantaranya yaitu orang tua harus mengikuti zaman, dalam mengasuh anak harus dengan kelembutan bukan kekerasan, hubungan dengan keluarga harus harmonis, koordinasi yang baik dengan keluarga, dapat mengetahui bakat dan minat anak, serta tirakat.
Pendampingan integrasi model pembelajaran IPA berbasis proyek berorientasi pada entrepreneurship untuk penguatan profil pelajar Pancasila bagi pendidik IPA di Entikong Hairida, Hairida; Enawaty, Eny; Witarsa, Witarsa; Hafiz, Muhammad Iqbal Abdul; Listra, Irene Yudea; Natasya, Qois
Jurnal Anugerah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i1.6439

Abstract

Pelaksanaan kurikulum merdeka di sekolah belum optimal karena banyak kendala yang dihadapi ketika mengimplementasikannya. Hasil survei kepada pendidik di SMPN Sekayam dan Entikong ditemukan bahwa kurikulum merdeka belum diimplementasikan dalam pembelajaran. Pendidik masih terfokus pada penyelesaian materi pelajaran akibat masa pandemi COVID-19 selama lebih kurang 2 tahun ini. Dalam pembelajaran IPA belum dikembangkan kreativitas dan karakter yang mencerminkan pelajar Pancasila, berbudaya dan memiliki kompetensi masyarakat global. Tujuan diadakannya PKM ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan melatih pendidik dalam membuat modul ajar yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka dengan menggunakan model pembelajaran IPA berbasis proyek untuk penguatan Profil Pelajar Pancasila serta mendeskripsikan respon pendidik IPA terhadap kegiatan pendampingan yang dilakukan. Metode yang digunakan ialah pelatihan dan pendampingan, yang terdiri dari tiga tahap yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Peserta pada kegiatan ini ialah 30 pendidik IPA pada Sub Rayon 7 dan 8 Kabupaten Sanggau. Pengumpulan data menggunakan kuesioner respon pendidik terhadap kegiatan. Hasil kegiatan diketahui bahwa pendidik IPA merasa sangat terbantu dalam meningkatkan keterampilan merancang modul ajar Kurikulum Merdeka, mendorong untuk melakukan inovasi dalam pembelajaran, memudahkan untuk melatih peserta didik membuat proyek, membantu pendidik dalam merancang pembelajaran berbasis proyek.
Note-taking untuk melatih keterampilan belajar siswa sekolah Madrasah Aliyah Melati, Melati; Mardiah, Radiatan; Safitri, Nyimas Triyana; Arif, Nely; Ulfiati, Lilik
Jurnal Anugerah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i1.6457

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk melatih siswa kelas XI Sekolah Menengah Atas Swasta Al-Mahdaliyah Kota Jambi dalam melakukan note-taking secara konvensional dan digital. Note- taking konvensional berarti mencatat menggunakan kertas dan pena, sedangkan note-taking digital adalah mencatat dengan menggunakan aplikasi pada gawai. Dengan memberikan pelatihan keterampilan note-taking yang efektif diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan mencatat untuk meningkatkan kinerja akademik mereka, tidak mudah lupa pada pelajaran, dan mengembangkan critical thinking (karena bisa menganalisis informasi dan mengaplikasikannya dalam buku catatan). Selain itu, siswa bisa berlatih mengembangkan teknik note-taking mereka sendiri agar menjadi lebih efektif. Metode yang diberikan dalam kegiatan PkM adalah pelatihan, modelling, dan tindak lanjut berupa pengimplementasian note-taking dalam pembelajaran. Kemudian, angket refleksi kegiatan diisi siswa setelah pemberian materi dan praktik. Hasil analisis kualitatif pada data angket tersebut menunjukkan bahwa siswa memilik persepsi yang positif terhadap materi pelatihan note-taking dan mulai mengenal teknik note-taking secara digital. Mayoritas siswa mengatakan akan menggunakan teknik yang diajarkan untuk membuat catatan dalam pembelajaran yang mereka lakukan.
Pembimbingan persiapan menghadapi Kompetisi Sains Madrasah bidang matematika terintegrasi Suparni, Suparni; Azka, Raekha
Jurnal Anugerah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i1.6526

Abstract

Kementerian Agama Republik Indonesia setiap tahun menyelenggarakan acara Kompetisi Sains Madrasah (KSM) sebagai sarana berkompetisi siswa madrasah. MTs Negeri 3 Sleman selama ini masih berada pada peringkat yang belum memuaskan sehingga ingin meningkatkan peringkat dalam ajang tersebut. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan memfasilitasi peningkatan kemampuan siswa pada pemecahan masalah soal KSM Matematika dengan mengadakan pembimbingan menghadapi KSM khususnya bidang matematika terintegrasi. Kegiatan pembimbingan ini menggunakan metode dengan tahapan yaitu: 1) Persiapan, berupa koordinasi dengan pihak terkait; 2) Pelaksanaan, berupa pretes, pendalaman materi matematika dan keagamaan, serta membahas soal KSM bidang matematika terintegrasi, dan posttes; 3) Monitoring dan Evaluasi, berupa analisis keterlaksanaan kegiatan. Data diperoleh dari tes dan dianalisis dengan rata-rata. Berdasarkan hasil tes dapat disimpulkan bahwa ada peningkatan penguasaan peserta pembimbingan dalam mengerjakan latihan soal-soal KSM bidang matematika terintegrasi. Kesimpulan dari hasil wawancara adalah bahwa kegiatan pembimbingan ini sangat bermanfaat dan dapat menambah minat peserta dan kesiapan peserta pembimbingan untuk mewakili madrasah mengikuti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) pada bidang matematika terintegrasi. Kepala madrasah, guru matematika, dan wakil kepala madrasah juga sangat mengapresiasi dan berharap kegiatan ini berlanjut pada semester berikutnya.
Pelatihan penggunaan aplikasi identifikasi tumbuhan (PlantNet dan Google Lens) untuk meningkatkan persepsi siswa Rini, Daniar Setyo; Pusparini, Fitria; Aulya, Nailul Rahmi; Riupassa, Afifah Shabrina Putri; Tamherwarin, Hanna Rosmawati Juwita
Jurnal Anugerah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i1.6545

Abstract

Penggunaan smartphone yang belum optimal pemanfaatannya untuk pembelajaran di kalangan pelajar menimbulkan beberapa dampak negative seperti mengurangi interaksi sosial dan konsentrasi belajar. Persepsi siswa dalam penggunaan teknologi sebagai sumber belajar berperan penting dalam mengoptimalkan penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Persepsi akan penggunaan teknologi dalam pembelajaran dapat ditingkatkan dengan memberikan kegiatan pengenalan dan pelatihan secara berkelanjutan. Sehingga, kegiatan pengabdian kali ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan mengukur persepsi siswa mengenai penggunaan aplikasi identifikasi tumbuhan (PlantNet dan Google Lens) dalam pembelajaran biologi. Pelatihan ini penting dilakukan sebagai langkah awal optimalisasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran biologi. Kegiatan dilaksanakan di SMAN 103 Jakarta, melihatkan 24 siswa. Metode pelatihan tutorial digunakan dalam kegiatan ini, diikuti dengan pemberian pretest dan posttest untuk mengukur persepsi siswa terhadap penggunaan aplikasi. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner mengenai persepsi siswa sebanyak 10 butir pernyataan menggunakan 4 skala penilaian. Berdasarkan hasil analisis deskriptif dari data yang diperoleh, persepsi siswa terhadap penggunaan aplikasi PlantNet dan Google Lens mengalami peningkatan sebesar 7,9 poin (kategori sedang). Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi, pengenalan dan penggunaan secara langsung teknologi dalam pembelajaran di kelas dapat meningkatkan persepsi siswa terhadap teknologi tersebut. Menurut siswa, aplikasi PlantNet lebih mudah dan efektif digunakan dalam praktik mengidentifikasi tumbuhan jika dibandingkan dengan Google Lens.
Penguatan moderasi beragama peserta didik disabilitas tunagrahita SLB Negeri 1 Tanjungpinang menggunakan media pembelajaran merdeka belajar dalam Pendidikan Agama Islam Zulfah, Zulfah; Saniah, Mahfuzah; Artilita, Sindy; Ulfa, Anisa; Oktaviani, Rabiatul
Jurnal Anugerah Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i1.6951

Abstract

Program moderasi beragama Kementerian Agama belum banyak menyentuh kaum disabilitas yang notabene memiliki hak yang sama dalam penerimaan ilmu pengetahuan. Tujuan pengabdian untuk memberikan penguatan moderasi beragama di SLB Negeri 1 Tanjungpinang dengan media pembelajaran merdeka belajar melalui Participatory Action Research (PAR) ini. Subjek pengabdian yaitu peserta didik SMA kelas XI dan XII tunagrahita. Penguatan moderasi beragama perlu didukung oleh media pembelajaran merdeka belajar. Oleh karenanya tim pengabdian Program Studi Pendidikan Agama Islam STAIN Sultan Abdurrahman menyusun sebuah buku ajar Pendidikan Agama Islam terintegrasi moderasi beragama melalui proses Forum Group Discussion (FGD) bersama pihak sekolah. Selanjutnya penguatan moderasi beragama dilakukan dengan dua tahap pembelajaran. Implementasi pada setiap tahapan menggunakan buku ajar yang sudah disusun, dan didukung video pembelajaran. Setiap tahapan dilakukan evaluasi sekaligus sebagai teknik pengambilan data, evaluasi pertama melalui soal mencocokkan antara pertanyaan dan jawabann sementara evaluasi kedua disajikan dengan media pembelajaran taka-teki silang. Hasil yang diperoleh ditahap pertama rata-rata nilai kelas XI 85,5 dan XII 77,5 sementara tahap kedua nilai rata-rata yang diperoleh di kelas XI 91,3 dan 97,9 untuk kelas XII. Hal ini terlihat adanya peningkatan pemahaman sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat penguatan moderasi beragama dalam pengabdian ini.
Pendampingan guru SD dalam mendesain pembelajaran tematik di Desa Purwodadi Panggabean, Deo Demonta; Manurung, Imelda Free Unita; Prawijaya, Septian; Sinuraya, Jurubahasa; Salman, Rudi; Harahap, Mukti Hamjah; Syah, Dedy Husrizal
Jurnal Anugerah Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i2.7169

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SD Swasta Iskandar Muda Desa Purwodadi Kecamatan Sunggal bertujuan untuk mengatasi sebagian permasalahan prioritas yang dihadapi oleh guru-guru dalam mengimplementasikan pembelajaran tematik di sekolah. Permasalahan prioritas yang ditemukan yaitu: (1). Banyak guru yang belum memahami cara menyusun RPP yang baik dan menerapkan pembelajaran tematik secara efektif, (2). Media pembelajaran tematik di sekolah masih sangat terbatas, (3). Banyak guru yang tidak memiliki pengetahuan atau keterampilan dalam membuat media pembelajaran tematik, (4). Sekolah tidak memiliki alat bantu media audio visual seperti proyektor (infocus). Untuk mengatasi permasalahan ini, solusi yang diterapkan meliputi: (1). Pelatihan desain pembelajaran tematik, (2). Workshop pembuatan media pembelajaran tematik, (3). Praktik penggunaan media pembelajaran tematik, (4). Pengadaan alat bantu audio visual berupa infokus untuk mitra. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan, workshop, praktik, dan pendampingan. Pengumpulan data pemahaman dan keterampilan guru dalam mempersiapkan dan menerapkan pembelajaran tematik sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan PKM menggunakan angket, wawancara langsung dan lembar observasi. Hasil kegiatan PKM menunjukkan kemajuan yang signifikan, antara lain: (1) Para guru menunjukkan peningkatan dalam pemahaman dan kemampuan mendesain pembelajaran tematik, (2) Beberapa media pembelajaran tematik berhasil dibuat oleh guru-guru yang terlibat, (3) Guru-guru kini lebih terampil dalam memanfaatkan media pembelajaran tematik, dan (4) Satu unit infokus telah diserahkan ke sekolah sebagai alat bantu visual.
Sosialisasi pencegahan dan penangangan perilaku perundungan di Sekolah Dasar Borolla, Fridolin Vrosansen; Lengam, Rino; Suryaningrum, Sumarah; Sitiman, Hediaty La; Victory, Bintang Lony Vera; Aritonang, Parjolo; Untailawan, Karel R; Untailwan, Mandelson; Ratdja, Safrudin
Jurnal Anugerah Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i2.7223

Abstract

Perilaku Perundungan merupakan suatu fenomena yang cukup meresahkan masyarakat. Hal itu tidak hanya terjadi di lingkungan masyarakat, melainkan terjadi pula pada setiap satuan pendidikan termasuk di SD Inpres Negeri 4 Dobo. Sosialisasi pencegahan dan penaggulangan perilaku dan korban perundungan perlu untuk dilakukan kepada guru-guru di sekolah tersebut. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap dampak perilaku perundungan serta pembentukan tim pencegahan perilaku perundungan di sekolah. Kegiatan ini melibatkan guru agama, guru kelas, dan kepala sekolah. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian ini yaitu sosialisasi dengan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar kepada seluruh peserta kegiatan sosialisasi. Data yang diperoleh, dianalisis dengan menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis, diketahui bahwa mayoritas guru menghendaki dibentuk layanan khusus penanganan perundungan di sekolah dengan melibatkan orang tua murid, namun mayoritas guru tidak menghendaki pelibatan komite sekolah dalam tim penanganan pencegahan perundungan. Selanjutnya, responden mayoritas mendukung pencegahan dan penanggulangan korban perundungan dan penegakan kode etik atau tata tertib sekolah. Semangat dan motivasi mengikuti seminar atau pelatihan pencegahan dan penangangan perundungan relatif sedang. Fenomena perilaku perundungan di tingkat satuan pendidikan dasar perlu dilakukan pencegahan dan penanganan melalui kerja sama antara pihak sekolah dengan orang tua dengan membentuk tim penanganan dan pencegahan perilaku Perundungan. Peserta kegiatan makin menyadari pentingnya pencegahan dan penanganan kasus perundungan yang terjadi di sekolah.
Workshop pembelajaran STEM robot coding bagi guru dan calon guru matematika Kabupaten Banyumas dan Cilacap Nubatonis, Ofirenty Elyada; Maqruf, Agus; Permatasari, Dian; Wangge, Magdalena; Ahzan, Zulkaidah Nur; Scristia, Scristia; Irma, Ade; Baist, Abdul; Pradipta, Trisna Roy; Herman, Tatang; Nurlaelah, Elah
Jurnal Anugerah Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i2.7228

Abstract

STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) berperan penting dalam kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, sosial, ekonomi, kesehatan, industri, dan berbagai aspek kehidupan. Integrasi STEM dalam pendidikan sangat diperlukan untuk menghasilkan generasi berdaya saing global. Workshop berbasis STEM bagi MGMP Matematika SMA di Kabupaten Banyumas dan Kabupaten Cilacap serta mahasiswa UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto bertujuan meningkatkan pemahaman dan praktik STEM, memperluas penyebaran hasil pelatihan, meningkatkan kompetensi guru, serta memotivasi guru untuk mengembangkan keterampilan mereka. Program ini mencakup perencanaan, pelaksanaan workshop, pendampingan dalam pembuatan rencana pembelajaran STEM, serta monitoring dan evaluasi. Data yang dikumpulkan meliputi dokumentasi hasil kerja peserta, serta kuesioner untuk mengetahui respons peserta terhadap kegiatan ini. Data dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan. Dengan pengetahuan dan keterampilan ini, peserta diharapkan dapat mengintegrasikan STEM dalam pembelajaran matematika, melaksanakan pembelajaran berbasis pemrograman, dan meningkatkan kemampuan berpikir matematis siswa.
Pelatihan penyusunan bahan ajar berbasis computational thinking bagi guru-guru matematika SMP di Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (PALI) Hapizah, Hapizah; Mulyono, Budi; Fachrurrozi, M; Fitrisyah, M. Aidil; Hauda, Nabila; Rahmadhani, Fitri; Amelia, Lisa; Humaira, Dinda Fitri; Khairudin, Khairudin; Julianti, Afifah; Sembiring, Agina Laurencia
Jurnal Anugerah Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v6i2.7249

Abstract

Computational thinking merupakan kemampuan yang sangat penting untuk dimiliki oleh peserta didik, namun guru-guru masih belum begitu memahami dengan baik tentang computational thinking ini, serta bagaimana menyusun Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis computational thinking. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan computational thinking dan integrasinya pada LKPD kepada guru-guru matematika di Kabupaten Panukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumatera Selatan, dan diharapkan guru-guru matematika tersebut dapat mendesain sendiri LKPD yang berbasis computational thinking. Sasaran yang terlibat dalam kegiatan ini adalah sebanyak 35 orang guru matematika tingkat sekolah menengah pertama. Metode kegiatan terdiri dari sosialisasi, workshop, dan implementasi hasil workshop di kelas masing-masing. Sosialisasi telah mendapatkan pemahaman guru tentang computational thinking dengan skor 82,60 dengan kategori baik. Workshop telah menghasilkan LKPD matematika berbasis computational thinking, dengan kemunculan komponen dekomposisi sebanyak 75%, pengenalan polan 75%, abstraksi 56%, dan algoritma 94%. Implementasi LKPD telah dilakukan dengan hasil yang memuaskan, dan disarankan agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut.

Page 11 of 16 | Total Record : 151